Meriah dan Penuh Toleransi, Pawai Takbiran Iduladha Gema di Serui

SERUI -(deklarasinews.com)— Gema takbir berkumandang meriah di Alun-Alun Trikora Serui saat Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE, M.Si, secara resmi melepas Pawai Takbiran dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah 5 Juni 2025.

Acara yang diikuti ratusan peserta ini turut dihadiri oleh pejabat daerah, Forkopimda, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), para ketua masjid, serta perwakilan berbagai paguyuban dan elemen masyarakat, yang menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dan toleransi di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Arisoy menekankan bahwa pawai takbiran bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi merupakan momen untuk mengagungkan kebesaran Allah SWT dan mensyukuri nikmat-Nya melalui kumandang takbir yang menggema.

“Kita perlu memahami makna pawai takbiran, bahwa ini bukan hanya perayaan rutin, tetapi bentuk pujian kepada Tuhan Yang Maha Esa. Lewat takbir, kita memuliakan nama-Nya dan mensyukuri segala karunia yang telah diberikan kepada kita,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menjaga ketertiban selama pawai berlangsung, sebagai bentuk penghormatan terhadap makna takbiran itu sendiri.

“Saya harap semuanya mematuhi arahan panitia dan ketentuan lalu lintas yang berlaku. Jangan ada kebut-kebutan. Rayakan takbiran ini dengan aman, tertib, dan penuh khidmat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PHBI Kepulauan Yapen, H. Adhan Arman, S.Sos, dalam laporannya menyampaikan bahwa momen Iduladha tahun ini sangat bermakna, seiring dengan pelaksanaan puncak ibadah haji di Tanah Suci.

“Saat ini umat Islam di Mekkah sedang bersiap menuju Muzdalifah, melontar jumrah, dan melanjutkan rangkaian ibadah haji. Kita doakan semua jamaah diberi kekuatan dan keselamatan,” ucapnya.

Ketua PHBI juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah dan sejumlah pihak yang telah memberikan sumbangan hewan kurban, termasuk dari Bupati Yapen, Presiden RI, dan Pertamina Serui. Ia melaporkan bahwa hingga malam takbiran, sebanyak 112 ekor hewan kurban telah terkumpul, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Menariknya, Adhan menambahkan bahwa pawai takbiran kali ini juga diramaikan oleh partisipasi dari umat Nasrani, yang hadir untuk mendukung dan merayakan semangat kebersamaan antarumat beragama di Yapen.

Iringan kendaraan hias, nyanyian takbir, dan partisipasi berbagai komunitas menjadikan pawai takbiran ini sebagai momentum religius dan sosial yang sarat makna bagi masyarakat Yapen.(GM)

Pemkab Kepulauan Yapen Serahkan Hewan Kurban Sambut Idul Adha 1446 H

SERUI -(deklarasinews.com)– Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang jatuh pada tahun 2025 Masehi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyerahkan bantuan hewan kurban berupa sapi kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Yapen.

Bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat Muslim di wilayah Kepulauan Yapen yang akan merayakan hari besar keagamaan tersebut.

Menjelang penyerahan secara resmi kepada PHBI, pada Rabu sore (4/6/2025), Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, didampingi oleh Sekretaris Daerah Erny Renny Tania, meninjau langsung kondisi hewan-hewan kurban yang akan diserahkan. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan bahwa seluruh hewan kurban dalam keadaan sehat dan layak untuk dikurbankan sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya umat Muslim yang merayakan Idul Adha. Ini juga menjadi wujud kebersamaan dan toleransi antar umat beragama di Kepulauan Yapen,” ujar Wakil Bupati Roi Palunga di sela-sela peninjauan.

Penyerahan bantuan hewan kurban tersebut rencananya akan dilakukan secara simbolis oleh Pemerintah Daerah kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Yapen sebelum pelaksanaan Salat Ied pada Jumat, 6 Juni 2025, di Lapangan Alun-alun Trikora, Serui. Selanjutnya, PHBI akan menyalurkan hewan kurban tersebut kepada masjid-masjid yang belum memiliki hewan kurban atau sesuai dengan ketentuan syariat Islam.

Dengan adanya bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap momentum Idul Adha dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga masyarakat di daerah ini.(Red)

Pemkab Kepulauan Yapen Gelar Pelatihan Seni Musik dan Tari

SERUI -(deklarassinews.com)- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Seni Musik, Tari kepada Seniman dan Pembekalan Juri Lomba yang berlangsung selama tiga hari, dari 4 hingga 6 Juni 2025, di Gedung KNPI Serui. Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan atas inisiatif menyelenggarakan pelatihan yang bersifat strategis ini.

“Pelatihan ini bukan hanya pembekalan teknis semata, melainkan bagian dari membangun ekosistem seni budaya yang kokoh, kreatif, dan berdaya saing,” ujarnya di hadapan para peserta.

Dalam Sambutannya, Wakil Bupati juga menekankan pentingnya pelestarian dan pengembangan budaya lokal sebagai identitas masyarakat Kepulauan Yapen. Musik dan tari, menurutnya, tidak sekadar bentuk ekspresi, tetapi merupakan warisan budaya yang perlu diwariskan dan dilestarikan secara profesional.

Melalui pelatihan ini, diharapkan:

  1. Para seniman dapat menyerap ilmu dan wawasan baru untuk memperkaya proses kreatif mereka.
  2. Terbangun kolaborasi antar pelaku seni yang saling mendukung.
  3. Lahirnya juri-juri lomba yang berintegritas, profesional, dan memahami nilai-nilai budaya lokal.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kepulauan Yapen, Bob M. Matui, M.Pd, mengungkapkan bahwa kegiatan ini juga melibatkan seniman-seniman senior serta 43 sanggar seni yang tersebar di seluruh wilayah Kepulauan Yapen.

“Kami ingin para seniman bukan hanya sekadar mengaku seniman, tapi benar-benar memahami esensi seni musik dan tari yang berakar dari budaya daerah,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara ini, Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Yapen, Niko Imbiri, Ketua Dewan Adat Yapen Wellem Zaman Bonay, perwakilan Dewan Kesenian Tanah Papua, serta para tokoh seni dan peserta dari berbagai sanggar seni.

Dengan mengusung tema “Hidup itu seni… Maka jadikanlah seni itu untuk menghidupkan”, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan seni dan budaya di Kabupaten Kepulauan Yapen.(GM)

Layanan Kesehatan Darurat Dikerahkan, Dinkes Yapen Respons Banjir di Dua Distrik

YAPEN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Kesehatan menunjukkan respon cepat terhadap bencana banjir yang melanda Distrik Angkaisera dan Yawakukat pada Senin sore, 2 Juni 2025. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut menyebabkan luapan Kali Sanayoka dan Kali Kainui, yang menggenangi permukiman warga di sejumlah kampung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen, Karolis Tanawani. SKM. MPH, memimpin langsung tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, analis farmasi, dan petugas kesehatan lainnya untuk memberikan layanan kesehatan darurat di lokasi terdampak. Tim medis fokus menangani penyakit pasca banjir seperti infeksi kulit, Diare, ISPA dan Malaria.

Selain memberikan layanan pengobatan massal, tim juga melakukan peninjauan langsung ke rumah-rumah warga dan lingkungan sekitar, guna memastikan akses layanan kesehatan menjangkau seluruh masyarakat terdampak. Kehadiran tim medis disambut antusias oleh warga yang sangat membutuhkan pertolongan pasca banjir.

“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan penanganan kesehatan dilakukan secepat mungkin. Ini adalah bagian dari upaya tanggap darurat kami,” ujar Karolis Tanawani.

Sebagai bagian dari tanggap darurat terpadu, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen juga mendistribusikan 6.000 liter air bersih ke wilayah terdampak menggunakan mobil pemadam kebakaran, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Setelah dilakukan koordinasi lintas instansi, Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, mengarahkan seluruh dinas teknis untuk segera bergerak cepat mengatasi dampak banjir. Pemerintah daerah bersama stakeholder terkait seperti BNPB, DPRK, Dinas PUPR Kepulauan Yapen, Basarnas, serta TNI-POLRI turut turun langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat secara terpadu.

Dalam peninjauan ke lokasi banjir, Wabup Palunga didampingi Plt. Asisten I Setda Yohanes Matayane, Kepala Pelaksana BPBD Drs. Jhon Muai, serta Kasat Pol Air Polres Kepulauan Yapen AKP Eko Budi Santoso. Ia menyampaikan bahwa banjir terjadi akibat pendangkalan dan struktur aliran sungai yang berkelok-kelok, sehingga air meluap ke pemukiman.

“Kami akan segera melakukan normalisasi dan pengerukan kali. Kami juga memohon kerja sama dari masyarakat, khususnya pemilik hak ulayat, jika ada lahan yang perlu diluruskan untuk memperlancar aliran air,” jelas Wabup Palunga.

Melalui sinergi antara dinas kesehatan, dinas teknis, aparat keamanan, dan stakeholder lainnya, diharapkan proses pemulihan pasca bencana berjalan cepat dan kebutuhan masyarakat, terutama dalam aspek kesehatan dan layanan dasar, dapat segera terpenuhi.(GM)

Dengan Semangat Pancasila, ASN Yapen Teguhkan Persatuan dan Kebangsaan di Peringatan 1 Juni

SERUI -(deklarasinews.com)- Dengan mengusung tema, “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya”  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (2/6/2025), bertempat di halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen.

Upacara tersebut sejatinya diperingati setiap tanggal 1 Juni, namun pelaksanaannya ditunda sehari karena pada tahun ini bertepatan dengan hari Minggu. Penundaan ini dilakukan agar peringatan tetap dapat berlangsung secara formal dan diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan pemerintah daerah.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, bertindak sebagai pembina upacara, yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Erny Renny Tania, para staf ahli bupati, asisten Sekda, pimpinan OPD, kepala bagian, kepala sub bagian, serta ASN lingkup Pemkab Kepulauan Yapen.

Rangkaian upacara meliputi: pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, dan pembacaan Pembukaan UUD 1945.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati membacakan pidato resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, yang menekankan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di tengah tantangan zaman.

“Pancasila bukan sekadar dokumen historis, tetapi merupakan jiwa bangsa, pedoman hidup bersama, serta bintang penuntun dalam mewujudkan cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” ungkapnya.

Pidato tersebut juga menyoroti agenda prioritas nasional Asta Cita, di mana salah satu poin utamanya adalah memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Lebih lanjut, seluruh elemen bangsa diajak untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam dunia pendidikan, pelayanan publik, perekonomian, serta perilaku di ruang digital.

“Kita ingin Indonesia yang maju bukan hanya dalam statistik dan teknologi, tetapi juga dalam moral, keadilan sosial, dan rasa persaudaraan,” ujarnya dalam pidato tersebut.

Upacara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen terhadap ideologi bangsa dan meneguhkan semangat persatuan dan kesatuan.

“Dirgahayu Pancasila! Jayalah Indonesiaku!” pungkas Wakil Bupati Kepulauan Yapen menutup amanatnya.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Kepulauan Yapen tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap dasar negara, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh aparatur pemerintahan dalam lengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui amanat resmi dari BPIP yang disampaikan oleh Wakil Bupati Roi Palunga, upacara ini menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai fondasi moral, sosial, dan kebangsaan dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ditutup dengan doa syukur, sebagai ungkapan harapan agar semangat kebangsaan dan persatuan senantiasa terpelihara dalam setiap langkah pembangunan daerah dan bangsa.(GM)

Peringati HKG ke-53 dan Sambut Idul Adha, TP PKK Yapen Salurkan Bantuan ke Anak Yatim di Ponpes Muhammadiyah

SERUI -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025 serta menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Kelompok Kerja (Pokja) I melaksanakan kegiatan sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada Panti Asuhan Pondok Pesantren Muhammadiyah Serui, Senin (02/06/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen dalam menggerakkan peran sosial kemasyarakatan, khususnya dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim dan dhuafa yang dibina di lingkungan pondok pesantren.

Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen, Ny. Dina Rumbiak Arisoy, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari pihak yayasan serta pengurus panti. Ia menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bentuk kepedulian TP PKK terhadap sesama, serta bagian dari perwujudan nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan dalam menyambut hari besar umat Islam.

“Kami berharap, meskipun bantuan ini tidak seberapa, tetapi bisa membantu meringankan kebutuhan di panti asuhan ini. Lebih dari itu, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan, saling peduli, dan kasih sayang terhadap sesama, khususnya anak-anak yang berada di bawah asuhan Yayasan Muhammadiyah Serui,” ungkapnya.

Ny. Dina juga menyampaikan harapan agar anak-anak yang diasuh di panti asuhan tersebut tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, cerdas, memiliki karakter yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa di masa depan.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kepulauan Yapen, Raja Ali Hamzah Siregar, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kunjungan serta perhatian dari TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami, terutama bagi anak-anak yang kami asuh. Saat ini, kami memiliki sekitar 30 anak di panti asuhan yang juga menjadi bagian dari lembaga pendidikan Muhammadiyah, mulai dari tingkat TK hingga SMK. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus terjalin dan memberi manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua TP PKK Kepulauan Yapen kepada pengurus panti.

Dengan kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen tidak hanya memperingati momentum penting dalam sejarah gerakan PKK dan hari besar keagamaan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.(GM)

Ibadah Syukur HUT ke-103 GKI Imanuel Serui Kota Dihadiri Wakil Bupati dan Tokoh Gereja

SERUI -(deklarasinews.com)– Jemaat GKI Imanuel Serui Kota merayakan Hari Ulang Tahun ke-103 dalam suasana penuh sukacita dan kekhidmatan melalui ibadah syukur yang dilaksanakan pada Minggu, 1 Juni 2025, bertempat di Gedung Gereja GKI Imanuel Serui Kota. Ibadah dimulai pukul 17.00 WIT dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Bapak Roi Palunga, turut hadir mengenakan pakaian adat Toraja berwarna kuning dengan aksen cokelat. Hadir pula Anggota DPRK, Ketua Klasis GKI Yapen Selatan bersama pengurus, yang turut menambah semarak dan makna dalam perayaan ini.

Ibadah dipimpin oleh Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) GKI Imanuel Serui Kota, Pdt. Henika B. Sada, S.Si. Firman Tuhan diambil dari Kitab Wahyu 20:1-6, yang mengajak jemaat untuk tetap setia dan berpengharapan  kepada Kristus. Ada Jemaat mengenakan pakaian adat dari berbagai suku dan daerah, mencerminkan kekayaan budaya serta semangat persatuan dalam tubuh Kristus. Ibadah semakin meriah dengan puji-pujian dan penampilan vokal grup, termasuk lagu-lagu rohani pilihan.

Dalam sambutannya, Ketua Klasis GKI Yapen Selatan, Pdt. Maria Mayor, S.Si., mengajak jemaat untuk merenungkan perjalanan panjang gereja selama lebih dari satu abad. Ia menyampaikan, “Kita mengenang para pendahulu kita. Hingga saat ini, Jemaat GKI Imanuel masih eksis karena persekutuan ini adalah milik Tuhan. Perjalanan ini tentu tidak selalu mulus—pasti ada kerikil dan tantangan—namun pada akhirnya buah dari pelayanan akan kita rasakan bersama.”

Sementara itu, dalam sambutannya yang penuh makna, Wakil Bupati Kepulauan Yapen, Roi Palunga, menyampaikan rasa syukur atas pertambahan usia jemaat. “Sebagai umat yang beriman, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Bapa di Surga. Karena kasih dan penyertaan-Nya, hari ini Jemaat GKI Imanuel Serui Kota boleh merayakan usia ke-103 tahun. Atas nama Pemerintah Daerah dan secara pribadi, saya mengucapkan selamat kepada seluruh warga jemaat atas pertambahan usia ini. Harapan kami, semoga di usia yang ke-103, Jemaat GKI Imanuel semakin dewasa dan matang dalam melaksanakan Tri Panggilan Gereja: Bersekutu, Bersaksi, dan Melayani bagi umat Tuhan.”

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyampaikan beberapa pesan penting dari Pemerintah Daerah, di antaranya agar momen peringatan HUT ini dijadikan sebagai tonggak evaluasi terhadap eksistensi serta kinerja kepengurusan jemaat dalam melaksanakan misi pelayanan melalui Tri Panggilan Gereja.

“Jemaat GKI Imanuel Serui Kota merupakan salah satu denominasi gereja di Kabupaten Kepulauan Yapen yang menjadi pilar pembangunan daerah serta mitra pemerintah. Dukungan jemaat terhadap pembangunan daerah diharapkan dapat diwujudkan melalui program-program kerja yang sinergis dengan pemerintah, sehingga bersama-sama kita dapat mensejahterakan masyarakat Kepulauan Yapen,” ungkapnya.

Menutup sambutannya, beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Pelaksana Harian Majelis Jemaat dan seluruh warga jemaat atas kontribusi nyata dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat hingga saat ini.

Ibadah syukur ini juga dihadiri oleh jemaat dari sejumlah jemaat pemekaran dari GKI Imanuel Serui Kota, yaitu Jemaat Elim Famboaman, GKI Ebenhaezer Warari, dan GKI Kapernaum, serta hadir  6 Jemaat Kotawi Klasis GKI Yapen Selatan.

Sebelumnya, dalam laporan Sekretaris Jemaat, Penatua Aser Pongratte, disampaikan bahwa menjelang puncak perayaan HUT ke-103 ini telah dilaksanakan berbagai kegiatan antar rayon. Di antaranya lomba cerdas cermat Alkitab yang melibatkan empat unsur pelayanan: Persekutuan Wanita (PW), Persekutuan Kaum Bapa (PKB), Persekutuan Anak dan Remaja (PAR), serta Persekutuan Anggota Muda (PAM). Selain itu, juga digelar lomba gawang mini ceria antar Persekutuan Wanita.

Usai ibadah, acara dilanjutkan dengan pemotongan kue ulang tahun, ramah tamah, sesi foto bersama, serta makan kasih (agape) sebagai wujud syukur dan kebersamaan seluruh jemaat.

Semoga perayaan ulang tahun ke-103 ini semakin mempererat iman dan pelayanan jemaat dalam terang kasih Kristus.(GM)

Dina Rumbiak Arisoy: Mama-Mama Papua Punya Potensi Besar, PKK Siap Dampingi untuk Bangkit dan Berkarya

YAPEN UTARA -(deklarasinews.com)- Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tahun 2025, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar serangkaian kegiatan pemberdayaan di wilayah Distrik Yapen Utara. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan peran perempuan dalam keluarga, ketahanan pangan, sandang, perumahan, dan tata laksana rumah tangga melalui Pokja III (30/5/2025).

Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen, Ny. Dina Rumbiak Arisoy, memimpin langsung kegiatan yang berlangsung di beberapa kampung seperti Kiriyouw, Tindaret, dan Doreimanona. Ia didampingi Kasat Pol PP beserta tim, Kepala Distrik Aldius Kanggunum, serta para kepala kampung.

Salah satu kegiatan utama adalah sosialisasi peran perempuan dalam ketahanan pangan keluarga, dengan mendorong pemanfaatan lahan pekarangan melalui program unggulan AKU HATINYA PKK (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman). Dalam sesi tersebut, disampaikan pentingnya peran ibu dalam menciptakan kemandirian pangan rumah tangga dari lingkungan terdekat.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan bibit tanaman, benih sayuran, alat pertanian, dan bokashi kepada TP PKK kampung Tindaret, Doreimanona, dan Kiriyouw. Penanaman bibit secara simbolis dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK bersama kelompok PKK Kiriyouw di lahan kebun bersama. Ke depan, program ini akan dilombakan antar kampung dalam tajuk lomba AKU HATINYA PKK.

Selain bidang pangan, Pokja III juga menyampaikan materi terkait program sandang, meliputi etika berbusana yang sopan dan sesuai dengan situasi, serta pelatihan keterampilan tata rias wajah dan rambut bagi ibu-ibu PKK se-Distrik Yapen Utara. Diharapkan, keterampilan ini bisa menjadi peluang usaha rumahan yang potensial.

Tak hanya itu, peserta juga mendapat materi mengenai konsep rumah sehat dan layak huni. Rumah yang sehat tak harus besar, namun harus memberikan kenyamanan bagi penghuninya, memiliki ventilasi udara yang cukup, jamban keluarga, sumber air minum bersih, dan tempat pembuangan limbah yang layak.

Dalam sambutannya, Ny. Dina Rumbiak Arisoy menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat peran PKK dalam mendampingi dan memberdayakan masyarakat, khususnya perempuan, agar dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Mama-mama Papua ini adalah perempuan hebat, penuh potensi. Ketika diberi kesempatan, mereka akan bergerak dan menunjukkan kemampuan mereka. PKK hadir hari ini untuk memberikan motivasi agar mama-mama bisa bangkit, berkarya, dan menghasilkan uang dari potensi yang mereka miliki,” ujar Dina.

Ia juga menekankan bahwa tanah Papua, khususnya di Distrik Yapen Utara, sangat subur dan kaya potensi. Namun pengelolaan yang maksimal masih sangat dibutuhkan.

“Tanah kita subur, hanya butuh perhatian dan pendampingan agar dapat dikelola menjadi sumber penghasilan keluarga. PKK siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program nyata dan sarana yang dibutuhkan warga,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK juga mengajak para ibu untuk tidak melupakan pentingnya pendidikan anak-anak.

“Anak-anak adalah generasi emas Papua. Ibu-ibu harus terus memotivasi mereka agar sekolah dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(GM)

Kolaborasi PKK dan PKBM: Pencanangan Gelari Pelangi Tingkatkan Pendidikan dan Ekonomi Keluarga

YAPEN -(deklarasinews.com)-  TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Pokjar II  pada hari Selasa, 27/05/2025 menggelar kegiatan Pencanangan Kegiatan Galeri Pelangi bersama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mana Awasa di Kampung Turu.

Program “Gelari Pelangi” (Gerakan Keluarga Indonesia dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi) merupakan inisiatif nasional dari Tim Penggerak PKK yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi keluarga di Indonesia.  Program ini dijalankan oleh Pokja II TP PKK dan mencakup berbagai kegiatan seperti gerakan gemar membaca, peningkatan keterampilan keluarga, penguatan ekonomi melalui UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga)

Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen Ny Dina Rumbiak Arisoy dalam sambutannya mengatakan bahwa Dengan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif, Gelari Pelangi menjadi salah satu program unggulan PKK yang berkontribusi signifikan dalam pemberdayaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. kehadiran TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen di Kampung turu ini, sebagai mana program PKK secara nasional melalui Pokja II bekerjasama bersama pemerintah dalam melakukan program pendidikan terkait pendidikan dan pemberdayaan ekonomi rakyat dengan sasaran kepada keluarga.

ia juga berterima kasih  kepada pengurus PKBM Mana Awasa serta berpesan kepada anak anak peserta didik agar terus berjuang dan memiliki kemauan untuk dapat meraih kesempatan kesempatan kedepannya. PKBM Mana Awasa dalam tanggung jawabnya mendidik dan bertanggung jawab bagaimana anak anak ini dapat menerima ijazah yang sama dengan sekolah pada umumnya.

“Hari ini kami TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen dalam tanggung jawab dan pelayanan kami bekerjasama dengan PKBM mana Awasa untuk melakukan Pencanangan di hari ini” ujarnya

Ketua TP PKK Dalam kesempatan ini juga menyerahkan bantuan uang tunai kepada PKBM Mana Awasa, serta berharap apa yang diberikan walaupun tidak besar tetapi bisa mengembangkan ketrampilan bagi PKBM Mana Awasa dan mama mama di Kampung Turu

Sementara itu dalam arahannya Ketua PKBM Mana Awasa, Habel Kamarea mengatakan bahwa PKBM ini berdiri sejak tahun 2007. Dirinya mengatakan bahwa PKBM Mana Awasa ini hanya menjalankan Program Kesetaraan Paket A,B, dan C, sehingga dirinya memberikan apresiasi kepada TP PKK Kabupaten Kepulauan Yapen atas Pencanangan Galeri Pelangi dihari ini. Dalam kesempatannya selaku Pengelola PKBM Mana Awasa, ia berpesan kepada Ketua TP PKK  Kabupaten bahwa PKBM ini ingin memiliki sebuah Gedung dan juga transportasi karena jangkauan perekrutan peserta didik tidak hanya dari sekitar kota Serui saja. Tak hanya kegiatan belajar, ketua PKBM juga berharap agar PKK terus memberikan ketrampilan ketrampilan bagi peserta didik.(GM)

Dukung SDM Unggul, Pemkab Yapen Jadikan Peresmian Asrama di Yogyakarta sebagai Awal Gerakan Pendidikan Nasional

YOGYAKARTA –(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen secara resmi meresmikan Asrama Mahasiswa Yapen di Kota Yogyakarta pada Minggu (25/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati Benyamin Arisoy dan Wakil Bupati Roi Palunga dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah yang sedang menempuh studi di luar wilayah Kepulauan Yapen.

Bupati Benyamin Arisoy saat diwawancarai menegaskan bahwa pembangunan dan peresmian asrama ini bukan merupakan akhir dari program, tetapi justru menjadi langkah awal dari upaya strategis Pemerintah Daerah dalam menata dan membenahi seluruh fasilitas asrama mahasiswa Yapen yang tersebar di berbagai kota studi.

“Asrama Mahasiswa Yapen di Yogyakarta ini menjadi contoh nyata komitmen kami dalam mendukung pendidikan generasi muda. Selanjutnya, kami akan fokus melakukan pembenahan dan pembangunan asrama di kota studi lainnya, seperti Surabaya, Makassar, Manokwari, Manado, dan Jayapura yang saat ini memiliki tiga asrama. Rencana pembangunan akan dimulai tahun 2025 ini dan disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi setiap lokasi,” ujar Bupati Benyamin.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menilai keberadaan asrama sangat penting sebagai tempat tinggal yang aman, nyaman, dan mendukung proses belajar mahasiswa. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan mahasiswa asal Yapen dapat menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan fasilitas yang memadai.

“Kami memandang pendidikan sebagai investasi jangka panjang. Anak-anak kita adalah generasi penerus pembangunan daerah. Dengan menyediakan fasilitas seperti asrama, kita turut serta menyiapkan masa depan Yapen yang lebih baik,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen akan terus mengawal program ini sebagai bagian dari prioritas pembangunan di bidang sumber daya manusia.(GM)