Kamenag Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026

KAB TANGERANG -(deklarasinews.com)- Upaya mendorong para pengusaha Kabupaten Tangerang bersertipikat halal, Kamenag Kabupaten Tangerang melalui Kasi Bimas Islam melakukan Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 yang di gelar di tiga titik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Koperindag), pelaku UMKM, pendamping proses produk halal, penyuluh agama, serta unsur masyarakat.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan secara serentak di 1.621 titik di seluruh Indonesia ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai pentingnya sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing produk di pasar nasional maupun global. Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mempersiapkan implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026.

Dalam keterangannya Kamenag Kabupaten Tangerang H. Ahmad Jubaedi melalui Kepala Seksi Bimas Islam Kamenag Kabupaten Tangerang H. Lili Mahpuli kepada media, Kamis (04/06/2026) menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan produk halal.

“Sertifikasi halal bukan hanya merupakan amanat regulasi, tetapi juga telah menjadi kebutuhan pasar yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha,” ujarnya.

“Kementerian Agama Kabupaten Tangerang mendukung penuh implementasi program wajib halal ini. Halal tidak hanya berkaitan dengan makanan dan minuman, tetapi juga mencakup obat-obatan, kosmetik, dan berbagai produk lainnya yang digunakan masyarakat. Produk yang beredar tidak hanya harus berkualitas dan aman, tetapi juga memiliki jaminan kehalalan,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), untuk segera mempersiapkan dokumen dan persyaratan yang diperlukan guna memperoleh sertifikat halal sebelum batas waktu yang telah ditetapkan pemerintah.

“Ubtuk persyaratan memiliki KTP dan NIB, untuk hari ini Kamenag Kabupaten memberikan sosialisasi di 3 titik yaitu, Pasar city market citra raya, Pasar 8 alam sutera dan Pasar modern intermoda BSD,” terangnya.

“Melalui sosialisasi ini diharapkan para pelaku usaha semakin memahami pentingnya sertifikasi halal serta dapat memanfaatkan berbagai fasilitas dan pendampingan yang telah disediakan pemerintah,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan menghadirkan pemaparan mengenai kebijakan Jaminan Produk Halal (JPH), tahapan sertifikasi halal, serta batas waktu pemberlakuan kewajiban sertifikasi halal bagi produk yang beredar di Indonesia. Pemerintah menargetkan seluruh produk yang masuk dalam kategori wajib halal telah memiliki sertifikat halal Oktober 2026.(Nan)

 

Lampung Siapkan Generasi Emas, Gubernur Tekankan Peran Strategis Guru

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa kemajuan dan kemakmuran Provinsi Lampung di masa depan sepenuhnya berada di tangan para pendidik. Menurutnya, ruang-ruang kelas adalah tempat utama dalam memahat dan menentukan potret pembangunan daerah, terutama dalam menyongsong momentum Indonesia Emas tahun 2045.

​Hal tersebut disampaikan Gubernur saat memberikan arahan kepada seluruh Kepala Sekolah pada kegiatan Evaluasi Program dan Kinerja serta Rencana Strategis Tahun 2027 Satuan Pendidikan Jenjang SMA/SMK/SLB Negeri se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Hotel Soeltan Luxe, Kamis (4/6/2026).

​”Masa depan Provinsi Lampung itu bukan di tangan kantor Gubernur Lampung atau Dinas Pendidikan Lampung. Masa depan Provinsi Lampung itu ada di ruang kelas Bapak Ibu sekalian semua. Makmur enggaknya, miskin enggaknya, maju enggaknya Provinsi Lampung itu bukan di kami, tapi ada di ruang kelas Bapak Ibu sekalian,” ujar Gubernur di hadapan ratusan kepala sekolah.

​Gubernur kemudian memaparkan bahwa sejarah peradaban dunia mencatat, kemajuan suatu bangsa tidak pernah diukur dari kekayaan sumber daya alamnya, melainkan dari kualitas sumber daya manusianya (SDM). Lampung, sebagai daerah yang kaya akan potensi pangan, dinilai belum mampu mencapai kemakmuran optimal karena masih lemahnya posisi tawar dan kualitas SDM dalam mengelola potensi tersebut.

​Oleh karena itu, menyongsong target Indonesia Emas 2045, Gubernur Mirza menginstruksikan seluruh jajaran kepala sekolah dan guru untuk melakukan pembenahan fundamental pada sistem pendidikan menengah. Ia menekankan beberapa poin krusial, di antaranya komitmen untuk mencapai angka nol putus sekolah (zero drop out) di tingkat SMA/SMK/SLB. Guna mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mengalokasikan dana zakat melalui Baznas untuk membantu biaya pendidikan pelajar dari keluarga kurang mampu.

​Selain itu, Gubernur juga menyoroti pentingnya penguatan pendidikan karakter serta peningkatan akses lulusan menuju Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Saat ini, angka kelulusan pelajar Lampung yang melanjutkan ke jenjang kuliah baru mencapai 22 persen, masih di bawah rata-rata nasional yang berada di angka 28 persen.

​Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para guru, dalam acara tersebut Gubernur memberikan penghargaan khusus kepada Kepala SMA Negeri 14 Bandar Lampung, Hendra Putra, yang berhasil mengantarkan 100 persen siswanya masuk ke PTN. Apresiasi serupa diberikan kepada Kepala SMA Negeri 1 Tegineneng, Meri Juwita, yang sukses meloloskan 99 persen siswanya ke PTN dan dunia kerja internasional. Sebagai hadiah atas capaian tersebut, Gubernur memberikan beasiswa pendidikan penuh bagi anak Hendra Putra dan hadiah ibadah umrah bagi Meri Juwita.

​”Saya titip harapan orang tuanya di sekolah-sekolah Bapak Ibu sekalian. Tolong bantu saya, didik anak-anak murid kita dengan hati, dengan kasih sayang, dan ketulusan. Ini adalah tugas khusus kita untuk melahirkan generasi emas,” pungkas Gubernur Mirza.

Dibuka Bupati, Pemkab Pringsewu Sosialisasikan Ideologi Pancasila & Wawasan Kebangsaan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengadakan Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Tahun 2026. Kegiatan yang diikuti perangkat pekon dan kelurahan ini digelar di 40 pekon dan kelurahan se-Kabupaten Pringsewu.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas saat membuka sosialisasi perdana di Aula Kantor Kecamatan Pringsewu pada Kamis (4 Juni 2026) menyambut baik dan mengapresiasi sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari DPRD setempat. Hal ini mengingat keberagaman bangsa Indonesia tidak hanya sebatas agama, melainkan juga adat-istiadat dan budaya serta bahasa.

“Itu semua merupakan modal dan kekuatan luar biasa, khususnya di Kabupaten Pringsewu, dimana keberagaman ini telah menjadi akar kehidupan masyarakat Pringsewu sejak lama. Saya sampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh elemen masyarakat Pringsewu yang selama ini telah menciptakan tatanan kehidupan yang sangat kondusif,” ucapnya.

Bupati Pringsewu didampingi anggota DPRD Pringsewu Joni Safuan dan Homsi Wastobir, serta Kepala Badan Kesbangpol Catur Agus Dewanto dan Camat Pringsewu Christianto HS mengajak bersama-sama mempertahankan suasana kerukunan, kedamaian dan kebersamaan dalam keberagaman, dengan saling menjaga, memahami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang dialog yang produktif antara masyarakat dan anggota DPRD dalam rangka memperkuat komitmen kebangsaan, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, serta menjaga kerukunan dan harmonisasi sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Bupati meyakini dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, masyarakat Kabupaten Pringsewu akan semakin kuat, maju dan berdaya saing tanpa meninggalkan jati diri bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Pringsewu. (*Mulia Mega)

Pemprov Lampung Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengembangan Karakter dan Kepemimpinan

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Lampung sekaligus Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Lampung, Jihan Nurlela, menegaskan bahwa Gerakan Pramuka memiliki peran strategis sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda sekaligus penyeimbang di tengah derasnya perkembangan teknologi digital.

Hal tersebut disampaikan Jihan saat membuka kegiatan Semarak Lomba kegiatan Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 41 Tahun 2026 yang diikuti peserta tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Lampung di Lapangan SMA Negeri 1 Bandar Lampung, Kamis (4/6/2026).

Menurut Jihan, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut generasi muda memiliki karakter kuat, kemampuan bekerja sama, serta ketahanan mental yang baik. Gerakan Pramuka dinilai menjadi sarana yang relevan untuk menjawab berbagai tantangan tersebut.

“Di tengah perkembangan teknologi yang sangat pesat, Pramuka menjadi wadah yang mampu mengarahkan generasi muda agar memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif. Gadget tidak hanya digunakan untuk media sosial, tetapi juga untuk belajar, berinovasi, dan berkarya,” ujarnya.

Jihan mengungkapkan, saat ini banyak anak muda menghadapi persoalan kecanduan gawai dan minim interaksi sosial. Melalui berbagai aktivitas luar ruang dan pendidikan karakter dalam Gerakan Pramuka, para anggota dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, tangguh, serta memiliki jiwa kepemimpinan.

Ia juga mengajak seluruh sekolah di Lampung untuk terus menghidupkan kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari upaya mencetak sumber daya manusia unggul yang akan menjadi motor pembangunan daerah.

“Provinsi Lampung terus bergerak maju dalam berbagai sektor pembangunan. Untuk mewujudkan Lampung yang maju, berdaya saing, dan sejahtera, kita membutuhkan generasi muda yang berkualitas,” katanya.

Jihan berharap adik-adik Pramuka dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita tersebut. Dirinya turut memberikan apresiasi kepada keluarga besar SMA Negeri 1 Bandar Lampung yang dinilainya konsisten menjadi inspirasi dan penggerak aktivitas kepramukaan di tingkat pelajar.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran karakter, pengembangan bakat, peningkatan keterampilan, serta mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka di Provinsi Lampung.

Kepada seluruh peserta, Jihan berpesan agar mengikuti seluruh rangkaian lomba dengan menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan.

“Juara hanyalah bonus. Yang paling penting adalah pengalaman, jaringan persahabatan, dan bekal kehidupan yang akan bermanfaat di masa depan,” pesannya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Suharto menyampaikan bahwa lomba ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Semarak Pramuka Ambacata 2.0 Grantha Fest 41 Tahun 2026 yang bertujuan mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan jiwa sportivitas anggota Pramuka.

Tahun ini, kegiatan diikuti oleh sekitar 560 peserta yang berasal dari 24 Ambalan Pramuka SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Lampung. Dua cabang perlombaan yang dipertandingkan yakni Lomba Joget Komando dan Lomba Mini Pioneering Competition, dengan sistem penilaian objektif oleh dewan juri yang kompeten.

Panitia berharap kegiatan tersebut mampu mempererat silaturahmi, meningkatkan kerja sama tim, serta membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab generasi muda Lampung.

Pembukaan secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela didampingi para pembina dan jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Lampung.

Dukung Estafet Kepemimpinan BGN, Bupati Radityo Egi Optimistis Program MBG Makin Akseleratif

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah taktis Pemerintah Pusat yang melakukan penyegaran di pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN).

Kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Nanik S. Deyang menggantikan Dadan Hindayana dinilai sebagai langkah strategis demi menyukseskan program prioritas nasional di daerah.

Menurut Egi, perombakan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu yang menjadi fokus utama di Lampung Selatan adalah akselerasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Setiap kebijakan yang diambil oleh Presiden Prabowo tentu didasarkan pada pertimbangan yang matang. Ini semua demi memastikan program pemerintah berjalan semakin efektif dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Egi, pada Rabu (3/6/2026).

Egi menekankan bahwa BGN mengemban peran yang amat krusial dalam mencetak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia yang unggul.

Oleh karena itu, kehadiran kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa energi segar, inovasi, serta perbaikan performa kelembagaan secara menyeluruh.

“Kami di daerah siap mendukung berbagai langkah perbaikan dan inovasi yang dilakukan BGN. Fokus kami adalah memastikan program-program tersebut, terutama yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Lampung Selatan, dapat sukses terlaksana,” kata Egi.

Merespons perubahan positif di tingkat pusat, Pemkab Lampung Selatan menegaskan komitmennya untuk berdiri di barisan depan dalam menyukseskan kebijakan BGN.

Pemkab Lampung Selatan siap menyelaraskan program daerah demi memastikan seluruh kebijakan gizi nasional tereksekusi dengan sempurna di lapangan. (Red)

Wagub Jihan Dorong Kolaborasi Hexahelix, Wujudkan Guru Profesional dan Siap Hadapi Era Digital

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi hexahelix dalam mewujudkan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang profesional, berdaya saing, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Hal tersebut disampaikan Wagub Jihan saat menerima kunjungan kerja Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Rabu (3/6/2026).

Seperti diketahui konsep hexahelik memadukan kolaborasi pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, media massa dan lembaga keuangan.

Dalam pertemuan tersebut, Jihan menekankan bahwa peningkatan kualitas GTK merupakan salah satu faktor utama dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menghadapi tantangan global dan mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, dalam transformasi pendidikan, pemerintah membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan melalui kolaborasi hexahelix yang melibatkan akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat.

“Guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, kompetensi, dan daya saing generasi penerus bangsa. Karena itu, peningkatan kapasitas GTK harus menjadi perhatian bersama dengan melibatkan seluruh elemen yang ada,” ujar Jihan.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut para pendidik untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kapasitas diri, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, kreatif, dan inovatif.

Selain mendorong peningkatan kompetensi, Jihan menilai kolaborasi hexahelix juga menjadi solusi untuk mengatasi kesenjangan kualitas dan kompetensi GTK antarwilayah.

Ia menyampaikan jangan ada lagi perbedaan akses terhadap pelatihan, pendampingan, dan pengembangan kapasitas antara GTK yang berada di perkotaan dan yang bertugas di daerah terpencil.

Menurut Jihan, kolaborasi yang melibatkan berbagai pihak dapat memperluas jangkauan program pengembangan GTK hingga ke wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses. Dengan demikian, pemerataan kualitas pendidikan dapat diwujudkan secara lebih efektif.

Jihan mengapresiasi atas inisiasi BGTK Provinsi Lampung tersebut sebagai upaya memperkuat ekosistem pendidikan dan pengembangan kapasitas guru secara berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan peran BGTK Provinsi Lampung yang selama ini terus berupaya meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai program pelatihan, pendampingan, dan pengembangan profesional berkelanjutan.

Jihan menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung berbagai program peningkatan mutu pendidikan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.(Red)

Gubernur Lampung: Kepemimpinan Baru BGN Momentum Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut positif pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dan berharap langkah tersebut dapat memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta berbagai program pemenuhan gizi masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah pusat.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi informasi resmi Pemerintah Berdasarkan keterangan pers Istana, yang disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari terkait keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menunjuk Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, sebagai Kepala BGN yang baru menggantikan Dadan Hindayana. Sebelumnya, Nanik S. Deyang telah menjabat sebagai Wakil Kepala BGN sejak September 2025 dan terlibat dalam penguatan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyatakan mendukung dan mensupport penuh kepemimpinan baru di Badan Gizi Nasional (BGN). Ia berharap di bawah kepemimpinan Kepala BGN yang baru, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat berjalan semakin baik, semakin optimal, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Masyarakat membutuhkan program yang berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata. Kami berharap berbagai kendala yang selama ini terjadi dapat segera dibenahi sehingga tujuan besar MBG untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia dapat tercapai dengan lebih baik,” lanjutnya.

Gubernur menilai berbagai masukan, aspirasi, dan evaluasi yang berkembang selama pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis perlu menjadi perhatian dalam rangka penyempurnaan tata kelola program. Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin kuat antara pemerintah pusat dan daerah, berbagai persoalan yang muncul dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara cepat dan tepat.

Pemerintah Provinsi Lampung, lanjut Gubernur, akan terus mendukung penuh pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Pada akhirnya, yang menjadi tujuan utama adalah memastikan program-program pemerintah dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Kami siap bersinergi dan mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan demi keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis,” tutup Gubernur. (Red)

Tubaba Football League U-17 Resmi Bergulir, Wujud Komitmen Pembinaan Sepak Bola Usia Muda Menuju Prestasi Nasional

TUBABA -(deklarasinews.com)- Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., bersama Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, menghadiri dan menyaksikan secara langsung Pembukaan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tiyuh Kibang Budi Jaya, Kecamatan Lambu Kibang, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mendukung pembinaan dan pengembangan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat, sekaligus sebagai wadah untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta muda berbakat yang diharapkan mampu berprestasi di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.

Ketua Pelaksana Tubaba Football League U-17, Alpredo Isnopendi, menjelaskan bahwa kompetisi yang mengusung tema “Membangun Kolaborasi Meraih Mimpi, Menggapai Prestasi Mendunia” ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam mendukung pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaring, membina, dan mengembangkan bibit-bibit pesepak bola muda yang berpotensi menjadi atlet berprestasi di masa depan.

“Kompetisi ini diikuti oleh 10 klub sepak bola yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Seluruh peserta dibagi ke dalam dua grup dan akan menjalani kompetisi selama sembilan pekan dengan total 48 pertandingan yang digelar secara bergilir di sejumlah kecamatan,” ujar Alpredo.

Ia menambahkan, selain mendukung pembinaan atlet muda, pelaksanaan kompetisi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat dan pelaku UMKM di sekitar lokasi pertandingan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tulang Bawang Barat, Novriwan Jaya, menegaskan bahwa Tubaba Football League U-17 merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan.

Menurut Novriwan, kompetisi ini tidak semata-mata bertujuan mencari juara, melainkan menjadi wadah pembentukan karakter, peningkatan kemampuan, serta pengembangan talenta muda sepak bola daerah.

Ia menjelaskan bahwa penggunaan jersey Tim Nasional Indonesia pada seremoni pembukaan menjadi simbol harapan besar agar para pemain muda Tubaba memiliki motivasi tinggi untuk terus berkembang dan suatu hari mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di level yang lebih tinggi.

“Keberhasilan kompetisi ini tidak hanya diukur dari hasil pertandingan, tetapi dari sejauh mana kompetisi mampu melahirkan pemain-pemain muda yang disiplin, sportif, bermental kuat, dan memiliki kualitas untuk bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” kata Novriwan.

Ia juga mengajak seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pengurus PSSI, pelatih, wasit, klub, hingga para pemain untuk menyatukan visi dalam membangun sepak bola Kabupaten Tulang Bawang Barat yang lebih maju dan berprestasi.

Sementara itu, pelatih nasional Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif menghadirkan kompetisi usia muda yang dinilai mampu menjawab salah satu tantangan terbesar dalam pembangunan sepak bola nasional.

Menurut Rahmad, keberhasilan pembangunan sepak bola setidaknya ditopang oleh empat aspek utama, yakni peningkatan kualitas kepelatihan, penyediaan infrastruktur yang memadai, pembinaan usia dini dan usia muda, serta tersedianya kompetisi yang rutin dan berkelanjutan.

“Saya melihat apa yang dilakukan Kabupaten Tulang Bawang Barat hari ini merupakan langkah yang sangat tepat. Kompetisi ini mendorong pelatih untuk terus berkembang, memacu peningkatan infrastruktur olahraga, serta memberikan ruang bagi pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding yang sangat dibutuhkan dalam proses pembinaan,” ujarnya.

Rahmad juga mengapresiasi format kompetisi yang melibatkan sepuluh klub dari sembilan kecamatan dengan sistem kandang dan tandang (home and away). Menurutnya, sistem tersebut mampu mendorong tumbuhnya budaya kompetisi yang sehat sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola hingga ke tingkat kecamatan.

Ia berharap kompetisi ini dapat terus berlanjut secara berjenjang hingga kelompok usia yang lebih tinggi, sehingga mampu menciptakan jalur pembinaan yang berkesinambungan bagi para atlet muda.

“Talenta sepak bola Lampung tidak pernah habis. Yang dibutuhkan adalah pembinaan yang tepat, kompetisi yang konsisten, dan dukungan seluruh pihak. Saya optimistis melalui kompetisi ini akan lahir generasi-generasi baru yang mampu mengharumkan nama Lampung dan Indonesia,” tambahnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, S.STP., M.M., yang hadir mewakili Gubernur Lampung. Ia menilai Tubaba Football League U-17 merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di daerah.

Menurutnya, perkembangan sepak bola Indonesia yang semakin positif harus diimbangi dengan pembinaan yang terstruktur, berjenjang, dan berkelanjutan. Potensi besar yang dimiliki generasi muda Lampung perlu didukung melalui kompetisi yang rutin dan sistem pembinaan yang baik.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat atas inisiatif dan komitmennya dalam menyelenggarakan kompetisi ini. Tubaba menjadi daerah pertama di Provinsi Lampung yang menyelenggarakan Liga U-17 secara terstruktur seperti saat ini,” ungkap Meiry.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kedisiplinan, serta menghormati pelatih, wasit, dan lawan bertanding.

Selain pembukaan kompetisi, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan bola kepada sejumlah Sekolah Dasar dan Sekolah Sepak Bola (SSB) sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Melalui penyelenggaraan Tubaba Football League U-17 Season 1 Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat berharap dapat membangun fondasi sepak bola yang kuat dan berkelanjutan, sekaligus melahirkan generasi atlet muda yang mampu mengharumkan nama daerah, Provinsi Lampung, dan Indonesia di masa mendatang. (Mar)

Sambut Kepulangan Kloter Pertama Haji Embarkasi Palembang, Wagub Cik Ujang Tekankan Pentingnya Menjaga Kemabruran Haji

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H.Cik Ujang menyambut kedatangan 443 jemaah haji kelompok terbang (Kloter) pertama Embarkasi Palembang di Aula Asrama Haji Palembang, Selasa (2/6/2026).

Jemaah yang berasal dari Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur) dan Kabupaten Banyuasin tersebut tiba dengan selamat setelah menuntaskan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Pada kesempatan itu, Cik Ujang mengingatkan pentingnya menjaga kemabruran haji dengan mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, saya mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah haji di tanah air. Alhamdulillah, Bapak dan Ibu telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Semoga menjadi haji yang mabrur dan hajah yang mabruroh,” ujar Cik Ujang.

Menurutnya, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memberikan banyak pelajaran berharga bagi setiap muslim. Oleh karena itu, semangat ibadah, keikhlasan, kedisiplinan, kesabaran, serta kebersamaan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci harus terus dijaga setelah kembali ke tanah air.

Ia menegaskan bahwa kemabruran haji tidak hanya tercermin saat berada di Makkah dan Madinah, tetapi juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui perilaku yang baik dan kepedulian terhadap sesama.

“Ibadah haji mengajarkan banyak hal, mulai dari kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan hingga semangat kebersamaan. Nilai-nilai inilah yang harus terus dijaga dan diamalkan setelah kembali ke tanah air. Semoga pengalaman spiritual selama berhaji menjadi bekal untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Cik Ujang juga mengajak masyarakat Sumatera Selatan untuk menjadikan kepulangan para jemaah haji sebagai momentum memperkuat kehidupan beragama serta mempererat keharmonisan sosial di tengah masyarakat.

“Kami berharap para jemaah yang baru kembali dapat menjadi penggerak kebaikan di tengah masyarakat. Mari bersama-sama meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan agar keberkahan senantiasa hadir dalam kehidupan kita,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Cik Ujang menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas penyelenggara ibadah haji yang telah bekerja keras memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.

“Terima kasih kepada seluruh petugas haji yang telah memberikan pelayanan terbaik. Mulai dari proses keberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kepulangan ke tanah air dapat berjalan dengan baik berkat dedikasi dan kerja keras semua pihak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Provinsi Sumatera Selatan, M. Arkan Nurwahidin, mengatakan proses pemulangan jemaah kloter pertama berjalan lancar dan sesuai jadwal.

Ia menjelaskan seluruh unsur penyelenggara terus melakukan koordinasi untuk memastikan seluruh proses pemulangan berlangsung aman, tertib, dan nyaman hingga seluruh kloter tiba kembali di daerah masing-masing.

“Alhamdulillah, proses pemulangan jemaah haji kloter pertama berjalan dengan baik. Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jemaah dan berharap kemabruran hajinya dapat terus terjaga serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” katanya.

Kedatangan kloter pertama ini menjadi awal dari rangkaian pemulangan jemaah haji Embarkasi Palembang Tahun 2026. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh jemaah kembali dengan selamat dan dapat berkumpul bersama keluarga.

Suasana penyambutan berlangsung penuh haru dan kebahagiaan. Tangis syukur mewarnai pertemuan para jemaah dengan keluarga yang telah menanti sejak lama. Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan ibadah di Tanah Suci sekaligus awal pengabdian para jemaah untuk mengamalkan nilai-nilai haji dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Ning)

Bupati Tubaba Tinjau Pelayanan Hemodialisis RSUD, Pastikan Pasien Dapat Layanan Yang Lebih Mudah Dan Dekat

TUBABA –(deklarasinews.com)– Bupati Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ir. Novriwan Jaya, S.P., didampingi jajaran Pemerintah Kabupaten Tubaba meninjau langsung pelaksanaan pelayanan hemodialisis (cuci darah) di RSUD Tubaba, Selasa (02/06/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Bupati turut didampingi Direktur RSUD Tubaba, dr. Pramono Satrio Wibowo beserta tenaga kesehatan. Selain meninjau fasilitas dan proses pelayanan, Bupati Novriwan juga menyempatkan diri menyapa serta memberikan semangat kepada para pasien yang tengah menjalani terapi hemodialisis.

Bupati Novriwan Jaya mengatakan, keberadaan layanan hemodialisis di RSUD Tubaba merupakan upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya pasien gagal ginjal yang membutuhkan terapi rutin.

“Saat ini pelayanan hemodialisis bisa lebih dekat dan mudah terjangkau bagi pasien di Tubaba,” ujar Novriwan.

Ia juga berharap pembangunan gedung hemodialisis yang saat ini tengah dipersiapkan dapat segera selesai sehingga pelayanan menjadi semakin optimal dan nyaman bagi pasien.

“Semoga gedung baru hemodialisis kita cepat selesai sehingga pelayanan bisa lebih nyaman lagi untuk para pasien,” tambahnya.

Kehadiran layanan hemodialisis di RSUD Tubaba mendapat apresiasi dari para pasien. Salah seorang pasien mengungkapkan bahwa layanan tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi cuci darah.

“Kami berharap layanan hemodialisis ini terus dikembangkan karena masih banyak pasien di Tubaba yang membutuhkan. Kehadiran layanan ini sangat membantu dan memberi harapan bagi kami untuk menjalani pengobatan dengan lebih mudah,” ujar salah satu pasien.

Pasien tersebut juga menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan RSUD Tubaba selama ini.

“Sejauh ini pelayanannya cukup komprehensif dan bagus. Petugas juga cekatan. Hanya saja kami berharap ke depan unit PMI dapat lebih dekat dengan rumah sakit ini, kemudian ketersediaan obat-obatan vital di apotek juga dapat terus terjaga demi kelancaran pelayanan,” katanya.

Pemkab Tubaba terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penyediaan fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta akses pelayanan yang semakin mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat. (Mar)