Taraweh Keliling Walkot Tri Adhianto Silahturohmi Warga Kota Baru

BEKASI -(deklarasinews.com)- Walikota Bekasi Tri Ardhianto melaksanakan kegiatan traweh keliling (Tarling) di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Bekasi Barat, Senin (23/2/2026)

Kegiatan yang di gelar dalam rangka mempererat silahturahmi di bulan suci ramadan di hadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Bekasi serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat

Camat Bekasi Barat, H. Sudarsono S.E., M.A., pada awak media mengatakan, bahwa kegiatan taraweh keliling ini di selenggarakan oleh Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesra) Pemerintah Kota Bekasi dan pada kesempatan ini bertempat di wilayah Kelurahan Kalibaru.

” Kegiatan tarling ini diselenggarakan oleh kabag kesra dan kebetulan pelaksanaannya di Kelurahan Kalibaru, Hadir juga OPD yang diundang untuk mengikuti kegiatan ini, ” ujar Sudarsono.

Ia menambahkan kondisi antarumat di wilayah Bekasi Barat ini berjalan dengan baik dan harus terus dirawat bersama.

” Toleransi di Bekasi Barat itu bagus dan memang harus kita rawat, itu menjadi tanggung jawab kita bersama, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh warga masyarakat juga memiliki kewajiban untuk menjaganya, ” tegasnya

Lebih lanjut, Sudarsono berharap kegiatan taraweh keliling ini dapat menjadi ajang silahturahmi antar Wali Kota Bekasi dengan masyarakatnya, sekaligus mempererat hubungan antara ulama dan umaro

“Harapannya, tarling ini menjadi ajang silahturahmi Bapak Wali Kota dengan warganya. Tentunya silahturahmi ini harus terus terjaga antara ulama dan umaro agar bisa berjalan beriringan dalam membangun Kota bekasi, ” Tutup, (Ronald)

Polres Pagar Alam dan Pemkot Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Peran pers dalam membangun daerah tak terelakan. Selaku organisasi jurnalis yang tertua (PWI) tentu diharapkan bisa menghasilkan karya jurnalistik yang proposional dan berimbang. Dan PWI kota Pagaralam,hari ini ,Rabu (18/02) memperingati Hari Pers nasional (HPN) dan HUT PWI ke 80. Pada kesempatan ini,Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. menghadiri kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) ke-80 yang digelar di Kota Pagar Alam, Rabu (18/02/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat dan Bangsa yang Kuat” serta dihadiri unsur Forkopimda, pejabat utama Polres Pagar Alam, serta tamu undangan penting lainnya.

Acara turut dihadiri Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, S.T bersama Wakil Wali Kota Haja Bertha. SH. MKn, yang menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh kebersamaan antara insan pers, pemerintah, dan aparat keamanan.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Kota Pagar Alam Agus Binus Gusti, S.E. menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir, termasuk Wali Kota, Kapolres, serta unsur Forkopimda lainnya. Ia berharap di usia ke-80 tahun ini, pers semakin kuat dan tangguh dalam memberikan informasi yang membangun demi kemajuan Kota Pagar Alam.Beberapa hari sebelumnya PWI kota Pagaralam nenggelar bakti sosial ke rumah panti,rumah berbagi dan panti di Kauman,terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah. ST menyampaikan harapan agar sinergi antara pemerintah dan insan pers semakin erat dalam menciptakan narasi berita yang positif. Menurutnya, peran media sangat penting dalam mempromosikan Pagar Alam sebagai kota wisata unggulan, sekaligus mendukung terciptanya suasana aman dan kondusif menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.

“Dinas Kominfo harus dapat mengakomodir para wartawan yang ada di Pagaralam.”ini tugas Diskominfo.”ingatnya. Saya yakin dengan pemberitaan yang baik maka pengunjung akan ke Pagaralam.”jadi tugas  Diskominfo ini.Jangan dimunculkan yang seram me (menakutkan) ,tapi serame (sama memilki) ,seloroh Ludy Oliansyah.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan dukungan penuh terhadap peran pers sebagai penyampai informasi yang edukatif dan menyejukkan masyarakat. Ia menegaskan Polres Pagar Alam siap bersinergi menjaga keamanan serta mendukung kemajuan Kota Pagar Alam. Senada dengan hal tersebut, Kasi Humas Mansur, S.H. juga menyampaikan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas informasi publik serta memperkuat kepercayaan masyarakat melalui pemberitaan yang positif dan berimbang.acara ditutup dengan pemotongan  tumpeng, penyerahan plakat sahabat pers dan fose bersama (Rep)

Wawako Hj. Bertha Buka ‘Panggung Gembira’ di Ponpes Daarul Kutub El Gontori

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pendidikan merupakan bekal baik di dunia maupun akhirat kelak.Selain juga pembeda yang berilmu dan sebaliknya. Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung terwujudnya Kota Pagar Alam sebagai Kota Pendidikan dan Pariwisata. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran unsur pimpinan dan jajaran dalam berbagai kegiatan pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kota Pagar Alam.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, saat membuka kegiatan bertajuk “Panggung Gembira” yang digelar di Lapangan Gedung Al Azhar Kampus Pondok Pesantren Daarul Kutub El Gontori, pada Minggu malam, 15 Februari 2026.

Di hadapan para santri, Ketua DPRD Pagar Alam Hj. Jenni Shandiyah, serta tamu undangan lainnya, Hj. Bertha menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh pengurus Pondok Pesantren Daarul Kutub El Gontori atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai wadah pengembangan kreativitas santri.

Menurutnya, “Panggung Gembira” bukan sekadar ajang hiburan, melainkan ruang ekspresi yang mendorong para santri untuk menampilkan bakat, minat, dan talenta yang dimiliki.

“Saya bangga melihat perkembangan dan kemajuan pesantren ini dalam mendidik generasi muda. Tidak hanya membekali dengan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, akhlak mulia, serta keterampilan dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Wawako.

Wawako menilai momentum tersebut menjadi bukti bahwa santri tidak hanya unggul dalam ilmu keagamaan, tetapi juga memiliki kreativitas, rasa percaya diri, serta kemampuan berorganisasi. Para santri, lanjutnya, merupakan aset berharga bagi masa depan Kota Pagar Alam dan bangsa Indonesia.

Pemkot Pagar Alam berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan pendidikan pesantren sebagai bagian integral dari sistem pendidikan daerah. Dukungan tersebut diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan guna melahirkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.

Mengakhiri sambutannya, Hj. Bertha mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa menjaga ukhuwah Islamiyah, mempererat silaturahmi, serta bersama-sama membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju, sejahtera, dan sarat dengan nilai-nilai keagamaan.

Sementara  Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Kutub El Gontori, Ustadz Muhaemin Ahmad Zaini, menegaskan bahwa Islam merupakan agama yang menjaga peradaban umat. Ia menyampaikan bahwa pesantren hadir dengan visi mencetak generasi brilian yang siap berkontribusi bagi masyarakat melalui ilmu, akal, dan gagasan.

Menurutnya, keberadaan pesantren juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah melalui jalur pendidikan. Ia menekankan konsep santri modern yang tidak hanya piawai dalam mengaji atau berceramah, tetapi juga mampu terjun langsung ke berbagai sektor kehidupan masyarakat.

“Santri harus mampu memposisikan diri. Jika berada di sawah, ia harus mampu bertani; jika di kebun, mampu berkebun; dan jika di wilayah pantai, memahami ilmu kelautan dan perikanan. Santri tidak boleh hanya memikirkan urusan agama semata, tetapi juga wajib memikirkan urusan dunia sesuai ajaran Allah dan Rasul-Nya,” pungkasnya.(Rep)

Bandar Lampung Resmikan ‘Kampung Merdeka Pangan’ di Penengahan Raya

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Kelurahan Penengahan Raya, Kecamatan Kedaton, resmi bertransformasi menjadi Kampung Merdeka Pangan. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Camat Kedaton, Bapak Heliansyah, mewakili Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, bersama jajaran tim dari Komunitas Merdeka Pangan Indonesia di Halaman Masjid Al Hikmah, Minggu (15/02/2026).

​Acara yang berlangsung khidmat ini digagas oleh Komunitas Merdeka Pangan Indonesia yang diketuai oleh Endro Effendi. Program ini hadir sebagai solusi konkret berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga dan memanfaatkan lahan pekarangan menjadi area produktif.

​Sinergi Tim Profesional

​Keberhasilan peluncuran ini tidak lepas dari peran aktif tim inti Komunitas Merdeka Pangan Indonesia yang hadir di lokasi, di antaranya Hasan Mar’i (Ketua Kegiatan) yang mengawal jalannya acara, Hendra Kusuma Jaya (Ketua Kemitraan) yang menjalin kolaborasi antar lembaga, serta Sandi Febri Wijaya (Ketua Tim Penanaman) yang memastikan aspek teknis penanaman di lapangan berjalan optimal.

​Apresiasi dari Walikota & Pemerintah Kecamatan

​Dalam sambutannya, Camat Kedaton Heliansyah yang mewakili Walikota Eva Dwiana memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif komunitas ini. “Kemandirian pangan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Sinergi antara pemerintah dan komunitas seperti Merdeka Pangan Indonesia adalah kunci untuk mewujudkan Bandar Lampung yang tangguh pangan,” ujarnya.

​Dukungan Kelurahan & Antusiasme Warga

​Lurah Penengahan Raya, Ibu Jumayah, S.Sos., MM., mengungkapkan rasa syukurnya atas kolaborasi ini. “Kami sangat mengapresiasi Komunitas Merdeka Pangan Indonesia yang telah memilih wilayah kami. Ini adalah edukasi nyata bagi warga agar lebih produktif. Saya berharap setiap rumah di Penengahan Raya ke depannya memiliki ‘apotek hidup’ dan sumber pangan sendiri di halaman rumahnya,” tutur Ibu Jumayah.

​Semangat yang sama disampaikan oleh Bapak Haji Hardani, selaku Ketua RT 001. Mewakili warga, beliau menyatakan kesiapan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan program ini. “Kami warga RT 001 dan RT 002 sangat berterima kasih. Program ini sangat menyentuh kebutuhan dapur warga. Kami berkomitmen untuk merawat bibit-bibit yang ditanam hari ini agar benar-benar bisa dipanen dan dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar,” kata Haji Hardani dengan antusias.

​Harapan Masa Depan

​Endro Effendi, selaku Ketua Komunitas Merdeka Pangan Indonesia, berharap Kelurahan Penengahan Raya bisa menjadi pilot project bagi kelurahan lain di Lampung. “Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa pangan adalah kekuatan. Dengan bantuan tim kami—Hasan, Hendra, dan Sandi—kami siap mendampingi warga hingga masa panen tiba,” tegasnya.

​Acara ditandai dengan penyerahan bibit tanaman secara simbolis kepada perwakilan warga dan aksi penanaman bersama di lahan percontohan yang dipandu langsung oleh tim penanaman. (Red)

Lapas Audiensi dengan Pemkot Pagaralam Perkuat Kolaborasi

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Audiensi dengan Pemerintah Kota Pagar Alam terkait pembahasan rencana Nota Kesepahaman (MoU) antara Lapas Kelas III Pagar Alam dengan Pemerintah Kota Pagar Alam.

Lapas Kelas III Pagar Alam melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kota Pagar Alam dalam rangka pembahasan rencana kerja sama yang akan dituangkan dalam Nota Kesepahaman (MoU).

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam, Bapak Rivan Azwandi, disambut dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam, Bapak Zaily Oktasab Fitri Abidin.

Pada audiensi ini dibahas ruang lingkup kerja sama antara Lapas Kelas III Pagar Alam dengan Pemerintah Kota Pagar Alam, dengan penekanan pada dua program prioritas, yaitu Program Pendidikan Kesetaraan dan Program Kemandirian Pangan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Kedua program tersebut menjadi prioritas karena sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Selain dua program prioritas tersebut, turut dibahas pula rencana program kerja sama lainnya, antara lain pembinaan kemandirian, pelatihan keterampilan, pelayanan kesehatan, pembinaan kepribadian, serta peningkatan literasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.

Audiensi ini merupakan langkah awal dalam membangun sinergi dan kerja sama antara Lapas Kelas III Pagar Alam dengan Pemerintah Kota Pagar Alam guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta dalam upaya pembangunan sumber daya manusia di Kota Pagar Alam.

Hasil dari audiensi tersebut disepakati bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam dan Lapas Kelas III Pagar Alam akan melanjutkan kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang rencananya akan dijadwalkan kembali bersama Wali Kota Pagar Alam pada bulan Februari 2026.

Audiensi hendaknya  memperkuat Kolaborasi antara Lapas dengan Pemkot Pagaralam,tutup

Plt. Kepala Lapas Kelas III Pagar Alam

Rivan Azwandi, S.H., M.H

Pemkot Bandar Lampung Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai Dan Pembersihan Drainase

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Curah hujan ekstrem kembali memicu banjir di Kelurahan Campang Raya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (7/2/2026).

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Bandar Lampung langsung bergerak melakukan normalisasi aliran sungai dan pembersihan drainase di wilayah rawan terdampak.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan bahwa penanganan banjir menjadi prioritas utama pemerintah daerah, terutama di kawasan yang kerap mengalami genangan saat hujan deras.

“Normalisasi saluran air dan pembersihan drainase terus kami lakukan untuk meminimalkan dampak banjir, khususnya di titik-titik rawan,” tegas Eva Dwiana.

Ia menyebut, selain faktor cuaca ekstrem, permasalahan lingkungan turut memperburuk kondisi banjir.

Oleh karena itu, Pemkot Bandar Lampung memperkuat sistem pengendalian banjir sekaligus mengajak masyarakat terlibat aktif menjaga kebersihan.

“Banjir tidak bisa ditangani pemerintah sendiri. Perlu kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena itu mempersempit saluran air,” ujarnya.

Eva Dwiana menekankan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengurangi risiko banjir di Kota Bandar Lampung.

“Bandar Lampung akan tangguh jika semua bergerak bersama dan peduli terhadap lingkungan,” pungkasnya (red).

Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo, Pemprov Lampung bersama Pemkot Bandarlampung Gelar Gerakan Bersih-Bersih Serentak di Pulau Pasaran

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Mengikuti arahan Presiden Republik Indonesia serta menindaklanjuti Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang Korve/Gerakan Bersih-Bersih Kantor dan Lingkungan Kerja, Pemerintah Provinsi Lampung bersama Pemerintah Kota Bandar Lampung menggelar Gerakan Bersih-Bersih Serentak dalam rangka pemeliharaan sarana dan prasarana serta penataan lingkungan di Pulau Pasaran, Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, Bandar Lampung. Jumat (6/2/2026),

Kegiatan ini juga merupakan implementasi gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai upaya memperkuat budaya hidup bersih, sehat, tertib, dan nyaman di ruang publik maupun lingkungan kerja pemerintahan. Gerakan ASRI diwujudkan melalui kegiatan korve atau gotong royong bersih-bersih yang dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

Kegiatan diawali dengan apel bersama di Lapangan SMPN 42 Bandar Lampung, yang kemudian dilanjutkan dengan aksi bersih-bersih di kawasan Pulau Pasaran. Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan bersama Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana, didampingi Forkopimda, turun langsung membersihkan area jembatan dan dermaga bersama ratusan peserta yang terdiri atas warga, pelajar, organisasi perangkat daerah, dan relawan lingkungan.

Usai kegiatan bersih-bersih, Sekdaprov dan Wali Kota melanjutkan agenda dengan meninjau UMKM, bank sampah, serta menyapa langsung warga setempat untuk berdialog mengenai pengelolaan lingkungan dan kebersihan kawasan pulau pasaran.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut nyata atas instruksi Gubernur Lampung terkait gerakan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah provinsi. Ia mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang terlibat aktif dalam kegiatan tersebut.

“Insyaallah kegiatan ini akan membangkitkan motivasi masyarakat untuk membudayakan kebersihan di lingkungan masing-masing serta terus berkomitmen mengurangi dan mengangkat sampah demi lingkungan yang lebih baik,” ujar Marindo.

Sementara itu, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Lampung atas dukungan penuh terhadap program kebersihan ini serta mengapresiasi partisipasi masyarakat Pulau Pasaran.

Ia berharap gerakan serupa tidak hanya berjalan di Bandar Lampung, tetapi juga dapat direplikasi secara konsisten di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun budaya kebersihan, kepedulian lingkungan, dan gotong royong di Provinsi Lampung. Sinergi antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota, Forkopimda, serta masyarakat menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan lingkungan yang bersih, tertata, dan berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui kerja bersama demi Lampung yang lebih aman, sehat, resik, dan indah.

Cegah Penelantaran Rumah Tangga, BPPH PP Kota Bekasi Gelar Penyuluhan Hukum

BEKASi -(deklarasinews.com)- Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) Pemuda Pancasila (PP) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Kota Bekasi menggelar penyuluhan hukum bertema “Penelantaran Rumah Tangga dalam Perspektif Hukum: Hak dan Perlindungan Korban” di Jalan Raya Pekayon No. 6A, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (31/1/2026).

‎‎Kegiatan ini digelar sebagai respons atas masih tingginya kasus penelantaran dalam rumah tangga di tengah masyarakat, sekaligus untuk meningkatkan pemahaman hukum anggota Pemuda Pancasila dan masyarakat umum.

‎‎Ketua BPPH PP MPC Kota Bekasi sekaligus Ketua Panitia, Dr (c) Antoni, S.H., M.H., mengatakan penyuluhan hukum menjadi langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum serta mendorong terciptanya kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkeadilan.

‎‎“Penyuluhan ini penting agar masyarakat memahami hak dan kewajiban dalam rumah tangga, serta perlindungan hukum bagi korban penelantaran,” ujar Antoni.

‎Dalam kegiatan tersebut, BPPH menghadirkan sejumlah narasumber dari Universitas Borobudur, antara lain Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Santiago, S.H., M.M., Ketua Program Studi Magister Ilmu Hukum Assoc. Prof. Dr. Ahmad Redi, S.H., M.H., M.Si., serta Akademisi sekaligus Ketua Bakum Makn Assoc. Prof. Dr. Kemas Herman, S.H., M.H., M.Si. Acara dipandu oleh moderator Ella, S.H., M.H.

‎Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Bekasi, Aries Budiman, turut hadir dan menjadi narasumber. Ia mengapresiasi kegiatan penyuluhan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan pemahaman hukum bagi anggota organisasi.

‎‎“Ini kegiatan yang sangat bagus. Banyak anggota yang sebelumnya belum memahami hukum, sekarang dijelaskan satu per satu. Jadi ke depan, Pemuda Pancasila semakin paham hukum dan bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” kata Aries.

‎‎Antoni juga mendorong anggota Pemuda Pancasila yang berminat mendalami ilmu hukum untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Borobudur. Ia berharap kegiatan penyuluhan hukum semacam ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal setahun sekali.

‎‎“Saya sudah merasakan langsung manfaat pendidikan hukum. Harapannya, kegiatan penyuluhan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.

‎Melalui kegiatan tersebut, BPPH PP MPC Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam edukasi hukum, khususnya terkait perlindungan keluarga dan korban penelantaran rumah tangga.(Ronald)

Pemkot Pagar Alam Gelar Pelatihan Hospitality bagi Pelaku Usaha Pariwisata

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Jenis usaha yang memerlukan pelayanan hospitality (ramah, senyum) dan sejenisnya seperti pelayanan di hotel, pariwisata, homestay dan sebagainya. Karena tanpa hospitality pengunjung akan sepi dan seandainya mampir itupun sekali saja.

Berkenaan dengan hal diatas,Wali Kota Pagar Alam, yang diwakili Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra Setdako Pagar Alam Sunarto, membuka kegiatan Pelatihan Hospitality dan Pelayanan Prima Pelaku Usaha Pariwisata di Kota Pagar Alam Tahun 2026, bertempat di Aula Hotel/Villa Gunung Gare, Kota Pagar Alam, Kamis, 29 Januari 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 3 hari, dengan diikuti oleh 70 peserta, dan mengundang narasumber yang ahli di bidangnya, seperti Politeknik Pariwisata Sumsel, Politeknik Negeri Sriwijaya, dan Manager Hotel Santika Lahat.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bidang SDM dan Kesra mengungkapkan pentingnya pelatihan ini sebagai upaya untuk meningkatkan profesionalisme para pelaku usaha dan pegawai yang bergerak disektor pariwisata, dan akan membuat pariwisata Pagar Alam bisa dikenang baik oleh para pengunjung.

“Ikutilah kegiatan ini sampai selesai, dan semoga ilmu yang diraihnya bisa diterapkan dalam menjalankan bisnis yang sedang dijalankan,” pungkas Staf Ahli.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata kota Pagaralam.Brilian Astofani melalui Kabid Sumber Daya Manusia (SDM) Martha Dinata menambahkan, kegiatan yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan dalam pelayanan pariwisata,hotel, homestay dan sebagainya yang berhubungan dengan publik.

“Harapan kita pengunjung ke Pagaralam sebagai daerah tujuan wisata akan nyaman dan berkenan,sehingga jumlah kunjungan  dan pengunjung meningkat.”tutupnya (Rep)

Pemkot Pagar Alam dan Kejari Letakkan Batu Pertama Ghumah Baghi Restorative Justice

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemkot Pagar Alam bersama Kejaksaan Negeri Pagar Alam melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Ghumah Baghi Restorative Justice di kawasan Eks MTQ Gunung Gare, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini dihadiri Wali Kota Ludi Oliansyah, Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana, Kajari Pagar Alam Dr. Ira Febrina, serta Forkopimda, termasuk Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K.

Kapolres Pagar Alam tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan penyelesaian hukum berbasis musyawarah dan kearifan lokal masyarakat Besemah.

Kajati Sumsel Dr. Ketut Sumedana menjelaskan bahwa rumah Restorative Justice merupakan rumah masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara damai, tanpa harus selalu berujung ke pengadilan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.

Kapolres Pagar Alam AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. menyampaikan apresiasi atas pembangunan Ghumah Baghi. “Ini langkah positif untuk menghadirkan penyelesaian masalah yang lebih humanis, menjaga persatuan, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Pagar Alam,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagar Alam Iptu Mansyur, S.H. menambahkan, kehadiran Polri dalam kegiatan ini adalah bentuk sinergi bersama pemerintah dan kejaksaan dalam mendukung penegakan hukum yang berkeadilan dan berakar pada budaya lokal. (Rep)