BANDAR LAMPUNG –(deklarasinews.com)- Main Dealer Honda Tunas Dwipa Matra (TDM) bersama tim Instruktur Safety Riding kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kondisi fisik saat berkendara melalui kampanye keselamatan bertema “Bahaya Microsleep dan Kelelahan Saat Berkendara”. Edukasi ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap tingginya risiko kecelakaan yang dipicu oleh kelelahan pengendara, terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh, touring komunitas, maupun aktivitas pulang kerja. Microsleep merupakan kondisi ketika seseorang tertidur dalam waktu sangat singkat tanpa disadari, yang dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi dan kendali kendaraan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang sering memicu kecelakaan lalu lintas di berbagai wilayah.
Dalam kegiatan edukasi yang dilakukan oleh tim Instruktur Safety Riding Honda, peserta diberikan pemahaman mengenai tanda-tanda awal kelelahan saat berkendara. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain mata terasa berat, sering menguap, kehilangan fokus, sulit mengingat beberapa kilometer terakhir perjalanan, hingga respons yang mulai melambat terhadap situasi di jalan. Pengendara yang mengalami kondisi tersebut disarankan segera mencari tempat aman untuk beristirahat. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi risiko terjadinya kecelakaan akibat menurunnya konsentrasi.
Selain memberikan materi teori, instruktur juga mengajak peserta untuk memahami pentingnya perencanaan perjalanan yang baik sebelum berkendara. Pengendara dianjurkan untuk memastikan waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan dan tidak memaksakan diri saat tubuh sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Dalam edukasi tersebut, Honda juga mengampanyekan kebiasaan beristirahat setiap dua jam sekali atau setelah menempuh jarak tertentu guna menjaga kondisi tubuh tetap prima. Kebiasaan ini dinilai efektif untuk memulihkan fokus dan meningkatkan keselamatan selama perjalanan.
Manager Promosi Main Dealer Tunas Dwipa Matra, Bagus Kurniawan, mengatakan bahwa kesadaran akan bahaya microsleep perlu terus ditingkatkan karena sering kali dianggap sepele oleh pengendara. Menurutnya, banyak pengendara yang merasa masih mampu melanjutkan perjalanan meskipun tubuh sudah memberikan sinyal kelelahan. “Keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mengendalikan kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan mental pengendara. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak memaksakan diri saat lelah dan membiasakan beristirahat setiap dua jam agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” ujar Bagus.
Melalui kampanye ini, Main Dealer Tunas Dwipa Matra berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa menjaga kondisi tubuh merupakan bagian penting dari budaya keselamatan berkendara. Edukasi mengenai bahaya microsleep akan terus disampaikan melalui berbagai program Safety Riding Honda kepada pelajar, komunitas, perusahaan, dan masyarakat umum di Lampung. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, pengendara diharapkan mampu mengenali risiko sejak dini dan mengambil keputusan yang tepat saat berada di jalan. Keselamatan menjadi tanggung jawab bersama demi mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi semua pengguna jalan. (Red)