Pelecehan di SMPN 52 Kota Bekasi, Walkot Tri Adhianto Sidak dan Tindak Tegas Oknum TU

BEKASI -(deklarasinews.com)- Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMP Negeri 52 Bekasi yang berlokasi di Kranji, Bekasi Barat, pada Senin (2/3/26). Sidak dilakukan atas adanya laporan serius terkait dugaan tindakan yang tidak senonoh oleh oknum tenaga tata usaha (TU) terhadap siswa.

Laporan tersebut menyebutkan adanya oknum TU yang mengirim konten video tidak senonoh serta tindakan lain kepada siswi di SMP tersebut. Kasus ini memicu kemarahan dan keprihatinan publik, mengingat sekolah seharusnya menjadi ruang aman bagi peserta didik.

Saat sidak berlangsung, diketahui bahwa oknum yang bersangkutan telah dibebastugaskan oleh Dinas Pendidikan. Proses pengajuan pemecatan secara tidak hormat pun tengah diajukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) sesuai ketentuan yang berlaku.

Tri Adhianto menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi perilaku menyimpang di lingkungan pendidikan. Ia menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran berat yang mencoreng nama baik institusi dan mengkhianati kepercayaan masyarakat.

“Saya tegaskan, tidak ada toleransi bagi siapapun yang mencederai dunia pendidikan, apalagi sampai melakukan tindakan tidak senonoh terhadap siswa. Ini pelanggaran berat dan harus diproses tegas,” ujar Tri dengan nada keras.

Ia juga mengingatkan seluruh aparatur, guru, maupun tenaga kependidikan agar menjaga integritas dan profesionalisme. Menurutnya, pendidikan bukan sekadar aktivitas administratif, melainkan tanggung jawab moral yang menentukan masa depan generasi muda.

“Sekolah adalah tempat membangun karakter dan masa depan anak-anak kita. Jika ada yang menyalahgunakan jabatan, maka sanksinya harus tegas dan menjadi peringatan keras bagi yang lain,” tambahnya.

Wali Kota memastikan pemerintah daerah akan mengawal proses hukum dan administrasi hingga tuntas. Ia juga meminta penguatan pengawasan internal di setiap satuan pendidikan agar kejadian serupa tidak terulang.

Langkah cepat pembebastugasan dan proses pemecatan ini menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota Bekasi serius menjaga marwah pendidikan serta memastikan lingkungan sekolah tetap aman, bersih, dan bermartabat bagi seluruh siswa, Tutup. (Ronald)

Wali Kota Eva Dwiana Pimpin Safari Ramadhan 2026 di Masjid Al-Ikhlas

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadhan, Walikota Bandar lampung Hj. Eva Dwiana memimpin kunjungan Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kota Bandar lampung Tahun 2026 di Masjid Al-Ikhlas Jl. Pelita, Kel. Labuhan Ratu, Kec. Labuhan Ratu, Jumat (27/02/2026).

Dalam sambutan Walikota Bandar lampung, menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan anugerah dan rahmat bagi umat beriman. Bulan penuh berkah ini menghadirkan berbagai keutamaan, mulai dari pahala yang dilipatgandakan, ampunan dosa, hingga doa-doa yang diijabah.

Ramadhan menjadi momentum berharga untuk menempa diri menuju pribadi yang lebih bertaqwa melalui peningkatan ibadah, kesabaran, dan pengendalian diri.

Lebih lanjut disampaikan, bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sarana membentuk kejujuran, kedisiplinan, serta memperbaiki akhlak.

“Atas nama Pemerintah Kota Bandar lampung, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan kepada jamaah Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu. Semoga Allah SWT membalas segala amal ibadah dengan pahala yang berlipat ganda,” ujar Walikota.

Walikota juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tokoh agama, alim ulama, pengurus Masjid Al Ikhlas, serta seluruh jamaah Masjid yang telah menyambut hangat kehadiran Tim Safari Ramadhan.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Kota juga akan membantu pembangunan Masjid al ikhlas sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Turut hadir mendampingi, Sekretaris Daerah, sejumlah kepala OPD Pemerintah Kota Bandar lampung, Camat Labuhan ratu beserta jajaran.(Red)

Walkot Tri Adhianto Keluarkan Surat Edaran SPPG Wajib Miliki IPAL

BEKASI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), Wali Kota Bekasi mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 600.1.17.2/1203/DPKPP.PALD tanggal 27 Februari 2026, yang mewajibkan setiap SPPG memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD).

Ditegaskan bahwa air limbah domestik yang dihasilkan SPPG wajib diolah terlebih dahulu sebelum dialirkan ke badan air di lingkungan sekitarnya.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan bahwa kebijakan ini mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 2760 Tahun 2025 tentang baku mutu dan standar teknologi pengelolaan air limbah domestik serta pengelolaan sampah dari usaha SPPG, serta Perda Kota Bekasi Nomor 05 Tahun 20128 tentang Pengelolaan Limbah Domestik.

Berikut poin-poin dalam surat edaran tersebut:

Mewajibkan setiap bangunan dapur SPPG dilengkapi sarana dan prasarana Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) dengan standar teknologi pengolahan air limbah yang telah ditetapkan.

Hasil pengolahan dari IPALD yang dibangun pada SPPG harus sesuai dengan baku mutu lingkungan. Apabila tidak memenuhi baku mutu atau tidak memiliki IPALD, maka wajib melakukan penyedotan limbah domestik secara berkala.

Kegiatan penyedotan wajib menggunakan jasa usaha penyedotan air limbah domestik yang telah memiliki izin usaha resmi dari pemerintah dengan klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Nomor 37011 tentang pengumpulan air limbah tidak berbahaya dan Nomor 37012 tentang pengumpulan air limbah berbahaya, melalui Badan Layanan Umum Daerah Unit Pelaksana Teknis Daerah Pengelolaan Air Limbah Domestik Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanian (BLUD UPTD PALD Disperkimtan) Kota Bekasi.

Pada poin keempat, dalam surat edaran ini Wali Kota Bekasi juga mencabut Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor: 600/1.17.2/1108/DPKPP.PALD Tahun 2026 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik pada Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). (Ronald)

Pastikan Kenyamanan Mobilitas Masyarakat, Pemkot Bandar Lampung Tingkatkan 200 Ruas Jalan Lingkungan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dinas Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, kembali menjadikan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan sebagai prioritas utama pada Tahun Anggaran 2026.

Langkah ini sejalan dengan arahan Wali Kota Bandar Lampung (Hj. Eva Dwiana) dalam upaya meningkatkan konektivitas serta kenyamanan mobilitas masyarakat.

Rayu R Wiranegara, Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan atau Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Bandar Lampung, mengatakan pada 2026 pihaknya menargetkan pembangunan jalan lingkungan sebanyak 200 ruas yang tersebar di berbagai wilayah Kota.

“Untuk tahun 2026, sesuai arahan wali kota, kita akan kembali melaksanakan kegiatan pembangunan jalan lingkungan sebanyak 200 ruas,” kata Rayu, Kamis (27/2/2026).

Tak hanya fokus pada jalan, Pemkot Bandar Lampung juga akan melakukan revitalisasi pedestrian di empat ruas jalan protokol guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki.

“Kita juga akan melakukan revitalisasi pedestrian di empat ruas jalan protokol. Ini untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” jelas Rayu.

Rayu berharap seluruh kegiatan pembangunan yang telah direncanakan dapat segera direalisasikan sesuai jadwal.

“Mudah-mudahan, Insyaallah setelah Lebaran kita sudah bisa mulai seluruh kegiatan ini. Saat ini semuanya sedang kita persiapkan,” pungkasnya.

Melalui keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan pedestrian tersebut, Pemkot Bandar Lampung menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kelancaran aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di seluruh wilayah kota (red).

Pemkot Bandar Lampung Serahkan Bantuan Sosial dan Pengobatan, Wali Kota Sampaikan Duka Cita

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Walikota Bandar Lampung, Hj Eva Dwiana, menyerahkan secara langsung Bantuan Pengobatan, Korban Bencana, dan Santunan Kematian kepada 15 warga Kota Bandar Lampung Bantuan ini diberikan untuk warga yang menjalani pengobatan serta warga terdampak bencana.acara tersebut dilaksanakan di Ruang rapat walikota bandar Lampung Jum’at (27/02/2026).

Bantuan pengobatan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi penerima. Beliau juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang dialami warga dan berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi serta memberikan dukungan moril.

Selain itu, Pemkot Bandar Lampung juga memberikan fasilitas ibadah umrah kepada salah satu keluarga penerima bantuan, walikota Hj.Eva Dwiana mengajak masyarakat untuk mendoakan pemerintah kota agar dapat terus menjalankan tugas dan pelayanan dengan baik, terutama di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.”ujarnya.

MBG Kembali Terjadi Lagi Kota Bekasi, Lurah Jakasampurna Menggelar Mediasi

BEKASI -(deklarasinews.com)- Makan Bergizi Gratis (MGB) kembali terjadi di kota bekasi, bertempat di jalan Cendana 14 No. 14 Kel. Jakasampurna Kec.Bekasi Barat. Puluhan Ibu – Ibu demo ke pihak Dapur MBG dan menuntut kelayakan makanan yang selama ini dibagikan dari pihak MBG, untuk anak  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jakasampurna, Kamis (26/2/26).

“Lurah Jakasampurna Muhammad Wildan Nuky Fahmi, S S,T, mengajak pihak MBG bersama pendemo, untuk mediasi bersama agar permasalahan ini akan selesai semua dan tidak ada lagi ibu – ibu demo lagi ke pihak MBG,” kata lurah kepada awak media, Lanjut Lurah.

Dengan di adakan mediasi ini, pihak kelurahan turut mengundang Khantibmas, Babinsa, serta lima orang perwakilan pendemo, untuk silakan masuk ketempat kantor kelurahan jakasampurna.

Dalam musyawarah mediasi, ibu – ibu pendemo menutut agar pihak MBG memberikan kelayakan makanan yang diberikan dari pihak MBG,” pendemo berharap Buah dan Roti yang diberikan, agar diperhatikan dan kaji ulang, kami tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali,”Ujar pendemo.

Ditempat yang sama, Desi selaku Kordinator Dapur MBG Cendana Jakasampurna mengatakan, bahwa kejadian seperti ini akan kami perbaiki dan tidak akan terulang kembali, kami siap akan perbaiki pelayanan kami untuk warga kota bekasi pak,”Kata Desi

Lurah Wildan Jakasampurna sebagai mediator, dirinya siap akan selalu mengawasi dan mengontrol setiap Dapur MBG yang ada diwilayah jakasampurna yang masih beroperasi wilayahnya,”Tutup. (Ronald)

Wako Pagaralam Dukung Giat Sehari Bersama Al-Qur’an dan Festival Ramadhan

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah menerima Audiensi dari Panitia Pelaksana Kegiatan Sehari Bersama Al-Qur’an dan Festival Ramadhan Tahun 2026 dengan Pemerintah Kota Pagar Alam, bertempat di Ruang Rapat Besemah Tige, Kantor Wali Kota Pagar Alam, Kamis, 26 Februari 2026.

Dalam kesempatan ini, Ketua Ikadi H. Nasrul menyampaikan maksud dan tujuannya bersama rombongan berkunjung ke Pemkot Pagar Alam yakni ingin bersilaturahmi, sekaligus mengajak Pemkot untuk bersinergi dan berkolaborasi melalui kegiatan yang akan diselenggarakannya dalam waktu dekat.

Dijelaskan juga akan ada beberapa kegiatan selain membaca Al-Qur’an bersama, seperti Kajian yang akan mengundang Ustadz dari luar daerah, ramadhan berbagi untuk kaum dhuafa dan anak yatim, dan pembagian takjil, serta lomba tahfiz, story telling, dan baca puisi, untuk siswa-siswi SMP/SMA se-Kota Pagar Alam yang dilombakan secara online.

Sementara, Wako Ludi Oliansyah dalam arahannya, mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1447H / 2026 M, dan menyambut baik kedatangan panitia pelaksana.

“Saya pribadi dan atas nama Pemkot Pagar Alam tentunya sangat menyambut baik kegiatan ini, terlebih ada beberapa kegiatan yang sifatnya berbagi dan peduli kepada masyarakat Kota Pagar Alam, saya sangat mendukung hal tersebut, nantinya saya juga akan menyumbang secara pribadi,” jelas Wako Ludi.

Karena kegiatan ini bentukan syi’ar, Wako Ludi memberikan saran agar kegiatan tersebut dilakukan di luar ruangan, sehingga harapannya bisa dilihat dan menarik minat masyarakat untuk bergabung dalam kegiatan tersebut, sebagai upaya meningkatkan iman dan taqwa, khususnya pada bulan suci ramadhan.

Audiensi ini turut dihadiri Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Sosial, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Bagian Kesra Setdako Pagar Alam. ( Rep)

Safari Ramadhan, Wali Kota Ludi Oliansyah Serahkan Bantuan untuk Masjid Salamun

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah beserta jajaran Pemerintah Kota Pagar Alam melaksanakan Safari Ramadhan 1447 Hijriah, di Masjid Salamun Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Pagar Alam Selatan, Senin (23/02/2026).

Kegiatan Safari Ramadhan ini dirangkai dengan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan Tausyiah dan Doa bersama. Pada kesempatan ini juga Wali Kota menyerahkan bantuan perlengkapan kepada pengurus Masjid Salamun.

Wali Kota Ludi Oliansyah mengatakan melalui kegiatan Safari Ramadhan ini, Pemkot Pagar Alam hadir langsung di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, serta mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah dan warga.

“Masjid Salamun Talang Jelatang merupakan tempat ibadah yang memiliki peran strategis dalam membina kerukunan, untuk itu kami sangat mengapresiasi upaya seluruh pengurus jamaah yang penuh keikhlasan,” ujar Wali Kota.

Lebih lanjut, Wako Ludi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama sama mengisi bulan suci Ramadhan ini dengan kegiatan yang bermakna dan bermanfaat, perbanyak ibadah dan silaturahmi.

“Saya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di segala bidang, kami berkomitmen untuk terus membangun Kota Pagar Alam agar menjadi Kota yang sejuk, nyaman dan berdaya saing, dengan tetap menjujung tinggi nilai-nilai agama dan budaya,” pungkasnya. (Rep)

Langkah Dinkes Memutus Mata Rantai HIV AIDS di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Tingginya angka temuan kasus HIV di Kota Bandar Lampung belakangan ini bukan menjadi sinyal darurat wabah baru.

Sebaliknya, hal tersebut merupakan indikator keberhasilan Dinas Kesehatan (Diskes) dalam membongkar fenomena “gunung es” penyakit menular tersebut di tengah masyarakat.

Pemerintah Kota Bandarlampung melalui Diskes kini menerapkan strategi jemput bola dengan turun langsung ke berbagai lokus.

Hasilnya, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk penapisan (screening) HIV melampaui target hingga lebih dari 119 persen.

Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung, Muhtadi A. Temenggung, menegaska tingginya angka temuan justru menunjukkan keberhasilan pelacakan.

“Jika capaian sudah di atas 100 persen, artinya mitigasi risiko keberlanjutan penyebaran sudah kita tangani. Ini bukan darurat, melainkan bukti keseriusan kita memutus mata rantai penularan menuju target Eliminasi HIV 2030,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan di lapangan, Diskes memfokuskan screening terhadap delapan kelompok indikator SPM, yakni ibu hamil, penderita TBC, penderita Infeksi Menular Seksual (IMS).

Kemudian Wanita Pekerja Seksual (WPS), Lelaki Seks Lelaki (LSL), waria, Pengguna Narkoba Suntik (Penasun), serta Warga Binaan Pemasyarakatan.

Terkait temuan reaktif, termasuk 227 kasus pada kelompok LSL, dr. Liskha menegaskan bahwa angka tersebut merupakan hasil kerja aktif petugas di lapangan.

Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pula pasien mendapatkan akses pengobatan sehingga potensi penularan dapat ditekan.

Khusus ibu hamil, Diskes menerapkan program Triple Eliminasi secara gratis. Setiap ibu hamil wajib menjalani screening HIV, sifilis, dan hepatitis guna mencegah penularan dari ibu ke bayi.

Kemudian, untuk layanan pengobatan, sebanyak 31 puskesmas di Bandarlampung telah memberikan layanan Perawatan, Dukungan, dan Pengobatan (PDP).

Diskes juga menerapkan strategi Fast Track 95-95-95, yakni 95 persen Orang Dengan HIV (ODHIV) terdiagnosis, 95 persen mendapatkan terapi Antiretroviral (ARV), dan 95 persen mencapai supresi virus.

“Pasien yang rutin minum obat sesuai dosis dapat menekan jumlah virus dalam tubuhnya. Dengan kondisi tersupresi, virus tidak lagi mudah menular dan harapan hidup tetap panjang serta produktif,” jelasnya.

Selain itu, guna dalam menjangkau lokus khusus seperti tempat hiburan malam, Diskes menggandeng lintas sektor, mulai dari Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga komunitas Indonesia AIDS Coalition (IAC).

Pemkot Bandarlampung juga menjamin penuh kerahasiaan identitas pasien secara by name by address.

Diskes mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks. HIV tidak menular melalui pelukan, sentuhan, berbagi alat makan, obrolan, maupun penggunaan toilet umum.

“Penularan hanya terjadi melalui kontak darah, hubungan seksual tidak aman, serta dari ibu positif ke anak yang dikandungnya,” tandasnya. (*)

Bandar Lampung Catat 333 Kasus HIV Sepanjang 2025–2026, Tertinggi di Provinsi Lampung

LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kota Bandar Lampung mencatat 333 kasus HIV sepanjang 2025 Hingga 2026 kini tertinggi di Provinsi Lampung. Data tersebut disampaikan Dinas Kesehatan setempat berdasarkan hasil skrining masif selama setahun terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung, Muhtadi Temenggung, Jumat (20/2/2026), mengatakan angka tersebut merupakan hasil perluasan pemeriksaan yang melampaui target.

Sepanjang 2025 hingga thun 2026 tercatat 333 orang terkonfirmasi positif HIV. Ini hasil dari skrining yang diperluas,” ujarnya.

Dari total kasus, 227 di antaranya berasal dari kelompok laki-laki yang berhubungan sesama laki-laki (LSL). Sejumlah kasus lain terdeteksi melalui pemeriksaan di beberapa lokasi hiburan.

Dinas Kesehatan menegaskan, data tersebut digunakan sebagai dasar perencanaan intervensi kesehatan tanpa memberi stigma pada kelompok tertentu. Skrining yang ditargetkan 3.000 orang terealisasi lebih dari 35.000 pemeriksaan atau 115 persen dari target.

Pemeriksaan difokuskan pada kelompok rentan seperti pasien TBC, warga binaan pemasyarakatan, kelompok berisiko tinggi, serta ibu hamil untuk mencegah penularan ibu ke bayi.

Bagi warga yang terkonfirmasi, terapi antiretroviral (ARV) diberikan gratis di 31 puskesmas. Terapi ini bertujuan menekan jumlah virus agar pasien dapat menjalani aktivitas normal.

Pemerintah daerah menilai tingginya angka kasus sejalan dengan masifnya deteksi dini. Edukasi dan pencegahan tetap menjadi fokus untuk menekan penularan baru..(Arnandes)