Capacity Building SPIP-T, Bupati Parosil Dorong Perencanaan dan Penganggaran Lebih Efektif dan Akuntabel

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel melalui kegiatan Capacity Building bertema Implementasi SPIP-T Menuju Efektivitas dan Efisiensi Rencana dan Anggaran yang digelar di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan, Ak., M.Acc, Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintahan Daerah Ade Priyanto, S.E, Koordinator Pengawas Jabatan Fungsional Auditor Bidang IPP Aderial Adelis, S.E beserta jajaran, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dalam sambutannya menegaskan bahwa implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) merupakan amanat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, SPIP-T bukan hanya sebatas kewajiban administratif maupun dokumen formal semata, tetapi harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan pemerintahan.

“SPIP-T harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses pemerintahan, bukan sekadar kewajiban administratif. Dengan implementasi yang baik, kita dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan, dasar implementasi SPIP-T mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah serta Peraturan Kepala BPKP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.

Parosil juga menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan serta penganggaran daerah. Menurutnya, setiap penggunaan APBD harus direncanakan secara matang dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan perangkat daerah benar-benar menjawab kebutuhan prioritas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Parosil meminta seluruh ASN mengikuti kegiatan capacity building dengan serius dan sungguh-sungguh agar mampu meningkatkan kapasitas dalam penyusunan manajemen risiko serta penguatan pengawasan internal pemerintahan.

“Saya berharap kegiatan ini diikuti dengan serius dan seksama. Tidak mudah menambah ilmu, wawasan, dan pengetahuan, tetapi melalui pendampingan ini kita dapat menghasilkan keberhasilan dalam pelaksanaan pemerintahan,” katanya.

Parosil juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi agar mendapatkan solusi terbaik.

“Kesulitan-kesulitan yang dihadapi kepala perangkat daerah silakan ditanyakan agar mendapatkan solusi terbaik dalam menuntaskan permasalahan. Harus ada perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peningkatan nilai maturitas SPIP daerah yang selaras dengan tercapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Parosil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPKP Provinsi Lampung beserta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Lampung Barat,” pungkasnya.(andri)

Presiden Salurkan Bantuan Sapi Kurban, Wabup Mad Hasnurin Sampaikan Apresiasi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menerima Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban melalui kegiatan Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Presiden kepada Gubernur, Bupati, dan Wali kota se-Indonesia yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di ruang rapat Pesagi Setdakab, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dan diikuti seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Dari Kabupaten Lampung Barat, kegiatan dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin bersama asisten dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban tersebut merupakan amanah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang setiap tahunnya diberikan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Sebagaimana tahun sebelumnya, Presiden Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban untuk masyarakat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Juri Ardiantoro.

Ia menjelaskan, pada tahun ini terdapat sebanyak 552 Provinsi, Kabupaten, dan Kota penerima bantuan yang terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jumlah sapi yang disalurkan juga meningkat dibanding tahun sebelumnya, yakni mencapai 598 ekor sapi.

Ia menyampaikan, beberapa daerah menerima dua ekor sapi bantuan karena kondisi geografis maupun keterbatasan ketersediaan sapi dengan bobot besar di wilayah tersebut. Sebanyak 46 provinsi dan kabupaten/kota menerima dua ekor sapi bantuan Presiden dengan rata-rata bobot sapi di daerah berkisar 400 hingga 500 kilogram.

Pada kesempatan itu, Juri Ardiantoro menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto, agar sapi kurban ini dijaga dan dirawat dengan baik sampai hari penyembelihan.

“Kami berharap para gubernur, bupati, wali kota, serta peternak dapat menjaga sapi yang telah diserah terimakan ini dengan baik sampai waktu penyembelihan,” katanya.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di sekitar masjid penerima.

“Semoga bantuan sapi kurban ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha dan dapat dinikmati oleh lebih banyak warga,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat melalui zoom meeting.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. atas bantuan sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima Kabupaten Lampung Barat berupa sapi jenis Brahman dengan bobot mencapai 1.020 kilogram. Nantinya, sapi kurban tersebut akan diserahkan kepada Masjid Ar-Rahman Negeri Agung, Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah serta diharapkan mampu memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi warga yang menerima.

“Semoga bantuan ini membawa berkah dan dapat membantu masyarakat dalam merayakan Idul Adha dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur,” Pungkasnya.(nsr)

Sidak Pasar Jelang Idul Adha, Pemkab Lampung Barat Pastikan Harga Bapokting Tetap Stabil

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melakukan sidak pasar di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Selasa (26/05/2026).

Sidak tersebut memastikan distribusi dan harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) tetap terkendali serta aman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat, Pirwan, serta dihadiri Forkopimda, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kepala perangkat daerah, dan camat setempat.

Dalam keterangannya, Pirwan menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh komoditas pangan yang beredar di pasar memenuhi standar mutu dan dijual dengan harga yang stabil.

“Melalui sidak ini, kita ingin memastikan komoditas seperti beras, bawang, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya memenuhi standar mutu serta harga yang sesuai,” ujar Pirwan.

Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan, sejumlah harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil menjelang Idul Adha 1447H.

“Dari hasil pengecekan, harga beras, cabai, bawang merah dan bawang putih, daging sapi, daging ayam, ikan, serta bahan pokok lainnya masih berada di harga yang relatif stabil,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga yang dapat memicu inflasi daerah. Karena itu, pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala.

“Kita akan tetap turun langsung ke pasar untuk melakukan perbandingan harga dari waktu ke waktu,” tambah Pirwan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah agar tetap stabil.(nsr)

Pemkab Lambar Nyatakan Dukungan Penuh Percepatan Digitalisasi Daerah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan dukungan penuh terhadap program percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

Dukungan itu disampaikan Wakil Bupati Mad Hasnurin usai mengikuti High Level Meeting Percepatan dan Perluasan Digitalisasi yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung di Mahan Agung, Bandar Lampung, Senin 25 Mei 2026.

Forum dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Dihadiri kepala daerah dan pimpinan OPD. Pertemuan ini menjadi ajang penyamaan langkah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih cepat dan berbasis teknologi.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyambut baik langkah percepatan digitalisasi yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, digitalisasi dinilai penting untuk mendekatkan layanan pemerintah kepada masyarakat, mempercepat proses pelayanan, dan mempermudah akses hingga ke tingkat pekon.

“Lampung Barat siap mendukung penuh program digitalisasi yang digagas Pemerintah Provinsi Lampung. Kami ingin memastikan masyarakat, sampai ke pelosok, bisa merasakan kemudahan akses layanan yang lebih cepat dan transparan,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menambahkan, kerja sama antara provinsi dan kabupaten menjadi kunci agar transformasi digital bisa berjalan merata dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami percaya, dengan kerja sama yang baik antara provinsi dan kabupaten, transformasi digital ini akan membawa manfaat nyata bagi masyarakat Lampung Barat,” katanya.

Mad Hasnurin mengatakan, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Lampung telah mendorong percepatan penggunaan transaksi digital di seluruh kabupaten/kota.

“Ke depan transaksi di daerah akan lebih diarahkan menggunakan sistem digital, tidak lagi mengandalkan uang tunai. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

“Di Lampung Barat implementasinya akan dikoordinasikan melalui BKPAD dan Bapenda dengan dukungan Kominfo, agar penggunaan aplikasi di masing-masing kabupaten/kota bisa berjalan selaras dan efektif,” tutupnya.

Pemkab Lampung Barat berkomitmen mengawal implementasi digitalisasi agar berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah.(andri)

Lampung Barat Dorong Swasembada Padi, 10 Alsintan Diserahkan ke Kelompok Tani

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggeber upaya peningkatan produksi padi melalui penyerahan 10 unit alat dan mesin pertanian atau Alsintan Hand traktor kepada kelompok tani. Penyerahan dilakukan langsung Bupati Parosil Mabsus dalam apel mingguan di halaman kantor Bupati setempat, Senin (25/05/2026).

Berikut 10 kelompok tani yang mendapat bantuan mesin pertanian, kelompok tani Sido Makmur Tugu Ratu Suoh, Karya Muda 2  Tugu Ratu Suoh, Way Sukau Tapak Siring Sukau, Way Sebukau Lombok Lumbok Seminung, Sejahtera Gunung Terang Air Hitam, Mekar Makmur 5 Tribudi Makmur Kebun Tebu, Ham Tuha Adyaksa Tanjung Raya Sukau, Way Warkuk Buay Nyerupa Sukau, Karya Wisma Gedung Surian, Tiga Saudara Bumi Hantatai BNS.

Bantuan tersebut bukan sekadar simbol. Bupati menegaskan, Alsintan harus menjadi pemicu lompatan produktivitas, bukan sumber konflik di internal kelompok tani.

“Ini tantangan bagi bapak ibu. Sudah dikasih fasilitas, jangan diam di tempat. Kalau selama ini setahun panen sekali, sekarang harus berani target dua kali, bahkan tiga kali,” ujar Parosil dengan nada tegas.

Ia menyebut langkah ini sejalan dengan program Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional. Bagi Lampung Barat, swasembada pangan dimulai dari sawah yang dikelola lebih efisien dan modern.

“Alat ini jangan sampai jadi masalah. Jangan sampai gara-gara merasa tidak adil dalam pemakaian, kelompok malah ribut. Kalau niatnya untuk kemajuan bersama, semua pasti bisa diatur,” tegasnya.

Menurut Parosil, modernisasi pertanian tidak bisa ditunda. Dengan Alsintan, waktu pengolahan lahan dan panen bisa dipangkas, biaya tenaga kerja ditekan, dan intensitas tanam meningkat.

Ia berharap, bantuan ini langsung terasa dampaknya pada pendapatan petani padi di wilayahnya. “Fasilitas sudah diberikan. Sekarang tinggal kemauan dan manajemen kelompok. Kalau dikelola dengan baik, ini berkah. Kalau tidak, ya hanya jadi besi yang berkarat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyatakan akan terus memantau pemanfaatan Alsintan agar tepat sasaran dan benar-benar meningkatkan hasil panen. Tujuannya jelas, menjadikan Lampung Barat sebagai salah satu lumbung padi yang menopang ketahanan pangan nasional.(nsr)

Lampung Barat Pasang Target Naik Kelas: Incar Tuan Rumah PORPROV 2030, Gas Persiapan 2026

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Lampung Barat tidak mau jadi penonton di peta olahraga Lampung. Daerah ini langsung tancap gas membenahi ekosistem olahraga prestasi, mulai dari persiapan PORPROV X 2026 hingga mematok diri sebagai calon tuan rumah PORPROV XI 2030.

Ambisi itu dibawa langsung Pemerintah Kabupaten bersama KONI Lampung Barat ke meja Kemenpora RI dalam audiensi di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Tujuannya jelas meminta dukungan pusat untuk pembangunan sarana olahraga yang selama ini jadi ganjalan utama.

“KONI Lampung Barat bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan pembangunan olahraga prestasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, serta penguatan citra daerah melalui prestasi olahraga,” kata ketua umum Koni Lampung Barat, M. Irfan Fadilla Mabsus.

Tanpa fasilitas standar nasional, pembinaan atlet muda di Lampung Barat jalan di tempat. Itu sebabnya, rombongan daerah membawa daftar kebutuhan venue prioritas dan meminta pendampingan teknis agar pembangunan selaras dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, representatif, dan sesuai standar nasional,” katanya.

Menurutnya, jika mau bicara prestasi, fasilitas dulu yang harus memadai. Sebab, atlet yang hebat tidak akan lahir dari lapangan seadanya tanpa memadai.

Melalui audiensi tersebut, Irfan berharap Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Lampung Barat.

“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Lampung Barat akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing pada tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional serta memperkuat implementasi DBON,” tuturnya.

Lampung Barat juga melempar wacana menjadi salah satu lokasi venue PON XXIII 2030. Dengan kondisi alam dan posisi strategis, daerah ini menilai diri layak dikembangkan sebagai sentra pembinaan cabang olahraga tertentu.

Langkah ini sekaligus bagian dari strategi Pemkab untuk menguatkan peran olahraga dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengangkat citra daerah. Targetnya, dalam lima tahun Lampung Barat bisa mengirim lebih banyak atlet ke level nasional dan internasional.

Kemenpora merespons positif. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Bastaman Harahap menyatakan akan menelaah usulan Lampung Barat dan membuka jalur koordinasi lanjutan. Fokusnya pada percepatan pembangunan venue yang bisa langsung dipakai untuk pembinaan dan kompetisi.

Rombongan Lampung Barat dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Bernaria, bersama Ketua Umum KONI M. Irfan Fadilla Mabsus dan jajaran pengurus.(andri)

Bupati Lampung Barat Ingatkan 213 Lulusan SMPN 1 Way Tenong Perkuat Karakter Sebelum Lanjut SMA

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Sebanyak 213 lulusan SMP Negeri 1 Way Tenong Angkatan ke-36 diingatkan untuk memperkuat karakter dan akhlak agar siap menghadapi tantangan di jenjang SMA. Pesan itu disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menghadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Kelas IX, Rabu (20/5/2026).

Parosil menilai jenjang SMP merupakan fondasi penting yang menentukan arah dan sikap generasi muda ke depan. Menurutnya, kelulusan bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menempuh tantangan yang lebih besar.

Ia mengingatkan siswa untuk menjaga nama baik sekolah, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan. Parosil menekankan bahwa kecerdasan tanpa karakter yang kuat tidak akan cukup untuk membawa perubahan positif bagi daerah.

Bupati Lampung Barat juga memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dalam mendidik dan membentuk karakter siswa. Ia menilai peran orang tua sama pentingnya dalam mendukung pendidikan melalui sinergi yang baik dengan sekolah.

Parosil menyebut pentas seni yang ditampilkan siswa menjadi bukti bahwa pendidikan di Lampung Barat tidak hanya fokus pada kemampuan akademik. Kreativitas dan bakat siswa mendapat ruang untuk berkembang sehingga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat berkarya.

Ia berharap seluruh lulusan Angkatan ke-36 melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sehingga kelak menjadi generasi yang membanggakan bagi keluarga, daerah, dan negara.

Sebagai kepala daerah, Parosil juga menyoroti program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bidang pendidikan. Di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, pihaknya berkomitmen untuk terus menggulirkan pembagian seragam gratis bagi seluruh siswa setara SD dan SMP se-Lampung Barat serta berbagai beasiswa.

“Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki program pembagian seragam gratis dan beasiswa kedokteran, seni budaya, keguruan sekolah dasar, dan kewirausahaan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Way Tenong Nazarudin mengatakan, tahun ini SMPN 1 Way Tenong melepas 213 siswa. Seluruh siswa telah menyelesaikan rangkaian ujian sekolah. “Alhamdulillah, seluruhnya lulus 100 persen, Pak Bupati,” ucap Nazarudin dengan raut muka penuh kebahagiaan.

Sebagai kepala sekolah dan mewakili seluruh dewan guru, ia berpesan agar para siswa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Jangan berhenti belajar. Jaga nama baik sekolah, keluarga, dan diri sendiri di mana pun kalian berada,” pungkasnya.(andri)

Parosil Dorong Penguatan Sektor Dasar untuk Kedaulatan Daerah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menegaskan penguatan pangan, pendidikan, dan kesehatan jadi syarat utama agar daerah bisa mandiri. Penegasan itu ia sampaikan ketika memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di halaman Kantor Bupati setempat, Rabu (20/5/2026).

Menurut Parosil, tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” mengarahkan kebijakan pembangunan pada tiga sektor dasar tersebut. Ia menilai kemajuan suatu daerah ditentukan dari keteguhan rakyat menyatukan visi.

“Arah itu sudah berjalan lewat program nasional,” kata Parosil Mabsus dengan tegas.

Parosil menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis kini menyasar sekolah-sekolah untuk membangun fondasi fisik generasi mendatang. Di bidang pendidikan, pemerintah memperluas akses lewat Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, disertai perbaikan mutu guru dan beasiswa.

Di sektor kesehatan, layanan Cek Kesehatan Gratis digulirkan agar perlindungan medis menjangkau semua lapisan. Parosil menyebut ketiga sektor itu dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan masyarakat.

Untuk memperkuat ekonomi desa, pemerintah mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi kekuatan ekonomi baru. Koperasi diharapkan mempermudah akses masyarakat ke pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, dan obat.

Perlindungan anak di ruang digital juga diperketat. Sejak 28 Maret 2026, pemerintah menunda akses anak di bawah 16 tahun ke media sosial berisiko tinggi berdasarkan PP Nomor 17 Tahun 2025.

Parosil mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat solidaritas sosial dan literasi digital. Ia menilai kebangkitan nasional bermula dari kesadaran individu yang bergerak kolektif menuju kemajuan bersama.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.(andri)

Bupati Lambar Dorong MUI Berperan Aktif Dukung Program Pemerintah

LAMBAR –(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mempimpin Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Ke-II Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lampung Barat yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Lampung Barat, Selasa (19/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Drs. Nukman, M.M., para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta Ketua MUI Kabupaten Lampung Barat KH. Pairozi, M.Pd.I. beserta jajaran pengurus MUI.

Dalam sambutannya, Parosil Mabsus menegaskan bahwa MUI Kabupaten Lampung Barat memiliki peran yang sangat strategis dalam membantu pemerintah daerah, terutama dalam mendukung serta mengimplementasikan berbagai program pemerintah di tengah masyarakat.

“Peran MUI Kabupaten Lampung Barat ini sangat strategis,” ujar Parosil.

Ia berharap melalui Musyawarah Kerja Daerah Ke-II tersebut, MUI Kabupaten Lampung Barat dapat mendukung dan mengimplementasikan berbagai macam program pemerintah daerah, baik itu Program Pemerintah Pusat, Pemerintahan Provinsi dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ditengah tengah masyarakat.

Menurut Parosil, keberadaan MUI sangat penting karena para ulama dan tokoh agama merupakan pihak yang paling dekat dengan masyarakat serta memiliki pengaruh besar dalam menyampaikan pesan-pesan moral.

“Karena memang peran serta MUI ini sangat vital, mereka inilah yang paling dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu Parosil menyampaikan, Melalui Musyawarah Kerja Daerah Ke-II tersebut, Parosil berharap MUI Kabupaten Lampung Barat mampu melahirkan berbagai inovasi dan gagasan baru dalam mendukung pemerintah menyelesaikan berbagai persoalan ditengah masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa di era modern dan digital saat ini, MUI harus terus berperan aktif dalam membantu pemerintah daerah dan menjaga kehidupan masyarakat tetap kondusif.

“Saya berharap kepada Ketua MUI beserta jajarannya, munculkanlah pemikiran-pemikiran dan gagasan sebagai jawaban terhadap tantangan yang akan kita hadapi ke depan dalam membantu pemerintah daerah,” tutupnya.(Andri)

Lambar Jajaki Obligasi dan Sukuk Daerah untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

LAMBAR -(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin mengikuti langsung Sosialisasi Obligasi Daerah dan Sukuk Daerah bagi Pemerintah Provinsi Lampung serta Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sumatera Bagian Selatan yang berlangsung di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Senin 18/05/2026.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djauzal, yang juga menjadi salah satu narasumber dalam sosialisasi tersebut.

Sosialisasi mengenai penerbitan obligasi daerah dan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan pembangunan daerah diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) bagi Pemerintah Provinsi, Kabupaten, dan Kota se-Sumatera Bagian Selatan.

Instrumen obligasi daerah dan sukuk daerah dipaparkan sebagai opsi pendanaan inovatif untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik tanpa sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Usai mengikuti kegiatan, Wakil Bupati Mad Hasnurin menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut memberikan pemahaman penting bagi pemerintah daerah dalam menjajaki sumber pembiayaan baru.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong penerbitan instrumen obligasi dan sukuk daerah sebagai alternatif pembiayaan inovatif untuk mempercepat pembangunan di wilayah masing-masing,” kata Mad Hasnurin.

Menurutnya, instrumen ini dapat membantu mempercepat pembangunan di Lampung Barat, terutama pada sektor-sektor prioritas yang membutuhkan pendanaan besar dan jangka panjang.

“Sosialisasi ini memberikan pemahaman yang penting bagi daerah. Obligasi dan sukuk daerah merupakan instrumen pembiayaan inovatif yang dapat membantu mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Lampung Barat, tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD,” ujarnya.

Mad Hasnurin menambahkan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat akan mengkaji lebih lanjut mekanisme dan persyaratan penerbitan instrumen tersebut bersama perangkat daerah terkait.

“Ke depan, kami akan mempelajari lebih lanjut terhadap mekanisme dan persyaratannya bersama OPD terkait. Jika sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan fiskal daerah, kami terbuka untuk menjajaki opsi ini,” tegasnya.

Melalui sosialisasi ini, pemerintah daerah di Sumbagsel diharapkan dapat memahami tahapan, regulasi, serta potensi manfaat dari penerbitan obligasi dan sukuk daerah untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.(Andri)