PLKB-Dalduk Candipuro Diduga Sunat Insentif Kader Kurir MBG Balita

CANDIPURO -(deklarasinews.com)- Program pemerintah Makan Bergizi Gratis (MBG) masih menjadi salah satu program primadona yang ada pada saat ini.  Oleh karena itu tidak sedikit orang atau oknum lembaga yang ingin dekat dan ikutan merasakan lagit dan gurihnya program presiden dan wakil presiden ini.

Salah satu lembaga yang diduga ikut mencoba mencicipi manis dan gurihnya program MBG ini adalah petugas lapangan keluarga berencana – dan pengendalian kependudukan (PLKB-Dalduk) kecamatan Candipuro Kebupaten Lampung Selatan.

Petugas PLKB-Dalduk Kecamatan Candipuro ini diduga meminta bagian Insentif yang diterima kader Kurir MBG Balita yang ada diseluruh kecamatan Candipuro.

Dari data yang dihimpun Media ini dari beberapa kader Kurir MBG Balita menyebutkan bahwa dirinya bersama kurir lainya diminta untuk memberikan sebagian insentif yang diterima dari SPPG,

” kami diminta dua bagian dari insentif yang kami terima dari SPPG, ” tutur kader ini kepada media ini.

Alasan kedua bagian yang diminta oleh PLKB-Dalduk ini tutur kader yang enggan disebut namanya ini untuk ucapan terima kasih atas upayanya karena telah membantu para kader hingga dapat diterima sebagai kurir MBG Balita, ” ujarnya.

Permintaan dua bagian dari insentif itu lanjutnya yakni satu bagian untuk PLKB-Dalduk, satunya lagi untuk petugas desa yang besaranya mencapai ratusan ribu rupiah setiap menerima Insentif dari SPPG setiap akhir pekan, ” tutupnya.

Koordinator Penyuluh PLKB-Dalduk Kecamatan Candipuro Umi Latifah saat ditemui dikantornya, Rabu (25/2/2026) kepada media ini menepis informasi yang beredar bahwa pihaknya meminta bagian dari Insentif Kader Kurir MBG diwilayahnya,

” Maaf pak informasi bahwa kami meminta bagian Insentif kader Kurir MBG Balita adalah tidak benar, ” ujar Latifah yang didampingi anggotanya ini.

Yang benar adalah kami PLKB Candipuro hanya meminta uang rokok dan kebutuhan administrasi saja, dan itupun atas dasar sukarela. Sehingga apabila ada yang keberatan tidak dipaksa untuk memberikan sumbangan yang sudah disepakati bersama itu.

Untuk diketahui lanjut Umi Latifah kawan-kawan kader bisa masuk menjadi Kurir MBG Balita setelah kami rekomendasikan berdasarkan data yang kami sampaikan kepada SPPG, jadi alangkah eloknya kalau para kader memberikan sebagian kepada PLKB dan desa Insentif yang diterimanya, itupun kami tidak memaksa. Selain itu sumbangan dari kader kuris MBG itu dananya juga dikumpulkan untuk keperluan kader dan juga untuk membuat kaos seragam kader disaerahnya masing-masing, ” papar Umi Latifah.

Ditempat terpisah, salah satu kader Kurir MBG mengatakan bahwa dirinya bersama rekan kader lainya tidak ikhlas memberikan sebagian Insentifnya kepada PLKB. Selain itu bahwa dirinya bersama rekan lainya menjadi kader Kurir MBG Balita atas permintaan SPPG langsung dan tidak ada campur tangan dari PLKB. Dan kalau sekarang meminta bagian dari Insentif yang kami terima, sungguh kami tidak ikhlas, ” ucap salah satu kader ini yang tidak mau disebutkan namanya. (Cak Ton)

Tinggalkan Balasan