Gebyar PAUD Lampung Selatan 2025: Ratusan Anak Tunjukkan Kreativitas, Bunda Zita Pastikan Kesejahteraan Guru PAUD Terjamin

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Tawa riang dan sorak kagum mewarnai Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Pemkab Lampung Selatan, Rabu (22/10/2025).

Ratusan anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) tampil percaya diri di atas panggung, menari, bernyanyi, hingga beraksi dengan kostum penuh warna dalam ajang Gebyar PAUD Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2025.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan itu mengusung tema “Membangun Anak Sehat, Cerdas, Ceria, Bermoral dan Berkarakter Menuju Indonesia Emas 2045”.

Acara turut dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Lampung Selatan, Zita Anjani, yang menjadi magnet perhatian para peserta dan guru pendidik usia dini dari 17 Pusat Kegiatan Gugus (PKG) se-Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam laporannya, Kabid PAUD Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Beni Chandra, menyebut kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antar lembaga PAUD sekaligus menguatkan komitmen bersama membentuk karakter anak sejak dini.

“Peserta terdiri dari kepala sekolah PAUD, pengurus organisasi guru seperti K3S, PGRI, IGTKI, PKG, serta siswa-siswi PAUD dari seluruh kecamatan,” terang Beni.

Sementara itu, Bunda PAUD Zita Anjani menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama bagi masa depan bangsa. Ia menyebut usia 0–6 tahun sebagai masa emas pembentukan karakter dan kecerdasan anak.

“Jika masa ini berhasil, masa depan anak pun akan cemerlang. Peran guru PAUD sangat vital,” ujarnya penuh semangat.

Tidak hanya menyemangati, Zita juga menunjukkan komitmen nyata pemerintah daerah terhadap kesejahteraan pendidik PAUD. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan insentif secara simbolis untuk guru honorer PAUD bulan September 2025, serta membagikan buku cerita anak guna mendukung literasi sejak usia dini.

“Saya pastikan insentif guru PAUD dikawal agar tepat waktu dan transparan. Pemerintah hadir untuk memastikan kesejahteraan para pendidik kita,” tegasnya.

Zita juga mengajak para guru dan lembaga PAUD aktif melaporkan jika masih ada anak-anak di Lampung Selatan yang belum mengenyam pendidikan usia dini.

“Kalau ada anak yang belum dapat pendidikan PAUD, lapor ke saya langsung. Bisa lewat DM media sosial saya,” ujarnya sambil tersenyum.

Suasana semakin semarak ketika anak-anak PAUD tampil memukau dalam berbagai pertunjukan seni dan parade kostum kreatif. Kekompakan para guru dan orang tua turut mempercantik panggung kebersamaan itu.

“Penampilan anak-anak luar biasa. Saya undang semua PAUD untuk ikut parade Hari Jadi Kabupaten Lampung Selatan pada 14 November nanti. Tunjukkan kreativitas terbaik kita,” ajak Zita disambut tepuk tangan meriah.

Gebyar PAUD 2025 menjadi lebih dari sekadar ajang unjuk bakat. Ia menjadi simbol nyata sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi Lampung Selatan yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.(Red)

Santri Bangkit, Negeri Kuat: Bupati Egi Ajak Santri Lampung Selatan Peluk Inovasi Zaman

CANDIPURO -(deklarasinews.com)- Udara pagi di Lapangan SDN 1 Cintamulya, Kecamatan Candipuro, terasa berbeda pada Senin (20/10/2025). Ratusan santri berseragam putih-putih berdiri tegap di bawah kibaran merah putih, mengikuti Upacara Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bertindak sebagai Inspektur Upacara, memimpin jalannya peringatan yang sarat makna tersebut. Upacara dihadiri Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, jajaran kepala perangkat daerah, tokoh agama, masyarakat, serta para santri dari berbagai pondok pesantren di wilayah Candipuro.

Dalam amanatnya, Bupati Egi menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh santri, ustaz, dan kyai di Lampung Selatan yang telah berperan besar dalam menjaga nilai keislaman dan kebangsaan.

“Hari Santri Tahun 2025 adalah hari yang istimewa. Sepuluh tahun terakhir kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan,” ujar Egi saat membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia.

Lebih lanjut, Bupati Egi menyampaikan pesan penting Menteri Agama, bahwa santri masa kini harus menjadi bagian dari kemajuan bangsa, bukan hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga teknologi, sains, dan bahasa dunia.

“Santri tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus mampu menaklukkan dunia digital. Jadilah pelaku sejarah baru yang membawa nilai Islam rahmatan lil alamin dalam membangun peradaban yang damai dan berkeadaban,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Egi juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah di Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Ia mengajak seluruh peserta upacara untuk menjadikan peristiwa itu sebagai pengingat pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan santri di lingkungan pesantren.

Peringatan HSN ke-10 tahun ini juga menegaskan komitmen pemerintah terhadap kemajuan dunia pesantren. Melalui Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Pesantren, pemerintah terus memperkuat dukungan bagi lembaga pendidikan berbasis keagamaan itu.

Tak hanya itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi santri disebut menjadi bukti nyata perhatian negara terhadap generasi pesantren.

“Kita patut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas berbagai kebijakan dan program yang membawa dampak positif bagi bangsa, termasuk bagi pesantren dan santri,” kata Bupati Egi.

Menutup amanatnya, Bupati Egi menyerukan semangat kebangkitan santri sebagai agen perubahan di era modern.

“Jadilah santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Rawat tradisi pesantren, namun peluklah inovasi zaman. Karena dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” kata Bupati Egi penuh semangat. (Red)

Bukti Nyata Komitmen Bupati Egi: Jalan Way Harong-Sidoharjo Kini Mulus, Warga Agom Rasakan Manfaatnya

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Satu per satu janji pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan mulai diwujudkan. Kali ini, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama meresmikan ruas jalan Way Harong-Simpang Sidoharjo di Kecamatan Kalianda, Selasa (21/10/2025), menandai rampungnya proyek peningkatan jalan sepanjang 6,15 kilometer yang menghubungkan Desa Agom hingga Desa Sidoharjo.

Ruas jalan tersebut dikerjakan melalui program penanganan long segment secara bertahap, yakni 1.500 meter pada tahun 2023, 1.000 meter pada 2024, dan 3.650 meter diselesaikan pada 2025.

Kini, jalan yang dulu rusak berat itu telah berubah menjadi jalur penghubung yang mulus dan strategis, mempermudah mobilitas warga sekaligus membuka peluang ekonomi baru di wilayah tersebut.

“Bismillahirrahmanirrahim, jalan Desa Agom ini kita resmikan,” ujar Bupati Egi saat menandatangani prasasti peresmian, disambut tepuk tangan warga yang hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan sekadar memenuhi janji kampanye, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Perbaikan infrastruktur ini adalah langkah awal kami mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Dengan jalan yang bagus, ekonomi bisa tumbuh, dan akses ke pertanian, pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan sosial menjadi lebih mudah,” ujarnya.

Tak hanya itu, Egi juga menyinggung program Agro Eduwisata, salah satu prioritas pembangunan yang menggabungkan potensi pertanian, edukasi, dan pariwisata. Ia menilai, pembangunan jalan menjadi fondasi penting untuk menggerakkan sektor tersebut.

“Kami ingin pembangunan tidak berhenti di infrastruktur saja. Kalau jalan sudah baik, lingkungan tertata, dan masyarakat kompak menjaga kebersihan, Desa Agom bisa menjadi destinasi wisata edukatif yang menarik,” katanya.

Bupati Egi juga mengajak warga untuk turut menjaga keberlanjutan pembangunan dengan memelihara jalan dan lingkungan sekitar.

“Mari kita rawat bersama. Tanam pohon, jaga kebersihan, dan buat desa ini nyaman. Kalau desa indah dan tertata, orang akan datang, ekonomi ikut tumbuh,” pesannya.

Sementara itu, Tarni (65), warga Desa Agom, tak kuasa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia mengaku jalan di desanya dulu sempat rusak parah hingga ditanami pohon pisang.

“Terima kasih Pak Bupati. Sekarang jalannya sudah bagus, enak dilewati. Dulu kami susah kalau hujan, sekarang alhamdulillah mulus,” ujarnya sambil tersenyum.

Peresmian ruas jalan Way Harong-Simpang Sidoharjo menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa, sejalan dengan visi menjadikan Lampung Selatan yang maju, mandiri, dan berdaya saing.  (Red)

Wanita Filantropi Indonesia Bedah Rumah di Lampung Selatan, Bupati Egi: Gotong Royong adalah Kekuatan Kita

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Kepedulian sosial kembali hadir di Lampung Selatan. Wanita Filantropi Indonesia (WFI) menggelar kegiatan bedah rumah layak huni bagi warga di Desa Negeri Pandan, Kecamatan Kalianda, dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan sosial ini turut dihadiri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung, Wakil Ketua III DPRD Lampung Selatan Bella Jayanti, serta sejumlah pejabat daerah Pemkab Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wanita Filantropi Indonesia atas kontribusinya membantu masyarakat di Lampung Selatan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Jesmawati Tanjung beserta seluruh jajaran WFI yang telah memilih Lampung Selatan sebagai lokasi kegiatan sosial ini,” ujar Bupati Egi.

Egi menjelaskan, di Lampung Selatan masih terdapat sekitar 8.000 rumah tidak layak huni. Tahun ini, pemerintah daerah telah menganggarkan pembangunan 474 unit rumah layak huni masyarakat berpenghasilan rendah ditambah 264 unit melalui dukungan dana desa.

Dari jumlah tersebut, 221 rumah layak huni telah rampung dibangun dan seluruhnya akan mendapatkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) secara gratis.

“Program ini merupakan upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami ingin terus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Lampung Selatan ini miniatur Indonesia, beragam suku hidup di sini, dan semangat gotong royong menjadi kekuatan utama kita,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum WFI Jesmawati Tanjung menuturkan rasa syukur dan semangat yang menyertai pelaksanaan kegiatan sosial tersebut.

“Kami sangat antusias, bahkan sejak pukul tiga pagi sudah bersiap untuk kegiatan ini. Program bedah rumah kami pilih karena ini kebutuhan primer masyarakat. Kami percaya, Allah telah menggerakkan hati kami untuk membantu keluarga Bapak Lekok dan keluarganya,” ujar Jesmawati di sela kegiatan di Desa Negeri Pandan.

Jesmawati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami tahu Pak Bupati sangat sibuk, tapi beliau tetap meluangkan waktu untuk mendampingi kami. Tanpa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan ini tentu tak berjalan sebaik ini,” tambahnya.

Kegiatan bedah rumah ini diharapkan menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian sosial. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan seperti WFI menjadi bukti nyata bahwa gotong royong masih hidup dan terus bekerja untuk kesejahteraan rakyat. (Red)

Dukung Ekonomi Daerah, JAPFA Bidik Kerja Sama Strategis dengan Pemkab Lampung Selatan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi dari PT Suri Tani Pemuka Aquafeed Lampung, anak usaha PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, di ruang kerjanya, Kamis (15/10/2025).

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama antara Pemkab Lampung Selatan dan perusahaan pakan ikan nasional itu dalam berbagai program sosial dan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan itu, Head of Industrial Relations Corporate PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Jefri Hari Akbar, menyampaikan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat hubungan kemitraan sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

“Kami ingin menjajaki kolaborasi dalam berbagai program, termasuk ketahanan protein pangan, dukungan regulasi investasi daerah, hingga pembinaan koperasi masyarakat. Misalnya, kami bisa membantu pemberdayaan kolam ikan agar masyarakat mendapatkan akses pada pakan berkualitas,” ujar Jefri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa Pemkab Lampung Selatan saat ini berfokus pada peningkatan perekonomian daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Dengan konsep pentahelix, kami ingin menggandeng semua pihak, termasuk sektor swasta seperti JAPFA, untuk ikut mengakselerasi program unggulan daerah. JAPFA bisa berperan dalam memperkuat program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Makan Bergizi Gratis (MBG),” ujar Egi.

Bupati muda itu optimistis, sinergi dengan sektor industri pangan akan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat Lampung Selatan.

Kolaborasi antara Pemkab Lampung Selatan dan JAPFA diharapkan tak hanya mendorong kemandirian pangan dan penguatan koperasi, tetapi juga menjadi model kemitraan pemerintah dan dunia usaha dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.(Red)

Pemkab Lampung Selatan Teken MoU dengan BTN, Dorong Akses KPR dan Digitalisasi Layanan Publik

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, untuk memperluas akses layanan perbankan, terutama program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan penguatan digitalisasi layanan publik.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, bersama Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, di ruang kerja Bupati Lampung Selatan, Rabu (15/10/2025).

Bupati Egi menyebut kerja sama ini menjadi langkah penting dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama di sektor perumahan, pariwisata, dan investasi.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan saat ini fokus meningkatkan dan mempromosikan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah. Kami berharap BTN turut berperan menarik minat investor untuk berinvestasi di Lampung Selatan,” ujar Egi.

Sementara itu, Pimpinan BTN Kantor Cabang Lampung, Peggy Pallasathena, menegaskan bahwa kemitraan ini sejalan dengan program nasional dalam hal penyediaan hunian layak bagi masyarakat dan ASN.

“Kerja sama ini mendukung program pemerintah pusat dalam penyediaan tiga juta rumah oleh Presiden Prabowo Subianto. BTN siap memberikan layanan KPR bagi masyarakat Lampung Selatan, ASN, serta pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja,” kata Peggy.

Selain program KPR, BTN juga memperkenalkan platform digital inovatif bernama DigiKab, yang dirancang untuk mempercepat transformasi layanan publik di tingkat kabupaten.

Melalui DigiKab, masyarakat dapat mengakses berbagai fitur seperti pemesanan produk pertanian, layanan wisata, pembayaran pajak restoran, pembiayaan UMKM, hingga program DigiKab Sehat.

Peggy menambahkan, DigiKab juga akan mengoptimalkan sistem pembayaran pajak daerah, termasuk pajak pariwisata dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), guna memperluas transaksi non-tunai serta memperkuat ekosistem keuangan daerah.

Kerja sama ini diharapkan menjadi fondasi sinergi yang saling menguntungkan antara pemerintah daerah dan dunia perbankan, sekaligus mempercepat terwujudnya layanan publik yang modern dan inklusif di Lampung Selatan.(Red)

 

8 Camat Wajah Baru Dilantik, Bupati Egi: Harus Punya Mental Melayani

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Wajah-wajah baru kini menghiasi pucuk pimpinan delapan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam suasana khidmat di Aula Rajabasa, Rabu (15/10/2025), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama melantik 18 pejabat administrator, termasuk delapan camat baru yang akan menjadi ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing.

Namun lebih dari sekadar rotasi jabatan, pelantikan itu menjadi momentum bagi Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan satu pesan penting: jabatan bukanlah hadiah, melainkan amanah untuk melayani rakyat.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menekankan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni rutin atau bentuk pergantian posisi.

Ia menyebut, penyegaran organisasi merupakan hal wajar dalam pemerintahan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika dan tantangan zaman.

“Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya. Jadi, adaptasi terhadap perkembangan itu wajar dilakukan,” ujar Egi di hadapan para pejabat yang dilantik.

8 camat yang baru dilantik yakni Sidik (Bakauheni), Sumiyati (Candipuro), Ruris Apdani (Kalianda), Sri Mahendra Kesuma Dewi (Ketapang), Wayan Susana (Sragi), R. Sy. Handoyo Soesilo (Tanjungsari), Raden Permata Marga (Way Panji), dan Fitri Hidayat (Way Sulan).

Selain itu, dr. Djohardi resmi menjadi Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, serta Dwi Juliyanti Puspita Sari sebagai Sekretaris Kecamatan Way Panji. Sementara delapan orang lainnya mengisi posisi sebagai Kepala Bidang yang tersebar di sejumlah perangkat daerah.

Kepada para pejabat baru, Bupati Egi menekankan pentingnya mental melayani sebagai jiwa utama dalam birokrasi.

“Kita ini bukan pejabat, tapi orang yang diberi jabatan untuk melayani. Jabatan itu titipan, bukan milik pribadi. Karena itu, semua harus punya mental melayani,” tegasnya.

Egi juga mengingatkan agar camat menjaga sikap dan perilaku, sebab keberadaan mereka menjadi representasi pemerintah di tengah masyarakat.

“Camat itu perpanjangan tangan bupati di wilayahnya. Maka jagalah ucapan, kebiasaan, dan perilaku. Karena semua mata masyarakat akan tertuju pada Bapak-Ibu,” pesan Egi.

Kepada pejabat lama, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia menegaskan rotasi jabatan tidak terkait hal politis, melainkan murni kebutuhan organisasi.

“Kalau urusannya politis, dari awal saya dilantik pasti sudah saya ganti semua. Tapi tidak begitu. Ini murni penyesuaian organisasi agar kinerja lebih efektif,” kata Egi.

Egi menutup arahannya dengan ajakan untuk bekerja lebih keras mewujudkan visi Lampung Selatan sebagai kabupaten yang maju dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.

Selain itu, dua orang ASN juga diberi tugas tambahan sebagai Pelaksana tugas (Plt). Mereka yakni, Maturidi sebagai Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Bagus Wijaya Kusuma sebagai Plt Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah.(Red)

Bupati Egi Sambut Sinergi REI, Program Nasional 3 Juta Rumah Kini Dekat dengan Masyarakat

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estat Indonesia (REI) Provinsi Lampung, di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).

Pertemuan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan REI dalam mendukung program nasional pembangunan 3 juta rumah per tahun bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Ketua DPD REI Lampung, Yuliana Gunawan, menyampaikan bahwa audiensi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program nasional yang digagas Pemerintah Pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Program ini difokuskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dan kami berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dapat mendukung pelaksanaannya di daerah ini,” ujar Yuliana.

Selain itu, REI akan menyerahkan bantuan sebanyak lima unit rumah kepada Pemkab Lampung Selatan. Rumah-rumah ini merupakan bagian dari program bedah rumah sebagai wujud kepedulian sosial REI terhadap masyarakat kurang mampu.

“Selain bantuan rumah, kami juga ingin mengajak Pemerintah Daerah melakukan penghijauan melalui penanaman pohon. Kami berharap kolaborasi dapat diperluas ke pembangunan perumahan bersubsidi, khususnya bagi MBR di Lampung Selatan,” tambah Yuliana.

Bupati Radityo Egi Pratama menyambut baik inisiatif REI dan menegaskan kesiapan Pemkab untuk bekerja sama. Ia menekankan pentingnya sinergi dalam pengembangan kawasan hunian dan pariwisata yang selaras dengan city branding Agro Eduwisata yang tengah digalakkan pemerintah daerah.

“REI dapat turut berkontribusi dalam pembangunan kawasan perumahan dan kompleks villa di Kalianda, yang memiliki potensi wisata besar. Tentunya kawasan ini harus dilengkapi dengan amenitas yang menarik bagi wisatawan,” jelas Bupati Egi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, peredaran uang di masyarakat akan naik. Selain itu, kolaborasi ini akan menciptakan lapangan kerja baru, menurunkan tingkat pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata Egi.(Red)

Bupati Egi Kawal Program Pasang Baru Listrik Gratis, Pastikan Warga Tak Tertinggal dari Daerah Lain

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi Manajer Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjung Karang, Presly Silaen beserta jajaran, di ruang kerjanya, Senin (13/10/2025).

Pertemuan tersebut membahas koordinasi dan sinkronisasi data terkait Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten dan PLN agar pelaksanaan program nasional tersebut berjalan optimal tanpa kendala administrasi. Ia menekankan agar semua pihak segera menindaklanjuti permasalahan yang muncul di lapangan.

“Kalau memang ada miskomunikasi data, segera duduk bareng dan cari solusinya. Jangan sampai masyarakat dirugikan. Program ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” tegas Bupati Egi.

Sementara itu, Manajer UP3 Tanjung Karang Presly Silaen menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang selama ini terjalin baik antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari Pemkab Lampung Selatan. Hari ini kami bersilaturahmi sekaligus membahas pelaksanaan program BPBL di wilayah ini,” ujarnya.

Presly menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pendataan calon penerima bantuan pasang baru listrik di beberapa wilayah. Namun, menurutnya masih terdapat sejumlah kendala data yang perlu disesuaikan agar penyaluran program BPBL berjalan tepat sasaran.

“Kami ingin menyampaikan bahwa mungkin ada miskomunikasi data. Karena itu, kami berharap dukungan Pemkab Lampung Selatan dalam menuntaskan hal ini,” tambahnya.

Menutup pertemuan, Bupati Egi kembali menegaskan agar koordinasi antarinstansi tidak terputus, dan meminta perangkat daerah terkait segera berkoordinasi langsung dengan pihak PLN.

“Segera diusulkan dan diselesaikan agar Lampung Selatan tidak tertinggal dalam pelaksanaan program BPBL ini,” ujarnya.

Program BPBL merupakan inisiatif pemerintah pusat melalui PLN untuk memperluas akses listrik bagi masyarakat kurang mampu yang belum teraliri listrik.

Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan dan produktivitas warga semakin meningkat, khususnya di wilayah pedesaan.(Red)

 

Bupati Egi Lepas Kontingen Pramuka Lampung Selatan ke Jambore Daerah 2025, Tekankan Pentingnya Generasi Muda Tangguh dan Adaptif

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Lampung Selatan secara resmi melepas Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Lampung Selatan yang akan mengikuti Jambore Daerah Pramuka Penggalang Kwarda Lampung Tahun 2025.

Acara pelepasan berlangsung di Aula Rajabasa, Kantor Bupati Lampung Selatan, dengan suasana penuh semangat dan kebanggaan, Senin (13/10/2025).

Tahun ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Selatan mencatat sejarah dengan mengirimkan kontingen terbesar sepanjang keikutsertaan di ajang Jambore Daerah.

Dalam arahannya, Bupati Egi menegaskan bahwa keikutsertaan dalam Jambore bukan sekadar kegiatan tahunan, tetapi momentum penting membangun karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan generasi muda. Ia menyebut, Gerakan Pramuka merupakan “sekolah kehidupan” yang menanamkan nilai tanggung jawab, gotong royong, serta cinta tanah air.

“Saya berdiri di hadapan kalian bukan sekadar memberi sambutan, tapi untuk menyalakan semangat. Di hadapan saya ada wajah-wajah muda yang akan membawa nama Lampung Selatan menjadi lebih maju,” ujar Bupati Egi penuh semangat.

Lebih lanjut, Egi mengingatkan pentingnya adaptasi Pramuka dengan perkembangan zaman, terutama di era digital. Menurutnya, Pramuka modern tidak cukup hanya tangguh di alam, tetapi juga harus kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan teknologi.

“Menjadi Pramuka bukan hanya pandai menyalakan api unggun di hutan, tapi juga mampu menyalakan api semangat dan kreativitas di dunia digital,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Egi juga menyinggung filosofi semangat kerja Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang tertuang dalam tagline “Bismillah BISA.” Ia menjelaskan, kata Bismillah mengandung makna niat tulus, integritas dan doa dalam setiap langkah, sedangkan BISA merupakan akronim dari Berkolaborasi, Inisiatif, Sehat, dan Adaptif.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat menjadi pegangan moral dan semangat perjuangan para anggota Pramuka Lampung Selatan dalam setiap kegiatan dan pengabdian.

“Saya ingin adik-adik menjadi insan perubahan agar Kabupaten Lampung Selatan ini bisa kita jadikan kabupaten yang maju,” pesan Bupati Egi.

Sementara itu, Ketua Harian Kwarcab Gerakan Pramuka Lampung Selatan, Sukadi, menyampaikan bahwa jumlah peserta yang diberangkatkan tahun ini merupakan yang terbesar sepanjang sejarah keikutsertaan Lampung Selatan dalam Jambore Daerah.

“Biasanya kami hanya mengirim satu regu putra dan satu regu putri, masing-masing delapan orang. Namun tahun ini, Lampung Selatan memberangkatkan lima regu putra dan lima regu putri,” jelas Sukadi dalam laporannya.

Adapun total kontingen yang dilepas berjumlah 91 orang, terdiri atas peserta, pembina, dan pendamping. Kegiatan Jambore Daerah ini juga menjadi ajang pemanasan bagi para anggota Pramuka Lampung Selatan menjelang Jambore Nasional Tahun 2026.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap, melalui keikutsertaan dalam Jambore Daerah 2025 ini, para Pramuka Lampung Selatan dapat menumbuhkan semangat kemandirian, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat serta bangsa.(Red)