WAY PANJI -(deklarasinews.com)- Dua warga dusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan Enok (63) dan Darmi (35) ditemukan meninggal dunia, Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kedua ibu dan anak iniĀ ditemukan meninggal duni diduga akibat tersengat aliran listrik yang digunakan sebagai jebakan Tikus oleh pemiliknya Edi Apriawan (41) warga desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.
Edi Apriawan Als Juna (41) orang yang pertamakali menemukan kedua korban mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat dirinya bersama tetangganya berniat pergi kesawah, Jumat (3/7/20206) sekitar pukul 05.00 wib untuk mematikan aliran listrik dipesawahan miliknya.
Namun saat tiba dipinggiran sawahnya, Juna (pangiilan akrabnya) mendengar ada bayi menangis. Namun karena takut dan merinding, sehingga dirinya tidak berani mendekat arah tangisan bayi itu dan menunggu ada warga yang melintas.
Selanjutnya saat dirinya bersama warga lainya mendekat kearah suara bayi, dirinya melihat dua orang perempuan memegang aliran listrik. Kemudian tak jauh dari kedua korban terlihat bayi sekitar umur 20 bulan menangis didekat salah satu korban yang diduga ib
“saya pergi kesawah sekitar pukul 05.00 wib untuk matikan aliran listrik yang digunakan untuk jebakan tikus, setelah sampai dilokasi saya melihat ada dua perempuan tengkurap sambil memegang kabel, saat dirinya dan warga mendekati keduanya sudah meninggal dunia, ” ujar Juna kepada pelitaekspres.com saat ditemui dirumahnya Jumat, (3/7/2026) sekitar pukul 14.00 wib.
Selain itu ada juga seorang bayi sekira usia 20 bulan menangis yang diduga anak dari salah satu korban yang tewas akibat sengatan listrik.
Selanjutnya saya bersama warga lainya, mengantar kedua korban bersama seorang bayi kerumah duka didusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.
Kepada pelitaeksres.com, Juna menjelaskan bahwa dirinya bersama keluarga sudah mendatangi rumah korban dan sudah memberikan bantuan atas musibah yang dialaminya, ” tutup Juna kepada media ini.
Ditempat terpisah kang Lady (52) salah seorang kerabat korban saat ditemui dirumahnya kepada media ini menjelaskan bahwa kedua korban tersebut adalah kerabat/keluarga dekatnya.
Atas musibah yang dialami oleh kedua kerabatnya itu, dirinya menerima atas musibah yang telah dialami oleh keluarganya, semoga atas kejadiqn tersebut menjadi pelajaran bagi kita semua, ” ungkap Kang Lady.
Ditempat terpisah Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo Aiptu Wahyu SM mewakili Kapolsek Sidomulyo AKP Peri Setiawan membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan atas tewasnya dua orang berjelis kelami perempuan akibat sengatan listri yang digunakan sebagai jebakan Tikus.
Kedua korban Mbah Enok (63) dan putrinya Darmi als Wanda (35) warga dusun Rejomulyo desa Sidoharjo Kecamatan Way Panji kabupaten Lampung Selatan.
Atas musibah tersebut pihaknya sudah melakukan oleh TKP dan meminta keterangan kebeberapa orang saksi yang melihat kejadian ini.
Saat Tim Media ini menanyakan apakah ada dugaan tindak pidana atas kejadian ini, Kanit Reskrim ini menjawab bahwa pihaknya belum melakukan pemanggilan kepada saksi dan pemilih lahan sawah guna dilakukanĀ pemeriksaan,
“hingga saat ini kami belum memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pemilih lahan/sawah, ”
Namun dalam waktu dekan saksi dan pemilik sawah akan dipanggil dan dilakukan pemeriksaan atas kejadian ini, ” ungkap Kanit Reskrim Polsek Sidomulyo ini. (Cak Ton)