Kenang Jasa Pahlawan, Ratusan Warga Ngrebo Kota Blitar Gelar Upacara HUT Ke – 80 RI

BLITAR KOTA -(deklarasinews.com)- Ratusan Warga di Lingkungan Ngrebo, Kelurahan Gedog, Kota Blitar, mengenang jasa para pahlawan dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia

berlangsung dengan cara yang unik dan penuh makna. Warga RW 5 dan RW 6 menggelar upacara bendera di tengah jalan lingkungan setempat pada Minggu (17/08/2025).

Meski sederhana, upacara yang diikuti ratusan warga mulai dari anak-anak hingga orang dewasa berjalan khidmat. Jalan lingkungan sengaja ditutup sementara untuk memberi ruang bagi masyarakat mengikuti jalannya upacara. Bendera Merah Putih berkibar gagah, sementara peserta berdiri rapi dan penuh semangat menyanyikan lagu kebangsaan.

Syarifudin Ahmad, penggerak pemuda sekaligus pengurus LPMK Ngrebo, menuturkan, bahwa kegiatan ini digagas untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dengan upacara ini kita bisa kompak dan bersatu mengisi kemerdekaan secara terarah, supaya masyarakat juga mengerti makna kemerdekaan dan bisa lebih  sejahtera,” ujarnya.

Syarifudin juga menambahkan, keberlangsungan kegiatan ini sangat bergantung pada dukungan masyarakat dan pemangku wilayah.

“Harapannya kegiatan baik ini bisa kita lestarikan setiap tahun. Dengan adanya kegiatan ini, kami ingin menjaga kekompakan masyarakat mulai dari yang muda hingga anak-anak agar membangun Lingkungan Ngrebo menjadi lebih baik,” jelasnya

Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke – 80 RI di Ngrebo tak berhenti pada upacara bendera. Warga bersama-sama menggelar tabur bunga di makam Pahlawan Suryat, salah satu pejuang kemerdekaan yang dimakamkan di lingkungan tersebut. Tabur bunga ini menjadi bentuk penghormatan generasi sekarang kepada jasa para pahlawan kemerdekaan.

Sementara itu, masyarakat juga mengadakan jalan sehat yang melibatkan pemuda dan anak-anak. Mereka bahkan diberi kesempatan menampilkan kreativitasnya melalui pertunjukan kecil yang disiapkan khusus untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Demikian juga di ungkapkan Ketua RW 5 Lingkungan Ngrebo yakni, Prawoto S menyampaikan apresiasinya atas antusias warga dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan kemerdekaan ini bukan hanya seremonial, melainkan juga sarana mempererat ikatan sosial kemasyarakatan.

“Semangat gotong royong dan kekompakan yang ditunjukkan warga hari ini menjadi wujud nyata pengamalan nilai kemerdekaan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, sehingga kerukunan antar warga semakin kuat dan lingkungan kita semakin maju,” pungkasnya. (Laila)

Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota Gelar Ibadah Minggu Raya Bernuansa Merah Putih Peringati HUT ke-80 RI

SERUI -(deklarasinews.com)– Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota menggelar Ibadah Minggu Raya dengan nuansa merah putih sebagai wujud sukacita memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tema nasional “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju” turut mewarnai jalannya ibadah yang berlangsung penuh hikmat pada Minggu pagi (17/8/2025).

Biasanya ibadah Minggu Raya dilaksanakan pukul 09.00 WIT. Namun, khusus pada 17 Agustus 2025 ini, pelaksanaan dimajukan menjadi pukul 07.00 WIT. Perubahan jadwal ini dilakukan karena bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, serta menindaklanjuti edaran resmi Pemerintah Daerah agar masyarakat dapat mengikuti Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI yang digelar pukul 10.00 WIT.

Ibadah diawali dengan doa pembukaan, dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan yang dinaikkan jemaat dengan penuh sukacita. Firman Tuhan disampaikan oleh Pdm. Oktofina I. Bonay, dengan dasar bacaan Yohanes 8:36 “Apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamupun benar-benar merdeka.”

Dalam khotbahnya, Pdm. Bonay mengajak jemaat merenungkan makna kemerdekaan, baik sebagai bangsa maupun sebagai umat Tuhan. Secara nasional, 80 tahun kemerdekaan Indonesia merupakan bukti penyertaan Tuhan atas perjuangan para pahlawan yang rela berkorban demi kebebasan bangsa. Sedangkan secara rohani, kemerdekaan sejati bukan hanya terbebas dari penjajahan fisik, tetapi juga dari belenggu dosa.

Dengan mengutip Roma 5:23, ia mengingatkan bahwa sejak kejatuhan Adam dan Hawa, manusia hidup dalam dosa. Namun, kasih Allah dinyatakan melalui pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib yang telah menebus dosa umat manusia dan memberikan kemerdekaan sejati.

“Sebagaimana bangsa kita merdeka karena pengorbanan para pahlawan, demikian pula hidup kita dimerdekakan karena pengorbanan Yesus Kristus. Yohanes 8:36 menegaskan, hanya Yesus yang memerdekakan kita. Maka mari kita menghargai kemerdekaan nasional dengan mengisi pembangunan, sekaligus menghargai kemerdekaan rohani dengan hidup seturut kebenaran Firman Tuhan,” pesan Pdm. Bonay.

Sebagai ayat penutup, ia mengutip Roma 6:22 yang menegaskan anugerah besar Allah yang memerdekakan manusia untuk hidup dalam kebenaran.

Setelah firman disampaikan, ibadah dilanjutkan dengan doa penutup, penyampaian informasi jemaat sepekan oleh Sekretaris Jemaat, serta doa berkat oleh Gembala Jemaat, Pdt. Mae Helena Dawir. Seluruh rangkaian ibadah ditutup dengan sukacita, dan jemaat kembali ke rumah masing-masing dengan semangat kemerdekaan yang baru—baik sebagai warga bangsa yang bersyukur atas 80 tahun Indonesia merdeka, maupun sebagai umat Tuhan yang telah dimerdekakan oleh Kristus.

Gembala, Majelis dan Jemaat GPdI Ekklesia Serui Kota, mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke 80 Tahun “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tuhan Yesus memberkati.(GM)

Pemerintah Kota Bandar Lampung Berikan Diskon Hingga Gratiskan PBB, Ini Aturannya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Bandar Lampung menggratiskan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025. Adapun syaratnya yakni tagihan PBB dibawah Rp. 150.000.

Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap masyarakat dapat memanfaatkan progam tersebut.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Desti Mega Putri menjelaskan, selain Gratis atas kebijakan Wali Kota, Pemerintah Kota Bandar Lampung memberikan diskon PBB.

“Tahun ini kami juga ada program keringanan untuk tagihan PBB. Sehingga masyarakat diharapkan dapat menunaikan kewajibannya,” kata Kepala Bapenda Kota Bandar Lampung.

Desti mengatakan keringanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk PBB yakni tagihan Rp150.000 pemerintah menggratiskan, kemudian tagihan dari Rp151.000 hingga Rp300.000 diberi diskon 50 persen.

“Sementara itu PBB dengan tagihan Rp301.000 hingga Rp500.000 diberikan diskon 30 persen. Diskon berlaku untuk 1 Nilai Objek Pajak (NOP),” kata dia.

Dia pun menyampaikan dengan adanya Program keringanan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berharap tingkat kepatuhan wajib pajak terhadap PBB meningkat.

“Jadi kami mengingatkan warga untuk segera membayar PBB sebelum batas akhir pada 31 Agustus 2025,” kata dia.

Desti pun mengimbau kembali agar tidak menunggu hingga jatuh tempo untuk membayar PBB, agar Pemerintah Kota dapat mempercepat realisasi program pembangunan di berbagai sektor.

Ditambahkannya, bagi warga yang ingin mengajukan keberatan, pembetulan data, atau meminta salinan SPPT PBB, silahkan datang ke loket pelayanan dan akan ditindaklanjuti.

“Layanan Bapenda tersedia di Mall Pelayanan Publik. Silahkan saja warga yang ingin membetulkan data PBB nya nanti petugas kami akan segera melayani,” pungkasnya (red).

Meriah! AGRAPATI 2025 Buka Peluang Kerja, Pamerkan Seni, dan Hadirkan Bazar UMKM

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎‎Semarak kegiatan pendidikan dan pembinaan karakter kembali menghiasi lingkungan SMK Negeri 7 Palembang. Pada Kamis (14/8/2025), sekolah ini resmi membuka Ajang Gerakan Pramuka Terlatih (AGRAPATI) III Tahun 2025, sebuah perhelatan tahunan yang menggabungkan kompetisi, pameran karya, serta wadah pengembangan bakat siswa. Pembukaan dilakukan secara langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, mewakili Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, di pelataran SMK Negeri 7 Palembang.

‎‎Kepala SMK Negeri 7 Palembang, Aliyas, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan bahwa AGRAPATI bukan sekadar lomba. Kegiatan ini menjadi ajang unjuk gigi para siswa untuk memamerkan hasil karya kreatif dan inovatif yang telah mereka hasilkan sepanjang tahun ajaran 2024–2025. Lebih dari itu, acara ini juga dimeriahkan dengan pentas seni budaya dan literasi, rekrutmen karyawan Indomaret, layanan servis motor gratis, serta bazar UMKM yang melibatkan pelaku usaha lokal.

‎‎“Ajang ini adalah wadah untuk menampilkan berbagai kegiatan sekaligus menunjukkan perkembangan bakat dan minat siswa. Tidak hanya diikuti oleh siswa SMK, tapi juga melibatkan pelajar dari SD dan SMP, sehingga mereka termotivasi untuk terus berprestasi hingga jenjang yang lebih tinggi,” jelas Aliyas.

‎‎Perhelatan AGRAPATI III tahun ini diikuti oleh peserta dari Kota Palembang serta sejumlah kabupaten/kota lain di Sumatera Selatan, termasuk Banyuasin dan Ogan Ilir. Menurut Aliyas, kehadiran peserta dari berbagai daerah diharapkan mampu memperkuat jejaring silaturahmi antar sekolah dan memupuk rasa persaudaraan antar generasi muda.

‎‎“Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membentuk karakter, meningkatkan kedisiplinan, serta mempromosikan SMK Negeri 7 Palembang di mata masyarakat. Bagi pemenang, kami telah menyiapkan trophy tetap dan trophy bergilir sebagai bentuk apresiasi,” tambahnya.

‎‎Pusat Pendidikan Vokasi dengan 8 Jurusan Unggulan

‎‎SMK Negeri 7 Palembang dikenal sebagai salah satu pusat pendidikan vokasi terkemuka di Sumatera Selatan. Sekolah ini memiliki delapan jurusan unggulan, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Mesin, Desain Komunikasi Visual (DKV), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Seni Lukis, Kriya Batik, Kriya Kayu, dan Tekstil.

‎‎Aliyas berharap, melalui AGRAPATI, semakin banyak siswa yang tertarik bergabung dengan Gerakan Pramuka, menjadikannya pilihan wajib sebagai wadah pembinaan diri, penempaan mental, dan pengembangan keterampilan hidup.

‎‎“Semoga AGRAPATI dapat menjadi agenda rutin yang terus memberi kontribusi positif bagi perkembangan pendidikan vokasi di Sumatera Selatan, serta mendorong para siswa untuk berinovasi dan berprestasi di berbagai bidang,” tutupnya. (Ning)

Meriahkan HUT RI ke-80, Disdik Palembang Gelar Lomba Unik untuk Pegawai, Guru, Tenaga Pendidik

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Suasana meriah menyelimuti halaman Kantor Dinas Pendidikan Kota Palembang di kawasan KM 5, Kamis–Jumat (14–15/8/2025). Selama dua hari penuh, ratusan pegawai, guru, dan tenaga pendidik dari berbagai sekolah di bawah naungan Disdik Palembang mengikuti beragam perlombaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

‎‎Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini diinisiasi langsung oleh Dinas Pendidikan Kota Palembang sebagai bentuk penghargaan terhadap semangat kebersamaan, sportivitas, dan jiwa nasionalisme para insan pendidikan di Bumi Sriwijaya.

‎‎Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, menegaskan bahwa momen peringatan HUT RI harus dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi antarpegawai dan tenaga pendidik, sekaligus membangkitkan semangat berkompetisi secara sehat.

‎‎“Kegiatan ini tidak hanya sekadar lomba, tetapi juga ajang kebersamaan. Semoga semua peserta merasakan manfaatnya, baik pegawai, guru, maupun tenaga pendidik siswa dari tingkat TK, SD, hingga SMP di Kota Palembang,” ujar Adrianus.

‎‎Ia juga mengajak seluruh sekolah di Palembang untuk menggelar acara serupa di lingkungan masing-masing, agar para siswa dapat memahami makna sejati dari kemerdekaan.

‎‎“Bagi para guru, mari kita memaknai semangat kemerdekaan ini sebagai dorongan untuk meningkatkan mutu pendidikan dan menanamkan pendidikan karakter kepada siswa. Karakter yang kuat akan menjadi bekal bagi tercapainya visi Palembang Cerdas 2030,” tambahnya.

‎‎Ketua pelaksana kegiatan, Kapiatul Ahliah, menjelaskan bahwa perlombaan ini diikuti sekitar 300 peserta dari 18 kecamatan di Kota Palembang. Setiap kecamatan mengirimkan perwakilan guru untuk mengikuti berbagai cabang lomba yang telah disiapkan panitia.

‎‎“Total ada 13 cabang lomba. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah lomba bulutangkis khusus peserta laki-laki, tapi mereka harus bermain sambil mengenakan daster. Suasananya benar-benar mengundang tawa sekaligus mempererat kebersamaan,” ungkap Kapiatul sambil tersenyum.

‎‎Panitia menegaskan bahwa seluruh perlombaan digelar secara fair tanpa intervensi atau kecurangan. Penilaian dilakukan apa adanya, sehingga peserta tidak perlu khawatir dengan proses penjurian.

‎‎Selain lomba fisik, ada pula lomba kebersihan, kerapihan, dan keindahan ruangan yang diikuti oleh pegawai kantor Dinas Pendidikan dan satuan pendidikan di sekolah. Penilaian untuk kategori ini dilakukan melalui video pendek berdurasi lima menit, yang menampilkan aktivitas peserta didik serta kondisi kebersihan dan estetika sekolah mereka.

‎‎“Melalui lomba-lomba ini, kami ingin menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat. Momen HUT RI ini adalah saat yang tepat untuk menguatkan rasa kebersamaan. Dari kita, untuk kita,” tutup Kapiatul. (Ning)

 

Wawako dan Ketua TP PKK Kota Pagaralam Lepas Peserta Baris Berbaris

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Ditandai dengan pelepasan peserta pertama dari ibu-ibu lansia, Wakil Wali Kota Pagar Alam Hj Bertha didampingi Ketua TP PKK Pagar Alam Hera Parianti Ludi, secara resmi membuka kegiatan lomba gerak jalan kategori OPD Pemkot Pagar Alam, Instansi dan masyarakat umum, di Pasar Dempo Permai, Rabu (13/08/2025).

Lomba gerak jalan pada hari ketiga atau hari terakhir ini, diikuti oleh 137 peserta yang terdiri dari 56 peserta putra dan 81 peserta putri.

Terpantau dari lapangan, banyak peserta dari instansi maupun masyarakat umum yang menampilkan kreasi yel-yel yang menarik untuk membakar semangat dalam mengikuti perlombaan. Tidak hanya itu, penonton juga disuguhkan kostum-kostum kombinasi yang menarik dipadupadankan dengan ciri khas besemah dan nusantara.

Untuk informasi, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 tahun 2025, Pemerintah Kota Pagar Alam melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, akan menyelenggarakan Karnaval dan Pawai Pembangunan, yang akan digelar pada 18 Agustus 2025.(Rep)

Hanya Lumut, Bunda Eva Pastikan JPO Siger Millenia Tidak Retak

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana memastikan bahwa Ikon jari Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Siger Millenial retak adalah hoax.

Hal itu disampaikan oleh Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana saat melakukan pengecekan JPO, pada Kamis 14 Agustus 2025.

“Bisa dilihat sendiri, bahwa informasi di medsos JPO Siger Millenial retak adalah Hoax. Ini sengaja belum bunda bersihkan biar teman-teman media melihat langsung, bahwa ini lumut. Bukan retak,” jelas Wali Kota.

Bunda Eva sapaan akrab Wali Kota Bandar Lampung memastikan bahwa berita dan narasi Ikon di JPO retak tersebut tidak benar.

“terimakasih informasinya bagi teman-teman media, ini bukan retak tapi lumut. Mohon doanya agar pemerintah kota terus meningkatkan pembangunan di Kota Bandar Lampung,” tambah Bunda Eva.

Melihat lumut di ikon JPO Siger Millenial, Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana meminta kepada Dinas PU untuk segera membersihkan lumut dan bekas air yang menggenang di Ikon jari JPO Siger Millenial.

“ini bunda sudah meminta kepala Dinas PU Kota Bandar Lampung, untuk segera membersihkan lumut di Ikon jari jembatan,” pungkas Bunda Eva (red).

‎270 Siswa Berebut 18 Kursi Emas Gala Seleksi Indonesia Tingkat SMP Kota Palembang Tahun 2025, Siap Cetak Bintang Sepakbola Nasional

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Dalam upaya mencari talenta muda sepakbola yang berprestasi, Dinas Pendidikan Kota Palembang menggelar seleksi Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat SMP tahun 2025. Ajang bergengsi ini berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Agustus 2025, di Stadion Kamboja, Palembang.

‎‎Pembukaan resmi kegiatan dilakukan oleh Edison, S.Sos., M.Si., Staf Ahli Wali Kota Palembang Bidang Keuangan, Pendapatan, Hukum, dan HAM. Dalam sambutannya, Edison menegaskan bahwa GSI bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan juga wadah pembinaan mental dan karakter generasi muda melalui sportivitas.

‎‎ “Kita berharap dari sini akan lahir bibit-bibit unggul yang mampu berprestasi, bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi juga nasional bahkan internasional. Selain itu, anak-anak diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan mempererat tali silaturahmi. Terlebih, ajang ini sudah terhubung langsung dengan skala nasional,” ujar Edison. Selasa (12/08/25)

‎‎Ia juga memberikan pesan khusus kepada seluruh peserta untuk tetap menjaga fair play, saling menghargai, dan menjadikan pertandingan ini sebagai momentum membangun persaudaraan.

‎‎Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi momen perdana pelaksanaan GSI khusus tingkat SMP di kota ini. Dari total 18 kecamatan yang ada, sebanyak 15 kecamatan turut ambil bagian, sementara 3 kecamatan tidak dapat berpartisipasi karena kendala teknis.

‎‎Sebanyak 270 siswa terjaring dalam tahap seleksi ini. Mereka akan memperebutkan 18 posisi untuk mewakili Kota Palembang di tingkat nasional. Posisi yang akan dipilih meliputi penjaga gawang (goalkeeper), bek, gelandang, dan penyerang (striker). Pemilihan akan dilakukan melalui proses talent scouting yang ketat, termasuk talent voting.

‎‎“Kami berharap seluruh siswa bersemangat mengikuti ajang ini. Jadikan sebagai pengalaman berharga, ajang menjalin persahabatan, sekaligus membangun prestasi yang akan bermanfaat ketika melanjutkan ke tingkat SMA atau jenjang yang lebih tinggi,” jelas Amri.

‎‎Ditempat yang sama Ketua Pelaksana GSI Palembang 2025, Firdaus Hidayatullah, M.Pd., menegaskan bahwa ajang ini merupakan program resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bersifat tahunan dan berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kota, provinsi, hingga nasional.

‎‎Pada hari pertama, delapan pertandingan antar kecamatan langsung digelar di Stadion Kamboja. Tim talent scouting mulai melakukan penilaian terhadap setiap pemain untuk mengidentifikasi mereka yang memiliki potensi besar menjadi atlet sepakbola berprestasi.

‎‎“Harapan kami, kegiatan ini dapat berkesinambungan setiap tahun. Kami ingin ada siswa atau atlet dari Palembang yang mampu mengharumkan nama kota di tingkat nasional bahkan internasional. Ajang ini adalah pintu gerbang untuk menemukan bakat terbaik,” ujar Firdaus.

‎‎Kompetisi GSI 2025 menjadi wadah pembinaan generasi muda Palembang, tidak hanya untuk melahirkan pesepakbola hebat, tetapi juga membentuk pribadi tangguh, disiplin, dan menjunjung sportivitas. Lewat pertandingan, anak-anak belajar kerja sama, tanggung jawab, serta menghadapi tantangan dengan kepala tegak.

‎‎” Ajang ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar pelajar dari berbagai kecamatan, sekaligus memberikan mereka panggung untuk menunjukkan kemampuan dan mendapatkan peluang melangkah ke jenjang karier sepakbola yang lebih tinggi,” pungkasnya. (Ning)

Ketua A2Ki, Maulana AHA, S.H, Pimpin Desakan Penegakan Hukum Ketenagakerjaan di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2Ki) menegaskan akan menggelar aksi dalam waktu dekat untuk menuntut Wali Kota Palembang, melalui dinas terkait, segera mencabut izin operasional Hotel Beston Palembang.

‎Langkah ini diambil menyusul terungkapnya dugaan pelanggaran hak pekerja yang tengah disidangkan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) Palembang, di mana mantan koki, Endang Wahyuni, yang bekerja selama 10 tahun, mengaku tidak diangkat menjadi karyawan tetap dan tidak menerima pesangon sesuai aturan.

‎Ketua A2Ki, Maulana AHA, S.H, menyatakan bahwa aksi ini akan melibatkan jaringan organisasi masyarakat sipil dan pekerja yang peduli terhadap penegakan hukum ketenagakerjaan.

‎“Ini bukan hanya soal satu orang, tapi tentang nasib puluhan bahkan ratusan pekerja yang diduga mengalami eksploitasi sistematis. Pemkot Palembang tidak boleh tutup mata,” tegas Maulana.

‎Dasar Tuntutan Aksi

‎A2Ki Menduga praktik di Hotel Beston Palembang berpotensi melanggar:

‎UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan Pasal 59 ayat (4) dan (6)

‎PP No. 35 Tahun 2021 Pasal 8 ayat (1) terkait batas waktu PKWT maksimal 5 tahun

‎UU No. 6 Tahun 2023 (Cipta Kerja) yang mewajibkan pembayaran pesangon sesuai masa kerja

‎Perda Kota Palembang tentang Perizinan Berusaha yang memberi kewenangan pencabutan izin bagi usaha yang melanggar hukum

‎ “Kalau Pemkot serius menegakkan hukum, izin Hotel Beston bisa dicabut segera tanpa menunggu proses berlarut-larut,” tambah Maulana.

‎Rencana Aksi dan Tuntutan

‎Aksi A2Ki akan difokuskan di depan Kantor Wali Kota Palembang dengan tuntutan:

‎1. Mencabut izin operasional Hotel Beston Palembang

‎2. Menindak tegas pelaku pelanggaran hak pekerja

‎3. Memastikan perlindungan hukum bagi seluruh karyawan hotel

‎4. Mempertanyakan dan mengaudit ulang perizinan yang dikeluarkan oleh Dinas PUPR, Dispenda, dan DPMPTSP Kota Palembang terkait kelayakan, izin bangunan, izin usaha, serta kewajiban pajak dan retribusi yang dibayarkan pihak hotel.

‎A2Ki juga meminta DPRD Kota Palembang menjalankan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 11 Agustus 2025 secara transparan dan terbuka untuk publik. (Rls/Ags).

 

Pemkot Pagar Alam Gelar Malam Renungan Suci Bagi Abdi Negara

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana renungan suci digelar menjelang detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam lebih awal menggelar renungan suci khusus bagi pejabat Pemkot Pagar Alam, mulai dari Pj Sekda, Sekwan, Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Kepala Bagian, Camat hingga Lurah.

Kegiatan yang bertajuk Renungan Suci Malam Abdi Negara “Refleksi Jiwa, Meneguhkan Pelayanan” ini, digelar di Eks. Gedung Hotel Wisata Gunung Gare, pada Sabtu malam (9/8/2025).

Dalam renungan suci ini, para peserta yang merupakan para pejabat Pemkot Pagar Alam, diarahkan oleh panitia untuk masuk ke dalam gedung tanpa penerangan dan hanya menggunakan lampu Cubuk atau lampu minyak tanah, dengan posisi mata tertutup dan diarahkan untuk duduk di lantai.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengingat jasa para pahlawan Republik Indonesia dan para tokoh-tokoh tanah Besemah yang telah membangun Kota Pagar Alam. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memompa semangat para pejabat di Pemkot Pagar Alam, agar lebih cinta dan bekerja dengan hati, untuk kemajuan Kota Pagar Alam.

Dalam arahannya, Wali Kota,Ludi Oliansyah berharap kepada para peserta agar dapat menjadikan momen ini untuk merenungi makna perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan oleh para pendahulu.

Wali Kota juga berpesan agar memelihara aset-aset yang ada, dan menanamkan kembali didalam diri rasa kekeluargaan, kekompakan serta semangat gotong royong dalam membangun Kota Pagar Alam.

Diakhir kegiatan, para peserta renungan suci abdi negara ini juga diberikan tausiyah singkat mengenai pentingnya menjaga amanah dalam mengemban jabatan.(Rep)