Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa sektor pertanahan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah bagi Provinsi DKI Jakarta melalui Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pada tahun 2025, realisasi BPHTB di DKI Jakarta tercatat mencapai Rp3,9 triliun.

“Kami sampaikan kepada Bapak/Ibu sekalian, transaksi tanah di Jakarta ini luar biasa. Kontribusi ATR/BPN terhadap pendapatan daerah dalam bentuk BPHTB tahun 2025 sebesar Rp3,9 triliun,” ujar Menteri Nusron usai menyerahkan 3.922 sertipikat tanah aset Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada Gubernur Pramono Anung, di Masjid Raya K.H. Hasyim Asy’ari, Jumat (13/02/2026).

BPHTB merupakan pajak yang dibayarkan masyarakat saat melakukan transaksi jual beli atau perolehan hak atas tanah dan bangunan. Di tahun 2024 sendiri, pendapatan DKI Jakarta melalui BPHTB mencapai Rp3,4 triliun.

Menurut Menteri Nusron, tingginya nilai BPHTB menunjukkan dinamika dan pertumbuhan transaksi properti di Jakarta yang sangat kuat. “Kalau Bapak/Ibu jual beli tanah atau mengurus tanah pertama kali, itu ada bayar pajak, namanya BPHTB. Tahun 2025 ini nilainya Rp3,9 triliun. Itu uang dari hasil transaksi rumah dan tanah di Jakarta,” jelasnya.

Secara nasional, Menteri Nusron menyebutkan bahwa total penerimaan BPHTB mencapai sekitar Rp26 triliun pada tahun 2025. Artinya, lebih dari 10% kontribusi BPHTB nasional berasal dari transaksi pertanahan di Jakarta.

Menteri ATR/Kepala BPN pun mengapresiasi Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, atas komitmennya menjaga aset-aset daerah dengan baik. “Saya sangat berterima kasih punya Gubernur Jakarta yang dipimpin oleh Pak Pramono Anung, yang saya kenal orangnya santun dan punya integritas tinggi. Aset-aset negara sekecil apa pun mampu dipertahankan. Ini patut kita apresiasi,” tuturnya.

Sebagai informasi, 3.922 sertipikat yang diserahkan kali ini mencakup total luas tanah mencapai 563,9 hektare dengan nilai Rp102 triliun. Aset yang disertipikatkan antara lain 2.837 ruas jalan; 691 gedung, seperti karang taruna, balai rakyat, dan sarana olahraga; serta 154 sarana pendidikan, 123 taman, 69 gedung, 39 kantor kelurahan/kecamatan, dan 17 eks rumah dinas.(Nan)

Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Kepala Sekolah se-Pringsewu, Perkuat Komitmen P4GN di Lingkungan Pendidikan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba terus digencarkan di Kabupaten Pringsewu. Melalui kegiatan sosialisasi bertajuk “Optimalisasi Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika)”, para kepala SMA/SMK/sederajat se-Kabupaten Pringsewu diberikan pemahaman dan penguatan peran strategis dalam memerangi bahaya narkoba di lingkungan pendidikan.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (14/2/2026) tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur pemerintah dan praktisi yang berkompeten di bidangnya. Dalam pemaparannya, para narasumber menekankan bahwa sekolah memiliki posisi krusial sebagai benteng pertama dalam mencegah masuknya narkoba ke kalangan pelajar.

Para kepala sekolah diharapkan tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi agen perubahan dengan mengintegrasikan program P4GN dalam kebijakan dan kegiatan sekolah. Edukasi berkelanjutan, pengawasan lingkungan sekolah, serta sinergi dengan orang tua dan aparat penegak hukum dinilai menjadi langkah konkret yang harus diperkuat.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif guna menggali berbagai tantangan yang dihadapi sekolah dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan siswa. Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap sosialisasi serupa dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan tercipta komitmen bersama untuk mewujudkan generasi muda Pringsewu yang sehat, berprestasi, dan bebas dari narkoba. Pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan pun menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi P4GN secara menyeluruh di sektor pendidikan. [Mulia Mega ]

Gerakan Banten ASRI, Puluhan Ton Sampah Kali Sabi Dibersihkan Relawan

KOTA TANGERANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 sekaligus Menggalakan ‘Gerakan Banten ASRI, Indonesia ASRI’, puluhan relawan Banksasuci Bersama UPTD DAS Cidurian-Cisadane Menggelar Aksi Bersih-bersih Sampah di Kali Sabi, Tangerang pada Sabtu (14/02/2026).

Inisiator Aksi Bersih-bersih Kali Sabi Tangerang, Ade Yunus mengatakan bahwa Gerakan Nasional Indonesia ASRI adalah gerakan bersama seluruh stakeholders terkait termasuk komunitas dan masyarakat.

“Alhamdulillah berkat dukungan pak Gubernur dan kolaborasi semua pihak, kita bisa membersihkan puluhan ton sampah dari Kali Sabi,” Ungkap Ade, Sabtu (14/02/2026).

Diketahui bahwa Kali yang melintasi kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang tersebut, sering melimpas dan banjir yang disebabkan oleh tumpukan sampah yang mengganggu saluran air kali Sabi.

“Bayangkan, kami bisa berdiri diatas kali, karena sampah sudah menjadi sedimentasi hingga dasar kali, kalau tidak dibersihkan yah pasti banjir lagi, Kami tidak berhenti disini, edukasi kepada masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali akan terus kami galakan ” Tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan apresiasi kepada para komunitas peduli Sungai yang telah menginisiasi aksi bersih-bersih Kali Sabi tersebut.

“Tentu kami Apresiasi kepada para relawan komunitas peduli Sungai yang telah mengambil peran, untuk sama-sama galakan Gerakan Banten ASRI,” Ujarnya.

Melalui sambungan Video Call Andra menyapa para relawan dan sempat kaget karena melihat tumpukkan sampah yang sudah menjadi sedimentasi.

“Waduh, itu temen-temen sampe bisa berdiri diatas Kali, sampahnya luar biasa yah, terimakasih teman-teman relawan yah, jaga kesehatan selalu,” Pungkasnya.

Warga Bersama Lurah Panaragan Jaya Gotong Royong Perbaiki Jalan

TUBABA -(deklarasinews.com)- Warga RT 04 RW 01 Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) bersama Lurah setempat bergotong royong menimbun dan perbaikan Jalan di lingkungan setempat yang rusak

Gotong royong warga dalam memperbaiki jalan lingkungan merupakan wujud solidaritas dan swadaya masyarakat yang masih kuat. Warga menimbun jalan yang sudah lama tidak mendapat perbaikan tersebut menggunakan semen dari hasil swadaya masyarakat setempat.

“Jalan lingkungan ini merupakan akses utama di lingkungan sini mas dan kondisinya rusak parah seperti ini. Karena itu, warga disini swadaya patungan membeli semen  untuk menimbun jalan ini,” ujar Dedi salah satu warga setempat,  pada Saptu (14/02/2026)

Ia menjelaskan, Jalan lingkungan ini sudah lama belum mendapat perbaikan dari pemerintah setempat. Karena itu, kondisinya rusak parah seperti berlubang dan becek ketika musim hujan.

” Kalau jalannya sudah lama belum diperbaiki,” ucapnya.

Kondisi ini, lanjut dia, membuat masyarakat kesulitan melewati jalan tersebut dan juga berbahaya bagi para pengendara yang melintas khususnya pada malam hari. Karena itu, pak lurah bersama warga setempat berinisiatif untuk memperbaiki jalan ini.

“Selain memperbaiki jalan, gotong royong ini juga di bantu dari pihak kelurahan Panaragan Jaya,” terangnya.

Sementara itu, Sar’aini Lurah Panaragan Jaya berharap Pemkab Tubaba segera memperbaiki jalan ini. Sebab, jalan ini merupakan akses utama warga di lingkungan RT 04 RW 01

“Kalau harapan kami kepada Pemkab Tubaba tahun ini supaya bisa cepat diperbaiki jalan ini mas. Karena ya itu, mengingat jalan ini merupakan akses utama warga dan kondisinya yang rusak seperti ini,” harapnya Sar’aini Lurah Panaragan Jaya (Mar)

Sambut Ramadan 1447 H, Kepala SMPN 2 Bukitkemuning Ajak Perkuat Silaturahmi dan Ibadah

BUKIT KEMUNING -(deklarasinews.com)- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang diprediksi jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026, Kepala SMP Negeri 2 Bukitkemuning, Sri Rezeki, S.Pd., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan penuh berkah kepada seluruh keluarga besar sekolah dan masyarakat sekitar.

​Dalam pernyataan 14 Pebruari 2026, beliau menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, melainkan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri dan meningkatkan kualitas spiritual.

​Peningkatan Iman: Mengajak seluruh siswa dan staf pengajar untuk menjadikan Ramadan sebagai madrasah pendidikan karakter.

​Spirit Berbagi: Menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial di lingkungan sekolah.

​Harmonisme: Menjaga toleransi dan mempererat tali silaturahmi antar sesama warga sekolah selama menjalankan ibadah puasa.

​”Keluarga Besar SMP Negeri 2 Bukitkemuning mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan 1447 H. Semoga bulan suci ini membawa kedamaian, keberkahan, dan menjadikan kita pribadi yang lebih bertaqwa,” ujar Sri Rezeki, S.Pd., M.Pd.

​Dengan datangnya bulan suci ini, diharapkan kegiatan belajar mengajar di SMPN 2 Bukitkemuning tetap berjalan kondusif dengan mengedepankan nilai-nilai religius dan kedisiplinan.tim

‎GAPENSI Dorong Digitalisasi Konstruksi, Siap Hadapi Tantangan Era Baru

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Musyawarah Daerah (Musda) XII Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Perusahaan Konstruksi Indonesia (GAPENSI) Sumatera Selatan resmi digelar dan dibuka di Hotel Salatin, Jalan Sultan M. Mansyur, Palembang, Jumat (13/2/2026).

Agenda lima tahunan ini menjadi forum penting bagi para pelaku jasa konstruksi di Sumsel untuk melakukan konsolidasi organisasi sekaligus menentukan arah kepemimpinan dan strategi pembangunan ke depan.

‎‎Musda XII GAPENSI Sumsel dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP GAPENSI, H. Andi Rukman N. Karumpa. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Selatan, Ir. H. Novian Aswardani, ST, MM, IPM, ASEAN Eng.

‎‎Dengan mengusung tema “GAPENSI Berperan Aktif dalam Membangun Daerah di Bidang Jasa Konstruksi”, Musda kali ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat peran GAPENSI sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan infrastruktur daerah.

‎‎Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP GAPENSI Andi Rukman N. Karumpa menegaskan bahwa Musda merupakan ruang penting bagi regenerasi kepemimpinan serta penguatan kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.

‎‎Ia menyoroti persoalan klasik yang masih dihadapi banyak daerah, yakni keterbatasan anggaran, khususnya dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah. Menurutnya, tanpa dukungan anggaran yang memadai, pemerintah daerah akan kesulitan menentukan prioritas pembangunan, terutama di sektor infrastruktur.

‎‎“Jika dana transfer tidak ditingkatkan, daerah akan sulit bergerak cepat. Padahal infrastruktur adalah tulang punggung layanan publik. Kami mendorong pemerintah pusat agar memperbesar dana transfer ke daerah, tidak hanya untuk pembangunan, tetapi juga sebagai bentuk pemberdayaan UMKM konstruksi,” ujar Andi.

‎‎Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa regulasi terbaru seperti Perpres 46 dan Permen PUPR Nomor 06 Tahun 2025 sejatinya telah membuka peluang besar bagi pelaku usaha kecil di sektor jasa konstruksi. Namun, peluang tersebut harus dibarengi dengan tanggung jawab dan komitmen tinggi terhadap kualitas pekerjaan.

‎‎“Siapa pun yang mendapat kontrak proyek harus menjunjung profesionalisme. Kualitas pekerjaan adalah harga mati, karena menyangkut kepercayaan publik terhadap dunia konstruksi,” tegasnya.

‎‎Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Selatan, Novian Aswardani, dalam sambutannya menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital di sektor konstruksi.

‎‎Menurutnya, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Pemanfaatan teknologi diyakini dapat mempercepat proses pembangunan, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat transparansi dalam pengelolaan proyek.

‎‎“GAPENSI harus berada di garda terdepan dalam menghadapi era digital. Jika mampu beradaptasi, pembangunan di Sumatera Selatan akan semakin cepat, efektif, dan berkualitas,” katanya.

‎‎Novian juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda XII GAPENSI Sumsel mendapat dukungan penuh dari Gubernur Sumatera Selatan. Pemerintah daerah, kata dia, berharap sinergi antara pemerintah dan pengusaha jasa konstruksi dapat terus terjalin secara harmonis.

‎‎“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas proyek, tetapi menjadi kemitraan jangka panjang untuk membangun Sumsel yang lebih maju,” ujarnya.

‎Di sisi lain, Ketua BPD GAPENSI Sumsel, Mayumi Itsuwa, BA, menjelaskan bahwa Musda XII juga menjadi forum pemilihan ketua untuk periode kepengurusan berikutnya. Ia menyatakan kesiapannya untuk kembali melanjutkan program strategis apabila dipercaya oleh anggota.

‎‎Menurut Mayumi, fokus utama GAPENSI Sumsel ke depan adalah digitalisasi organisasi. Ia menilai, tanpa adaptasi teknologi, anggota GAPENSI akan sulit bersaing di tengah perubahan industri yang semakin cepat.

‎‎“Digitalisasi bukan hanya soal sistem administrasi, tetapi juga cara berpikir. GAPENSI harus mampu menjadi organisasi modern agar anggota tetap relevan dan kompetitif,” katanya.

‎‎Selain itu, Mayumi juga menekankan pentingnya Sertifikasi Badan Usaha (SBU) sebagai fondasi profesionalisme di dunia konstruksi. Ia menyebut, SBU bukan sekadar persyaratan administratif, tetapi pintu masuk untuk meningkatkan daya saing perusahaan anggota.

‎‎Ia pun mengajak seluruh perusahaan anggota GAPENSI untuk lebih aktif menggerakkan usaha, memperluas jaringan, serta memperkuat kemitraan dengan pemerintah maupun lembaga pendidikan.

‎‎Saat ini, GAPENSI Sumatera Selatan tercatat memiliki sekitar 500 perusahaan anggota yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Namun, sejumlah cabang masih dalam tahap reaktivasi setelah terdampak pandemi COVID-19.

‎‎“Pandemi menjadi tantangan terbesar pada periode pertama kepemimpinan kami. Banyak kegiatan terhenti, bahkan beberapa cabang sempat vakum. Tapi sekarang organisasi perlahan bangkit dan kembali solid,” ungkap Mayumi.

‎Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan dan kepemimpinan yang kuat, GAPENSI Sumsel mampu menjawab tantangan industri konstruksi yang semakin kompleks.

‎Musda XII diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang adaptif, progresif, dan siap membawa GAPENSI menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

‎“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan pelaku usaha konstruksi, kami optimistis pembangunan infrastruktur dan layanan publik di Sumatera Selatan akan semakin maju, merata, dan berkualitas,” pungkas Mayumi. (Ning)

Ketua MPR RI Perkuat UMKM dan Pariwisata di Lampung Selatan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Ketua MPR RI melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Lampung Selatan dalam rangka meninjau perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta potensi pariwisata daerah. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Lampung, Bupati Lampung Selatan, Wakil Bupati Lampung Selatan, Forkopimda Lampung Selatan, Ketua DPRD Pesawaran, serta Tol Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar (Bakter) juga turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan wilayah dan peningkatan konektivitas di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Lampung Selatan.

Dalam pertemuan tersebut Muzani menekankan bahwa lampung Selatan harus jaya sesuai dengan Mars lampung selatan,dan sekaligus Mengunjungi stand- stand UMKM yang beraneka ragam berupa keripik pisang, winko durian, rempeyek kacang, dodol lampung, kopi, nastar, batu bungur dari tanjung bintang, baju sulam usus dan tukus lampung, tegasnya.

“Momentum ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam menjawab isu strategis, mulai dari ketahanan pangan, pengendalian inflasi, penguatan UMKM, peningkatan SDM, hingga transformasi ekonomi hijau dan digital,” ujarnya.

Ia menilai Kabupaten Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi kekuatan ekonomi di Provinsi Lampung apabila dikelola dengan pendekatan kolaboratif dan berkesinambungan antara pemerintah pusat dan daerah.

“Saya melihat Lampung Selatan memiliki potensi besar. Jika dikelola dengan konsisten dan kolaboratif, daerah ini bisa menjadi salah satu kekuatan ekonomi di Lampung,” ujar Muzani.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menegaskan pembangunan yang dilakukan tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Sektor pertanian harus mampu meningkatkan nilai tambah bagi petani, pariwisata membuka lapangan kerja, serta UMKM naik kelas dan lebih kompetitif,” kata Egi.

Di sisi lain, Manager Public Affairs HKA Ruas Bakter, M. Alkautsar menjelaskan bahwa Jalan Tol Ruas Bakauheni–Terbanggi Besar sebagai infrastruktur strategis sehingga memiliki peran vital dalam mendukung aksesibilitas menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Lampung Selatan.

“Kehadiran jalan tol ini mampu memangkas waktu tempuh perjalanan, meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, serta mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi yang ada,” ujar Alkautsar.

Alkautsar juga mengatakan bahwa selain mendukung konektivitas, Tol Bakter juga berkomitmen dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelibatan UMKM lokal. Hal ini diwujudkan melalui penyerapan produk-produk UMKM di rest area serta berbagai program pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas dan daya saing pelaku usaha lokal.

“Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha, diharapkan UMKM di Lampung Selatan dapat terus berkembang dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Sektor pariwisata yang didukung oleh akses infrastruktur yang memadai juga diharapkan mampu menjadi pengungkit utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Alkautsar.

Alkautsar juga menegaskan bahwa Ruas Tol Bakter berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan daerah, tidak hanya melalui penyediaan layanan jalan tol yang andal, tetapi juga melalui kontribusi nyata dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor pariwisata di Provinsi Lampung.

“Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan konektivitas dan pemberdayaan ekonomi dapat berjalan beriringan, sehingga memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Pemprov Lampung Dukung Penuh Langkah-Langkah Penegakan Ketertiban dan Hukum

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan hadir pada Upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2026 di Lapangan Korpri, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (13/2/2026). Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Staf Kodam (Kasdam) XXI/Radin Inten Andrian Susanto.

Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin dan kepatuhan hukum di Lingkungan TNI. Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan aparat penegak hukum lainnya terus diperkuat untuk menciptakan stabilitas keamanan di Provinsi Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung mendukung penuh langkah-langkah penegakan ketertiban dan hukum. Dengan kolaborasi yang solid, kita optimistis stabilitas daerah dapat terus terjaga demi mendukung pembangunan,” ujar Marindo.

Dalam amanat tertulis Panglima TNI Agus Subiyanto yang dibacakan oleh Brigjen TNI Andrian Susanto, ditekankan bahwa operasi ini merupakan agenda tahunan yang krusial untuk meningkatkan disiplin hukum serta kemampuan prajurit maupun PNS TNI.

“Operasi tahun ini harus terus dikembangkan ke arah peningkatan subjek hukum melalui pendekatan edukatif. Esensi operasi ini adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan sekaligus penelitian pelanggaran hukum di lingkungan prajurit dan PNS TNI,” tegas Kasdam saat membacakan amanat.

Lebih lanjut, Kasdam menekankan agar Polisi Militer terus meningkatkan kemampuan mengikuti perkembangan teknologi, terutama dalam pencegahan dan penindakan terhadap :

1. Kejahatan Siber: Pengawasan ketat terhadap penyalahgunaan media sosial yang dapat merusak citra institusi.

2. Akuntabilitas: Optimalisasi teknologi informasi guna mempercepat penanganan perkara pidana secara transparan.

3. Sinergitas: Membangun kesamaan persepsi dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menghindari terjadinya gesekan di lapangan.

Tema Operasi Gaktib dan Yustisi 2026 kali ini adalah: “TNI PRIMA, Taat Hukum Berdaulat, Indonesia Maju”. Tema ini diharapkan menjadi komitmen seluruh prajurit dalam menjaga kehormatan diri, satuan, dan institusi. (Red).

Seruan Sejuk H. Wahyudin Menyambut Ramadhan 1447 H/2026 M

BUKITKEMUNING- (deklarasinews.com)– Didawah naungan langit Lampung Utara yang membawa keteduhan, sebuah pesan sarat makna mengalir dari sanubari Bapak Haji Wahyudin, S.Pd., Kepala SMPN 03 Bukitkemuning 13 Februari 2026.

Dengan senyum khas penuh keakraban dan balutan busana formal yang dipadukan dengan kopiah bermotif etnik yang gagah, beliau menyambut datangnya bulan penuh ampunan.

​yang jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026, yang menandai dimulainya 1 Ramadhan 1447 H, suasana di lingkungan SMPN 03 Bukitkemuning terasa kian khidmat. Beliau menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa bagi seluruh keluarga besar sekolah, khususnya para siswa dan siswi yang menjadi tumpuan masa depan bangsa.

​Sentuhan Kebijaksanaan dari Bukitkemuning

​Dalam narasinya yang hangat, Haji Wahyudin menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan dahaga di bawah terik matahari, melainkan sebuah proses penyucian jiwa untuk menggapai kecerdasan spiritual yang lebih tinggi.

​”Marhaban ya Ramadhan. Selamat menunaikan ibadah puasa 1447 H untuk anak-anakku semua. Mari kita jadikan bulan suci ini sebagai madrasah terbaik untuk menempa karakter, memperkuat sabar, dan memperluas samudera syukur,” tutur beliau dengan nada penuh semangat.

​Menyemai Berkah di Ladang Ilmu

​Bapak Haji Wahyudin berharap agar momentum suci ini membawa dampak nyata bagi dunia pendidikan: ​Energi Spiritual: Menjadikan ibadah puasa sebagai pemicu semangat untuk tetap berprestasi dan belajar dengan tekun.

​Keberkahan Ilmu: Mengharapkan setiap untaian ilmu yang dipelajari di sekolah berbuah keberkahan bagi dunia dan akhirat. ​Harmoni Pendidikan: Mempererat tali silaturahmi antar guru, siswa, dan orang tua dalam bingkai ukhuwah Islamiyah.

​”Semoga Ramadhan tahun ini membawa cahaya baru bagi semangat pendidikan kita di SMPN 03 Bukitkemuning. Mari kita melangkah dengan optimisme, meraih pahala sembari mengejar cita-cita,” pungkas beliau sembari memberikan simbol dua jempol sebagai tanda dukungan penuh bagi seluruh siswanya.(tiem)

Geruduk KLH, Aktivis: Tangkap dan Pidanakan Pencemar Cisadane

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Aktivis dan Pegiat Lingkungan Hidup yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang gelar Aksi simpatik didepan gedung Kantor Kementerian Lingkungan Hidup Tangerang, di Plaza Kuningan, Jakarta, Jum’at (13/02/2026).

“Pencemaran Cisadane adalah kasus serius, Tidak bisa selesai dengan denda administratif, ini kejahatan lingkungan hidup, usut tuntas tangkap dan pidanakan pencemar Cisadane,” Ungkap Koordinator Aksi, Fale Wali, Jum’at (13/02/2026).

Fale menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal hingga tuntas kasus Tercemarnya Sungai Cisadane tersebut.

“Alhamdulillah tadi kami telah sampaikan pengaduan secara resmi, dan kami tunggu tindaklanjut dari KLH, dan kami akan kawal kasus serius ini hingga tuntas,” Tegasnya.

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan ketat secara humanis dari aparat kepolisian dan diterima oleh Tim Pengaduan dan Tim Gakkum KLH.(Nan)