Wali Kota Eva Dwiana Targetkan Seluruh UMKM Kuliner di Bandar Lampung Bersertifikat Halal

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kewajiban sertifikasi halal menjadi peluang emas bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Bandar Lampung untuk meningkatkan daya saing produk. Dengan ratusan ribu unit UMKM aktif di kota ini,

Program sertifikasi halal diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus memperkuat kepercayaan konsumen terhadap produk kuliner daerah.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyatakan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam mendukung program sertifikasi halal sebagaimana diwajibkan oleh regulasi. Terlebih, Lampung kaya akan produk usaha makanan dan kuliner yang dipastikan akan menunjang perekonomian di daerahnya.

“Kami sudah instruksikan seluruh camat dan lurah untuk mendata ulang pelaku UMKM. Senin depan, semua pelaku usaha makanan akan kami kumpulkan dan bantu pengajuan sertifikasi halal,” ujarnya pada acara Lampung Halal Market di Taman UMKM Ir. Soekarno, Bandar Lampung, Minggu (3/8/2025).

“Target kami, seluruh usaha makanan di Bandar Lampung bersertifikat halal,” tegasnya.

Bunda Eva sapaan akrab Wali Kota menyebut bahwa pihaknya telah mendata berbagai sektor usaha jasa makanan, dari restoran hingga angkringan, dan akan bekerja sama dengan BPJPH dalam memfasilitasi proses sertifikasinya.

Acara Lampung Halal Market sendiri merupakan bagian dari Road Show Halal-20 yang pada tahun 2025 digelar di Johannesburg Afrika Selatan, acara ini menjadi upaya penting BPJPH dalam memperkuat sinergi kolaborasi Jaminan Produk Halal (JPH) khususnya di provinsi Lampung, khususnya dalam edukasi sertifikasi halal bagi pegiat UMK di provinsi Lampung.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Republik Indonesia, Ahmad Haikal Hasan, juga melakukan sosialisasi dan edukasi langsung kepada  masyarakat, pelaku usaha dan Pendamping Proses Prodik Halal (P3H) di Kota Bandar Lampung. Edukasi dilaksanakan dalam dialog terbuka usai membuka gelaran Lampung Halal Market 2025.

“Bapak Ibu pegiat usaha mikro kecil di Provinsi Lampung yang belum punya sertifikat halal, segeralah mengurus sertifikat halal. (Karena) halal kini bukan sekadar simbol agama, tapi telah menjadi standar industri dan perdagangan yang menentukan kualitas produk.” ungkap Haikal Hasan.

“Dengan bersertifikat halal, produk akan memiliki nilai tambah secara ekonomi, harena halal itu bersih, sehat dan aman. Banyak sekali contoh produk UMK kita yang setelah bersertifikat halal mampu menembus ekspor.” lanjut Babe Haikal, sapaan akrab Ahmad Haikal Hasan.

“Ada UMK dari Surabaya yang dulu (produknya) tak bisa masuk koperasi atau toko retail modern. Tapi begitu dapat sertifikat halal, mereka diterima di mana-mana, bahkan rutin ekspor dua kontainer ke Eropa.” lanjut Babe Haikal.

Saat ini, lanjut Babe Haikal, kompetisi produk di tingkat global memang terkait standar. Sebagai standar, halal bukan hanya untuk umat Islam. Halal adalah untuk semua umat manusia, terlepas apapun latar belakang agama, kepercayaan, suku, bangsa dan kebudayaannya. Halal telah bertransformasi sebagai jaminan yang mencerminkan kebersihan, keamanan, dan kualitas.

Karenanya, Babe Haikal mendorong para pegiat usaha di Lampung segera mengurus sertifikat halal. Terlebih, saat ini masih tersedia sekitar 18.000 kuota sertifikat halal gratis bagi pelaku usaha di Provinsi Lampung dari total kuota 44.000 yang disediakan melalui program sertifikat halal gratis (Sehati) BPJPH tahun 2025.

Babe Haikal juga meminta LP3H dan P3H di Lampung untuk terus mengoptimalkan kinerjanya dalam pendampingan UMK bersertifikat halal. Tujuannya, agar para pegiat UMK terbantu dan memperoleh kemudahan melalui pendampingan sertifikasi halal.(Red)

Pawai Budaya Tari Ngigel Meriahkan HUT ke-343 Bandar Lampung, Bunda Eva Ajak Generasi Muda Cintai Warisan Leluhur

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Pawai Budaya Tari Ngigel di Bundaran Tugu Adipura, pada Minggu (3/8/2025).

Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-343 Bandar Lampung yang telah berlangsung sejak 17 Juni lalu.

Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan Pawai ini bertujuan mengenalkan Budaya Lampung kepada generasi muda.

“Generasi muda sekarang jadi tahu kalau budaya kita ini banyak sekali. Itu salah satu tujuan yang ingin disampaikan,” ujarnya.

Menurut Bunda Eva sapaan akrab Wali Kota, Tari Ngigel merupakan warisan budaya Lampung yang mencerminkan keceriaan dan kekayaan masyarakat lokal. Namun, tak banyak anak muda yang mengetahui makna di baliknya.

“Kami ingin anak-anak milenial dan Gen Z tahu sejarah nenek moyang kita. Kita punya Tari Ngigel, makanan khas seperti sekubal, dan kegiatan adat yang luar biasa,” kata Bunda.

Ditambahkannya, Pawai ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, berbagai elemen ikut terlibat, mulai dari komunitas lintas agama, tokoh adat, hingga pelajar.

Sejak pekan lalu, para camat juga mulai mengenakan topi adat Lampung sebagai kampanye budaya, terangnya.

Bunda Eva menegaskan pembangunan kota tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pelestarian budaya sebagai identitas dan kebanggaan warga.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan agar budaya kita tetap terjaga dan lestari,” pungkasnya.(Red)

Karnaval Budaya Tari Ngigel Warnai HUT ke-343 Bandar Lampung, Ribuan Warga Turut Meriahkan Acara

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Bandar Lampung ke-343, Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar *Karnaval Budaya Tari Ngigel Begawi Bandar Lampung 2025* yang berlangsung meriah di Tugu Adipura, Jl. Jendral A. Yani, Kel. Gotong Royong, Kec. Tanjung Karang Pusat, Minggu (03/08/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat teras Kota Bandar Lampung, Forkopimda, serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan dan turut serta dalam pagelaran budaya tersebut.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, didampingi oleh Dandim 0410/KBL Letkol Arm Roni Hermawan, S.H., M.M., Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol. Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat tinggi lainnya, termasuk perwakilan Gubernur Lampung, Kadis Pariwisata Provinsi, dan pimpinan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi seluruh lapisan masyarakat, ASN, dan lembaga yang turut memeriahkan acara. “Karnaval Tari Ngigel ini adalah bentuk kecintaan kita terhadap warisan budaya Lampung. Jika bukan kita yang melestarikan, siapa lagi?”* ujarnya. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan kekayaan budaya Lampung kepada generasi muda dan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, serta sambutan resmi. Puncak acara ditandai dengan *penampilan Tari Ngigel secara serentak oleh Forkopimda, tamu undangan, dan masyarakat*, menciptakan atmosfer kebersamaan yang hangat.

Dandim 0410/KBL Letkol Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. turut aktif mendukung kegiatan ini sebagai wujud sinergi TNI dengan pemerintah dan masyarakat dalam melestarikan budaya daerah. “Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga mempererat persatuan bangsa,” tegasnya.

Kegiatan berjalan lancar dan aman hingga pukul 09.15 WIB, ditutup dengan foto bersama seluruh peserta. Karnaval ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dan seluruh stakeholder dalam menjaga warisan leluhur sekaligus mempromosikan potensi pariwisata daerah.

Karnaval Budaya Tari Ngigel merupakan bagian dari rangkaian Begawi Bandar Lampung 2025, yang bertujuan mengangkat nilai-nilai tradisi Lampung agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional.(Red)

Ludi Oliansyah: Alumni Polsri Harus Jadi Penggerak Pembangunan dan Potensi Wisata Daerah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam  Ludi Oliansyah sekaligus Ketua Umum Ikatan Alumni Politeknik Negeri Sriwijaya, mengajak seluruh alumni untuk berkolaborasi dalam percepatan pembangunan dan menggali potensi destinasi wisata yang ada di Kota Pagar Alam.

Ajakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, pada acara pembukaan Rakernas ke-VI Ikatan Alumni Politeknik Negeri Sriwijaya, di gedung serbaguna Villa dan Hotel Gunung Gare, Kota Pagar Alam, Sabtu (02/08/2025).

“Inilah wajah Kota Pagar Alam saat ini, yang sedang berproses untuk meningkatkan kemajuan di berbagai aspek pembangunan dan menggali potensi wisata,” ungkap Wali Kota.

Lebih lanjut Wali Kota Ludi Oliansyah mengatakan, Ikatan alumni ini juga dapat dijadikan wadah diskusi, sehingga bisa melahirkan program-program yang dapat memajukan daerah tempat tinggal alumni masing-masing.

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah berharap, melalui Rakernas ke-VI Ikatan Alumni Politeknik Unsri ini, dapat melahirkan ide dan gagasan baru yang bisa di aplikasikan untuk mengatasi permasalahan-permasalah di Indonesia saat ini.(Rep)

 

Walikota Bandarlampung Letakkan Batu Pertama Pembangunan RS Penyakit Dalam

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi memulai pembangunan rumah sakit penyakit dalam Kota Bandar Lampung, Sabtu (2/8/2025). Di halaman RSUD A. Dadi Tjokrodipo.

Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan rumah sakit penyakit dalam ini rampung pada 2026.

“Karena, harapannya rumah sakit ini bisa segera menolong warga Bandar Lampung,” ujarnya.

Bunda Eva mengungkapkan, seluruh fasilitas yang dibutuhkan baik untuk operasi dan klinik akan disiapkan seluruhnya, agar menjadi rumah sakit rujukan.

Untuk tenaga medis, Bunda Eva mengungkapkan, pihaknya sementara akan mengekspor dokter-dokter spesialis dari luar Bandar Lampung seperti Pelembang dan DKI Jakarta.

Tetapi, Pemerintah Kota sudah menyiapkan 10 kuota beasiswa bagi para dokter muda Bandar Lampung untuk lanjut ke spesialis penyakit dalam, agar tidak perlu lagi mengekspor dokter dari luar Bandar Lampung.

“Bagi yang mau, seluruh biaya baik pendidikan, kos hingga makan akan ditanggung Pemkot,” ujarnya.

Dengan adanya rumah sakit penyakit dalam ini, warga Bandar Lampung tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan.

“Khusus warga Bandar Lampung, untuk masyarakat kurang atau tidak mampu kita gratiskan seluruhnya, tapi untuk yang mampu akan ada potongan 20-30 persen,” ujarnya.

Selain itu, dirinya mengingatkan kepada Direktur RS A Dadi Tjokrodipo, Teti Herawati nantinya juga bisa menerima warga di luar Bandar Lampung.

“Warga kabupaten kota se-Lampung juga bisa berobat di sini,” katanya.

Selain itu, Bunda Eva mengungkapkan, di perayaan HUT ke-343 Kota Bandar Lampung ini pihaknya juga menggelar serangkaian kegiatan, seperti bhakti sosial.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan pelayanan operasi gratis untuk penderita bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, operasi wanita hingga skrining kangker payudara.

“Kegiatan semua ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi sesama,” kata Eva.(Red)

 

Target 2026 Rampung, Pemkot Bandar Lampung Resmi Memulai Pembangunan Rumah Sakit Penyakit Dalam

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Bandar Lampung resmi memulai pembangunan rumah sakit (RS) penyakit dalam Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (02/08/2025).

Wali kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana mengatakan, pihaknya menargetkan pembangunan rumah sakit penyakit dalam ini rampung pada tahun 2026. “Karena, harapannya rumah sakit ini bisa segera menolong warga Kota Bandar Lampung,” ujarnya.

Bunda Eva sapaan akrab Wali Kota mengungkapkan, seluruh fasilitas yang akan dibutuhkan baik untuk operasi dan klinik akan disiapkan seluruhnya, agar menjadi rumah sakit rujukan.

Untuk tenaga medis, Bunda Eva mengungkapkan, pihaknya sementara akan mengekspor dokter-dokter spesialis dari luar Kota Bandar Lampung seperti Pelembang dan DKI Jakarta.

Tetapi, Pemerintan Kota sudah menyiapkan 10 kuota beasiswa bagi para dokter muda Bandar Lampung untuk lanjut ke sepesial penyakit dalam, agar tidak perlu lagi mengekspor dokter dari luar Bandar Lampung. “Bagi yang mau, seluruh biaya baik pendidikan, kos hingga makan akan ditanggung Pemkot,” ujarnya.

Dengan adanya rumah sakit penyakit dalam ini, warga di Kota Bandar Lampung tidak perlu lagi ke luar daerah untuk mendapatkan pengobatan.

“Khusus untuk warga Kota Bandar Lampung, baik masyarakat kurang atau tidak mampu kita gratiskan seluruhanya, tapi untuk yang mampu akan ada potongan 20-30 persen,” ujarnya.

Selain itu, dirinya mengingatkan kepada Direktur RS A Dadi Tjokrodipo, Teti Herawati nantinya juga bisa menerima warga di luar Kota Bandar Lampung. “Warga kabupaten kota se-Lampung juga bisa berobat di sini,” katanya.

Selain itu, Bunda Eva mengungkapkan, di perayaan HUT ke-343 Kota Bandar Lampung ini pihaknya juga menggelar serangkaian kegiatan, seperti bakti sosial.

Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan pelayanan operasi gratis untuk penderita bibir sumbing, operasi katarak, sunatan massal, operasi wanita hingga skrining kanker payudara.

“Kegiatan semua ini merupakan wujud nyata kepedulian Pemerintah Kota Bandar Lampung bersama seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat bagi sesama,” pungkas Bunda Eva.

Dukung Digitalisasi, Pemkot Pagar Alam Adakan Bimtek TTE bagi Seluruh OPD

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar Bimbingan teknis Tanda Tangan Elektronik (TTE) di Ruang Rapat Besemah I Kantor Wali Kota Pagar Alam, Kamis (31/07/2025).

Bimbingan teknis elektronik dibuka secara resmi oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Dahnial Nasution di dampingi Kepala Dinas Kominfo Reni Marnilam, AP, M.Hum.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) Republik Indonesia Taufiq shokhiful Anhar S.Trt dan diikuti oleh seluruh Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat dan Lurah di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

Pj Sekda dalam sambutannya mengatakan pemanfaatan tanda tangan digital (elektronik) telah diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan Peraturan Pemerintah Nomor 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Sehingga Tanda Tangan Elektronik ini memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan manual pada umumnya dan memiliki kekuatan hukum yang sah.

Pj Sekda menjelaskan banyak keuntungan yang didapat dalam penggunaan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi, diantaranya efisiensi waktu, mempunyai kekuatan hukum setara dengan tanda tangan basah, identitas terjamin, serta menhemat biaya pengeluaran.

“Artinya, dengan Penggunaan TTE, tidak perlu lagi memikirkan anggaran penggunaan kertas, namun yang dibutuhkan hanya koneksi internet dan perangkat keras seperti komputer dan telepon pintar (smartphone),” ujar Pj Sekda.

Melalui bimbingan teknis yang di selenggarakan ini sambung Pj Sekda, diharapkan seluruh OPD Pemkot Pagar Alam dapat lebih memahami penggunaan tanda tangan elektronik pada tata naskah dinas, sehingga dapat turut mendukung penyelenggaraan TTE di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam

Dalam kegiatan bimbingan teknis tersebut juga dilaksanakan simulasi pembubuhan Tanda Tangan Elektronik (TTE) oleh narasumber.(Rep)

Pemkot Pagaralam Setujui Syarat PKKPR PT. Sinar Dempo Bangun Persada dengan Catatan Ketat

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam membahas Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) aktifitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi mobil, bus, truk dan sejenisnya milik PT. Sinar Dempo Bangun Persada yang berlokasi di kawasan Jalan Air Perikan, Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagar Alam Selatan, Kota Pagar Alam, dengan luas lahan sekitar 4.171,86 meter persegi.

Namun, pemberian izin akan diberikan dengan beberapa catatan-catatan penting yang harus dipenuhi oleh PT. Sinar Dempo Bangun Persada, seperti pemanfaatan beberapa lahan yang berdekatan dengan sungai dan permukiman warga, pengolahan limbah oli dengan pembangunan IPAL, kebersihan serta lainnya, dan diketahui permohonan perizinan baru diajukan di tahun 2025 ini.

“Usulan dari pihak PT. Sinar Dempo Bangun Persada, dengan ini kita berikan rekomendasi, dengan catatan satu, harus memenuhi semua aturan yang tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku, kemudian seluruh catatan yang ada dalam berita acara, antara lain, izin pengelolahan limbah, baik limbah sungai maupun rumah tangga, termasuk sampah untuk dipenuhi oleh pihak PT. Sinar Dempo,” ungkap Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pagar Alam Dahnial Nasution, saat memimpin rapat di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, Kamis (31/07/2025).

Namun disetiap semester, lanjut Sekda Dahnial, setiap poin yang ada dalam aturan harus dilaporkan, dibuatkan laporan kepada Wali Kota Pagar Alam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagar Alam.(Rep)

PMI Palembang Ajak Masyarakat Aktif Donor Darah: Kebutuhan 7.000 Kantong per Bulan Belum Tercapai

‎PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, kembali mengingatkan pentingnya aksi donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Dalam kegiatan Donor Darah Massal Spectarion Tahun 2025 yang berlangsung di SMA Negeri 6 Palembang, Rabu (30/7), Dewi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak ragu berbagi setetes darah yang bisa menyelamatkan nyawa orang lain.

‎‎Ajakan ini bukan tanpa sebab. Dewi menegaskan bahwa saat ini kebutuhan darah di Palembang masih belum mencukupi target ideal yang dibutuhkan setiap bulannya.

‎‎” Dalam satu hari saja, PMI Kota Palembang harus menyalurkan sekitar 200 kantong darah, dengan jumlah minimal 150 kantong per hari,” ujar Dewi di hadapan para peserta kegiatan.

‎‎Kebutuhan Tinggi, Stok Minim

‎‎Dewi menjelaskan, seluruh darah yang disalurkan PMI digunakan untuk memenuhi kebutuhan berbagai rumah sakit di Palembang. Bukan hanya untuk pasien yang menjalani operasi, tetapi juga untuk penderita penyakit kronis seperti gagal ginjal yang menjalani proses cuci darah secara rutin.

‎‎“Karena yang membutuhkan darah bukan hanya pasien operasi, tapi juga mereka yang cuci darah, thalassemia, anemia akut, hingga ibu melahirkan. Jika stok terbatas, maka transfusi harus dilakukan sesegera mungkin,” tegasnya.

‎‎Saat ini, PMI Kota Palembang hanya mampu mengumpulkan sekitar 4.000 hingga 5.000 kantong darah per bulan dari para pendonor. Padahal kebutuhan ideal mencapai 7.000 kantong darah per bulan. Artinya, masih ada kekurangan 3.000 hingga 4.000 kantong darah setiap bulannya.

‎‎Apresiasi untuk SMA Negeri 6 Palembang

‎‎Dalam kesempatan tersebut, Dewi memberikan apresiasi kepada SMA Negeri 6 Palembang yang telah menjadi tuan rumah kegiatan donor darah massal. Menurutnya, keterlibatan aktif lembaga pendidikan seperti sekolah sangat penting dalam membantu meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, terhadap pentingnya donor darah.

‎‎”Kegiatan seperti ini sangat membantu PMI dalam memenuhi kebutuhan darah. Setetes darah yang disumbangkan bisa menjadi penyelamat bagi nyawa seseorang,” katanya.

‎‎Ia pun mengimbau para siswa dan masyarakat agar tidak takut untuk berdonor darah. Menurutnya, proses donor darah aman dan justru memberikan manfaat besar bagi kesehatan tubuh.

‎‎Pengalaman Pribadi Sebagai Pendonor Aktif

‎‎Sebagai bentuk teladan, Dewi mengungkapkan bahwa dirinya adalah seorang pendonor aktif. Ia rutin mendonorkan darah bahkan hingga dua bulan sekali.

‎‎ “Dulu memang harus menunggu tiga bulan sekali, tapi sekarang sudah bisa dua bulan sekali. Bahkan saya sering lupa kapan terakhir donor karena terlalu semangat ikut kegiatan donor darah,” katanya sambil tersenyum.

‎‎Dewi menambahkan bahwa donor darah tidak hanya berdampak positif bagi orang lain, tetapi juga membawa manfaat langsung bagi pendonor itu sendiri.

‎“Manfaat donor darah itu luar biasa. Selain beramal, donor darah juga membantu proses regenerasi sel darah dalam tubuh kita. Jadi, bukan hanya memberi, kita pun mendapatkan manfaat kesehatan,” tutupnya.

‎‎Upaya Berkelanjutan dan Harapan ke Depan

‎‎PMI Kota Palembang terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai institusi, baik dari sektor pendidikan, swasta, maupun pemerintahan, guna memperluas jangkauan kegiatan donor darah. Harapannya, semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya mendonorkan darah secara rutin.

‎‎Dengan kekurangan ribuan kantong darah setiap bulan, PMI berharap masyarakat mulai menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan kepedulian sosial. Dalam waktu dekat, Dewi juga menyebutkan PMI akan menggencarkan sosialisasi dan edukasi melalui media serta kolaborasi komunitas demi meningkatkan partisipasi masyarakat. (ning)

Pj Sekda Pagar Alam Buka Bimtek Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan Tahun 2025

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Dahnial Nasution membuka Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan Tahun 2025 di Kota Pagar Alam, bertempat di Aula Hotel Dempo Flower, Kota Pagar Alam, Rabu (30/07/2025).

Kegiatan ini mengangkat tema “Meningkatkan Skill dan Implementasi Pengelolaan Perpustakaan dalam Rangka Memperingati Hari Pustakawan Indonesia yang ke-52 th”, diselenggarakan selama 2 hari dan diikuti oleh 50 peserta, yang terdiri dari Pengelola Perpustakaan sekolah, Pengurus Masjid dan Taman baca masyarakat yang ada di Kota Pagar Alam.

Bimtek ini mengundang narasumber yang ahli di bidangnya, Dosen UIN Raden Fatah Program Studi Ilmu Perpustakaan, Yanto dan Rusmiati Ningsih.

Dalam sambutannya, Pj Sekda menjelaskan bahwa perpustakaan merupakan bagian penting bagi sekolah untuk meningkatkan kemampuan menulis dan membaca sehingga perpustakaan berperan vital sebagai pusat sumber belajar, informasi, dan pengembangan diri bagi siswa serta mendukung proses belajar-mengajar guru.

Menurut Pj Sekda, kegiatan ini benar-benar memiliki peran yang sangat strategis dalam rangka mewujudkan tersedianya sumber daya manusia pengelola perpustakaan yang handal, inovatif, kreatif dan profesional.

“Selamat mengikuti bimtek bagi para peserta, ikuti kegiatan ini secara serius dan sampai selesai, sehingga bisa mencapai tujuan dari kegiatan ini,” pungkas Pj. Sekda.(Rep)