MESUJI -(deklarasinews.com)- General Manager PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung secara langsung mendampingi kunjungan kerja Gubernur Provinsi Lampung ke Kabupaten Mesuji dan Kabupaten Tulang Bawang sebagai bentuk dukungan PLN terhadap program ketahanan pangan nasional.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan sektor pertanian daerah dalam mendukung swasembada pangan dan peningkatan taraf ekonomi petani dengan dukungan sarana produksi gabah kering berupa bed dryer dari pemerintah.
General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad menyampaikan komitmen PLN untuk mendukung produktivitas petani melalui penguatan infrastruktur kelistrikan yang menjadi salah satu faktor penting dalam rantai produksi pertanian modern.
“PLN siap untuk menghadirkan layanan kelistrikan sesuai dengan kebutuhan petani di wilayah Mesuji dan Tulang Bawang serta di seluruh Provinsi Lampung untuk meningkatkan produktivitas petani terutama pada proses produksi gabah kering yang selama ini mengalami kesulitan akibat sarana pertanian yang belum memadai,” ujar Rizky Mochamad.
Melalui dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal, PLN optimistis dapat menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Provinsi Lampung.
“PLN juga tentunya melihat upaya ini sebagai potensi pertumbuhan enegi yang besar sehingga sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah provinsi ini dapat meningkatkan roda ekonomi masyarakat, khususnya di Provinsi Lampung,” jelas Rizky Mochamad.
Pesan kolaborasi dan sinergi juga disampaikan oleh Gubernur Provinsi Lampung, Rahmat Mirzani Djausal saat melakukan kunjungan yang didampingi oleh sejumlah pimpinan instansi untuk mendukung para petani dari berbagai faktor.
“Kolaborasi dan sinergi antar instansi pemerintah maupun badan usaha sangat penting dalam upaya peningkatan kemandirian petani, dari segi kebutuhan energi, sarana pertanian, sampai dengan pemodalan, di sini kita semua bersinergi dan saya berpesan jangan pernah lelah memperjuangkan kesejahteraan rakyat,” tutup Rahmat Mirzani Djausal.