Dendi Ikuti Simulasi Pemilihan di TPS Negeri Sakti

PESAWARAN – (deklarasinews.com) – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah serentak pada 9 Desember 2020, Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran menggelar pelatihan saksi.

Acara yang dilaksanakan di Desa Negeri Sakti ini dihadiri Calon Bupati Petahana Dendi Ramadhona selaku calon yang diusung partai PDI Perjuangan.

Dendi juga mengikuti simulasi pemilihan suara di TPS simulasi di Desa Negeri Sakti. Mulai dari penyerahan undangan, mengantri dipanggil kebilik suara untuk mencoblos, kemudian memasukkan surat suara ke dalam kotak suara, dan sampai penetesan tinta sebagai bukti telah menggunakan hak suaranya.

Dendi Ramadhona dalam sambutannya mengatakan, dirinya merasa yakin dengan Kader Partai PDI Perjuangan yang akan memenangkan Dendi dan Marzuki dalam Pilkada Pesawaran 2020.

“Saya meyakini seluruh kader PDI Perjuangan akan tegak lurus dalam mengikuti instruksi DPP PDIP untuk memenangkan Dendi dan Marzuki dalam Pilkada Pesawaran 9 Desember 2020,” ucapnya. Sabtu, (21/11/2020).

Meskipun didalam hitung kertas menyatakan keunggulan Paslon Nomor Urut 02, Dendi memberikan semangat dan jangan lengah karena pergerakan politik yang bersifat dinamis.

“18 hari menjelang pemilihan ini, kita jangan lengah meskipun hitungan angka dalam kertas menunjukkan keunggulan Dermawan, perlu diingat politik itu sifatnya dinamis,” imbau Dendi.

Dendi juga menegaskan pada pencalonannya ini bukan untuk kepentingan pribadi dan PDI Perjuangan, tetapi untuk kepentingan Kabupaten Pesawaran.

“Saya tegaskan bahwa pada pencalonan ini bukan untuk keuntungan Pribadi saya maupun kepentingan PDI Perjuangan, tetapi untuk kepentingan yang jauh lebih besar yaitu memajukan Bumi Andan Jejama agar lebih baik dan lebih makmur,” tutupnya.

Sementara Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten PESAWARAN Endro S. Yaman, menjelaskan maksud dan tujuan mengadakan pelatihan saksi Partai PDI Perjuangan untuk memastikan kemenangan dan mengamankan Calon yang diusung PDIPerjuangan yaitu Dendi dan Marzuki.

“Pelatihan ini gunanya adalah untuk memastikan dan mengamanankan suara Pilkada Serentak dari suara PDI Perjuangan supaya tidak terjadi kecurangan,” kata Endro.

Pelatihan saksi tersebut, menurut Endro diserahkan masing-masing daerah untuk melaksanakannya. Serta mengikuti aturan Protokol Kesehatan yang membatasi saksi disetiap TPS.

“Kalau untuk Pesawaran pertitik itu adalah 50 orang calon saksi sesuai dengan aturan Protokol Kesehatan, umpamanya di Negeri Sakti ini ada ada 4 titik, jadinya saksinya nanti ada sekitar 200,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, selain dihadiri oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Pesawaran, dan BSPN PDI Perjuangan, turut hadir pula calon saksi PDI Perjuangan yang berjumlah 50 orang. (Dedi/Roni).

DIBACA - 364 KALI

Check Also

Aleg PKS Nilai Pemerintah Perlu Kerja Keras Hadapi Ekonomi 2021

JAKARTA – (deklarasinews.com) – Anggota Komisi XI DPR RI Junaidi Auly menilai pemerintah harus melakukan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *