Kapolres Pesibar Pimpin Pengamanan VVIP Saat Kunjungan Presiden RI Di Pesisir Barat

PESIBAR -(deklarasinews.com)– Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana, S.I.K., M.M., memimpin langsung kegiatan pengamanan VVIP dalam rangka kunjungan Presiden Republik Indonesia, Jendral TNI (purn) H. Prabowo Subianto, ke Kabupaten Pesisir Barat pada Rabu, 10 Juni 2026.

Kunjungan Presiden RI tersebut dilaksanakan dalam rangka meresmikan RSUD KH. M. Thohir yang berlokasi di Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Kehadiran Presiden menjadi momentum penting bagi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah Kabupaten Pesisir Barat.

Kapolres Pesisir Barat AKBP Bestiana menyampaikan bahwa Polres Pesisir Barat telah mempersiapkan metode pengamanan secara matang guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Presiden Republik Indonesia dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

“Polres Pesisir Barat telah menyiapkan personel dan strategi pengamanan yang optimal untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden RI di Kabupaten Pesisir Barat,” ujar AKBP Bestiana.

Untuk medukung kegiatan pelaksanaan pengamanan VVIP tersebut, Polres Pesisir Barat menerjunkan sebanyak 139 personel yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis guna mengamankan seluruh rangkaian kegiatan peresmian RSUD KH. M. Thohir.

Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI, instansi terkait, dan unsur pengamanan lainnya, hingga seluruh rangkaian kegiatan kunjungan Presiden RI dan peresmian RSUD KH. M. Thohir berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, serta terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, nyaman dan terkendali di wilayah hukum Polres Pesisir Barat.

Kapolres Pesisir Barat berharap keberhasilan pengamanan ini dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri serta memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Pesisir Barat.

“Diharapkan dengan terlaksananya pengamanan secara maksimal, seluruh kegiatan kenegaraan maupun kegiatan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif sehingga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah serta pelayanan kepada masyarakat,” tutup AKBP Bestiana.(Arnandes)

Pangdam XXI/RI Memimpin Sidang Pemilihan Penerimaan CABA PK TNI AD Gel. II TA. 2026 TK Subpanpus Kodam XXI/RI

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han), memimpin Sidang Pemilihan Penerimaan Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 TK Subpanpus Kodam XXI/RI di Serambi Kehormatan Yonif 143/TWEJ, Natar, Lampung Selatan, Selasa (9/6/2026). Sidang ini menjadi tahapan penting dalam menjaring calon prajurit terbaik yang akan memperkuat jajaran TNI Angkatan Darat.

Dalam pelaksanaan sidang tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten selaku Ketua Sidang didampingi oleh Kolonel Kav Susanto Dwi Asmara sebagai Wakil Ketua Sidang. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi yang dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel guna memperoleh calon Bintara Prajurit Karier yang berkualitas serta siap mendukung tugas-tugas TNI AD, khususnya pada satuan teritorial pembangunan.

Pada kesempatan itu, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan sekretariat yang telah bekerja dengan baik dalam menyelenggarakan rangkaian seleksi sesuai ketentuan dan prosedur yang berlaku. Ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pelaksanaan seleksi agar semakin baik pada penerimaan berikutnya.

Kepada 352 peserta yang telah mengikuti seluruh tahapan seleksi dan akan menerima pengumuman hasil pada 12 Juni 2026 mendatang, Pangdam berpesan agar menyikapi hasil seleksi dengan bijak. Bagi peserta yang dinyatakan lulus, ia mengingatkan agar tidak berlebihan dalam merayakan keberhasilan dan tetap mempersiapkan diri untuk menghadapi pendidikan militer.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Pangdam berharap agar tidak berkecil hati dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan serta mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan berikutnya.

Melalui proses seleksi yang ketat dan profesional, TNI AD berkomitmen menghadirkan prajurit-prajurit terbaik yang memiliki integritas, kemampuan, serta dedikasi tinggi dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.(Red)

Aksi Kemanusiaan Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Morowali Gelar Donor Darah

MOROWALI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Morowali menggelar kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H.,S.I.K.,M.H., yang didampingi oleh Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Raka Arya Wiyasa, S.H. dilaksanakan dengan melibatkan beberapa instansi, mulai dari personel Polres Morowali, personel Batalyon C Pelopor Satbrimobda Sulawesi Tengah, personel Kodim 1311/Morowali, Personel Satuan Polisi Pamong Praja, hingga Bhayangkari.

Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu rangkaian bakti kesehatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Melalui kegiatan tersebut, Polres Morowali berupaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah di fasilitas kesehatan sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan.

Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, SH.,S.I.K.,M.H. menyampaikan bahwa donor darah merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata yang dapat diberikan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana memperkuat rasa solidaritas dan kepedulian.

“Setetes darah yang disumbangkan sangat berarti bagi keselamatan dan kehidupan orang lain. Melalui kegiatan donor darah ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam semangat kemanusiaan,” ujarnya.

Partisipasi aktif peserta donor darah menunjukkan kuatnya sinergitas dan kebersamaan dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak positif bagi sesama. Tutupnya

Rpdm

Polda Lampung Siapkan 686 Personel Amankan Kunker Presiden Prabowo di Lampung

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Polda Lampung menyiapkan pengamanan menyeluruh dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, beserta para menteri dan rombongan ke Provinsi Lampung, Rabu (10/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden dijadwalkan meresmikan sekaligus meninjau fasilitas layanan kesehatan di Kabupaten Pesisir Barat. Agenda tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Usai melaksanakan kegiatan di Pesisir Barat, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) yang digelar di Hotel Novotel, Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, Polda Lampung telah menyiapkan pola pengamanan terpadu guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Presiden RI berlangsung aman, tertib, dan lancar.

“Polda Lampung bersama seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden RI di Provinsi Lampung,” kata Yuni, Rabu (10/6/2026).

Untuk mendukung pengamanan tersebut, sebanyak 686 personel diterjunkan. Personel itu terdiri dari unsur Polda Lampung dan jajaran kewilayahan yang terlibat dalam pengamanan VVIP Presiden RI.

Adapun kekuatan personel dari Polda Lampung sebanyak 319 personel, yang terdiri dari unsur staf pengendali pengamanan, satuan tugas pengamanan wilayah, Ditsamapta, Ditlantas, Satbrimob, hingga Biddokkes.

Sementara itu, personel dari jajaran kewilayahan yang dilibatkan dalam pengamanan berjumlah 367 personel, terdiri dari 267 personel Polresta Bandar Lampung, 3 personel Polres Lampung Selatan, dan 97 personel Polres Pesisir Barat.

“Seluruh personel yang terlibat telah diberikan arahan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pelaksanaan pengamanan dapat berjalan optimal,” ujar Yuni.

Yuni menjelaskan, pola pengamanan dilaksanakan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan langkah deteksi dini, pengamanan preventif, serta kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.

“Pengamanan dilaksanakan secara terbuka maupun tertutup sesuai standar operasional pengamanan VVIP. Seluruh personel juga dituntut untuk bertindak profesional, humanis, dan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Menurut Yuni, keberhasilan pengamanan kunjungan Presiden tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat keamanan, tetapi juga dukungan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, penyelenggara kegiatan, serta partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menyukseskan agenda kenegaraan ini,” tuturnya.

Polda Lampung berharap seluruh rangkaian kunjungan Presiden RI di Provinsi Lampung dapat berjalan aman dan lancar sehingga agenda pemerintahan maupun pembangunan yang dibawa dapat terlaksana dengan baik.

Di akhir, Yuni mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, serta mematuhi arahan petugas selama berlangsungnya kegiatan Presiden RI di Lampung.

“Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Apabila terdapat pengaturan maupun rekayasa arus lalu lintas di sejumlah lokasi, kami berharap masyarakat dapat memahami dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan demi kelancaran kegiatan serta keselamatan bersama,” pungkasnya.

Polda Sumsel Musnahkan Narkoba Senilai Rp2,2 Miliar, 34 Ribu Jiwa Berhasil Diselamatkan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Upaya penyelamatan generasi muda dari ancaman narkotika kembali dibuktikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel. Sebanyak 34.252 jiwa diperkirakan berhasil diselamatkan setelah Ditresnarkoba Polda Sumsel memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 25 kasus peredaran gelap narkoba di berbagai wilayah Sumatera Selatan.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilaksanakan di Lobby Gedung Ditresnarkoba Polda Sumsel, Selasa (9/6/2026), dan dipimpin Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel dengan disaksikan perwakilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Bidang Laboratorium Forensik Polda Sumsel, Direktorat Tahti, Bidang Propam, Bidang Humas, penasihat hukum, serta pihak terkait lainnya.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan jaringan peredaran narkotika yang melibatkan 37 tersangka dari berbagai daerah di Sumatera Selatan, meliputi Kota Palembang, Prabumulih, Musi Rawas Utara, Musi Banyuasin, Banyuasin, Lubuklinggau, Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, hingga Muara Enim.

Adapun barang bukti yang dimusnahkan setelah disisihkan untuk kebutuhan pembuktian di persidangan dan pemeriksaan laboratorium terdiri dari 2.973,41 gram sabu, 1.054 butir ekstasi, 142 mililiter etomidate, serta 167,91 mililiter sinte.

Selain berpotensi merusak puluhan ribu jiwa, barang bukti yang berhasil diamankan tersebut memiliki nilai ekonomis yang diperkirakan mencapai Rp2.294.108.000.

Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian penting dari proses penegakan hukum yang transparan sekaligus bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat atas setiap perkara yang berhasil diungkap.

«”Setiap gram narkotika yang berhasil kami sita dan musnahkan berarti ada masyarakat yang berhasil kami lindungi dari dampak penyalahgunaan narkoba. Ini bukan hanya tentang penindakan hukum, tetapi tentang menyelamatkan masa depan generasi muda dan menjaga ketahanan sosial masyarakat Sumatera Selatan,” tegasnya.»

Menurutnya, peredaran gelap narkotika masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak kesehatan, menghancurkan masa depan keluarga, serta memicu berbagai tindak kriminal lainnya. Karena itu, Ditresnarkoba Polda Sumsel akan terus memperkuat upaya penegakan hukum, pemetaan jaringan, dan pencegahan secara berkelanjutan.

Proses pemusnahan dilakukan dengan prosedur yang ketat dan akuntabel. Barang bukti dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur cairan hingga tidak dapat digunakan kembali, disaksikan langsung seluruh pihak yang hadir serta dituangkan dalam berita acara resmi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan barang bukti tersebut menunjukkan komitmen jajaran Polda Sumsel dalam menjaga masyarakat dari ancaman narkotika yang semakin kompleks.

«”Pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan oleh aparat penegak hukum semata. Dibutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk berani melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas peredaran narkotika di lingkungan masing-masing. Setiap informasi yang diberikan sangat berarti dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.»

Polda Sumsel menegaskan akan terus meningkatkan langkah pencegahan dan penindakan terhadap seluruh jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Selatan. Di sisi lain, edukasi dan partisipasi masyarakat tetap menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. (Rls/Ags).

Kodim 0410/KBL Antar Serka Septianto ke Peristirahatan Terakhir, Jiwa Korsa TNI Menguat di Tengah Duka

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- 10 Juni 2026, Rasa duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0410/Kota Bandar Lampung (KBL) atas berpulangnya Serka Septianto bin Muhammad Bacrin, seorang prajurit yang mengabdi hingga akhir hayatnya. Di tengah kesedihan, soliditas dan kepedulian TNI AD, khususnya jajaran Kodim 0410/KBL dan Koramil 410-04/Tanjung Karang Timur (TKT), begitu terasa. Babinsa Kelurahan Way Kandis, Serma Agus Raharjo, tampil sebagai garda terdepan dalam memastikan seluruh proses penghormatan terakhir berjalan dengan hormat, tertib, dan penuh kehangatan kemanusiaan. (9/6/2026)

Pada Selasa, pukul 17.00 WIB, Serma Agus Raharjo memimpin langsung monitoring kedatangan jenazah almarhum di rumah duka yang beralamat di Jalan Tirtaria Gang Melati 6, Kelurahan Way Kandis, Kecamatan Tanjung Senang. Kehadirannya bukan sekadar tugas, melainkan bentuk nyata jiwa korsa dan empati seorang babinsa kepada keluarga sejawat. Almarhum Serka Septianto mengembuskan napas terakhir pada pukul 15.35 WIB di RS DKT Bandar Lampung akibat sakit. Ia meninggalkan seorang istri, Agustini Evriani, serta tiga anak: Cevin Dimas Anugrah, Naila Safitri Ramadhani, dan Afiqah Putri Kurnia.

Suasana haru menyelimuti lokasi saat rombongan keluarga dan prajurit tiba. Tidak hanya Serma Agus, sejumlah perwira tinggi dan menengah Kodim 0410/KBL serta jajaran Korem 043/Gatam turut hadir memberikan penghormatan terakhir. Mereka yang tampak hadir antara lain:

  • Kolonel Inf M. Sofrianes Salam, S.Ag., M.Han. (Kasiter Korem 043/Gatam),
  • Mayor Cke Yudi Nugroho (Danramil 410-06/Kedaton) beserta istri,
  • Kapten Inf Yuli Sitorus (Wadanramil 410-04/TKT),
  • Seluruh Babinsa se-Kecamatan Tanjung Senang,
  • Anggota Koramil 410-06/Kedaton dan Koramil 410-04/TKT,
  • Keluarga besar almarhum, serta masyarakat Gang Melati 6.

Satu per satu mereka memberikan penghormatan, menguatkan keluarga yang ditinggalkan, dan menunjukkan bahwa seorang prajurit tidak pernah berjuang sendirian – baik saat hidup maupun saat berpulang.

Puncak rangkaian duka cita adalah prosesi Pemakaman Militer yang digelar pada pukul 21.50 WIB di TPU Graha Abadi, Jalan Tirtaria ujung, Kelurahan Way Kandis. Dengan protokol militer yang khidmat, jenazah Serka Septianto disemayamkan secara layak sebagai pahlawan kecil yang telah mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara. Para anggota Kodim 0410/KBL yang dipimpin langsung oleh para perwira, bersama Babinsa Serma Agus Raharjo, mengiringi langkah terakhir almarhum dengan hormat dan isak haru yang tertahan.

Komandan Kodim 0410/KBL melalui laporan yang diterima dari Pa Jaga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran, terutama Babinsa Serma Agus Raharjo, yang telah sigap menjalankan tugas pendampingan dan monitoring secara profesional. “Ini adalah wujud nyata bahwa prajurit Kodim 0410/KBL hadir tidak hanya di medan latihan, tetapi juga di sisi keluarga yang berduka. TNI adalah ibu bagi seluruh prajuritnya,” demikian kutipan dari arahan Dandim.

Kegiatan yang berlangsung hingga larut malam ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai “Radin Inten” – yang berarti cahaya yang terang dan tidak pernah padam – benar-benar hidup di setiap dada prajurit Kodim 0410/KBL. Kepedulian, kekeluargaan, dan jiwa korsa tetap menyala, menjadi pelita bagi keluarga almarhum di tengah duka.

Selamat jalan, Serka Septianto. Jasamu akan terus dikenang, dan keluarga Anda tidak akan pernah sendiri. TNI hadir untuk mereka.

Pastikan Keamanan Kunjungan Presiden, Gegana Brimob Lampung Sterilisasi Rangkaian Kendaraan

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Personel Detasemen Gegana Satbrimob Polda Lampung melaksanakan sterilisasi (Jibom dan KBRN) terhadap rangkaian kendaraan yang akan digunakan dalam rangka kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di wilayah Lampung. Kegiatan pengamanan ketat ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh sarana transportasi yang digunakan oleh rombongan kepresidenan berada dalam kondisi aman dan bebas dari ancaman bahan berbahaya.

Kegiatan sterilisasi ini berlangsung pada Selasa malam, 9 Juni 2026, bertempat di Markas Denpom II/3 Lampung. Sebanyak 13 personel ahli di bawah pimpinan AKP Mantun Manik dikerahkan dengan membawa perlengkapan khusus deteksi dan proteksi. Proses pemeriksaan dimulai sejak pukul 20.15 WIB dengan menyasar secara mendalam ke setiap sudut 17 unit kendaraan yang terdiri dari tipe Toyota Hiace dan Toyota Innova yang telah disiapkan.

Selama hampir dua jam, tim Jibom melakukan penyisiran mendetail menggunakan alat khusus untuk mendeteksi keberadaan unsur-unsur berbahaya atau bahan peledak. Setelah melalui proses pemeriksaan intensif, seluruh rangkaian kendaraan tersebut dinyatakan steril dan tidak ditemukan benda yang mencurigakan. Hasil pengecekan ini kemudian diserahterimakan secara resmi kepada pihak Denpom II/3 Lampung guna pengamanan lebih lanjut menjelang jadwal kedatangan tamu negara.

Danden Gegana Kompol Sonep menegaskan bahwa prosedur sterilisasi ini merupakan bagian krusial dari Standar Operasional Prosedur pengamanan VVIP demi menjamin keselamatan Presiden. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan dengan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Menurutnya, koordinasi antarunsur pengamanan terus diperkuat agar seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja di Provinsi Lampung dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Ditempat Berbeda Dansat Brimob KBP Yustanto menyampaikan Dengan selesainya tahap sterilisasi tersebut, diharapkan seluruh agenda kunjungan kerja RI 1 di wilayah Lampung dapat terlaksana tanpa kendala keamanan berarti. Satbrimob Polda Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam setiap tugas pengamanan objek vital maupun kunjungan pejabat negara guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Lampung.

Polda Lampung Imbau Pengguna Jalan Tetap Tertib Pasca Kecelakaan Tol Bakter

​LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter), tepatnya di KM 102 Jalur B wilayah hukum Polres Lampung Selatan, Minggu (7/6/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden tersebut melibatkan sebuah Toyota Avanza bernomor polisi BE 1856 ANN dan truk Toyota Colt Diesel bernomor polisi D 8390 XJ.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Toyota Avanza yang dikemudikan Doni Febriano (51) melaju dari arah Terbanggi Besar menuju Bandar Lampung melalui lajur cepat.

Saat berada di KM 102 Jalur B, kendaraan berpindah dari lajur cepat ke lajur lambat dan menabrak bagian belakang truk Colt Diesel yang berada di depannya.

Benturan keras menyebabkan kendaraan Avanza mengalami kerusakan parah dan terbalik di lokasi kejadian. Sementara truk Colt Diesel tetap berada di jalur lambat. Petugas kepolisian bersama pengelola tol segera melakukan penanganan, evakuasi korban, serta pengamanan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga penumpang Toyota Avanza dinyatakan meninggal dunia di lokasi maupun setelah mendapatkan penanganan medis. Selain itu, empat orang mengalami luka berat dan empat lainnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal dunia masing-masing atas nama Surminadi (43), Joko Widodo (27), dan Parjo (41). Seluruh korban diketahui merupakan warga Jalan Nusantara, Gang Murni, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

“Kami turut berduka cita atas meninggalnya para korban dalam peristiwa kecelakaan ini. Saat ini Satlantas Polres Lampung Selatan masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap seluruh fakta di lapangan,” ujar Kombes Pol Yuni.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, kecelakaan terjadi setelah kendaraan Avanza berpindah lajur dan kemudian menabrak kendaraan truk yang berada di depannya.

“Petugas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak terkait untuk kepentingan penyelidikan,” katanya.

Menurut Yuni, kondisi jalan saat kejadian terpantau lurus, berpermukaan cor rigid, cuaca cerah, serta tidak ditemukan kerusakan fasilitas jalan tol akibat kecelakaan tersebut.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan tol agar selalu menjaga konsentrasi, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan,” tegasnya.

Yuni juga mengingatkan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga setiap saat.

“Meskipun Operasi Patuh ditunda sampai menunggu arahan dari Korlantas Polri, tetapi kepatuhan pengguna jalan harus tetap dijaga dalam berlalu lintas di jalan raya. Keselamatan adalah kebutuhan bersama dan tidak boleh menunggu adanya operasi kepolisian,” ujarnya.

Ia menambahkan, Polda Lampung terus mengajak masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas guna menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban di jalan raya.

“Kami berharap masyarakat semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan, baik di jalan arteri maupun jalan tol,” pungkasnya.(Red)

​Pastikan Program TNI AD Berjalan Optimal, Danrem 043/Gatam Dampingi Kunker Pangdam XXI/RI di Tulang Bawang

​TUBA -(deklarasinews.com)– Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam (Gatam), Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, S.E., M.Han., menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memastikan seluruh program kerja TNI Angkatan Darat berjalan optimal di tingkat kodim jajaran.

​Hal tersebut disampaikan Danrem saat mendampingi Panglima Kodam (Pangdam) XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han)., dalam kunjungan kerja ke Markas Kodim 0426/Tulang Bawang di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang, Selasa (9/6/2026).

​Brigjen TNI Sumarlin Marzuki menyampaikan bahwa kehadiran Pangdam XXI/RI ke wilayah teritorialnya merupakan momentum penting, khususnya dalam memperkuat pembinaan personel dan meningkatkan motivasi para prajurit di lapangan.

​”Kunjungan kerja ini menjadi evaluasi sekaligus pemacu semangat bagi kami di jajaran Korem 043/Gatam. Kami ingin memastikan berbagai program strategis TNI AD, mulai dari penguatan teritorial hingga program kesejahteraan masyarakat, dapat terealisasi dengan baik di tingkat bawah,” ujar Danrem.

​​Terkait arahan Pangdam mengenai rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di wilayah Tulang Bawang dan Mesuji, Danrem 043/Gatam menyatakan kesiapan jajarannya untuk mengawal proses pencarian lahan agar memenuhi kriteria clear and clean sebelum dilaporkan ke Kementerian Pertahanan.

​Selain itu, menanggapi capaian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kabupaten Tulang Bawang yang baru mencapai 27 persen (50 dari 183 target), Brigjen TNI Sumarlin langsung menginstruksikan jajaran di bawahnya untuk bergerak cepat.

​”Kami menerima evaluasi dari Pangdam mengenai capaian KDKMP. Saya langsung perintahkan para Danramil dan Babinsa di wilayah Kodim 0426/TB untuk lebih aktif turun ke lapangan, bersinergi dengan kepala desa dan pemerintah daerah guna mengejar ketertinggalan tersebut,” tegas Danrem.

​Dalam kunjungan tersebut, rombongan disambut oleh Dandim 0426/Tulang Bawang Letkol Inf Syurya Dharma bersama unsur Forkopimda melalui tradisi penghormatan jajar dan tarian sembah.

​Selain membahas program kerja dan mengingatkan prajurit untuk menjauhi pelanggaran berat seperti narkoba dan desersi, kunjungan ini juga menyoroti tantangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) yang rawan digunakan untuk memanipulasi informasi di media sosial.

​Di akhir kegiatan, Danrem 043/Gatam menekankan kembali pentingnya menjaga kondusivitas wilayah melalui kolaborasi yang solid dengan berbagai instansi terkait.

​”Kunjungan kerja Pangdam ini tidak hanya memperkuat internal kami, tetapi juga memperkokoh sinergi yang telah terjalin baik antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang,” pungkas Danrem.(Red)

Polres Pagar Alam Kerahkan 32 Personel Pengamanan di Kawasan Sinar Mas Grup yang Bergejolak

PAGAR ALAM -(deklarasinews.com)– Komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan melalui keterlibatan personel Polres Pagar Alam dalam pengamanan aksi unjuk rasa masyarakat Kikim Area, Gumay Talang, dan Pseksu yang berlangsung di kantor dan pabrik Sinar Mas Grup, Kecamatan Kikim, Kabupaten Lahat, Senin (8/6/2026).

Sebanyak 32 personel diterjunkan untuk mendukung pelaksanaan pengamanan guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel di lapangan menjadi bentuk kesiapsiagaan Polri dalam mengawal setiap kegiatan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang dapat mengganggu jalannya aksi.

Sebelum bertugas, seluruh personel mengikuti apel kesiapan yang dipimpin Kasat Samapta Polres Pagar Alam IPTU Darwis Efendi, S.H., selaku Perwira Pengendali Pleton Dalmas. Dalam arahannya, personel diminta mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif sehingga pengamanan dapat berlangsung secara optimal tanpa mengurangi hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

Pengamanan yang berlangsung sejak 8 hingga 18 Juni 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya Polri untuk menciptakan rasa aman bagi seluruh pihak, baik peserta aksi maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi. Kehadiran aparat keamanan juga diharapkan mampu mencegah munculnya tindakan anarkis serta berbagai kerawanan lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., menegaskan bahwa “Kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan tetap mengedepankan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam IPTU Mansyur, A.Md.Kep., S.H., menambahkan berlangsungnya”Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga ketertiban, menghormati aturan yang berlaku, dan menyampaikan aspirasi secara damai sehingga situasi tetap kondusif serta tidak mengganggu kepentingan masyarakat lainnya,” ujarnya. (Rep)