Bupati Antar Kepulauan Yapen Raih Kembali Opini WTP dari BPK Papua

JAYAPURA -(deklarasinews.com)- Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy SE, M.Si., didampingi Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai S.Pi., M.H., menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah (LKPD) Tahun 2025 untuk kabupaten/kota se-Provinsi Papua. Kegiatan berlangsung di Kantor Perwakilan BPK RI  Provinsi Papua di Jayapura, Jumat (29/5/2026).

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kabupaten Biak Numfor juga meraih WTP, sedangkan Kabupaten Waropen memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Papua beserta jajaran atas pelaksanaan pemeriksaan yang profesional, independen, dan objektif. Menurutnya, penyerahan LHP bukan sekadar seremoni, melainkan kewajiban konstitusional dan momentum evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Bupati mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Biak Numfor, dan Kabupaten Waropen menerima secara terbuka seluruh catatan, temuan, dan rekomendasi yang disampaikan BPK RI.

Sikap kooperatif ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap prinsip good governance, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa sesuai UU No. 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, pemerintah daerah wajib menindaklanjuti rekomendasi BPK paling lambat 60 hari setelah laporan diterima.

UU tersebut juga mengatur jenis pemeriksaan yang dilakukan BPK, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Oleh karena itu, LHP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi untuk memperbaiki kelemahan dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Bupati menambahkan bahwa pemeriksaan BPK bukan hanya memberikan penilaian, tetapi juga mendorong terciptanya pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel serta sesuai ketentuan perundang-undangan.

Laporan hasil pemeriksaan yang diserahkan hari ini menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, memperkuat sistem pengendalian internal, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sehingga penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Meski meraih opini WTP, Bupati Benyamin Arisoy mengingatkan bahwa capaian ini bukan jaminan tidak adanya potensi penyimpangan.

“WTP menunjukkan penataan tata kelola keuangan dan aset sesuai ketentuan. Namun bukan berarti tidak ada indikasi penyimpangan. Kami tetap waspada dan berkomitmen memperbaiki kelemahan yang masih ada,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa seluruh rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti secara tepat dan bertanggung jawab.

Kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ia menegaskan agar hasil pemeriksaan menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin, tertib administrasi, dan kualitas pelayanan publik.

Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, pimpinan DPRK, dan pihak-pihak yang telah bekerja sama dalam proses pemeriksaan sehingga berjalan baik.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPK RI Perwakilan Provinsi Papua terus diperkuat demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan terpercaya.

Bupati Kabupten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy dikenal sebagai sosok karismatik dan sederhana. Berbekal pengalaman panjang di birokrasi, khususnya di bidang keuangan, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan  Keuangan di Provinsi Papua di era Gubernur Lukas Enembe. Latar belakang dan pengetahuan yang dimiliki membantunya mengatasi berbagai persoalan keuangan daerah sejak awal masa kepemimpinan, meskipun menghadapi tantangan signifikan. Kepemimpinannya yang berorientasi pada penataan administrasi dan penguatan sistem pengendalian internal disebut sebagai faktor penting dalam keberhasilan meraih kembali opini WTP bagi Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyatakan komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan dan aset daerah berdasarkan rekomendasi BPK, dengan tujuan meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan anggaran yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kabupeten Kepulauan Yapen.(GM)

Bupati Yapen Lepas Pawai Takbiran 2026

SERUI -(deklarasinews.com)- Ribuan umat Muslim di Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / Tahun 2026 Masehi dengan menggelar pawai takbiran akbar keliling pusat Kota Serui. Kegiatan pawai yang digelar malam ini, Rabu (26/5/2026), mengambil titik kumpul dan berakhir di Lapangan Trikora Alun-alun Kota Serui.

Pawai takbiran ini diselenggarakan oleh Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Yapen dan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy SE., M.Si., serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen Ebzon Sembai S.Pi., M.H. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Klemens Taran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen Adolina Yopi, tokoh agama, serta organisasi massa Islam se-Kota Serui.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyatakan bahwa pawai takbiran tidak sekadar syiar agama, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Ia menekankan bahwa Kabupaten Kepulauan Yapen kaya akan keberagaman suku, budaya, agama, dan adat istiadat, sehingga peran setiap elemen masyarakat dalam merawat toleransi menjadi sangat krusial.

“Bersama-sama kita harus terus menjaga keberagaman dan merawat toleransi hidup di tengah perbedaan yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen. Mari kita hidup saling menghargai, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga situasi daerah yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah. Ia menghimbau seluruh peserta pawai untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi aturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / Tahun 2026 Masehi kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ia berharap momentum Idul Adha menjadi pengingat akan nilai keikhlasan, pengorbanan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha. Semoga Idul Adha mengingatkan kita pada nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian sosial,” pungkasnya.(GM)

Serap Aspirasi Warga Korombobi, Ebzon Sembai: Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas

SERUI -(deklarasinews.com)— Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, melaksanakan reses I Tahun 2026 bersama aparat kampung dan masyarakat Kampung Korombobi, Distrik Yapen Timur, Jumat (22/05/2026). Kegiatan ini digelar untuk menyerap aspirasi langsung dari konstituen serta mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan di daerah pemilihan.

Dalam sambutannya, Ebzon Sembai menjelaskan bahwa reses bertujuan melihat secara langsung persoalan sosial yang dihadapi masyarakat sekaligus menampung masukan yang akan diperjuangkan dalam agenda pembahasan dan program pembangunan daerah.

Reses juga dipakai sebagai ajang evaluasi agar pelaksanaan program berjalan berkelanjutan dan dapat dikawal oleh DPRK.

Ebzon menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi yang pernah disampaikan masyarakat pada reses sebelumnya kini mulai terealisasi di Kampung Korombobi dan beberapa kampung di Yapen Timur.

Salah satu contoh nyata adalah pemasangan tiang listrik di Kampung Korombobi, yang menandakan progres pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Di bidang kesehatan, kata Ebzon, sebelumnya warga mengeluhkan ketiadaan petugas di Pustu.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, saat ini telah ditempatkan dua suster dan satu mantri yang aktif melayani masyarakat.

Pembangunan gedung Pustu juga telah terealisasi, sementara penyediaan rumah dinas untuk tenaga kesehatan direncanakan dianggarkan pada tahun ini.

Untuk sektor pendidikan, usulan pembangunan gedung Sekolah Dasar telah masuk ke dalam sistem perencanaan pemerintah dan diharapkan terealisasi pada tahun anggaran berjalan.

Sementara itu, terkait infrastruktur jalan, usulan pembangunan akses masuk dari Jalan Trans yapen yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua—mendapat respon positif dari pemerintah provinsi.

“Gubernur telah memberikan tanggapan positif terkait pembangunan jalan tersebut; kami berharap realisasinya dapat dilakukan tahun ini apabila anggaran mencukupi,” ujar Ebzon.

Melalui kegiatan reses ini, Ebzon menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat disampaikan kepada pemerintah daerah dan diwujudkan melalui program pembangunan yang nyata.

Suasana reses berlangsung penuh kekeluargaan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kampung Korombobi, yang berharap pembangunan di wilayah mereka terus mendapat perhatian baik dari pemerintah daerah maupun DPRK Kepulauan Yapen.

Reses adalah kegiatan anggota DPRK turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tujuannya adalah   menampung masukan konstituen, mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan, memperjuangkan anggaran atau kebijakan yang menyasar kebutuhan lokal, serta memperkuat hubungan wakil rakyat dengan masyarakat.

Bentuk kegiatan

Pertemuan dialogis dengan warga, koordinasi dengan aparat kampung, kunjungan lapangan ke fasilitas publik, dan penyusunan rekomendasi yang akan dibawa ke lembaga legislatif atau pemerintah daerah.

Penajaman prioritas pembangunan, tindak lanjut program yang konkret (mis. infrastruktur, kesehatan, pendidikan), dan pengawasan pelaksanaan program agar manfaatnya tepat sasaran.(GM)

IKEMAL Yapen Kobarkan Semangat Pattimura Lewat Kirab Obor Perjuangan di Serui

SERUI -(deklarasinews.com)- IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menggelorakan semangat Kapitan Pattimura pada peringatan Hari Pahlawan Nasional Ke-209, Jumat (15/5/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa, Serui, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan kirab obor perjuangan Pattimura yang dibawa mengelilingi Kota Serui. Obor diterima oleh Ketua IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Wenno, dan diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen untuk dinyalakan di Lapangan Sapta Marga.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, Wakil Bupati Roi Palunga, Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai, Forkopimda, para asisten Setda, pimpinan OPD, perwakilan Dewan Adat Saireri, serta perwakilan BUMN dan BUMD. Hadirin juga terdiri dari warga Maluku yang bermukim di Yapen beserta perwakilan paguyuban dan masyarakat setempat.

Ketua IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno mengingatkan makna sejarah nyala obor Pattimura.

Menurutnya, nyala obor yang pertama kali dinyalakan oleh Kapitan Pattimura (Tomas Matulessi) di Gunung Sanewi, Saparua, pada 14–15 Mei 1817, kini terus hidup sebagai simbol perjuangan.

“Api obor ini telah menerangi Bumi Para Raja sejak masa lalu hingga kini,” kata Harold.

Harold menjelaskan empat makna utama yang dipetik dari nyala api obor perjuangan Kapitan Pattimura

Pemersatu bangsa. Nyala obor melambangkan keberanian, persatuan, dan tekad untuk membela kepentingan umum serta menolak praktik penjajahan.

Reformasi perjuangan. Bila para pahlawan dahulu berjuang dengan senjata (parang dan salawaku), generasi muda saat ini harus membekali diri menjadi pribadi tangguh dan profesional menghadapi tantangan modern.

Inspirasi generasi muda. Ritual lari obor setiap tahun menandai estafet perjuangan yang tidak boleh berhenti; semangat Pattimura harus terus hidup di kalangan pemuda.

Cinta tanah air. Api obor adalah api abadi yang mengingatkan anak-anak Maluku untuk berkarya dan memajukan daerah di mana pun mereka berpijak.

Dengan semangat itu, Harold menegaskan tekad IKEMAL untuk membantu pemerintah memberantas kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang memberi kesempatan bagi putra-putri Maluku untuk bekerja dan berkarya di Yapen.

“Kami berterima kasih kepada Tuhan dan kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengabdi dan berkarya di sini,” ujar Harold Wenno. (GM)

Obor Perjuangan Pattimura Dinyalakan di Serui, IKEMAL Yapen Teguhkan Semangat Kebangsaan

SERUI -(deklarasinews.com)- Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menggelar peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-2009 pada Jumat, 15 Mei 2026.

Acara berlangsung meriah di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa, Kota Serui, dan dihadiri Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., Wakil Bupati Roi Palunga, Ketua DPRK Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., unsur Forkopimda, pengurus IKEMAL, serta warga Maluku di Serui dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana, pengurus IKEMAL, dan seluruh warga Maluku yang telah mensukseskan peringatan Hari Pahlawan Kapitan Pattimura.

Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan, keberanian, dan pengorbanan Pattimura dalam melawan penjajah demi martabat dan kehormatan bangsa.

“Semangat perjuangan Kapitan Pattimura harus terus hidup di tengah kehidupan masyarakat kita saat ini.”

Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata melawan penjajah, maka hari ini perjuangan kita adalah membangun daerah, menjaga persatuan, menciptakan keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Arisoy.

Bupati juga mengajak seluruh warga IKEMAL untuk bersama-sama mendukung visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk ikut membangun kesadaran melalui edukasi, menjalankan pola hidup sehat, menjaga pergaulan yang baik, serta menghilangkan stigma terhadap penderita HIV/AIDS.

“Kita harus hadir memberi dukungan, kepedulian, dan semangat kemanusiaan, karena pencegahan HIV/AIDS adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi kita,” tambahnya.

Acara puncak ditandai kedatangan peserta pembawa obor perjuangan Pattimura. Obor tersebut diterima langsung oleh Ketua IKEMAL Harold Wenno, kemudian diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk diselamakan (dinyalakan) di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa. Prosesi penyalaan obor disaksikan oleh Forkopimda, tamu undangan, dan warga Maluku yang hadir.

Peringatan ini selain sebagai wujud penghormatan kepada pahlawan nasional Kapitan Pattimura juga menjadi sarana penguatan identitas dan solidaritas komunitas Maluku di Yapen.

Dengan semangat yang sama, diharapkan nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air yang ditunjukkan Pattimura dapat menjadi inspirasi dalam membangun masa depan daerah dan generasi muda.(GM)

Pemkab Yapen Buka Mubes II Pemuda Adat Onate

SERUI -(deklarasinews.com)—  Asisten III Setda Kabupaten Kepulauan Yapen, Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., mewakili Bupati Benyamin Arisoy membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) II Pemuda Adat Onate yang digelar di Auditorium RRI Serui, Jumat (15/5/2026). Kegiatan mengangkat tema “Menjaga Warisan, Menata Masa Depan.”

Hadir langsung pada acara tersebut Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., bersama sejumlah anggota DPRK; Ketua Pokja DPRK Provinsi Papua sekaligus Ketua Dewan Adat Saireri, Wellem Saman Bonay Forkopimda; para pimpinan OPD; ketua-ketua dari tujuh suku adat di  Yapen; Ketua KNPI, ketua penguyuban; serta tokoh adat dan pemuda Onate.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Aser Pongrate mewakili Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pemuda Suku Yawa Onate.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempererat persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun semangat kebersamaan antar generasi muda,” ujar Aser membacakan sambutan Bupati.

Bupati menilai mubes bukan sekadar ajang pemilihan kepengurusan atau penyusunan program organisasi, melainkan momentum melahirkan gagasan-gagasan positif demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah berharap pemuda Suku Yawa Onate terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Pemuda harus tampil sebagai pelopor persatuan, penjaga nilai-nilai budaya, serta penggerak pembangunan di tengah masyarakat,” lanjut sambutan itu.

Selain itu, Bupati mengajak pemuda aktif menjaga ketertiban umum, keamanan lingkungan, dan menjadi teladan dalam upaya menjaga kebersihan Kota Serui.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meminta dukungan masyarakat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Menurut data yang disampaikan, jumlah kasus saat ini tercatat sebanyak 3.125 kasus.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perilaku berisiko, serta menghapus stigma terhadap penderita HIV/AIDS,” kata sambutan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Saireri, Willem Saman Bonay S.Sos, menegaskan pentingnya menghormati setiap suku di daerah. Menurutnya, penindasan terhadap suku-suku merupakan bentuk penghianatan mengingat peran besar mereka dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Willem mengajak pemuda untuk bersatu membangun Yapen sebagaimana membangun Indonesia.

Wellem juga menaruh harapan besar agar pada 2030 banyak pemuda terbaik dari suku Yawa Onate yang mampu mengisi kursi di DPRK Kepulauan Yapen. Ia menekankan bahwa untuk menyelamatkan bangsa dan negara, pemuda harus bangkit, menjaga kedaulatan rakyat, serta memastikan tanah, hutan, dan hasil alam tidak dirampas tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat adat yang hidup di atas tanahnya sendiri.

“Bangkitlah pemuda Yawa Onate; berjalanlah bersama dan bergandengan tangan dengan beraama sama jutu suku di Kabupaten Kepulauan Yapen untuk menuju Kota Emas yang kita cintai,” ujar Wellem mengakhiri sambutannya.

Penutup.

Musyawarah Besar II Pemuda Adat Onate diharapkan menghasilkan kepengurusan yang kuat dan program kerja konkret yang mendukung pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan, serta partisipasi aktif pemuda dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.(GM)

‘Ini Bukan Akhir Belajar, Tapi Menuju Perguruan Tinggi!’ – Ketua DPRK Yapen Motivasi Lulusan SMA dan SMK Dawai

 

 

Serui, Kepulauan Yapen – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi., M.H., bersama Ketua Komisi A Fredrik Samber, menghadiri acara penamatan gabungan siswa kelas XII SMA Negeri Unggulan Dawai, SMA PGRI Dawai, dan SMK Negeri III SIK Serui Tahun Pelajaran 2025/2026, di Gedung Gor Perusahaan SWPI Pasar Lama, Kampung Awunawai, Distrik Yapen Timur, Senin (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Ebzon Sembai menekankan nilai kesuksesan siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan meski dihadapkan berbagai rintangan.

“Sebuah nilai kesuksesan seorang siswa dalam proses belajar selama di bangku sekolah adalah dapat menyelesaikan tugas belajar dengan baik walaupun banyak halangan dan rintangan semasa menempuh proses pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan positif hanya terjadi jika seseorang mau belajar. “Hari ini, anak-anak siswa SMA dan SMK telah membuktikan bahwa mereka berhasil menyelesaikan proses belajar dan meraih kesuksesan di bangku sekolah,” jelasnya.

Ebzon menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan. “Terima kasih buat kamu semua, anak-anakku, yang telah lulus dan membanggakan orang tua serta kita semua yang hadir hari ini,” ucapnya.

“Saya mengajak kita semua mengucapkan syukur kepada Tuhan karena atas penyertaan-Nya, kita terus diberikan kesempatan hidup dan melakukan aktivitas sehingga hari ini bisa bertemu kembali dalam acara ini,” ajaknya.

Ebzon menegaskan, momen penamatan ini adalah sejarah penting bagi siswa.

“Perjuangan dan pengorbanan bertahun-tahun akhirnya membuahkan kelulusan. Namun, ini bukan akhir dari belajar, melainkan langkah ke jenjang perguruan tinggi untuk masa depan lebih baik,” tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, dewan guru, dan orang tua murid atas dedikasi mereka. “Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru yang telah mendidik putra-putri generasi emas negeri ini dengan baik, serta orang tua yang memberikan dukungan moril maupun materil serta doa tak henti-hentinya,” katanya.

Di akhir sambutanya Ketua DPRK berpesan kepada siswa siswi yang telah lulus bahwa tantangan lebih besar saat ini adalah membutuhkan generasi muda cerdas, berintegritas, kerja keras, dan membanggakan keluarga serta bangsa. “Harus rajin belajar, jangan pernah takut menghadapi tantangan perubahan,” tegas Ebzon Sembai.

Acara dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Yapen, Distrik Yapen Timur dan Rangbawi, Polsek serta Koramil Yapen Timur, para kepala sekolah SMA/SMK, dewan guru se-Distrik Yapen Timur, orang tua murid, Kepala Kampung dan Bamuskam Se Distrik Yapen Timur dan tamu undangan lainya.(GM)

LKPJ 2025 dan Raperda RTRW Disetujui, Wabup Roi Palunga Harap Keuangan Daerah Makin Baik

SERUI -(deklarasinews.com)– Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, menyampaikan pidato pada penutupan Rapat Paripurna DPRD Kepulauan Yapen Tahun 2026. Acara tersebut dalam rangka penetapan dan pengesahan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025 serta Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kepulauan Yapen, bertempat di Serui, Jumat (24/4/2026).

Rapat dihadiri langsung Ketua DPRD Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., Wakil Ketua III Bernad Worumi, Forkopimda, Asisten Sekretaris Daerah (Setda), para pimpinan OPD, serta tamu undangan lainnya.

Melalui mimbar kehormatan, Wakil Bupati Roi Palunga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD beserta pihak-pihak terkait atas kelancaran rapat paripurna ini.

“Saya mengajak kita jadikan momentum kebersamaan pada rapat paripurna ini sebagai sarana untuk memperkuat sinergitas, kolaborasi, serta kekompakan antara eksekutif dan legislatif dalam membangun Kabupaten Kepulauan Yapen, Rumah Kita yang berkeadilan, unggul, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa berbagai aspirasi masyarakat yang diusulkan wakil rakyat di DPRK dan belum terealisasi pada 2025 akan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan.

“Oleh karena itu, marilah kita berdoa agar kondisi keuangan daerah tahun mendatang lebih baik, sehingga mampu mengakomodir kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di berbagai bidang,” jelasnya.

Di penghujung pidato yang dibacakan Wakil Bupati, disematkan pantun sebagai wujud syukur atas kelancaran seluruh tahapan rapat paripurna.

“Pergi ke sidang jangan lupa ngopi, biar semangat sampai sore hari. LKPJ selesai, lega di hati, kalau ada kurang kita bahas nanti”.(GM)

DPRK Kepulauan Yapen Bahas RTRW 2026-2046

YAPEN -(deklarasinews.com)– Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Kepulauan Yapen tahun 2026-2046 bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan strategis untuk menyeimbangkan pembangunan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan penghormatan hak ulayat masyarakat adat. Di era otonomi khusus Papua, regulasi ini krusial untuk mencegah konflik lahan, mendukung investasi berkelanjutan, dan menjaga harmoni antara modernisasi dengan kearifan lokal—sebuah langkah visioner agar Yapen tetap hijau dan makmur.

Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen menggelar Rapat Paripurna I, Kamis (23/4/2026), untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 serta Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang RTRW Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2026-2046.

Rapat dihadiri langsung Ketua DPRK Ebzon Sembai, S.Pi.M.H., didampingi Wakil Ketua III Bernad Worumi, Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta pimpinan perangkat daerah.

Berdasarkan laporan Badan Pembentukan Daerah (Bapemperda) DPRK Kepulauan Yapen yang dibacakan langsung oleh Trison Ayomi, rapat pleno II agenda mendengar hasil pembahasan Bapemperda dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, lembaga adat daerah Yapen, peradilan adat daerah Yapen, serta tujuh dewan adat suku di Kepulauan Yapen terhadap Raperda RTRW.

Penyusunan Raperda ini merupakan langkah imperatif dan strategis untuk menggantikan regulasi sebelumnya, agar relevan dengan dinamika pembangunan nasional dan perubahan regulasi pusat.

Pemetaan ruang terencana diharapkan mencegah konflik pemanfaatan lahan, menjamin kepastian hukum investasi, serta menjaga keseimbangan lingkungan.

Tujuan utama meliputi:

Sinkronisasi regulasi, agar selaras dengan UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya. Keterpaduan pembangunan, menyelaraskan rencana struktur ruang (jaringan transportasi, energi, dan air) dengan pola ruang (kawasan lindung dan budidaya).

Keberlanjutan ekologis, mengintegrasikan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk memitigasi dampak pembangunan terhadap kelestarian alam Kepulauan Yapen.

Landasan sosiologis menekankan penghormatan hak ulayat masyarakat hukum adat sesuai semangat otonomi khusus, dengan prinsip:

Pengakuan ruang adat.

Perlindungan hak ekonomi lokal.

Partisipasi kearifan lokal.

Catatan dan Rekomendasi Bapemperda

Bapemperda menyampaikan catatan berikut:

Pemerintah daerah wajib segera menyelesaikan validasi KLHS.

Segera harmonisasi dengan Kanwil Hukum Provinsi Papua dan Biro Hukum Setda Provinsi Papua.

Lakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat hukum adat terkait pemanfaatan ruang.

Bapemperda berkesimpulan bahwa Raperda RTRW Kabupaten Kepulauan Yapen Tahun 2026-2046 telah melalui tahap pembicaraan tingkat I dan dinyatakan layak dilanjutkan ke tahap pendapat akhir fraksi-fraksi serta persetujuan bersama.(GM)

Halal Bihalal KKBMT Yapen, Warga Diajak Jaga Harmoni dan Kontribusi untuk Daerah

SERUI -(deklarasinews.com)– Kerukunan Keluarga Besar Maluku Tenggara (KKBMT) Yapen menggelar Halal Bihalal bertema “Satu Rasa, Satu Kebersamaan dalam Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Serui, Minggu (5/4/2026).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno, Ustadz Alfan Fuandi, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun serta pengurus, Ketua Kerukunan Tanimbar, Perwakilan dari  Kerukunan Maluku Tengah dan  tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua IKEMAL Yapen, Harold Wenno, menegaskan bahwa Halal Bihalal memiliki makna mendalam, bukan sekadar seremonial. “Halal Bihalal ini mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.

Wenno menekankan pentingnya momentum ini bagi warga Maluku yang hidup di tanah rantau, yaitu Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia berpesan agar warga Maluku terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan semangat persatuan sebagai orang basudara di perantauan.

Sebagai Ketua IKEMAL Cabang Kepulauan Yapen, Wenno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua dan pengurus KKBMT, panitia Hari Besar, serta seluruh warga atas kelancaran acara.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam menjaga nilai kekeluargaan, budaya, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen,” tambahnya.

Wenno menegaskan bahwa kekuatan masyarakat Maluku di perantauan terletak pada persatuan dan solidaritas. Melalui Halal Bihalal ini, ia mengajak semua pihak memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kerukunan lintas suku, agama, dan golongan. Ia juga mendorong warga Maluku untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kita harus tunjukkan bahwa kehadiran kita membawa dampak positif, menjadi teladan dalam kebersamaan, serta bagian dari solusi di tempat kita berpijak, bekerja, dan berkarya,” pesan Wenno.

Di akhir sambutan, Ketua IKEMAL mengajak seluruh keluarga besar KKBMT dan tamu undangan mensyukuri hari istimewa ini sebagai berkah Tuhan Yang Maha Kuasa. Pasalnya, 5 April 2026 bertepatan dengan perayaan Paskah yang dirayakan umat Kristen dan Katolik.

Sementara itu Hikma Halal Bihalal di sampaikan oleh Ustadz Alfan Fuandi (GM)