MALANG -(deklarasinews.com)- Tiga mahasiswa Prodi Sains Data Kampus Unggul Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya berhasil menjadi juara 3 Nasional Data Mining Competition Explore Ah! 2026 di Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang pada Rabu, (24/6/26).
Ketiganya yakni Asmaul Dwi Akbar, Raynaldo Syah Pratama, dan Rekha Aprilia Andini. Sebelum menjalani babak final di Malang, ketiganya mengikuti tahapan seleksi secara daring seperti pengumpulan program phyton dan makalah.
Perwakilan salah satu tim, Asmaul Dwi Akbar mengatakan timnya yang bernama Kicau Maniaa berhasil masuk 5 besar. Dimana dataset yang digunakan merupakan dataset kasus kriminalitas yang terdiri dari 980 ribu data di Amerika Serikat dari tahun 2020 – 2024. Kemudian dari data tersebut tim menginovasikan solusi dengan judul “Crimeshield-XAI : Explainable Spatio Temporal Intelligence untuk prediksi mikro hotspot kejahatan dan patroli adaptif smart policing system.
“Dari inovasi solusi tersebut alhamdulillah tim kami diloloskan untuk ke babak final. Berangkat ke Malang untuk mempresentasikan hasil karya pada tanggal 24 Juni 2026. Alhamdulillah disaat itu meraih juara 3,” ucapnya.
Adapun dalam kompetisi tersebut Kampus Unggul IIB Darmajaya mampu bersaing secara nasional dengan perguruan tinggi terkemuka. “Ini merupakan yang pertama kali menjadi juara Data Mining,” ungkap Akbar.
Sementara Ketua Prodi Sains Data IIB Darmajaya Egi Safitri, S.Mat., M.Si. mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih ketiganya. “Prestasi ini merupakan bukti bahwa mahasiswa Sains Data IIB Darmajaya memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang analisis data, kecerdasan buatan, dan pengembangan solusi berbasis data,” ungkapnya.
Capaian ini, lanjut Egi, tidak diraih secara instan, melainkan melalui proses belajar yang konsisten, kerja keras, kemampuan berpikir analitis, serta semangat berinovasi dalam memecahkan permasalahan menggunakan pendekatan data science. “Prestasi ini juga menjadi hasil dari sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan lingkungan akademik yang terus mendorong budaya riset, kolaborasi, serta pengembangan kompetensi di bidang sains data,” ujarnya.
Egi menerangkan bahwa di era transformasi digital saat ini, kemampuan mengolah, menganalisis, dan menginterpretasikan data menjadi salah satu kompetensi yang paling dibutuhkan oleh berbagai sektor industri maupun pemerintahan. Oleh karena itu, Prodi Sains Data IIB Darmajaya akan terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, serta memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi melalui berbagai kompetisi, penelitian, dan proyek inovasi.
“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus mengasah kemampuan, berani berkompetisi, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak talenta-talenta sains data dari IIB Darmajaya yang mampu mengharumkan nama institusi di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.