Sidomulyo Mulai Gak Aman, Motor Jamaah Masjid Besar Digasak Pelaku Saat Waktu Solat Magrib

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Aksi pencurian kendaraan sepeda motor (Curanmor) diwilayah kecamatan Sidomulyo semakin meresahkan warga masyarakat, para pemilik kendaraan harus ekstra berhati-hati saat memarkirkan kendaraanya khususnya ditempat umum.

Para pelaku tidak akan memilih waktu dan tempat untuk membidik sasaranya, bahkan dirumah ibadahpun turut menjadi targetnya. Mungkin yang terbenam dalam dikiranya adalah ada kesempatan yang tepat untuk melakukan aksinya.

Kali ini aksi pelaku dalam rekaman cctv milik Masjid Besar Al Muhajirin Sidomulyo diduga sebanyak dua orang dengan menggunakan kendaraan sepeda motor Matic ini masuk kearea parkir Masjid kebangsaan warga Sidomulyo ini, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 18.00 wib.

Hanya dalam hitungan menit, kedua pelaku berhasil menggasak satu unit sepeda motor merk Honda Beat BE 3867 LX warna Putih kombinasi Merah yang diparkir dibagian lantas dasar Masjid milik Leni Selfiyanti (37) warga Tarahan kecamatan Katibung Lampung Selatan. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian hingga belasan rupiah.

Korban Leni Selfiyanti (37) saat ditemui Tim Media ini menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula saat dirinya memandikan anaknya dikamar Mandi Masjid sebelum mengikuti sholat berjamaah didalam masjid.

Namun saat dirinya usai memandikan anaknya, dirinya tidak melihat lagi sepeda motor miliknya dimana kendaraanya diparkir. Selanjutnya dirinya menyampaikan kepada suaminya bahwa kendaraan yang diparkir dilantai dasar Masjid sudah tidak ada atau dicuri pelaku.

Selanjutnya dirinya bersama suaminya menemui pengurus Masjid Besar Al Muhajirin Sidomulyo untuk melihat rekaman CCTV. Dalam rekaman tersebut terlihat bahwa kendaraan miliknya telah dibawa oleh pelaku yang diduga sebanyak dua orang, ” Motor saya hilang saat memandikan anak saya dikamar mandi Masjid, dan benar dari rekaman CCTV motor saya sudah dibawa pelaku, ” tutur korban kepada Tim media ini .

Melalui telepon selulernya salah satu pengurus Masjid Besar Al Muhajirin Sidomulyo Arifin T membenarkan bahwa diperkirakan sebelum solat Mahgrib, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 18.00 wib  telah terjadi pencurian sepeda motor diarea parkir Masjid.

Dari informasi yang didapat korban adalah warga Katibung yang kesehariannya berjualan buah Durian didepan masjid. Sepeda motornya hilang saat korban memandikan anaknya sebelum pelaksanaan solat, ” ujar Arifin.

Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan saat dihubungi media ini menjelaskan bahwa dirinya tidak mengetahui terjadinya curanmor yang terjadi, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 18.00 wib tersebut.

Menurutnya hingga media ini menghubungi dirinya tidak mengetahui kalau telah terjadi Curanmor karena tidak ada korban yang melapor,

” Saya tidak tau kalau terjadi Curanmor di masjid, karena tidak ada laporan dari korban ke Polsek , ”  ungkap Peri.

Begitu ditanya apakah pihak Polsek Sidomulyo sudah mendatangi TKP (tempat kejadian perkara) ? dengan tegas Kapolsek bahwa pihaknya tidak mendatangi lokasi kejadian karena tidak ada laporannya, ” tutupnya.  (Cak Ton)

Tinggalkan Balasan