Camat Gedong Tataan Ingatkan Peserta Pilkades PAW Desa Sukaraja Jaga Kondusifitas

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Camat Gedong Tataan Darlis, mengingatkan seluruh peserta Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) Desa Sukaraja Tahun 2026 untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban selama proses pemilihan berlangsung.

Imbauan tersebut disampaikan Darlis saat mengunjungi kediaman para peserta Pilkades PAW di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Selasa malam (3/2/2026).

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar pelaksanaan hajat kita ini tidak menimbulkan permasalahan. Hal ini sudah saya sampaikan sejak tahapan verifikasi berkas, tes, hingga pengambilan nomor urut calon,” ujar Darlis saat berada di kediaman Mohamad Ageng Habibi, calon kepala Desa PAW nomor urut 01.

Darlis menegaskan, siapa pun yang nantinya terpilih harus dapat menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Ia berharap tidak ada pihak yang mempersoalkan hasil Pilkades dengan tudingan rekayasa atau kecurangan.

“Apa pun hasilnya nanti, itu adalah kehendak Allah SWT dan pilihan masyarakat. Jangan ada yang mengatakan ini rekayasa atau dibuat-buat, karena proses ini berjalan murni sesuai aturan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Darlis menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkades PAW Tahun 2026 akan memasuki tahapan akhir pada Rabu (4/2/2026). Ia meminta seluruh pihak untuk mematuhi kesepakatan bersama dan menghindari tindakan yang dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi di tingkat Desa tersebut.

“Para calon kepala Desa tentu sudah memahami aturan berdemokrasi. Saya berharap tidak ada pergerakan atau tindakan yang dapat merusak jalannya Pilkades PAW ini. Bersainglah secara sehat dan biarkan masyarakat yang menilai,” katanya.

Sementara itu, salah satu calon kepala Desa PAW Desa Sukaraja, Mohamad Ageng Habibi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pelaksana serta Camat Gedong Tataan atas kunjungan dan perhatian yang diberikan.

“Saya sebagai calon kepala desa PAW Desa Sukaraja nomor urut 01 siap mengikuti seluruh proses sesuai aturan. Niat kami semua adalah mengabdikan diri demi kemajuan Desa Sukaraja. Siapa pun yang terpilih nanti, itu untuk kepentingan dan kemajuan desa yang kita cintai bersama,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Sukaraja Tahun 2026 diikuti oleh tiga calon, yakni Mohamad Ageng Habibi nomor urut 1, Tri Agus Setia nomor urut 2, dan Cecep Jauhari nomor urut 3. Total jumlah pemilih yang akan menggunakan hak pilihnya sebanyak 250 orang.(Dedi)

Slamet Riadi Bersama Ketua LVRI Berkomitmen Teruskan Perjuangan Anak Bangsa Melalui PPM Bersatu

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pasca setelah diterimanya Surat Keputusan sebagai Pimpinan Caretaker Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga (PD-PPM) Provinsi Lampung Slamet Riadi, yang merujuk pada SK Pencabutan Skep Nomor 13/PP.PPM-DPD/VI/2025 tertanggal 24 Juni 2025 lalu, segera bergerak demi mensukseskan Musyawarah Daerah (MUSDA) PD PPM Provinsi Lampung.

Terbukti setelah beberapa hari menerima SK Caretaker Slamet Riadi, langsung bersilaturahmi serta berkoordinasi bersama Dewan Pembina Pemuda Panca Marga (PPM) Ayahanda Mayor (Purn) H. Subardi selaku Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI).

Dalam paparannya, Slamet Riadi mengatakan, jika dirinya dipercaya ditunjuk untuk mensukseskan MUSDA PPM Provinsi Lampung. “Saya berharap MUSDA PPM di Provinsi Lampung dapat berjalan lancar demi menyatukan dan menuju PPM Bersatu,” ujar Slamet, Senin (02/02/2026).

Dikatakannya, sesuai arahan Ketum Patriani Paramita Mulia, S.H., LL.M  dirinya merasa terpanggil sebagai anak pejuang untuk meneruskan perjuangan para orang tua kita terdahulu, karena tidak ada kepentingan lain selain saya menjaga marwah para pendahulu kita terdahulu yang telah bersusah payah meraih kemerdekaan Republik Indonesia.

“Namun dalam menuju PPM Bersatu khusus nya di Provinsi Lampung ini, ada-ada saja niatan atau maksud-maksud tertentu, padahal sejak awal saya telah Welcome atau menyambut baik terhadap siapa saja yang ingin ikut membesarkan Pemuda Panca Marga di Provinsi Lampung ini,” kata Ketua Caretaker yang baru tersebut.

“Mari bersatu padu jika merasa anak pejuang yang syah, meneruskan perjuangan orang tua kita,” ajak Slamet.

Dalam tahapan ini saya akan menggelar segera Rapat Konsolidasi terkait langkah menuju “MUSDA PPM BERSATU”, Silahkan bersama-sama kita satukan kembali Pemuda Panca Marga di Lampung,” tegasnya.

Sementara dalam arahannya selaku Dewan Pembina PPM, Ketua LVRI Ayahanda Ayahanda Mayor (Purn) H. Subardi menyambut baik, dan yakin jika ditangan Slamet Riadi, MUSDA PPM dapat sukses dan berjalan lancar. “Sebagai Dewan Pembina Organisasi PPM saya mendukung penuh, dengan telah ditunjuknya Slamet Riadi sebagai Ketua Caretaker PPM Provinsi Lampung,” ujar Ayah Badri sapaan akrabnya.

“Saya berpegang teguh dengan DPP LVRI Pusat, Pusat Menunjuk Ketum PPM Patriani Paramita Mulia, dan beliau menunjuk Caretaker Slamet Riadi di Lampung artinya harus saya dukung sesuai SK Kepengurusan yang telah dimandatkan PPM Pusat,” kata Ketua LVRI Lampung.

Dalam siaran Persnya Ketua Caretaker Slamet Riadi dan Ketua LVRI Lampung menjalin komitmen untuk bersama mensukseskan MUSDA PPM di Provinsi Lampung.

“Musda Lampung harus berjalan saya hanya selaku Dewan Pembina yang melihat dan mengamati, berpegang teguh berdasarkan satu garis komando,” tutup Ayahanda Badri.(Red)

Solidaritas ASN Korpri DKI Jakarta Galang Rp1 Miliar Lebih Untuk Korban Bencana di Sumatra

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Humas BKN, Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup instansi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana alam di wilayah Sumatra. Melalui Dewan Pengurus Korpri Provinsi DKI Jakarta, para pegawai ASN berhasil menghimpun donasi kemanusiaan sebesar Rp1.002.223.713 yang diperuntukkan bagi korban bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

Penggalangan dana ini sendiri dilakukan dan terkoordinasi melalui Baznas (Bazis) DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat terdampak bencana. Donasi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri DKI Jakarta, H. Uus Kuswanto kepada Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/01/2026).

“Dengan kehadiran Prof. Zudan di sini selaku Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, ini menjadi harapan kami dari Korpri DKI Jakarta agar bantuan ini nanti bisa diserahkan secara langsung ke saudara-saudara kita di Sumatra. Mudah-mudahan tidak dilihat dari besar kecil nominalnya, tetapi ini merupakan aksi solidaritas kami para ASN di DKI Jakarta terhadap sesama warga masyarakat, sesama ASN, dan sesama warga bangsa Indonesia yang tertimpa musibah bencana di Sumatra,” ungkap Uus Kuswanto.

Ia juga menyampaikan bahwa penggalangan dana dilakukan dalam waktu singkat dengan melibatkan partisipasi ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. “Kegiatan ini dilaksanakan secara cepat dan terkoordinasi. Dana yang terkumpul mencapai lebih dari 1 (satu) miliar rupiah. Bantuan ini merupakan donasi dari ASN dan terpisah dari bantuan resmi yang bersumber dari APBD,” ujarnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Korpri DKI Jakarta. Ia menilai donasi tersebut merupakan salah satu bantuan dengan nilai signifikan yang dihimpun dari kalangan pegawai ASN. “Bantuan ini memiliki manfaat yang besar. Apabila dialokasikan untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dengan nilai Rp15 juta per-unit, dana ini dapat digunakan untuk membangun sekitar 70 unit hunian bagi masyarakat terdampak,” jelasnya.

Prof. Zudan sebut Korpri Nasional akan menyalurkan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan, termasuk dukungan sarana kerja bagi kantor pemerintahan dan ASN yang terdampak bencana. “Selain kebutuhan dasar, bantuan juga mencakup pengadaan peralatan kerja seperti laptop dan genset, serta perlengkapan dinas bagi ASN yang terdampak,” ungkapnya.

Ia memastikan bahwa bantuan dari Korpri DKI Jakarta akan disalurkan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mendorong Korpri di daerah lain untuk turut berpartisipasi dalam upaya penanganan bencana.(Red)

Masyarakat Manfaatkan PELATARAN, Ambil Produk Hasil Roya Tak Perlu Tunggu Hari Kerja

BANDUNG -(deklarasinews.com)- Akhir pekan yang biasanya digunakan untuk beristirahat kini dimanfaatkan sebagian masyarakat untuk mengurus keperluan administrasi pertanahan. Kehadiran Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN) memungkinkan warga mengambil produk hasil roya dengan lebih fleksibel, tanpa harus menyesuaikan jadwal hari kerja.

Layanan yang dibuka pada akhir pekan ini menjadi solusi bagi masyarakat dengan keterbatasan waktu di hari kerja. Salah satunya dirasakan oleh Nurul (43), warga Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, yang datang ke Kantor Pertanahan Kota Bandung untuk mengambil produk hasil roya.

“Minggu kemarin saya mengajukan roya, diminta menunggu satu minggu, dan hari ini sudah selesai jadi bisa langsung diambil,” ujar Nurul usai menerima berkasnya.

Sebagai aparatur sipil negara (ASN), Nurul mengaku sulit meluangkan waktu untuk mengurus keperluan pertanahan pada hari kerja. Kehadiran PELATARAN di akhir pekan dinilainya sangat membantu karena tidak mengganggu aktivitas pekerjaan.

Hal serupa disampaikan Sansan (52), seorang wiraswasta asal Kota Bandung. Menurutnya, layanan pertanahan di akhir pekan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang memiliki kesibukan tinggi. “Saya pilih PELATARAN karena kalau hari kerja sibuk. Kalau hari Sabtu waktunya lebih luang, jadi bisa menyempatkan,” ungkap Sansan.

PELATARAN dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu pukul 08.00–12.00 WIB di Kantor Pertanahan Kabupaten/Kota dan ditujukan bagi pemohon langsung tanpa kuasa. Program ini dihadirkan untuk mendukung pelayanan yang lebih efisien, tepat sasaran, dan akuntabel.

Melalui PELATARAN, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan pertanahan, termasuk pengambilan produk hasil roya, dengan lebih mudah tanpa harus menunda hingga hari kerja. Program ini sekaligus menjadi wujud komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan terpercaya kepada masyarakat.

Musorkab KONI Indramayu 12 Februari 2026, SBH Resmi Direstui Bupati Lucky Hakim

INDRAMAYU -(deklarasinews.com)- Perhelatan akbar pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu periode 2026–2030 yang akan digelar pada 12 Februari 2026 mendapat perhatian khusus. Figur Sri Budihardjo Herman (SBH) resmi mendapat restu dari Bupati Indramayu, Lucky Hakim, untuk maju sebagai calon Ketua KONI.

Restu tersebut disampaikan dalam pertemuan silaturahmi di ruang dalam Pendopo Indramayu, yang dihadiri sejumlah tokoh olahraga, di antaranya Ketua Umum Pengkab PBVSI Moh. Makholidin Al-Khuddriyi, Ketua Umum Pertina Rosidin, Sekretaris Umum Cabor Tenis Lapangan Yoyo, Kabid PBSI Dwi Prastyawan, Pelatih Cabor Judo Edi Fadhilah serta H. Joko Pangestu, ST Pengusaha Indramayu Barat pada Jumat 30 Januari 2026.

Dalam kesempatan itu, Bupati Lucky Hakim menegaskan restunya terhadap niat baik SBH maju sebagai Ketua KONI Indramayu. “Saya merestui penuh langkah SBH. Beliau figur yang berpengalaman dan peduli terhadap dunia olahraga. Harapan saya, pemilihan Ketua KONI nanti bisa dilaksanakan secara aklamasi agar tidak menimbulkan perbedaan,” ujar Bupati Lucky Hakim.

Bupati menekankan bahwa Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) harus menjadi momentum persatuan demi kemajuan olahraga Indramayu. Ia berharap seluruh cabang olahraga dapat bersatu mendukung figur terbaik sehingga KONI Indramayu lebih solid menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Bupati menyampaikan SBH sendiri dikenal sebagai tokoh multitalenta di dunia olahraga. Ia pernah menjabat sebagai pengurus KONI Indramayu periode 2002–2006, membawa Tim Sepak Bola Indramayu juara Porda 2003, serta aktif sebagai Wakil Ketua Pengurus Provinsi Catur Jawa Barat sejak 2006 hingga sekarang. Dengan segudang pengalaman tersebut, SBH dinilai pantas menjadi calon kuat Ketua KONI Indramayu.

Dalam pertemuan silaturahmi di Pendopo Indramayu, Bupati Lucky Hakim menegaskan keyakinannya bahwa figur Sri Budihardjo Herman (SBH) mampu mengatasi berbagai kesulitan yang selama ini dialami oleh cabang olahraga (cabor) di Indramayu. Salah satu yang menjadi sorotan adalah efisiensi anggaran untuk kebutuhan pembinaan atlet dan program olahraga.

“SBH bisa menjadi ujung tombak sekaligus ujung tombok demi kemajuan olahraga di Indramayu. Beliau punya pengalaman, jaringan, dan kepedulian yang besar terhadap dunia olahraga,” ujar Lucky Hakim.

Bupati juga menekankan kedekatan personalnya dengan SBH sebagai modal penting dalam membangun sinergi antara KONI dan Pemerintah Kabupaten Indramayu. “Pak SBH sudah seperti kakak saya sendiri, dan saya suka jika Ketua KONI nanti adalah sosok yang sudah punya kedekatan dengan saya sehingga kordinasinya lancar,” kata Lucky Hakim yang diamini SBH dan pengurus cabor lainnya.

Dukungan Lintas Cabor

Pernyataan Bupati tersebut semakin memperkuat dukungan dari sejumlah cabang olahraga yang hadir, seperti PBVSI, Pertina, Tenis Lapangan, Judo dan PBSI. Mereka menilai restu Bupati menjadi sinyal kuat bahwa SBH adalah figur yang tepat untuk memimpin KONI Indramayu periode 2026–2030.

Seperti yang disampaikan Ketua Umum Pengkab PBVSI Indramayu Moh. Makholidin Al-Khuddriyi mensyukuri atas restu yang disampaikan Bupati Indramayu kepada SBH untuk dijadikan sebagai Ketua Umum KONI Periode 2026 – 2030.

“Saya bersyukur Pak Bupati sudah merestui Pak SHB sebagai Ketua KONI sudah clear. Mari kita  bergandengan tangan demi kemajuan olahraga di Indramayu,” ucapnya. (Wira)

Korpri DKI Jakarta Donasikan Rp1 Miliar Lebih untuk Korban Bencana di Sumatra

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Humas BKN, Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan, menyampaikan apresiasi atas donasi kemanusiaan yang dihimpun oleh Dewan Pengurus Korpri Provinsi DKI Jakarta bagi korban bencana alam di wilayah Sumatra sebesar Rp1.002.223.713. Donasi ini merupakan aksi kemanusiaan para pegawai ASN di Pemprov DKI sebagai bentuk dukungan nyata Korpri terhadap penanganan dampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.

“Donasi dari Korpri DKI Jakarta ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Bantuan ini akan kami kelola dan salurkan sesuai dengan kebutuhan di lapangan,” ujar Prof. Zudan usai menerima penyerahan donasi secara simbolis di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (30/01/2026).

Prof. Zudan menjelaskan bahwa dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk penyediaan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Dengan estimasi biaya pembangunan Hunian Sementara (Huntara) sebesar Rp15 juta per-unit, dana yang terkumpul dapat digunakan untuk membangun sekitar 70 unit hunian.

Selain hunian dan kebutuhan dasar, Korpri Nasional juga menyalurkan bantuan pendukung bagi operasional pemerintahan di daerah terdampak bencana. “Beberapa kantor pemerintahan mengalami gangguan operasional. Oleh karena itu, bantuan juga mencakup pengadaan peralatan kerja seperti laptop dan genset, serta perlengkapan dinas bagi ASN yang terdampak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Zudan menegaskan bahwa Korpri Nasional berkomitmen untuk menyalurkan seluruh bantuan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan. “Kami memastikan bahwa setiap bantuan yang diterima akan segera disalurkan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Prof. Zudan juga mengajak Korpri di tingkat pusat maupun daerah untuk berpartisipasi aktif dalam membantu penanganan bencana, sebagai bagian dari peran ASN dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.(Red)

Tipis 4 Suara Ibrahim Sultan Kembali Menjabat Keuchik Paya Dua

ACEH TIMUR -(deklarasinews.com)- Pemilihan Keuchik Gampong Paya Dua, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, berlangsung kompetitif namun tetap dalam suasana aman dan kondusif. Proses pemungutan hingga penghitungan suara berjalan tertib dengan pengawasan Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) serta disaksikan langsung oleh warga.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara dari seluruh TPS, Ibrahim Sultan kembali meraih kepercayaan masyarakat untuk memimpin Gampong Paya Dua pada periode 2026–2032. Ia unggul tipis dari pesaingnya, Jamalul Hidayat, dalam kontestasi yang berlangsung ketat.

Calon Keuchik Nomor Urut 1, Ibrahim Sultan, memperoleh 470 suara. Sementara itu, Calon Nomor Urut 2, Jamalul Hidayat, mengantongi 456 suara. Selisih suara antara kedua kandidat hanya terpaut empat suara, menandakan persaingan yang sangat sengit.

Total suara sah yang tercatat sebanyak 478 suara, sedangkan lima suara dinyatakan tidak sah. Dengan demikian, jumlah keseluruhan suara yang masuk mencapai 483 suara.

Hasil Penghitungan per TPS

Panitia Pemilihan Keuchik Gampong Paya Dua merinci perolehan suara sebagai berikut:

TPS 1

Ibrahim Sultan: 249 suara

Jamalul Hidayat: 229 suara

TPS 2

Ibrahim Sultan: 221 suara

Jamalul Hidayat: 227 suara

Seluruh tahapan penghitungan dilakukan secara terbuka dan transparan, serta dihadiri oleh saksi dari masing-masing calon dan unsur masyarakat.

Ketua P2K Gampong Paya Dua, Amri, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian pemilihan telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Ia memastikan tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung.

“Penghitungan suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan bersama, sehingga hasilnya dapat diterima oleh semua pihak,” ujar Amri.

Usai penetapan hasil, Ibrahim Sultan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas dukungan dan kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia juga mengajak seluruh warga untuk kembali mempererat persatuan setelah proses demokrasi selesai.

“Perbedaan pilihan adalah bagian dari demokrasi. Sekarang saatnya kita bersatu dan bersama-sama membangun Gampong Paya Dua,” ungkapnya.

Dengan kemenangan tersebut, Ibrahim Sultan resmi kembali menjabat sebagai Keuchik Gampong Paya Dua untuk enam tahun ke depan, melanjutkan agenda pembangunan dan peningkatan pelayanan bagi masyarakat. (Ami)

Gema Harlah 1 Abad NU: PAC GP Ansor Bukit Kemuning Siap Hijaukan Jalan dengan Konvoi 100 Motor

​BUKITKEMUNING -(deklarasinews.com)- Menyongsong momentum bersejarah perayaan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) yang ke-100 tahun, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Bukit Kemuning telah mempersiapkan aksi solidaritas besar-besaran. Sebagai bentuk khidmat kepada organisasi ulama terbesar di dunia ini, jajaran Ansor Bukit Kemuning dijadwalkan akan menggelar konvoi bertajuk “100 Motor OTW Lokasi Harlah” pada Sabtu, 31 Januari 2026.

​Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan simbol semangat transformasi dan pengabdian satu abad NU dalam menjaga bingkai NKRI. Rombongan konvoi ini akan bertolak dari titik kumpul strategis di Bundaran Bukit Kemuning menuju pusat perayaan Harlah NU ke-100 yang diselenggarakan oleh PCNU Lampung Utara di Kecamatan Bunga Mayang.

​Detail Agenda dan Kedisiplinan Waktu

​Panitia penyelenggara telah menyusun rangkaian kegiatan (rundown) yang mengedepankan nilai-nilai religiusitas dan kebersamaan. Berikut adalah jadwal pelaksanaan kegiatan:​

Pukul 04.30 WIB: Sholat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahman, Bukitkemuning.

​Pukul 05.30 WIB:  persiapan akhir.

​Pukul 06.30 WIB: Keberangkatan konvoi secara bersama-sama dari titik kumpul Bundaran Bukitkemuning.

Seluruh peserta diharapkan menjaga ketertiban lalu lintas dan mengenakan atribut organisasi sebagai identitas kesatuan.

​Ketua PAC Ansor Bukit Kemuning Abdul Goni menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kader serta menunjukkan eksistensi pemuda Nahdliyin di Lampung Utara. Selain diikuti oleh internal kader Ansor dan Banser, panitia juga membuka pintu lebar-lebar bagi masyarakat umum yang ingin bergabung dalam barisan konvoi ini.

Ustad Taufik selaku panitia mengatakan ​”Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, para simpatisan, dan warga Nahdliyin di Bukit Kemuning untuk bersama-sama memeriahkan pencapaian satu abad ini. Mari kita tunjukkan bahwa semangat menjaga ulama dan bangsa tetap membara melalui kebersamaan ini,”

​Informasi dan Pendaftaran

Di sampaikan juga ​Bagi warga atau kader yang ingin bergabung dalam rombongan konvoi 100 motor ini, dapat segera melakukan koordinasi pendaftaran melalui narahubung resmi berikut:

​Ustadz Taufik Hidayat: 0813-7927-0481

​Kak Doni: 0821-7718-9612

​Ustadz Syaefulloh: 0819-1092-0432

​Ustadz Budi Wijaya: 0853-8495-6538

​Dengan semangat “Merawat Jagat Membangun Peradaban”, PAC GP Ansor Bukit Kemuning siap menyukseskan Puncak Harlah NU ke-100 di Lampung Utara. Sampai jumpa di aspal menuju Bunga Mayang! Tutup ustadt Taufik. Zainal

Serius Tangani Sampah, Gubernur Banten  Tekankan Pengurangan Sampah Organik dari Sumber

KOTA TANGSEL -(deklarasinews.com)– Upaya mengurangi sampah organik dari sumber terus digencarkan Gubernur Banten Andra Soni melalui langkah konkret di tingkat paling dasar. Salah satunya dengan mendistribusikan Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan Biogas ke sejumlah TPS3R Tangsel dan bank sampah di Kota Tangerang Selatan.

Kebijakan ini menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten untuk mengurangi ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Program pendistribusian Toren POC tersebut menyasar fasilitas pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk TPS3R di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara. Melalui fasilitas ini, sampah organik rumah tangga dapat diolah langsung di lingkungan warga sehingga volume residu yang dibuang ke TPA bisa ditekan secara signifikan.

Lurah Pakulonan, Dwi Santoso, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Gubernur Banten kepada wilayahnya. Menurutnya, kehadiran fasilitas pengolah sampah organik ini menjadi penguat peran TPS3R sebagai garda terdepan pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

“Alhamdulillah, kami menerima toren pengolah sampah organik dari Pak Gubernur. Mudah-mudahan ini menjadi fasilitas pendukung TPS3R di wilayah kami dalam mengurangi sampah organik,” ujar Dwi Santoso, Kamis (29/1/2026).

Seiring dengan penyaluran fasilitas, pendampingan dan edukasi masyarakat menjadi faktor kunci agar pengelolaan sampah berjalan berkelanjutan. Ketua Banksasuci Foundation, Ade Yunus, menegaskan bahwa alat tanpa pendampingan hanya akan menjadi simbol, bukan solusi jangka panjang.

Ia menilai, keseriusan Gubernur Andra Soni terlihat dari pendekatan menyeluruh yang tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan fisik, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah.

“Bantuan toren Pengolah sampah dari Gubernur ini bentuk keseriusan untuk menangani sampah dari lingkup paling bawah. Targetnya jelas, menggeser kebiasaan warga agar bisa mengurangi residu ke TPA. Pendampingan itu maraton, bukan kegiatan sesaat,” ujar Ade.

Lebih lanjut, Ade menekankan pentingnya peran stakeholders terkait dalam melakukan pemantauan rutin terhadap TPS3R agar fasilitas yang diberikan benar-benar berfungsi optimal.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan warga, pengelolaan sampah organik dari sumber diyakini mampu menjadi solusi nyata atas darurat sampah di Tangerang Selatan,” Tandasnya.

Melalui pendekatan ini, Pemerintah Provinsi Banten berharap pola pengelolaan sampah tidak lagi berorientasi buang-angkut, melainkan pengolahan mandiri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.[Nan]

Diduga Diintimidasi Usai Liput Kasus Kekerasan Seksual Anak, Jurnalis di Tulang Bawang Alami Tekanan

TUBA -(deklarasinews.com)- Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di Kecamatan Menggala Tengah, Kabupaten Tulang Bawang, kembali menyita perhatian publik. Di tengah proses hukum yang masih berjalan, muncul dugaan intimidasi terhadap seorang wartawan dan keluarganya yang aktif mengawal dan memberitakan kasus tersebut.

Peristiwa ini dialami oleh Pendi, seorang jurnalis yang menjabat sebagai Kepala Perwakilan Wilayah Lampung. Ia mengaku mendapat tekanan dari pihak yang diduga memiliki hubungan dengan keluarga terduga pelaku. Tekanan tersebut tidak hanya bersifat personal, tetapi juga dinilai mengarah pada upaya merusak keharmonisan rumah tangganya.

Dugaan intimidasi mencuat setelah Pendi secara intens memberitakan perkembangan kasus kekerasan seksual anak tersebut. Tindakan itu memunculkan kekhawatiran publik akan adanya upaya pembungkaman terhadap kebebasan pers.

Kejadian bermula pada 28 Januari 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, saat istri Pendi menerima pesan singkat melalui WhatsApp dari seseorang yang mempertanyakan keberadaan Pendi. Meski telah diberikan penjelasan, keterangan tersebut disebut tidak dipercaya oleh pengirim pesan.

Tak lama berselang, seorang pria bernama Palidi mendatangi rumah Pendi tanpa sepengetahuan Pendi. Berdasarkan informasi yang diterima, Palidi diketahui memiliki hubungan dekat dengan keluarga terduga pelaku dalam kasus tersebut.

Menurut penuturan Pendi, Palidi diduga menyampaikan sejumlah tuduhan tidak berdasar kepada istrinya, termasuk tudingan perilaku tidak senonoh, tanpa disertai bukti maupun saksi.

Pendi menilai tuduhan tersebut sebagai bentuk fitnah yang mencemarkan nama baik dirinya, merusak kehormatan keluarga, serta mencederai profesionalismenya sebagai jurnalis. Ia juga menduga adanya unsur kesengajaan untuk menghancurkan rumah tangganya sebagai bentuk tekanan atas aktivitas jurnalistik yang dilakukannya.

Atas peristiwa ini, publik mendesak Polres Tulang Bawang agar bertindak tegas dan profesional, serta memberikan perlindungan kepada wartawan sesuai amanat Pasal 18 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak terkait belum memberikan klarifikasi. Redaksi membuka hak jawab sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.
(Arnandes)