‎RAT 2025 KDMP Pulung Kencana Tegaskan Komitmen Bangun Koperasi Modern Berorientasi Layanan Anggota

TUBABA –(deklarasinews.com)– Semangat kebersamaan dan kemandirian ekonomi desa terasa kuat dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pulung Kencana. Mengusung tema “Membangun Koperasi Modern yang Berorientasi pada Layanan Anggota”, kegiatan tersebut digelar di Kantor KDMP Tiyuh Pulung Kencana, RT 002, Suku 008, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Senin (16/2/2026).

‎‎RAT yang menjadi forum tertinggi dalam struktur koperasi ini tidak sekadar agenda rutin tahunan, tetapi juga momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja, merumuskan arah kebijakan, serta memperkuat komitmen pelayanan kepada anggota.

‎‎Saat dikonfirmasi, Kepalo Tiyuh Pulung Kencana, Hendarwan, S.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian resmi RAT KDMP Tahun Buku 2025.

‎‎“Bahwa acara kita pada hari ini adalah Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Rangkaian kegiatan akan dilanjutkan besok pagi, tanggal 17 Februari 2026, dengan paripurna pengambilan keputusan hasil musyawarah RAT. Alhamdulillah, sangat antusias masyarakat. Jumlah anggota Koperasi Desa Merah Putih Pulung Kencana mencapai 1.010 orang.

‎‎Kita lakukan RAT sesuai Surat Edaran Deputi dari Kementerian Koperasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2026.

‎‎Manakala anggota maksimal 500 orang dapat dilakukan secara daring, tetapi karena ini lebih dari 500 orang, kita lakukan secara terbuka,” ujarnya.

‎‎Antusiasme lebih dari seribu anggota menjadi bukti nyata bahwa koperasi ini telah menjadi denyut ekonomi masyarakat. Forum yang digelar secara terbuka itu mencerminkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan koperasi. ‎Lebih lanjut, Hendarwan memaparkan sejumlah unit usaha yang telah berjalan dan menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi koperasi.

‎‎“Usaha yang sudah berjalan, yang pertama unit usaha simpan pinjam, unit gerai sembako, unit usaha pupuk bersubsidi, unit usaha ATM. Sudah empat gerai yang berjalan. Kemudian unit usaha dalam pengajuan, yaitu klinik desa, apotek desa, dan alsintan, karena potensi di tempat kita sumbernya dari pertanian,” ungkapnya.

‎‎Keberadaan unit-unit usaha tersebut memperlihatkan langkah progresif KDMP dalam memperluas layanan, mulai dari kebutuhan pokok, akses permodalan, hingga dukungan sektor pertanian sebagai basis utama ekonomi warga Pulung Kencana.

‎‎Ia juga mengimbau masyarakat yang belum menjadi anggota untuk segera bergabung.

‎‎“Saya menghimbau kepada masyarakat yang belum mendaftarkan dirinya menjadi anggota KDMP Tiyuh Pulung Kencana agar sesegera mungkin mendaftarkan diri, karena banyak hal yang bisa didapat di KDMP, terutama pembelanjaan di gerai sembako yang harganya sangat terjangkau. Kemudian khusus untuk petani yang mengharapkan pupuk bersubsidi, karena di Pulung Kencana tidak ada lagi kios-kios, sudah melalui KDMP,” tegasnya.

‎‎Ajakan tersebut menjadi penegasan bahwa koperasi bukan sekadar lembaga simpan pinjam, melainkan instrumen pemberdayaan ekonomi kolektif yang memberi manfaat langsung bagi anggotanya.

‎‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua KDMP Pulung Kencana, Ir. H. Baharuddin, M.T., Kepalo Tiyuh Pulung Kencana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tamu undangan lainnya.

‎‎Capaian Kinerja dan Perolehan Usaha

‎Dalam laporan perolehan keuntungan unit usaha aktif, KDMP Pulung Kencana menunjukkan tren positif: ‎Unit usaha sembako mencatat keuntungan sebesar Rp1.437.300 atau 4,35 persen dari modal, dengan total penjualan sekitar 30 persen dari stok. ‎Unit usaha simpan pinjam mengalami peningkatan platform dari Rp54.750.000 menjadi Rp61.000.000, atau naik 11,48 persen.

‎‎Data tersebut menunjukkan fondasi usaha yang terus tumbuh dan stabil, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan anggota terhadap koperasi.

‎Mengusung semangat modernisasi, KDMP Pulung Kencana berkomitmen melakukan pembenahan sistem administras.(Mar)

Hasil Pemetaan AJI: Jurnalis Perempuan Lampung Butuh Perlindungan dan Lingkungan Kerja Setara

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung melalui Bidang Gender, Anak, Perempuan dan Kelompok Marginal merilis hasil pemetaan kondisi kerja jurnalis perempuan di Provinsi Lampung. Survei dilaksanakan pada 4–25 November 2025 dan diikuti oleh 47 jurnalis perempuan dari berbagai kabupaten/kota di Lampung Februari 2026.

Sebanyak 61,7% responden bertugas di Bandar Lampung dan 12,8% di tingkat provinsi, sementara sisanya tersebar di sejumlah kabupaten/kota seperti Way Kanan, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Lampung Barat, Pringsewu, Tulang Bawang Barat, Tanggamus, dan Metro.

Responden didominasi usia 31–40 tahun (40,4%) dan 21–30 tahun (38,3%). Sebagian besar bekerja sebagai reporter/jurnalis (70,2%) dengan pengalaman kerja 1–5 tahun (44,7%). Dari sisi status kepegawaian, 57,4% berstatus karyawan tetap, 25,5% kontrak, dan 17% freelance/kontributor.

Sebanyak 57,4% responden telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan 63,8% pernah mengikuti pelatihan jurnalistik berperspektif gender. Kebutuhan pelatihan yang paling mendesak meliputi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam jurnalistik (31,9%), peningkatan kepemimpinan jurnalis perempuan (27,7%), keamanan digital (27,7%), serta pencegahan kekerasan seksual (12,8%).

Sebanyak 51,1% responden bekerja 40–50 jam per minggu, dan 29,8% bekerja lebih dari 50 jam per minggu. Namun, persoalan kesejahteraan masih menjadi tantangan.

Sebanyak 38,3% jurnalis perempuan tidak menerima gaji rutin bulanan, dan 40,4% menerima gaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Lampung. Selain itu, sebagian perusahaan media belum menyediakan asuransi kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan.

Selanjutnya, tunjangan makan, transportasi, telekomunikasi, maupun dinas malam umumnya tidak tersedia. Hak cuti tahunan dan cuti melahirkan relatif lebih baik, namun cuti haid serta cuti khusus perempuan masih jarang diberikan. Fasilitas ramah perempuan juga minim: hanya 25,5% responden menyatakan tersedia ruang laktasi, dan 2,1% menyebut adanya tempat penitipan anak.

Diskriminasi dan Kesehatan Mental

Survei mencatat 44,7% responden pernah mengalami diskriminasi dalam bertugas. Sebanyak 23,4% jurnalis perempuan pernah mengalami pelecehan seksual, baik verbal, fisik, maupun daring.

Sebanyak 63,8% responden mengaku pernah merasa cemas atau takut saat meliput isu sensitif. Tekanan kerja, beban deadline, relasi dengan narasumber, serta tekanan atasan menjadi faktor utama. Dukungan psikologis dan penyediaan ruang aman di tempat kerja masih sangat terbatas.

Koordinator Bidang Gender, Anak, Perempuan dan Kelompok Marginal AJI Bandar Lampung, Tuti Nurkhomariyah, saat pembekalan rekrutmen anggota AJI Bandar Lampung, Kamis 13 Februari 2026 menyatakan bahwa hasil survei ini menunjukkan masih lemahnya perlindungan dan pemenuhan hak jurnalis perempuan di Lampung. “Upah layak, perlindungan sosial, serta mekanisme penanganan kekerasan seksual harus menjadi standar, bukan pilihan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua AJI Bandar Lampung, Dian Wahyu Kusuma menegaskan bahwa survei  ini harus menjadi perhatian serius seluruh perusahaan media dan pemangku kepentingan pers di daerah.

“Jurnalis perempuan memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi dan menghadirkan perspektif yang inklusif dalam pemberitaan. Karena itu, perusahaan media wajib memastikan lingkungan kerja yang aman dan setara,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa AJI Bandar Lampung akan terus mendorong penguatan kebijakan internal media yang berperspektif gender serta membuka ruang advokasi bagi jurnalis perempuan yang mengalami diskriminasi maupun kekerasan.

AJI Bandar Lampung mendorong perusahaan media, organisasi pers, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat kebijakan ketenagakerjaan yang adil dan berperspektif gender, menjamin upah layak, perlindungan sosial, keamanan kerja, serta dukungan kesehatan mental bagi jurnalis perempuan.(Red)

Warga Pekon Panutan bersama-sama Perbaiki Jalan Dusun 3

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh warga Pekon Panutan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu. Masyarakat Dusun 3 secara swadaya melaksanakan kegiatan gotong royong untuk memperbaiki akses jalan yang selama ini mengalami kerusakan.

Kegiatan yang berlangsung penuh kekompakan tersebut melibatkan warga, khususnya masyarakat RT 1 Dusun 3. Perbaikan jalan dilakukan demi memperlancar aktivitas sehari-hari warga serta meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Saat ditemui awak media Kepala Dusun 3 Minggu 15/03/26, Suparlan, menyampaikan bahwa kegiatan ini murni atas inisiatif dan kesadaran masyarakat.

Alhamdulillah, kegiatan ini benar-benar hasil dari swadaya masyarakat. Khususnya warga RT 1 yang secara sukarela mengumpulkan dana untuk membeli bahan material seperti semen dan pasir,” ujar Suparlan.

Ia juga berharap semangat gotong royong ini dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi dusun lainnya dalam membangun lingkungan secara mandiri dan penuh kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kekompakan dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat, serta menjadi wujud nyata partisipasi warga dalam pembangunan di tingkat pekon.(Mega)

Ketua PD IKADI Bandar Lampung Tegaskan Dakwah Solutif dan Mencerahkan

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)– Pengurus Daerah (PD) Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kota Bandar Lampung resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Balai Keratun, Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran strategis para dai dalam membina umat dan bersinergi dengan pemerintah daerah.

Acara pelantikan dihadiri oleh jajaran pengurus wilayah, tokoh agama, unsur pemerintah daerah, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam. Suasana berlangsung penuh kekhidmatan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan dan prosesi pengambilan sumpah jabatan.

Ketua PD IKADI Kota Bandar Lampung yang baru dilantik, Dr. Triono, M.IP, dalam sambutannya menyampaikan komitmen untuk menjadikan IKADI sebagai wadah yang profesional, moderat, dan responsif terhadap tantangan dakwah di era modern.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi amanah besar untuk memperkuat dakwah yang mencerahkan dan menyejukkan. Kami berkomitmen menghadirkan dakwah yang solutif, yang tidak hanya berbicara di mimbar, tetapi juga hadir di tengah masyarakat menjawab persoalan sosial, pendidikan, hingga moral generasi muda,” ujar Dr. Triono.

Ia menambahkan bahwa PD IKADI Kota Bandar Lampung akan fokus pada penguatan kapasitas dai melalui pelatihan, kajian rutin, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan. Menurutnya, dai harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan media digital agar pesan dakwah dapat menjangkau generasi milenial dan Gen Z secara efektif.

“Kami ingin para dai di Kota Bandar Lampung tidak hanya kuat secara substansi keilmuan, tetapi juga cakap dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah. Tantangan zaman menuntut kita untuk kreatif, adaptif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PW IKADI Provinsi Lampung, H. Repianto, S.Pd., dalam arahannya menegaskan pentingnya soliditas organisasi dan sinergi antar pengurus di semua tingkatan.

“IKADI harus menjadi organisasi yang solid dan profesional. Kepengurusan daerah memiliki peran vital dalam menggerakkan dakwah di tingkat akar rumput. Kami berharap PD IKADI Kota Bandar Lampung mampu menjadi contoh dalam tata kelola organisasi yang baik dan dalam menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan umat,” tegas H. Repianto.

Ia juga menekankan bahwa dakwah saat ini tidak bisa berjalan sendiri, melainkan harus bersinergi dengan pemerintah, tokoh masyarakat, dan berbagai elemen bangsa.

“Dakwah yang efektif adalah dakwah yang membangun kolaborasi. IKADI harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal yang kuat bagi PD IKADI Kota Bandar Lampung untuk menjalankan program kerja yang terarah dan berdampak luas. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, IKADI di Kota Bandar Lampung diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membina umat, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antar pengurus dan tamu undangan, menandai dimulainya babak baru kepengurusan PD IKADI Kota Bandar Lampung periode 2026–2031.(Red)

Banksasuci Foundation Larutkan 20 Ton Eco Enzyme untuk Netralisir Sungai Cisadane

TANGSEL -(deklarasinews.com)- Komunitas Peduli Sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation larutkan 20 ton ECO Enzym di Perbatasan Tangsel, Kabupaten dan Kota Tangerang sebagai upaya menetralisir sungai Cisadane pasca Tercemar 20 Ton Pestisida.

Menurut Ketua Banksasuci, Ade Yunus mengatakan bahwa Eco enzyme yang disebar ke Cisadane merupakan cairan organik hasil fermentasi limbah organik (kulit buah/sisa sayuran), gula (merah/molase), dan air selama setahun terakhir. Cairan berwarna cokelat ini beraroma asam manis segar, berfungsi sebagai pembersih alami pestisida, dan penjernih air.

“Pelarutan ECO Enzym ini merupakan ikhtiar kami untuk menetralisir Sungai Cisadane Pasca Tercemar Pestisida,” Ungkap Ade, Minggu (15/02/2026).

Ade menambahkan bahwa Banksasuci telah melakukan berbagai upaya menyikapi tercemarnya Sungai Cisadane, Selain Advokasi melalui media dan aksi simpatik, Pengambilan Sampel untuk di uji laboratorium, pihaknya juga telah menebar 5 Ton Ikan dan kini pelarutan Eco Enzyme.

“Berbagai upaya telah kami lakukan agar Cisadane kembali pulih, ikhtiar ini hanya jangka pendek, jangka panjangnya tentu adalah penegakan hukum dan pengawasan secara ketat, karena tidak ada toleransi bagi kejahatan lingkungan,” Tegasnya.

Pria yang dijuluki, ‘Sunan Jaga Kali’ tersebut Berharap seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap tercemarnya sungai Cisadane agar kejadian tercemarnya Sungai Cisadane tidak terulang kembali.

“Ini kasus serius, semua pihak harus bersinergi dan kolaborasi, untuk memulihkan Sungai Cisadane, Hari ini, Esok dan Seterusnya secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” Pungkasnya.(Nan)

Wiliam Mamora Resmi Pimpin Karang Taruna Lampung Utara Periode 2026-2031

LAMPURA- (deklarasinews.com)– Forum tertinggi organisasi kepemudaan, Temu Karya Karang Taruna (TKKT) Kabupaten Lampung Utara, resmi menetapkan Wiliam Mamora sebagai nakhoda baru untuk masa bakti 2026-2031. Kemenangan ini dipastikan setelah Wiliam meraih dukungan mayoritas dalam sidang pleno yang digelar di cafe Yosh Milk Sabtu malam (14/02/2026).

Wiliam berhasil meraih dukungan mayoritas dengan perolehan 20 suara, unggul telak dari rivalnya, Rio Septiandi, yang memperoleh 4 suara dari total 24 suara yang diperebutkan.

Pimpinan Sidang, Anggi Pradana, menyatakan bahwa seluruh tahapan pemilihan telah dilakukan secara transparan melalui proses pleno yang sesuai dengan aturan organisasi.

“Malam ini, kami pimpinan sidang telah menyelesaikan seluruh tahapan Temu Karya dengan tertib. Berdasarkan hasil persidangan, kami menetapkan saudara Wiliam Mamora sebagai pemenang dengan total 20 suara,” ujar Anggi Pradana didampingi anggota pimpinan sidang lainnya, Anggi Saputra dan Dewa Solfie.

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua terpilih, Wiliam Mamora menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan bagi pemuda di Lampung Utara.

“Tentunya saya memiliki visi agar Karang Taruna Lampung Utara menjadi lebih baik dan solid dalam segala hal. Kami akan menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan pemuda,” tegas Wiliam.

Lebih lanjut, Wiliam menekankan bahwa di bawah kepemimpinannya, Karang Taruna akan memberikan perhatian khusus pada sektor ekonomi kreatif dan identitas daerah.

“Fokus utama kami ke depan, di antaranya adalah membangkitkan sektor Seni Budaya dan Pariwisata. Lampung Utara memiliki potensi besar yang harus dikelola oleh tangan-tangan kreatif pemuda Karang Taruna agar lebih dikenal luas dan berdampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan ucapan selamat dari para peserta sidang kepada ketua terpilih.(tiem)

Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa sektor pertanahan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah bagi Provinsi DKI Jakarta melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pada tahun 2025, realisasi BPHTB di DKI Jakarta tercatat mencapai Rp3,9 triliun.

“Kami sampaikan kepada Bapak/Ibu sekalian, transaksi tanah di Jakarta ini luar biasa. Kontribusi ATR/BPN terhadap pendapatan daerah dalam bentuk BPHTB tahun 2025 sebesar Rp3,9 triliun,” ujar Menteri Nusron usai menyerahkan 3.922 sertipikat tanah aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Gubernur Pramono Anung, di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari, Jumat (13/02/2026).

BPHTB merupakan pajak yang dibayarkan masyarakat saat melakukan transaksi jual beli atau perolehan hak atas tanah dan bangunan. Di tahun 2024 sendiri, pendapatan DKI Jakarta melalui BPHTB mencapai Rp3,4 triliun.

Menurut Menteri Nusron, tingginya nilai BPHTB menunjukkan dinamika dan pertumbuhan transaksi properti di Jakarta yang sangat kuat. “Kalau Bapak/Ibu jual beli tanah atau mengurus tanah pertama kali, itu ada bayar pajak, namanya BPHTB. Tahun 2025 ini nilainya Rp3,9 triliun. Itu uang dari hasil transaksi rumah dan tanah di Jakarta,” jelasnya.

Secara nasional, Menteri Nusron menyebutkan bahwa total penerimaan BPHTB mencapai sekitar Rp26 triliun pada tahun 2025. Artinya, lebih dari 10% kontribusi BPHTB nasional berasal dari transaksi pertanahan di Jakarta.

Menteri ATR/Kepala BPN pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, atas komitmennya menjaga aset-aset daerah dengan baik. “Saya sangat berterima kasih punya Gubernur Jakarta yang dipimpin oleh Pak Pramono Anung, yang saya kenal orangnya santun dan punya integritas tinggi. Aset-aset negara sekecil apa pun mampu dipertahankan. Ini patut kita apresiasi,” tuturnya.

Sebagai informasi, 3.922 sertipikat yang diserahkan kali ini mencakup total luas tanah mencapai 563,9 hektare dengan nilai Rp102 triliun. Aset yang disertipikatkan antara lain 2.837 ruas jalan; 691 gedung, seperti karang taruna, balai rakyat, dan sarana olahraga; serta 154 sarana pendidikan, 123 taman, 69 gedung, 39 kantor kelurahan/kecamatan, dan 17 eks rumah dinas.(Nan)

Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Kepala Sekolah se-Pringsewu, Perkuat Komitmen P4GN di Lingkungan Pendidikan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba terus digencarkan di Kabupaten Pringsewu. Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Optimalisasi Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika)”, para kepala SMA/SMK/sederajat se-Kabupaten Pringsewu diberikan pemahaman dan penguatan peran strategis dalam memerangi bahaya narkoba di lingkungan pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (14/2/2026) tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah dan praktisi yang berkompeten di bidangnya. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa sekolah memiliki posisi krusial sebagai benteng pertama dalam mencegah masuknya narkoba ke kalangan pelajar.

Para kepala sekolah diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan dengan mengintegrasikan program P4GN dalam kebijakan dan kegiatan sekolah. Edukasi berkelanjutan, pengawasan lingkungan sekolah, serta sinergi dengan orang tua dan aparat penegak hukum dinilai menjadi langkah konkret yang harus diperkuat.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif guna menggali berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan siswa. Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta komitmen bersama untuk mewujudkan generasi muda Pringsewu yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan pun menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi P4GN secara menyeluruh di sektor pendidikan. [Mulia Mega ]

Gerakan Banten ASRI, Puluhan Ton Sampah Kali Sabi Dibersihkan Relawan

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 sekaligus Menggalakan ‘Gerakan Banten ASRI, Indonesia ASRI’, puluhan relawan Banksasuci Bersama UPTD DAS Cidurian-Cisadane Menggelar Aksi Bersih-bersih Sampah di Kali Sabi, Tangerang pada Sabtu (14/02/2026).

Inisiator Aksi Bersih-bersih Kali Sabi Tangerang, Ade Yunus mengatakan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI adalah gerakan bersama seluruh stakeholders terkait termasuk komunitas dan masyarakat.

“Alhamdulillah berkat dukungan pak Gubernur dan kolaborasi semua pihak, kita bisa membersihkan puluhan ton sampah dari Kali Sabi,” Ungkap Ade, Sabtu (14/02/2026).

Diketahui bahwa Kali yang melintasi kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang tersebut, sering melimpas dan banjir yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang mengganggu saluran air kali Sabi.

“Bayangkan, kami bisa berdiri diatas kali, karena sampah sudah menjadi sedimentasi hingga dasar kali, kalau tidak dibersihkan yah pasti banjir lagi, Kami tidak berhenti disini, edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali akan terus kami galakan ” Tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada para komunitas peduli Sungai yang telah menginisiasi aksi bersih-bersih Kali Sabi tersebut.

“Tentu kami Apresiasi kepada para relawan komunitas peduli Sungai yang telah mengambil peran, untuk sama-sama galakan Gerakan Banten ASRI,” Ujarnya.

Melalui sambungan Video Call Andra menyapa para relawan dan sempat kaget karena melihat tumpukkan sampah yang sudah menjadi sedimentasi.

“Waduh, itu temen-temen sampe bisa berdiri diatas Kali, sampahnya luar biasa yah, terimakasih teman-teman relawan yah, jaga kesehatan selalu,” Pungkasnya.

Warga Bersama Lurah Panaragan Jaya Gotong Royong Perbaiki Jalan

TUBABA -(deklarasinews.com)- Warga RT 04 RW 01 Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Lurah setempat bergotong royong menimbun dan perbaikan Jalan di lingkungan setempat yang rusak

Gotong royong warga dalam memperbaiki jalan lingkungan merupakan wujud solidaritas dan swadaya masyarakat yang masih kuat. Warga menimbun jalan yang sudah lama tidak mendapat perbaikan tersebut menggunakan semen dari hasil swadaya masyarakat setempat.

“Jalan lingkungan ini merupakan akses utama di lingkungan sini mas dan kondisinya rusak parah seperti ini. Karena itu, warga disini swadaya patungan membeli semen  untuk menimbun jalan ini,” ujar Dedi salah satu warga setempat,  pada Saptu (14/02/2026)

Ia menjelaskan, Jalan lingkungan ini sudah lama belum mendapat perbaikan dari pemerintah setempat. Karena itu, kondisinya rusak parah seperti berlubang dan becek ketika musim hujan.

” Kalau jalannya sudah lama belum diperbaiki,” ucapnya.

Kondisi ini, lanjut dia, membuat masyarakat kesulitan melewati jalan tersebut dan juga berbahaya bagi para pengendara yang melintas khususnya pada malam hari. Karena itu, pak lurah bersama warga setempat berinisiatif untuk memperbaiki jalan ini.

“Selain memperbaiki jalan, gotong royong ini juga di bantu dari pihak kelurahan Panaragan Jaya,” terangnya.

Sementara itu, Sar’aini Lurah Panaragan Jaya berharap Pemkab Tubaba segera memperbaiki jalan ini. Sebab, jalan ini merupakan akses utama warga di lingkungan RT 04 RW 01

“Kalau harapan kami kepada Pemkab Tubaba tahun ini supaya bisa cepat diperbaiki jalan ini mas. Karena ya itu, mengingat jalan ini merupakan akses utama warga dan kondisinya yang rusak seperti ini,” harapnya Sar’aini Lurah Panaragan Jaya (Mar)