Bandar Lampung Pertahankan Predikat KLA Nindya 2025, Bukti Konsistensi Kota Ramah Anak

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Bandar Lampung di bawah kepemimpinan Wali Kota Eva Dwiana kembali mencatat prestasi di tingkat nasional. Pada Jumat (8/8/2025), Kota Bandar Lampung meraih penghargaan Kota Layak Anak (KLA) 2025 kategori Nindya.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi, kepada Wali Kota Eva Dwiana di Auditorium KH. M. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat.

“Alhamdulillah, Kota Bandar Lampung bisa terus mempertahankan predikat sebagai Kota Layak Anak. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Bunda untuk terus bekerja menjamin hak-hak anak,” ujar Eva Dwiana.

Bunda Eva, sapaan akrab Wali Kota, menjelaskan bahwa berbagai program pro anak dan perempuan telah dilaksanakan, di antaranya pelatihan dan pendampingan UMKM bagi perempuan, layanan bantuan hukum gratis bagi anak dan perempuan, serta pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Bunda berkomitmen, semua anak di Bandar Lampung mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan gratis,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bandar Lampung menegaskan komitmennya menjadikan Kota Tapis Berseri tidak hanya sebagai Smart City, tetapi juga sebagai kota ramah anak yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Walikota Tri Adhianto Hadiri Grebek K3 Taman Danau Duta

BEKASI -(deklarasinews.com)- Walikota Bekasi Dr Tri Adhianto Tjahyono bersama Wiwiek Hargono memimpin Apel gabungan yang dampingin Lurah Warjan Harapan Baru, Camat Sumpono Brama Bekasi Utara, Kadis Yudi Lingkungan Hidup, Kabid Budi lingkungan Hidup, Kepala UPTD Dedi Bekasi Utara, RT / RW, Karang Taruna, Limas, Bimaspol, Babinsa, Taman Duta Bekasi Utara Rt. 001 / 014 Kel. Harapan Baru Kec. Bekasi Utara, Jumat dini hari (8/8/25)

“Seluruh anggota masing – masing dikerahkan untuk bersih – bersih di Taman Danau Duta, agar wilayah taman ini semakin bersih dan indah untuk tempat parawisata, terutama tempat kuliner berjualan selalu tertib serta menjaga kebersihan lingkungan taman duta,”Bahkan Danau Duta terlihat jelas bersih tidak ada lagi buang sampah sembarangan dekat danau,”Lanjut

RT & RW serta karang taruna bekasi utara saling kompak bersinergi Uptd LH Bekasi Utara, Lurah Harapan Baru, Camat Bekasi Utara, Limas, Bimaspol, Babinsa, untuk bersama – sama saling menjaga lingkungan Taman Danau Duta, agar wilayah bekasi utara akan terkenal tempat wisatanya.

“Tri Adhianto menerangkan, Taman Danau Duta ini marilah kita bersama – sama untuk saling berkerja sama dan menjaga kebersihan di tempat lingkungan taman duta agar wilayah taman duta akan semakin maju dan banyak pengunjungnya dari berbagai wilayah, jadikan taman duta untuk tempat wisata nomer satu di bekasi utara,”Tegasnya

Walikota Tri menghimbau agar masyarakat kota bekasi kita bersama – sama saling membangun kota bekasi semakin maju untuk kita bersama, terutama tempat – tempat wisata yang ada di kota bekasi, kita bangun dan kita jadikan untuk tempat parawisata.”Tutup (Ronald)

Aksi Ratusan Aktivis di Kantor Wali Kota Palembang Soroti Proyek Mangkrak dan Penyalahgunaan Anggaran

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ratusan massa Aksi dari Gabungan Aktivis Sumsel Menggugat (GASM) melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Wali Kota Palembang, Jumat (8/8/2025). aksi di dukung oleh beberapa Organisasi ternama di Sumsel yaitu : FAAMSS, SCW, NCW,JPBI, A2KI, AKSI (Aktivis Anti korupsi Indonesia), DPP Srigala Indonesia, KAMI (Koalisi Aktivis Muda Indonesia), GG MAGZ.

‎Mereka mendesak pemerintah kota mengambil langkah tegas terhadap pejabat Dinas PUPR yang diduga terlibat masalah pada proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan kegiatan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA).

‎Aksi tersebut dipimpin oleh sejumlah Koordinator Aksi seperti Yogi Bob, Nuris Bob, Maulana AHA, Bang Ben, Anas, dan Rizki. Dalam orasinya, para aktivis menyatakan bahwa pelaksanaan proyek IPAL dan PSDA sejak 2012 hingga 2024 tidak memberikan manfaat optimal, bahkan menimbulkan dampak buruk bagi warga.

‎Menurut GASM, terdapat indikasi penyimpangan serius, mulai dari lemahnya pengawasan, dugaan manipulasi proses lelang, hingga praktik korupsi. Tiga pejabat Dinas PUPR yang disorot adalah M (Kabid PSDA), Y (Kasi IPAL), dan AA (PPK IPAL).

‎Selain dugaan penyalahgunaan anggaran, massa juga menyoroti perlakuan tidak adil terhadap Pegawai Harian Lepas (PHL) di kedua unit tersebut. Jam kerja mereka dipangkas dari enam menjadi lima hari tanpa kompensasi, sehingga mengurangi pendapatan mereka.

‎GASM menilai tindakan-tindakan tersebut berpotensi melanggar sejumlah aturan, di antaranya:

– ‎UU No. 31 Tahun 1999 junto UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

– ‎UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik

– ‎Perpres No. 12 Tahun 2021 mengenai Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

– UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

‎Mereka juga menyoroti kondisi fisik proyek yang bermasalah, seperti di kawasan Rusun Jl. Sekayu dan Bukit Lama, di mana proyek terbengkalai, sambungan listrik belum tersedia, dan mengakibatkan kemacetan serta genangan air.

‎Dalam aksinya, GASM menyampaikan empat tuntutan utama:

  1. Menonaktifkan Kabid PSDA, Kasi IPAL, dan PPK IPAL.
  2. ‎Meminta Kejati Sumsel menyelidiki dugaan korupsi, gratifikasi, dan kecurangan tender.
  3. ‎Melakukan audit forensik terhadap anggaran proyek tahun 2022–2024.
  4. ‎Membuka dokumen proyek kepada publik, termasuk kontrak, RAB, dan laporan pekerjaan.

‎Pemerintah Kota melalui Asisten Staf Ahli Wali Kota, M. Hadsarudin Hadjar, menyatakan siap menyampaikan aspirasi massa kepada Wali Kota Palembang. Ia menegaskan, semua poin tuntutan akan diteruskan secara resmi.

‎ “Kami siap menyampaikan seluruh aspirasi dan tuntutan ini kepada Wali Kota Palembang, dan semua poinnya akan diteruskan secara resmi.” pungkasnya

‎Yogi BOB selaku Koordinator GASM menegaskan, jika tidak ada langkah konkret dalam waktu satu minggu, pihaknya akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih besar, bahkan membawa permasalahan ini ke Kejaksaan Tinggi Sumsel.

‎”Jika dalam waktu satu minggu tidak ada langkah konkret, kami akan kembali turun dengan massa yang lebih besar, bahkan membawa permasalahan ini ke Kejaksaan Tinggi Sumsel.” ujar BOB. (Rls/Ags).

Gerbong ‘Serame’ Mulai Bergoyang Tidak ada Jual Beli Jabatan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Gerbong  Pemerintahan kota Pagaralam mulai bergerak. Dan hari ini. Jum’at (08/08/2025) Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah melantik 60 Pejabat di lingkungan  Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam, yang terdiri dari 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 22 Pejabat Administrator dan Pengawas, serta 35 Pejabat Fungsional.

Pelantikan perdana di masa kepemimpinan Wali Kota Ludi Oliansyah dan Wakil Wali Kota Hj. Bertha ini, dilaksanakan di Gedung Serbaguna SD Negeri 74 Gunung Gare, pada Jum’at petang (08/08/2025).

Wali Kota Ludi Oliansyah menegaskan, bahwa mutasi dan rotasi ini dipandang perlu karena merupakan kebutuhan organisasi perangkat daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

“Pelantikan hari ini, tentunya sudah melalui mekanisme yang berlaku seperti uji kompetensi dan job fit, serta saya tegaskan di kepemimpinan Ludi dan Bertha, tidak ada jual beli jabatan, yang terpenting tingkatkan prestasi dalam bekerja,” tegas Wali Kota.

Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, juga berpesan kepada pejabat yang baru dilantik, hendaknya benar-benar mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan hati, penuh keseriusan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Saya ucapkan selamat bagi para pejabat yang baru dilantik semoga dapat bekerja dengan baik, jujur, kreatif dan bertanggung jawab. Saya yakin dan percaya bahwa Saudara-saudara akan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh pemerintah dengan sebaik-baiknya,” pesan Wali Kota.(Rep)

Zaily Oktosab Fitri Abidin Jabat Pj. Sekda Pagaralam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah melantik Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Zaily Oktosab Fitri Abidin, menjadi Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam, bertempat di Ruang Rapat Besemah Due, Kantor Wali Kota Pagar Alam, pada Jum’at pagi (08/08/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menjelaskan bahwa pelantikan Pj Sekda yang baru ini sudah melalui proses yang sesuai perundang-undangan yang berlaku.

“Penetapan jabatan ini menjadi suatu hal yang biasa di sistem pemerintahan, begitupun jabatan yang saya emban, itu hanya bersifat sementara,  jadi saya ingin kita tetap solid, bergandeng tangan, membangun kota Pagar Alam yang sama-sama kita cintai ini,” ucap Wali Kota.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menegaskan bahwa dalam pelantikan ini tidak ada jual beli jabatan.

“Karena aku haramkan jual beli jabatan, tunjukkanlah kinerja kalian, karena kalian mempunyai kesempatan yang sama dalam sebuah jabatan,” tegas Wali Kota.

Wali Kota juga menerangkan bahwa Pj Sekda masih banyak PR, untuk itu Wali Kota mengajak semua pihak untuk terus berkoordinasi, menjalin silaturahmi, meningkatkan sinergi dan kolaborasi untuk bersama-sama membangun Kota Pagar Alam.

“Ayo kita bangun kota Pagar Alam ini dengan ikhlas dan bekerja dengan hati,” ajak Wali Kota.

Pelantikan ini turut dihadiri Forkopimda Pagar Alam, Asisten, Staf Ahli Wali Kota, Ketua TP PKK, Seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.(Rep)

Tingkatkan Kemampuan dan Kompetensi, 40 Pelaku UMKM Pagaralam Ikuti Pelatihan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pagar Alam Dahnial Nasution membuka Pelatihan Peningkatan Pemahaman dan Kompetensi Kewirausahaan bagi UMKM di Kota Pagar Alam tahun 2025, bertempat di Rumah Makan Lagenda, Pagar Jaya, Kota Pagar Alam, Kamis (07/08/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh 40 pelaku UMKM ini diselenggarakan selama 3 hari, dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan kompetensi bagi pelaku UMKM dan memacu semangat UMKM untuk memunculkan inovasi terbaru serta sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pagar Alam.

Dalam sambutannya, Pj Sekda Dahnial Nasution menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Perindagkop dan UMKM Kota Pagar Alam.

“ini merupakan peluang bagi kita sebagai daerah tujuan wisata di Sumatera Selatan, dengan ramainya wisatawan yang datang, kita manfaatkan dengan menjajakan berbagai produk UMKM yang ada di Kota Pagar Alam,” ujar Pj Sekda.

Disamping itu, Pj Sekda juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan teknologi yang ada di zaman modern ini untuk mengembangkan UMKM.

“Ikutilah kegiatan ini dengan serius, sampai dengan selesai, dan semoga dapat mencapai tujuan dari kegiatan ini, yakni meningkatkan kompetensi Pelaku UMKM, sehingga UMKM lebih berkembang dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat Kota Pagar Alam,” Pungkas Pj Sekda.

Pembukaan kegiatan ini turut dihadiri Plt. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pagar Alam, Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM dan Narasumber dari Dinas Perdagangan Provinsi Sumatera Selatan.(Rep)

Pemkot Pagaralam Studi Tiru ke Kabupaten Sidrap Kembangkan Ayam Petelur

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha dan Staf Ahli TP PKK Pagar Alam Deddy Suryadi Lagoan, memimpin tim Pemkot Pagar Alam yang terdiri dari Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, serta Dinas Pertanian, melaksanakan kunjungan kerja studi tiru ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (04/08/2025).

Kedatangan tim Pemkot Pagar Alam ini disambut oleh Wakil Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Nurkanaah, SH.,M.Si, didampingi OPD terkait Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap.

Wawako Hj. Bertha dalam sambutannya menjelaskan maksud kedatangan tim Pemkot Pagar Alam ini adalah untuk mempelajari tata kelola yang dilakukan Kabupaten Sidrap hingga dapat dikenal sebagai sentra produksi telur ayam ras terbesar di Indonesia wilayah Timur, bahkan menjadi penopang kebutuhan pangan protein hewani di wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga Papua.

“Kunjungan kami hari ini bertujuan untuk belajar langsung dan meniru praktik baik yang telah diterapkan di Kabupaten Sidrap, khususnya dalam hal pengembangan skala usaha peternakan ayam petelur, efisiensi produksi dan sistem manajemen kandang, distribusi hasil produksi yang terintegrasi dan efisien, serta upaya menjaga stabilitas harga dan pasokan telur di tingkat lokal maupun regional,” jelas Wawako.

Wawako berharap melalui kunjungan kerja ini dapat memberikan manfaat konkret bagi pengembangan sektor peternakan dan ketahanan pangan di Kota Pagar Alam, serta menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara kedua daerah yang sama-sama memiliki potensi besar dalam bidang pangan.(Rep)

Seko Jakarta Utara Fredy Setiawan Pimpin Apel Pagi Pegawai

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Utara, Fredy Setiawan menyampaikan bahwa tujuan hidup paling mendasar adalah memperoleh kebahagiaan dunia dan akhirat. Hal tersebut disampaikannya ketika memimpin apel pagi pegawai di Halaman Plaza Barat, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara, Senin (4/8).

Dalam arahannya, Fredy juga mengulas tentang prinsip agar hidup bahagia. “Ti dak perlu membandingkan diri kita dengan orang lain, menyatu dengan alam, selalu berbuat baik, dan jangan pernah mengambil hak orang lain,” pesannya.

Dengan mengedepankan hal itu maka segala sesuatunya akan diberkahi dan dimudahkan. “Selamat bekerja dan tetap bersemangat,” tutur Fredy kepada seluruh ASN Jakarta Utara.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat akan melaksanakan penilaian Adipura sehingga harus tetap semangat dalam mengelola kebersihan. “Ada atau tidaknya penilaian Adipura harus tetap konsisten menjaga kebersihan. Bersama-sama mewujudkan wilayah Jakarta Utara agar tetap bersih, teratur, dan nyaman,” tutupnya. (WBO)

Program Bantuan Hukum Gratis di Palembang: Warga Kini Tak Perlu Takut Cari Keadilan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat kecil. Salah satu upaya nyatanya adalah dengan meluncurkan program Bantuan Hukum Gratis yang kini mulai digencarkan sosialisasinya di setiap kecamatan.

‎‎Sosialisasi terbaru berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukarami, Jalan Kebun Bunga Km 9, Senin (4/8/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Sukarami, Muhammad Fadly, yang didampingi oleh Sekretaris Camat, Muhammad Eriardi. Hadirnya dua pejabat penting ini menunjukkan betapa seriusnya program ini dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

‎‎Lanjutan Program Prioritas Wali Kota Palembang

‎‎Dalam sambutannya, Camat Sukarami Muhammad Fadly menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan tindak lanjut langsung dari program kerja Wali Kota Palembang, H. Ratu Dewa, dan Wakil Wali Kota, H. Prima Salam. Pasangan pemimpin kota ini mencanangkan program Bantuan Hukum Gratis sebagai salah satu bentuk keberpihakan terhadap masyarakat dalam mendapatkan keadilan tanpa hambatan ekonomi.

‎‎“Warga Palembang, khususnya yang berdomisili di Kecamatan Sukarami, dipersilakan datang langsung ke kantor kami apabila memiliki permasalahan hukum. Pelayanan ini diberikan secara gratis, tanpa dipungut biaya apapun,” tegas Fadly.

‎‎Program ini menyasar seluruh warga Palembang tanpa memandang latar belakang, pekerjaan, atau status sosial. Artinya, siapa saja yang memiliki KTP Palembang dan membutuhkan pendampingan hukum, baik dalam kasus perdata maupun pidana, berhak mendapatkan layanan ini.

‎‎“Kami ingin menumbuhkan budaya hukum yang sehat di tengah masyarakat. Jangan lagi takut atau ragu mencari keadilan. Negara hadir melalui program ini untuk mendampingi rakyat,” tambahnya.

‎‎Pojok Konsultasi Hukum Gratis Akan Hadir di 107 Titik

‎‎Mendukung pernyataan Camat, Sekretaris Camat Sukarami, Muhammad Eriardi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian integral dari visi besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang dalam mewujudkan Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera, dan Palembang Peduli.

‎‎“Wali Kota Palembang, melalui program ini, menunjukkan kepeduliannya terhadap rakyat. Kami akan menyediakan ruang khusus bernama Pojok Konsultasi Hukum Gratis di setiap kecamatan, bahkan hingga ke tingkat kelurahan,” ungkap Eriardi.

‎‎Menurutnya, targetnya adalah menghadirkan sebanyak 107 unit pojok hukum yang tersebar di seluruh wilayah Kota Palembang. Hal ini bertujuan agar masyarakat lebih mudah mengakses informasi dan layanan hukum tanpa perlu menempuh perjalanan jauh atau terbebani biaya konsultasi.

‎‎“Penegakan hukum merupakan pilar penting dalam mewujudkan keadilan. dan keadilan itu sendiri adalah benteng perlindungan bagi masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas Eriardi.

‎‎Pelayanan Tanpa Syarat Khusus

‎‎Salah satu keunggulan dari program Bantuan Hukum Gratis ini adalah kemudahannya. Warga hanya perlu membawa identitas diri berupa KTP yang menunjukkan domisili di Palembang. Tidak ada persyaratan berbelit atau pembuktian kemampuan finansial.

‎‎Program ini juga didukung oleh para pengacara profesional yang akan bertugas memberikan konsultasi, pendampingan, bahkan advokasi hukum apabila dibutuhkan. Ini menjadi solusi nyata di tengah keterbatasan masyarakat dalam menghadapi kasus-kasus hukum yang seringkali rumit dan menakutkan bagi orang awam.

‎‎Harapan Terhadap Budaya Hukum yang Lebih Baik

‎‎Dengan hadirnya program ini, pemerintah berharap terciptanya masyarakat yang lebih sadar hukum, berani memperjuangkan haknya, dan menjadikan hukum sebagai jalan utama dalam menyelesaikan konflik.

‎‎“Seringkali masyarakat kecil tidak tahu harus ke mana saat menghadapi persoalan hukum. Dengan adanya pojok konsultasi ini, kami ingin mereka tidak merasa sendiri lagi,” pungkas Camat Fadly. (Ning)

 

Sambut HUT ke-80 RI, Pemkot Pagar Alam Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam menggelar rapat persiapan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2025.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah dan diikuti oleh seluruh jajaran Pemkot Pagar Alam, bertempat di Ruang Rapat Besemah I, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Senin (04/08/2025).

Adapun kegiatan yang dibahas dalam rapat ini antara lain, persiapan lomba baris-berbaris, pawai pembangunan, kejuaraan Wali Kota Cup, panjat pinang, malam renungan suci, pelaksanaan upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025, anjangsana ke Panti Asuhan dan malam kenegaraan.

Dalam arahannya, Wali Kota Ludi Oliansyah mengajak seluruh pihak untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dalam mensukseskan rangkaian kegiatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025.

“Terkait dengan lomba baris-berbaris dan pawai pembangunan, karena akan menggunakan jalan raya, sehingga dihimbau kepada OPD terkait untuk mencarikan solusi rekayasa lalulintas agar terhindar dari kemacetan, agar aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasanya,” tegas Wali Kota.

“Diharapkan juga kepada seluruh OPD dan pihak yang terkait, agar dapat segera mempersiapkan diri dan menjalankan tugas masing-masing sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan,” pesan Wali Kota.

Diakhir arahannya, Wali Kota juga menginstruksikan Camat dan Lurah untuk turun ke lapangan, mengajak masyarakat untuk memasang bendera merah putih di depan rumah masing-masing.(Rep)