Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni, Raih Penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026

JAKARTA  -(deklarasinews.com)- Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Agus Fatoni, menerima penghargaan Excellence in Regional Financial Governance 2026, dalam ajang bergengsi penghargaan nasional Indonesia Top Achievements of The Year 2026 (ITAY 2026) bertema Transforming for Reinventing Indonesia. Penghargaan diserahkan langsung oleh Komisaris Metro TV, Suryopratomo di Studio Grand Metro TV, Jakarta.

ITAY 2026 merupakan seruan untuk berani bergerak maju, berani melampaui zaman, berani memperbaiki sistem, serta berani menciptakan lompatan baru untuk membangun ulang kekuatan bangsa dengan inovasi, kepemimpinan, visioner, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut, Fatoni, pria asal Lampung ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian yang telah memberikan arahan, bimbingan, petunjuk dan kesempatan yang luas untuk mendorong optimalisasi pengelolaan keuangan daerah. Fatoni juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Daerah, Pemerintah Daerah dan Kementerian/Lembaga yang telah bersama-sama memperkuat tata kelola keuangan daerah yang akuntabel, efektif, efesien, namun tetap inovatif dan kreatif.

Fatoni, mantan Pj Gubernur di Sulut, Sumsel, Sumut dan Papua ini menegaskan bahwa penghargaan yang diterima bukan penghargaan untuk pribadi  semata, namun didedikasikan untuk Kemendagri, khususnya jajaran Ditjen Bina Keuda dan pemerintah daerah. Penghargaan ini sebagai bukti dari komitmen dan hasil kerja keras, dedikasi, sinergi, koordinasi dan kolaborasi semua pihak.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk Kementerian Dalam Negeri khususnya untuk teman-teman di Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan tentu untuk pemerintah daerah,” jelas Fatoni.

Ia menambahkan, Ditjen Keuda Kemendagri secara konsisten memperkuat implementasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI) sebagai instrumen utama transformasi digital pengelolaan keuangan daerah. Upaya ini penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara tepat, terukur, dan bertanggung jawab.

 

“Jadi dalam tata kelola keuangan daerah ini tidak hanya uangnya saja tetapi juga mengoptimalkan pengelolaan BUMD, BLUD, BMD termasuk kerjasama pemerintah daerah dan pemanfaatan sumber pendapatan lain. Setiap rupiah harus dapat dipertanggungjawabkan jawabkan dan digunakan tepat sasaran. Kami juga mendorong pemerintah daerah kreatif, inovatif melakukan terobosan-terobosan dalam meningkatkan pendapatan daerah namun belanja daerah dapat tepat sasaran dalam rangka melakukan pembangunan, memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Fatoni.

Di bawah kepemimpinan Fatoni, Ditjen Keuda Kemendagri secara konsisten memperkuat dan memperbaiki tata kelola keuangan daerah dalam mendukung

program prioritas dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Penghargaan ini diharapkan menjadi momentum untuk terus memperkuat reformasi pengelolaan keuangan daerah guna mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.

Adapun, penilaian ITAY 2026 dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri atas Guru Besar FISIP Universitas Indonesia, Prof. Dr. Drs. Ricardi S. Adnan, M.Si, konsultan Pratiksi PR dan penulis buku Corporate Reputation, Dr. Hifni Alifahmi, M.Si., Guru Besar dan Dekan FIKES UIN Jakarta, Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si., Guru Besar FIA Universitas Indonesia, Prof. Dr. Martani Huseini, DEA., serta jurnalis senior dan Direktur Utama Metro TV, Arief Suditomo, SH., MA.

Penilaian didasarkan pada lima kriteria utama, yakni prestasi, inovasi, transformasi, kompetensi inti, dan kontribusi. (*)

Eks NII. Pendekatan Humanis Strategi Terbaik Cegah Radikalisme

OKU TIMUR -(deklarasinews.com)- Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, kewaspadaan publik terhadap penyusupan paham radikal kembali disorot. Momentum ibadah dinilai kerap dimanfaatkan pihak tertentu untuk menyebarkan ideologi yang bertentangan dengan konstitusi, terutama melalui ruang digital dan forum keagamaan.

Peringatan keras itu disampaikan Imron, eks pimpinan Negara Islam Indonesia (NII) Desa Batumas OKU Timur yang kini dipercaya sebagai Ketua Pengurus Anak Ranting Muhammadiyah Desa Batu Mas, Kecamatan Belitang II, Kabupaten OKU Timur.

Dengan nada tegas, Imron mewanti-wanti generasi muda dan kalangan masyarakat menengah agar tidak lengah terhadap manuver kelompok yang berlindung di balik simbol dan jargon keagamaan.

“Biasanya penyusupan terjadi lewat forum diskusi. Mereka memunculkan tokoh-tokoh yang tidak familiar, tapi punya pengaruh kuat. Nama kelompok tidak disebutkan, sehingga anggota baru sering tidak sadar sudah masuk dalam jaringan,” ungkap Imron, Rabu  (25/02/2026).

Ia menegaskan, kelompok usia 11–18 tahun menjadi target paling rentan. Pada fase tersebut, anak dinilai masih dalam proses pencarian jati diri sehingga mudah terpengaruh narasi yang dibungkus secara persuasif.

“Usia 11 sampai 18 tahun sangat rentan. Karena itu pengawasan orang tua menjadi kunci. Anak-anak di usia ini mudah terpengaruh hal yang belum mereka pahami,” tegasnya.

Imron juga mengingatkan masyarakat umum untuk tidak ragu melakukan koordinasi dengan pihak berwenang apabila menemukan aktivitas kelompok yang mencurigakan di lingkungan sekitar.

Pendekatan Humanis Polri

Dalam keterangannya, Imron turut membagikan pengalaman masa lalunya sebelum kembali ke pangkuan ideologi negara. Ia mengakui pendekatan aparat kepolisian berperan besar dalam proses perubahan dirinya.

Menurutnya, pembinaan yang dilakukan jajaran kepolisian — mulai tingkat Polda hingga Polres — berlangsung persuasif dan humanis, jauh dari stigma represif yang selama ini didoktrinkan di internal kelompok.

“Kami dulu didoktrin seolah akan menghadapi pendekatan militer. Tapi yang kami rasakan justru pembinaan yang humanis dan komunikatif. Itu yang akhirnya mengubah pandangan kami,” ujarnya.

Ia menilai pola penanganan yang mengedepankan pendekatan presisi dan kemanusiaan perlu terus dipertahankan, terutama dalam merangkul masyarakat yang pernah terpapar paham menyimpang.

Mengutip arahan pimpinan Muhammadiyah, Imron berharap tidak ada perubahan arah dalam penanganan yang justru berpotensi memicu ketegangan baru di lapangan.

“Yang kami rasakan sekarang sudah tepat — presisi dan humanis. Jika pendekatan ini berubah, kami khawatir justru memunculkan konflik baru,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya aktivitas keagamaan selama Ramadhan, masyarakat diimbau memperkuat kewaspadaan kolektif agar ruang ibadah tetap bersih dari infiltrasi paham yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa. (Rls)

PWI Pusat Buka Puasa Bersama Yatim Piatu, Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim Piatu di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pengurus PWI Pusat dan Pengurus IKWI Pusat dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bagian dari tanggung jawab moral organisasi.

“Momentum Ramadan mengajarkan kita tentang kebersamaan dan empati. PWI tidak hanya menjadi rumah besar bagi wartawan, tetapi juga harus hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menekankan pentingnya menjaga kekompakan internal sekaligus memperkuat peran sosial organisasi di tengah dinamika dunia pers.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga pengingat bahwa PWI harus selalu hadir di tengah masyarakat. Solidaritas, kepedulian, dan integritas adalah fondasi yang harus terus kita rawat bersama,” ujar Zulmansyah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini. Sinergi antara organisasi pers dan mitra usaha menjadi kekuatan penting dalam menjalankan program-program sosial yang bermanfaat,” tambahnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Fiesta yang diwakili oleh Suparman selaku Komisaris PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Dalam kesempatan tersebut, Suparman menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Kami merasa terhormat dapat menjadi bagian dari kegiatan Buka Puasa Bersama dan Santunan Yatim Piatu yang diselenggarakan PWI Pusat. Semoga kolaborasi seperti ini terus berlanjut dan membawa manfaat yang lebih luas,” ujar Suparman.

Rangkaian acara juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustad Abdul Rauf, yang mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan, keikhlasan, dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

Acara berlangsung khidmat dan penuh kehangatan hingga waktu berbuka tiba, kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan organisasi serta seluruh insan pers Indonesia.

Melalui kegiatan ini, PWI Pusat berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial tidak hanya terjaga di bulan Ramadan, tetapi juga menjadi nilai yang terus dihidupkan dalam langkah organisasi ke depan,”Tutup (Ronald)

Skrining Kategori SPM, Ini Strategi Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan skrining HIV sepanjang tahun 2025.

Dari target 30.108 orang yang ditetapkan Kementerian Kesehatan, realisasi skrining justru mencapai 35.698 orang atau sekitar 115 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, menjelaskan bahwa skrining dilakukan terhadap kelompok yang masuk kategori Sasaran Pelayanan Minimal (SPM).

“Skrining dilakukan kepada kelompok yang masuk kategori SPM, di antaranya ibu hamil, penderita tuberkulosis (TBC), penderita infeksi menular seksual (IMS), wanita pekerja seks, lelaki seks dengan lelaki (LSL), waria, pengguna narkoba, serta warga binaan di lembaga pemasyarakatan,” ujar Muhtadi, Selasa (24/2/2026).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Dinkes menemukan sebanyak 333 kasus positif HIV.

“Kelompok ibu hamil menjadi yang paling banyak menjalani skrining. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak,” ucap Muhtadi.

“”Kelompok-kelompok ini memang wajib kita lakukan pemeriksaan sesuai standar pelayanan minimal. Dan dalam proses skrining ini kita juga rutin paling banyak di lakukan kepada ibu hamil. Hal ini dilakukan untuk sebagai upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, ” jelasnya.

Bagi pasien yang dinyatakan positif, Dinkes langsung memberikan terapi antiretroviral (ARV). Terapi ini bertujuan untuk menekan perkembangan virus dalam tubuh sehingga kualitas hidup pasien tetap terjaga serta risiko penularan dapat ditekan.

“ARV ini fungsinya bukan menyembuhkan, tetapi melemahkan virus sehingga kualitas hidup pasien tetap baik dan penularan bisa ditekan,” katanya.

Saat ini, layanan pengobatan HIV dapat diakses di 31 puskesmas yang tersebar di Kota Bandar Lampung. Selain itu, Dinkes juga berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan organisasi yang fokus pada penanganan HIV/AIDS.

Kerja sama tersebut meliputi penyuluhan, edukasi, hingga pendampingan kepada kelompok berisiko tinggi, termasuk pekerja di tempat hiburan malam dan lingkungan yang dinilai memiliki potensi penularan lebih tinggi.

Muhtadi menegaskan, penanggulangan HIV/AIDS bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.

“Kami terus melakukan edukasi dan pendekatan kolaboratif agar penularan HIV bisa ditekan dan masyarakat tidak takut untuk melakukan pemeriksaan,” tandasnya (red).

DPC LPK GPI Pringsewu Capai 5 Tahun Kesuksesan di Bidang Perlindungan Konsumen

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Lembaga Perlindungan Konsumen (LPK) GPI Pringsewu telah mencapai 5 tahun kesuksesan dalam melindungi hak-hak konsumen di Pringsewu (24/2/2026).

Selama periode tersebut, LPK GPI Pringsewu telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran konsumen dan menindak tegas produsen yang melanggar hak konsumen.

Beberapa pencapaian LPK GPI Pringsewu selama 5 tahun terakhir di antaranya

Satu satunya Lembaga yang *Menerima Sertifikat Akreditasi sebagai Pemantau Pemilu 2024 LPK GPI Pringsewu menerima sertifikat akreditasi dari Bawaslu RI sebagai pemantau pemilu di Kabupaten Pringsewu*

Menyoroti Proyek PUPR Pringsewu yang Bermasalah, LPK GPI Pringsewu menyoroti proyek pembangunan drainase di Pekon Podo Moro, yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan kuat dugaan menjadi lahan korupsi.

Mendesak DPRD Pringsewu untuk Melakukan Sidak, LPK GPI Pringsewu meminta DPRD Pringsewu, khususnya Komisi III, untuk melakukan inspeksi mendadak ke lokasi proyek yang bermasalah.

Menyoroti Dugaan Penahanan Ijazah Sekolah, LPK GPI Pringsewu menyoroti dugaan penahanan ijazah oleh pihak sekolah di Kecamatan Banyumas Pringsewu, dan meminta pihak terkait untuk menindak tegas.

Ketua DPC LPK – GPI Pringsewu, Elnofa Hariyadi,S.E. Menyampaikan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintahan Daerah, masyarakat dan kerja keras tim LPK – GPI Pringsewu, Saya MengucapkanTerima kasih yang tak terhingga untuk kerjasama ini.Ucapnya

Kami akan terus berupaya meningkatkan perlindungan konsumen di Pringsewu dan menindak tegas produsen yang melanggar hak konsumen,  LPK GPI Pringsewu juga membantu korban Produk dan Jasa untuk mendapatkan hak-hak mereka.Dan terus berupaya meningkatkan kesadaran konsumen di Pringsewu untuk menjadi konsumen cerdas yang dapat memperjuangkan hak-hak mereka melalui sosialisasi dan edukasi. Selain itu kami juga membantu konsumen untuk menyelesaikan sengketa dengan produsen.

Dengan pencapaian – pencapaian ini, LPK GPI Pringsewu telah membuktikan komitmen dalam melindungi hak-hak konsumen dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan konsumen.ucap Elnofa  Hariyadi yang kerap di sapa Udo Dodi.

LPK GPI Berharap dapat menjadi contoh untuk lembaga lain dalam upaya meningkatkan kesadaran dan perlindungan konsumen di Bumi Jejama Secancanan yang kita cintai ini. Pungkasnya.

Layanan Siaga LPK – GPI,Kabupaten  Pringsewu

0812 – 7952 – 368

0821 – 8114 – 9804

0895 – 3700 – 66160

[ Mulia Mega ]

106 Keuchik Resmi Dilantik di Aceh Timur, Nurdin Siap Pimpin Keude Keumuneng.

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Sebanyak 106 keuchik masa jabatan 2026–2032 resmi dilantik oleh Bupati Aceh Timur, , dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung SKB Aceh Timur, Senin (23/2/2026).

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintahan gampong di Kabupaten Aceh Timur, sebagai awal pengabdian para keuchik terpilih dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat selama enam tahun ke depan.

Salah satu keuchik yang turut dilantik adalah Nurdin, Keuchik Gampong Keude Keumuneng, Kecamatan Idi Tunong. Nurdin sebelumnya berhasil memenangkan pemilihan keuchik yang digelar pada 28 Oktober 2025 lalu dengan perolehan 215 suara, mengungguli rivalnya Muhammad yang meraih 133 suara.

Kepada awak media usai pelantikan, Nurdin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali ditegaskan melalui prosesi resmi tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini saya resmi dilantik. Ini adalah amanah besar dari masyarakat Gampong Keude Keumuneng yang harus saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berharap dukungan seluruh elemen masyarakat agar kita bisa bersama-sama membangun gampong menjadi lebih maju dan sejahtera,” ujar Nurdin.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah direncanakan serta memperkuat pelayanan publik di tingkat gampong.

Sementara itu, salah seorang warga Keude Keumuneng, Husni, turut menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan tersebut.

“Kami mengucapkan selamat kepada Pak Nurdin atas pelantikannya hari ini. Semoga beliau amanah dan mampu membawa perubahan yang lebih baik untuk Gampong Keude Keumuneng,” ungkapnya.

Pelantikan 106 keuchik ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola pemerintahan gampong di Aceh Timur, sekaligus mendorong percepatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah. Dengan telah dilantiknya para keuchik terpilih, masyarakat kini menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru mampu menjawab tantangan serta membawa kemajuan nyata bagi gampong masing-masing. (Ami)

Merawat Silaturahmi Sebagai Jembatan Kasih Sayang Menuju Indonesia Bersinar di Bulan Suci Ramadhan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Di tengah kehidupan modern yang penuh kesibukan, silaturahmi bagaikan oasis yang menyegarkan jiwa. Terlebih saat ini, ketika kita berada di Bulan Suci Ramadhan, bulan yang penuh maghfirah dan rahmat. Silaturahmi bukan sekadar tradisi biasa, melainkan seni luhur yang lahir dari ketulusan hati, kepekaan nurani, dan cinta kasih antarmanusia yang menjadi bekal utama kita memasuki bulan penuh keberkahan.

Ramadhan dan Keberkahan Silaturahmi.

Betapa indahnya ketika kita menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih melalui jalinan silaturahmi. Dalam dunia yang semakin individualis, satu panggilan telepon, satu pesan penuh kasih, atau permohonan maaf yang tulus sebelum fajar Ramadhan menyingsing, bisa menjadi obat penyembuh luka hati.

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi.” (HR. Bukhari).

Momentum Ramadhan mengajarkan kita bahwa kesalehan ritual harus berjalan seiring dengan kesalehan sosial. Silaturahmi adalah kunci yang membuka pintu rizki dan keberkahan, menyiapkan kalbu kita untuk meraih derajat takwa yang hakiki.

Benteng Pertahanan Bangsa Melalui P4GN.

Lebih dari itu, silaturahmi menjadi pondasi kuat dalam perjuangan mulia kita melawan ancaman besar bangsa, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Dalam forum-forum P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), silaturahmi hadir sebagai wadah suci yang menyatukan hati segenap lapisan masyarakat. Dengan silaturahmi kita cegah penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba, dan kita selamatkan para penyalahguna dan pecandu Narkoba untuk kita rehabilitasi, agar bisa kembali hidup normal dan sehat ditengah masyarakat, karena mereka bukan pelaku kriminal, tetapi mereka adalah korban dari para sindikat, bandar dan pengedar Narkoba.

Narkoba adalah musuh siluman yang mengintai generasi muda kita, merobek ikatan keluarga, dan menggelapkan masa depan. Para produsen, sindikat, bandar dan pengedar Narkoba harus diberantas sampai ke akar-akarnya, karena mereka adalah musuh dan penghianat bangsa, sekaligus musuh umat manusia, karena mereka telah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan. Di bulan Ramadhan yang penuh disiplin diri ini, mari kita jadikan silaturahmi sebagai senjata ampuh. Melalui diskusi konstruktif dan dukungan tulus, kita jaga lingkungan kita agar tetap kondusif, sehat, dan solid. Dengan ikatan silaturahmi yang kuat, tidak akan ada celah bagi peredaran gelap narkoba untuk merusak kesucian bulan Ramadhan dan masa depan anak bangsa.

Menuju Indonesia BERSINAR

Mari kita renungkan bersama, ketika tali silaturahmi erat terjalin, kita memiliki kekuatan luar biasa untuk menghadapi badai apa pun. Di dalamnya terkandung kasih sayang yang mampu menyembuhkan dan harapan yang menerangi jalan menuju Indonesia BERSINAR (Bersih dari Narkoba). Setiap senyuman dan uluran tangan kita adalah langkah nyata dalam menjaga dan membentengi generasi penerus bangsa dari kehancuran akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba.

Marilah kita masuki bulan suci Ramadhan ini dengan semangat silaturahmi yang penuh ketulusan. Mari saling menghargai, mendengarkan dengan hati lapang, dan memberikan dukungan tanpa pamrih. Karena di balik hubungan yang erat itu, tersimpan kekuatan ilahi untuk mengatasi segala tantangan, meraih kemenangan di bulan suci, dan mewujudkan bangsa yang benar-benar bersinar terang.

Selamat menjalankan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Mohon Maaf Lahir dan Batin. (*)

H. Tony Eka Candra:

– Ketua DPD GRANAT Provinsi Lampung

– Wakil Ketua I ICMI Wilayah Provinsi Lampung.

Menapaki Bumi Amerika, KH Maula Ibrahim Murad Gaungkan Dakwah di Washington DC

Washington, D.C-(deklarasinews.com)-Tokoh agama Lampung, KH Maula Ibrahim Murad Al-Hafidz Al-Makky, mendapatkan kesempatan emas di bulan Ramadan 2026 untuk melaksanakan dakwah di Washington DC, Amerika Serikat.

Dalam keterangannya pada Sabtu, 21 Februari 2026, KH Maula yang juga Ketua Forum Pemuda Lampung Maju mengungkapkan rasa syukur atas undangan tersebut. Ia hadir sebagai da’i undangan di Imaam Center, salah satu pusat kegiatan umat Islam di ibu kota Amerika Serikat, Washington, D.C..

“Di Washington DC, Amerika Serikat Alhamdulillah, Allah izinkan langkah kecil ini menapaki bumi Amerika dalam perjalanan dakwah sebagai da’i undangan di Imaam Center, Washington DC. Sebuah kehormatan besar bisa berdiri di tengah saudara-saudara Muslim di negeri yang jauh dari tanah air, namun begitu dekat dengan Al-Qur’an dan sunnah,” kata KH Maula.

Ia menuturkan, di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tantangan, semangat umat Muslim di Amerika dalam menjaga nilai-nilai Islam sangat menginspirasi.

“Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh tantangan, semangat mereka menjaga shalat berjamaah, menghadiri kajian, dan mendidik anak-anak dengan nilai Islam sungguh luar biasa,” ujar KH Maula yang juga menjabat Ketua Pemuda Remaja Islam Masjid (PRISMA) Masjid Raya Al-Bakrie.

Ia mengaku menyaksikan langsung bagaimana Muslim di Amerika tetap teguh dengan identitasnya, bangga menampilkan Islam dengan akhlak santun, serta aktif membangun komunitas yang kuat dan saling mendukung.

Menurutnya, masjid di sana bukan hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga pusat pembinaan, pendidikan, dan penguatan persaudaraan. “Islam di sini hidup bukan sekadar simbol, tapi perjuangan nyata dalam keseharian,” ungkapnya.

KH Maula yang juga merupakan pengurus Pondok Pesantren Perkemas Natar, Lampung Selatan, menegaskan bahwa perjalanan tersebut menjadi pelajaran berharga bahwa dakwah tidak mengenal batas negara.

“Perjalanan ini mengajarkan bahwa dakwah tidak mengenal batas negara. Di mana pun kita berada, tugas menyampaikan kebaikan tetap mulia dan penuh keberkahan. Semoga Allah menjaga saudara-saudara kita di Amerika, menguatkan keistiqamahan mereka, dan menerima setiap langkah kecil dalam jalan dakwah ini,” tutupnya. (Putra)

Data Korban Banjir Dipertanyakan, Ratusan Emak-Emak Gampong Jawa Datangi Pendopo Bupati Aceh Timur

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Ratusan emak-emak dari Gampong Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kamis (19/2/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, mendatangi Pendopo Bupati Aceh Timur dan Kantor Camat Idi Rayeuk. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan data korban banjir hidrometeorologi yang dinilai simpang siur dan meresahkan masyarakat.

Warga memprotes dugaan pencoretan sekitar 900 lebih kepala keluarga dari total 1.300 KK yang tersebar di lima dusun di Gampong Jawa. Dari data yang beredar di masyarakat, hanya 131 KK yang namanya tercantum sebagai penerima bantuan.

Aksi tersebut turut dihadiri Tuha Peut, Sekdes, perwakilan lima dusun, tokoh masyarakat, rekan media, serta aparat keamanan yang melakukan pengamanan.

Sejak pasca banjir, polemik pendataan disebut telah  beberapa kali memicu ketegangan di desa (4). Warga mengaku bingung dengan proses verifikasi yang dinilai berbelit dan tidak transparan, sehingga menimbulkan kegaduhan internal di Gampong Jawa.

Sebelumnya, perwakilan masyarakat berinisial H, dan lain juga telah mendatangi pihak terkait untuk meminta klarifikasi. Informasi yang diterima warga menyebutkan sekitar 450 itu pun belum jelas data dinyatakan keluar, namun di lapangan ditemukan jumlah korban terdampak jauh lebih banyak.

Dalam pertemuan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, yang ditunjuk sejak 9 Januari 2026 menggantikan Afifullah, hadir langsung menemui warga. Penunjukan itu dilakukan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, guna mempercepat penanganan dan pendataan korban banjir.

Syahrizal Fauzi berupaya menenangkan massa dan menjelaskan mekanisme pendataan serta proses verifikasi yang sedang berjalan. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal perbaikan data agar ke depan lebih akurat dan tidak menimbulkan polemik baru.

Setelah mendapatkan penjelasan dari Plt BPBD dan pihak Kantor Camat Idi Rayeuk, ratusan emak-emak tersebut akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing dengan pengawalan aparat keamanan

Namun demikian, warga menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga seluruh korban banjir benar-benar terdata secara adil dan transparan. (Ami/Tim)

LPK – GPI Kabupaten Pringsewu tetap Membuka Pelayanan Konsumen selama Bulan Ramadhan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen  (LPK – GPI) Elnofa Hariyadi.S.E, Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H.

Melalui rekan media Rabu 18/02/26

Elnofa Hariyadi berikan  himbauan agar konsumen tetap waspada selama Bulan Puasa.

Belanjalah dengan bijak, hindari belanja berlebihan, Pastikan produk halal dan aman, Simpan bukti transaksi dan cek garansi produk, Jangan mudah percaya tawaran yang terlalu murah. ujarnya

Elnofa mengajak Masyarakat untuk menjadi Konsumen Cerdas sebelum berbelanja untuk terlebih dulu,

Membaca label produk sebelum membeli. Memahami hak dan kewajiban sebagai konsumen, Tidak mudah percaya iklan yang tidak jelas, Melaporkan jika adanya penipuan atau produk berbahaya.

Silahkan

Hubungi LPK  jika Masyarakat selaku Konsumen merasa di rugikan dan tidak menerima Haknya.atau ada masalah dengan produk atau jasa.

Di nomor LPK -GPI Siaga.

– 0812-7952-368

– 0821-8114-9804

kami tetap membuka pelayanan bantuan selama bulan Ramadhan.

Semoga kita semua diberkahi dan tetap waspada sebagai Konsumen  yang  Cerdas.Pungkasnya [ Mulia Mega ]