Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Lantik 266 PPPK

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com) Hari ini Wali Kota Hj. Eva Dwiana Resmi Mengangkat Sekaligus Melantik Pada Pengambilan Sumpah Jabatan Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I, Di Aula Gedung Semergo Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Sebanyak 266 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung secara resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, pada hari Senin (28/07/2025).

Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandar Lampung, Wali Kota Hj. Eva Dwiana memberikan ucapan selamat kepada pegawai yang hari ini resmi dilantik dan menerima SK sebagai PPPK.

“saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari sekalian yang hari ini resmi dilantik dan menerima SK sebagai PPPK,” ucap Wali Kota.

Ia menegaskan bahwa pencapaian ini bukan hal yang mudah, melainkan hasil dari proses panjang dan seleksi ketat yang meliputi tahapan administrasi hingga uji kompetensi.

Wali kota juga meminta agar para PPPK yang telah dilantik tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara dan daerah.

“Pelantikan ini bukan akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai abdi negara. Kalian dituntut menunjukkan profesionalisme, dedikasi, dan integritas tinggi dalam melaksanakan setiap tugas,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya etika dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. meminta agar seluruh pegawai, khususnya PPPK yang baru diangkat, dapat menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

“Jangan nodai kepercayaan yang telah diberikan negara. Jadilah contoh yang membanggakan, bukan hanya bagi institusi, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat,” pungkasnya (Red)

Sekubal Raksasa Pecahkan Rekor MURI di HUT ke-343 Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Perayaan Hari Ulang Tahun ke-343 Kota Bandar Lampung diwarnai dengan pencapaian membanggakan. Pemerintah Kota Bandar Lampung berhasil mencatatkan rekor dunia melalui pembuatan sekubal — makanan khas Lampung — terbesar dan terpanjang di dunia, yang resmi masuk dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Rekor ini dipecahkan dalam gelaran Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar di kawasan Tugu Adipura, Minggu (27/7/2025). Sekubal raksasa tersebut memiliki panjang 25 meter dan diameter 25 sentimeter, menjadikannya daya tarik utama dalam rangkaian HUT Kota Bandar Lampung.

Direktur Operasional MURI, Yusuf Ngadri, hadir secara langsung untuk menyerahkan piagam penghargaan kepada Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana.

“Penghargaan ini adalah hadiah untuk warga Kota Bandar Lampung. Semoga menjadi pemicu semangat dalam melestarikan budaya lokal,” ujar Eva Dwiana dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi simbol kebanggaan daerah serta memperkuat identitas budaya Lampung di level nasional maupun internasional.

“Kami ingin budaya Lampung semakin dikenal luas. Bukan hanya sekubal dan siger, tapi juga berbagai bentuk seni seperti tarian, musik, serta kekayaan kuliner lainnya,” kata Eva.

Pemecahan rekor ini tak hanya menampilkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mengangkat warisan kuliner, namun juga menunjukkan semangat gotong royong dan kreativitas masyarakat Lampung dalam menjaga tradisi leluhur.

Sekubal Raksasa 25 Meter Pecahkan Rekor MURI, Pemkot Bandar Lampung Harumkan Budaya Daerah

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memeriahkan HUT ke 343, Pemerintah Kota (Pemkot) menggelar acara Begawi Bandar Lampung 2025 di Tugu Adipura, pada Minggu 27 juli 2025.

Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pemecahan rekor pembuatan makanan khas Lampung, yaitu sekubal, terbesar di dunia.

Rekor Muri makanan khas lampung Sekubal terpanjang dan terbesar berlangsung di Tugu Adipura, Minggu (27/07/2025) dan merupakan salah satu rangkaian dari HUT-343 Kota Bandar Lampung.

Pemberian penghargaan tersebut diberikan oleh Direktur Operasional MURI Bapak Yusuf Ngadri kepada Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana dalam kegiatan Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar di Bandar Lampung.

“Penghargaan ini merupakan hadiah untuk masyarakat Kota Bandar Lampung,” ujar Wali kota bandar lampung.

Wali kota bandar lampung Hj. Eva Dwiana juga mengatakan penghargaan yang diberikan atas rekor sekubal sepanjang 25 meter dengan diameter 25 centimeter ini merupakan hadiah buat masyarakat Kota Bandar Lampung.

Bunda Eva sapaan akrab Wali Kota Bandar Lampung berharap rekor ini dapat menjadi ikon budaya yang mengangkat nama Lampung di level nasional bahkan internasional.

“Kami ingin Budaya Lampung semakin dikenal. Tidak hanya sekubal dan siger, tapi juga tarian, musik, hingga kuliner lainnya,” tambah Walikota Bandar Lampung.(Red)

Sinergi TNI-Polri dan Pemkot Bandar Lampung Pecahkan Rekor MURI Lewat Sekubal 25 Meter di Begawi 2025

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Dalam rangka memeriahkan HUT Kota Bandar Lampung ke-343, Dandim 0410/KBL Letkol Arm Roni Hermawan, S.H., M.M. hadir sebagai bagian dari Forkopimda pada acara Begawi Bandar Lampung 2025. Kegiatan yang digelar di Tugu Adipura, Jl. Jend. A. Yani, Kel. Gotong Royong, Kec. Tanjung Karang Pusat ini berhasil memecahkan rekor MURI untuk Sekubal (makanan tradisional Lampung) terbesar dengan ukuran 25 meter dan diameter 25 cm 27 Juli 2025.

Dandim 0410/KBL turut mendukung penuh kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kota Bandar Lampung ini. Kehadirannya bersama unsur Forkopimda lainnya, seperti Walikota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana, Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, S.I.K., M.Si., serta perwakilan MURI, menegaskan sinergi TNI-Polri dan pemerintah dalam melestarikan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk TNI-AD melalui Kodim 0410/KBL, yang telah mendukung kesuksesan acara. “Kolaborasi yang baik antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan acara ini,” ujarnya.

Sekubal, makanan berbahan beras ketan dan santan yang dibungkus daun pisang, menjadi simbol kebersamaan masyarakat Lampung. Acara ini tidak hanya memecahkan rekor, tetapi juga memperkenalkan kekayaan kuliner Lampung ke tingkat nasional.

Dirut MURI, Bpk. Yusuf Nadin, menyatakan, “Pencapaian ini adalah bukti bahwa budaya Lampung layak diperkenalkan lebih luas. Semoga menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus melestarikan tradisi lokal.”

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan piagam rekor MURI dan demo masak bersama Forkopimda. Dandim 0410/KBL turut serta dalam peninjauan Sekubal raksasa, menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah dan pelestarian budaya.

“Kami bangga bisa berkontribusi dalam acara yang mempromosikan budaya Lampung. Ini adalah wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat,” tegas Letkol Arm Roni Hermawan.

Acara berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kekuatan kolaborasi dalam membangun kota yang maju dan berbudaya.(Red)

Meriahkan HUT Ke 343, Pemkot Gelar Begawi Bandar Lampung 2025 Di Tugu Adipura

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memeriahkan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bandar Lampung Ke-343 Pemerintah Kota Bandar Lampung akan menggelar acara spektakuler.

Wali Kota Bandar Lampung akan menggelar rangkaian HUT ke 343 Kota Bandar Lampung bertajuk “Begawi Bandar Lampung 2025” yang rencananya dilaksanakan pada Minggu, 27 Juli 2025, di bundaran Tugu Adipura.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian perayaan ini adalah upaya pemecahan Rekor MURI Sekubal Terbesar, yakni makanan khas Lampung yang menjadi simbol kuliner tradisional masyarakat Sai Bumi Ruwa Jurai.

Acara ini juga akan diramaikan dengan Festival Masakan Tradisional Lampung dan Jajanan Pasar, yang menghadirkan beragam kuliner khas daerah dari berbagai kecamatan di Kota Bandar Lampung (**).

Palembang Lepas 66 Kontingen KORMI ke FORNAS VIII 2025 NTB, Wakil Walikota Janji Tambah Bonus untuk Peraih Medali

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎‎Suasana haru dan semangat membuncah mengiringi pelepasan kontingen olahraga rekreasi asal Kota Palembang yang akan berlaga dalam ajang Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelepasan resmi dilakukan oleh Wakil Walikota Palembang, H. Prima Salam, pada Jumat, 25 Juli 2025, bertempat di Sekretariat KORMI Palembang, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang.

‎‎Didampingi oleh Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Palembang, Zulfikar Muharromi, Wakil Walikota menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang luar biasa kepada seluruh atlet dan penggiat olahraga yang akan mewakili Palembang di kancah nasional.

‎‎Bonus Istimewa Menanti Peraih Medali

‎‎Dalam sambutannya, Prima Salam menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, terlepas dari hasil menang atau kalah dalam kompetisi. Ia pun menyampaikan komitmen Pemerintah Kota, khususnya melalui tim RDPS (Ratu Dewa Prima Salam), untuk memberikan bonus tambahan bagi para peserta yang berhasil menyumbangkan medali dalam FORNAS VIII.

‎“Soal menang dan kalah itu sudah biasa dalam olahraga. Tapi yang lebih penting adalah semangat sportivitas dan saling memberi motivasi antar peserta. Jika ada yang berhasil meraih medali, selain dari bonus KORMI, kami dari RDPS akan menambahkan bonus lagi,” tegas Prima Salam, disambut tepuk tangan meriah dari peserta.

‎‎Lebih dari sekadar kompetisi, Prima menekankan bahwa FORNAS adalah ajang untuk mempererat semangat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam membangun gaya hidup sehat.

‎‎”Esensi dari olahraga masyarakat adalah kebugaran dan kebahagiaan bersama. Ketika semangat ini tumbuh dari masyarakat, maka olahraga akan menjadi budaya positif dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

‎‎Wisata Bukan Prioritas: Fokus dan Disiplin Jadi Kunci

‎‎Meskipun FORNAS tahun ini digelar di Lombok, NTB, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia, Prima Salam mengingatkan para peserta agar tidak terbuai oleh godaan wisata. Ia menekankan bahwa tugas utama para peserta adalah bertanding dan menjaga nama baik Kota Palembang.

‎‎Dalam momen pelepasan tersebut, Wawako secara simbolis membekali para peserta dengan mukena dan sarung, sebagai bentuk pengingat agar senantiasa menjaga ibadah di tengah padatnya jadwal pertandingan. “Jangan sampai kita lengah dalam hal ibadah, karena itu bagian dari pondasi moral yang penting dalam meraih keberhasilan,” ucapnya.

‎‎KORMI Palembang: Mandiri, Berdedikasi, dan Berbudaya

‎‎Ketua KORMI Kota Palembang, Zulfikar Muharromi, dalam sambutannya menyebutkan bahwa sebanyak 66 penggiat olahraga akan diberangkatkan ke NTB. Mereka berasal dari 18 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang aktif dalam berbagai cabang olahraga rekreasi masyarakat.

‎‎Menurut Zulfikar, keberangkatan kontingen ini merupakan bukti nyata bahwa olahraga masyarakat kini tidak lagi dipandang sebelah mata. “Semangat kemandirian yang ditunjukkan oleh para peserta menjadi refleksi bahwa olahraga masyarakat bukan semata-mata mengejar prestasi, tapi juga mencerminkan partisipasi aktif, dedikasi tinggi, serta kecintaan terhadap olahraga yang telah membudaya di tengah masyarakat,” jelasnya.

‎‎Ia juga mengapresiasi kerja keras semua pihak yang terlibat, termasuk pelatih, pembina, dan relawan yang mendukung penuh keberangkatan kontingen Palembang menuju pentas nasional.(ning)

Pemerintah Kota Bandar Lampung Menyerahkan Mobil Truk Sampah Baru Ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana telah menyerahkan secara langsung 3 unit mobil truk sampah Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang bertempat di halaman kantor Pemkot Bandar Lampung, pada Rabu (23/07/2025).

Dalam sambutannya Wali kota Hj. Eva Dwiana mengatakan, penyerahan truk ini merupakan salah satu bentuk upaya kongkrit Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam meningkatkan efektivitas dan jangkauan pelayanan pengangkutan sampah di seluruh wilayah Kota Bandar Lampung.

Oleh karena itu, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, seperti armada pengangkut sampah hal yang mutlak diperlukan.

Selain itu, Bunda Eva sapaan akrab Wali Kota Bandar Lampung itu juga menekankan pentingnya kinerja para kepala UPT DLH agar bekerja optimal sesuai harapan. Ia menargetkan tidak ada lagi penumpukan sampah di titik-titik tertentu. Bila pun muncul tumpukan, harus segera diatasi dalam waktu maksimal satu jam.

Bunda Eva berharap, dengan adanya tambahan armada truk sampah ini, Dinas Lingkungan Hidup dapat bekerja lebih optimal.

Dalam kegiatan penyerahan Mobil Truk Sampah Baru Ke Dinas Lingkungan Hidup turut hadiri Ka.BKAD, Kadis PU, Kadis Kominfo, Plh.Kadis LH serta Para Ka.UPT Kebersihan, dan Kabag Umum pemerintah kota bandar lampung (*).

Wakil Wali Kota Pagar Alam Buka Musrenbang RPJMD 2025–2029

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha, menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pagar Alam 2025-2029, di Gedung Serbaguna SD Negeri 74, Gunung Gare, Kota Pagar Alam, Selasa (22/07/2025).

Kegiatan ini juga turut dihadiri Forkopimda Kota Pagar Alam, Ketua TP PKK Hera Parianti Ludi, Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Evaluasi Wilayah I Kemendagri (secara daring), Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Pj Sekda, Sekretaris DPRD, Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, Kepala OPD, Kabag, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam, BUMN, BUMN, Ketua PWI, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Pelaku UMKM di Kota Pagar Alam.

Dalam arahannya, Wakil Wali Kota Hj. Bertha  menjelaskan bahwa musrenbang RPJMD ini merupakan bentuk nyata dari pendekatan perencanaan partisipatif, sesuai dengan amanat Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.

“RPJMD yang kita gelar ini lebih dari sekedar dokumen perencanaan, namun merupakan wujud komitmen kita untuk menjalankan visi dan misi yang telah disampaikan kepada masyarakat, yakni Mewujudkan Pagar Alam SeRaME (Sejuk Kotanya, Ramah Penduduknya, Merakyat dan Amanah Pemimpinnya) Menuju Pagar Alam Sejahtera,” ucap Wakil Wali Kota.

Wakil Wali Kota menuturkan, Musrenbang ini juga menjadi forum strategis sebagai komitmen bersama untuk merumuskan arah pembangunan Kota Pagar Alam selama 5 tahun kedepan.

“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, kita akan mampu merumuskan rpjmd yang visioner dan dapat membawa kemajuan kota Pagar Alam menuju masa depan yang sejahtera,” lanjut Wakil Wali Kota.

“Semoga, musrenbang RPJMD ini dapat terlaksana dengan baik dan menghasilkan program kegiatan yang nyata, transparansi, akuntabel, efektif dan efisien untuk mensejahterakan masyarakat kota Pagar Alam,” pungkas Wakil Wali Kota.(Rep)

Lomba Karaoke TP PKK Jadi Momentum Perkuat Soliditas dan Peran Keluarga dalam Pembangunan Kota

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Peran Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga kembali ditegaskan dalam sambutan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat membuka kegiatan Lomba Karaoke Pembina dan Ketua TP PKK Kelurahan se-Kota Tangerang, di Gedung Nyimas Melati, Selasa (22/07/2025).

Dalam kesempatan tersebut, wali kota memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, sembari berharap kegiatan tersebut dapat menjadi penguat soliditas dan semangat kebersamaan di lingkungan TP PKK.

“Tentunya, selain sebagai ajang menyalurkan bakat dan hobi, kegiatan seperti ini penting untuk menciptakan rasa kebersamaan yang semakin kuat. Dengan begitu, TP PKK Kota Tangerang akan tetap solid dan kompak dalam menjalankan perannya,” ujar Sachrudin.

Wali Kota Sachrudin, juga menambahkan, bahwa kebersamaan dan kesatuan menjadi fondasi agar berbagai program pemberdayaan keluarga yang dijalankan TP PKK dapat terlaksana secara efektif dan menyentuh langsung masyarakat.

“Dalam membangun kota, kita tidak bisa bergerak sendiri. Perlu proses dan kebersamaan, dan semuanya dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sachrudin mengingatkan, TP PKK juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan, melalui program-program yang mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dari tingkat keluarga.

“Peran TP PKK bukan hanya sebatas menjalankan program, tapi juga sebagai penyuluh, motivator, sekaligus penggerak yang menjembatani kebutuhan masyarakat. Itu adalah kontribusi nyata dalam pembangunan kota,” katanya.

Di akhir sambutannya, wali kota, berpesan kepada seluruh kader agar terus berperan aktif di wilayah masing-masing. Tidak hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga menjadi fasilitator dan pembina dalam kehidupan sosial masyarakat sehari-hari.

“Mari terus aktif dalam menggerakkan program-program PKK. Jadilah pelopor perubahan yang menginspirasi keluarga untuk hidup sehat, mandiri, dan berdaya. Karena jika keluarga kuat, maka kota kita akan semakin hebat,” pungkas Sachrudin.(Nan)

Stok Darah Minim, PMI Palembang Jalin Kerja Sama Strategis dengan Alang-Alang Lebar

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Palembang terus memperkuat langkah kemanusiaan melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, PMI menggandeng Kecamatan Alang-Alang Lebar dalam sebuah kerja sama strategis yang ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Senin, 21 Juli 2025. Fokus utama kerja sama ini adalah untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan donor darah secara rutin.

‎‎Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan dukungan penuh atas kolaborasi ini. Dalam sambutannya, Dewi menekankan bahwa kebutuhan darah di Kota Palembang tergolong sangat tinggi dan memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat.

‎‎”Sebagai lembaga kemanusiaan yang bertanggung jawab dalam penyediaan darah yang aman dan berkualitas, PMI tak mungkin bekerja sendiri. Kita sangat bergantung pada para donatur di Kota Palembang. Bayangkan saja, setiap bulan kita membutuhkan sekitar 5.000 hingga 7.000 kantong darah,” ungkap Dewi.

‎‎Dewi juga menyoroti fakta bahwa hingga saat ini, PMI Kota Palembang hanya mampu mengumpulkan sekitar 3.000 hingga 4.000 kantong darah per bulan. Angka tersebut baru memenuhi sekitar 50–60 persen dari total kebutuhan, sehingga kerap kali terjadi kekosongan stok darah di berbagai rumah sakit maupun klinik.

‎‎Kekurangan ini menjadi tantangan besar, mengingat kebutuhan darah tidak hanya datang dari pasien yang menjalani operasi. Pasien penderita anemia berat, talasemia, cuci darah, hingga yang menjalani transfusi rutin juga bergantung pada ketersediaan darah yang memadai.

‎‎“Dalam kegiatan ini, kami menargetkan setidaknya 100 kantong darah yang langsung akan dibawa ke PMI untuk diolah agar aman sebelum disalurkan kepada pasien yang membutuhkan,” ujar Dewi.

‎‎Melalui kerja sama ini, PMI Kota Palembang menaruh harapan besar untuk dapat menjangkau masyarakat di Kecamatan Alang-Alang Lebar secara lebih luas dan menyeluruh. Tak hanya itu, kegiatan serupa juga diharapkan dapat dicontoh oleh kecamatan-kecamatan lain serta instansi pemerintah di Kota Palembang.

‎‎Sinergi lintas sektor ini dianggap sebagai langkah awal yang konkret dalam membangun jaringan solidaritas sosial. Kerja sama ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kuantitas kantong darah yang terkumpul, tetapi juga mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga kemanusiaan seperti PMI.

‎‎Camat Alang-Alang Lebar, Sariyansyah Ismail, menyatakan bahwa kegiatan donor darah di wilayahnya sempat mengalami kevakuman selama satu tahun terakhir. Namun berkat inisiasi kerja sama ini, semangat untuk menyumbangkan darah kembali digelorakan.

‎‎“Kami bersyukur kegiatan ini bisa kita hidupkan kembali. Hari ini semua elemen masyarakat turut serta, mulai dari pegawai kecamatan, ketua RT/RW, hingga pendonor lama. Target hari ini tetap 100 kantong, dan ke depan kami harap kegiatan seperti ini bisa digelar rutin setiap dua bulan,” ujarnya.

‎‎Lebih lanjut, Sariyansyah mengungkapkan bahwa pihaknya juga memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai alat monitoring kebutuhan darah. Salah satunya dengan bergabung dalam grup WhatsApp PMI yang khusus menangani wilayah Kecamatan Alang-Alang Lebar.

‎‎” Dari grup tersebut, kami bisa langsung tahu jika ada permintaan golongan darah tertentu. Jadi kami bisa segera bergerak dan berkoordinasi untuk mencarikan pendonor,” tutup Sariyansyah. (Ning)