Pushidrosal TNI AL Perbarui Peta Laut Teluk Lampung, Bupati Egi Nyatakan Dukungan Penuh

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025). Pertemuan ini membahas pelaksanaan Operasi Survei dan Pemetaan Laut di perairan Teluk Lampung.

Dalam pertemuan tersebut, pihak TNI AL dipimpin Kasi Peta Militer Dispeta Pushidrosal, Mayor Laut (P) Yohan Achmudianto, yang menjelaskan secara langsung agenda dan progres operasi survei yang berlangsung selama 40 hari, sejak 23 Oktober hingga 1 Desember 2025.

Mayor Laut (P) Yohan Achmudianto memaparkan bahwa operasi tersebut bertujuan melakukan pembaruan (updating) peta laut guna meningkatkan keselamatan navigasi serta menunjang kelancaran transportasi laut di wilayah Teluk Lampung. Kegiatan ini melibatkan 10 personel TNI AL, terdiri dari Perwira, Bintara, dan Tamtama.

“Survei ini dilakukan untuk memperbarui peta laut demi keselamatan navigasi, terutama dalam mendukung transportasi laut di Teluk Lampung,” ujar Yohan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten terhadap upaya TNI AL tersebut. Ia menegaskan bahwa pemetaan dan pembaruan data laut menjadi kebutuhan penting bagi keamanan dan akurasi pelayaran.

“Pemkab Lampung Selatan sangat mendukung kegiatan survei hidro-oseanografi ini. Kami siap berkolaborasi demi kelancaran pelaksanaan kegiatan,” kata Egi (Red)

Grand Elty Krakatoa Audiensi dengan Bupati Egi Bahas Trail Run 2025

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi manajemen Grand Elty Krakatoa di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).

Pertemuan tersebut membahas rencana penyelenggaraan Trail Run 2025 serta pembukaan outlet suvenir baru di kawasan Jungle Sea.

Dalam pertemuan tersebut, Hotel Manager Grand Elty Krakatoa, Husein Rachmad Ibrahim, memaparkan rencana event lari lintas alam yang akan digelar pada 14 Desember 2025 di area Grand Elty Krakatoa – Kalianda Nirwana Resort, Merak Belantung, Kalianda.

Lintasan lomba disiapkan melintasi panorama pesisir, perbukitan, hingga pemandangan laut yang menjadi ciri khas keindahan alam Lampung Selatan.

Husein menjelaskan, Trail Run 2025 dirancang sebagai wadah untuk mempromosikan olahraga lari sekaligus memperkuat daya tarik sport tourism di Lampung Selatan.

Selain itu, manajemen juga menyiapkan pembukaan outlet suvenir baru sebagai fasilitas pendukung pariwisata di kawasan Jungle Sea.

“Tujuan kami mengundang Bupati Lampung Selatan adalah untuk memberikan dukungan sekaligus menyukseskan kegiatan ini. Kami juga berharap Pak Bupati dapat meresmikan outlet suvenir yang menyediakan oleh-oleh khas Lampung,” ujar Husein.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasi serta komitmennya untuk hadir dan mendukung penuh event yang memberikan dampak pada promosi daerah.

“Saya akan hadir, insyaallah. Usahakan ramai, agar semakin banyak yang mengetahui potensi Lampung Selatan,” kata Bupati Egi.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan event sport tourism menjadi salah satu langkah strategis dalam pengembangan pariwisata daerah.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, lanjutnya, terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan kegiatan positif yang mendukung perekonomian lokal dan meningkatkan kunjungan wisatawan. (Red)

6.573 Peserta Guncang Kalianda! Pawai Budaya Terbesar Sepanjang Sejarah Warnai HUT ke-69 Lampung Selatan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan sukses menggelar Pawai Budaya Kebanggaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (16/11/2025).

Kegiatan yang dilaksanakan di kawasan kompleks perkantoran Pemkab Lampung Selatan tersebut diikuti 6.573 peserta, menjadikannya pawai terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan HUT daerah.

Pawai Budaya yang berlangsung meriah ini menampilkan keberagaman adat, busana daerah, atraksi seni, serta replika budaya dari berbagai kecamatan dan perangkat daerah se-Lampung Selatan. Ribuan peserta dan penonton memenuhi sepanjang rute pawai, menghadirkan suasana penuh warna dan antusiasme tinggi.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan ini.

“Semua hadir dengan semangat persatuan. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta pawai dan seluruh elemen masyarakat yang telah memeriahkan HUT ke-69 Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi menegaskan bahwa Pawai Budaya bukan hanya bentuk hiburan, tetapi bagian penting dari pelestarian tradisi serta jati diri masyarakat Lampung Selatan.

“Lampung Selatan adalah rumah bagi keberagaman adat, bahasa, pakaian tradisional, tarian, dan nilai leluhur. Pawai ini adalah pengingat bahwa budaya merupakan identitas, dan tradisi adalah warisan yang menjadi fondasi masa depan,” ucapnya.

Bupati Egi menambahkan, Pawai Budaya tahun ini menjadi panggung bersama bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk tokoh adat, seniman, komunitas kreatif, serta perwakilan dari kecamatan.

“Ini bukan sekadar tampil cantic dengan busana adat, tetapi bukti bahwa kita bangga terhadap daerah kita,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga mengapresiasi kerja keras seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Lamsel Fest 2025, yang untuk pertama kalinya digelar selama tiga hari berturut-turut dan sepenuhnya gratis untuk masyarakat.

Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan turut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, serta anggota DPR RI seperti Sigit Purnomo, Surya Utama, Primus Yustisio, Eko Purnomo, Desi Ratnasari, dan Putri Zulkifli Hasan.

Hadir pula Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus UKP Bidang Pariwisata, Zita Anjani, Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar, Wakil Ketua TP PKK Reni Apriyani, Forkopimda Lampung Selatan, anggota DPRD Lampung Selatan, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, serta ribuan masyarakat.

Kehadiran tokoh nasional tersebut semakin menegaskan bahwa Pawai Budaya Lampung Selatan telah menjadi salah satu ikon perayaan budaya terbesar di provinsi Lampung.

Dengan pelaksanaan yang tertib, meriah, dan penuh antusiasme, Pawai Budaya HUT ke-69 Lampung Selatan menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan, memupuk rasa bangga terhadap budaya lokal, serta mendorong sektor pariwisata dan kreativitas daerah.(Red)

1.500 Penari Pecahkan Rekor MURI, Tari Tuping Lampung Selatan Catat Sejarah Dunia

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Sebuah momen langka sekaligus spektakuler mengguncang Lapangan Korpri, Kalianda, Minggu (16/11/2025).

Sebanyak 1.500 siswa-siswi Lampung Selatan menari secara serempak dalam Pagelaran Tari Tuping 12 Wajah, memecahkan Rekor Museum Redkor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pagelaran Tari Tuping oleh Penari Terbanyak.

Aksi kolosal ini langsung disebut sebagai pertunjukan tari topeng terbesar yang pernah digelar di Indonesia, bahkan dunia.

Deru musik tradisional Lampung, hentakan kaki ribuan penari, serta gemerlap topeng 12 wajah menciptakan panorama budaya yang tak hanya memukau, tetapi juga menggugah rasa bangga ribuan penonton.

Pagelaran ini menjadi rangkaian utama Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan dan segera menyita perhatian publik nasional.

Dalam momentum bersejarah itu, Piagam Penghargaan MURI diserahkan langsung kepada Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, didampingi Ketua TP PKK sekaligus Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata, Zita Anjani.

Sejumlah tokoh nasional turut menyaksikan, antara lain Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wamendagri Bima Arya, serta para anggota DPR RI seperti Sigit Purnomo, Surya Utama, Primus Yustisio, Eko Purnomo, Desi Ratnasari, dan Putri Zulkifli Hasan.

Usai penyerahan penghargaan, Meko Pangan Zulkifli Hasan mengaku kagum dan terharu. Ia menyebut pagelaran tersebut melampaui sejarah.

“Belum pernah ada di Lampung, Indonesia, bahkan dunia, tari topeng sebanyak ini tampil bersama. Ini benar-benar luar biasa. Ini mengingatkan pada kisah Radin Inten II dan para prajuritnya yang menyamar demi perjuangan. Semangat itu terasa hidup pagi ini,” ujarnya.

Tari Tuping 12 Wajah sendiri berakar dari kisah dua belas pendekar yang menjadikan topeng sebagai simbol keberanian, kesetiaan, dan kehormatan, bukan sekadar penyamaran. Dalam pagelaran kali ini, nilai-nilai itu diwujudkan melalui harmoni gerak ribuan generasi muda yang tampil penuh disiplin dan energi.

Bupati Radityo Egi Pratama tak mampu menyembunyikan rasa bangganya, karena budaya lokal mampu tampil megah dan membanggakan masyarakat serta tamu-tamu nasional.

“Saya benar-benar terharu melihat anak-anak kita tampil dengan penuh semangat membawa budaya Lampung Selatan ke panggung dunia. Rekor ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus merawat dan mempromosikan budaya daerah,” kata Egi.

Keberhasilan memecahkan Rekor MURI ini menegaskan bahwa Tari Tuping 12 Wajah bukan sekadar seni pertunjukan, melainkan identitas budaya yang mampu menyatukan ribuan anak muda dalam satu gelombang ekspresi yang harmonis.

Rekor ini semakin memperkokoh posisi Lampung Selatan sebagai daerah dengan komitmen kuat untuk menghadirkan pertunjukan budaya kelas dunia dalam perayaan HUT ke-69. (Red)

9 Bulan Kepemimpinan, Bupati Egi Paparkan Deretan Capaian Strategis di HUT ke-69 Lampung Selatan: Dari Jalan Mulus hingga WTP ke-9

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan menjadi ajang bagi Bupati Radityo Egi Pratama untuk memaparkan berbagai capaian strategis selama sembilan bulan masa kepemimpinannya.

Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Lampung Selatan, Jumat (14/11/2025), Bupati Egi menegaskan bahwa seluruh kemajuan yang diraih merupakan hasil sinergi erat antara eksekutif, legislatif, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyoroti sejumlah program prioritas, terutama di sektor infrastruktur.

Sepanjang 2025, pemerintah daerah telah melakukan pembangunan dan peningkatan jalan kabupaten sepanjang 72,258 kilometer di 53 ruas pada 17 kecamatan. Dari jumlah tersebut, lebih dari 33 kilometer telah rampung diperbaiki di 12 ruas jalan strategis.

“Tingkat kemantapan jalan pada 2024 berada di angka 54,97 persen. Setelah berbagai perbaikan, tahun 2025 meningkat menjadi 60,96 persen,” ujar Egi.

Di sektor perumahan, Pemkab Lampung Selatan memperbaiki 465 unit rumah tidak layak huni melalui program Bedah Rumah.

Selain itu, kolaborasi dengan Wanita Filantropi Indonesia dan dukungan dana desa menghasilkan tambahan 221 unit rumah yang telah selesai dibangun.

Perhatian pemerintah juga diarahkan pada percepatan penurunan stunting. Berdasarkan data SSGI 2024, prevalensi stunting tercatat 10,4 persen, menjadikan Lampung Selatan sebagai daerah dengan angka terendah se-Provinsi Lampung.

“Target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2025 insyaallah dapat kita capai,” tegasnya.

Di bidang pelayanan publik, kepesertaan BPJS Kesehatan telah mencapai 97,90 persen, sementara layanan administrasi kependudukan kini dapat diakses di seluruh 17 kecamatan.

Atas peningkatan tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan RSUD Bob Bazar menerima predikat ‘Sangat Baik’ dari Kementerian PANRB.

Lampung Selatan juga membukukan berbagai penghargaan bergengsi, di antaranya:

– Peringkat Tiga Besar Terbaik se-Lampung pada Survey Kepuasan Publik 2025 (Grade A)

– Stand Terinovatif APKASI Otonomi Expo

– Penghargaan pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 tingkat Provinsi

– WTP ke-9 berturut-turut dari BPK RI

– Penghargaan Strengthening of Social Forestry (SSF) dari Kementerian Kehutanan

– Adi Praja Satwa Sewaka Madya, Kabupaten Layak Anak kategori Nindya

– Pemimpin Daerah Award 2025 iNews TV

– Excellence Tourism and Food Sustainability Integration dari KITA Awards 2025 Garuda TV

Menurut Egi, seluruh capaian tersebut merupakan keberhasilan kolektif seluruh masyarakat Lampung Selatan.

“Tugas kita ke depan adalah mempertahankan capaian yang ada sekaligus memperkuat ketahanan keluarga, pangan, dan lingkungan,” kata Egi. (Red)

DPRD Lampung Selatan Gelar Paripurna Istimewa HUT ke-69, Bupati Egi Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Membangun

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Selatan menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kabupaten Lampung Selatan tahun 2025, Kamis (14/11/2024).

Rapat paripurna yang berlangsung di ruang sidang utama gedung DPRD itu dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Selatan, Erma Yusneli, bersama para wakil ketua Merik Havit, A. Benny Raharjo, dan Bella Jayanti.

Acara tersebut dihadiri Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Achmad Saefullah, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Erma Yusneli menegaskan HUT ke-69 Kabupaten Lampung Selatan menjadi pengingat penting untuk memperkokoh persatuan serta memperkuat kesinambungan pembangunan. Ia berharap peringatan hari jadi ini memotivasi seluruh pihak untuk terus berkontribusi bagi kemajuan daerah.

“Melalui hari ulang tahun ke-69 Kabupaten Lampung Selatan, mari kita perkokoh semangat persatuan dan kesinambungan pembangunan menuju terwujudnya Kabupaten Lampung Selatan yang sejahtera, berdaya saing modern dan berakhlak mulia,” ujar Erma.

Bupati Radityo Egi Pratama menyampaikan usia 69 tahun adalah perjalanan sarat tantangan sekaligus pembelajaran berharga bagi Lampung Selatan.

Menurutnya, daerah ini terus tumbuh dan berbenah untuk mewujudkan visi besar Lampung Selatan Maju, Menuju Indonesia Emas 2045.

“Hari ini kita tidak hanya memperingati hari lahir sebuah kabupaten, tetapi juga merayakan perjalanan panjang penuh semangat, kerja keras, dan pengabdian,” kata Egi.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga kesinambungan pembangunan agar tongkat estafet pembangunan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya dalam kondisi yang lebih baik.

“Mari terus bergerak bersama, mewujudkan Lampung Selatan Maju, Menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Sementara, mewakili Gubernur Lampung, Achmad Saefullah mengucapkan selamat ulang tahun ke-69 kepada seluruh masyarakat Lampung Selatan.

Ia menegaskan bahwa peringatan HUT sebuah daerah bukan hanya ritual tahunan, melainkan momentum refleksi untuk menata langkah ke depan.

“Semoga di usia ke-69, Lampung Selatan semakin maju, semakin sejahtera, dan menjadi kebanggaan bagi seluruh rakyat Lampung,” ujarnya.

Rapat paripurna ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD sebagai simbol rasa syukur dan harapan baru bagi Kabupaten Lampung Selatan yang memasuki usia ke-69. Momen tersebut sekaligus menandai komitmen bersama antara pemerintah daerah, legislatif, dan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan pada tahun-tahun mendatang. (Red)

Lampung Selatan Toreh Prestasi di Indonesia Kita Awards 2025

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima penghargaan Excellence In Tourism and Food Sustainability Integration dalam ajang bergengsi Indonesia Kita Awards 2025 yang digelar Garuda TV di Patra Jasa Office Tower, Jakarta, Senin (10/11/2025).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada Pemkab Lampung Selatan yang dinilai sukses mengintegrasikan sektor pariwisata dan ketahanan pangan dalam kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Melalui konsep Kawasan Agro Edu Wisata Terpadu, Lampung Selatan dinilai berhasil menghadirkan inovasi ekonomi lokal yang ramah lingkungan dan menyejahterakan masyarakat.

Ajang penghargaan nasional itu turut dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sejumlah kepala daerah, gubernur, bupati, wali kota, dan tokoh inspiratif dari seluruh Indonesia juga turut hadir.

Selain Lampung Selatan, Provinsi Lampung juga meraih penghargaan di kategori Excellence in Agriculture and Food Prosperity, sedangkan Kota Bandar Lampung menerima penghargaan Excellence in Public Service Innovation.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sendiri mendapat penghargaan Distinguished Leadership in Home Affairs atas dedikasinya memperkuat tata kelola pemerintahan daerah dan inovasi pelayanan publik di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan apresiasi tinggi kepada Garuda TV atas penyelenggaraan ajang penghargaan tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Garuda TV. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh-tokoh yang dianggap mampu melakukan inovasi dan perubahan,” ujar Tito.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pengakuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memadukan potensi pariwisata dan sektor pangan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kami di Pemkab Lampung Selatan untuk berkerja lebih baik. Melalui penghargaan ini, kami akan terus berinovasi demi masyarakat Lampung Selatan, khususnya para petani, pahlawan ketahanan pangan bangsa,” tutur Egi.

Ajang Indonesia Kita Awards 2025 menghadirkan berbagai kategori penghargaan, mulai dari Outstanding Leadership, Community Empowerment, hingga Innovation for Nation. Para penerima penghargaan dipilih melalui seleksi ketat oleh Dewan Juri Independen yang terdiri atas tokoh masyarakat, akademisi, dan pengamat politik.

Prestasi ini menambah deretan capaian Pemkab Lampung Selatan di tingkat nasional dan menegaskan posisi daerah berjuluk Bumi Khagom Mufakat ini sebagai salah satu daerah paling inovatif dalam pengembangan pariwisata berbasis ketahanan pangan berkelanjutan. (Red)

Bupati Lampung Selatan Teken Komitmen Bersama BKN untuk Akselerasi Manajemen Talenta ASN

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menandatangani Komitmen Bersama Kepala Daerah dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam rangka mempercepat pembangunan serta penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Provinsi Lampung.

Kegiatan yang turut dihadiri oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh itu digelar di Hotel Grand Mercure Lampung, Bandar Lampung, Kamis (6/11/2025).

Dalam sambutannya, Zudan Arif Fakrulloh menjelaskan bahwa sistem manajemen talenta ASN dirancang untuk memastikan setiap pegawai ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensi dan potensi yang dimiliki.

“Sistem manajemen talenta ASN ini bertujuan memastikan setiap ASN berada di posisi yang sesuai dengan kompetensinya, sekaligus menciptakan regenerasi SDM ASN yang profesional dan adaptif,” ujar Zudan.

Zudan menegaskan bahwa manajemen talenta tidak semata soal penempatan jabatan, tetapi juga menyangkut pengembangan kapasitas ASN melalui pendidikan, pelatihan, serta penciptaan prestasi dan inovasi.

“Dengan manajemen talenta, siapa pun bisa kita siapkan, baik melalui pendidikan dan pelatihan, sekolah tinggi, maupun melalui capaian prestasi dan inovasi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Radityo Egi Pratama menyambut baik inisiatif tersebut. Ia berharap penerapan sistem manajemen talenta dapat memperkuat penerapan sistem merit yang objektif, transparan, dan akuntabel, serta terbebas dari intervensi politik dan praktik KKN.

“Semoga program ini melahirkan ASN yang unggul, profesional, dan berintegritas untuk kemajuan daerah serta pelayanan publik yang lebih baik,” kata Egi.

Melalui komitmen ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan menegaskan dukungannya terhadap transformasi tata kelola ASN yang lebih adaptif, berbasis kompetensi, dan berorientasi hasil untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Red)

 

Padi Biosalin, Inovasi Cerdas Ubah Tambak Asin Jadi Sawah Produktif di Lampung Selatan

SRAGI -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan dalam hal ini Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, terus mendorong inovasi di sektor pertanian melalui pendekatan kolaboratif pentahelix guna meningkatkan produktivitas lahan dan kesejahteraan petani.

Salah satu terobosan yang kini menjadi perhatian adalah penerapan program Padi Biosalin (Bio Salinity Tolerant Rice) di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi. Program ini berhasil mengubah lahan bekas tambak udang yang berair asin menjadi hamparan sawah produktif.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Anasrullah, bersama Ketua BPH Yayasan Batutta Bangun Negeri Universitas Indonesia Mandiri (UIM) Toto Priyana, Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas UIM Sigit Apriyanto, meninjau langsung lahan percontohan milik Kardiyansyah, anggota kelompok tani setempat yang menjadi pionir penerapan teknologi tersebut, Jumat (24/10/2025).

Turut hadir dalam kunjungan itu, Ketua Dekopinda Lampung Selatan, Rudi Topan, Kepala Desa Sidoasih, Kepala Desa Bandar Agung, serta sejumlah tokoh masyarakat sekitar.

Inovasi Padi Biosalin digagas oleh tokoh masyarakat, Kang Jalu, yang berupaya memanfaatkan lahan pesisir terdampak intrusi air laut agar tetap produktif.

“Ladang ini dulunya tambak udang dengan air payau. Kami ingin membuktikan bahwa tanah seperti ini tetap bisa produktif jika ditanami varietas yang tepat,” ujar Jalu di lokasi.

Ia menjelaskan, uji coba dilakukan di lahan dengan kadar garam tinggi dan hasilnya menunjukkan varietas Padi Biosalin mampu tumbuh serta berproduksi dengan baik.

“Ke depan, kami akan terus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan-lahan tidur. Meski airnya payau atau asin, padi ini tetap bisa tumbuh dan memberikan hasil,” tambahnya.

Kadis Kominfo Lampung Selatan Anasrullah menilai, keberhasilan Padi Biosalin merupakan langkah cerdas dalam memanfaatkan lahan pesisir yang selama ini dianggap tidak potensial.

“Ini solusi nyata bagi masyarakat di kawasan pantai. Saat musim kemarau dan pasokan air tawar terbatas, petani tetap bisa memanfaatkan air laut untuk bercocok tanam. Dengan begitu, roda ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujarnya.

Ia menambahkan, inovasi pertanian adaptif seperti Biosalin menjadi bukti nyata bahwa teknologi mampu menjawab tantangan perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya alam.

Sementara itu, Direktur Riset, Inkubasi Bisnis, dan Kualitas UIM, Sigit Apriyanto menyebut pengembangan Padi Biosalin di lahan bekas tambak merupakan langkah strategis menuju pertanian berkelanjutan.

“Upaya ini tidak hanya meningkatkan produktivitas dan nilai tambah hasil pertanian, tetapi juga memperkuat sinergi pentahelix antara akademisi, pemerintah, dan swasta dalam membangun ekosistem pertanian adaptif dan berdaya saing tinggi,” jelasnya.

Dengan hasil yang menjanjikan, program Padi Biosalin diharapkan menjadi model pertanian adaptif di Lampung Selatan, membuka peluang baru bagi petani pesisir sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. (Red)

Sekolah Garuda Siap Hadir di Lampung Selatan, Wamen Dikti: Jembatan Anak Daerah ke Universitas Dunia

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Republik Indonesia, Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan untuk meninjau lokasi pembangunan Sekolah Garuda di Desa Margacatur, Kecamatan Kalianda, Rabu (22/10/2025).

Usai meninjau lokasi, Stella Christie menggelar audiensi dengan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, di ruang kerja bupati. Dalam pertemuan itu, Stella menjelaskan bahwa Sekolah Garuda merupakan program nasional unggulan yang dirancang sebagai inkubator calon pemimpin bangsa dengan sistem pendidikan inklusif dan berstandar internasional.

“Sekolah Garuda ini ada di 20 kabupaten. Persaingannya terbuka dan berbasis peringkat. Saya mengunjungi langsung setiap lokasi. Sampai saat ini, saya sudah ke 21 provinsi dan 47 universitas,” ungkap Stella.

Ia menambahkan, pembangunan empat lokasi Sekolah Garuda saat ini telah memasuki tahap arsitektural, dan ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Dalam prosesnya, pemerintah menggandeng sejumlah perguruan tinggi, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB), guna memastikan rancangan arsitektur serta kurikulum yang relevan dengan dunia pendidikan tinggi.

“Kami sangat berkesinambungan dengan universitas. Setelah dari Lampung Selatan, saya akan ke Pringsewu dan Unila. Presiden sangat menginginkan agar Indonesia menembus dunia, dan Sekolah Garuda adalah langkah nyata ke arah itu,” ujarnya.

Stella menegaskan, Sekolah Garuda bukan sekolah eksklusif, melainkan terbuka bagi seluruh kalangan, terutama siswa berprestasi dan kurang mampu. Ia menyebut, 80 persen siswa akan menerima beasiswa penuh, baik selama menempuh pendidikan di Sekolah Garuda maupun saat melanjutkan ke universitas terbaik dunia.

“Kami ingin siswa dari berbagai daerah bisa membaur dan tumbuh menjadi pemimpin yang berprestasi. Karena itu, Sekolah Garuda baru justru dibangun di luar Jawa, di daerah-daerah yang membutuhkan,” jelasnya.

Kurikulum Sekolah Garuda menggunakan kurikulum nasional yang diperkaya dengan arahan Presiden dan riset akademik, serta menyiapkan siswa sejak jenjang SMP agar mampu bersaing di tingkat global.

Stella juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menjaring calon siswa terbaik, terutama dari keluarga prasejahtera.

“Sekolah ini kita bangun untuk masyarakat. Fasilitasnya juga bisa diakses masyarakat, seperti olahraga dan perpustakaan. Bahkan jalan di area sekolah tetap bisa digunakan warga sekitar,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Garuda di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran sekolah unggulan nasional itu akan menjadi katalis kemajuan pendidikan di Lampung Selatan, serta membuka peluang lebih luas bagi generasi muda daerah untuk berprestasi hingga ke tingkat internasional.

“Kami berterimakasih kepada pemerintah pusat, khususnya kepada Ibu Wamen, atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung Selatan. Kami siap mendukung penuh, mulai dari penyediaan lahan hingga kolaborasi lintas OPD agar program ini berjalan lancar,” ujar Egi. (Red)