FESyar Regional Sumatera 2026 Perkuat Ekonomi dan Keuangan Syariah melalui Sinergi dan Transformasi Digital

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Sumatera Selatan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumatera Selatan menyelenggarakan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2026 di Palembang Icon Mall dan Palembang Sport & Convention Centre (PSCC), pada Jum’at, 5 Juni 2026 – Minggu, 7 Juni 2026.

Mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital”, FESyar Regional Sumatera 2026 hadir sebagai upaya memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Sumatera sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional dan daerah yang inklusif serta berkelanjutan.

FESyar Regional Sumatera 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh masyarakat luas, mulai dari pameran produk halal, seminar dan edukasi, kompetisi, tabligh akbar, FESyar Zakat Wakaf (ZAWA) Run Sumatera, hingga hiburan Islami.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 122 pelaku usaha dari berbagai sektor akan berpartisipasi dalam pameran produk halal, meliputi makanan dan minuman olahan, wastra, modest fashion, kerajinan, serta kuliner khas Sumatera.

Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem halal dan ekonomi sosial syariah, pengunjung juga dapat menikmati pengalaman mencicipi kopi unggulan dari 10 provinsi di Sumatera melalui booth Wakafein Kopi “The Taste of Sumatera”. Melalui donasi wakaf minimal Rp15.000, pengunjung tidak hanya dapat menikmati cita rasa kopi khas Sumatera, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan ekonomi sosial syariah. Sembari berbelanja, pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan seminar dan edukasi serta kompetisi yang diadakan.

Berbagai kegiatan unggulan turut memeriahkan FESyar Regional Sumatera 2026. Tabligh Akbar akan diselenggarakan pada Jumat, 5 Juni 2026 pukul 18.30 WIB di PSCC dengan menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.

Selanjutnya, FESyar ZAWA Run Sumatera akan dilaksanakan pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.15 WIB sebagai sarana mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap zakat dan wakaf. Rangkaian kegiatan akan ditutup melalui Closing Ceremony pada Minggu, 7 Juni 2026 pukul 19.00 WIB yang dimeriahkan oleh penampilan penyanyi religi Opick.

Dalam kegiatan Bincang Ekonomi Santai Membangun Optimisme (BESAMO) yang diselenggarakan pada 2 Juni 2026, Asisten Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Basyaruddin, menyampaikan bahwa penyelenggaraan FESyar Regional Sumatera sejalan dengan prioritas pembangunan nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menempatkan ekonomi syariah sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian misi pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara inklusif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan, Bambang Pramono, menegaskan bahwa FESyar merupakan salah satu instrumen strategis untuk mempercepat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui tiga pilar utama, yaitu penguatan ekosistem produk halal, penguatan sektor keuangan syariah, serta penguatan literasi, inklusi, dan halal lifestyle.

Melalui kolaborasi yang erat antara Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, KDEKS, pelaku usaha, lembaga keuangan syariah, akademisi, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, FESyar Regional Sumatera 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator penguatan ekonomi dan keuangan syariah yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan seluruh mitra strategis akan terus memperkuat sinergi dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah sebagai pilar pembangunan ekonomi yang adil, inklusif, berkelanjutan, dan membawa keberkahan. Semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu “Sumsel Maju Terus untuk Semua”.

Informasi lebih lanjut mengenai rangkaian kegiatan FESyar Regional Sumatera 2026 dapat diperoleh melalui akun Instagram @bank_indonesia_sumsel.  (Ning)

PLN UID Lampung Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik dengan Penambahan SPKLU dan SPKLU Lounge

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Komitmen  PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik terus diwujudkan melalui perluasan infrastruktur pengisian daya serta peningkatan kenyamanan pengguna. Hingga Mei 2026, PLN UID Lampung telah mengoperasikan 83 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 51 lokasi strategis di Provinsi Lampung.

Pengembangan infrastruktur tersebut sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan kendaraan listrik, baik oleh masyarakat maupun dalam aktivitas operasional PLN. Saat ini, PLN UID Lampung telah menggunakan 51 unit kendaraan listrik untuk mendukung mobilitas petugas di berbagai wilayah kerja. Kehadiran kendaraan listrik dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon dalam kegiatan perusahaan.

Sebagai bentuk peningkatan layanan bagi pengguna kendaraan listrik, PLN UID Lampung juga menghadirkan SPKLU Lounge di Kantor PLN UID Lampung. Fasilitas ini dirancang sebagai ruang tunggu yang nyaman selama proses pengisian daya kendaraan berlangsung. Pengguna dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, seperti pendingin ruangan, area duduk yang nyaman, toilet, serta televisi sehingga waktu pengisian daya dapat dimanfaatkan untuk beristirahat maupun tetap produktif.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa pertumbuhan kendaraan listrik perlu diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang mudah dijangkau dan andal.

“PLN UID Lampung terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui penyediaan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas. Saat ini telah tersedia 83 unit SPKLU di 51 lokasi strategis yang tersebar di jalur tol maupun kawasan perkotaan untuk memastikan pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan lebih nyaman dan tanpa khawatir,” ujar Rizky.

Ia menjelaskan, dari total infrastruktur yang tersedia, sebanyak 39 EV Charger berada di 17 lokasi SPKLU jalur tol guna mendukung mobilitas pengguna saat melakukan perjalanan lintas daerah. Sementara itu, 44 EV Charger lainnya tersebar di 34 lokasi non tol yang berada di pusat kota, kawasan perkantoran, pusat pelayanan publik, hingga area komersial.

Selain jumlah yang terus bertambah, fasilitas SPKLU di Lampung juga telah dilengkapi teknologi fast charging hingga ultra fast charging yang memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat dan efisien.

“Selain mendukung efisiensi operasional, penggunaan kendaraan listrik juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. PLN akan terus menghadirkan infrastruktur yang andal, mudah diakses, serta memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pengguna kendaraan listrik di Lampung,” tutup Rizky.

Neraca Perdagangan Luar Negeri Lampung April 2026 Cetak Surplus US$332,19 Juta

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan bahwa neraca perdagangan luar negeri Provinsi Lampung pada April 2026 kembali mencatatkan kinerja positif dengan raihan surplus sebesar US$332,19 juta. Kondisi ini menegaskan ketangguhan aktivitas perdagangan internasional Lampung yang tetap terjaga solid.

Nilai ekspor Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat mencapai US$504,59 juta. Angka ini menunjukkan signifikan sebesar 43,29 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dibandingkan dengan April 2025 yang bernilai US$352,16 juta. Namun, secara kumulatif (cumulative-to-cumulative/c-to-c), total ekspor Provinsi Lampung selama periode Januari–April 2026 tercatat sebesar US$1.885,46 juta, atau turun tipis 2,09 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai US$1.925,68 juta.

Dari sisi distribusi pelabuhan muat, sekitar 83,28 persen atau senilai US$1.570,24 juta dari total ekspor kumulatif Januari–April 2026 dilakukan melalui pelabuhan yang berada di Provinsi Lampung. Sementara itu, sisanya senilai US$315,22 juta (16,72 persen) dikirim melalui pelabuhan di luar provinsi Lampung.

Tiga negara tujuan utama ekspor Lampung sepanjang periode Januari–April 2026 adalah Amerika Serikat dengan nilai ekspor mencapai US$290,01 juta (15,38 persen dari total ekspor), diikuti oleh Tiongkok sebesar US$234,92 juta (12,46 persen), dan Pakistan sebesar US$175,84 juta (9,33 persen). Komoditas utama yang diekspor ke ketiga negara terbesar tersebut seluruhnya didominasi oleh golongan Lemak dan Minyak Hewan/Nabati.

Secara keseluruhan, tiga komoditas dengan pangsa ekspor terbesar pada periode Januari–April 2026 meliputi:

  • Lemak dan Minyak Hewan/Nabati: US$889,42 juta (47,17%)
  • Bahan Bakar Mineral: US$274,31 juta (14,55%)
  • Kopi, Teh, dan Rempah-Rempah: US$221,86 juta (11,77%)

Dari sisi lain, nilai impor Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat sebesar US$172,40 juta. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 51,56 persen secara y-on-y jika dibandingkan dengan April 2025 yang bernilai US$113,75 juta. Meskipun demikian, secara kumulatif, nilai impor Januari–April 2026 justru mencatatkan penurunan tajam sebesar 39,04 persen menjadi US$489,26 juta, dibandingkan periode Januari–April 2025 yang menembus US$802,59 juta.

Tiga negara asal impor terbesar pada periode Januari–April 2026 adalah Amerika Serikat dengan nilai impor US$122,77 juta (25,09 persen) dengan komoditas utama Kereta api, trem, dan bagiannya; disusul Thailand sebesar US$61,84 juta (12,64 persen) dengan komoditas utama Gula dan Kembang Gula; serta Australia sebesar US$58,23 juta (11,90 persen) dengan komoditas utama Binatang Hidup.

Secara keseluruhan, tiga komoditas impor dengan pangsa pasar terbesar pada periode Januari–April 2026 adalah Ampas dan Sisa Industri Makanan (US$68,90 juta atau 14,08 persen); diikuti oleh Pupuk (US$67,32 juta atau 13,76 persen); serta Kereta api, trem, dan bagiannya (US$66,71 juta atau 13,64 persen).

Secara keseluruhan, tiga komoditas impor dengan pangsa pasar terbesar pada periode Januari–April 2026 adalah Ampas dan Sisa Industri Makanan (US$68,90 juta atau 14,08 persen); diikuti oleh Pupuk (US$67,32 juta atau 13,76 persen); serta Kereta api, trem, dan bagiannya (US$66,71 juta atau 13,64 persen).

Provinsi Lampung Alami Inflasi Bulanan 0,82 Persen pada Mei 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung pada periode Mei 2026 dengan inflasi bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,82 persen.

Bila dirinci menurut kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi secara bulanan terjadi pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 1,56 persen, yang sekaligus memberikan andil terbesar terhadap inflasi umum, yaitu sebesar 0,53 persen. Kelompok pengeluaran lain yang turut menyumbang andil inflasi bulanan cukup signifikan adalah kelompok Transportasi dengan inflasi sebesar 0,94 persen dengan besaran andil 0,10 persen; serta kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan inflasi 0,63 persen dan andil 0,08 persen.

Bila dirinci menurut kelompok pengeluaran, inflasi tertinggi secara bulanan terjadi pada kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebesar 1,56 persen, yang sekaligus memberikan andil terbesar terhadap inflasi umum, yaitu sebesar 0,53 persen. Kelompok pengeluaran lain yang turut menyumbang andil inflasi bulanan cukup signifikan adalah kelompok Transportasi dengan inflasi sebesar 0,94 persen dengan besaran andil 0,10 persen; serta kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga dengan inflasi 0,63 persen dan andil 0,08 persen.

Selanjutnya, jika dilihat secara tahunan (year-on-year/y-on-y), Provinsi Lampung mencatatkan inflasi sebesar 1,94 persen pada Mei 2026 dibandingkan Mei 2025. Capaian inflasi tahunan ini tercatat lebih tinggi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (April 2026) yang berada di level 0,53 persen, namun masih lebih rendah dibandingkan kondisi Mei 2025 yang mencapai 2,12 persen.

Jika dirinci berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mengalami inflasi tahunan tertinggi sebesar 9,25 persen dengan andil 0,59 persen. Namun demikian, kelompok pengeluaran yang memberikan andil terbesar terhadap inflasi tahunan adalah kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau yang mencatatkan inflasi sebesar 4,89 persen dengan andil mencapai 1,64 persen. Di sisi lain, kelompok Pendidikan menjadi kelompok dengan deflasi terdalam secara tahunan, yaitu sebesar 17,97 persen dengan andil deflasi mencapai 1,19 persen.

Secara komoditas, lima penyumbang andil inflasi tahunan terbesar pada Mei 2026 adalah emas perhiasan dengan andil 0,45 persen, disusul daging ayam ras (0,23 persen), beras (0,20 persen), minyak goreng (0,16 persen), dan cabai rawit (0,15 persen). Adapun lima komoditas yang menahan laju inflasi tahunan adalah tarif Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan andil deflasi -0,84 persen, Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebesar -0,39 persen, bawang putih (-0,12 persen), makanan hewan peliharaan (-0,06 persen), dan bedak (-0,03 persen).

BPS Provinsi Lampung juga memantau perkembangan inflasi di empat kabupaten/ kota cakupan IHK. Pada Mei 2026, inflasi tahunan tertinggi terjadi di Kabupaten Mesuji sebesar 2,82 persen (IHK 116,39), disusul oleh Kota Metro sebesar 2,81 persen (IHK 110,41), dan Kabupaten Lampung Timur sebesar 1,88 persen (IHK 114,55). Sementara itu, inflasi tahunan terendah tercatat di Kota Bandar Lampung, yakni sebesar 1,79 persen dengan nilai IHK 110,29. Jika dilihat secara bulanan, inflasi tertinggi dialami oleh Kota Metro sebesar 1,13 persen, sedangkan inflasi bulanan terendah terjadi di Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Mesuji yang sama-sama mencatatkan angka 0,59 persen.

Secara ringkas, perkembangan harga konsumen di Provinsi Lampung pada Mei 2026 menunjukkan tekanan inflasi bulanan tercatat sebesar 0,82 persen dengan kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau sebagai penyumbang utama, di mana komoditas cabai merah menjadi pemicu utamanya. Dari sisi tahunan, inflasi sebesar 1,94 persen didorong terutama oleh kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau dengan komoditas daging ayam ras sebagai penyumbang terbesar di kelompoknya, serta emas perhiasan dari kelompok perawatan pribadi.

Nilai Tukar Petani Lampung Mei 2026 Naik Menjadi 128,01 Persen

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung melaporkan perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung pada periode Mei 2026. Sebagai pengingat, NTP merupakan indikator yang membandingkan antara indeks harga yang diterima petani atas hasil produksinya dengan indeks harga yang dibayar petani dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Pada Mei 2026, NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 128,01, atau mengalami kenaikan yang cukup signifikan sebesar 3,29 persen dibandingkan bulan sebelumnya (April 2026) yang berada di level 123,93. Kenaikan ini didorong oleh menguatnya Indeks Harga yang Diterima Petani (It) sebesar 4,35 persen menjadi 165,36, sementara Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) hanya mengalami kenaikan sebesar 1,02 persen menjadi 129,18. Komoditas utama yang turut mengatrol Indeks Harga Terima Petani antara lain tomat, cabai merah, dan sawi hijau. Menariknya, komoditas sejenis seperti cabai merah, tomat, dan sawi hijau juga menjadi pendorong utama pada kenaikan Indeks Harga Bayar Petani dari sisi konsumsi rumah tangga.

Jika dirinci menurut subsektor, kenaikan NTP secara bulanan didominasi oleh subsektor Hortikultura (NTPH) yang mengalami lonjakan sangat tajam sebesar 17,58 persen (dari 117,08 menjadi 137,67). Kenaikan positif juga diikuti oleh subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) yang naik sebesar 3,95 persen menjadi 159,03, subsektor Peternakan (NTPT) naik 1,58 persen menjadi 101,55, serta subsektor Tanaman Pangan (NTPP) yang ikut tumbuh 1,07 persen menjadi 107,43. Sebaliknya, subsektor Perikanan (NTNP) menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi negatif sebesar 1,69 persen menjadi 104,18, yang disebabkan oleh penurunan pada kelompok Perikanan Tangkap (NTN) sebesar 2,13 persen dan Perikanan Budidaya (NTPI) sebesar 1,36 persen.

Meskipun subsektor perikanan mengalami sedikit tekanan dari sisi harga, sebagian besar subsektor pertanian utama di Provinsi Lampung mencatatkan performa yang sangat impresif, terutama komoditas hortikultura dan perkebunan rakyat. Perkembangan ini mencerminkan pulihnya daya tawar dan penguatan kesejahteraan petani Lampung secara umum dalam menghadapi dinamika pasar di pertengahan triwulan kedua tahun 2026.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang dan Nonbintang di Lampung Alami Peningkatan Signifikan

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung merilis data perkembangan pariwisata untuk periode April 2026. Indikator utama yang dilaporkan adalah Tingkat Penghunian Kamar (TPK), yang merupakan perbandingan antara jumlah malam kamar yang terjual terhadap jumlah malam kamar akomodasi yang tersedia.

TPK hotel klasifikasi bintang di Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat sebesar 42,46 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi sebesar 5,51 persen poin jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2026 yang tercatat sebesar 36,95 persen). Sementara itu, jika dibandingkan secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dengan periode April 2025 yang berada di angka 43,42 persen, TPK hotel berbintang mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,96 persen poin.

TPK hotel klasifikasi bintang di Provinsi Lampung pada April 2026 tercatat sebesar 42,46 persen. Angka ini menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi sebesar 5,51 persen poin jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2026 yang tercatat sebesar 36,95 persen). Sementara itu, jika dibandingkan secara tahunan (year-on-year/y-on-y) dengan periode April 2025 yang berada di angka 43,42 persen, TPK hotel berbintang mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,96 persen poin.

Secara umum, sektor pariwisata Lampung pada April 2026 menunjukkan gairah yang kuat dengan adanya tren peningkatan aktivitas hunian kamar hotel secara bulanan (month-to-month), baik pada klasifikasi hotel bintang maupun nonbintang. Lonjakan performa ini mencerminkan pulihnya volume kunjungan wisatawan serta peningkatan geliat kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) di wilayah Provinsi Lampung memasuki awal kuartal kedua tahun 2026.

Perkembangan Transportasi Lampung April 2026: Angkutan Kereta Api Jadi Pilihan Utama

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung merilis data perkembangan transportasi untuk periode April 2026. Secara umum, jumlah keberangkatan penumpang menunjukkan pergerakan yang variatif antar-moda, di mana angkutan kereta api mencatatkan pertumbuhan positif secara tahunan, sementara angkutan laut mengalami kontraksi yang cukup dalam setelah masa puncak di bulan sebelumnya.

Jumlah keberangkatan penumpang angkutan udara melalui Bandara Radin Inten II pada April 2026 tercatat sebanyak 51.870 orang. Bila dilihat secara bulanan (month-to-month/m-to-m), angka ini menunjukkan sedikit penurunan sebesar 4,49 persen dibandingkan dengan Maret 2026. Demikian juga jika dilihat secara tahunan (year-on-year/y-on-y), di mana jumlah penumpang angkutan udara mengalami penurunan sebesar 7,86 persen jika dibandingkan dengan April 2025.

Selanjutnya, aktivitas keberangkatan penumpang angkutan laut melalui Pelabuhan Bakauheni pada April 2026 mencapai 51.451 penumpang. Angka ini mengalami penurunan yang cukup tajam sebesar 54,22 persen secara bulanan dibandingkan dengan bulan Maret 2026 yang sempat melonjak tinggi. Sejalan dengan itu, jika dibandingkan secara tahunan dengan April 2025, jumlah penumpang angkutan laut juga mencatatkan penurunan yang signifikan sebesar 59,02 persen.

Di sisi lain, moda angkutan kereta api melalui Stasiun Tanjung Karang pada April 2026 mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 85.795 orang. Kinerja angkutan kereta api bergerak stabil dan positif dengan pertumbuhan bulanan sebesar 1,37 persen dibandingkan Maret 2026, serta mencatatkan pertumbuhan tahunan sebesar 5,74 persen jika dibandingkan dengan periode April 2025.

Secara keseluruhan, dinamika jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi di Provinsi Lampung pada April 2026 mencerminkan normalisasi mobilitas masyarakat pasca-aktivitas perjalanan yang padat pada bulan sebelumnya. Meskipun volume angkutan laut terkoreksi cukup dalam, tren pertumbuhan tahunan yang terjaga pada sektor angkutan kereta api mengindikasikan bahwa aksesibilitas dan minat masyarakat terhadap moda transportasi massal di Lampung terus menunjukkan performa yang kuat.

 

 

Pegadaian Peduli Pangan Sehat: Tebar Kebahagiaan Kurban untuk Anggota Bank Sampah Binaan di Momentum Iduladha 2026

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Dalam semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial pada momentum Hari Raya Iduladha 1447 H, PT Pegadaian melalui program Pegadaian Peduli Pangan Sehat – Protein Hewani (Kurban) Bank Sampah Binaan Tahun 2026 menyalurkan bantuan hewan kurban kepada 12 Bank Sampah Binaan yang tersebar di berbagai wilayah operasional Pegadaian di Indonesia.

Salah satu bank sampah yang terpilih menerima bantuan kurban sapi berada di bawah binaan PT Pegadaian Area Lampung. Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan program pemberdayaan lingkungan yang dijalankan melalui bank sampah binaan.

Kegiatan pemotongan dan pendistribusian hewan kurban dilaksanakan pada Sabtu, 30 Mei 2026 dan disaksikan langsung oleh Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia, Pemimpin Cabang PT Pegadaian Cabang Tanjung Karang Pusat, Diah Agustini, Ketua Bank Sampah, Komari, Kepala Desa setempat, serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pringsewu.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada anggota bank sampah dan masyarakat sekitar yang telah berkontribusi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Selain menerima manfaat berupa daging kurban, para anggota bank sampah juga mendapatkan edukasi keuangan mengenai pentingnya investasi yang aman dan mudah diakses melalui fitur Tabungan Emas pada aplikasi Tring! by Pegadaian. Edukasi ini diberikan sebagai bentuk dukungan Pegadaian dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat agar mampu membangun ketahanan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Ketua Bank Sampah, Komari, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pegadaian kepada para anggota bank sampah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian yang tidak hanya mendampingi kami dalam pengelolaan lingkungan, tetapi juga hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui program kurban ini. Bantuan ini menjadi penyemangat bagi anggota bank sampah untuk terus berkontribusi menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Komari.

Senada dengan hal tersebut, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Lampung, Lenny Fetresia, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kepedulian Pegadaian kepada masyarakat.

“Melalui program Pegadaian Peduli Pangan Sehat, kami ingin memastikan bahwa manfaat Idul Adha dapat dirasakan secara luas, khususnya oleh masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem pemberdayaan Pegadaian. Tidak hanya berbagi protein hewani, kami juga ingin menghadirkan edukasi keuangan agar masyarakat semakin memahami pentingnya berinvestasi secara aman demi masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah Sumbagsel, Novryandi, menegaskan bahwa program TJSL Pegadaian tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga pemberdayaan yang berkelanjutan.

“Pegadaian terus berupaya menghadirkan manfaat yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program kurban bagi bank sampah binaan ini merupakan bentuk sinergi antara kepedulian sosial, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan dukungan terhadap gerakan pelestarian lingkungan. Kami berharap program ini dapat mempererat hubungan Pegadaian dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang berkelanjutan,” jelas Novryandi.

Kebahagiaan tampak terpancar dari para penerima manfaat yang menerima daging kurban dengan penuh rasa syukur.

Salah satu anggota bank sampah, Siti Aminah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kami sangat senang dan bersyukur mendapatkan daging kurban dari Pegadaian. Tidak hanya menerima bantuan, kami juga mendapatkan ilmu baru tentang cara menabung dan investasi emas yang aman. Semoga Pegadaian semakin maju dan terus membantu masyarakat seperti kami,” tuturnya dengan penuh haru.

Testimoni serupa disampaikan oleh Rahmat Hidayat, anggota bank sampah lainnya.

“Program ini sangat bermanfaat bagi kami. Daging kurban yang dibagikan membantu kebutuhan keluarga kami, dan edukasi Tabungan Emas membuka wawasan bahwa investasi bisa dimulai dari nominal yang terjangkau. Terima kasih Pegadaian atas kepeduliannya,” ujarnya.

Melalui program Pegadaian Peduli Pangan Sehat – Protein Hewani (Kurban) Bank Sampah Binaan Tahun 2026, PT Pegadaian berharap dapat terus menebarkan manfaat, memperkuat semangat gotong royong, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Pegadaian MengEMASkan Indonesia.

 

 

 

PT Pegadaian dan OJK Berikan Kuliah Umum di Universitas Lampung: Bekali Mahasiswa Agribisnis dengan Strategi Keuangan Adaptif untuk Bisnis Berkelanjutan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- PT Pegadaian Area Lampung bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung menggelar kegiatan Kuliah Umum di Fakultas Pertanian Universitas Lampung, khususnya bagi mahasiswa Jurusan Agribisnis angkatan 2023 dan 2024. Kegiatan yang mengusung tema “Finance Unlocked: Strategi Adaptif Lembaga Keuangan Non Bank dan Mitigasi Risiko untuk Bisnis Berkelanjutan” ini menjadi wadah edukasi bagi generasi muda untuk memahami pentingnya pengelolaan keuangan, akses pembiayaan, serta mitigasi risiko dalam menghadapi dinamika dunia usaha yang terus berkembang.

Kuliah umum menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Ade Rulis, Pemimpin Cabang PT Pegadaian Cabang Kedaton, dan Dwi Krisno Yudi Pramono, Manajer Senior Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Lampung.

Dalam paparannya, Ade Rulis menjelaskan peran lembaga keuangan non-bank, khususnya PT Pegadaian, dalam mendukung pertumbuhan usaha masyarakat melalui berbagai produk pembiayaan yang inklusif dan mudah diakses. Menurutnya, generasi muda perlu memahami bahwa literasi keuangan merupakan modal penting dalam membangun usaha yang tangguh dan berkelanjutan.

“Mahasiswa hari ini adalah pelaku usaha dan pemimpin masa depan. Pemahaman terhadap akses pembiayaan yang sehat, pengelolaan aset, serta strategi mitigasi risiko akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks. Pegadaian hadir sebagai sahabat finansial masyarakat yang mendukung pertumbuhan ekonomi produktif,” ujar Ade Rulis.

Sementara itu, Dwi Krisno Yudi Pramono menekankan pentingnya literasi dan inklusi keuangan sebagai fondasi dalam menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan. Ia juga mengingatkan mahasiswa agar lebih bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan serta mampu mengenali berbagai risiko yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha.

“Pemahaman terhadap produk dan layanan jasa keuangan harus diimbangi dengan kemampuan mengelola risiko. Melalui edukasi seperti ini, kami berharap mahasiswa mampu menjadi agen literasi keuangan yang dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya,” jelas Dwi Krisno.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapatkan antusiasme tinggi dari para mahasiswa. Berbagai pertanyaan terkait strategi pengembangan usaha agribisnis, pembiayaan usaha produktif, hingga perlindungan konsumen sektor jasa keuangan menjadi topik yang banyak dibahas.

Salah satu mahasiswa Agribisnis angkatan 2024 mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.

“Materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan kami sebagai mahasiswa agribisnis. Kami mendapatkan wawasan baru tentang bagaimana mengelola keuangan usaha, memahami risiko bisnis, serta mengenal berbagai alternatif pembiayaan yang dapat dimanfaatkan di masa depan,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, mahasiswa Agribisnis angkatan 2023 menyampaikan bahwa kegiatan ini membuka perspektif baru mengenai pentingnya perencanaan keuangan dalam mendukung keberhasilan usaha.

“Kuliah umum ini membuat kami memahami bahwa keberhasilan bisnis tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi dan pemasaran, tetapi juga oleh kemampuan mengelola keuangan dan risiko secara tepat,” tuturnya.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kantor Wilayah Palembang dalam kesempatan terpisah menyampaikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri keuangan merupakan langkah strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kecakapan finansial. Pegadaian berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan literasi keuangan melalui berbagai program edukasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Lampung menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pegadaian dalam memperluas edukasi keuangan kepada generasi muda.

“Kami percaya bahwa peningkatan literasi keuangan sejak bangku kuliah akan melahirkan generasi yang lebih siap dalam mengambil keputusan finansial yang bijak. Melalui kolaborasi dengan Universitas Lampung dan OJK, kami berharap mahasiswa dapat memahami pentingnya pengelolaan keuangan, mitigasi risiko, serta pemanfaatan layanan keuangan yang produktif untuk mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PT Pegadaian Area Lampung bersama OJK Provinsi Lampung berharap dapat terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, industri jasa keuangan, dan regulator dalam mewujudkan ekosistem bisnis yang tangguh, inovatif, dan berkelanjutan.

 

Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna Jasa, ASDP Bakauheni Implementasikan Sterilisasi Pelabuhan dan Digitalisasi Sistem Parkir

BAKAUHENI -(deklarasinews.com)- PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni resmi menerapkan program sterilisasi kawasan pelabuhan yang dibarengi dengan pengoperasian Digital Parking System di Pelabuhan Bakauheni mulai 1 Juni 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi layanan ASDP menuju tata kelola pelabuhan yang lebih aman, tertib, modern, dan berbasis teknologi.

Program tersebut akan memasuki tahap penerapan penuh pada 15 Juni 2026. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pengguna jasa, memperkuat keamanan kawasan pelabuhan, serta mendukung digitalisasi layanan transportasi nasional yang lebih efisien dan terintegrasi.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Bakauheni, Partogi Tamba mengatakan, sterilisasi pelabuhan bukan sekadar pembatasan aktivitas di kawasan pelabuhan, melainkan bagian dari upaya menghadirkan tata kelola yang lebih baik melalui penguatan aspek keamanan, keselamatan, dan ketertiban operasional.

“Dengan pengelolaan akses yang lebih terkontrol, kami dapat memastikan setiap aktivitas di dalam kawasan pelabuhan berjalan efektif sehingga pelayanan kepada pengguna jasa menjadi semakin optimal,” ujar Partogi.

Dalam mendukung kebijakan tersebut, ASDP mengoptimalkan berbagai teknologi seperti Face Recognition, Radio Frequency Identification (RFID), CCTV terintegrasi, monitoring kendaraan, hingga sistem pengawasan digital berbasis data real time.

Selain itu, ASDP Bakauheni juga mulai mengoperasikan Digital Parking System dengan mekanisme pembayaran non-tunai melalui sistem Tap In dan Tap Out di seluruh akses masuk dan keluar area parkir pelabuhan.

Pengguna jasa dapat melakukan pembayaran menggunakan kartu uang elektronik seperti e-Money, Flazz, BRIZZI, TapCash, dan JakCard. Pembayaran juga dapat dilakukan melalui QRIS maupun dompet digital saat keluar area parkir.

Menurut Partogi, penerapan sistem parkir digital ini bertujuan mempercepat transaksi, mengurangi antrean kendaraan, meminimalkan penggunaan uang tunai, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan parkir di lingkungan pelabuhan.

ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk menyiapkan kartu uang elektronik dengan saldo yang cukup sebelum memasuki area parkir pelabuhan. Sosialisasi terkait mekanisme pembayaran digital juga terus dilakukan melalui berbagai kanal komunikasi perusahaan agar proses transisi berjalan lancar.

Melalui penerapan sterilisasi kawasan pelabuhan dan digitalisasi sistem parkir ini, ASDP Bakauheni berharap dapat menghadirkan pelayanan yang semakin unggul, aman, tertib, dan efisien bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan. (Cak/*)

 

 

PLN UID Lampung Jaga Keandalan Listrik Kegiatan Idaroh Wustho JATMAN Lampung

LAMSEL -(deklarasinews.com)– PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan kegiatan Pengajian Triwulan Idaroh Wustho Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al Mu’tabaroh An Nahdliyah (JATMAN) Provinsi Lampung dan pelantikan Idaroh Ghusniyyah yang digelar di Pondok Pesantren Al Ishlah Sukadami, Kecamatan Natar, Lampung Selatan 31 Mei 2026.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan tersebut, PLN UID Lampung menyiagakan puluhan personel teknis  serta menyediakan 1 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) berkapasitas 30 kVA guna memastikan pasokan listrik tetap andal selama seluruh rangkaian acara berlangsung.

Kegiatan keagamaan yang dihadiri para mursyid, khalifah, pengurus wilayah, pengurus syu’biyah, hingga jamaah muslimin dan muslimat dari berbagai daerah di Provinsi Lampung tersebut berlangsung dengan lancar dan khidmat berkat dukungan sistem kelistrikan yang optimal dari PLN. PLN UID Lampung juga melakukan pemantauan sistem kelistrikan secara intensif dan berlapis guna mengantisipasi potensi gangguan. Dukungan kelistrikan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mendukung kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan di Provinsi Lampung.

Komisaris Independen PT PLN (Persero), Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa mengapresiasi kesiapan dan respons cepat PLN UID Lampung dalam menjaga keandalan listrik pada kegiatan masyarakat dan keagamaan.

“Kehadiran PLN bukan hanya menghadirkan listrik, tetapi juga memastikan kenyamanan dan kekhusyukan masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan. Kami mengapresiasi seluruh petugas PLN yang terus siaga menjaga pasokan listrik tetap andal,” ungkap Ali Masykur.

Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian menyampaikan bahwa PLN terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi mendukung kelancaran kegiatan masyarakat, termasuk agenda keagamaan berskala besar.

“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung setiap aktivitas masyarakat. Kegiatan pengajian dan pelantikan JATMAN ini menjadi momentum penting dalam mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai spiritual masyarakat, sehingga kami memastikan seluruh sistem kelistrikan dalam kondisi optimal selama kegiatan berlangsung,” ujar Anas.

Melalui dukungan kelistrikan yang prima, PLN berharap dapat terus menjadi bagian dari pelayanan terbaik bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya kegiatan sosial dan keagamaan yang aman, nyaman, dan lancar di Provinsi Lampung. (Red)

PLN UID Lampung Gandeng Asosiasi Perumahan, Dukung Program Hunian Layak Pemerintah

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memperkuat sinergi dengan sejumlah asosiasi perumahan di Provinsi Lampung guna mendukung penyediaan hunian layak sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan di kawasan perumahan baru.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan koordinasi bersama pengembang dan asosiasi perumahan yang berlangsung di Bandar Lampung. Kegiatan ini dihadiri perwakilan Perumnas, REI Wilayah Lampung, Himpera, Perumahan Indonesia (PI), Apersi, dan Asperi bersama jajaran manajemen PLN UID Lampung.

General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad, mengatakan sektor perumahan menjadi salah satu penopang pertumbuhan daerah sekaligus bagian penting dalam mendukung program pemerintah menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat. Karena itu, kesiapan pasokan listrik perlu direncanakan sejak awal pembangunan kawasan.

Menurut Rizky, koordinasi antara pengembang dan PLN menjadi faktor penting agar proses penyediaan listrik dapat berjalan lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan kawasan hunian.

“Melalui komunikasi yang terjalin sejak tahap perencanaan, PLN dapat menyiapkan sistem kelistrikan secara lebih optimal sehingga proses penyambungan listrik di kawasan perumahan dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, PLN juga mendorong pengembang untuk menyampaikan rencana pembangunan secara lebih awal, mulai dari jumlah unit hunian, kebutuhan daya listrik, hingga tahapan pengembangan kawasan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung kesiapan jaringan dan menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.

Selain memperkuat koordinasi, kegiatan ini juga menjadi upaya PLN UID Lampung dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan sektor perumahan. PLN memastikan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang aman dan andal guna mendukung pertumbuhan sektor properti di Provinsi Lampung.

Melalui sinergi bersama asosiasi perumahan, PLN UID Lampung berharap proses pembangunan kawasan hunian dapat berjalan lebih baik dan memberi manfaat bagi masyarakat yang akan menempati perumahan baru di Lampung.(red)

Studium Generale Universitas Islam An Nur Lampung Sukses Digelar, PLN Jaga Keandalan Listrik

LAMSEL -(deklarasinews.com)– PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Studium Generale bertema “Komitmen Sosial dan Pendidikan BUMN untuk Mempersiapkan Generasi Emas 2045” di Universitas Islam An Nur Lampung. Kegiatan tersebut menghadirkan Komisaris Independen PT PLN, Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, M.Si, M. Hum sebagai narasumber utama.

Kehadiran PLN dalam kegiatan ini tidak hanya melalui dukungan keandalan kelistrikan, namun juga sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam pemaparannya, Ali Masykur Musa menegaskan bahwa BUMN memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar penggerak ekonomi nasional, tetapi juga berperan dalam membangun karakter dan kualitas generasi muda Indonesia.

“BUMN memiliki tanggung jawab besar dalam membangun masa depan bangsa. Komitmen sosial dan pendidikan harus berjalan beriringan agar lahir generasi yang unggul, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta memiliki semangat kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Ali Masykur.

Komisaris yang juga Cendekiawan Islam juga menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor industri dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global dan perkembangan teknologi.

Rektor Universitas Islam An Nur Lampung, Dr. KH Andi Warsito, M.MPd mengapresiasi dukungan PLN dalam penyelenggaraan kegiatan akademik tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan dan motivasi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang unggul secara intelektual maupun sosial.

“Kami menyambut baik kehadiran PLN melalui Komisaris Independen PT PLN (Persero) dalam forum akademik ini. Materi yang disampaikan menjadi motivasi dan inspirasi bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan moral yang kuat,” ungkap Andi Warsito.

Sementara itu, General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad mengatakan PLN terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, sebagai upaya mendukung pembangunan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing.

“PLN percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan bangsa adalah melalui pendidikan dan pembangunan karakter generasi muda. Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, PLN ingin turut mengambil peran dalam menciptakan generasi unggul yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” kata Rizky.

Melalui kegiatan ini, PLN UID Lampung berharap sinergi antara dunia pendidikan dan BUMN dapat terus diperkuat untuk membuka ruang pembelajaran, kepemimpinan, dan pengembangan karakter bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan bangsa.(red)

YBM dan Srikandi PLN UP3 Metro Salurkan Bantuan Sosial untuk Santri Ponpes Al Imam Kibang di Momentum Idul Adha

METRO -(deklarasinews.com)– Masih dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN bersama Srikandi PLN UP3 Metro menyalurkan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren Al Imam Kibang, Kecamatan Metro Kibang, Kabupaten Lampung Timur 28 Mei 2026.

Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua YBM PLN UP3 Metro, Manggung Wuri Wibowo, bersama Ketua Srikandi PLN UP3 Metro, Rossa Marliana, dan diterima oleh Pengurus Harian Pondok Pesantren Al Imam Kibang, Ustad Suparman. Pondok pesantren tersebut membina 88 santri dengan 14 tenaga pengajar dan sebagian besar santri berasal dari keluarga prasejahtera.

Ketua YBM PLN UP3 Metro, Manggung Wuri Wibowo, mengatakan bahwa momentum Idul Adha menjadi pengingat pentingnya menumbuhkan kepedulian dan keikhlasan dalam membantu sesama.

“Semangat Hari Raya Kurban mengajarkan kita untuk terus berbagi dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat membantu kebutuhan pondok pesantren sekaligus memberikan dukungan bagi para santri dan tenaga pengajar,” ujar Manggung.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Srikandi PLN UP3 Metro, Rossa Marliana, menyampaikan bahwa Srikandi PLN akan terus mendukung berbagai kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi adik-adik santri dalam menuntut ilmu serta membantu kebutuhan pondok pesantren. Momentum Idul Adha juga menjadi pengingat untuk terus memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan,” ungkap Rossa.

Sementara itu, Pengurus Harian Pondok Pesantren Al Imam Kibang, Ustad Suparman, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh YBM dan Srikandi PLN UP3 Metro.

“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan dan kepedulian dari PLN UP3 Metro. Bantuan ini sangat berarti bagi para santri dan mendukung operasional pondok pesantren,” ungkapnya.

Sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, Pada tahun berjalan, hingga Mei 2026 YBM PLN UP3 Metro tercatat telah menyalurkan berbagai bantuan sosial senilai lebih dari 66 juta rupiah . Bantuan tersebut mencakup program ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta bantuan bagi anak yatim dan masyarakat prasejahtera. Penyaluran bantuan diberikan kepada penerima manfaat dari kalangan asnaf fakir miskin dan fisabilillah melalui program modal usaha, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, serta kegiatan Srikandi Berbagi sebagai wujud kepedulian PLN dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, PLN berharap semangat Hari Raya Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat.(Red)