Kemendagri Tegaskan Dukungan terhadap Pembangunan Jaringan KA Trans SKS

JAKARTA -(deklarasinews.com)— Kemendagri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional, khususnya proyek Kereta Api Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi (Trans SKS), sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas wilayah dan menekan biaya logistik nasional.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Direktorat Perhubungan M. Ali Irmanda pada Focus Group Discussion (FGD) bertema “Membangun Konektivitas, Memangkas Jarak: Menyongsong Era Baru Perkeretaapian Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi” yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) di Stasiun Sudirman Baru/BNI City, Jakarta, Senin (6/4).

Berdasarkan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional hingga tahun 2030, pengembangan jaringan perkeretaapian terus ditingkatkan di berbagai wilayah, dengan target antara lain: Sumatera dari 1.871 km menjadi 2.900 km, Kalimantan sepanjang 1.200 km, serta Sulawesi dari 109 km menjadi 734 km. Sementara itu, kebutuhan anggaran pembangunan dan pengembangan perkeretaapian diperkirakan mencapai Rp853 triliun, dengan komposisi pembiayaan sebesar 32 persen dari APBN dan 68 persen dari sumber pembiayaan alternatif.

Pada forum tersebut, M. Ali Irmanda menekankan bahwa pengembangan kereta api, baik untuk angkutan penumpang antarkota maupun logistik, merupakan prioritas strategis nasional yang harus didukung melalui penguatan konektivitas wilayah secara terpadu. Pengembangan jaringan perkeretaapian Trans SKS juga telah memiliki landasan kebijakan dalam Rencana Tata Ruang Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Lebih lanjut, Ali mendorong peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan melalui sinkronisasi rencana pusat dan daerah, penguatan aksesibilitas kawasan, integrasi antarmoda, penataan ruang, serta percepatan perizinan. “Selain itu, penguatan koordinasi lintas wilayah antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota menjadi kunci keberhasilan implementasi proyek ini,” ungkap Ali.

Kemendagri juga menyatakan kesiapan untuk terus mendukung melalui fungsi pembinaan dan koordinasi, khususnya dalam memastikan kesiapan tata ruang, peningkatan aksesibilitas, serta penguatan sinergi lintas sektor dan wilayah.

Pada sesi diskusi, para peserta menekankan bahwa pengembangan Trans SKS tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur rel semata, tetapi juga harus dipandang sebagai pembangunan sistem perkeretaapian yang terintegrasi dengan pusat produksi, pelabuhan, kawasan industri, dan kawasan perkotaan. Pendekatan pembangunan pun perlu dilakukan secara selektif, bertahap, dan berbasis kebutuhan, dengan mempertimbangkan kesiapan masing-masing wilayah.

Selain itu, usulan pembentukan task force percepatan pembangunan Trans SKS diharapkan tidak hanya berfokus pada penyusunan kebijakan, tetapi juga berorientasi pada implementasi nyata serta penyelesaian berbagai hambatan di lapangan.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan terkait, pengembangan jaringan perkeretaapian Trans Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi diharapkan dapat menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, antara lain perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), Institut Teknologi Sumatera, Masyarakat Transportasi Indonesia, serta sejumlah kementerian/lembaga terkait lainnya.(Red)

Plt Sekretaris Bapenda Palembang Disorot A2KI: Jabatan Diduga Hampir Setahun, PAD Tak Capai Target

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2KI) menyoroti jabatan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang yang diduga telah menjabat hampir satu tahun. Kondisi tersebut dinilai tidak sejalan dengan ketentuan administrasi pemerintahan yang mengatur bahwa jabatan Plt. bersifat sementara (07/4/2026).

Sekretaris A2KI, Annas Efendi,S.M menyampaikan bahwa penunjukan Pelaksana Tugas seharusnya hanya dilakukan dalam kondisi sementara hingga pejabat definitif ditetapkan. Berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 2/SE/VII/2019 tentang kewenangan Pelaksana Harian (Plh) dan Pelaksana Tugas (Plt.), jabatan Plt. pada prinsipnya bersifat sementara.

A2KI menilai bahwa apabila benar jabatan Plt. Sekretaris Bapenda Kota Palembang telah berlangsung hampir satu tahun, maka kondisi tersebut patut mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan ketidakpastian dalam tata kelola organisasi pemerintahan.

Selain itu, A2KI juga menyoroti kinerja Plt. Sekretaris Bapenda Kota Palembang pada masanya di mana realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025 diduga tidak mencapai target yang telah ditetapkan. Posisi Sekretaris Bapenda dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung koordinasi internal serta penguatan kinerja organisasi dalam meningkatkan penerimaan daerah.

“Kami meminta Pemerintah Kota Palembang melalui Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, serta BKPSDM untuk segera melakukan evaluasi terhadap jabatan Plt. Sekretaris Bapenda Palembang tersebut dan segera menetapkan pejabat definitif sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Annas.

‎Di sisi lain, upaya konfirmasi yang dilakukan awak media kepada pihak Plt. Sekretaris Bapenda Kota Palembang masih belum memperoleh hasil. Sejak Senin (06/04/2026) hingga hari ini, Selasa (07/04/2026), pejabat terkait diketahui tengah menjalankan tugas sehingga belum dapat ditemui, Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang diberikan.

Sebagai bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, A2KI juga menyatakan akan melakukan aksi penyampaian pendapat di muka umum apabila persoalan ini tidak segera mendapat perhatian dan penjelasan dari pihak terkait. Aksi tersebut direncanakan sebagai bentuk dorongan agar pemerintah daerah segera melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Palembang.

A2KI menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap tata kelola pemerintahan di Kota Palembang agar berjalan sesuai dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. (Ning).

Rapimnas PJS 12 Mei 2026: Evaluasi Kesiapan DPD dan Pematangan Langkah Menuju Dewan Pers

‎JAKARTA -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2026 pada Selasa, 12 Mei 2026 di Jakarta. Rapimnas ini akan dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPP serta pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PJS se-Indonesia.

Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba, menyampaikan bahwa Rapimnas kali ini memiliki arti yang sangat strategis dan penting bagi perjalanan organisasi.

“Rapimnas ini bukan sekadar pertemuan rutin. Ini adalah momentum penting untuk mengevaluasi persiapan kita menuju pendaftaran PJS sebagai Konstituen Dewan Pers. Kita harus memastikan semua berjalan sesuai rencana,” ujar Mahmud Marhaba dalam keterangan tertulisnya, Selasa (07/04/2026).

Lima Agenda Strategis Rapimnas.

Rapimnas PJS 2026 akan membahas lima agenda strategis yang menjadi penentu langkah organisasi ke depan:

  1. Evaluasi Tahap 1 Persiapan Pendaftaran ke Dewan Pers

Seluruh DPD PJS se-Indonesia akan memaparkan progress pengumpulan data anggota sesuai target yang telah ditetapkan oleh DPP. Termasuk di dalamnya adalah kendala-kendala yang dihadapi masing-masing daerah dalam proses pengumpulan dokumen.

“Kami ingin mendengar langsung dari daerah. Apa yang sudah tercapai, apa kendalanya, dan bagaimana solusinya. Ini penting agar kita bisa bergerak bersama dengan langkah yang terukur,” jelas Mahmud.

  1. Pematangan Pelaksanaan Munas ke-3

Rapimnas juga akan membahas persiapan teknis dan administratif Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 PJS yang direncanakan akan digelar pada Juli 2026. Munas ini akan menjadi momentum bersejarah karena bertepatan dengan pendaftaran PJS ke Dewan Pers.

  1. Penentuan Daerah Target Verifikasi Dewan Pers

Salah satu agenda krusial adalah memutuskan daerah-daerah yang akan menjadi target verifikasi Dewan Pers, baik secara administrasi maupun faktual. Keputusan ini akan menentukan kesiapan infrastruktur organisasi di tingkat daerah.

“Verifikasi faktual dari Dewan Pers adalah tahapan yang sangat menentukan. Kami harus memastikan daerah yang ditunjuk benar-benar siap dari segi kantor, administrasi, dan seluruh kelengkapannya,” tegas Ketua Umum.

  1. Perayaan HUT PJS ke-4

Di sela-sela agenda Rapimnas, DPP PJS juga akan menggelar perayaan sederhana Hari Ulang Tahun (HUT) PJS ke-4. Perayaan ini sekaligus menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan organisasi selama empat tahun dan meneguhkan semangat menuju tahun kelima yang penuh tantangan.

Tema utama PJS Tahun 2026 yang akan diusung adalah: “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional dan Diakui.”

“Empat tahun bukan waktu yang singkat. Kita sudah melewati banyak hal. Dan di tahun kelima ini, kita akan membuktikan bahwa PJS layak menjadi bagian dari Konstituen Dewan Pers,” ungkap Mahmud penuh keyakinan.

  1. Penandatanganan MoU dengan BAZNAS RI dan LUKW

Agenda puncak Rapimnas adalah rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PJS dengan dua lembaga strategis, yakni:

  1. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI
  2. Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW)

Kerjasama dengan BAZNAS RI diharapkan dapat membuka peluang program-program kesejahteraan bagi wartawan anggota PJS. Sementara MoU dengan LUKW akan memperkuat aspek peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Kedua kerjasama ini sangat strategis. BAZNAS untuk kesejahteraan anggota, LUKW untuk kompetensi. Ini sejalan dengan visi PJS mewujudkan wartawan yang profesional dan sejahtera,” papar Mahmud.

Seruan untuk Seluruh Pengurus DPD

Mahmud Marhaba juga menyerukan kepada seluruh Ketua dan Sekretaris DPD PJS se-Indonesia untuk memastikan kehadirannya dalam Rapimnas ini.

“Kehadiran pimpinan daerah sangat penting. Kita akan membahas hal-hal krusial yang menentukan masa depan PJS. Saya harap tidak ada yang absen tanpa alasan yang benar-benar mendesak,” tegasnya.

Bagi DPD yang berhalangan hadir, diwajibkan untuk memberikan surat kuasa kepada pengurus DPD lainnya yang ditunjuk sebagai perwakilan.

Diharapkan seluruh peserta Rapimnas juga diminta untuk membawa:

  1. Laporan progress pengumpulan data anggota
  2. Daftar kendala yang dihadapi di daerah
  3. Rekapitulasi anggota yang siap didaftarkan ke Dewan Pers
  4. Masukan dan saran untuk pelaksanaan Munas ke-3
  5. Informasi kesiapan kantor DPD untuk verifikasi faktual

Target Besar: Konstituen Dewan Pers 2026

Sebagaimana diketahui, DPP PJS telah menetapkan target besar di tahun 2026, yakni mendaftarkan PJS sebagai Konstituen Dewan Pers. Jika berhasil, PJS akan mencatatkan sejarah sebagai organisasi pers khusus wartawan media online pertama yang menjadi bagian dari Konstituen Dewan Pers di Indonesia.

“Ini adalah perjuangan besar. Perjuangan yang membutuhkan kekompakan seluruh jajaran, dari DPP hingga DPC, dari Sabang sampai Merauke. Saya yakin, dengan kerja keras dan solidaritas yang kuat, kita pasti bisa!” tutup Mahmud Marhaba. (Ril/dkd)

Tingkatkan Disiplin, Kepala Pekon Tanjung Rusia Timur Wajibkan seluruh Perangkat Pekon Apel setiap Senin

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Kepala Pekon Tanjung Rusia, Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu Lampung, Dedi Irawan wajibkan seluruh perangkat pekonnya Apel setiap Hari Senin.

Apel senin ini sudah  saya berlakukan sejak saya menjabat Kepala Pekon dari tahun 2021, Saya berharap kegiatan Apel setiap hari senin dapat meningkatkan disiplin dan koordinasi dalam pelaksanaan tugas juga program kerja Pekon, Memperkuat solidaritas, Dan tak kalah penting kesadaran akan pentingnya gotong royong dan kerja sama dalam pembangunan Pekon,Ujarnya.

Tidak hanya aparatur Pekon yang wajib mengikuti Apel senin tapi juga RT dan Kadus juga BHP, Apel Senin di mulai jam 8.oo wib sampai dengan selesai, Pungkasnya [ Mulia Mega ]

Anggota Gapoktan Manunggal Karya Sidoraharjo Way Panji, Pertanyakan Anggaran Bantuan Sumur Bor

SIDOHARJO-WAY PANJI -(deklarasinews.com)- Petani yang tergabung dalam gabungan kelompok tani (Gapoktan) Manunggal Karya Sidoharjo pertanyakan transparansi anggaran bantuan Sumur Bor Optimalisasi  lahan Non Rawa tahun anggaran 2025.

Bantuan yang bersumber dari Bank Dunia melalui Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan kabupaten Lampung Selatan diduga tidak adanya transparansi anggaran kepada para anggotanya. Sehingga menimbulkan tanda tanya dalam pengerjaan Sumur Bor yang dinilai tidak sesuai dengan spesifikasinya.

Pasalnya, Gapoktan Manunggal Karya yang berdomisili di dusun Rejo Mulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji ini disinyalir sangat tertutup kepada para anggotanya, baik dalam pengerjaan pengadaan sumur Bor ataupun Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang hanya diketahui oleh Ketuanya Imam Basori dan bendaharanya.

Dari data dan fakta yang dihimpun Tim Media ini ditemukan bahwa bangunan penutup Sumur Bor sangat tidak layak dan terkesan asal-asalan. Pipa sumur masih acak-acakan tidak terpasang rapih sejak dibangun. Begitu juga dengan aliran air dari sumur kearea pesawahan anggota kelompok belum terpasang pipa, sehingga masih mengalir ditempat . Hal yang sama juga dengan pemasangan kWH meter listrik terlihat semrawut tidak sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh PLN dan terkesan asal-asalan.

Padahal dari data yang dihimpun besaran anggaran untuk satu titik Sumur Bor yakni sebesar Rp. 40 jutaan lebih, namun faktanya dilapangan sangat memprihatinkan dari anggaran Rp. 400 jutan lebih dana yang digelontorkan .

Tidak itu saja, dalam pelaksanaannya para petani juga dimintai uang sebesar Rp. 2 jutaan oleh pengurus Gapoktan Manunggal Karya dengan alasan untuk pembelian kabel listrik dan uang makan pekerja. Padahal seharusnya petani tidak dipungut biaya apapun alias gratis.

Seperti diketahui bahwa tujuan pemerintah memberikan bantuan pengadaan sumur Bor tersebut yakni untuk meningkatkan kesejahteraan petani dengan gerakan Swasembada Pangan. Petani yang sebelumnya pada musim tanam hanya sekali panen, diharapkan  dengan adanya bantuan Sumur Bor ini dapat melakukan 3 kali panen dalam satu musim tanam.

Untuk diketahui bahwa awalnya bantuan Sumur Bor kepada Gapoktan Manunggal Karya Sidoharjo sebanyak 8 titik. Namun dalam pelaksanaannya pengurus Gapoktan memecah jumlahnya menjadi 11 titik dengan alasan sudah konsultasi dengan Konsultan dengan asumsi anggaran Rp. 40 jutaan/titik.  Maka dengan adanya penambahan titik tersebut akan berpotensi akan mengurangi kualitas dan penyimpangan lainya.

SM (46) salah satu anggota kelompok tani yang tergabung dalam Gapoktan Manunggal Karya Sidoharjo mengatakan bahwa dirinya dan anggota lainya tidak mengetahui persis berapa besaran bantuan dan berapa anggaranya dalam satu titik Sumur Bor. Menurutnya dia hanya diberitahu oleh pengurus bahwa setiap penerima manfaat dikenakan bantuan sebesar Rp 2 juta guna pembelian kabel dan mekan pekerja ” Saya tidak tau berapa anggaran sumur Bor karena pengurus tertutup, yang dia tau dirinya dan anggota lainya nyumbang Rp. 2 juta katanya untuk beli kabel dan makan pekerjanya, ” tutur SM kepada Tim media ini sambil menuturkan dirinya tidak bisa menolak karena butuh aliran air saat musim tanam.

Dalam harapanya SM (46) berharap kepada para pengurus agar dapat merealisasikan bantuan Sumur Bor dari pemerintah tersebut dengan baik, karena sumur Bor tersebut sangat dibutuhkan oleh para petani dilingkungan ya,” tutup anggota kelompok tani ini.

Ditempat terpisah ketua Gapoktan Manunggal Karya Sidoharjo Imam Basori saat ditemui dirumahnya, Jumat (3/4/2026) membenarkan bahwa pihaknya telah menerima bantuan Sumur Bor sebanyak 8 titik namun dikembangkan menjadi 11 titik dengan sumber anggaran dari Bank Dunia atau APBN.

Menurutnya pemecahan dari 8 menjadi 11 titik itu dilakukan berdasarkan kesepakatan yang diketahui oleh konsultan dengan tidak mengurangi kualitas yang sudah ditetapkan.

Setelah dilakukan perhitungan maka setiap titik akan menghabiskan anggaran sebesar Rp. 40 jutaan  dan saat ini semua pekerjaan sudah selesai dikerjakan, mulai dari pengeboran, pemasangan kWH meter listrik, pembangunan pelindung Sumur Bor hingga pembagian saluran air kearea pesawahan anggotanya ” ungkapnya.

Dari pernyataan yang disampaikan oleh ketua Gapoktan Manunggal Karya Sidoharjo sangat bertolak belakang dengan kondisi yang ada dilapangan.

Mulai dari pengeboran, bangunan pelindung sumur Bor yang tidak sesuai dengan RAB yang ada, serta adanya pungutan kepada para anggota penerima manfaat pembangunan Sumur Bor. Oleh karena itu para instansi terkait agar mengkaji ulang dan memeriksa kembali Sumur Bor yang diduga sarat dengan penyimpangan dan pungli.

Halal Bihalal KKBMT Yapen, Warga Diajak Jaga Harmoni dan Kontribusi untuk Daerah

SERUI -(deklarasinews.com)– Kerukunan Keluarga Besar Maluku Tenggara (KKBMT) Yapen menggelar Halal Bihalal bertema “Satu Rasa, Satu Kebersamaan dalam Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi”. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Serui, Minggu (5/4/2026).

Hadir dalam acara tersebut Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno, Ustadz Alfan Fuandi, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun serta pengurus, Ketua Kerukunan Tanimbar, Perwakilan dari  Kerukunan Maluku Tengah dan  tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua IKEMAL Yapen, Harold Wenno, menegaskan bahwa Halal Bihalal memiliki makna mendalam, bukan sekadar seremonial. “Halal Bihalal ini mempererat tali silaturahmi, saling memaafkan, dan memperkuat persaudaraan di antara kita,” ujarnya.

Wenno menekankan pentingnya momentum ini bagi warga Maluku yang hidup di tanah rantau, yaitu Kabupaten Kepulauan Yapen. Ia berpesan agar warga Maluku terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan semangat persatuan sebagai orang basudara di perantauan.

Sebagai Ketua IKEMAL Cabang Kepulauan Yapen, Wenno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua dan pengurus KKBMT, panitia Hari Besar, serta seluruh warga atas kelancaran acara.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam menjaga nilai kekeluargaan, budaya, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Kepulauan Yapen,” tambahnya.

Wenno menegaskan bahwa kekuatan masyarakat Maluku di perantauan terletak pada persatuan dan solidaritas. Melalui Halal Bihalal ini, ia mengajak semua pihak memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kerukunan lintas suku, agama, dan golongan. Ia juga mendorong warga Maluku untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kita harus tunjukkan bahwa kehadiran kita membawa dampak positif, menjadi teladan dalam kebersamaan, serta bagian dari solusi di tempat kita berpijak, bekerja, dan berkarya,” pesan Wenno.

Di akhir sambutan, Ketua IKEMAL mengajak seluruh keluarga besar KKBMT dan tamu undangan mensyukuri hari istimewa ini sebagai berkah Tuhan Yang Maha Kuasa. Pasalnya, 5 April 2026 bertepatan dengan perayaan Paskah yang dirayakan umat Kristen dan Katolik.

Sementara itu Hikma Halal Bihalal di sampaikan oleh Ustadz Alfan Fuandi (GM)

Halal Bihalal KKBMT Yapen Jadi Ajang Pererat Silaturahmi dan Persaudaraan

SERUI -(deklarasinews.com)– Kerukunan Keluarga Besar Maluku Tenggara (KKBMT) Yapen menggelar Halal Bihalal bertema “Satu Rasa, Satu Kebersamaan dalam Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi” di Aula SMA Negeri 1 Serui, Minggu (5/4/2026).

Acara dihadiri Ketua Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL) Cabang Kabupaten Kepulauan Yapen Harold Wenno, Ustadz Alfan Fuandi, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun, pengurus, serta warga KKBMT di Kota Serui dan sekitarnya. Turut hadir Ketua Kerukunan Tanimbar, perwakilan Kerukunan Maluku Tengah, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua KKBMT Daniel Steven Putnarubun menyampaikan makna Halal Bihalal sebagai momen saling memaafkan pasca-Ramadhan.

“Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Setelah sebulan penuh basudara kita yang Muslim menjalankan ibadah puasa, hari ini kita berkumpul dalam suasana yang fitrah,” ujarnya.

Putnarubun menekankan bahwa Halal Bihalal bukan sekadar tradisi rutin, melainkan kesempatan melburkan perbedaan pendapat, kata-kata salah ucap, atau ego selama proses pengurusan Akta Pendirian KKBMT.

Ia juga menguatkan wadah organisasi yang kini memiliki landasan hukum kuat. “Akta pendirian yang kita miliki adalah ‘rumah’ kita. Namun, rumah yang megah tidak akan berarti jika penghuninya tidak rukun,” katanya.

Lebih lanjut, Putnarubun mengajak memperkuat semangat “Ain ni Ain” untuk membuktikan ikatan darah dan budaya Maluku Tenggara tetap kental di tanah Yapen. “Di tanah Yapen ini, kita adalah satu keluarga yang saling menopang—(it dat famur, it dat mivun),” tambahnya.

Ia berharap semangat program kerja organisasi semakin membara pasca-acara, sambil menjaga harmoni dengan penduduk lokal serta siap menolong sesama. “Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi yang merayakan. Mohon maaf lahir dan batin untuk kita semua,” tutupnya.

Putnarubun juga menyampaikan pantun penyemangat persatuan: Dari Kei membawa sagu, dimakan bersama di pinggir pantai, mari bersatu janganlah ragu, KKBMT Yapen semakin gemilang dan damai.

Mari eratkan semangat Ain ni Ain, saling memaafkan antar sesama kita, Hikmah Halal Bihalal disampaikan oleh Ustadz Alfan Fuandi.(GM)

Siring Ayik Bumi Agung Jebol Diterjang Hujan, Pasokan Air Ribuan Warga Terancam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Siring Ayik atau Tanggul irigasi Dan Pipa Air bersih di Dusun Bumi Agung Kecamaran Dempo Utara  jebol semalam sekitar pukul 03.00 WIB, akibat tingginya intensitas hujan. Dampaknya, aliran irigasi Dan Pipa saluran Air bersih terhenti Total dan berpotensi mengganggu pasokan air untuk sekitar ratusan Hektar lahan sawah di tiga kampung Talang Tinggi, Talang Baru Dan Talang Bodong Kelurahan Bumi Agung  kecamatan Dempo Utara,  karena ini adalah Satu -satunya Sumber Air bagi warga masyarakat tersbeut,” kata Zepni Amir selaku Warga yang juga sebagai Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pagaralam Sabtu (4/4/2026) pada Media ini.

Ia mengatakan 50% lebih warga Kelurahan Bumi Agung tergantung dengan pipa Air bersih tersebut juga untuk mengairi area pertanian , Air bersih bagi ribuan masyarakat di Kecamatan Dempo Utara.

“Lanjut Zefni Amir, Selain Terancam kerisis Air bersih dan mengganggu pasokan air, kata dia, jebolnya Siring Ayik di Bumi Agung terputus total tidak dapat di kerjakan lagi dengan bergontong royong bersama masyarakat. Menurut dia, Selain Ambruk dan jebol ini sisi kiri dan kanan terus melebar akibat tergerus Air, Siring Ayik Bumi Agung tersebut merupakan satu – satunya sumber Air bagi  di kelurahan Bumi Agung.”Katanya.

“Kami Berharap Pada Pemerintah Dan Dinas terkait segera melakukan Perbaikan mengingat Siring dan Pipa Air bersih ini sangat di butuhkan Ribuan Warga masyarakat.”ucapnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pagaralam John Hasman SE MM. Saat di hubungi media ini mengatakan, sudah turun ke lokasi dan juga menangani kejadian bencana Siring Air Bumi Agung tersebut lebih dari 10 meter yang jebol akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut beberapa hari terahir.

Ia mengatakan BPBD Kota Pagaralam bersama unsur lintas sektor, seperti Dari tingkat Rt & Rw, Kelurahan Dan Kecamatan agar segera membuat usulan segera ke Dinas PUPR segera melakukan kaji cepat di lokasi kejadian untuk menghindari risiko meluas tambahan longsor.

“Tim dari PUPR dimintak segera turun untuk melakukan kaji cepat dan menyiapkan rencana penanganan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat setempat dan juga petani pengguna Air Siring Bumi Agung untuk bersiap menghadapi gangguan distribusi air selama proses perbaikan berlangsung nanti.”Ucapnya.

“Saat tinjau lokasi tadi Kondisi Jebol dan Ambruk sudah tidak dapat lagi di kerjakan secara manual, diperlukan alat berat, karena kondisi dan lokasinya Siring Ayik Bumi Agung jebol sangat luas dan melebar untuk menghindari risiko longsor susulan semoga Dinas PUPR segeara lakukan pemulihan darurat.(Rep)

Banyak Jabatan Plt di Pemkot Palembang, A2KI Pertanyakan Kinerja Sekda dan BKPSDM

PALEMBANG -(deklarasinews.com)– Aliansi Aktivis Kritis Indonesia (A2KI) menyoroti masih adanya sejumlah jabatan Pelaksana Tugas (Plt) pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Palembang yang belum diisi pejabat definitive (05/4/2026).

‎‎Ketua Umum A2KI, Maulana AHA, S.H., menyebut kondisi ini tidak hanya mencerminkan lemahnya tata kelola birokrasi, tetapi juga menunjukkan adanya dugaan kelalaian dalam manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN).

‎‎“Ini bukan sekadar persoalan administratif. Ini menyangkut komitmen pemerintah dalam menjalankan birokrasi yang profesional dan taat aturan,” kata Maulana.

‎‎A2KI mencatat, sejumlah jabatan strategis seperti kepala dinas, kepala badan hingga sekretaris OPD dan lainnya masih diisi oleh Plt. Bahkan, ada yang diduga telah menjabat melampaui batas waktu yang diatur.

‎‎“Kalau benar ada Plt yang menjabat lebih dari enam bulan, ini patut diduga sebagai bentuk pembiaran. Aturan sudah jelas bahwa Plt itu bersifat sementara,” tegasnya.

‎‎A2KI menegaskan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang sebagai pemegang kewenangan tertinggi dalam pengambilan kebijakan daerah harus segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

‎‎“Jangan sampai ada kesan pembiaran dari pimpinan daerah. Ini menyangkut kredibilitas pemerintahan di mata publik,” ujarnya.

‎‎Sorotan tajam juga diarahkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) dan Kepala BKPSDM Kota Palembang yang dinilai memiliki peran sentral namun belum menunjukkan langkah konkret.

‎‎“Sekda sebagai koordinator administrasi pemerintahan dan Kepala BKPSDM sebagai pengelola manajemen ASN seharusnya menjadi garda terdepan memastikan pengisian jabatan berjalan sesuai aturan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, patut dipertanyakan komitmen, kinerja, dan tanggung jawabnya,” kata Maulana.

‎‎Ia menilai lambannya pengisian jabatan definitif berpotensi melanggar prinsip sistem merit serta membuka ruang spekulasi di tengah masyarakat.

‎‎“Jangan sampai publik menilai ada kepentingan tertentu atau praktik yang tidak transparan di balik lambannya pengisian jabatan ini,” tambahnya.

‎‎Pengelolaan ASN diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menekankan prinsip profesional, transparan, dan berbasis sistem merit. Selain itu, pengisian jabatan pimpinan tinggi juga mengacu pada Peraturan Menteri PANRB Nomor 15 Tahun 2019 tentang seleksi terbuka dan kompetitif.

‎‎A2KI menegaskan, jabatan Plt yang berlangsung terlalu lama tidak hanya bertentangan dengan semangat aturan, tetapi juga berpotensi menghambat efektivitas pelayanan publik.

‎‎Atas kondisi tersebut, A2KI berencana melaporkan persoalan ini ke Komisi Aparatur Sipil Negara dan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia untuk dilakukan evaluasi menyeluruh.

‎‎Sebagai bentuk kontrol masyarakat, A2KI juga menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat di Pemkot Palembang.

‎‎“Kami mendesak Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, dan Kepala BKPSDM Kota Palembang segera mengambil langkah tegas agar jabatan strategis di Pemkot Palembang dapat segera diisi oleh pejabat definitif sesuai ketentuan yang berlaku,” tutup Maulana.

‎‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Kota Palembang, belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi terkait sorotan yang disampaikan A2KI. (Ning).

GRIB Jaya Bersatu, Gelar Halal Bihalal Kabupaten Pringsewu dan Pesawaran di Gelar di Pesawaran

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H gabungan dua Ormas GRIB JAYA Pringsewu dan Pesawara yang di gelar di Taman Hiburan Bronjong Kabupaten Pesawaran sabtu 04/04/26 di hadiri oleh. Kapolres Pesawaran, Manager dan Staff  PTPN 7, Perwakilan Kapolres Pesawaran yang di wakili oleh Kasat Intel Andi M Putra, Pemuka agama, Ketua DPD Profinsi Lampung,DPC GRIB JAYA kabupaten Pringsewu dan Pesawaran beserta Anggota.

Ketua GRIB JAYA Pesawaran Hikmadin dalam sambutannya  menyampaikan, Acara ini merupakan Momentum halal bihalal, ini menjadi waktu  yang tepat untuk kita saling memaafkan mempererat tali silaturahmi serta memperkuat solidaritas kekompakan kita sebagai bagian dari GRIB JAYA,

Dengan kebersamaan ini semoga kita semakin solid dan disiplin.Terus hadir serta berpihak kepada masyarakat khususnya masyarakat kecil, Ujarnya

Atas nama pribadi dan keluarga besar GRIB JAYA Pesawaran kami mengucapkan mohon maaf lahir dan batin atas segala khilaf dan kesalahan, Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan dan memperkuat persatuan dan persaudaraan kita, Dan kegiatan kebersamaan ini dapat menjadi contoh untuk GRIB JAYA di Wilayah lain, Ujarnya.

Kapolres Pesawaran yang di wakili oleh Kasat Intel Andi. M.Putra dalam sambutannya menyampaikan Apresiasinya untuk kegiatan Halall Bihalal Gabungan 2 kabupaten ini.

Satu kehormatan bagi saya pada hari ini bisa berdiri di sini untuk menyampaikan  sambutan sapanya, Saya atas nama keluarga besar Polres Pesawaran mengucapkan minal aidin wal faizin mohon maaf lahir dan batin. Semoga kegiatan ini menjadi momen kita untuk saling kenal.Mari kita saling menghargai.

Kami dari polres pesawaran berharap bisa bekerjasama dan dapat saling mendukung demi keamanan wilayah kita khususnya di kabupaten pesawaran. Mari kita bersatu ajaknya, Dia  mengumpamakan lidi yang bersatu menjadi sapu yang bisa menjadi alat yang berguna.Inilah pentingnya bahu-membahu untuk kebaikan kebaikan,tutupnya

Edi Erwanto Ketua GRIB JAYA Pringsewu kepada rekan Media menyampaikan

Halal Bihalal ini menjadi momentum untuk memperkuat ukuwah islamiyah dan kebersamaan keluarga besar GRIB JAYA dua Kabupaten, kami berharap Sinerjitas ini terus berkelanjutan untuk dapat saling mendukung dan kebaikan.

Seperti Moto kami Tak perlu sedarah untuk bersaudara.pungaksnya

[ Mulia Mega ]