Bupati Minta Dukungan KLH Atasi Persoalan Sampah di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)– Persoalan sampah di Kabupaten Lampung Barat kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dengan timbunan sampah mencapai 127,87 ton per hari dan sebagian besar belum tertangani, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Parosil Mabsus didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk menyampaikan berbagai persoalan pengelolaan sampah sekaligus mengajukan bantuan sarana dan prasarana penunjang.

Rombongan Pemkab Lampung Barat diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat beserta jajaran kementerian.

Berdasarkan paparan Pemkab Lampung Barat, saat ini produksi sampah di wilayah tersebut mencapai 46.670 ton per tahun atau setara 127,87 ton per hari.

Namun, sampah yang berhasil dikelola baru sekitar 32,47 persen atau 41,52 ton per hari.

Sisanya, sebanyak 67,53 persen atau sekitar 86,35 ton per hari, masih belum tertangani dan sebagian terbuang ke lingkungan.

Kondisi ini membuat Lampung Barat masuk kategori “pembinaan” dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2026 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai 32,29 poin.

Dalam audiensi itu, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dianggap sepele dan membutuhkan dukungan bersama, terutama dari pemerintah pusat.

“Permasalahan sampah saat ini menjadi tantangan serius bagi daerah,” ujar Parosil.

“Lampung Barat terus berupaya melakukan pembenahan, namun kami juga membutuhkan dukungan sarana, prasarana dan pendampingan agar pengelolaan sampah bisa lebih maksimal dan menjangkau seluruh wilayah,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, keterbatasan armada dan fasilitas menjadi kendala utama dalam pelayanan pengangkutan sampah di Lampung Barat.

“Dari 15 kecamatan yang ada, baru lima kecamatan yang terlayani pengangkutan sampah,” kata Parosil.

“Sementara armada yang kami miliki sangat terbatas dan beberapa alat berat di TPA sudah tua serta sering mengalami kerusakan,” tambahnya.

Saat ini, Lampung Barat hanya memiliki sembilan unit dump truck atau armroll pengangkut sampah, delapan kendaraan roda tiga, serta satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Bahkan, dari empat TPS3R yang dibangun, hanya satu yang masih aktif beroperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Barat mengusulkan sejumlah bantuan kepada KLH, di antaranya armada dump truck, kendaraan roda tiga pengangkut sampah, pembangunan TPST, rumah kompos, rumah maggot, bulldozer, excavator hingga pendampingan pengembangan bank sampah.

Sementara itu, pihak Kementerian Lingkungan Hidup menyambut baik langkah yang dilakukan Pemkab Lampung Barat.

Kementerian menyatakan akan menindaklanjuti berbagai persoalan dan usulan yang telah disampaikan pemerintah daerah terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Lampung Barat.(Andri)

Operasi Pasar Murah Minyakita, Pemkab Lampung Barat Sediakan 6.000 Liter Minyak Goreng untuk Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin melaksanakan operasi pasar murah minyak goreng Minyakita di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah, camat, peratin serta tokoh masyarakat. Operasi pasar murah ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung melalui zoom meeting.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin mengatakan bahwa kegiatan operasi pasar murah merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Perum BULOG dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan operasi pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung tanggal 8 Mei 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pasar Murah Serentak di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, khususnya BULOG, guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pada pelaksanaan operasi pasar murah kali ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyediakan sebanyak 500 dus Minyakita atau setara dengan 6.000 liter minyak goreng untuk masyarakat.

“Dalam kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di Pasar Liwa, dimulai tanggal 12 hingga 13 Mei 2026 untuk tahap pertama, kemudian dilanjutkan kembali pada 18 sampai 22 Mei 2026 untuk tahap kedua,” jelasnya.

Adapun minyak goreng Minyakita dijual dengan harga Rp15.500 per liter, dengan ketentuan maksimal pembelian sebanyak dua liter per orang. Kebijakan tersebut diterapkan agar distribusi minyak goreng dapat lebih merata dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak masyarakat.

Wabup Mad Hasnurin berharap operasi pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Oleh sebab itu, langkah-langkah seperti operasi pasar murah ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan potensi inflasi daerah,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik, berbelanja sesuai kebutuhan, menjaga ketertiban selama antrean, serta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia.(andri)

Bupati Lambar Hadiri Pelepasan Siswa SMKN 1 Liwa: Lulusan SMK Harus Punya Kompetensi, Kreativitas, dan Karakter

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menghadiri Pelepasan Siswa-Siswi Angkatan ke-20 SMKN 1 Liwa Tahun Ajaran 2025/2026, di GOR Ajisaka Sekuting Terpadu, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (6/5/2026).

Acara pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir mendampingi Bupati, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pirwan, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Camat, Kepala SMKN 1 Liwa, dewan guru serta ratusan orang tua wali murid.

Dalam sambutannya, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan selamat kepada seluruh siswa yang telah menuntaskan pendidikan di SMKN 1 Liwa. Ia menegaskan pelepasan ini bukanlah akhir, melainkan titik awal perjalanan baru.

“Hari ini merupakan momen yang sangat istimewa, bukan hanya bagi para siswa, tetapi juga bagi para orang tua dan seluruh civitas SMKN 1 Liwa. Setelah melalui proses pendidikan yang penuh perjuangan, kerja keras, serta dedikasi, hari ini menjadi titik awal bagi anak-anakku sekalian untuk melangkah ke jenjang kehidupan berikutnya,” ujar Parosil.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, Parosil Mabsus mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi Angkatan ke-20. “Ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjalanan panjang dalam menggapai cita-cita dan masa depan,” tegasnya.

Bupati menekankan, sebagai lulusan sekolah kejuruan, para siswa telah memiliki bekal keterampilan yang sangat berharga. “Dunia saat ini membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, kreativitas, dan karakter yang kuat. Oleh karena itu, saya berpesan agar kalian terus mengembangkan diri, tidak mudah menyerah, dan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta tanggung jawab,” kata Parosil.

Ia menyebut lulusan SMKN 1 Liwa adalah generasi penerus yang akan membawa kemajuan bagi Lampung Barat. “Dimanapun kalian berada nantinya, jagalah nama baik sekolah, keluarga, dan daerah. Tunjukkan bahwa lulusan SMKN 1 Liwa mampu bersaing dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pesannya.

Kepada para orang tua, Bupati menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa yang tiada henti bagi putra-putrinya. Ia juga mengapresiasi dedikasi para guru. “Terima kasih kepada para guru yang telah dengan penuh kesabaran dan keikhlasan mendidik serta membimbing para siswa hingga sampai pada titik ini,” ucapnya.

Parosil menegaskan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan kejuruan. “Agar mampu mencetak generasi yang siap kerja, berwirausaha, maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” tutup Bupati.(andri)

Musorkab IV, Bupati Parosil: Harus Menjadi Momentum Kebangkitan Olahraga Bukan Hanya Seremonial

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menegaskan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) IV Komite Olahraga Nasional Indonesia (Koni) Lampung Barat bukan sekadar agenda seremonial. Ia meminta forum tersebut benar-benar menjadi arah kebangkitan olahraga di Bumi Sekala Bekhak.

Penegasan itu disampaikan Parosil saat membuka Musorkab IV Koni Lampung Barat di Lamban Pancasila, Kecamatan Balik Bukit, Rabu (06/05. Musorkab dihadiri jajaran pengurus Koni Provinsi Lampung yang dipimpin ketua wakil I Margono Tarmujdi, jajaran pengurus Koni dan ketua beserta jajaran pengurus cabang (pengcab) olahraga se-Lampung Barat.

“Lakukan Musorkab ini dengan sebaik-baiknya. Kumpulkan ide, masukan, gagasan agar hasilnya maksimal. Jadikan Koni ini rumah kita bersama untuk memajukan olahraga di Lampung Barat,” tegas Parosil yang juga Ketua Umum Koni Lampung Barat.

Parosil Mabsus meminta siapapun yang terpilih sebagai Ketua Umum Koni Lampung Barat periode 2026–2030 agar segera berbenah. Ia menyoroti masih adanya Pengcab yang belum aktif. “Ke depan tugas saudara-saudara, Pengcab yang belum aktif agar segera digerakkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua I Koni Provinsi Lampung Margono Tarmujdi yang mewakili Ketua Koni Lampung Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan musorkab yang tepat waktu.

Ia menekankan Musorkab harus menjadi momentum kebangkitan olahraga, bukan sekadar seremoni. “Tujuannya memilih dan menetapkan ketua umum periode 2026–2030, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sebelumnya, lalu menyusun program empat tahun ke depan,” kata Margono.

Margono berharap ketua Koni Lampung Barat terpilih dapat mengemban amanah dan berpartisipasi memajukan olahraga di Lampung, khususnya Lampung Barat.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Musorkab IV Vicky Andrias Fiqrullah berharap musorkab ini menghasilkan keputusan terbaik untuk memajukan olahraga di Lampung Barat.

Musorkab IV Koni Lampung Barat resmi dibuka langsung oleh Bupati Parosil Mabsus.(andri)

Rakor Triwulan I, Bupati Lambar Ajak OPD Kompak Optimalkan Potensi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I Tahun Anggaran 2026 di Aula Kagungan Setdakab, Senin (4/5).

Rakor ini digelar untuk mengukur sejauh mana capaian program dan kegiatan yang sudah dijalankan seluruh perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Lampung Barat.

Turut hadir dalam rakor tersebut Wakil Bupati Mad Hasnurin, Sekretaris Daerah Nukman, para Asisten, Staf Ahli Bupati, seluruh Kepala Perangkat Daerah, serta Camat se-Kabupaten Lampung Barat.

Dalam arahannya, Bupati Lampung Barat menegaskan bahwa evaluasi ini penting untuk memastikan semua program prioritas daerah berjalan sesuai target. Ia meminta setiap OPD memaparkan progres kinerja serta kendala yang dihadapi di lapangan.

Berbagai capaian mengemuka dalam forum tersebut. Namun di sisi lain, sejumlah kendala dan tantangan di lapangan juga tak luput dari evaluasi. Kendati demikian, secara keseluruhan, tidak terdapat kendala yang bersifat krusial yang menghambat jalannya roda pemerintahan dan pembangunan.

Bupati Lampung Barat juga menyinggung tantangan fiskal daerah, menyusul adanya kebijakan pengurangan transfer dari Pemerintah Pusat. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk mengurangi program maupun pelayanan yang menyentuh langsung kepada kepentingan masyarakat.

Untuk itu, Parosil Mabsus menegaskan agar seluruh OPD proaktif. “Mari bersama-sama mengoptimalkan apa yang kita miliki, keluarkan ide, gagasan, pemikiran, kemampuan, dan kerja sama untuk mewujudkan Lampung Barat yang Hebat dan Sejahtera,” tegas Parosil Mabsus.

Menutup arahannya, Bupati Lampung Barat meminta seluruh perangkat daerah menindaklanjuti catatan yang muncul dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja Triwulan I tersebut.

“Saya minta apa yang menjadi catatan tadi agar ditindaklanjuti dan dilaksanakan, untuk menjadi pertanggungjawaban pada Rakor Evaluasi mendatang,” tutup Parosil Mabsus.(andri)

Dorong Pengelolaan Informasi Mandiri dan Kreatif, Diskominfo Lambar Sosialisasi KIM ke Kecamatan dan Puskesmas

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lampung Barat menggelar sosialisasi penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kecamatan dan Puskesmas, Kamis (30/4).

Sosialisasi diikuti perwakilan staf kecamatan dan puskesmas. Kepala Dinas Kominfo Lampung Barat Burlianto Eka Putra, melalui Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik (KIP) Ansori,p mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong puskesmas dan kecamatan membentuk dan mengaktifkan KIM.

“Tujuannya untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta memberdayakan masyarakat dalam mengelola informasi,” ujar Ansori.

Menurut Ansori, KIM berperan penting dalam menjembatani aliran informasi dari pemerintah ke masyarakat dan sebaliknya.

“Saat ini kita berencana akan membentuk KIM tingkat kecamatan melalui kecamatan dan puskesmas karena keduanya paling dekat dengan masyarakat. Makanya kita dorong bentuk KIM,” katanya.

Ke depan, pembentukan KIM akan dilanjutkan hingga tingkat pekon. “Nantinya KIM akan meliputi unsur kecamatan, puskesmas, dan masyarakat. Tugasnya mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka, dan memahami informasi,” jelas Ansori.

Melalui metode diskusi antar anggota, KIM diharapkan mampu memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan untuk kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat, dan bangsa.

Ansori menambahkan, KIM memiliki peran strategis dalam penyebaran informasi, baik dari pemerintah ke masyarakat maupun antarmasyarakat, termasuk membahas isu yang sedang berkembang.

“Target tahun ini setiap kecamatan terbentuk KIM. Kita akan dampingi pembentukannya, termasuk pelatihan pembuatan konten,” paparnya.

Sementara Camat Belalau, Hidayatullah, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh pembentukan KIM di wilayahnya.

“Kami di kecamatan siap fasilitasi pembentukan KIM. Ini penting agar informasi pembangunan dan layanan ke masyarakat tidak tersumbat,” tegasnya.

Ia berharap keberadaan KIM dapat menekan penyebaran berita hoaks. “Semoga dengan adanya KIM, berita hoaks bisa kita tekan sehingga masyarakat tidak mendapat informasi yang salah,” pungkasnya.(andri)

Pemkab Lampung Barat Lepas Tiga ASN Purna Bhakti, Bupati Parosil Apresiasi Dedikasi Puluhan Tahun

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menggelar acara penyerahan piagam penghargaan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purna bhakti.

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Intan Muda Ranau, Pekon Suka Banjar, Kecamatan Lumbok Seminung, Rabu (29/4/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, Ketua TP-PKK, Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta para camat di lingkungan Pemkab Lampung Barat.

Adapun ASN yang memasuki masa purna tugas yakni Kamaludin, S.T., Religius Helman, S.P., M.M., serta Herman Efendi, S.H., yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun di lingkungan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama atas pengabdian para ASN yang telah menyelesaikan masa tugasnya.

“Kita di sini doa bersama, tasyakuran karena memang seperti Pak Kamal, Pak Religius, Pak Herman ini sudah mendedikasikan dirinya, ada yang sampai 37 tahun, ada yang 35 tahun, dalam rangka pengabdian sebagai pengayom di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat,” ujar Parosil.

Ia juga menuturkan bahwa perjalanan karier para ASN tersebut merupakan bagian dari takdir dan kehendak Tuhan, yang patut disyukuri.

“Hari ini kita sengaja diundang oleh Pak Kamaludin sebagai wujud syukur. Mungkin tidak pernah terbayangkan sebelumnya akan menjadi pegawai negeri, namun ini adalah garisan,” ungkapnya.

“Ketika Allah sudah berkehendak, tidak ada satu pun yang bisa menghalanginya,” lanjutnya.

Bupati Parosil turut mengapresiasi dedikasi dan loyalitas para ASN hingga memasuki masa purna tugas dengan kondisi sehat dan penuh rasa syukur.

“Alhamdulillah kita bersyukur atas pengabdiannya di Kabupaten Lampung Barat hingga purna tugas,” ucapnya.

“Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, serta perlindungan, sehingga sampai akhir masa tugas masih diberi kesempatan untuk berpamitan, bercengkrama, dan melakukan napak tilas,”pungkasnya.

Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan serta suasana penuh kehangatan sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian para ASN kepada daerah.(andri)

Cakupan BPJS Lampung Barat Turun, Pemkab Siapkan Langkah Percepatan Keaktifan Peserta

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terus berupaya meningkatkan cakupan dan keaktifan peserta jaminan kesehatan.

Hal itu dibahas melalui audiensi antara Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dengan Kepala BPJS Kesehatan Lampung Barat Cabang Kotabumi, Desnita Adelina, di Lamban Dinas Bupati, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit pada Rabu (29/4/2026) pagi.

Dalam pertemuan tersebut, Desnita Adelina mengungkapkan bahwa cakupan kepesertaan BPJS Kesehatan di Lampung Barat mengalami penurunan.

Per 1 April 2026, cakupan tercatat sebesar 89,20 persen, turun dari sebelumnya 89,90 persen. Penurunan ini dipengaruhi oleh bertambahnya jumlah penduduk sebanyak 1.973 jiwa pada semester II tahun 2025.

“Peningkatan jumlah penduduk ini sebagian besar berasal dari pendatang musiman saat musim panen kopi. Setelah panen selesai, mereka kembali keluar daerah, sehingga memengaruhi data cakupan,” jelas Desnita.

Selain cakupan, tingkat keaktifan peserta juga masih rendah. Saat ini, keaktifan peserta berada di angka 59,6 persen, turun dari sebelumnya 59,9 persen.

Angka ini masih jauh dari target nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), yakni minimal 80 persen keaktifan dan 98 persen cakupan kepesertaan.

“Jika dihitung, masih terdapat kekurangan sekitar 64.461 jiwa untuk mencapai target cakupan yang ditetapkan. Ini menjadi pekerjaan besar yang harus diselesaikan pada 2026,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa kondisi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera ditindaklanjuti secara bersama lintas instansi.

“Dalam waktu dekat, kita akan mengundang BPJS, BPS, serta seluruh kepala OPD untuk merumuskan langkah konkret. Kita harus menyamakan persepsi dan tidak saling menyalahkan, terutama dalam menangani keluhan masyarakat yang sering muncul di puskesmas maupun rumah sakit,” ujar Parosil.

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, meskipun berbagai keterbatasan seperti anggaran, SDM, dan kewenangan masih menjadi tantangan, pelayanan yang optimal tetap harus menjadi prioritas.

Parosil mengakui bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi salah satu kendala dalam pembiayaan program kesehatan.

Kabupaten Lampung Barat masih bergantung pada dukungan pemerintah pusat, sementara kebutuhan pembangunan lain seperti pendidikan dan infrastruktur juga mendesak.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bersama BPJS Kesehatan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pendataan dan keaktifan peserta dan memperkuat koordinasi lintas instansi, termasuk BPS dan OPD terkait.(andri)

Wabup Mad Hasnurin Soal ASWAKADA: Tujuan dan Harapan untuk Sinergi dan Pelayanan Publik Lebih Baik

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurin ikuti bimbingan teknis dan silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) tahun 2026 yang digelar di Hotel Golden Boutique, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan dua hari, 27 hingga 28 April 2026, yang berfokus pada penguatan sinergi, kolaborasi, dan kewenangan wakil kepala daerah.

Dengan tema acara “Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Sinergi Wakil Kepala Daerah untuk Indonesia yang Harmonis dan Berkemajuan” ini dihadiri perwakilan kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Wabup Lampung Barat, Drs. Mad Hasnurun.

Kegiatan bimtek ini dibuka oleh Prof. (H.C.) Dr. Drs. Akmal Malik, M.Si., CGRE, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri.

Wabup Mad Hasnurin menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antarwakil kepala daerah agar tercipta kolaborasi pemerintahan yang harmonis.

Selain itu, bimtek ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui penguatan kompetensi dan pengetahuan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Forum ini menjadi ruang strategis untuk berbagi pengalaman, gagasan, serta inovasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya peran ASWAKADA sebagai wadah resmi dalam memperjuangkan hak dan kewenangan wakil kepala daerah dalam sistem pemerintahan.

Lebih lanjut, Mad Hasnurin berharap hasil dari kegiatan ini dapat berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik di daerah.

Selain itu, forum ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan daerah melalui strategi yang tepat dan terukur.

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah juga harus semakin kuat agar kebijakan nasional dapat berjalan efektif,” tambahnya.

Mad Hasnurin menutup dengan harapan terciptanya kepemimpinan yang kolaboratif dan inklusif guna menyatukan langkah menuju visi Indonesia Emas 2045.(andri)

PMI Lampung Barat Audiensi dengan Bupati, Paparkan Program dan Ajukan Unit Mobil Donor Darah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- ‎Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menerima audiensi pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lampung Barat di Rumah Dinas, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Senin (27/4).

Audiensi dipimpin Ketua PMI Lampung Barat, Edi Novial didampingi jajaran pengurus. Dalam pertemuan tersebut, Ketua PMI memaparkan program kerja 2026 serta mengajukan bantuan unit mobil donor darah.

Edi Novial menjelaskan, beberapa program prioritas tahun ini meliputi donor darah dan pengecekan golongan darah yang bekerjasama dengan Kejaksaan, Kementerian Agama, dan MAN 1 Liwa.

Ia mengatakan tujuan pihaknya mengadakan program pengecekan golongan darah, salah satunya agar ketika ada masyarakat yang membutuhkan bisa langsung menghubungi pendonor yang bersangkutan.

“Kita lakukan pengecekan golongan darah, kemudian dihimpun data informasi pribadi lalu disebar di kecamatan-kecamatan agar jika ada masyarakat yang membutuhkan darah bisa dicek dari database kecamatan,” paparnya.

Terkait program jangka panjang, Edi Novial mengatakan pihaknya berencana akan membuat unit donor darah di Markas PMI Lampung Barat. Hal itu menyusul banyaknya masyarakat yang kerap mengajukan permohonan darah ke PMI.

Sehubungan dengan rencana tersebut, Edi Novial menyampaikan masih terkendala unit mobil yang belum ada. Ia berharap Pemerintah Daerah dapat menghibahkan salah satu unit mobil untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut.

Menanggapi hal itu, Bupati Lampung Barat yang juga Pembina PMI mengatakan pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu pengajuan tersebut. Prinsipnya Pemerintah Daerah mendukung kegiatan kemanusiaan tersebut.(andri)