Buka Rakerda Kanwil BPN Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN Ingatkan Capaian Kinerja Tak Sekadar Angka

JAKARTA -(deklarasinews.com)– Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Sekjen ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Aceh yang dilaksanakan secara daring dan luring di Kanwil BPN Provinsi Aceh, Selasa (13/01/2026). Dalam arahannya, Sekjen ATR/BPN menegaskan perlunya evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan tugas dan program sepanjang tahun 2025, dengan penekanan bahwa capaian kinerja tidak boleh dipahami hanya dari sisi angka.

“Masih di awal tahun, ini momentum yang tepat untuk mengevaluasi pelaksanaan tugas-tugas tahun 2025. Ketika kita melihat angka capaian, jangan hanya dimaknai sebagai angka, tetapi juga harus dilihat kualitas, hasil, dan kesinambungannya. Hal ini perlu menjadi kebiasaan yang mencerminkan perilaku serta kualitas kerja kita,” ujar Dalu Agung Darmawan yang disampaikan secara daring dari Jakarta.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa realisasi kinerja Kanwil BPN Provinsi Aceh telah mencapai 95,73 persen dari pagu efektif. Bahkan, beberapa Kantor Pertanahan di wilayah Aceh mencatatkan realisasi yang mendekati 100 persen, dengan capaian terendah sebesar 98,17 persen dan tertinggi mencapai 99,61 persen. Atas capaian tersebut, Sekjen ATR/BPN menyampaikan apresiasi, namun tetap mengingatkan agar hasil tersebut tidak semata-mata dinilai dari sisi kuantitatif.

Selain apresiasi, Sekjen ATR/BPN juga menyoroti adanya sejumlah catatan dan rekomendasi yang telah disusun oleh biro terkait. Ia meminta jajaran Kanwil BPN Provinsi Aceh dan Kantor Pertanahan untuk menelaah rekomendasi tersebut secara serius, terutama yang berkaitan dengan aspek-aspek kualitatif, sehingga dapat dilakukan perbaikan dan tindak lanjut ke depan.

Dalam rangka meningkatkan kualitas evaluasi dan perencanaan, memasuki tahun anggaran 2026, Dalu Agung Darmawan menekankan pentingnya pelaksanaan bedah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Ia berharap, setelah pelaksanaan Rakerda, setiap Kantor Pertanahan dapat melakukan bedah DIPA secara lebih rinci dan menyesuaikannya dengan kondisi serta kebutuhan di masing-masing wilayah.

“Bedah DIPA ini untuk memastikan kesesuaian antara DIPA yang diterima dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP), perjanjian kinerja, serta arah kebijakan kementerian. Pastikan semuanya selaras dan mengalir,” jelas Dalu Agung Darmawan.

Ia juga menegaskan peran strategis pimpinan satuan kerja (Satker), baik Kepala Kanwil maupun Kepala Kantah, agar lebih berfokus pada perencanaan, pengendalian, dan mitigasi risiko sejak awal. Menurutnya, tugas-tugas teknis telah ditangani oleh pejabat fungsional, sementara pimpinan struktural harus memastikan kesinambungan program serta kualitas penyerapan anggaran.

“Pimpinan Satker harus mampu mengidentifikasi potensi masalah sejak awal, menyusun timeline penyerapan anggaran yang jelas, dan memastikan kualitas belanja. Dengan perencanaan yang matang sejak Januari, capaian penyerapan dan kualitas anggaran akan lebih optimal,” pungkas Sekjen ATR/BPN.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Aceh, Arinaldi, dalam laporannya menyampaikan bahwa Rakerda tahun ini mengusung tema Transformasi Pelayanan Berintegritas untuk Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan di Aceh. Kegiatan Rakerda dilaksanakan secara hibrida selama tiga hari, mulai 12-14 Januari 2026, dan diikuti oleh seluruh jajaran Kanwil BPN serta Kantor Pertanahan se-Provinsi Aceh, baik secara luring maupun daring.(Nan)

Melalui Syukuran HAB, Kemenag Provinsi Bante Gelar Dzikir, Doa Lintas Agama

SERANG -(deklarasinews.com)- Dalam rangka Ibadah Syukur Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, Kantor Kewilayahan (Kanwil) Kementerian Agama (Kanenag) Provinsi Banten menggelar Dzikir dan Do’a bersama lintas Agama yang di gelar di Aula Kanwil Kamenag Provinsi Banten Desa Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang Banten, Selasa (13/1/2026)

Kegiatan HAB ke-80 dikir dan do’a lintas umat beragama Kanwil Kamenag Provinsi Banten tersebut adalah wujud komitmen memperkuat kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman.

Do’a lintas agama dipimpin oleh para tokoh agama yaitu, Ustad mufasir untuk Agama Islam, Agama Budha Marno,S.Ag, Agama
Hindu Romo mangku gede suwono, Agama
Kristen Pendeta Beni Halim dan Agama
Katolik Peny.Osner Purba do’a bersama tersebut untuk mendoakan kedamaian bangsa dan negara tercinta Indonesia dan wilayah Provinsi Banten, doa bersama tersebut juga secara khusus dipanjatkan bagi saudara-saudari yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah, agar diberikan kekuatan, kesabaran, serta pemulihan, sedangkan do’a dan dzikir di pimpinan oleh Ketua Rois ‘am KH. Satibi.

Sebelum doa lintas agama terlebih dahulu dilakukan pidato lintas agama yg dipimpin oleh Ketua FKUB Propinsi Banten Dr. KH. AM. Romly dan dihadiri Kakanwil Kamenag Provinsi Banten Dr. H. Amrullah M.Si, Wakil Gubernur Banten, Dr. Raden Ahmad Dimyati Natukusuma, Ketua Umum MUI Provinsi Banten Dr. KH. Bazari Syam, Mpd. Ketua Baznas Provinsi Banten Prop. Dr. H. Wawan Wahyudin, Ketua FKUB Dr. H. Muhamad Romli, M. Hum. Ketua Pengadilan Agama Provinsi Banten Dr. H. Yusuf Buhari SH. Msi. Danrem 06/Maulana Yusuf yang di wakili Kaserm Kolonel Inf Safannudin, Kapolda Banten yang di wakili Kapolres Serang Kota Kombespol Yuda Satria SH. Sik. MH. Ketua DWP Kanwil Kamenag Provinsi Bamten Hj. Khaerunnisa Amrullah, Kabag TU Provinsi Banten Muhamad Apipi, para pejabat di lingkungan Kanwil Provinsi Banten Kabupaten dan Kota, Tokoh, Ormas se-Provinsi Banten, Keluarga besar Purna Bakti Kamenag Kanwil Provinsi Banten dan para tokoh lintas agama se-Provinsi Banten dan warga masyarakat Provinsi Bamten.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kamenag) Provinsi Banten Dr. H. Amrullah menegaskan bahwa Provinsi Banten yang bermoto Sejuta Santri Seribu Ulama patut di wujudkan, untuk itu Kanwil Kamenag Provinsi Banten mengadakan dikir dan do’a lintas umat beragama.

“Do’a lintas umat beragama merupakan simbol nyata moderasi beragama, di mana perbedaan keyakinan menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan yang harmonis di Provinsi Banten,” ujarnya.

Menurut Amrullah, Kementerian Agama sejak 80 tahun lalu hadir untuk memastikan nilai-nilai keagamaan menjadi perekat persatuan, bukan sumber perpecahan.

“Melalui momentum syukuran HAB ini, Kanwil Kamenag Provinsi Banten meneguhkan komitmen untuk terus merawat kerukunan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta menghadirkan pelayanan keagamaan yang inklusif dan menyejukkan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Acara ditutup dengan do’a yang dipimpin oleh Ketua MUI propinsi Banten Dr. KH. Bazari Syam, M.Pd.(Nan)

Sultan Iskandar Hadiri Dzikir dan Haul Akbar ke-125 Datuk Kiai Marogan di Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin dalam acara Dzikir dan Haul Akbar Datuk Kiai Marogan ke-125 tahun yang berlangsung di Masjid Lawang Kidul, Palembang, Minggu (11/1/2026).

Datuk Kiai Marogan atau Masagus H. Abdul Hamid bin Masagus H. Mahmud merupakan salah satu tokoh Islam ternama yang pernah belajar kepada ulama besar seperti Sayyid Ahmad Zaini Dahlan dan Syekh Ahmad Khatib Sambas. Beliau juga memiliki hubungan persahabatan erat dengan tokoh agama lainnya seperti Syekh Nawawi Al-Bantani, Syaikhona Kholil Bangkalan, dan Syekh Mahfudz At-Tarmasi.

“Kita lihat sambutan yang begitu meriah dari masyarakat kota Palembang yang nilai-nilai agamisnya begitu tinggi dan mengenali sejarah napak tilas bagaimana Kiai Marogan menyebarkan dan mendirikan pejuang Islam baik itu di kota Palembang maupun di luar Palembang Sumatera Selatan,” ujar Sultan Iskandar saat diwawancarai usai acara.

Sultan mengajak generasi saat ini untuk meneladani sosok Kiai Marogan, terutama di era digital yang membuat banyak orang sibuk dengan kemajuan zaman dan media sosial. “Jangan lupakan nilai-nilai agama, adab, budaya dan tetap berpedoman kepada kitabullah dan hadist Rasulullah,” tegasnya.

Selain itu, Sultan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Sumsel, Walikota Palembang, Forkopimda, Pangdam II/Swj yang diwakili Kasdam , Kapolresta Palembang ,unsur Forkompimda  serta Masyarakat atas kehadiran dan dukungannya terhadap acara yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun. “Merupakan suatu kehormatan telah hadir dalam menyemarakkan acara tersebut ucapnya.”

Dari kegiatan ini, Sultan menjelaskan terdapat hikmah penting yang dapat diambil. “Kita dapat mengambil hikmah apa yang dapat kita ambil dari perjalanan hidup kita ke masa yang akan datang. Kita semua akan mati, maka kita harus berbuat baik, beramal sholeh dan bertaqwa kepada Allah SWT untuk mendapatkan surga Allah dan dapat bertemu dengan Allah dan Nabi Muhammad Rasullah junjungan kita,” tutup Sultan Iskandar. (Ning)

RSUD Kota Bekasi Bantah Isu Adanya Gulung Tikar

BEKASI -(deklarasinews.com)- Menindak lanjutin beredarnya pemberitaan yang menyebut RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi terancam “gulung tikar” akibat utang Rp 70 miliar, pihak manajemen rumah sakit memberikan penjelasan resmi, Selasa (13/1/2026).

“Wakil Direktur Umum dan RSUD CAM, Yuli Swastiawati, S.H., M.Si., mengatakan, bahwa berita tersebut tidak tepat. Hingga saat ini, RSUD CAM tetap beroperasi normal dan memberikan pelayanan kesehatan maksimal bagi masyarakat.

“Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD CAM memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan di bawah pembinaan dan pengawasan Pemerintah Daerah,” jelas Yuli.

Manajemen menjelaskan bahwa angka Rp 70 miliar yang diberitakan sebagai utang sesungguhnya merupakan kewajiban administrasi akumulatif dari tahun-tahun sebelumnya, dan saat ini sedang dalam proses penyelesaian sesuai mekanisme pengelolaan keuangan yang berlaku.

“Yuli menambahkan, sebagai rumah sakit rujukan, RSUD CAM banyak melayani pasien yang tidak mampu melalui BPJS Kesehatan maupun pasien tanpa identitas yang ditanggung melalui LKM-NIK. Namun, regulasi BPJS yang semakin ketat terkait kriteria gawat darurat membuat beberapa klaim pasien tidak dapat diproses, meski layanan tetap diberikan.

Untuk memastikan keberlangsungan layanan, manajemen RSUD CAM telah mengambil langkah strategis, antara lain:

Koordinasi Intensif: Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bekasi untuk penyelesaian kewajiban keuangan secara transparan.

Efisiensi Operasional: Mengikuti rekomendasi Inspektorat Kota Bekasi dan persetujuan Dewan Pengawas tanpa mengurangi kualitas layanan.

Rasionalisasi Belanja: Menyusun ulang belanja pegawai untuk penerimaan bulan Maret, namun pegawai administrasi BLUD tidak terkena kebijakan ini.

Dari pihak manajemen menegaskan, komitmennya untuk memberikan pelayanan medis yang terbaik dan terus meningkatkan kualitas kesehatan bagi seluruh warga Kota Bekasi, Tutup, (Ronald)

Wamen ATR/BPN Dampingi Presiden Prabowo Luncurkan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

BANJARBARU -(deklarasinews.com)- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga dalam Kabinet Merah Putih, menghadiri peluncuran 166 Sekolah Rakyat oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dipusatkan di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada Senin (12/01/2026). Wamen Ossy menegaskan bahwa peluncuran ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Sekolah Rakyat menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memastikan setiap anak Indonesia, tanpa terkecuali, memperoleh hak atas pendidikan yang layak. Kita melihat anak-anak yang berasal dari golongan tidak mampu, mendapatkan harapan untuk dapat bersekolah tanpa mengeluarkan biaya dan sekolahnya ini disiapkan dengan sebaik-baiknya,” terang Wamen Ossy usai peluncuran Sekolah Rakyat.

Wamen Ossy menjelaskan bahwa program tersebut telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat. “Tadi juga kita lihat success story-nya, Pak Presiden sampai sempat menitikan air mata, melihat anak-anak ini ternyata setelah mereka diberikan peluang dan kesempatan betul-betul mampu memperlihatkan yang terbaik bagi sekolahnya, prestasinya, capaiannya,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas instansi yang akan terus diperkuat guna mendukung keberlanjutan Program Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut meliputi penyediaan sarana dan prasarana, kepastian pemanfaatan lahan, serta penguatan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini dibuktikan tadi bagaimana hasilnya sangat baik. Tentunya kami dari Kementerian ATR/BPN, dalam hal ini BPN di daerah yang berada di garda terdepan, berharap agar program-program prioritas Bapak Presiden ini dapat terus kita dukung secara penuh,” pungkas Wamen Ossy yang didampingi Plt. Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Mathori.

Peluncuran ini menandai dimulainya operasional Sekolah Rakyat rintisan di 166 titik di seluruh Indonesia sebagai bagian dari strategi nasional pengentasan kemiskinan melalui pendekatan pendidikan dan pemberdayaan keluarga. Adapun sebaran lokasi Sekolah Rakyat rintisan meliputi Sumatra sebanyak 35 lokasi, Jawa 70 lokasi, Bali dan Nusa Tenggara tujuh lokasi, Kalimantan 13 lokasi, Sulawesi 28 lokasi, Maluku tujuh lokasi, serta Papua enam lokasi.

Saat ini, lebih dari 15.000 siswa telah mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat yang didukung oleh teknologi digital. Pemerintah menargetkan pengembangan hingga 500 titik Sekolah Rakyat pada tahun 2029 guna meningkatkan daya tampung pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dengan tingkat perekonomian terendah sesuai Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).(Nan)

DPC KW-RI Kunjungi Dinas Kesehatan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Lembaga KW-RI  Kabupaten Pringsewu melakukan kunjungan silaturahmi ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Pringsewu Senin (12/01/26).

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat kerjasama antara KW-RI dan Dinas kesehatan, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan.

Ketua Koalisi Wartawan Rangking Indonesia Mulia Mega di dampingi Anggotanya menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah awal di mana Beliau Menakhodai DPC KW-RI Kabupaten Pringsewu Priode 2025 – 2030 Untuk segera melanjutkan kerjasama  KW – Ri dengan Dinas Kesehatan.

Kami berharap kerjasama ini dapat membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan, ujarnya.

Sekretaris Dinas kesehatan Imanda mewakili Kepala Dinkes Pringsewu,[ Ns.Ali Subagiyo.S.ST.Ners ], menyambut baik kunjungan KW- RI dan berharap kerjasama ini dapat membawa manfaat yang besar bagi masyarakat.

Kami siap bekerja sama dengan KW-RI untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan, ucapnya.

Dalam kunjungan ini KW -RI dan Dinkes membahas beberapa program kerjasama, termasuk promosi kesehatan, edukasi masyarakat, dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Mulia Mega juga menyampaikan, Koalisi Wartawan Rangking Indonesia akan ikut membantu Dinkes dalam menyebarluaskan informasi kesehatan kepada masyarakat melalui media mitra lembaga yang ada di KW- RI.Pungkasnya ( KW-RI )

Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027, Sekjen ATR/BPN Tekankan Konsistensi Pusat dan Daerah

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar kegiatan Sinkronisasi Program Kegiatan Tahun 2027 serta Penyusunan Penjenjangan Kinerja (Pohon Kinerja) pada Senin (12/01/2026). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Sari Pacific, Jakarta, ini menegaskan pentingnya konsistensi dalam sinkronisasi program dan kegiatan antara pusat dan daerah guna memastikan efektivitas perencanaan, penganggaran, serta capaian kinerja yang berorientasi pada hasil.

“Saya berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan baik. Sinkronisasi usulan tahun 2027 perlu segera dilakukan meskipun saat ini masih awal tahun 2026. Penyusunan perencanaan oleh setiap satuan kerja (satker) harus dilakukan secara efektif dan efisien, tidak sekadar formalitas, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga evaluasi kinerja, sehingga dapat menjadi arahan yang jelas dalam pelaksanaan kegiatan,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Dalu Agung Darmawan, saat membuka kegiatan tersebut secara daring.

Dalu Agung Darmawan menyampaikan bahwa realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2025 telah mencapai 95,26 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran berjalan cukup efektif. Meskipun secara umum realisasi tersebut sudah sangat optimal, realisasi pada beberapa sumber dana, khususnya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), masih perlu terus diperkuat.

Sementara itu, pada Tahun Anggaran 2026, Kementerian ATR/BPN memperoleh pagu anggaran sebesar Rp9,49 triliun. Namun, dengan adanya kebijakan blokir anggaran sebesar Rp564 miliar, pagu efektif menjadi Rp8,93 triliun. Adapun PNBP Tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp3,24 triliun. “Tiap tahun angka-angka ini terus berubah, namun sumber utama penerimaan tetap berasal dari layanan pertanahan, tata ruang, serta layanan lainnya. Oleh karena itu, saya berharap seluruhnya dapat berjalan dengan baik dan terkoordinasi,” tegasnya.

Dalam konteks perencanaan Tahun 2027, ia menyampaikan bahwa usulan dari seluruh satker telah dialokasikan ke dalam tiga program utama. Target pendapatan Tahun 2027 direncanakan sebesar Rp3,285 triliun dengan dominasi layanan regional mencapai 99,7 persen. Hingga 9 Januari 2026, target pendapatan yang telah diinput oleh daerah tercatat sebesar Rp2,956 triliun.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Andi Tenri Abeng, menyampaikan bahwa capaian realisasi anggaran Kementerian ATR/BPN telah berada pada kategori optimal. “Namun demikian, masih terdapat ruang untuk terus meningkatkan capaian tersebut. Keterbatasan waktu dan belum optimalnya perhitungan sejak awal menjadi tantangan yang perlu dievaluasi. Oleh karena itu, pada Tahun 2026 kami akan memulai dengan penguatan mitigasi risiko,” ujarnya.

Sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya turut hadir sebagai narasumber secara daring. Sementara itu, peserta kegiatan terdiri atas para Kepala Bagian Program dari masing-masing direktorat jenderal serta Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah BPN Provinsi se-Indonesia yang mengikuti kegiatan secara luring.(Nan)

Inspirasi Hebat: H. Tony Eka Candra, Pengurus ICMI dan GRANAT, Meraih Penghargaan BNN Kedua Kali atas Komitmen dan Kontribusi dalam P4GN

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Bapak H. Tony Eka Candra (TEC) Wakil Ketua 1 (Bidang Organisasi dan Kelembagaan) ICMI (Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia) Wilayah Lampung dan Ketua DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT) Provinsi Lampung, kembali meraih penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI atas dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Penghargaan ini merupakan pengakuan yang kedua kalinya diterima oleh beliau, mencerminkan komitmen tak tergoyahkan dan kerja kerasnya dalam P4GN di masyarakat Provinsi Lampung.

Sebagai seorang tokoh masyarakat yang berpengaruh, TEC telah menunjukkan bahwa peran aktif dan kepedulian terhadap masalah narkoba dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat. Melalui berbagai program edukasi, sosialisasi, penyuluhan, dan rehabilitasi yang dilakukan oleh DPD GRANAT Provinsi Lampung di bawah kepemimpinannya, banyak individu dan keluarga yang berhasil diselamatkan dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

TEC yang juga Ketua PD VIII KB FKPPI Provinsi Lampung, tidak hanya bekerja dengan penuh dedikasi di GRANAT, tetapi juga di ICMI dan FKPPI, di mana beliau mendorong pentingnya sinergi antara pengetahuan dan tindakan nyata dalam memerangi narkoba. Kepemimpinan beliau telah menginspirasi banyak orang untuk ikut serta dalam gerakan P4GN, menjadikan upaya ini sebagai tugas bersama yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Penghargaan dari BNN ini tidak hanya merupakan pengakuan atas prestasi individu TEC, tetapi juga simbol dari semangat kolektif untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa dengan komitmen, kerja keras, dan kerjasama yang erat, kita dapat mengatasi tantangan besar ini dan melindungi generasi mendatang dari kehancuran akibat penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Semoga TEC terus diberikan kekuatan dan inspirasi untuk melanjutkan perjuangannya dalam P4GN, dan semoga pencapaiannya ini menjadi teladan bagi kita semua untuk tidak pernah menyerah dalam memerangi narkoba demi kebaikan dan masa depan bangsa yang BERSINAR (Bersih dari Narkoba).(Red) Oleh: Dr. Susanto, SS, SH, M.Hum, MA, MH, PhD.

Pesan Wamen Ossy ke Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah: Tingkatkan Layanan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

MEMPAWAH -(deklarasinews.com)- Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (10/01/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wamen Ossy mengimbau seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan dan tata ruang agar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Ada tuntutan masyarakat yaitu mereka ingin (pelayanannya) cepat, mereka ingin (pelayanannya) bersih, tapi juga tetap harus prudent dan compliance. Pak Menteri ATR juga selalu terus menerus membahas masalah pelayanan publik ini sebagai isu yang fundamental,” ujar Wamen Ossy.

Di hadapan para pegawai, Wamen Ossy juga menyoroti progres penyelesaian berkas pertanahan. Isu ini menjadi perhatian utama Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, sejak kuartal IV tahun 2025. Berkat komitmen dan kerja sama seluruh jajaran, capaian penyelesaian berkas menunjukkan peningkatan yang signifikan.

“Luar biasa kepada jajaran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat. Alhamdulillah kita berhasil selesaikan dengan semangat kerja dari seluruh jajaran selama dua bulan terakhir di 2025,” ujar Wamen Ossy dalam pertemuan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Mujahidin Maruf, beserta jajaran Pejabat Administrator di lingkungan Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat.

Memasuki tahun 2026, Wamen Ossy mengimbau agar penyelesaian berkas pertanahan dilakukan secara lebih terencana dengan menerapkan solusi inovatif dalam penanganannya. “Ke depan terkait berkas hendaknya kita bisa buat roadmap, terkait penyelesaian berdasarkan Q1 hingga Q4, juga ada waktu penyelesainnya agar jelas prioritasnya,” terang Wamen Ossy.

Sebagai informasi, dalam kunjungannya ke Kantor Pertanahan Kabupaten Mempawah, Wamen Ossy juga menyerahkan tujuh sertipikat hak atas tanah kepada masyarakat. Sertipikat tersebut terdiri atas satu sertipikat wakaf, tiga sertipikat hak pakai, dan tiga sertipikat hak milik.

Sampah Jadi Persoalan, Di Duga DLH Kota Tangsel Tutup Mata

KOTA TANGSEL -(deklarasinews.com)- Tumpukan sampah di Kota Tangsel terus menjadi persoalan, di duga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan tutup mata terkait Sampah berserakan di trotoar jalan Tangerang-Serpong yang sudah merusak pemandangan.

Lingkungan yang dahulunya bersih dan rapih, saat ini seperti kumuh, dan tidak terurus. Keresahan Warga dan para Pengguna Jalan Tangerang-Serpong mencium Bau-bau yang tidak sedap di anggap angin lalu, dengan adanya Sampah dimana-mana, dipinggir jalan trotoar, dan di tempat trotoar pembatas jalan menjadi pemandangan yang menjijikan.

Pada saat Wartawan melintas di jalan Tangerang-Serpong melihat banyak nya sampah yang berserakan.

Menanyakan kepada warga setempat yang tidak ingin menyebut namanya, “Iyah ini sampah tidak kunjung juga di angkut oleh mobil pengangkut sampah, hingga bertumpuk, dan menimbulkan bau-bau tidak sedap, seperti tidak ada pengurus nya di pemerintahan Tangerang Selatan”. Ucapan warga setempat.

Harapan warga setempat memohon segera di bersihkan kembali, dan segera di laksanakan kebersihan nya seperti semula kota Tangerang Selatan yang dulu nya bersih dan rapih.

Di waktu yang sama Wartawan pun menanyakan ke pengguna jalan Tangerang-Serpong yang Acil,  menambahkan, lintasan jalan Tangerang-Serpong menjadi Kumuh, dan Bau tidak sedap, akan menjadi penyakit bila terus-menerus seperti ini, dengan banyak nya sampah bereskan di trotoar pinggir jalan, dan trotoar pembatas jalan.

“Saya juga berharap semoga segera di bersihkan agar jalan Tangerang-Serpong kembali bersih, rapih, dan segar di pandang oleh seluruh warga dan pengguna jalan,” katanya.

Yang dahulu Tangerang Selatan terlihat rapih, bersih, segar, kini menjadi tempat pembuangan sampah yang berserakan di mana-mana.