Dukung Estafet Kepemimpinan BGN, Bupati Radityo Egi Optimistis Program MBG Makin Akseleratif

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah taktis Pemerintah Pusat yang melakukan penyegaran di pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang menggantikan Dadan Hindayana dinilai sebagai langkah strategis demi menyukseskan program prioritas nasional di daerah.

Menurut Egi, perombakan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu yang menjadi fokus utama di Lampung Selatan adalah akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Setiap kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo tentu didasarkan pada pertimbangan yang matang. Ini semua demi memastikan program pemerintah berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Egi, pada Rabu (3/6/2026).

Egi menekankan bahwa BGN mengemban peran yang amat krusial dalam mencetak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul.

Oleh karena itu, kehadiran kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa energi segar, inovasi, serta perbaikan performa kelembagaan secara menyeluruh.

“Kami di daerah siap mendukung berbagai langkah perbaikan dan inovasi yang dilakukan BGN. Fokus kami adalah memastikan program-program tersebut, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Lampung Selatan, dapat sukses terlaksana,” kata Egi.

Merespons perubahan positif di tingkat pusat, Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk berdiri di barisan depan dalam menyukseskan kebijakan BGN.

Pemkab Lampung Selatan siap menyelaraskan program daerah demi memastikan seluruh kebijakan gizi nasional tereksekusi dengan sempurna di lapangan. (Red)

Tubaba Football League U-17 Resmi Bergulir, Wujud Komitmen Pembinaan Sepak Bola Usia Muda Menuju Prestasi Nasional

TUBABA -(deklarasinews.com)- Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menghadiri dan menyaksikan secara langsung Pembukaan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sekaligus sebagai wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda berbakat yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Ketua Pelaksana Tubaba Football League U-17, Alpredo Isnopendi, menjelaskan bahwa kompetisi yang mengusung tema “Membangun Kolaborasi Meraih Mimpi, Menggapai Prestasi Mendunia” ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring, membina, dan mengembangkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi di masa depan.

“Kompetisi ini diikuti oleh 10 klub sepak bola yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup dan akan menjalani kompetisi selama sembilan pekan dengan total 48 pertandingan yang digelar secara bergilir di sejumlah kecamatan,” ujar Alpredo.

Ia menambahkan, selain mendukung pembinaan atlet muda, pelaksanaan kompetisi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, menegaskan bahwa Tubaba Football League U-17 merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan.

Menurut Novriwan, kompetisi ini tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter, peningkatan kemampuan, serta pengembangan talenta muda sepak bola daerah.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan jersey Tim Nasional Indonesia pada seremoni pembukaan menjadi simbol harapan besar agar para pemain muda Tubaba memiliki motivasi tinggi untuk terus berkembang dan suatu hari mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di level yang lebih tinggi.

“Keberhasilan kompetisi ini tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi dari sejauh mana kompetisi mampu melahirkan pemain-pemain muda yang disiplin, sportif, bermental kuat, dan memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Novriwan.

Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pengurus PSSI, pelatih, wasit, klub, hingga para pemain untuk menyatukan visi dalam membangun sepak bola Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju dan berprestasi.

Sementara itu, pelatih nasional Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif menghadirkan kompetisi usia muda yang dinilai mampu menjawab salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan sepak bola nasional.

Menurut Rahmad, keberhasilan pembangunan sepak bola setidaknya ditopang oleh empat aspek utama, yakni peningkatan kualitas kepelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, pembinaan usia dini dan usia muda, serta tersedianya kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.

“Saya melihat apa yang dilakukan Kabupaten Tulang Bawang Barat hari ini merupakan langkah yang sangat tepat. Kompetisi ini mendorong pelatih untuk terus berkembang, memacu peningkatan infrastruktur olahraga, serta memberikan ruang bagi pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan dalam proses pembinaan,” ujarnya.

Rahmad juga mengapresiasi format kompetisi yang melibatkan sepuluh klub dari sembilan kecamatan dengan sistem kandang dan tandang (home and away). Menurutnya, sistem tersebut mampu mendorong tumbuhnya budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola hingga ke tingkat kecamatan.

Ia berharap kompetisi ini dapat terus berlanjut secara berjenjang hingga kelompok usia yang lebih tinggi, sehingga mampu menciptakan jalur pembinaan yang berkesinambungan bagi para atlet muda.

“Talenta sepak bola Lampung tidak pernah habis. Yang dibutuhkan adalah pembinaan yang tepat, kompetisi yang konsisten, dan dukungan seluruh pihak. Saya optimistis melalui kompetisi ini akan lahir generasi-generasi baru yang mampu mengharumkan nama Lampung dan Indonesia,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, S.STP., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Lampung. Ia menilai Tubaba Football League U-17 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di daerah.

Menurutnya, perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin positif harus diimbangi dengan pembinaan yang terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan. Potensi besar yang dimiliki generasi muda Lampung perlu didukung melalui kompetisi yang rutin dan sistem pembinaan yang baik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif dan komitmennya dalam menyelenggarakan kompetisi ini. Tubaba menjadi daerah pertama di Provinsi Lampung yang menyelenggarakan Liga U-17 secara terstruktur seperti saat ini,” ungkap Meiry.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, serta menghormati pelatih, wasit, dan lawan bertanding.

Selain pembukaan kompetisi, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan bola kepada sejumlah Sekolah Dasar dan Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Melalui penyelenggaraan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap dapat membangun fondasi sepak bola yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah, Provinsi Lampung, dan Indonesia di masa mendatang. (Mar)

Bupati Tubaba Tinjau Pelayanan Hemodialisis RSUD, Pastikan Pasien Dapat Layanan Yang Lebih Mudah Dan Dekat

TUBABA –(deklarasinews.com)– Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba meninjau langsung pelaksanaan pelayanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Tubaba, Selasa (02/06/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo beserta tenaga kesehatan. Selain meninjau fasilitas dan proses pelayanan, Bupati Novriwan juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan semangat kepada para pasien yang tengah menjalani terapi hemodialisis.

Bupati Novriwan Jaya mengatakan, keberadaan layanan hemodialisis di RSUD Tubaba merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.

“Saat ini pelayanan hemodialisis bisa lebih dekat dan mudah terjangkau bagi pasien di Tubaba,” ujar Novriwan.

Ia juga berharap pembangunan gedung hemodialisis yang saat ini tengah dipersiapkan dapat segera selesai sehingga pelayanan menjadi semakin optimal dan nyaman bagi pasien.

“Semoga gedung baru hemodialisis kita cepat selesai sehingga pelayanan bisa lebih nyaman lagi untuk para pasien,” tambahnya.

Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Tubaba mendapat apresiasi dari para pasien. Salah seorang pasien mengungkapkan bahwa layanan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi cuci darah.

“Kami berharap layanan hemodialisis ini terus dikembangkan karena masih banyak pasien di Tubaba yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini sangat membantu dan memberi harapan bagi kami untuk menjalani pengobatan dengan lebih mudah,” ujar salah satu pasien.

Pasien tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan RSUD Tubaba selama ini.

“Sejauh ini pelayanannya cukup komprehensif dan bagus. Petugas juga cekatan. Hanya saja kami berharap ke depan unit PMI dapat lebih dekat dengan rumah sakit ini, kemudian ketersediaan obat-obatan vital di apotek juga dapat terus terjaga demi kelancaran pelayanan,” katanya.

Pemkab Tubaba terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta akses pelayanan yang semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Mar)

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tubaba Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman dan Perdamaian Dunia

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Pemkab setempat, Selasa (02/06/2026).

​Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri oleh jajaran. pejabat eselon, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tubaba serta para pelajar.

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah membacakan sambutan tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sambutan tersebut menekankan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila sangat relevan tidak hanya untuk menjaga keutuhan domestik, tetapi juga sebagai solusi perdamaian global.

​”Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Nadirsyah saat membacakan pidato Kepala BPIP.

​Lebih lanjut, pidato tersebut menggarisbawahi peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai perwujudan dari Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kontribusi nyata tersebut di antaranya pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera PBB serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah.

Melalui momentum ini, Kepala BPIP juga menitipkan pesan krusial kepada dua elemen penting bangsa, yaitu generasi muda dan para pemangku kebijakan.

Generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), bukan sekadar menjadi hiasan dinding atau teks di buku sejarah. Sementara itu, para Menteri dan Kepala Daerah diinstruksikan untuk memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan selalu berlandaskan keadilan sosial.

​”Pastikan kebijakan publik memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tegas Nadirsyah menutup sambutan resmi tersebut.

Upacara yang berjalan dengan penuh khidmat ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintahan Tubaba untuk terus meneguhkan semangat persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. (Mar)

Pemkab Pesisir Barat Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

PESIBAR -(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan khidmat di halaman Kompleks Perkantoran Bupati Pesisir Barat, Selasa (2/6/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., yang sekaligus membacakan amanat seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Ir. Armand Achyuni, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Bupati, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesisir Barat.

Dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan Wakil Bupati Irawan Topani disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tema Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’. Tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang abadi,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi sosial, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu mempersatukan keberagaman lebih dari 17.000 pulau serta ratusan suku dan budaya dalam satu ikatan kebangsaan.

Selain menjadi perekat persatuan, Pancasila juga menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang terus berkembang.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia bukan hanya menjadi penonton dalam percaturan dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan meredam berbagai konflik.

Indonesia juga terus menunjukkan peran aktif di tingkat internasional melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan dan penindasan.

“Perdamaian bukan sekadar tidak adanya perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Wakil Bupati.

Lebih lanjut, generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dan terus relevan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Kepada para menteri dan kepala daerah, amanat tersebut juga menegaskan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memastikan tidak ada warga yang merasa tertinggal dalam proses pembangunan.

Selain itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus melawan berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup amanatnya, seluruh masyarakat Indonesia diajak untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!” tutup amanat tersebut.(Arnandes).

Wabup Hadiri Pelantikan PC Muslimat NU dan PC Ikatan Sarjana NU Kabupaten Pesisir Barat

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, SH., M.Kn., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) periode 2025-2030 dan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (NU) periode 2026-2030 Kabupaten Pesisir Barat, di Aula MAN 1 Krui, Senin (01/06/2026).

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Anggota DPRD Pesibar, Riza Pahlevi, S.T., Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung, Dra. Hj. Fita Nahdia Assegaf, M.Pd beserta anggotanya, Ketua I TP-PKK Pesibar, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua Rois Surya PCNU Pesibar, Kiyai Agus Fathullah, Ketua Tanfidziyah PCNU Pesibar, Ahmad Khotob S.Ag., M.M, Kepala Sekolah MAN 1 Krui, Arif Budiman, M.Pd., dan seluruh organisasi yang tergabung.

Dalam sambutan Wakil Bupati Pesisir Barat menyampaikan, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PC Muslimat NU dan PC Ikatan Sarjana NU yang pada hari ini resmi dilantik.

“Pelantikan ini bukan sekedar seremonial organisasi, tetapi merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, sosial, dan keagamaan untuk mengabdi kepada umat, bangsa, dan daerah yang kita cintai,” ujar Wakil Bupati.

Selanjutnya, tema yang diangkat pada hari ini, “Meneguhkan peran perempuan dan sarjana aswaja yang mandiri, sejahtera dan berdaya untuk umat”, merupakan tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Mari kita jadikan organisasi ini sebagai rumah pengabdian, tempat lahirnya gagasan-gagasan besar, tempat tumbuhnya kepedulian sosial, dan tempat menguatkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta ukhuwah insaniyah.

“Karena sesungguhnya, organisasi yang besar bukanlah organisasi yang hanya ramai dalam kegiatan, tetapi organisasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesamanya,” tegasnya.

Di akhir Sambutannya, Wakil Bupati berharap kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat semangat pengabdian, dan menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab.

“Semoga kepengurusan yang Hb baru ini mampu melahirkan program-program yang membawa kemaslahatan, memperkuat peran perempuan, memberdayakan kaum intelektual, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan kabupaten pesisir barat yang kita cintai,” pungkasnya.

Marilah kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar seluruh langkah dan pengabdian kita senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta ridhonya.Aamin..(Arnandes)

Bupati Pringsewu Hadiri Pengajian Triwulan & Pelantikan Idarah Ghusniyah Jatman

PAGELARAN -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menghadiri pengajian triwulan sekaligus pelantikan pengurus Idarah Ghusniyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (JATMAN) se-Kabupaten Pringsewu di Masjid Nurul Huda, Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, pada Ahad (31/5/2026).

Bupati Pringsewu pada kesempatan itu mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus Idarah Ghusniyah JATMAN se-Kabupaten Pringsewu yang dilantik. Serta berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab serta menjadi jalan pengabdian kepada agama, masyarakat, bangsa dan negara.

“JATMAN yang merupakan salah satu badan otonom Nahdlatul Ulama memiliki peran penting dalam dakwah Islam melalui dzikir dan syiar thariqah yang mu’tabarah. Dakwah yang dilakukan tidak hanya memperkuat hubungan seorang hamba dengan Allah SWT, tetapi juga membentuk karakter umat yang santun, moderat, cinta tanah air dan menjaga persatuan,” ucapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dengan para ulama, pesantren, organisasi keagamaan, termasuk JATMAN, merupakan modal yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Melalui nilai-nilai Tauhid, Tasawuf dan Thariqah yang diajarkan oleh para masyayikh dan mursyid, dapat dibangun masyarakat yang religius, berakhlakul karimah, harmonis serta memiliki kepedulian sosial.

“Nilai-nilai tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam mewujudkan masyarakat yang Mandiri, Aman, Kondusif,  Maju, Unggul dan Religius,  sebagaimana visi Pringsewu Makmur,” katanya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila beserta jajaran Pemkab Pringsewu, Ketua, Sekretaris, Rois serta Wakil Khatib Idarah Wustho Provinsi Lampung, Rais Syuriah, Khatib Syuriah serta Ketua Tanfidziyah PCNU Pringsewu, Rais Idarah Syu’biyah, Khatib Idarah Syu’biyah, serta Ketua Idarah Syu’biyah JATMAN Pringsewu.  (*/ Mulia mega)

Bupati Pringsewu Hadiri Taklim Niyabah Pringsewu 1447 Hijriah

SUKOHARJO -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuka Taklim Niyabah Pringsewu 1447 Hijriah di Masjid Taqwa, Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, pada Minggu (31/5/2026). Selain para jamaah, kegiatan yang antara lain diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa serta tausiyah ini juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Lampung Syukron Muchtar, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan tokoh ulama serta para jamaah.

Menurut Bupati, Ta’lim Niyabah merupakan wujud nyata dari sistem pendidikan non-formal berbasis umat yang berjalan secara konsisten. Dikatakan, Islam menempatkan ilmu dan pendidikan pada derajat yang sangat tinggi, dimana bukan hanya pendidikan yang mencerdaskan otak yang  dibutuhkan, melainkan juga pendidikan yang membersihkan hati dan menuntun akhlak, terutama di tengah derasnya arus globalisasi dan digitalisasi.

“Melalui majelis-majelis ilmu seperti inilah, kita membentengi generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang menguasai ilmu pengetahuan, sekaligus memiliki keamanan dan ketaqwaan. Dan pendidikan akhlak tentu tidak bisa dipisahkan dari hablum minannas. Karena itu, nilai utama yang diajarkan dalam ta’lim harus mewujud dalam bentuk kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati Pringsewu juga  mengajak seluruh jamaah untuk menjadi teladan dalam menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masing-masing. Semboyan Kabupaten Pringsewu Jejama Secancanan ini sangat sejalan dengan konsep ukhuwah islamiyah. Karena kesalehan seorang muslim tidak hanya diukur dari lamanya ia berada di dalam masjid, tetapi juga dari seberapa besar manfaat kehadirannya bagi lingkungan sekitarnya.

“Saya juga mengajak seluruh jamaah sekalian untuk mendoakan dan mendukung pembangunan Kabupaten Pringsewu. Pemerintah daerah berkomitmen menjalankan program-program yang pro-rakyat, baik di bidang keagamaan, pendidikan, maupun kesejahteraan sosial. Pemda tak bisa berjalan sendiri, karenanya dibutuhkan sinergi, dukungan serta untaian doa dari para ulama dan masyarakat seluruh jamaah agar Kabupaten Pringsewu senantiasa dijaga oleh Allah SWT serta menjadi daerah yang Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghofur,” pungkasnya. (*/Mm,KW-RI)

Ditinggal Kondangan, Rumah Agus Jamali Ludes Dilalap Si Jago Merah

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Rumah semi permanent milik Agus Jamali (51) warga RT 1 RW 6 dusun Banyumas desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Lampung Selatan ludes dilalap api saat ditinggal menghadiri undangan di Sri Bawono Lampung Timur, Minggu (30/5/2026) sekitar pukul 10.00 wib.

Tidak ada korban jiwa saat peristiwa itu terjadi, namun barang miliknya berupa alat elektronik dan beberapa alat rumah tangga lainya habis terbakar api.

Mujiono (62) orang tua korban menyatakan dirinya mengetahui rumah anaknya terbakar sekitar pukul 10.00 wib,

” Saya tau rumah Agus terbakar sekitar pukul 10.00 wib, tidak ada barang-barang yang bisa diselamatkan karena ditinggal kondangan di Sribawono, ”

Menurutnya anaknya sudah dua hari ada dirumah saudaranya mengadiri  undangan, jadi tidak bisa menyelamatkan barang-barang miliknya.

Beruntung kebakaran ini tidak menyebar kerumah lainya, karena dari  pihak Damkar Sidomulyo segera datang memadamkan api, ” kata  Mujiono yang terlihat sedih ini.

Hal yang sama dikatakan oleh Kepala dusun 6 desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo Sukarman mengatakan bahwa orang yang pertama kali melihat  kejadian tersebut yakni Mujiono (62) orang tua korban.

Saat kejadian pemilik rumah Agus Jamali (51) tidak berada dirumah yakni sedang menghadiri undangan keluarganya di Sribawono Lampung Timur

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun barang berharga miliknya berupa barang elektronik dan barang-barang berharga lainya ludes terbakar. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian ditaksir sekitar Rp. 50 juta rupiah,

” Alhamdulillah kejadian ini tidak menyebar kehunian lainya, karena Damkar Sidomulyo segera datang kelokasi kejadian,”  kata Kepala dusun ini.

Camat Kecamatan Sidomulyo Frans Sinatra Adung SP MM, yang hadir bersama unsur uspikan lainya mengatakan bahwa pihaknya mengetahui peristiwa tersebut setelah menerima laporan dari warga masyarakat dan pihak aparatur desa.

Menerima informasi tersebut pihaknya langsung kelokasi melihat kondisi yang terjadi dan meminta keterangan dari keluarga dan para saksi yang melihat kejadian ini, ” ucap Camat Sidomulyo ini kepada pelitaekspres.com.

Saat kejadian lanjut Camat Sidomulyo bahwa pemilik rumah tidak sedang berada dirumah karena menghadiri undangan keluarganya di Sribawono Lampung Timur.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun seluruh barang-barang milik korban habis terbakar. Atas peristiwa tersebut korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp.50 juta.

Untuk sementara penyebab kejadian tersebut diduga karena konsleting listrik, ” ungkapnya.

Alhamdulillah lanjut Camat yang sangat peduli dengan warganya ini rumah saudara Agus Jamali (51) warga dusun Banyumas desa Sidodadi Kecamatan Sidomulyo ini menjadi prioritas dalam program bedah rumah Pemkab Lampung Selatan, ” Setelah kami berkoordinasi, maka rumah pak Agus Jamali ditetapkan menjadi prioritas dalam program ” Bedah rumah ” Bupati Lamsel Radityo Egi Pratama, ” tutur Camat Sidomulyo.

Namun demikian, pihaknya meminta kepada warga masyarakat bersama aparatur desa Sidodadi untuk bersama-sama membantu/bergotong royong membantu dalam musibah yang dialami oleh saudara kita ini.

Kemudian kepada warga masyarakat kecamatan Sidomulyo untuk lebih berhati-hati saat keluar rumah/bepergian. Pastikan semuanya aman, listrik, kompor dan lainya. Sehingga peristiwa yang sama tidak terjadi lagi, ” pungkasnya. (Cak Ton)

 

 

Dinas PUPR Tubaba Mulai Lakukan Penanganan Sementara Jalan Yang Rusak

TUBABA –(deklarasinews.com)– Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) mulai melakukan penanganan sementara pada sejumlah ruas jalan utama yang mengalami kerusakan.

Langkah ini diambil sebagai respon dan tindak lanjut dari  keluhan masyarakat atas kerusakan infrastruktur jalan yang mengganggu mobilitas juga  berbahaya bagi keselamatan masyarakat yang melintas.

Plt. Kepala Dinas PUPR, Ir. M. Iwan Setiawan Ismed Balaw, S.T., M.T. mengatakan bahwa tahap awal penanganan darurat ini diarahkan pada dua ruas jalan protokol yang menjadi jalur sibuk dan sering dilintasi oleh masyarakat.

Yang pertama adalah ruas jalan simpang tiga Tiyuh Panaragan sampai dengan Tugu Payung simpang Pasar Panaragan Jaya.

Selanjutnya adalah ruas jalan dari tugu Rato Nago Besanding sampai dengan simpang Pasar Modern Pulung Kencana.

“Merespon keluhan masyarakat serta tindak lanjut dari rapat koordinasi Jum’at kemarin kami mulai melakukan penanganan sementara untuk dua ruas jalan,” ujarnya via telepon pada Sabtu (30/05).

“Kita lakukan pengecoran untuk spot-spot kerusakan jalan berlubang dalam yang berbahaya bagi pengguna jalan, targetnya penanganan darurat di ruas jalan ini selesai segera,” lanjut pria yang akrab disapa Ibe ini.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa Dinas PUPR Tubaba saat ini tengah bergerak paralel dengan mengajukan usulan perbaikan jalan secara permanen kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Lampung.

“Kami berharap agar usulan tersebut dapat segera terealisasi agar akses jalan utama ini dapat dibangun kembali dengan standar yang lebih kokoh, lebih nyaman dan aman buat masyarakat. Karena ini penanganan darurat, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menjaga jalan, jangan biarkan kendaraan dengan tonase berlebih lewat, daya dukung kekuatan jalan kita terbatas, pungkasnya.

Ruang fiskal yang sempit menjadi kendala untuk merealisasikan mandatory spending pemerintah daerah  sebagaimana yang diharapkan, khususnya untuk belanja infrastruktur.

Semoga ke depan ada kebijakan fiskal yang lebih longgar dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi untuk membenahi kendala ini. Sehingga pemerintah daerah bisa terbantu untuk fokus pada capaian indikator kinerja makro seperti pengentasan kemiskinan, pengurangan tingkat pengangguran terbuka, pertumbuhan ekonomi serta peningkatan pelayanan di bidang pendidikan dan kesehatan. (Mar)