Tiga Tahun Berdiri, STIE Pelita Harapan Nabire Raih Tiga Penghargaan dan Perluas Program Studi

NABIRE -(deklarasinews.com)- Melihat perkembangan kemajuan pendidikan perguruan tinggi di Papua Tengah semakin maju  dan berkembang STIE Pelita Harapan Nabire Juga memiliki  Komitmen Dan Ketargetan Kerja  yang sangat Memuaskan dalam waktu 3 Tahun mulai dari mendapatkan ijin operasional SK penyelenggaraan pendidikan pada tanggal 02 februari 2023 sampai dengan Tahun 2026,  dengan jurusan yang baru pertama di tanah papua Manajemen Ritel  Dan di tahun 2026 mendapatkan ijin pendirian prodi Baru Akuntansi dan selama Dua tahun STIE memiliki dua jurusan dan selama  proses perkuliahan berjalan 3 Tahun STIE telah mendapatkan penghargaan:

  1. Prestasinya dalam Pelaporan PDDikti Kategori PT Baru Terbaik Biak, 30 Juni 2025
  2. Prestasinya dalam Pelaporan Kinerja Dosen dengan Persentase Tertinggi Semester Ganjil 2024/2025 Biak, 30 Juni 2025
  3. Prestasinya Pelaporan Kinerja Dosen Berbasis SISTER dengan Presentase 100% Semester Ganjil, Makassar, 10 Februari 2026

Penghargaan ini merupakan langkah awal yang baik bagi kemajuan pendidikan dengan potensi, prestasi, kualitas dosen yang baik akan mencetak, mengorbitkan mahasiswa yang berpotensi, berkualitas terpelajar  punya Tujuan, harapan dan  masa depan dan siap dipakai.

Yoram Degei, S.AP ketua Yayasan YAPPEMED dan perintis tim kerja pendirian STIE Pelita Harapan Nabire sangat bangga dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas pencapaian kinerja yang baik dan penghargaan piagam selama 3 Tahun ini telah membuktikan bahwa STIE telah berkembang dan akan berkembang dengan maju. (GM)

RUPS PT Yamase Putuskan Transformasi Besar, Pemda Yapen Dorong Audit BPK

SERUI -(deklarasinews.com)– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen bersama jajaran komisaris dan manajemen PT Yapen Mandiri Sejahtera (Yamase) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Kamis, 4 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, sejumlah keputusan strategis diambil sebagai langkah pembenahan dan transformasi perusahaan daerah agar mampu berkontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, mengungkapkan bahwa salah satu keputusan penting dalam RUPS adalah meminta pemeriksaan terhadap pengelolaan penyertaan modal Pemerintah Daerah yang telah mencapai Rp56,5 miliar.

Menurutnya, berdasarkan laporan manajemen dan komisaris, selama perusahaan beroperasi dengan dukungan modal daerah tersebut, PT Yamase belum mampu menghasilkan keuntungan maupun dividen bagi pemerintah daerah.

“Tujuan pemerintah melakukan penyertaan modal adalah agar perusahaan dapat berkembang dan memberikan manfaat melalui pembagian dividen. Namun hingga saat ini perusahaan belum menunjukkan hasil yang diharapkan sehingga perlu dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” ujar Arisoy.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen akan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) guna mengetahui penyebab tidak optimalnya pemanfaatan modal yang telah diberikan.

Selain evaluasi terhadap pengelolaan perusahaan sebelumnya, RUPS juga menyepakati langkah transformasi PT Yamase menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) sesuai ketentuan terbaru dalam peraturan perundang-undangan tentang perusahaan daerah.

Perusahaan nantinya akan berganti nama menjadi Perseroda Wamointabo Yapen, yang memiliki makna “Mari Bersatu Membangun Yapen”. Perubahan tersebut akan diproses melalui Kementerian Hukum, termasuk penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Dalam RUPS tersebut juga ditetapkan sejumlah bidang usaha yang akan menjadi fokus perusahaan ke depan, meliputi sektor pertanian, perkebunan, perikanan tangkap, penampungan hasil produksi masyarakat, serta perdagangan komoditas lokal seperti kopi, kakao, dan rumput laut.

Bupati berharap perusahaan dapat menjadi penghubung antara masyarakat produsen dengan pasar yang lebih luas, sehingga hasil produksi masyarakat memiliki kepastian pembeli dan nilai jual yang lebih baik.

“Kita ingin perusahaan hadir membantu masyarakat dengan membeli hasil kebun, hasil laut, kopi, coklat, dan komoditas lainnya. Selanjutnya perusahaan yang menyalurkan kepada pembeli di luar daerah sehingga masyarakat memperoleh manfaat ekonomi yang lebih baik,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan fungsi tersebut, RUPS juga menyetujui penyaluran penyertaan modal Pemerintah Daerah sebesar Rp1 miliar kepada perusahaan.

Selain itu, rapat menetapkan komisaris dan direktur yang akan memimpin perusahaan secara sementara sambil menunggu proses legalitas perubahan badan hukum dan penyempurnaan struktur manajemen melalui Kementerian Hukum.

Manajemen baru nantinya akan membentuk sejumlah divisi operasional guna memastikan perusahaan dapat berjalan secara profesional dan fokus pada pengembangan sektor-sektor produktif masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, para pemegang saham juga membahas penyelesaian persoalan lahan dan aset perusahaan agar status kepemilikan tanah dapat diselesaikan dengan baik dan bangunan yang ada dapat diakui sebagai aset pemerintah daerah.

Bupati Benyamin Arisoy menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen ingin membuka lembaran baru bagi perusahaan tersebut.

“Kita akan melepaskan tanggung jawab terhadap persoalan masa lalu melalui proses pemeriksaan yang akan dilakukan.

Tetapi pada saat yang sama, kita memulai sesuatu yang baru untuk masa depan perusahaan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.(GM)

Ketua DPRK Yapen: Modal Rp56,5 Miliar Belum Maksimal untuk Kesejahteraan Rakyat

YAPEN -(deklarasinews.com)- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., didampingi  Ketua Komisi B Elias Wihiyawari, menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)  PT Yapen Mandiri Sejahtera (Yamase)  Tahun buku 2024 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa ( RUPSLB)   bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berlangsung di ruang rapat jabatan Bupati, Kamis (4/6/2026).

Usai rapat, Ketua DPRK Ebzon Sembai kepada wartawan mengatakan RUPS digelar untuk mengevaluasi kinerja manajemen dan komisaris PT Yamase terkait penyertaan modal pemerintah daerah sebelumnya sebesar Rp56,5 miliar. Menurutnya, modal tersebut selama ini tidak memberikan dampak ekonomis yang signifikan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Penyertaan modal sebesar Rp56,5 miliar sampai saat ini belum memberikan manfaat ekonomi yang terasa untuk rakyat. Ada kerugian atau minimal tidak ada keuntungan maksimal dari modal yang dikeluarkan pemerintahan sebelumnya,” ujar Ebzon Sembai, yang berasal dari Partai PKB.

Dalam RUPS tersebut, kata dia, pemerintah daerah meminta pertanggungjawaban dari jajaran komisaris dan manajemen PT Yamase.

Selain itu dibahas juga kemungkinan penyertaan modal baru serta pembagian keuntungan jika perusahaan mampu memperbaiki kinerja.

Dari hasil pembahasan, pemda selaku pemegang saham memutuskan untuk mengganti manajemen PT Yamase. Langkah ini diambil dengan harapan manajemen baru dapat merancang strategi yang lebih efektif serta memanfaatkan penyertaan modal baru secara produktif.

RUPS juga menetapkan arah pengelolaan modal dan fokus usaha perusahaan ke penguatan sektor riil masyarakat. Rencananya, pembelian hasil-hasil pertanian dan perkebunan lokal seperti kopi, kakao, durian, serta produk perikanan seperti ikan dan rumput laut akan menjadi prioritas pengelolaan usaha PT Yamase.

Selain itu, RUPS menyepakati transformasi PT Yamase menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perusahaan daerah. Perusahaan juga akan berganti nama menjadi Perseroda Wamointabo Yapen, yang bermakna “Mari Bersatu Membangun Yapen.”

Ebzon menambahkan DPRK mendukung langkah pemerintah daerah untuk meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

Pemeriksaan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui penyebab tidak optimalnya pemanfaatan modal yang telah disalurkan.

“Kami meminta BPK melakukan PDTT agar jelas penyebab ketidakefektifan pengelolaan modal. DPRK mendukung penuh upaya ini,” tegasnya.(GM)

Bupati Antar Kepulauan Yapen Raih Kembali Opini WTP dari BPK Papua

JAYAPURA -(deklarasinews.com)- Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy SE, M.Si., didampingi Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai S.Pi., M.H., menghadiri acara penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah (LKPD) Tahun 2025 untuk kabupaten/kota se-Provinsi Papua. Kegiatan berlangsung di Kantor Perwakilan BPK RI  Provinsi Papua di Jayapura, Jumat (29/5/2026).

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Kabupaten Biak Numfor juga meraih WTP, sedangkan Kabupaten Waropen memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Papua beserta jajaran atas pelaksanaan pemeriksaan yang profesional, independen, dan objektif. Menurutnya, penyerahan LHP bukan sekadar seremoni, melainkan kewajiban konstitusional dan momentum evaluasi bagi pemerintah daerah.

“Bupati mewakili Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Biak Numfor, dan Kabupaten Waropen menerima secara terbuka seluruh catatan, temuan, dan rekomendasi yang disampaikan BPK RI.

Sikap kooperatif ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap prinsip good governance, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan bahwa sesuai UU No. 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, pemerintah daerah wajib menindaklanjuti rekomendasi BPK paling lambat 60 hari setelah laporan diterima.

UU tersebut juga mengatur jenis pemeriksaan yang dilakukan BPK, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Oleh karena itu, LHP bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen evaluasi untuk memperbaiki kelemahan dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

Bupati menambahkan bahwa pemeriksaan BPK bukan hanya memberikan penilaian, tetapi juga mendorong terciptanya pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel serta sesuai ketentuan perundang-undangan.

Laporan hasil pemeriksaan yang diserahkan hari ini menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, memperkuat sistem pengendalian internal, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan sehingga penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Meski meraih opini WTP, Bupati Benyamin Arisoy mengingatkan bahwa capaian ini bukan jaminan tidak adanya potensi penyimpangan.

“WTP menunjukkan penataan tata kelola keuangan dan aset sesuai ketentuan. Namun bukan berarti tidak ada indikasi penyimpangan. Kami tetap waspada dan berkomitmen memperbaiki kelemahan yang masih ada,” ujarnya.

Bupati juga menegaskan bahwa seluruh rekomendasi BPK akan ditindaklanjuti secara tepat dan bertanggung jawab.

Kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ia menegaskan agar hasil pemeriksaan menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin, tertib administrasi, dan kualitas pelayanan publik.

Pengelolaan keuangan daerah harus dilaksanakan secara efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, pimpinan DPRK, dan pihak-pihak yang telah bekerja sama dalam proses pemeriksaan sehingga berjalan baik.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPK RI Perwakilan Provinsi Papua terus diperkuat demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan terpercaya.

Bupati Kabupten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy dikenal sebagai sosok karismatik dan sederhana. Berbekal pengalaman panjang di birokrasi, khususnya di bidang keuangan, ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan  Keuangan di Provinsi Papua di era Gubernur Lukas Enembe. Latar belakang dan pengetahuan yang dimiliki membantunya mengatasi berbagai persoalan keuangan daerah sejak awal masa kepemimpinan, meskipun menghadapi tantangan signifikan. Kepemimpinannya yang berorientasi pada penataan administrasi dan penguatan sistem pengendalian internal disebut sebagai faktor penting dalam keberhasilan meraih kembali opini WTP bagi Kabupaten Kepulauan Yapen.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyatakan komitmen untuk terus memperbaiki tata kelola keuangan dan aset daerah berdasarkan rekomendasi BPK, dengan tujuan meningkatkan pelayanan publik serta mewujudkan anggaran yang benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kabupeten Kepulauan Yapen.(GM)

Bupati Yapen Lepas Pawai Takbiran 2026

SERUI -(deklarasinews.com)- Ribuan umat Muslim di Kabupaten Kepulauan Yapen, Provinsi Papua, menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / Tahun 2026 Masehi dengan menggelar pawai takbiran akbar keliling pusat Kota Serui. Kegiatan pawai yang digelar malam ini, Rabu (26/5/2026), mengambil titik kumpul dan berakhir di Lapangan Trikora Alun-alun Kota Serui.

Pawai takbiran ini diselenggarakan oleh Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Yapen dan dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy SE., M.Si., serta Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen Ebzon Sembai S.Pi., M.H. Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Papua Pdt. Klemens Taran, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen Adolina Yopi, tokoh agama, serta organisasi massa Islam se-Kota Serui.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyatakan bahwa pawai takbiran tidak sekadar syiar agama, tetapi juga menjadi sarana penting untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antarwarga.

Ia menekankan bahwa Kabupaten Kepulauan Yapen kaya akan keberagaman suku, budaya, agama, dan adat istiadat, sehingga peran setiap elemen masyarakat dalam merawat toleransi menjadi sangat krusial.

“Bersama-sama kita harus terus menjaga keberagaman dan merawat toleransi hidup di tengah perbedaan yang ada di Kabupaten Kepulauan Yapen. Mari kita hidup saling menghargai, saling mendukung, dan bersama-sama menjaga situasi daerah yang aman, damai, dan harmonis,” ujar Bupati.

Bupati juga mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan kunci utama dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di daerah. Ia menghimbau seluruh peserta pawai untuk tetap menjaga keamanan, ketertiban, serta mematuhi aturan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah / Tahun 2026 Masehi kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Ia berharap momentum Idul Adha menjadi pengingat akan nilai keikhlasan, pengorbanan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Saya atas nama pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen mengucapkan selamat merayakan Hari Raya Idul Adha. Semoga Idul Adha mengingatkan kita pada nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian sosial,” pungkasnya.(GM)

Serap Aspirasi Warga Korombobi, Ebzon Sembai: Infrastruktur dan Pendidikan Jadi Prioritas

SERUI -(deklarasinews.com)— Ketua DPRK Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai, melaksanakan reses I Tahun 2026 bersama aparat kampung dan masyarakat Kampung Korombobi, Distrik Yapen Timur, Jumat (22/05/2026). Kegiatan ini digelar untuk menyerap aspirasi langsung dari konstituen serta mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan di daerah pemilihan.

Dalam sambutannya, Ebzon Sembai menjelaskan bahwa reses bertujuan melihat secara langsung persoalan sosial yang dihadapi masyarakat sekaligus menampung masukan yang akan diperjuangkan dalam agenda pembahasan dan program pembangunan daerah.

Reses juga dipakai sebagai ajang evaluasi agar pelaksanaan program berjalan berkelanjutan dan dapat dikawal oleh DPRK.

Ebzon menyampaikan bahwa sejumlah aspirasi yang pernah disampaikan masyarakat pada reses sebelumnya kini mulai terealisasi di Kampung Korombobi dan beberapa kampung di Yapen Timur.

Salah satu contoh nyata adalah pemasangan tiang listrik di Kampung Korombobi, yang menandakan progres pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Di bidang kesehatan, kata Ebzon, sebelumnya warga mengeluhkan ketiadaan petugas di Pustu.

Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, saat ini telah ditempatkan dua suster dan satu mantri yang aktif melayani masyarakat.

Pembangunan gedung Pustu juga telah terealisasi, sementara penyediaan rumah dinas untuk tenaga kesehatan direncanakan dianggarkan pada tahun ini.

Untuk sektor pendidikan, usulan pembangunan gedung Sekolah Dasar telah masuk ke dalam sistem perencanaan pemerintah dan diharapkan terealisasi pada tahun anggaran berjalan.

Sementara itu, terkait infrastruktur jalan, usulan pembangunan akses masuk dari Jalan Trans yapen yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Papua—mendapat respon positif dari pemerintah provinsi.

“Gubernur telah memberikan tanggapan positif terkait pembangunan jalan tersebut; kami berharap realisasinya dapat dilakukan tahun ini apabila anggaran mencukupi,” ujar Ebzon.

Melalui kegiatan reses ini, Ebzon menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap aspirasi masyarakat agar dapat disampaikan kepada pemerintah daerah dan diwujudkan melalui program pembangunan yang nyata.

Suasana reses berlangsung penuh kekeluargaan dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kampung Korombobi, yang berharap pembangunan di wilayah mereka terus mendapat perhatian baik dari pemerintah daerah maupun DPRK Kepulauan Yapen.

Reses adalah kegiatan anggota DPRK turun ke daerah pemilihan untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat secara langsung.

Tujuannya adalah   menampung masukan konstituen, mengevaluasi pelaksanaan program pembangunan, memperjuangkan anggaran atau kebijakan yang menyasar kebutuhan lokal, serta memperkuat hubungan wakil rakyat dengan masyarakat.

Bentuk kegiatan

Pertemuan dialogis dengan warga, koordinasi dengan aparat kampung, kunjungan lapangan ke fasilitas publik, dan penyusunan rekomendasi yang akan dibawa ke lembaga legislatif atau pemerintah daerah.

Penajaman prioritas pembangunan, tindak lanjut program yang konkret (mis. infrastruktur, kesehatan, pendidikan), dan pengawasan pelaksanaan program agar manfaatnya tepat sasaran.(GM)

IKEMAL Yapen Kobarkan Semangat Pattimura Lewat Kirab Obor Perjuangan di Serui

SERUI -(deklarasinews.com)- IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menggelorakan semangat Kapitan Pattimura pada peringatan Hari Pahlawan Nasional Ke-209, Jumat (15/5/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa, Serui, dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta tokoh masyarakat.

Rangkaian acara dimulai dengan kirab obor perjuangan Pattimura yang dibawa mengelilingi Kota Serui. Obor diterima oleh Ketua IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Wenno, dan diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen untuk dinyalakan di Lapangan Sapta Marga.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, Wakil Bupati Roi Palunga, Ketua DPRK Yapen Ebzon Sembai, Forkopimda, para asisten Setda, pimpinan OPD, perwakilan Dewan Adat Saireri, serta perwakilan BUMN dan BUMD. Hadirin juga terdiri dari warga Maluku yang bermukim di Yapen beserta perwakilan paguyuban dan masyarakat setempat.

Ketua IKEMAL Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno mengingatkan makna sejarah nyala obor Pattimura.

Menurutnya, nyala obor yang pertama kali dinyalakan oleh Kapitan Pattimura (Tomas Matulessi) di Gunung Sanewi, Saparua, pada 14–15 Mei 1817, kini terus hidup sebagai simbol perjuangan.

“Api obor ini telah menerangi Bumi Para Raja sejak masa lalu hingga kini,” kata Harold.

Harold menjelaskan empat makna utama yang dipetik dari nyala api obor perjuangan Kapitan Pattimura

Pemersatu bangsa. Nyala obor melambangkan keberanian, persatuan, dan tekad untuk membela kepentingan umum serta menolak praktik penjajahan.

Reformasi perjuangan. Bila para pahlawan dahulu berjuang dengan senjata (parang dan salawaku), generasi muda saat ini harus membekali diri menjadi pribadi tangguh dan profesional menghadapi tantangan modern.

Inspirasi generasi muda. Ritual lari obor setiap tahun menandai estafet perjuangan yang tidak boleh berhenti; semangat Pattimura harus terus hidup di kalangan pemuda.

Cinta tanah air. Api obor adalah api abadi yang mengingatkan anak-anak Maluku untuk berkarya dan memajukan daerah di mana pun mereka berpijak.

Dengan semangat itu, Harold menegaskan tekad IKEMAL untuk membantu pemerintah memberantas kebodohan, kemiskinan, dan ketertinggalan di Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada pemerintah daerah yang memberi kesempatan bagi putra-putri Maluku untuk bekerja dan berkarya di Yapen.

“Kami berterima kasih kepada Tuhan dan kepada pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen atas kesempatan yang diberikan kepada kami untuk mengabdi dan berkarya di sini,” ujar Harold Wenno. (GM)

Obor Perjuangan Pattimura Dinyalakan di Serui, IKEMAL Yapen Teguhkan Semangat Kebangsaan

SERUI -(deklarasinews.com)- Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen kembali menggelar peringatan Hari Pahlawan Nasional Kapitan Pattimura ke-2009 pada Jumat, 15 Mei 2026.

Acara berlangsung meriah di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa, Kota Serui, dan dihadiri Bupati Kabupaten Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy, S.E., M.Si., Wakil Bupati Roi Palunga, Ketua DPRK Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., unsur Forkopimda, pengurus IKEMAL, serta warga Maluku di Serui dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia pelaksana, pengurus IKEMAL, dan seluruh warga Maluku yang telah mensukseskan peringatan Hari Pahlawan Kapitan Pattimura.

Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk mengenang perjuangan, keberanian, dan pengorbanan Pattimura dalam melawan penjajah demi martabat dan kehormatan bangsa.

“Semangat perjuangan Kapitan Pattimura harus terus hidup di tengah kehidupan masyarakat kita saat ini.”

Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan mengangkat senjata melawan penjajah, maka hari ini perjuangan kita adalah membangun daerah, menjaga persatuan, menciptakan keamanan dan ketertiban, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Arisoy.

Bupati juga mengajak seluruh warga IKEMAL untuk bersama-sama mendukung visi dan misi pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Yapen. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk ikut membangun kesadaran melalui edukasi, menjalankan pola hidup sehat, menjaga pergaulan yang baik, serta menghilangkan stigma terhadap penderita HIV/AIDS.

“Kita harus hadir memberi dukungan, kepedulian, dan semangat kemanusiaan, karena pencegahan HIV/AIDS adalah tanggung jawab bersama demi masa depan generasi kita,” tambahnya.

Acara puncak ditandai kedatangan peserta pembawa obor perjuangan Pattimura. Obor tersebut diterima langsung oleh Ketua IKEMAL Harold Wenno, kemudian diserahkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk diselamakan (dinyalakan) di Lapangan Sapta Marga Kodim 1709/Yawa. Prosesi penyalaan obor disaksikan oleh Forkopimda, tamu undangan, dan warga Maluku yang hadir.

Peringatan ini selain sebagai wujud penghormatan kepada pahlawan nasional Kapitan Pattimura juga menjadi sarana penguatan identitas dan solidaritas komunitas Maluku di Yapen.

Dengan semangat yang sama, diharapkan nilai-nilai keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air yang ditunjukkan Pattimura dapat menjadi inspirasi dalam membangun masa depan daerah dan generasi muda.(GM)

Pemkab Yapen Buka Mubes II Pemuda Adat Onate

SERUI -(deklarasinews.com)—  Asisten III Setda Kabupaten Kepulauan Yapen, Aser Pongrate, S.STP., M.A.P., mewakili Bupati Benyamin Arisoy membuka secara resmi Musyawarah Besar (Mubes) II Pemuda Adat Onate yang digelar di Auditorium RRI Serui, Jumat (15/5/2026). Kegiatan mengangkat tema “Menjaga Warisan, Menata Masa Depan.”

Hadir langsung pada acara tersebut Ketua DPRK Kepulauan Yapen Ebzon Sembai, S.Pi., M.H., bersama sejumlah anggota DPRK; Ketua Pokja DPRK Provinsi Papua sekaligus Ketua Dewan Adat Saireri, Wellem Saman Bonay Forkopimda; para pimpinan OPD; ketua-ketua dari tujuh suku adat di  Yapen; Ketua KNPI, ketua penguyuban; serta tokoh adat dan pemuda Onate.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Aser Pongrate mewakili Bupati, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan seluruh pemuda Suku Yawa Onate.

“Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk mempererat persatuan, memperkuat solidaritas, dan membangun semangat kebersamaan antar generasi muda,” ujar Aser membacakan sambutan Bupati.

Bupati menilai mubes bukan sekadar ajang pemilihan kepengurusan atau penyusunan program organisasi, melainkan momentum melahirkan gagasan-gagasan positif demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah berharap pemuda Suku Yawa Onate terus menjadi mitra pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Pemuda harus tampil sebagai pelopor persatuan, penjaga nilai-nilai budaya, serta penggerak pembangunan di tengah masyarakat,” lanjut sambutan itu.

Selain itu, Bupati mengajak pemuda aktif menjaga ketertiban umum, keamanan lingkungan, dan menjadi teladan dalam upaya menjaga kebersihan Kota Serui.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga meminta dukungan masyarakat dalam upaya pencegahan HIV/AIDS. Menurut data yang disampaikan, jumlah kasus saat ini tercatat sebanyak 3.125 kasus.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk memberikan edukasi, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya perilaku berisiko, serta menghapus stigma terhadap penderita HIV/AIDS,” kata sambutan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Saireri, Willem Saman Bonay S.Sos, menegaskan pentingnya menghormati setiap suku di daerah. Menurutnya, penindasan terhadap suku-suku merupakan bentuk penghianatan mengingat peran besar mereka dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Willem mengajak pemuda untuk bersatu membangun Yapen sebagaimana membangun Indonesia.

Wellem juga menaruh harapan besar agar pada 2030 banyak pemuda terbaik dari suku Yawa Onate yang mampu mengisi kursi di DPRK Kepulauan Yapen. Ia menekankan bahwa untuk menyelamatkan bangsa dan negara, pemuda harus bangkit, menjaga kedaulatan rakyat, serta memastikan tanah, hutan, dan hasil alam tidak dirampas tanpa memperhatikan hak-hak masyarakat adat yang hidup di atas tanahnya sendiri.

“Bangkitlah pemuda Yawa Onate; berjalanlah bersama dan bergandengan tangan dengan beraama sama jutu suku di Kabupaten Kepulauan Yapen untuk menuju Kota Emas yang kita cintai,” ujar Wellem mengakhiri sambutannya.

Penutup.

Musyawarah Besar II Pemuda Adat Onate diharapkan menghasilkan kepengurusan yang kuat dan program kerja konkret yang mendukung pelestarian budaya, peningkatan kesejahteraan, serta partisipasi aktif pemuda dalam pemerintahan dan pembangunan daerah.(GM)

‘Ini Bukan Akhir Belajar, Tapi Menuju Perguruan Tinggi!’ – Ketua DPRK Yapen Motivasi Lulusan SMA dan SMK Dawai

 

 

Serui, Kepulauan Yapen – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi., M.H., bersama Ketua Komisi A Fredrik Samber, menghadiri acara penamatan gabungan siswa kelas XII SMA Negeri Unggulan Dawai, SMA PGRI Dawai, dan SMK Negeri III SIK Serui Tahun Pelajaran 2025/2026, di Gedung Gor Perusahaan SWPI Pasar Lama, Kampung Awunawai, Distrik Yapen Timur, Senin (4/5/2026).

Dalam sambutannya, Ebzon Sembai menekankan nilai kesuksesan siswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan meski dihadapkan berbagai rintangan.

“Sebuah nilai kesuksesan seorang siswa dalam proses belajar selama di bangku sekolah adalah dapat menyelesaikan tugas belajar dengan baik walaupun banyak halangan dan rintangan semasa menempuh proses pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, perubahan positif hanya terjadi jika seseorang mau belajar. “Hari ini, anak-anak siswa SMA dan SMK telah membuktikan bahwa mereka berhasil menyelesaikan proses belajar dan meraih kesuksesan di bangku sekolah,” jelasnya.

Ebzon menyampaikan ucapan selamat kepada para lulusan. “Terima kasih buat kamu semua, anak-anakku, yang telah lulus dan membanggakan orang tua serta kita semua yang hadir hari ini,” ucapnya.

“Saya mengajak kita semua mengucapkan syukur kepada Tuhan karena atas penyertaan-Nya, kita terus diberikan kesempatan hidup dan melakukan aktivitas sehingga hari ini bisa bertemu kembali dalam acara ini,” ajaknya.

Ebzon menegaskan, momen penamatan ini adalah sejarah penting bagi siswa.

“Perjuangan dan pengorbanan bertahun-tahun akhirnya membuahkan kelulusan. Namun, ini bukan akhir dari belajar, melainkan langkah ke jenjang perguruan tinggi untuk masa depan lebih baik,” tegasnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, dewan guru, dan orang tua murid atas dedikasi mereka. “Terima kasih kepada kepala sekolah dan guru yang telah mendidik putra-putri generasi emas negeri ini dengan baik, serta orang tua yang memberikan dukungan moril maupun materil serta doa tak henti-hentinya,” katanya.

Di akhir sambutanya Ketua DPRK berpesan kepada siswa siswi yang telah lulus bahwa tantangan lebih besar saat ini adalah membutuhkan generasi muda cerdas, berintegritas, kerja keras, dan membanggakan keluarga serta bangsa. “Harus rajin belajar, jangan pernah takut menghadapi tantangan perubahan,” tegas Ebzon Sembai.

Acara dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kepulauan Yapen, Distrik Yapen Timur dan Rangbawi, Polsek serta Koramil Yapen Timur, para kepala sekolah SMA/SMK, dewan guru se-Distrik Yapen Timur, orang tua murid, Kepala Kampung dan Bamuskam Se Distrik Yapen Timur dan tamu undangan lainya.(GM)