ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Senin pagi (1/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat mulai pukul 07.40 WIB dan dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan daerah, aparat TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara, serta tokoh masyarakat setempat.
Upacara dipimpin oleh Inspektur Upacara Danlanal Tanjung Balai Asahan Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko Djoewari. Turut hadir Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Rianto, Dandim 0208/As diwakili Kapten Inf Legimin, Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, Kajari Asahan Mochamad Judhy Ismono, Ketua Pengadilan Negeri Asahan Sayed Tarmizi, Sekda Zainal Aripin Sinaga, serta para pejabat tinggi daerah dan tokoh adat.
Dalam amanatnya, Letkol Agung membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Ditegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan diamalkan oleh seluruh rakyat Indonesia.
Tema yang diangkat tahun ini, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi perekat keberagaman bangsa Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan ratusan suku, namun juga relevan sebagai solusi menghadapi tantangan global, serta menjadi dasar bagi peran aktif Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.
“Pancasila adalah jangkar moral kita menghadapi ketidakpastian zaman. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita miliki dapat menjadi contoh bagi dunia dalam menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar Pancasila tidak hanya menjadi simbol semata, melainkan dijadikan pedoman nyata dalam setiap kebijakan dan tindakan. “Pastikan setiap kebijakan pemerintah berlandaskan keadilan sosial, serta terus lawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan,” tambahnya.
Usai upacara, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen masyarakat. “Pancasila adalah dasar negara dan pedoman hidup yang harus terus dijaga serta diamalkan dalam keseharian. Tema tahun ini sangat relevan, mengingat tantangan zaman menuntut kita tetap menjaga toleransi dan gotong royong dalam bingkai NKRI,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan menyaksikan secara langsung upacara nasional dari Jakarta melalui siaran resmi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, termasuk pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan diakhiri sekitar pukul 10.40 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.(Jun)