Mustika Bahrum, Anggota DPRD Provinsi Lampung, Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

PESAWARAN – (deklarasinews.com)– Anggota DPRD Provinsi Lampung Mustika Bahrum, SE.,MM Dapil Lampung lll (Pesawaran, Pringsewu, Metro) menggelar acara Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Tanjung Agung Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran. Sabtu, (30/05/2026).

Dalam acara tersebut turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran Fraksi Partai Golkar Yuhedi, Yusak, Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Muslim Basyar dan Narasumber Risodar serta seluruh pengurus Partai Golkar dan para tamu undangan.

Dalam sambutannya Mustika Bahrum mengatakan bahwa Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat  tentang Ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya generasi muda, supaya generasi muda bangsa dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme. Dan menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” Ujar Mustika.

Mustika juga menambahkan kegiatan Sosialisasi ini untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dikehidupan sehari-hari masyarakat.

“Semoga sosialisasi ini dapat menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila, jiwa gotong royong dan toleransi dalam kehidupan kita sehari-hari,” pungkasnya. (*)

Wapres Gibran Bakal Diundang Hadiri MUNAS III PJS, Seminar Nasional dan Pelantikan Pengurus DPD-DPC se-Indonesia

JAKARTA – (deklarasinews.com)– Pro Jurnalismedia Siber (PJS) bersiap menggelar agenda nasional terbesar organisasi melalui Musyawarah Nasional (MUNAS) III yang dirangkai dengan Seminar Nasional serta pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PJS se-Indonesia.

Kegiatan nasional tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 hingga 25 Juli 2026 di Jakarta. Dalam agenda pembukaan, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, direncanakan turut diundang untuk hadir.

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PJS, Mahmud Marhaba, menyebut pelaksanaan MUNAS III bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi nasional dan menegaskan posisi PJS dalam perjalanan menuju konstituen Dewan Pers.

Menurut Mahmud, seluruh jajaran PJS di berbagai daerah perlu melihat agenda ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat arah organisasi di tingkat nasional.

Ia menilai MUNAS III menjadi ruang bersama untuk mempertemukan gagasan, menyatukan langkah, sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam membangun ekosistem pers digital yang profesional dan berintegritas di Indonesia.

“Momentum ini harus kita manfaatkan sebaik mungkin. PJS perlu hadir dengan kekuatan penuh, soliditas yang terjaga, dan semangat kebersamaan dari seluruh daerah. Kita ingin menunjukkan bahwa wartawan media siber mampu hadir sebagai bagian penting dalam pembangunan pers nasional yang profesional dan bermartabat,” ujar Mahmud.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi agenda nasional tersebut, DPP PJS telah mendistribusikan sejumlah dokumen resmi kepada Ketua dan Sekretaris DPD di seluruh Indonesia.

Ia juga mengajak seluruh pengurus DPD dan DPC untuk segera melakukan koordinasi internal, menyiapkan delegasi terbaik, serta memastikan keterlibatan aktif dalam agenda nasional di Jakarta.

Menurutnya, kehadiran peserta dari seluruh wilayah Indonesia menjadi simbol bahwa PJS terus tumbuh dan memperkuat eksistensinya dari Sabang sampai Merauke.

MUNAS III nantinya diharapkan tidak hanya menjadi forum organisasi untuk mengambil keputusan strategis, tetapi juga menjadi momentum mempererat solidaritas antaranggota dan menyatukan visi besar dalam memperjuangkan masa depan jurnalisme siber di Indonesia.

“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang sama, PJS optimistis agenda nasional tersebut akan menjadi tonggak sejarah baru bagi perjalanan organisasi ke depan,” tegas dia. (ril/dkd)

DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Sembelih Tiga Ekor Sapi Kurban

PESAWARAN – (deklarasinews.com)– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesawaran sembelih tiga ekor sapi limosin pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Di Desa Tanjung Agung Kecamatan Way Lima. Sabtu, (30/5/2026).

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Mustika Bahrum, SE., MM mengatakan jika DPD Golkar Pesawaran pada perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini menyembelih tiga ekor hewan kurban.

“Alhamdulillah pada perayaan Hari Raya Idul Adha tahun ini DPD Golkar Pesawaran menyembelih tiga ekor sapi limosin, satu ekor diantaranya merupakan pemberian dari Anggota DPR-RI Rycko Menoza, ” Ujar Mustika.

Mustika yang juga Anggota DPRD Provinsi Lampung menegaskan, bahwa penyembelihan hewan kurban telah menjadi agenda rutin tahunan Partai Golkar. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian partai terhadap masyarakat serta wujud ketaatan dalam menjalankan syariat islam.

“Daging kurban ini akan kami distribusikan kepada masyarakat yang berada di sekitar lingkungan dan pengurus partai Golkar,” pungkasnya. (*)

Putri Zulhas: Makna Kurban Adalah Keikhlasan dan Solidaritas Sosial

BANDAR LAMPUNG -(dekarasinews.com)- Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (DPD-PAN) Kota Bandar Lampung untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui penyembelihan hewan kurban.

Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Dr. Ir. Firmansyah Y. Alfian, MBA, M.Sc., menegaskan bahwa kurban bukan sekadar ritual, tetapi juga simbol pengorbanan dan kepedulian sosial. “Kami ingin menunjukkan bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan, tetapi juga soal kepedulian nyata kepada rakyat,” kata Firmansyah di Rumah PAN Kota Bandar Lampung, kemarin. Menurutnya, apa yang dimiliki manusia sejatinya adalah titipan Allah SWT.

Dalam kegiatan tersebut, DPD PAN Kota Bandar Lampung menyembelih empat ekor sapi kurban yang berasal dari kontribusi kader dan pengurus partai. Firmansyah menjelaskan bahwa daging kurban dibagikan kepada sekitar 450 penerima manfaat, terdiri dari kader PAN, simpatisan, dan masyarakat sekitar.

“Kami memastikan distribusi dilakukan secara tertib dengan sistem kupon agar tepat sasaran,” ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen PAN dalam menjaga transparansi dan keadilan sosial.

Firmansyah menambahkan bahwa makna Idul Adha harus dipahami sebagai momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan. “Kurban ini adalah simbol keikhlasan, bagaimana kita rela berbagi apa yang kita cintai demi kemaslahatan bersama,” jelasnya.

Ia menilai bahwa masyarakat Bandar Lampung membutuhkan teladan nyata dari para pemimpin politik. Menurutnya, nilai pengorbanan Nabi Ibrahim AS menjadi inspirasi bagi umat Islam dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Sementara itu, Anggota Fraksi PAN DPR RI, Putri Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa kurban adalah bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat hubungan antara kader partai dengan masyarakat. “Semoga daging kurban yang dibagikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima dan menjadi berkah bagi kita semua,” kata Putri Zulhas.

Putri Zulhas menambahkan bahwa teladan Nabi Ibrahim AS harus menjadi inspirasi dalam menjalankan perintah Allah SWT dengan penuh keikhlasan. Dengan komitmen tersebut, PAN optimis mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Bandar Lampung. Kegiatan kurban ini pun mendapat sambutan antusias dari warga.

Diketahui, pada perayaan Idul Adha tahun 1447 H. /2026 M. DPD PAN Kota Bandar Lampung menyembelih sebanyak empat ekor sapi kurban.dengan rincian 2 ekor dari Putri Zulkifli Hasan, 1 ekor dari ketua DPD dan 1 Ekor dari fraksi PAN. Daging kurban tersebut nantinya dibagikan kepada sekitar 450 penerima manfaat yang terdiri dari kader PAN, simpatisan, serta masyarakat di lingkungan sekitar. (**)

‎Anggota DPRD Tubaba Asep Priwanto Berkurban Dua Ekor Kerbau, Ajak Masyarakat Tingkatkan Kepedulian dan Ketaatan. ‎

TUBABA –(deklarasinews.com)– Semangat Hari Raya Idul adha 1446 Hijriah tahun 2026 dimaknai penuh khidmat oleh Anggota DPRD Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Asep Priwanto dari Fraksi PAN. Pada Rabu (27/5/2026), ia melaksanakan kurban dua ekor kerbau atas nama pribadi serta sejumlah anggota keluarganya, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

‎‎Pelaksanaan kurban tersebut berlangsung di kediaman orang tuanya di Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung. Suasana kebersamaan tampak terasa hangat ketika keluarga, tetangga, hingga masyarakat sekitar turut hadir menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.

‎‎Asep Priwanto menyampaikan bahwa hewan kurban tersebut telah diserahkan kepada masing-masing panitia pelaksana untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat.

‎‎Saat dikonfirmasi media indonewsmedia.com, Asep mengatakan bahwa kurban tersebut merupakan bentuk rasa shyukur sekaligus doa bagi keluarga besarnya.

‎‎“Kurbán pribadi dan atas nama keluarga kami yang masih hidup maupun yang sudah almarhumah,” ujarnya.

‎‎Ia menjelaskan, momentum Idul adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar keluarga, tetangga, dan sahabat.

‎‎“Pemotongan hewan kurban kerbau ini untuk ngumpulin keluarga, tetangga dan kawan-kawan. Dagingnya dibagikan panitia, masyarakat yang hadir dan tetangga, tidak ada target khusus,” ungkapnya.

‎‎Menurutnya, nilai utama dari ibadah kurban adalah meneladani kisah ketakwaan Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan putranya demi menjalankan perintah Allah SWT. Nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepatuhan itulah yang ingin ia tanamkan kepada masyarakat.

‎‎“Untuk mengingat kisah Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya karena kecintaan dan ketaatannya terhadap Allah SWT. Dari kisah tersebut saya mengajak kepada saudara-saudaraku semua untuk berkurban karena rasa cinta kita dan ketaatan kita kepada Allah SWT. Semoga kurban kita diridhai oleh Allah SWT,” tuturnya.

‎‎Di akhir penyampaiannya, Asep juga berharap momentum Iduladha dapat menjadi perekat persatuan dan kekompakan masyarakat serta pemerintah daerah dalam membangun Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju.

‎‎“Harapan saya untuk masyarakat ataupun pejabat, semoga ke depan Pemerintahan Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bisa lebih kompak dan maju,” pungkasnya. (Mar)

Salurkan Hewan Kurban, Rycko Menoza Sambangi Rumah Mustika Bahrum

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesawaran menerima bantuan satu ekor sapi kurban dari Anggota DPR-RI H. Rycko Menoza SZP, MBA.

Penyerahan hewan kurban diserahkan langsung oleh H. Rycko Menoza SZP. MBA kepada ketua DPD Golkar Kabupaten Pesawaran Mustika Bahrum, SE. MM di Desa Tanjung Agung Kecamatan Wat Lima Kabupaten Pesawaran. Selasa, (26/5/2026).

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran Mustika Bahrum mengucapkan terimakasih kepada H. Rycko Menoza SZP, MBA yang sudah menyerahkan satu ekor sapi kurban.

“DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran mengucapakan terimakasih kepada bapak Rycko Menoza yang sudah menyerahkan hewan kurban satu ekor sapi,” Ujar Mustika.

Mustika juga menambahkan, bahwa DPD Golkar Kabupaten Pesawaran pada Idul Adha tahun ini akan menyembelih 3 (tiga) ekor sapi.

“Alhamdulillah… Hari raya Idul Adha tahun ini DPD Partai Golkar Kabupaten Pesawaran akan menyembilh tiga ekor sapi limosin, dan seluruh daging kurban akan kami serahkan kepada masyarakat sekitar dan pengurus DPD, ” Pungkasnya.

Run Tourism 2026 Dikritik Ketua Komisi III DPRD Palembang, Apa Manfaat Nyatanya untuk Kota?

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta,SH.,MH melontarkan kritik tajam terhadap pelaksanaan kegiatan Run Tourism 2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 2026 membawa nama Hari Ulang Tahun Kota Palembang ke 1343. Ia menilai kegiatan tersebut perlu ditinjau ulang karena dianggap tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran yang saat ini sedang digalakkan pemerintah pusat.

Menurut Rubi, di tengah kondisi pemerintah yang sedang mendorong efisiensi, muncul kegiatan berskala besar yang justru membebani Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Palembang. Ia mempertanyakan urgensi dan manfaat nyata dari kegiatan tersebut bagi masyarakat maupun pendapatan daerah.

“Kami mempertanyakan apa urgensinya acara tersebut dan apa keuntungan untuk Kota Palembang. Pesertanya mayoritas ASN Palembang, bukan masyarakat umum. Jadi dampaknya terhadap PAD juga kecil,” ujar Rubi.

Ia menyoroti biaya pendaftaran peserta yang disebut mencapai Rp160 ribu hingga Rp225 ribu per orang. Padahal, menurutnya, para ASN juga memiliki keterbatasan ekonomi dengan besaran gaji yang sudah diketahui publik.

Rubi menjelaskan, apabila kegiatan tersebut dibuka secara umum dan mampu menarik peserta dari luar daerah, maka dampak ekonominya bisa lebih terasa bagi Kota Palembang. Mulai dari sektor perhotelan, kuliner hingga pariwisata lokal dapat ikut bergerak.

“Kalau pesertanya umum, orang luar kota bisa datang ke Palembang, menginap di hotel, makan kuliner dan berbelanja. Itu baru ada dampak ekonomi untuk daerah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, jumlah ASN di Kota Palembang mencapai sekitar 13.260 orang. Jika dikalikan dengan biaya pendaftaran minimal Rp160 ribu, maka total dana yang terkumpul bisa mencapai lebih dari Rp2 miliar.

“Panitia bisa mendapatkan miliaran rupiah dari ASN Kota Palembang. Ini harus dipertanyakan. Jangan sampai kegiatan seperti ini hanya menjadi bisnis berkedok olahraga,” tegasnya.

Komisi III DPRD Kota Palembang, lanjut Rubi, akan segera memanggil dinas terkait, panitia penyelenggara, serta pihak Pemerintah Kota Palembang untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP).

“Kami ingin mengetahui secara jelas apa untung dan ruginya untuk Kota Palembang. Karena kegiatan ini membawa nama HUT Kota Palembang, maka harus benar-benar memberi manfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (Rls/Ags).

Tak Hanya Lomba Mancing, Acara PWNU dan PKB Sumsel Ini Juga Bagikan Beras dan Uang Tunai

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Ketua PWNU Sumatera Selatan, Hendra Zainuddin bersama Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim menggelar kegiatan mancing bersama di Kolam Pemancingan Aini, Minggu (24/05/2025).

Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi antara Nahdlatul Ulama dan Partai Kebangkitan Bangsa di Sumatera Selatan.

Acara yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban itu dihadiri kader, simpatisan, serta masyarakat sekitar. Tidak hanya menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat komunikasi dan sinergi antara NU dan PKB dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan itu, panitia turut membagikan bantuan berupa beras dan hadiah uang tunai kepada para peserta yang hadir. Pembagian bantuan tersebut mendapat sambutan hangat dan menambah semarak kegiatan yang berlangsung penuh nuansa kekeluargaan.

Ketua DPW PKB Sumsel, Nasrul Halim mengatakan bahwa kegiatan sederhana seperti mancing bersama memiliki makna penting dalam menjaga hubungan emosional dan kedekatan antara PKB dan NU.

“Ini bukan sekadar mancing, tetapi menjadi wujud nyata dalam mempererat ukhuwah serta memperkuat sinergi NU dan PKB untuk kemajuan Sumsel,” ujarnya.

Ia menegaskan, hubungan antara PKB dan NU harus terus dirawat melalui kegiatan yang membumi dan dekat dengan masyarakat. Menurutnya, silaturahmi yang terjalin dengan baik akan memperkuat kebersamaan dalam mengawal kepentingan umat dan pembangunan daerah.

“Konsolidasi NU dan PKB harus terus dijaga lewat kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Dengan kebersamaan seperti ini, kita ingin memperkuat persatuan sekaligus mendorong kemajuan Sumatera Selatan,” tambahnya.

Sementara itu, suasana keakraban tampak begitu terasa sepanjang acara berlangsung. Para peserta menikmati kegiatan memancing sambil bercengkerama dan berbagi cerita dalam nuansa penuh kekeluargaan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah dan pembagian hadiah kepada peserta, meninggalkan kesan hangat dan mempererat hubungan antar kader maupun masyarakat yang hadir. (Ning)

Serap Aspirasi Warga Korombobi, Ebzon Sembai: Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas

SERUI -(deklarasinews.com)— Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, melaksanakan reses I Tahun 2026 bersama aparat kampung dan masyarakat Kampung Korombobi, Distrik Yapen Timur, Jumat (22/05/2026). Kegiatan ini digelar untuk menyerap aspirasi langsung dari konstituen serta mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan di daerah pemilihan.

Dalam sambutannya, Ebzon Sembai menjelaskan bahwa reses bertujuan melihat secara langsung persoalan sosial yang dihadapi masyarakat sekaligus menampung masukan yang akan diperjuangkan dalam agenda pembahasan dan program pembangunan daerah.

Reses juga dipakai sebagai ajang evaluasi agar pelaksanaan program berjalan berkelanjutan dan dapat dikawal oleh DPRK.

Ebzon menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi yang pernah disampaikan masyarakat pada reses sebelumnya kini mulai terealisasi di Kampung Korombobi dan beberapa kampung di Yapen Timur.

Salah satu contoh nyata adalah pemasangan tiang listrik di Kampung Korombobi, yang menandakan progres pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Di bidang kesehatan, kata Ebzon, sebelumnya warga mengeluhkan ketiadaan petugas di Pustu.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, saat ini telah ditempatkan dua suster dan satu mantri yang aktif melayani masyarakat.

Pembangunan gedung Pustu juga telah terealisasi, sementara penyediaan rumah dinas untuk tenaga kesehatan direncanakan dianggarkan pada tahun ini.

Untuk sektor pendidikan, usulan pembangunan gedung Sekolah Dasar telah masuk ke dalam sistem perencanaan pemerintah dan diharapkan terealisasi pada tahun anggaran berjalan.

Sementara itu, terkait infrastruktur jalan, usulan pembangunan akses masuk dari Jalan Trans yapen yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua—mendapat respon positif dari pemerintah provinsi.

“Gubernur telah memberikan tanggapan positif terkait pembangunan jalan tersebut; kami berharap realisasinya dapat dilakukan tahun ini apabila anggaran mencukupi,” ujar Ebzon.

Melalui kegiatan reses ini, Ebzon menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat disampaikan kepada pemerintah daerah dan diwujudkan melalui program pembangunan yang nyata.

Suasana reses berlangsung penuh kekeluargaan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kampung Korombobi, yang berharap pembangunan di wilayah mereka terus mendapat perhatian baik dari pemerintah daerah maupun DPRK Kepulauan Yapen.

Reses adalah kegiatan anggota DPRK turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tujuannya adalah   menampung masukan konstituen, mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan, memperjuangkan anggaran atau kebijakan yang menyasar kebutuhan lokal, serta memperkuat hubungan wakil rakyat dengan masyarakat.

Bentuk kegiatan

Pertemuan dialogis dengan warga, koordinasi dengan aparat kampung, kunjungan lapangan ke fasilitas publik, dan penyusunan rekomendasi yang akan dibawa ke lembaga legislatif atau pemerintah daerah.

Penajaman prioritas pembangunan, tindak lanjut program yang konkret (mis. infrastruktur, kesehatan, pendidikan), dan pengawasan pelaksanaan program agar manfaatnya tepat sasaran.(GM)

Sekretariat DPRD Lamsel Getol Bersih-Bersih, Ketua DPRD: Dukungan untuk Gertak Helau

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Akhir-akhir ini pemandangan berbeda (kalau tidak dibilang berlebihan)  dari sebelumnya warga masyarakat beberapa hari ini disuguhi oleh kegiatan yang dilakukan oleh Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Lampung Selatan.

Para pegawai dan petinggi yang ada di gedung wakil rakyat ini tampak melakukan bersih-bersih atau gotong royong diarea perkantoran tempatnya bertugas serta beberapa fasilitas lainya.

Sakingnya intens dan getolnya melakukan aksi bersih-bersih ini, akhirnya menimbulkan tanda tanya dan spekulasi dimasyarakat, antara mensukseskan program pemerintah Daerah Gertak Helau, atau memang keliru mengartikan program itu.

” Aksi bersih-bersih itu bagus, cuma jangan lupakan tugas pelayananya dong, ” celetuk salah satu warga yang melintas saat melihat para pegawai yang ada di gedung dewan itu menyapu lingkunganya.

” Ini para pegawai sukseskan program Bupati Gertak Helau, atau Bingung mau ngerjain apa, masak sering banget bersih-bersih ” tutur warga lainya yang kebetulan minum Degan didepan kantor DPRD setempat.

” Gimana sih pegawai DPRD Lamsel ini, Jangan karena pengen jadi juara Program Pak Egi Gertak Helau, kemudian lupa tugas pokok dan Fungsinya, ” celetuk warga lainya yang duduk-duduk dipinggir lapangan Korpri Pemkab Lamsel ini.

Mendengar banyaknya warga masyarakat berkomentar tentang kegiatan yang dilakukan oleh Sekretariat DPRD Lamsel ini, Tim media pelitaekspres.com mencoba menghubungi Sekretaris Dewan DPRD Lamsel Herry, SE MM melalui ponselnya walaupun beberapa jam baru dibalas.

Dalam pesan WhatsApp nya dijelaskan bahwa, maaf Cak Ton baru buka HP dalam jawabanya, Jumat (23/5/2026).

Dijelaskan bahwa pihaknya sebelum melakukan bersih-bersih kantor dan lingkunganya kami sudah melaksanakan pekerjaan dan aktivitas kantor berjalan dengan baik, ” paparnya.

Herry juga mengatakan bahwa apa yang dikerjakan tersebut adalah semata-mata menjalankan sesuai tugas intruksi dari Pemda yakni setiap hari Selasa dan Jumat untuk merapikan kantor dan lingkunganya, nah kalau untuk Agenda DPRD tetap berjalan sesuai hasil Banmus, ” ungkap Herry menutup penjelasanya

Hal yang sama juga dijelaskan oleh Ketua DPRD Lampung Selatan Irma Yusneli SE, Jumat (23/5/2026) kepada Tim media pelitaekspres.com.

Dalam penjelasan lewat pesan WhatsAppnya kader partai Gerindra ini mengatakan bahwa memang beberapa waktu terakhir ini kegiatan kebersihan  memang cukup intens dilakukan oleh sekretariat DPRD Lampung Selatan.

Menurut pemegang Palu dalam Sidang Paripurna ini bahwa kegiatan yang dilakukan tersebut adalah salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemkab Lampung Selatan yakni Gerakan Serentak, Hijau, Elok, Lestari, Asri dan Unggul  (Gertak Helau), ” ungkapnya.

Namun demikian lanjut Ketua DPRD Lamsel ini, kegiatan di DPRD tidak hanya bersih-bersih semata, tetapi aktivitas kedewanan seperti rapat-rapat, pembahasan agenda, koordinasi, serta kegiatan kedinasan lainnya tetap berjalan sebagaimana mestinya, ” jelas kader Gerindra dari kecamatan Natar ini menutup penjelasanya sembari mengucapkan terima kasih perhatianya. (Cak Ton)