Sebanyak 319 Siswa Sukses Ikuti Test Calon Warga SH Terate Cabang Kota Blitar Pusat Madiun 2026

BLITAR KOTA -(deklarasinews.com)- Keluarga Besar Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kota Blitar, Pusat Madiun sukses melaksanakan kegiatan Tes Uji Kelayakan Tegas dan Terukur Calon Warga baru SH Terate 2026. berlangsung bertempat di Padepokan PSHT Cabang Kota Blitar pada Minggu (24/05/2026).

Kegiatan ini diikuti 319 calon warga baru PSHT Cabang Kota Blitar terdiri dari siswa putra 220 peserta dan putri 99 peserta dari semua Ranting dan Komisariat wilayah se cabang Kota Blitar. Prosesi test uji kelayakan calon Warga SH Terate menggunakan Aplikasi Digital di pimpin langsung oleh Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate cabang Kota Blitar Pusat Madiun yakni kang Mas Miskan Hadi Prasetyo ST, menyampaikan, kegiatan ini bagian penting dalam proses pembentukan karakter dan penguatan spiritualitas ke-SH-an bagi setiap calon warga.

“Adapun materi test uji kelayakan dengan menggunakan sistem Aplikasi Digital, meliputi beberapa tahapan penting, yaitu, Test Fisik,  Ke-SH-an, Pengetahuan Materi dan seterusnya untuk mengetahui pemahaman calon warga terhadap nilai nilai luhur, ajaran dan falsafah PSHT,” paparnya

Ujian fisik dan mental merupakan bagian penilaian kemampuan teknik dan ketepatan dalam gerakan.Tes Senam Toya dan Belati, guna menguji keterampilan dalam senjata bela diri tradisional. Sambung Persaudaraan, simbol penyatuan hati dan semangat dalam persaudaraan sejati.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam membentuk karakter dan jiwa persaudaraan para calon warga. Tidak hanya menguji fisik, tetapi juga mental, spiritual, dan pemahaman akan ajaran luhur PSHT. Kita ingin setiap warga yang dihasilkan tidak hanya kuat secara teknik, tetapi juga memiliki budi pekerti dan jiwa yang luhur,” ungkapnya.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan beberapa hewan Qurban (Kambing ) kepada lingkungan sekitar Padepokan PSHT Cabang Kota Blitar di terima perwakilan yakni Agung Setyo Tri Wahyono sebagai Ketua RT 01 RW 02 Lingkungan Ngegong, Kota Blitar.

Terakhir, Sebagai penutup kegiatan tes calon warga baru 2026 yang menggambarkan kebersamaan dan semangat juang calon warga baru di lanjutkan dengan Long March Rute mengelilingi jalan sekitar padepokan PSHT Cabang Kota Blitar dengan tertib, penuh semangat, dan diwarnai semangat persaudaraan dari seluruh Pengurus Cabang, Pelatih Cabang, dan para pendekar PSHT yang turut hadir dan pembimbing sampai selesainya kegiatan Long March.(Laila)

Keren, Putra TNI Kodim 0410/KBL Raih Juara Pertama Tinju Gubernur Cup

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Prestasi gemilang kembali diraih oleh keluarga besar TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL). Azizan Beryl Rabbani, putra dari Koptu Subhi Asrori (anggota aktif Kodim 0410/KBL), berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Gubernur Cup (Piala Gubernur) cabang olahraga tinju.

Pertandingan final yang digelar pada Minggu (24/5/2026) di Gedung Sumpah Pemuda, PKOR, Jalan Sumpah Pemuda, Perumnas Way Halim, Kecamatan Kedaton, Bandar Lampung, berlangsung sengit. Azizan yang turun di kelas berat 50 kg, harus bertarung habis-habisan melawan atlet tangguh perwakilan dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dengan teknik, kecepatan, dan semangat juang pantang menyerah yang ditunjukkannya, remaja usia 16 tahun ini berhasil mengalahkan lawannya dan dinobatkan sebagai juara 1. Kemenangan ini menjadi bukti nyata bahwa bakat olahraga tidak hanya berkembang di lingkungan atlet profesional, tetapi juga di lingkungan keluarga besar prajurit TNI.

Koptu Subhi Asrori, sang ayah yang juga merupakan anggota Kodim 0410/KBL, mengaku bangga dan terharu atas prestasi putranya.

“Terima kasih kepada Tuhan, dan seluruh pihak yang telah mendukung. Ini adalah hasil dari latihan keras dan disiplin yang ditanamkan sejak dini. Semoga prestasi ini memotivasi anak muda lainnya untuk berkarya melalui olahraga positif seperti tinju,” ujar Koptu Subhi Asrori usai pertandingan.

Dandim 0410/KBL melalui perwakilannya turut mengapresiasi capaian luar biasa ini. Prestasi Azizan dinilai mengharumkan nama tidak hanya keluarga, tetapi juga satuan Kodim 0410/KBL dan masyarakat Bandar Lampung pada umumnya.

“Kami bangga memiliki keluarga besar yang berprestasi. Ini membuktikan bahwa putra-putri prajurit TNI mampu bersaing di level tinggi. Semoga Azizan terus berlatih dan mengharumkan nama Lampung di kancah nasional,” ujar salah satu perwira staf Kodim 0410/KBL.

Keberhasilan Azizan ini diharapkan menjadi suntikan semangat bagi atlet-atlet muda lainnya di Provinsi Lampung untuk terus mengasah kemampuan dan mengharumkan daerahnya di kancah olahraga nasional.(red)

Sat Brimob Polda Lampung Pengamanan Kompetisi Sepak Bola BRI Super League antara Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSBS Biak

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pengamanan kompetisi Sepak Bola BRI Super League 2025/2026 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSBS Biak telah dilakukan dengan ketat oleh Personel Satbrimob Polda Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Stadion Sumpah Pemuda pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2026. Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan dengan lancar dan aman, serta untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan.

Pengamanan tersebut melibatkan Personel Satbrimob Polda Lampung yang telah terlatih dan bersiap untuk menghadapi berbagai situasi. Mereka melakukan penjagaan di sekitar stadion, memeriksa tiket dan barang bawaan penonton, serta memantau situasi di dalam dan di luar stadion. Dengan demikian, pertandingan dapat berlangsung dengan nyaman dan aman, sehingga penonton dapat menikmati pertandingan sepak bola dengan tenang.

Pertandingan antara Bhayangkara Presisi Lampung FC vs PSBS Biak merupakan salah satu pertandingan penting dalam kompetisi Sepak Bola BRI Super League 2025/2026. Oleh karena itu, pengamanan yang ketat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa pertandingan berjalan dengan fair dan tidak ada gangguan keamanan. Dengan pengamanan yang baik, diharapkan pertandingan dapat berlangsung dengan sukses dan penonton dapat menikmati pertandingan dengan aman dan nyaman.(Red)

Kapolri Cup 2026 : Dua Personil Polda Lampung Dipercaya Jadi Pengadil di Kejuaraan Judo

LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Polda Lampung tidak hanya mengirimkan atlet-atlet terbaiknya dalam ajang Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026, tetapi juga turut berkontribusi dalam menjaga sportivitas dan kualitas pertandingan, Selasa (19/05/2026).

Dua Perwira Menengah (Pamen) Polda Lampung secara resmi ditunjuk dan dipercaya untuk bertugas sebagai juri dan wasit dalam kejuaraan bergengsi tingkat nasional tersebut.

Kedua personel terbaik Polda Lampung yang mendapatkan amanah tersebut adalah :

Kompol Juli Sundara, S.Pd. (Jabatan Kasubdit Kamsel Dit Lantas Polda Lampung) memiliki kompetensi di mana dirinya telah mengantongi lisensi sebagai Wasit Nasional sejak tahun 2022.

Kompol Sukamso, S.Pd. (Jabatan Kasubbag Rohjashor Bag Watpers Ro SDM Polda Lampung) merupakan sosok pengadil senior yang telah menyandang predikat sebagai Wasit Nasional sekaligus Juri KATA (Seni) tingkat Asia sejak tahun 2022.

Pengalaman matang dan sertifikasi resmi yang mereka miliki sejak tahun 2022 ini menjadi jaminan bahwa jalannya pertandingan di Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 akan berlangsung secara adil, transparan, objektif, dan sesuai dengan standar regulasi tertinggi.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas pertandingan sekelas Kapolri Cup, PB PJSI menerapkan standar seleksi yang sangat ketat.

Tidak semua juri dan wasit di Indonesia mendapatkan panggilan tugas ini, melainkan hanya mereka yang dinilai memiliki integritas tinggi serta rekam jejak yang matang.

Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, dalam keterangannya menyampaikan rasa bangga atas keterlibatan kedua personil tersebut.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi Polda Lampung. Dipercaya menjadi juri dan wasit di ajang sekelas Kapolri Cup membuktikan bahwa kompetensi personel kita diakui di tingkat markas besar. Kami yakin Kompol Juli Sundara dan Kompol Sukamso akan menjalankan tugas dengan integritas tinggi dan menjunjung tinggi fair play,” ujar Helfi.

Keterlibatan aktif ini juga sejalan dengan komitmen Kapolda Lampung dalam mendukung penuh pengembangan bakat dan prestasi anggota di bidang olahraga.

Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 sendiri merupakan agenda tahunan Polri yang menjadi wadah bagi para personel kepolisian seluruh Indonesia untuk menyalurkan bakat, menguji fisik, serta mempererat tali silaturahmi.

Dengan adanya perwakilan dari Polda Lampung sebagai perangkat pertandingan (wasit/juri), diharapkan dapat memotivasi personel Polda Lampung lainnya khususnya para srikandi dan bhayangkara muda untuk terus mengukir prestasi, baik di dalam maupun di luar kedinasan.(Red)

Personel Gegana Brimob Lampung Raih Prestasi Gemilang di Kejuaraan Menembak Kejari Tanggamus

TANGGAMUS -(deklarasinews.com)– Dua personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Lampung, Aiptu Antoni Adha dan Aipda Hendro Susanto, berhasil mencatatkan prestasi membanggakan pada ajang bergengsi Kejuaraan Menembak Kejari Tanggamus 2026. Kompetisi yang mempertemukan para penembak terbaik dari berbagai institusi dan klub menembak se-Provinsi Lampung ini berlangsung di lapangan tembak Pemda/Polres Tanggamus pada Minggu (17/5/2026).

Dalam kejuaraan tersebut, Aiptu Antoni Adha sukses menyabet Juara 2 pada kategori Center Fire. Sementara itu, Aipda Hendro Susanto berhasil membawa pulang dua penghargaan sekaligus, yakni Juara 1 kategori Tim Air Pistol Man serta Juara 3 kategori Air Pistol Man. Keduanya menunjukkan keterampilan membidik dan ketenangan yang luar biasa selama kompetisi berlangsung meskipun harus bersaing ketat dengan puluhan peserta handal lainnya.

Kategori pistol 25 Meter yang dilombakan dikenal sebagai nomor yang sangat menantang karena menuntut konsentrasi penuh, ketepatan perhitungan, serta pengendalian emosi yang stabil dari setiap peserta. Kemenangan ini sekaligus mempertegas standar profesionalisme dan keahlian teknis yang dimiliki oleh personel Satuan Brimob Polda Lampung, khususnya dalam penguasaan senjata api sebagai penunjang tugas pokok kepolisian.

Dansat Brimob Polda Lampung, Kombes Pol Yustanto Mujiharso, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh anggotanya tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan kebanggaan bagi seluruh institusi Polri dan keluarga besar Brimob Lampung. Ia menegaskan bahwa kemampuan personel terbukti tidak hanya unggul dalam pelaksanaan tugas-tugas taktis di lapangan, tetapi juga sangat kompetitif dalam keahlian spesifik di bidang olahraga menembak.

Melalui torehan prestasi ini, diharapkan muncul semangat kompetisi positif yang menjadi inspirasi bagi personel lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan profesionalisme di berbagai bidang keahlian. Pencapaian ini diharapkan dapat secara berkelanjutan mengharumkan nama Satuan Brimob Polda Lampung, baik di tingkat daerah maupun di kancah nasional pada masa mendatang.(Red)

Kontingen Polda Lampung Borong 4 Medali di Hari Pertama Judo Kapolri Cup 2026

SAMARINDA -(deklarasinews.com)- Kontingen judo Polda Lampung menorehkan prestasi membanggakan pada hari pertama Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 yang berlangsung di GOR Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (17/5/2026).

Pada pertandingan perdana tersebut, atlet-atlet Polda Lampung berhasil menyumbangkan dua medali perak dan dua medali perunggu dari sejumlah nomor pertandingan.

Peraih medali perak masing-masing diraih Bripda Tubagus Dinda Maulid pada kelas -66 kilogram dan Bripda Bianca Justitia di kelas -70 kilogram.

Sementara dua medali perunggu dipersembahkan Briptu Rachmad Dewa Artha pada kelas +90 kilogram serta Bripda R Ayu Syafriani di kelas -63 kilogram.

Dengan capaian tersebut, kontingen Polda Lampung untuk sementara mengoleksi empat medali pada hari pertama pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengapresiasi perjuangan dan semangat para atlet yang telah tampil maksimal membawa nama institusi di ajang Kapolri Cup 2026.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi Polda Lampung. Para atlet sudah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan semangat juang yang luar biasa pada hari pertama pertandingan,” kata Yuni dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).

Lanjut Yuni, raihan medali tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh atlet untuk terus memberikan penampilan terbaik pada pertandingan selanjutnya.

Menurut Yuni, keikutsertaan personel Polda Lampung dalam ajang olahraga nasional tersebut bukan hanya untuk mengejar prestasi, tetapi juga sebagai bagian membangun soliditas, sportivitas, dan profesionalisme anggota Polri.

“Bapak Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet yang bertanding, beliau juga menyaksikan langsung dari venue. Semoga pada pertandingan berikutnya kontingen Polda Lampung dapat kembali menambah perolehan medali,” ujar dia.

Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 diketahui diikuti kontingen dari berbagai polda di Indonesia dan menjadi bagian rangkaian pembinaan prestasi olahraga di lingkungan Polri.

Kejuaraan tingkat nasional ini berlangsung sejak 15 hingga 20 Mei 2026.(Red)

Tim Volly Bintang Putri Demokrat Bungkam Dangin Peken Palas (3-0)

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Tim Volly Bintang Putri Demokrat Sidodadi berhasil menundukkan Tim Volly Dangin Peken Palas dengan skor (3-0), pada Open Turnamen Karang Taruna Cup I desa Sidomulyo Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan, Jumat (15/5/2026) malam.

Sejak babak pertama Tim asuhan Achmad Johani AMd terus melakukan tekanan kearea pertahanan lawan. Tiga Algojo Bintang Putri Demokrat Sidodadi yakni Dinda (13), Ica (11) dan Kiyowo (7) dan kawan-kawan terus berhasil mengumpulkan poin demi poin pada Set pertama.

Sehingga pada Set pemanasan ini praktis dikuasai oleh para pemain asuhan anggota DPRD Lampung Selatan dari partai Demokrat ini.

Namun disisi lain Olive (7) dan kawan kawannya dari Tim Dagin Peken Palas tidak menyerah begitu saja. Beberapa kali Ayu (9) salah satu pemain legendaris dari Way Panji melakukan perlawanan, sehingga pada babak pertama skor menjadi (25-15) untuk Tim Bintang Putri Demokrat Sidodadi.

Pada Set kedua kedua Tim melakukan serangan-serangan yang cukup intens kearea pertahanan masing-masing. Namun Dinda, Ica, Kiyowo dan kawan-kawan lebih gencar menyerang, sehingga Set kedua berakhir dengan skor (25-15) untuk Bintang Putri Demokrat Sidodadi.

Set ketiga yang merupakan set penentuan permainan Tim Bintang Putri Demokrat semakin menarik untuk ditonton. Beberapa skill dalam bermain Volly mulai ditampilkan oleh Dinda (13) dan kawan-kawanya. Beberapa kali Tim Dengin Peken sempat kewalahan menahan serangan tiga Srikandi Bintang Putri Demokrat. Tidak memerlukan waktu lama Set ketiga akhirnya dimenangkan oleh Dinda (23) dan kawan-kawan.

Usai pertandingan Achmad Johani AMd kepada media ini mengatakan, bahwa hasil pertandingan malam ini Tim asuhannyq bermain baik, kompak dan enak untuk ditonton. Dan Alhamdulillah pada pertandingan perdana bisa memenangkan pertandingan dengan skor 3-0 (25-15, 25-15 dan 25-08).

Namun demikian pada pertandingan putaran berikutnya pihaknya akan melakukan latihan-latihan tambahan, sehingga saat meladeni lawan berikutnya para pemain sudah siap, baik fisik maupun mental, ” tutur lagislator dari partai Demokrat ini. (Cak Ton)

Ryonaldo Juliantino Resmi Nahkodai Muaythai Sumsel, Bidik Emas PON dan Cetak Petarung Internasional

PALEMBANG – (deklarasinews.com)– Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Provinsi Muaythai Indonesia Sumatera Selatan yang digelar pada Jumat (15/5/2026) menetapkan Ryonaldo Juliantino, S.Kom., M.AP sebagai Ketua Muaythai Sumsel periode 2026–2030 secara aklamasi.

Terpilihnya Ryonaldo menjadi harapan baru bagi perkembangan olahraga Muaythai di Sumatera Selatan. Kepengurusan baru ini diharapkan mampu membawa perubahan besar, mulai dari pembenahan organisasi hingga peningkatan prestasi atlet di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam susunan kepengurusan yang baru, H. Darmawan, S.H., M.H dipercaya menjabat Wakil Ketua. Sementara posisi Sekretaris diisi Herlenah, S.E., M.Si, didampingi Sari Afriani, S.Pd., M.Si sebagai Wakil Sekretaris. Adapun posisi Bendahara dipercayakan kepada KGS M. Irawan, A.Md dengan Ice Trisnawati, S.E., S.T., M.T sebagai Wakil Bendahara.

Usai pelaksanaan Musprovlub, agenda langsung dilanjutkan dengan pelantikan pengurus Muaythai Sumsel periode 2026–2030 sekaligus pelantikan pengurus Muaythai dari 11 kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Ketua Muaythai Sumsel terpilih, Ryonaldo Juliantino, menegaskan dirinya siap menjalankan amanah besar tersebut dengan fokus utama memperbaiki tata kelola organisasi dan memperkuat pembinaan atlet di seluruh daerah.

Menurutnya, organisasi harus bergerak cepat agar pembinaan camp-camp Muaythai di Sumsel bisa berjalan maksimal tanpa terganggu persoalan internal.

“Kami ingin organisasi ini segera bergerak. Pembinaan camp-camp harus berjalan dan persoalan organisasi harus diselesaikan agar pengurus kabupaten dan kota bisa fokus membina atlet mereka,” ujarnya.

Ryonaldo juga menyoroti besarnya potensi atlet Muaythai Sumsel yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal. Ia menargetkan Muaythai Sumsel mampu meraih prestasi tertinggi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang di Sulawesi Utara.

“Target kita tentu medali emas. Atlet Muaythai Sumsel sebenarnya sangat potensial. Selama ini banyak atlet berpindah ke cabang olahraga lain karena kondisi organisasi yang kurang sehat. Ke depan hal itu tidak boleh terjadi lagi,” tegasnya.

Sebagai langkah awal, pihaknya akan segera melakukan pembinaan terhadap klub-klub Muaythai yang ada di Sumsel. Khusus di Kota Palembang sendiri, saat ini tercatat ada tujuh klub aktif yang siap menjadi basis pembinaan atlet.

Tak hanya fokus pada pembinaan atlet, Muaythai Sumsel juga berencana memperluas pengenalan olahraga tersebut ke kalangan pelajar melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

“Kami ingin Muaythai semakin dikenal masyarakat. Nantinya kami akan berkomunikasi dengan SMP, SMA hingga SMK agar Muaythai bisa masuk menjadi kegiatan ekstrakurikuler,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Sumsel, H. Tubagus Sulaiman, S.H., M.H mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Musprovlub dan berharap kepengurusan baru mampu membawa prestasi membanggakan bagi Sumatera Selatan.

Ia menegaskan, dunia olahraga membutuhkan pengurus yang benar-benar memiliki komitmen dan semangat pengorbanan demi kemajuan atlet.

“Kedepan kita membutuhkan pengurus yang benar-benar mau berkorban untuk olahraga. Meski anggaran saat ini mengalami efisiensi, kami tetap berupaya agar pembinaan olahraga berjalan maksimal,” katanya.

Tubagus juga memastikan KONI Sumsel terus menjaga tata kelola organisasi yang baik, termasuk dalam aspek administrasi dan hukum, agar pembinaan olahraga tetap berjalan secara profesional.

“Tahun ini anggaran memang mengalami penurunan, tetapi seluruh program pembinaan tetap harus berjalan dengan baik,” tambahnya.

Terkait persiapan menuju PON, Tubagus menegaskan KONI akan fokus memberikan dukungan kepada atlet-atlet berprestasi yang telah dibina Pengprov Muaythai Sumsel.

“Tugas KONI adalah membina atlet yang sudah berprestasi, sedangkan tugas pengprov melahirkan atlet-atlet potensial dan berprestasi,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Seksi Olahraga Prestasi, Industri dan Promosi Olahraga Dispora Sumsel, Max Irwanto. Ia berharap kepengurusan baru mampu melahirkan pelatih, wasit, dan juri berkualitas yang dapat bersaing di level nasional hingga internasional.

“Walaupun anggaran saat ini minim karena efisiensi, kami berharap Muaythai Sumsel tetap mampu menjadi penyumbang medali di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian PB Muaythai Indonesia, Dr. Fachrul Razi, S.IP memberikan motivasi besar kepada pengurus baru Muaythai Sumsel.

Menurutnya, tantangan Muaythai Sumsel tidak hanya bersaing dengan daerah lain di Indonesia, tetapi juga menghadapi Thailand sebagai negara asal olahraga Muaythai.

“Lawan kita bukan Jakarta atau Surabaya, tapi Thailand. Sumsel sebagai tanah Sriwijaya harus mampu melahirkan petarung Muaythai yang bisa bertarung di level internasional,” tegasnya.

Fachrul bahkan menargetkan Pengprov Muaythai Sumsel mampu meraih minimal dua medali emas pada PON mendatang. Ia menilai selama ini banyak atlet potensial memilih pindah ke daerah lain akibat minimnya kompetisi dan event pertandingan di Sumsel.

“Kalau tidak ada pertandingan, atlet tidak punya jam terbang. Pengurus jangan sibuk dengan urusan internal, tetapi harus memperbanyak event agar atlet berkembang,” pungkasnya. (Dkd)

Daffa Punya Misi Besar! Sumsel Ditarget Jadi Gudang Fighter MMA Terbaik Indonesia

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Olahraga bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) di Sumatera Selatan diproyeksikan memasuki era baru yang lebih kompetitif dan profesional. Hal itu ditandai dengan terpilihnya M. Daffa Firzatullah secara aklamasi sebagai Ketua Indonesia Beladiri Campuran Amatir Mixed Martial Art (IBC MMA) Sumsel periode 2026-2030 dalam musyawarah yang berlangsung di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Jumat (15/5/2026).

Kepemimpinan baru ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan MMA di Sumsel. Daffa membawa visi besar untuk menjadikan Sumatera Selatan sebagai salah satu daerah penghasil fighter MMA terbaik di Indonesia.

Usai resmi terpilih, Daffa langsung membeberkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan dalam beberapa tahun ke depan. Fokus utamanya adalah memperkuat pembinaan atlet muda, memperluas popularitas MMA di tengah masyarakat, serta menghadirkan kompetisi yang mampu melahirkan petarung-petarung potensial asal Sumsel.

Menurut Daffa, olahraga MMA memiliki peluang besar untuk berkembang pesat di Sumatera Selatan, terlebih minat generasi muda terhadap olahraga bela diri modern terus meningkat.

“Kami ingin MMA semakin dikenal masyarakat Sumsel. Ke depan akan ada event-event nasional dan para atlet juga akan dilibatkan untuk mengajak anak-anak muda bergabung bersama IBC MMA,” ujarnya.

Ia menilai, kejuaraan dan kompetisi rutin menjadi langkah strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya diproyeksikan tampil di ajang resmi tingkat nasional hingga internasional.

“Kita ingin mencari potensi atlet lewat berbagai pertandingan. Dari event-event itulah nantinya akan lahir fighter baru asal Sumsel yang siap bersaing di level lebih tinggi,” katanya.

Dalam pembinaan nantinya, Daffa memastikan seluruh atlet akan mengikuti sistem klasifikasi resmi sesuai regulasi MMA, mulai dari pembagian kelas berat badan hingga kategori pertandingan lainnya.

“Semua ada aturan dan standarnya. Atlet akan dibagi berdasarkan kelas masing-masing agar pertandingan berjalan profesional dan sesuai regulasi,” jelasnya.

Tak hanya ingin membangun prestasi, Daffa juga memiliki mimpi besar agar nama Sumatera Selatan identik dengan petarung MMA berkualitas di Indonesia.

“Saya ingin ketika orang bicara MMA, mereka langsung ingat fighter-fighter asal Sumsel,” tegasnya penuh optimisme.

Sebagai bentuk keseriusan dalam membangun ekosistem MMA di daerah, pihaknya juga menargetkan penyediaan fasilitas latihan yang lebih memadai bagi atlet muda. Salah satu program yang tengah direncanakan ialah menghadirkan arena oktagon sendiri sebagai pusat latihan dan penyelenggaraan pertandingan.

“Kami ingin atlet-atlet muda mendapatkan fasilitas latihan yang layak dan perlengkapan yang baik. Target besar kami tentu memiliki oktagon sendiri. Mudah-mudahan nanti ada dukungan sponsor dan berbagai pihak,” ungkapnya.

Daffa berharap dukungan dari pemerintah, sponsor, komunitas olahraga, hingga masyarakat dapat menjadi kekuatan besar untuk mempercepat perkembangan MMA di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Sekretaris KONI Sumsel, H. Tubagus Sulaiman, M.H., menyatakan pihaknya saat ini memang tengah fokus menghidupkan kembali sejumlah cabang olahraga bela diri campuran yang sebelumnya sempat vakum atau kurang aktif.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pembinaan olahraga daerah dalam menghadapi berbagai agenda nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

“Kami sedang mencoba mengaktifkan kembali cabang olahraga bela diri campuran yang sebelumnya sempat mati suri. Sekarang pembinaannya mulai dibuka lagi dan mudah-mudahan bisa berkembang lebih baik,” ujarnya.

Tubagus menjelaskan, selain cabang olahraga bela diri yang selama ini populer seperti karate, taekwondo, dan pencak silat, kini MMA serta Muaythai juga mulai mendapat perhatian serius dalam pembinaan KONI Sumsel.

“Perkembangan olahraga bela diri sekarang semakin luas. MMA dan Muaythai menjadi cabang yang mulai dipersiapkan secara serius untuk masa depan,” katanya.

Ia menyebutkan, cabang olahraga bela diri campuran tersebut direncanakan akan dipersiapkan mengikuti event nasional yang digelar di Manado pada November mendatang.

Namun, keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan utama dalam proses pembinaan maupun pemberangkatan atlet.

“Anggaran kita memang masih terbatas. Karena itu kita harus lebih selektif melihat perkembangan atlet dan hasil pembinaannya sebelum menentukan siapa yang diberangkatkan,” jelasnya.

Selain menargetkan event jangka pendek, KONI Sumsel juga mulai menyusun pola pembinaan jangka panjang menuju PON NTT-NTB. Tubagus menegaskan, pola pembinaan atlet kini dibuat lebih fokus dan terarah dibanding sebelumnya.

“Kalau dulu kita mengirim atlet dalam jumlah besar, sekarang lebih fokus pada atlet yang benar-benar dipersiapkan untuk meraih prestasi,” tegasnya.

Saat ini, KONI Sumsel disebut telah melakukan pendataan terhadap puluhan atlet potensial yang diproyeksikan tampil di berbagai kompetisi nasional mendatang.

Tubagus juga menyoroti pentingnya profesionalisme dalam organisasi olahraga, termasuk menghindari rangkap jabatan di kepengurusan cabang olahraga.

“Kalau saya pribadi memilih tidak merangkap jabatan sebagai ketua cabang olahraga agar organisasi bisa berjalan lebih fokus dan profesional,” katanya.

Ia berharap kepengurusan baru IBC MMA Sumsel mampu membawa semangat baru bagi perkembangan olahraga bela diri campuran sekaligus meningkatkan prestasi olahraga Sumatera Selatan di tingkat nasional. (Ning)

Kodam XXI/RI Meriahkan HIPMI HALF Marathon Lampung 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ribuan peserta memadati PKOR Way Halim, Kota Bandar Lampung, dalam ajang HIPMI Half Marathon Lampung 2026, Minggu (10/05/2026). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M ini berlangsung meriah sekaligus menjadi simbol semangat hidup sehat, kebersamaan, dan promosi pariwisata Lampung.

Mewakili Pangdam XXI/Radin Inten, Asintel Kasdam XXI/RI Kolonel Inf Erwin A. T. Wiyono, A., S.T., M.Tr.(Han), hadir bersama unsur Forkopimda, HIPMI, dan masyarakat yang antusias mengikuti kategori 21K, 10K, dan 5K. Suasana semakin semarak dengan hiburan rakyat, doorprize, serta kehadiran UMKM yang turut menggerakkan perekonomian lokal.

Ketua Umum HIPMI, Akbar Himawan Buchari menyampaikan bahwa event ini diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan usaha masyarakat di Lampung.

Selain menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, HIPMI Half Marathon Lampung 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Munas BPP HIPMI yang akan digelar di Lampung pada Juni 2026 mendatang.(red)