Sambut Ramadan 1447 H, Rutan Tanjung Pura Gotong Royong Bersihkan Masjid Azizi

TANJUNG PURA -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Pura menggelar kegiatan kerja bakti dan gotong royong yang dilaksanakan di Masjid Azizi Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta bentuk partisipasi aktif dalam menyambut bulan penuh berkah. Rabu (18/02)

Kerja bakti tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kelas IIB Tanjung Pura, Fransisco Pandia, dan diikuti oleh seluruh jajaran pejabat struktural, staf pegawai, anak magang, serta dibantu oleh para tamping. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan secara tertib, terkoordinasi, dan penuh semangat kebersamaan.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pembersihan dilakukan di area luar atau seluruh halaman mesjid Azizi. Setiap personel mengambil bagian sesuai tugas masing-masing, mencerminkan sinergi dan kekompakan antar seluruh unsur yang terlibat.

Kegiatan gotong royong ini tidak hanya berorientasi pada kebersihan fisik semata, melainkan juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai solidaritas, disiplin, serta rasa tanggung jawab terhadap fasilitas umum. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan berlangsung mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan ibadah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Rutan Tanjung Pura menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan rumah ibadah, tetapi juga sebagai sarana mempererat sinergi dan kebersamaan antara jajaran Rutan dengan masyarakat sekitar. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi cerminan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga fasilitas umum, khususnya rumah ibadah.

Pelaksanaan kerja bakti ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan dengan masyarakat sekitar. Dengan terjalinnya kebersamaan melalui kegiatan sosial seperti ini, diharapkan tercipta hubungan yang harmonis, saling mendukung, serta memperkuat citra positif institusi di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Rutan Kelas IIB Tanjung Pura kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, tertib, dan kondusif dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan. (Ami/Rls)

Pohon Tumbang Timpa Pengguna Jalan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Peristiwa pohon tumbang yang menimpa pengguna jalan viral di media sosial. Kejadian tersebut terjadi di Jalan Kamboja, tepatnya di halaman Kantor Camat Ilir Timur I (IT I) yang  berseberangan dengan Kantor KONI Kota Palembang, 18/2/2026.

Insiden ini memunculkan pertanyaan publik mengenai pihak yang bertanggung jawab atas kerugian yang dialami korban. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kota Palembang, Rubi Indiarta,S.H.,M.H angkat bicara.

Rubi menjelaskan, apabila pohon yang tumbang merupakan pohon pelindung di pinggir jalan yang dikelola pemerintah daerah, maka pemerintah kota dapat dimintai pertanggungjawaban ganti rugi.

“Berdasarkan aturan, jika pohon pelindung dibawah pengelolaan pemerintah kota tumbang dan menimpa kendaraan atau pengguna jalan, maka pemerintah daerah dapat dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dasar hukum yang mengatur hal tersebut tertuang dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) tentang perbuatan melawan hukum. Dalam pasal tersebut disebutkan bahwa setiap perbuatan melanggar hukum yang menimbulkan kerugian kepada orang lain mewajibkan pihak yang bersalah untuk mengganti kerugian.

“Dalam konteks ini, apabila terdapat kelalaian dalam perawatan, seperti tidak dilakukan pemangkasan atau perantingan terhadap pohon yang sudah tua dan rapuh sehingga membahayakan, maka itu bisa dikategorikan sebagai kelalaian,” jelasnya.

Selain itu, Pasal 1367 KUHPerdata juga mengatur tentang tanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan oleh barang yang berada di bawah pengawasan seseorang atau instansi.

Rubi menambahkan, di Kota Palembang, pengelolaan pohon pelindung jalan berada di bawah kewenangan pemerintah kota melalui dinas terkait, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan).

“Kita harus melihat apakah kejadian ini murni karena faktor alam atau ada unsur kelalaian, misalnya pohon sudah tua, rapuh, dan tidak dilakukan perawatan secara berkala,” katanya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa apabila pohon tumbang tersebut berada di pekarangan pribadi, maka tanggung jawab berada pada pemilik lahan atau pemilik pohon tersebut.

Dalam kesempatan itu, Rubi juga mengingatkan dinas terkait agar lebih proaktif melakukan pengawasan dan perawatan terhadap pohon-pohon besar dan tua di sejumlah ruas jalan di Kota Palembang.

“Jangan sampai menunggu ada korban baru bergerak. Tidak harus menunggu laporan dulu baru bekerja. Jika melihat ada pohon yang sudah besar, menutupi jalan, atau berpotensi membahayakan, segera lakukan pemangkasan,” tegasnya.

Ia pun menekankan agar seluruh jajaran bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan penuh tanggung jawab.

“Bekerja itu adalah bentuk pengabdian. Jangan menunggu ada insentif baru bergerak. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (rls/nsy)

PKL dan Parkir Liar di Danau Sunter Selatan Bikin Sermarwut, Satpol PP dan Dishub Terkesan Tutup Mata

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Semerawut Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Danau Sunter, Walaupun sudah ada tulisan larangan parkir dan berjualan, masih ada saja beberapa warga memarkirkan motornya di Bibir Jalan Danau Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu sore tanggal 16 Februari 2026.

Tak hanya itu, marak juga pedagang Kaki Lima (PKL) yang berdagang di trotoar, tepatnya di Bibir Danau Sunter. Hasil pemantauan awak media di lapangan beberapa warga berpasang-pasangan ini, nampak menikmati indahnya Danau Sunter. Ada juga beberapa warga sedang asik memancing di bibir danau. Namun, keberadaan mereka terbilang meresahkan pengendara lain. Sebab, para pengunjung Danau Sunter ini memarkirkan kendaraannya yang mayoritas roda dua tepat di bibir jalan. Walaupun jalan lengang, jalan ini juga terbilang ramai lalu-lalang pengendara yang melintas.

Namun, para pengendara juga tetap berhati-hati dalam melajukan kendaraannya. Sebab, apabila dilihat secara seksama, ratusan motor yang terparkir ini hampir memakan seperempat bahu jalan. Ditambah lagi maraknya gerobak PKL yang ada di trotoar, dan bibir jalan. Trotoar itu nampak penuh oleh warga yang duduk-duduk dan gerobak PKL. Alhasil pejalan kaki pun terpaksa berjalan kaki di bibir jalan. Keberadaan PKL ini tidak hanya melanggar Perda No 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, tetapi juga menimbulkan  kekumuhan.

Para pedagang yang berjualan di Jalan danau sunter tanjung priok  Sebagian besar menjual makanan dan minuman ringan. Warga menyoroti gangguan terhadap ketertiban umum dan keindahan kota yang disebabkan oleh lapak-lapak PKL tersebut. Warga Berinisial Sidik (53) meminta  Camat Lurah, Dishub, Satpol pp, pemerintan kota wilayah jalan Danau Sunter Jakut untuk menertibkan PKL dan Parkir Liar dan pedagang kaki lima Yang ada di jalan Danau Sunter Jakarta Utara. “Banyak PKL dan parkir Liar di Jalan Raya Danau Sunter dan sekitarnya dan membuat semrawut serta kemacetan dan mengganggu ketertiban umum,” tuturnya (SW)

TPU Budi Darma Semper Timur Cilincing Macet Parah Diserbu Peziarah

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Menjelang datangnya bulan suci Ramadan , warga mulai berbondong-bondong memadati Tempat Pemakaman Umum  TPU Budi Darma, Semper Timur Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (16/2/2026).

Berdasarkan pantauan wartawan pelita ekspres com di lokasi, sejumlah peziarah yang berasal dari wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya, terlihat mulai memadati kawasan TPU Budi Darma sejak pagi tadi. Doa Ziarah Kubur Lengkap dengan Artinya

Kendaraan roda empat dan roda dua tampak mengantre untuk menuju area pemakaman yang sudah dipenuhi para peziarah. Kemacetan panjang terjadi sekitar jalan masuk menuju TPU. Hal ini membuat banyak peziarah memilih jalan kaki.

Salah seorang peziarah, Sahma Siti (39) mengatakan, dirinya lebih memilih berjalan kaki meninggalkan kendaraan di luar area TPU untuk berziarah ke makam keluarga.

“Ini kan memang situasinya lagi macet dan tidak bergerak. Jadi saya lebih memilih berjalan saja, tinggalkan mobil di luar sana,” ucap Sahma saat ditemui di lokasi.

Menurut Sama, kemacetan ini sudah terjadi sejak tadi pagi. Dia juga tidak menyangka jika sudah banyak warga ataupun peziarah yang datang. Adapun dalam kemacetan ini tidak terlihat petugas yang membantu mengatur jalan.

“Tidak bergerak sama sekali, makanya kita lebih memilih jalan,” ucapnya.

Adapun berziarah ke makam, menurut Sahma sudah menjadi tradisi umat Islam menjelang datangnya bulan Ramadan untuk mengirimkan doa dan munajat.(WBO)

 

Direktur PT PAB Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Jalan Sunan, Palembang ‎

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Direktur PT Pengamanan Anak Bangsa (PAB), H. Jamak Udin, SH, yang akrab disapa Kiyai Jamak. Bersama jajaran manajemen perusahaannya, ia turun langsung memberikan bantuan kepada warga yang terdampak musibah kebakaran di kawasan Jalan Sunan, Pasar Sungki, Kecamatan Kertapati, Palembang, Selasa (17/2/2026).

‎‎H. Jamak Udin SH yang dikenal sebagai tokoh masyarakat sekaligus pengusaha dermawan di Kota Palembang ini menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.

Menurutnya, kehadiran PAB di lokasi kebakaran bukan sekadar menyerahkan bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moral agar para korban tetap kuat dan tidak merasa sendirian.

‎‎“Alhamdulillah, hari ini kami dari PT PAB bisa hadir untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah kebakaran di RT 47 RW 01. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan menjadi penyemangat bagi mereka,” ujar H. Jamak Udin SH.

‎‎Ia menegaskan, musibah merupakan bagian dari ketentuan Allah SWT yang harus dihadapi dengan kesabaran dan ketabahan. Oleh karena itu, pihaknya berharap para korban tetap optimistis dan yakin bahwa di balik setiap cobaan pasti ada hikmah.

‎‎“Rezeki, jodoh, dan maut itu semua dari Allah. Ketika hari ini kita mendapat cobaan, maka yang terpenting adalah tetap tabah dan semangat. Kami datang ke sini untuk memberi support, agar saudara-saudara kita tidak merasa sendiri. Banyak orang di luar sana yang peduli dan siap membantu,” tuturnya.

‎Dalam kegiatan tersebut, PT PAB menyalurkan berbagai bentuk bantuan kebutuhan pokok, di antaranya beras, mi instan, air mineral cup, serta paket sembako lainnya yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar para korban dalam beberapa hari ke depan.

‎Selain memberikan bantuan, H. Jamak Udin SH juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati dalam penggunaan listrik maupun peralatan rumah tangga yang berpotensi menimbulkan kebakaran, seperti kompor dan instalasi listrik.

‎‎“Mudah-mudahan ke depan kita semua lebih berhati-hati, baik soal listrik maupun penggunaan api di rumah. Semoga kejadian kebakaran seperti ini tidak terulang lagi,” tegasnya.

‎Sementara itu, di lokasi yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kertapati, Rifandi Saputra, ST, turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan oleh H. Jamak Udin SH dan PT PAB.

‎‎“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Jamak Udin SH beserta PT PAB atas bantuannya. Ini sangat berarti dan mampu meringankan beban para korban kebakaran di wilayah RT ini,” ungkap Rifandi.

‎‎Ia menjelaskan dalam kebakaran tersebut ada 16 Kepala Keluarga yang kehilangan tempat tinggal dengan tidak ada korban jiwa, ia juga menyampaikan pesan kepada para korban agar tetap sabar dan tabah dalam menghadapi ujian, serta tidak kehilangan harapan akan masa depan yang lebih baik.

‎‎“Seperti yang disampaikan Pak H. Jamak Udin SH, semoga musibah ini ke depan diganti Allah dengan yang lebih baik. Yang terpenting saat ini adalah tetap kuat, saling mendukung, dan bangkit kembali,” pungkasnya.(Ning)

3.100 Nama Korban Banjir Dicoret, Dedi Saputra Desak Transparansi BPBD Aceh Timur

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)– Polemik pencoretan ribuan data warga terdampak banjir hidrometeorologi di Aceh Timur terus menuai sorotan. Sekitar 3.100 lebih nama masyarakat dikabarkan hilang atau dicoret dari daftar penerima bantuan, memicu keresahan luas di tengah warga.

Pemerhati sosial Aceh Timur, Dedi Saputra, angkat suara terkait kisruh tersebut. Ia menegaskan, pemerintah harus bersikap tegas dan transparan dalam menangani persoalan data bantuan.

“Kalau memang dari awal tidak ada niat membantu, jangan setengah-setengah. Jangan turunkan harapan masyarakat, lalu akhirnya mereka tidak dibantu. Ini menyangkut nasib korban banjir,” tegas Dedi kepada media.

Menurutnya, pemerintah sebelumnya telah menyampaikan bahwa penghapusan atau pencoretan data tersebut dilakukan oleh pihak BPBD. Namun, hal ini justru menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat.

Dedi meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Timur segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja BPBD dan tim pendataan di lapangan. Ia juga mendorong adanya audit dan pembukaan data secara transparan agar tidak terjadi saling lempar tanggung jawab.

“Jangan sampai persoalan ini menjadi benang kusut yang tidak terselesaikan. Masyarakat sudah terdampak banjir, jangan lagi ditambah beban dengan ketidakjelasan data. Kita harus cari solusi, bukan saling menyalahkan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan potensi dampak sosial yang bisa muncul akibat ketimpangan bantuan di lapangan.

“Yang dikhawatirkan adalah munculnya kesenjangan sosial di tingkat desa, khususnya di wilayah yang benar-benar terdampak banjir. Ketimpangan bantuan itu tidak bisa ditutupi. Jika satu warga menerima sementara yang lain dengan kondisi sama justru dicoret, itu akan memicu polemik baru dan berpotensi menimbulkan gangguan sosial,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan bahwa persoalan validitas data bukan hal sepele. Ia menilai, jika data yang disalurkan tidak sesuai dengan fakta lapangan, maka hal itu dapat berimplikasi hukum.

“Data yang diverifikasi dan disalurkan harus benar-benar sah dan bisa dipertanggungjawabkan. Jika ada perbedaan antara data di atas kertas dengan fakta di lapangan, itu bisa masuk ranah perbuatan melawan hukum. Ini yang harus dijaga sebelum ditetapkan menjadi keputusan resmi, baik oleh pihak yang bertanggung jawab terhadap anggaran maupun penerima,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah daerah segera duduk bersama seluruh pihak terkait untuk mengklarifikasi dan memverifikasi ulang data yang dicoret, sehingga masyarakat yang benar-benar terdampak tidak kehilangan haknya.

Kisruh ini dinilai berpotensi memicu ketegangan sosial apabila tidak segera ditangani secara terbuka dan profesional.(Ami/tim)

Deklarasi FOR-JIP Pringsewu: Komitmen Insan Pers Bersinergi Membangun Daerah

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Forum Jurnalistik Independen Pringsewu (FOR-JIP) secara resmi mendeklarasikan keberadaannya dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Balong Kuring, Senin [16/2/2026 ] Deklarasi ini mengusung tema “Komitmen Bersinergi Demi Membangun Pringsewu Lebih Maju”.

Acara deklarasi dihadiri oleh Pembina FOR-JIP H. Irwan Saputra, Penasehat FOR-JIP Agus Alatas, S.Pd, Yudhi Ruana, Agus Ciek,  Pak Martin, serta sejumlah tokoh dan perwakilan instansi, antara lain Dinas Kominfo, Kesbangpol, Polsek Kota Pringsewu, Danramil Pringsewu, APDESI Merah Putih Kabupaten Pringsewu, insan pers se-Kabupaten Pringsewu, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan LSM.

Dalam sambutannya, Pembina FOR-JIP H. Irwan Saputra menyampaikan bahwa lahirnya FOR-JIP berangkat dari semangat dan tekad kuat insan pers di Kabupaten Pringsewu untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.

“FOR-JIP hadir sebagai wadah insan pers untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah. Harapannya, sinergi ini dapat mendorong kemajuan Kabupaten Pringsewu secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran FOR-JIP dapat menciptakan iklim informasi yang kondusif sehingga menarik minat investor untuk berinvestasi di Pringsewu, dengan didukung proses perizinan dan legalitas yang mudah serta tidak berbelit-belit.

“Jika iklim investasi terbuka dan informasi tersampaikan dengan baik, pembangunan daerah akan berjalan lebih cepat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua FOR-JIP M. Rudi Borneo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus, pembina, dan penasehat yang telah memberikan dukungan penuh hingga FOR-JIP resmi berdiri.

“Dengan tekad yang kuat, semoga FOR-JIP dapat tumbuh besar, maju bersama, dan berkontribusi nyata dalam membangun Pringsewu yang lebih maju,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran pengurus FOR-JIP akan senantiasa membutuhkan bimbingan dan arahan dari pembina serta penasehat agar organisasi ini dapat berkembang dan berjaya di masa mendatang.

Sebagai wujud kepedulian sosial, FOR-JIP juga menyalurkan santunan kepada anak yatim piatu  Panti Asuhan Umul mukminin Aisyah Binti Abu Bakar Pringsewu Selatan. Bantuan berupa 30 paket sembako tersebut diberikan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

“Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban dan memberi manfaat bagi adik-adik kita yang membutuhkan,” kata Rudi Borneo.

Mewakili tim penasehat, Agus Alatas, S.Pd menyampaikan ucapan selamat atas berdirinya FOR-JIP di Kabupaten Pringsewu.

“Semoga FOR-JIP mampu menjalin kerja sama yang konstruktif dengan semua pihak dan bersinergi bersama pemerintah daerah untuk membangun Pringsewu yang lebih maju dan berkembang,” tutupnya.

Dengan deklarasi ini, FOR-JIP diharapkan menjadi mitra strategis dalam penyampaian informasi yang profesional, independen, dan berimbang demi kemajuan Kabupaten Pringsewu. [ Mulia Mega ]

PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Plaza Premium Group (PPG), pemimpin global dalam layanan hospitalitas bandara terintegrasi dan solusi layanan penumpang 360 derajat, bersama PT IAS Hospitality Indonesia (IASH), anak perusahaan InJourney Aviation Services yang bergerak di bidang layanan hospitalitas bandara premium serta mengoperasikan executive lounge dan inflight catering di berbagai bandara utama di Indonesia, menjalin kerja sama untuk memperluas akses lounge premium bagi para pelaku perjalanan di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Melalui kerja sama ini, pelanggan mitra PPG dapat mengakses 26 lounge yang dioperasikan IASH di seluruh Indonesia, sementara pelanggan mitra IASH dapat menikmati akses ke hingga 100 Plaza Premium Lounge di berbagai negara.

Kolaborasi ini memanfaatkan jaringan lounge global PPG yang tersebar di berbagai bandara internasional tersibuk di dunia, seperti Singapore Changi, Dubai International, London Heathrow, Toronto Pearson, dan Dallas Fort Worth. Kerja sama ini akan meningkatkan pengalaman perjalanan pelanggan IASH melalui fasilitas dan layanan unggulan Plaza Premium Lounge serta Plaza Premium First di berbagai destinasi internasional.

Di sisi lain, pelanggan global PPG yang bepergian ke Indonesia juga dapat menikmati layanan lounge premium melalui jaringan nasional IASH di bandara-bandara yang belum memiliki operasional langsung PPG. Sinergi antara jangkauan global PPG dan kekuatan lokal IASH memungkinkan lebih banyak penumpang merasakan pengalaman lounge premium sekaligus mendukung pertumbuhan perjalanan inbound dan outbound Indonesia.

Sebagai operator lounge bandara terbesar di Indonesia, IASH menghadirkan kekuatan khas melalui pelayanan dengan sentuhan keramahtamahan Indonesia yang hangat dan berorientasi pada layanan. Nilai ini memberikan pengalaman yang lebih bermakna bagi pelanggan Plaza Premium Group yang bepergian melalui Indonesia.

Indonesia merupakan salah satu pasar terbesar di Asia Tenggara dari sisi volume penumpang. Data pemerintah menunjukkan bahwa Indonesia mencatat 15,39 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2025, dengan proyeksi mencapai 17,6 juta kunjungan internasional pada tahun 2026, yang menunjukkan tren pertumbuhan perjalanan masuk yang berkelanjutan.

Selain itu, perjalanan keluar negeri dari Indonesia juga terus meningkat, dengan destinasi populer seperti Malaysia, Arab Saudi, Singapura, Tiongkok, Kamboja, dan Australia—yang seluruhnya tercakup dalam jaringan lounge Plaza Premium.

“Southeast Asia merupakan pasar strategis bagi bisnis kami, dan Indonesia sebagai ekonomi terbesar di ASEAN serta pasar pariwisata yang berkembang pesat menawarkan peluang pertumbuhan yang signifikan. Kami sangat antusias menambahkan lounge IASH ke dalam jaringan global kami. Kemitraan ini mencerminkan komitmen bersama untuk meningkatkan standar hospitalitas bandara melalui pengalaman lounge yang konsisten dan berkualitas tinggi bagi pelaku perjalanan bisnis maupun leisure,” ujar Song Hoi See, Founder dan CEO Plaza Premium Group.

“Kerja sama ini memperluas jangkauan global jaringan lounge IASH. Melalui kemitraan dengan Plaza Premium Group, lounge IASH akan terhubung dengan jaringan penjualan dan distribusi global, membuka akses yang lebih luas bagi penumpang internasional, maskapai, serta mitra korporasi di seluruh dunia. Integrasi ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu gerbang penting dalam penerbangan internasional,” ujar Ariadevi Hermaini, Direktur Komersial PT IAS Hospitality Indonesia.

PLAZA PREMIUM GROUP

Plaza Premium Group (PPG) adalah pemimpin global dalam solusi terpadu perhotelan bandara dan layanan penumpang, mengoperasikan jaringan lounge bandara terbesar di dunia serta menghadirkan pengalaman perhotelan bandara 360 derajat dengan 14 merek dalam portofolionya. PPG beroperasi di 150 negara, mencakup 600 bandara internasional dan domestik, serta melayani 30 juta penumpang setiap tahunnya.

Dengan misi “Make Travel Better”, grup ini memperkenalkan konsep lounge bandara independen pertama di dunia pada tahun 1998.

Plaza Premium Lounge dan Plaza Premium First merupakan lounge bandara pemenang berbagai penghargaan. Aerotel adalah jaringan hotel transit bandara terbesar di dunia, diikuti oleh Refreshhh by Aerotel, ALLWAYS – layanan penumpang bandara, konsep restoran bandara, Smart Traveller – platform digital inovatif untuk pengalaman dan program loyalitas, serta One Travel Experience Ecosystem (OneTECO).

Melalui inovasi dan solusi berbasis sentuhan manusia, PPG berada di garis depan dalam mentransformasi pengalaman di bandara menjadi lebih baik. Komitmen PPG tidak hanya terbatas pada merek-mereknya, tetapi juga mencakup penyediaan layanan manajemen lounge dan solusi perhotelan bagi maskapai penerbangan terkemuka, aliansi, serta perusahaan di seluruh dunia. Plaza Premium Group telah meraih lebih dari 177 penghargaan, yang menunjukkan pencapaian luar biasa dan komitmennya terhadap keunggulan layanan.

Secara khusus, grup ini menerima penghargaan bergengsi “World’s Best Independent Airport Lounge” pada ajang World Airline Awards oleh Skytrax selama sembilan tahun berturut-turut dari tahun 2016 hingga 2025. Dengan lebih dari 7.000 profesional yang berdedikasi di seluruh dunia, serta melalui komitmen berkelanjutan terhadap inovasi dan keunggulan, grup ini terus mengalami pertumbuhan eksponensial secara global.

IAS HOSPITALITY INDONESIA

PT IAS Hospitality Indonesia adalah anak perusahaan dari InJourney Aviation Services (IAS), yang berfokus pada penyediaan layanan keramahtamahan (hospitality) di lingkungan bandara. Unit bisnis utama meliputi Airport Lounge, Inflight Catering, Concierge Services, dan Corporate Travel Management.

Saat ini, IAS Hospitality menjadi perusahaan Airport Hospitality terbesar di Indonesia, mengoperasikan 26 airport lounge, 1 unit Inflight Catering, serta 15 titik layanan Concierge di 19 bandara di seluruh Indonesia. Sebagai bagian dari InJourney Aviation Services, di bawah naungan InJourney – Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di bidang Pariwisata dan Penerbangan Indonesia, IAS Hospitality memiliki posisi strategis dalam ekosistem nasional yang kuat.

Struktur ini menghadirkan sinergi lintas sektor, dukungan industri yang kokoh, serta pertumbuhan berkelanjutan, sehingga menjadikan IAS Hospitality bagian integral dalam transformasi layanan pariwisata dan penerbangan Indonesia menuju standar kelas dunia. (*)

IMIP Raih Dua Bronze Winner di PRIA 2026 Lewat Kampanye Bijak Bermedia Sosial dan Majalah Klaster

MOROWALI -(deklarasinews.com)– Capaian dan pengakuan diraih PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) dalam bidang Public Relations (PR). Pada ajang PR Indonesia Awards (PRIA) 2026, IMIP berhasil meraih dua penghargaan Bronze Winner untuk Program subkategori Corporate PR melalui “Kampanye Bijak Bermedia Sosial di Kawasan IMIP”, serta kategori Owned Media subkategori Majalah Internal untuk “Klaster” edisi 21 November 2025. Penghargaan itu diumumkan dalam Malam Penganugerahan The 11th PR Indonesia Awards di Taman Budaya Embung Giwangan, Yogyakarta, Jumat (13/2/2026).

Event tahunan yang diselenggarakan PR INDONESIA Group ini menjadi barometer profesionalitas kehumasan dan inovasi komunikasi publik di Tanah Air. Mengusung tema “Merajut Narasi dan Menguatkan Reputasi untuk Negeri”, PRIA 2026 menghadirkan ratusan peserta dari berbagai sektor, mulai dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, hingga Korporasi Swasta Nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menegaskan pentingnya etika dalam praktik komunikasi publik, terutama di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. “Di tengah kecanggihan akal imitasi (AI) dan algoritma digital, etika komunikasi harus tetap menjadi pagar moral agar praktisi tidak terjebak dalam manipulasi informasi,” ujar Sri Sultan, seperti disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov DIY, Aria Nugrahadi. Ia berharap PRIA dapat lebih dimaknai forum pembelajaran bersama untuk meningkatkan standar komunikasi publik nasional.

Untuk diketahui, PRIA telah digelar sejak 2016 dan pada pelaksanaan tahun ini, kompetisinya mencakup sembilan kategori. Diantaranya Insan PR, Program PR, Owned Media, Kanal Digital, hingga Public Affairs yang merupakan kategori baru hasil kolaborasi dengan Indonesia Public Affairs Community (IPAC).

CEO PR INDONESIA Group, Asmono Wikan, mengapresiasi seluruh peserta dan dewan juri atas profesionalisme dalam proses seleksi. Asmono mendorong perusahaan Indonesia untuk percaya diri bersaing di tingkat global. “Tanpa juri takkan ada kompetisi ini. Penilaian karya ajang PR Indonesia Awards tahun depan akan semakin diperketat,” kata Asmono.

Direktur PR INDONESIA Group, Frans Sutedjo, mencatat peningkatan signifikan partisipasi sektor swasta dalam PRIA 2026. Jika pada 2025 diikuti sekitar 30 perusahaan swasta, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 50 institusi. “PR Indonesia Awards adalah tolok ukur kualitas dan kinerja divisi humas. Dari hasil penjurian yang teliti dan profesional, IMIP dinilai berhasil mengelola informasi secara kredibel dan terukur,” ungkap Frans.

Menurutnya, prestasi PT IMIP tersebut merupakan pengakuan atas konsistensi dan kualitas program komunikasi yang dijalankan telah bergerak menuju standar profesional terukur dan bertanggung jawab. Dia memandang kampanye bijak bermedia sosial relevan dalam membangun literasi digital di lingkungan kerja. Sementara majalah Klaster telah menjadi medium komunikasi internal yang informatif dan menarik.

Sementara itu, Direktur Komunikasi PT IMIP, Emilia Bassar, menjelaskan, keikutsertaan dalam PRIA 2026 merupakan kedua kali setelah sebelumnya pada tahun 2025 lalu, sekaligus kali pertama bagi Departemen Media terlibat secara penuh. Menurut Emilia, kampanye bijak bermedia sosial lahir dari kebutuhan internal untuk membangun budaya komunikasi digital yang bertanggung jawab di tengah dinamika informasi cepat dan kompleks.

Program kampanye ini melibatkan kolaborasi lintas departemen serta dukungan manajemen tenant di kawasan IMIP yang dilaksanakan melalui tiga sarana. Pertama, sosialisasi luring mengunjungi tenant-tenant dan unit bisnis dan edukasi secara daring berupa webinar Selasa Belajar (Selasar). Kedua, pembuatan publikasi pengingat visual berupa flyer dan pengaktifan grup WhatsApp karyawan IMIP. Demi menunjang keberlanjutannya, informasi konten edukasi berupa  artikel, siniar, dan infografik disebarluaskan melalui aplikasi IMIP Apps dan E-Portal.

Sementara majalah Klaster sebagai media internal triwulanan terus dikembangkan sebagai ruang berbagi informasi strategis, praktik terbaik, hingga kisah inspiratif dari berbagai departemen dan tenant. Dalam edisi 21 (November 2025), Klaster mengulas literasi bagi pekerja seputar investasi jangka panjang, khususnya dalam merencanakan masa depan keuangan yang lebih stabil dan memilih instrumen investasi sesuai profil risiko dan tujuan. Ada pula upaya perusahaan merehabilitasi lahan demi merawat lingkungan yang lebih berkelanjutan.

“Raihan dua Bronze Winner di PRIA 2026 menegaskan bahwa IMIP tidak hanya fokus pada pertumbuhan industri, tapi juga penguatan tata kelola komunikasi yang profesional dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” kata Emilia Bassar, Senin (16/02/2026). Ia menegaskan, IMIP sebagai pengelola kawasan industri mineral terintegrasi dan berfasilitas lengkap dari hulu ke hilir, berkomitmen terus memerkuat sinergi komunikasi lintas Direktorat, meningkatkan literasi media di lingkungan kerja, serta menjaga standar etika dalam setiap informasi yang disampaikan. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa reputasi dibangun melalui kerja kolektif, konsistensi, danintegritas. (Rpdm)

Lelang Lebak Lebung di Tiyuh Pagar Dewa Tetap Dilestarikan, Hasilnya untuk Pembangunan Tiyuh

TUBABA –(deklarasinews.com)– Tiyuh Pagar Dewa merupakan wilayah yang dikelilingi oleh dataran rendah sungai serta kawasan lebak lebung yang kaya akan hasil ikan air tawar. Potensi alam tersebut dimanfaatkan melalui kegiatan lelang lebak lebung, sebuah tradisi turun-temurun yang telah berlangsung sejak masa pemerintahan kolonial Belanda.

Pada kegiatan lelang lebak lebung yang dilaksanakan hari ini, pemerintah tiyuh bersama unsur kecamatan kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga tradisi tersebut sekaligus menjadikannya sebagai sumber pendapatan bagi pembangunan daerah.

Camat Pagar Dewa, Barmawi, menjelaskan bahwa lelang lebak lebung merupakan tradisi lama yang terus dilestarikan hingga kini.

“Lelang lebak lebung ini sudah ada sejak zaman Belanda dan dilakukan secara turun-temurun. Pada masa sebelumnya, lelang dilaksanakan untuk jangka waktu tiga tahun. Namun, berdasarkan hasil musyawarah hari ini, disepakati bahwa lelang dilakukan untuk jangka waktu dua tahun,” ujar Barmawi.

Ia menambahkan, objek yang dilelang adalah hasil ikan dari kawasan lebak atau lebung. Pendapatan dari hasil lelang tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan Tiyuh dan Kecamatan, seperti pembiayaan struktur pemerintahan tiyuh, sarana dan prasarana tiyuh, serta pembayaran pajak bumi dan bangunan.

“Peserta lelang cukup banyak dan bersifat terbuka, tidak hanya dari Tiyuh Pagar Dewa, tetapi juga dari kampung-kampung tetangga,” tambahnya.

Sementara itu, Kepalo Tiyuh Pagar Dewa, Mursalin, menyampaikan bahwa sebagian besar hasil lelang dialokasikan untuk kewajiban pajak dan pembangunan infrastruktur.

“Sekitar Rp50 juta kami alokasikan khusus untuk pembayaran pajak. Selain itu, dana lelang juga digunakan untuk pembangunan tiyuh, seperti pembuatan gorong-gorong dan fasilitas lainnya,” jelas Mursalin.

Dengan adanya lelang lebak lebung ini, pemerintah tiyuh berharap tradisi warisan leluhur tetap terjaga sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan.(Mar)