Bupati Yapen dan DPRK Yapen Hadiri Syukuran 99 Tahun Pekabaran Injil

YAPEN -(deklarasinews.com)- Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten ( DPRK) Kepulauan Yapen Ebzon Sembai S.,Pi.,M.H., menghadiri acara syukuran 99 Tahun Pekabaran Injil yang masuk ke Menawi, Kabupaten Kepulauan Yapen. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan ajakan kepada seluruh umat untuk senantiasa mengucap syukur kepada Tuhan selaku Kepala Gereja.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa perjalanan 99 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Injil untuk bertumbuh, berakar, dan menerangi masyarakat di Dataran Menawi dan sekitarnya. Menurutnya, hal tersebut patut disyukuri karena melalui hamba-hamba Tuhan dan para orang tua iman, dasar pelayanan telah diletakkan dengan kuat sehingga generasi saat ini dapat menikmati hasilnya.

Mengacu pada tema Firman Tuhan dalam Kitab Kolose 2:7, Bupati menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan panggilan bagi seluruh jemaat untuk mengevaluasi diri, sejauh mana gereja sungguh-sungguh berakar dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat. Momentum 99 tahun ini, lanjutnya, harus menjadi refleksi bersama menuju satu abad Pekabaran Injil di Dataran Menawi pada tahun 2027. Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyadari pembangunan tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik semata, tetapi yang lebih penting adalah membangun mental dan spiritual masyarakat, serta memperkuat kehidupan rohani umat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyoroti tantangan sosial yang tengah dihadapi daerah, khususnya peningkatan kasus HIV/AIDS yang telah mencapai 2.960 kasus terdata. Ia menyebutkan bahwa angka tersebut kemungkinan jauh lebih besar dari yang terlihat. Kabupaten Kepulauan Yapen saat ini menempati peringkat keempat terbanyak di Provinsi Papua. Menurutnya, faktor utama penularan antara lain pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba, sehingga persoalan ini menjadi tanggung jawab bersama.

Bupati mengajak seluruh pimpinan gereja untuk terus mendukung program-program pemerintah daerah dalam mewujudkan visi dan misi “Yapen Rumah Kita yang Berkeadilan, Unggul dan Sejahtera.” Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan anak-anak di Yapen.

Dalam pelaksanaan tugasnya, Bupati mengungkapkan bahwa dirinya telah mengunjungi empat distrik dan bertemu langsung dengan kepala distrik, kepala kampung, Bamuskam, kepala sekolah, guru, serta kepala puskesmas. Dari hasil kunjungan tersebut, ditemukan adanya sejumlah ASN, baik tenaga guru maupun tenaga medis, yang bertahun-tahun tidak melaksanakan tugas di tempat penugasan. Sebagai Pembina Kepegawaian, Bupati menegaskan akan menempuh prosedur sesuai aturan yang berlaku, termasuk menghentikan pembayaran gaji bahkan memberhentikan yang bersangkutan apabila terbukti tidak menjalankan tugas.

Terkait isu anak-anak Yapen yang belum mampu membaca dan menulis, Bupati mengakui bahwa hal tersebut ada benarnya. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab pendidikan bukan hanya berada pada guru, tetapi juga orang tua dan pemerintah. Ia berkomitmen untuk segera bertemu dengan Dinas Pendidikan dan para juru bayar di distrik guna mengevaluasi kondisi tersebut.

Ke depan, Bupati berencana memberlakukan sistem pembayaran gaji secara manual agar pegawai yang bersangkutan wajib hadir di kantor untuk menerima haknya. Ia juga mengingatkan bahwa kepala distrik dan kepala kampung merupakan kepanjangan tangan Bupati di wilayah masing-masing dan harus menjalankan tugas pemerintahan dengan penuh tanggung jawab.

“Kita baru menjalani empat distrik, masih tersisa 13 distrik yang akan saya kunjungi. Saya akan bertemu kepala kampung, kepala distrik, tenaga medis, dan guru satu per satu. Semua akan saya cek berdasarkan laporan yang saya terima. Inilah kondisi kita,” tegasnya.

Bupati juga meminta kepada Dandim agar Babinsa yang bertugas di kampung-kampung turut melaporkan apabila terdapat guru, tenaga medis, kepala kampung, maupun kepala distrik yang tidak berada di tempat tugas. Ia menekankan bahwa seluruh aparatur tersebut dibiayai oleh APBD sehingga harus menjalankan tugas dengan baik.

Menutup sambutannya, Bupati berharap seluruh pihak menjadikan hal ini sebagai perhatian bersama demi masa depan yang lebih baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan serta membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing.

Turut serta hadir Para Pimpinan OPD di lingkungan Pemda Yapen, Pemerintah Distrik Angkasera, Para Pdt dan Hamba Tuhan, Perwakilan TNI/POLRI Tokoh agama, Tokoh Adat dan Jemaat Gereja GKI Simon Petrus Menawi.(GM)

Tinggalkan Balasan