Dukung Estafet Kepemimpinan BGN, Bupati Radityo Egi Optimistis Program MBG Makin Akseleratif

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah taktis Pemerintah Pusat yang melakukan penyegaran di pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang menggantikan Dadan Hindayana dinilai sebagai langkah strategis demi menyukseskan program prioritas nasional di daerah.

Menurut Egi, perombakan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu yang menjadi fokus utama di Lampung Selatan adalah akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Setiap kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo tentu didasarkan pada pertimbangan yang matang. Ini semua demi memastikan program pemerintah berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Egi, pada Rabu (3/6/2026).

Egi menekankan bahwa BGN mengemban peran yang amat krusial dalam mencetak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul.

Oleh karena itu, kehadiran kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa energi segar, inovasi, serta perbaikan performa kelembagaan secara menyeluruh.

“Kami di daerah siap mendukung berbagai langkah perbaikan dan inovasi yang dilakukan BGN. Fokus kami adalah memastikan program-program tersebut, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Lampung Selatan, dapat sukses terlaksana,” kata Egi.

Merespons perubahan positif di tingkat pusat, Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk berdiri di barisan depan dalam menyukseskan kebijakan BGN.

Pemkab Lampung Selatan siap menyelaraskan program daerah demi memastikan seluruh kebijakan gizi nasional tereksekusi dengan sempurna di lapangan. (Red)

Wagub Jihan Dorong Kolaborasi Hexahelix, Wujudkan Guru Profesional dan Siap Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi hexahelix dalam mewujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang profesional, berdaya saing, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat menerima kunjungan kerja Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu (3/6/2026).

Seperti diketahui konsep hexahelik memadukan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, media massa dan lembaga keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, Jihan menekankan bahwa peningkatan kualitas GTK merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan global dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, dalam transformasi pendidikan, pemerintah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan melalui kolaborasi hexahelix yang melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat.

“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing generasi penerus bangsa. Karena itu, peningkatan kapasitas GTK harus menjadi perhatian bersama dengan melibatkan seluruh elemen yang ada,” ujar Jihan.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut para pendidik untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif.

Selain mendorong peningkatan kompetensi, Jihan menilai kolaborasi hexahelix juga menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan kualitas dan kompetensi GTK antarwilayah.

Ia menyampaikan jangan ada lagi perbedaan akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas antara GTK yang berada di perkotaan dan yang bertugas di daerah terpencil.

Menurut Jihan, kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak dapat memperluas jangkauan program pengembangan GTK hingga ke wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Dengan demikian, pemerataan kualitas pendidikan dapat diwujudkan secara lebih efektif.

Jihan mengapresiasi atas inisiasi BGTK Provinsi Lampung tersebut sebagai upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan peran BGTK Provinsi Lampung yang selama ini terus berupaya meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan pengembangan profesional berkelanjutan.

Jihan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.(Red)

Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut positif pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dan berharap langkah tersebut dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta berbagai program pemenuhan gizi masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi informasi resmi Pemerintah Berdasarkan keterangan pers Istana, yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari terkait keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Sebelumnya, Nanik S. Deyang telah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025 dan terlibat dalam penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan mendukung dan mensupport penuh kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN). Ia berharap di bawah kepemimpinan Kepala BGN yang baru, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan semakin baik, semakin optimal, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan program yang berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Kami berharap berbagai kendala yang selama ini terjadi dapat segera dibenahi sehingga tujuan besar MBG untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dapat tercapai dengan lebih baik,” lanjutnya.

Gubernur menilai berbagai masukan, aspirasi, dan evaluasi yang berkembang selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis perlu menjadi perhatian dalam rangka penyempurnaan tata kelola program. Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai persoalan yang muncul dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara cepat dan tepat.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan terus mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Pada akhirnya, yang menjadi tujuan utama adalah memastikan program-program pemerintah dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kami siap bersinergi dan mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan demi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” tutup Gubernur. (Red)

Tubaba Football League U-17 Resmi Bergulir, Wujud Komitmen Pembinaan Sepak Bola Usia Muda Menuju Prestasi Nasional

TUBABA -(deklarasinews.com)- Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menghadiri dan menyaksikan secara langsung Pembukaan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sekaligus sebagai wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda berbakat yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Ketua Pelaksana Tubaba Football League U-17, Alpredo Isnopendi, menjelaskan bahwa kompetisi yang mengusung tema “Membangun Kolaborasi Meraih Mimpi, Menggapai Prestasi Mendunia” ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring, membina, dan mengembangkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi di masa depan.

“Kompetisi ini diikuti oleh 10 klub sepak bola yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup dan akan menjalani kompetisi selama sembilan pekan dengan total 48 pertandingan yang digelar secara bergilir di sejumlah kecamatan,” ujar Alpredo.

Ia menambahkan, selain mendukung pembinaan atlet muda, pelaksanaan kompetisi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, menegaskan bahwa Tubaba Football League U-17 merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan.

Menurut Novriwan, kompetisi ini tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter, peningkatan kemampuan, serta pengembangan talenta muda sepak bola daerah.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan jersey Tim Nasional Indonesia pada seremoni pembukaan menjadi simbol harapan besar agar para pemain muda Tubaba memiliki motivasi tinggi untuk terus berkembang dan suatu hari mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di level yang lebih tinggi.

“Keberhasilan kompetisi ini tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi dari sejauh mana kompetisi mampu melahirkan pemain-pemain muda yang disiplin, sportif, bermental kuat, dan memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Novriwan.

Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pengurus PSSI, pelatih, wasit, klub, hingga para pemain untuk menyatukan visi dalam membangun sepak bola Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju dan berprestasi.

Sementara itu, pelatih nasional Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif menghadirkan kompetisi usia muda yang dinilai mampu menjawab salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan sepak bola nasional.

Menurut Rahmad, keberhasilan pembangunan sepak bola setidaknya ditopang oleh empat aspek utama, yakni peningkatan kualitas kepelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, pembinaan usia dini dan usia muda, serta tersedianya kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.

“Saya melihat apa yang dilakukan Kabupaten Tulang Bawang Barat hari ini merupakan langkah yang sangat tepat. Kompetisi ini mendorong pelatih untuk terus berkembang, memacu peningkatan infrastruktur olahraga, serta memberikan ruang bagi pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan dalam proses pembinaan,” ujarnya.

Rahmad juga mengapresiasi format kompetisi yang melibatkan sepuluh klub dari sembilan kecamatan dengan sistem kandang dan tandang (home and away). Menurutnya, sistem tersebut mampu mendorong tumbuhnya budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola hingga ke tingkat kecamatan.

Ia berharap kompetisi ini dapat terus berlanjut secara berjenjang hingga kelompok usia yang lebih tinggi, sehingga mampu menciptakan jalur pembinaan yang berkesinambungan bagi para atlet muda.

“Talenta sepak bola Lampung tidak pernah habis. Yang dibutuhkan adalah pembinaan yang tepat, kompetisi yang konsisten, dan dukungan seluruh pihak. Saya optimistis melalui kompetisi ini akan lahir generasi-generasi baru yang mampu mengharumkan nama Lampung dan Indonesia,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, S.STP., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Lampung. Ia menilai Tubaba Football League U-17 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di daerah.

Menurutnya, perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin positif harus diimbangi dengan pembinaan yang terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan. Potensi besar yang dimiliki generasi muda Lampung perlu didukung melalui kompetisi yang rutin dan sistem pembinaan yang baik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif dan komitmennya dalam menyelenggarakan kompetisi ini. Tubaba menjadi daerah pertama di Provinsi Lampung yang menyelenggarakan Liga U-17 secara terstruktur seperti saat ini,” ungkap Meiry.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, serta menghormati pelatih, wasit, dan lawan bertanding.

Selain pembukaan kompetisi, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan bola kepada sejumlah Sekolah Dasar dan Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Melalui penyelenggaraan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap dapat membangun fondasi sepak bola yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah, Provinsi Lampung, dan Indonesia di masa mendatang. (Mar)

Sambut Kepulangan Kloter Pertama Haji Embarkasi Palembang, Wagub Cik Ujang Tekankan Pentingnya Menjaga Kemabruran Haji

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Cik Ujang menyambut kedatangan 443 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Palembang di Aula Asrama Haji Palembang, Selasa (2/6/2026).

Jemaah yang berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) dan Kabupaten Banyuasin tersebut tiba dengan selamat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Pada kesempatan itu, Cik Ujang mengingatkan pentingnya menjaga kemabruran haji dengan mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji di tanah air. Alhamdulillah, Bapak dan Ibu telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Semoga menjadi haji yang mabrur dan hajah yang mabruroh,” ujar Cik Ujang.

Menurutnya, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memberikan banyak pelajaran berharga bagi setiap muslim. Oleh karena itu, semangat ibadah, keikhlasan, kedisiplinan, kesabaran, serta kebersamaan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci harus terus dijaga setelah kembali ke tanah air.

Ia menegaskan bahwa kemabruran haji tidak hanya tercermin saat berada di Makkah dan Madinah, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui perilaku yang baik dan kepedulian terhadap sesama.

“Ibadah haji mengajarkan banyak hal, mulai dari kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan hingga semangat kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dan diamalkan setelah kembali ke tanah air. Semoga pengalaman spiritual selama berhaji menjadi bekal untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Cik Ujang juga mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk menjadikan kepulangan para jemaah haji sebagai momentum memperkuat kehidupan beragama serta mempererat keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

“Kami berharap para jemaah yang baru kembali dapat menjadi penggerak kebaikan di tengah masyarakat. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan agar keberkahan senantiasa hadir dalam kehidupan kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Cik Ujang menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara ibadah haji yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.

“Terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan terbaik. Mulai dari proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kepulangan ke tanah air dapat berjalan dengan baik berkat dedikasi dan kerja keras semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahidin, mengatakan proses pemulangan jemaah kloter pertama berjalan lancar dan sesuai jadwal.

Ia menjelaskan seluruh unsur penyelenggara terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh proses pemulangan berlangsung aman, tertib, dan nyaman hingga seluruh kloter tiba kembali di daerah masing-masing.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji kloter pertama berjalan dengan baik. Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah dan berharap kemabruran hajinya dapat terus terjaga serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Kedatangan kloter pertama ini menjadi awal dari rangkaian pemulangan jemaah haji Embarkasi Palembang Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh jemaah kembali dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga.

Suasana penyambutan berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Tangis syukur mewarnai pertemuan para jemaah dengan keluarga yang telah menanti sejak lama. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci sekaligus awal pengabdian para jemaah untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Ning)

Bupati Tubaba Tinjau Pelayanan Hemodialisis RSUD, Pastikan Pasien Dapat Layanan Yang Lebih Mudah Dan Dekat

TUBABA –(deklarasinews.com)– Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba meninjau langsung pelaksanaan pelayanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Tubaba, Selasa (02/06/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo beserta tenaga kesehatan. Selain meninjau fasilitas dan proses pelayanan, Bupati Novriwan juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan semangat kepada para pasien yang tengah menjalani terapi hemodialisis.

Bupati Novriwan Jaya mengatakan, keberadaan layanan hemodialisis di RSUD Tubaba merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.

“Saat ini pelayanan hemodialisis bisa lebih dekat dan mudah terjangkau bagi pasien di Tubaba,” ujar Novriwan.

Ia juga berharap pembangunan gedung hemodialisis yang saat ini tengah dipersiapkan dapat segera selesai sehingga pelayanan menjadi semakin optimal dan nyaman bagi pasien.

“Semoga gedung baru hemodialisis kita cepat selesai sehingga pelayanan bisa lebih nyaman lagi untuk para pasien,” tambahnya.

Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Tubaba mendapat apresiasi dari para pasien. Salah seorang pasien mengungkapkan bahwa layanan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi cuci darah.

“Kami berharap layanan hemodialisis ini terus dikembangkan karena masih banyak pasien di Tubaba yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini sangat membantu dan memberi harapan bagi kami untuk menjalani pengobatan dengan lebih mudah,” ujar salah satu pasien.

Pasien tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan RSUD Tubaba selama ini.

“Sejauh ini pelayanannya cukup komprehensif dan bagus. Petugas juga cekatan. Hanya saja kami berharap ke depan unit PMI dapat lebih dekat dengan rumah sakit ini, kemudian ketersediaan obat-obatan vital di apotek juga dapat terus terjaga demi kelancaran pelayanan,” katanya.

Pemkab Tubaba terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta akses pelayanan yang semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Mar)

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Pemkab Tubaba Tegaskan Komitmen Rawat Keberagaman dan Perdamaian Dunia

TUBABA –(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Upacara Pemkab setempat, Selasa (02/06/2026).

​Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri oleh jajaran. pejabat eselon, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tubaba serta para pelajar.

​Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Nadirsyah membacakan sambutan tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, sambutan tersebut menekankan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila sangat relevan tidak hanya untuk menjaga keutuhan domestik, tetapi juga sebagai solusi perdamaian global.

​”Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman yang terdiri atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Nadirsyah saat membacakan pidato Kepala BPIP.

​Lebih lanjut, pidato tersebut menggarisbawahi peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai perwujudan dari Sila Kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kontribusi nyata tersebut di antaranya pengiriman pasukan perdamaian di bawah bendera PBB serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah.

Melalui momentum ini, Kepala BPIP juga menitipkan pesan krusial kepada dua elemen penting bangsa, yaitu generasi muda dan para pemangku kebijakan.

Generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), bukan sekadar menjadi hiasan dinding atau teks di buku sejarah. Sementara itu, para Menteri dan Kepala Daerah diinstruksikan untuk memastikan setiap kebijakan publik yang dilahirkan selalu berlandaskan keadilan sosial.

​”Pastikan kebijakan publik memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat terkecil, dan tidak membiarkan ada rakyat yang merasa ditinggalkan. Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak harmonisasi kebangsaan kita,” tegas Nadirsyah menutup sambutan resmi tersebut.

Upacara yang berjalan dengan penuh khidmat ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran pemerintahan Tubaba untuk terus meneguhkan semangat persatuan dan nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat. (Mar)

Pemkab Pesisir Barat Gelar Upacara Peringati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026

PESIBAR -(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan khidmat di halaman Kompleks Perkantoran Bupati Pesisir Barat, Selasa (2/6/2026).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., yang sekaligus membacakan amanat seragam Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Turut hadir dalam upacara tersebut Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan, unsur Forkopimda Kabupaten Pesisir Barat, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Ir. Armand Achyuni, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Bupati, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pesisir Barat.

Dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan Wakil Bupati Irawan Topani disampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tema Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah ‘Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia’. Tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi kontribusi nyata Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia yang abadi,” demikian disampaikan dalam amanat tersebut.

Pancasila disebut sebagai “bintang penuntun” yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menghadapi berbagai tantangan zaman. Di tengah ketidakpastian global dan ancaman fragmentasi sosial, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang mampu mempersatukan keberagaman lebih dari 17.000 pulau serta ratusan suku dan budaya dalam satu ikatan kebangsaan.

Selain menjadi perekat persatuan, Pancasila juga menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang terus berkembang.

Dalam amanat tersebut juga ditegaskan bahwa Indonesia bukan hanya menjadi penonton dalam percaturan dunia. Sesuai amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung dalam Pancasila dinilai menjadi instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan meredam berbagai konflik.

Indonesia juga terus menunjukkan peran aktif di tingkat internasional melalui kontribusi pasukan perdamaian di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), keterlibatan dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penjajahan dan penindasan.

“Perdamaian bukan sekadar tidak adanya perang, tetapi hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Wakil Bupati.

Lebih lanjut, generasi muda diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology) dan terus relevan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai luhur Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau slogan, melainkan diwujudkan dalam tindakan nyata.

Kepada para menteri dan kepala daerah, amanat tersebut juga menegaskan pentingnya menghadirkan kebijakan publik yang berlandaskan keadilan sosial, menjamin hak-hak masyarakat, serta memastikan tidak ada warga yang merasa tertinggal dalam proses pembangunan.

Selain itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus melawan berbagai bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi mengganggu harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menutup amanatnya, seluruh masyarakat Indonesia diajak untuk kembali meneguhkan komitmen kebangsaan dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir dalam tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa. Selamat Hari Lahir Pancasila. Jayalah Indonesiaku. Merdeka!” tutup amanat tersebut.(Arnandes).

Pemprov Lampung Dorong Kesadaran Pajak Lewat Program Diskon PKB dan Penghapusan Denda

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Lampung meluncurkan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Tahun 2026 sebagai upaya mendorong kepatuhan wajib pajak sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah untuk mendukung percepatan pembangunan.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengatakan program yang berlangsung hingga Agustus 2026 tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Selain bertujuan meringankan masyarakat dalam membayar pajak, kami juga berharap program ini dapat menstimulus partisipasi masyarakat untuk membayar pajak kendaraan bermotor serta membantu pendataan kendaraan yang aktif di Provinsi Lampung,” ucap Wagub saat meluncurkan program tersebut di halaman UPTD Wilayah I Samsat Bandar Lampung, Selasa (2/6/2026).

Pada kesempatan tersebut, Wagub Jihan juga meninjau langsung layanan di UPTD Wilayah I Samsat Bandar Lampung, mulai dari loket pendaftaran, area pemeriksaan fisik kendaraan, hingga loket pembayaran.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama pelaksanaan Program Keringanan Pajak Kendaraan Bermotor Tahun 2026. Dalam kegiatan itu, Wagub didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Wadirlantas Polda Lampung, Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Lampung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Lampung, serta sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Dalam program tersebut, Pemprov Lampung memberikan sejumlah insentif kepada wajib pajak kendaraan bermotor. Salah satunya berupa keringanan bagi kendaraan yang memiliki tunggakan pajak selama satu hingga lima tahun.

Melalui skema tersebut, pemilik kendaraan hanya diwajibkan membayar pajak berjalan satu tahun ditambah 50 persen dari nilai pajak tahun berjalan sebagai pengganti tunggakan. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pemilik kendaraan yang selama ini menunggak untuk kembali aktif membayar pajak.

Selain itu, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada wajib pajak yang selama ini patuh membayar PKB. Bentuk penghargaan tersebut berupa diskon pajak mulai dari 5 persen hingga 25 persen.

Diskon sebesar 5 persen diberikan kepada wajib pajak yang membayar PKB tepat waktu. Sementara diskon 15 persen diberikan kepada pemilik kendaraan yang tercatat membayar pajak secara berturut-turut selama empat tahun di Provinsi Lampung.

Adapun diskon 20 persen diberikan kepada wajib pajak yang konsisten membayar PKB selama empat tahun berturut-turut dan memiliki kendaraan berusia di atas 10 tahun. Sedangkan diskon tertinggi sebesar 25 persen diberikan kepada wajib pajak yang tidak pernah menunggak selama empat tahun berturut-turut dengan usia kendaraan lebih dari 15 tahun.

Pemprov Lampung juga memberikan insentif untuk proses balik nama dan mutasi kendaraan dalam daerah. Pemilik mobil memperoleh diskon PKB tahun berjalan sebesar 25 persen, sedangkan pemilik sepeda motor mendapatkan diskon sebesar 50 persen.

Bagi kendaraan yang melakukan mutasi masuk ke Provinsi Lampung, pemerintah memberikan diskon pajak sebesar 50 persen pada tahun pertama dan 50 persen pada tahun kedua. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan validitas data kendaraan yang beroperasi di Lampung sekaligus memperluas basis penerimaan daerah.

Tidak hanya itu, pemerintah juga menghapus denda keterlambatan PKB serta membebaskan pajak progresif selama program berlangsung. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak tanpa membebani masyarakat.

Wagub Jihan menegaskan program keringanan tahun 2026 berbeda dengan program pemutihan yang pernah dilaksanakan sebelumnya. Menurut dia, kebijakan kali ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat yang selama ini tertib membayar pajak.

“Biasanya yang mendapatkan manfaat lebih besar adalah yang menunggak. Tahun ini kami juga memberikan keringanan kepada masyarakat yang selama ini taat membayar pajak melalui diskon 5 sampai 25 persen,” ujar Wagub.

Wagub juga menjelaskan bahwa peningkatan kepatuhan pajak akan berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan. Salah satu prioritas pembangunan saat ini adalah peningkatan kualitas infrastruktur jalan dan jembatan.

Menurut Wagub, Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan tingkat kemantapan jalan provinsi mencapai lebih dari 90 persen pada tahun 2029. Target tersebut membutuhkan dukungan pendapatan daerah yang kuat dan berkelanjutan.

“Kalau partisipasi masyarakat meningkat, maka PAD yang masuk ke Provinsi Lampung akan semakin besar sehingga percepatan pembangunan jalan dan jembatan dapat terealisasi lebih cepat,” katanya.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Polda Lampung. Wadirlantas Polda Lampung AKBP Benny Prasetya menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan Bapenda dan Jasa Raharja untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama program berlangsung.

Program keringanan pajak ini dijadwalkan berlangsung sejak 1 Juni hingga akhir Agustus 2026. Selama periode tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai kanal layanan yang telah disediakan pemerintah.

Untuk pembayaran PKB tahunan, masyarakat dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling, Samsat Mall, Samsat Desa, Samsat Kontainer, aplikasi e-Signal, maupun e-Samdes. Sementara layanan perpanjangan STNK dan penggantian pelat kendaraan tetap dapat dilakukan di Samsat Induk dan Samsat Drive Thru.

Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Lampung Amaluddin Salam mengatakan pihaknya turut mendukung program tersebut dengan memberikan penghapusan sanksi administrasi SWDKLLJ akibat keterlambatan pembayaran.

Menurut data yang disampaikan Jasa Raharja, terdapat sekitar 751.361 kendaraan roda dua dan roda empat di Lampung yang masih menunggak pajak selama satu hingga lima tahun. Potensi tersebut menjadi sasaran utama program keringanan tahun ini.

Pemerintah Provinsi Lampung berharap program tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus memperkuat pendapatan asli daerah yang nantinya dikembalikan kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta berbagai program kesejahteraan.

Karena itu, masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Lampung diimbau memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kepatuhan membayar pajak tidak hanya membantu meringankan beban administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mempercepat pembangunan dan kemajuan Provinsi Lampung.

 

Wabup Hadiri Pelantikan PC Muslimat NU dan PC Ikatan Sarjana NU Kabupaten Pesisir Barat

PESIBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, SH., M.Kn., menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Muslimat Nahdatul Ulama (NU) periode 2025-2030 dan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (NU) periode 2026-2030 Kabupaten Pesisir Barat, di Aula MAN 1 Krui, Senin (01/06/2026).

Turut hadir dalam Kegiatan tersebut, Anggota DPRD Pesibar, Riza Pahlevi, S.T., Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Provinsi Lampung, Dra. Hj. Fita Nahdia Assegaf, M.Pd beserta anggotanya, Ketua I TP-PKK Pesibar, Dea Derika Topani, S.H., M.Kn., Ketua Rois Surya PCNU Pesibar, Kiyai Agus Fathullah, Ketua Tanfidziyah PCNU Pesibar, Ahmad Khotob S.Ag., M.M, Kepala Sekolah MAN 1 Krui, Arif Budiman, M.Pd., dan seluruh organisasi yang tergabung.

Dalam sambutan Wakil Bupati Pesisir Barat menyampaikan, atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PC Muslimat NU dan PC Ikatan Sarjana NU yang pada hari ini resmi dilantik.

“Pelantikan ini bukan sekedar seremonial organisasi, tetapi merupakan amanah besar yang mengandung tanggung jawab moral, sosial, dan keagamaan untuk mengabdi kepada umat, bangsa, dan daerah yang kita cintai,” ujar Wakil Bupati.

Selanjutnya, tema yang diangkat pada hari ini, “Meneguhkan peran perempuan dan sarjana aswaja yang mandiri, sejahtera dan berdaya untuk umat”, merupakan tema yang sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Mari kita jadikan organisasi ini sebagai rumah pengabdian, tempat lahirnya gagasan-gagasan besar, tempat tumbuhnya kepedulian sosial, dan tempat menguatkan ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta ukhuwah insaniyah.

“Karena sesungguhnya, organisasi yang besar bukanlah organisasi yang hanya ramai dalam kegiatan, tetapi organisasi yang mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesamanya,” tegasnya.

Di akhir Sambutannya, Wakil Bupati berharap kepada seluruh pengurus yang baru dilantik agar senantiasa menjaga kekompakan, memperkuat semangat pengabdian, dan menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan serta tanggung jawab.

“Semoga kepengurusan yang Hb baru ini mampu melahirkan program-program yang membawa kemaslahatan, memperkuat peran perempuan, memberdayakan kaum intelektual, serta menjadi bagian penting dalam pembangunan kabupaten pesisir barat yang kita cintai,” pungkasnya.

Marilah kita bersama-sama memohon kepada Allah SWT agar seluruh langkah dan pengabdian kita senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, serta ridhonya.Aamin..(Arnandes)