Pemkot dan Kejari Pagaralam Teken MoU Datun

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam kembali menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan taat aturan, melalui penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejar i) Pagar Alam, bertempat di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, Jumat 21 November 2025.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini merupakan lanjutan dari Perjanjian Kerja Sama antara Pemerintah Kota Pagar Alam dan Kejaksaan Negeri Pagar Alam, Nomor 12/KPA/2023 dan Nomor 5/N.6.18/GS.1/11/2023 Tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara yang telah berakhir pada tanggal 13 November 2025.

Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, menyebutkan kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kepastian hukum dalam setiap kebijakan yang diambil pemerintah daerah.

Wali Kota juga menyampaikan melalui kolaborasi dengan Kejari ini berharap agar dapat memberikan kepastian hukum dan dasar kebijakan yang kuat, serta dapat dipertanggungjawabkan, melindungi aset daerah, terutama yang berpotensi bersengketa atau berada di pihak ketiga dan mencegah persoalan hukum sejak dini melalui pendampingan di setiap tahapan kebijakan dan pembangunan serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dengan tata kelola yang lebih tertib dan transparan.

Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kejari Pagar Alam yang selama ini telah memberikan dukungan signifikan dalam proses pendampingan hukum dan administrasi pemerintahan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pagar Alam, Dr. Ira Ferbriana, SH.,M.Si menegaskan bahwa MoU bukan sekadar acara seremonial, melainkan instrumen penting bagi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memastikan langkah kerja tetap berada pada jalur hukum.

Kajari juga menjelaskan bahwa Kejari Pagar Alam akan berkomitmen untuk mendampingi Pemkot Pagar Alam dalam penyelesaian masalah Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN), baik di dalam maupun di luar pengadilan, serta memberikan legal opinion dan kajian hukum, termasuk pengawasan pada titik nol pembangunan guna mencegah potensi pelanggaran.

Kajari pun berharap dengan pendampingan melalui penyuluhan, pembekalan, dan konsultasi diharapkan dapat menghindarkan OPD Pemkot Pagar Alam dari kesalahan langkah yang muncul akibat kurangnya wawasan hukum.

Paripurna V DPRD Pagaralam Bahas Propemperda

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, mengikuti Rapat Paripurna XVIII sidang ke-5 DPRD Kota Pagar Alam, agenda Laporan Hasil Pembahasan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Pagar Alam Tahun 2026, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Pagar Alam, Jum’at, 21 November 2025.

Rapat paripurna ini dipimpin oleh Wakil Ketua II H. Syahrol Effendy dan diikuti anggota DPRD Kota Pagar Alam.

Dalam rapat ini, terdapat beberapa agenda seperti laporan hasil pembahasan Propemperda yang dibacakan oleh Bapemperda yang diwakili Rahma Munto Via Ningrum, pembacaan keputusan bersama antara Pemerintah Kota dan DPRD Kota Pagar Alam tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Kota Pagar Alam tahun 2026 oleh Sekretaris DPRD, dan sambutan Wali Kota Pagar Alam.

Pada sambutannya, Wali Kota Ludi Oliansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kota Pagar Alam yang telah bekerja keras untuk mencurahkan segala pemikiran dan tenaga dalam mendukung pembahasan program pembentukan peraturan daerah Kota Pagar Alam yang telah kita bahas bersama agar terciptanya peraturan daerah yang baik, harmonis dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Wako Ludi juga mengajak semua elemen untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam upaya bersama membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju.

Rapat paripurna ini turut dihadiri Unsur Forkopimda, Pj. Sekretaris Daerah, Sekretaris DPRD, Seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat dan Lurah di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam, Instansi Vertikal, BUMN, BUMD di Kota Pagar Alam.(Rep)

Guru Sebagai Inspirator Menciptakan Siswa Berakhlak Mulia

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Guru merupakan Inspirator bagi peserta didik agar tercipta siswa yang berakhlak mulia. Seperti disampaikan Walikota. Dalam rangka memperingati HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah menghadiri pembukaan Seminar Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidikan melalui Pembelajaran Mendalam Menuju Pagar Alam Bermutu” yang diselenggarakan di Gedung Balai Kota Pagar Alam, Kamis (20/11/2025).

Dalam arahannya Wali Kota menyampaikan bahwa pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun peradaban dan kemajuan suatu daerah. Kualitas pendidikan hari ini akan menentukan masa depan generasi penerus Kota Pagar Alam. Oleh karena itu, transformasi pendidikan bukanlah pilihan, melainkan sebuah keharusan untuk mewujudkan bersama.

Wali Kota juga mengatakan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam memiliki komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai program dan kebijakan telah dan akan digulirkan untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu dan merata.

Wali Kota menjelaskan, ada beberapa poin penting kebijakan strategis yang telah dan akan diimplementasikan seperti, peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidikan, perbaikan dan pemerataan sarana prasarana pendidikan, penguatan literasi, pendidikan karakter dan budaya lokal, juga bantuan pendidikan, kolaborasi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha.

Dengan adanya rancangan dengan satu tujuan tersebut, Wali Kota mengharapkan dapat mewujudkan pendidikan Pagar Alam yang berkualitas, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Dan semua upaya ini tidak akan berhasil tanpa peran aktif dan dedikasi dari seluruh stakeholder pendidikan terutama guru sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran.

“Mari kita wujudkan ekosistem pendidikan yang kondusif, di mana di setiap sekolah menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar, guru menjadi Inspirator, dan siswa tumbuh menjadi Individu yang berakhlak mulia dan kompeten serta, dalam transformasi pendidikan juga memerlukan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Daerah, Dinas pendidikan, sekolah, orang tua dan masyarakat, sehingga marilah kita bersinergi dan berinovasi bersama demi masa depan pendidikan Kota Pagar Alam yang lebih baik lagi,” sampai Wali Kota.(Rep)

BI Lampung dan BI DIY Dorong Kerja Sama Metro–Kulon Progo Kendalikan Inflasi Cabai Merah

YOGYAKARTA -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kota Metro bersama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, melaksanakan penandatanganan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) sebagai upaya strategis memperkuat stabilitas pasokan dan harga komoditas cabai merah. Bank Indonesia Provinsi Lampung dan Bank Indonesia D.I. Yogyakarta turut hadir dan mendukung terselenggaranya kegiatan yang merupakan bentuk nyata penguatan intermediasi pasokan pangan strategis antara daerah surplus dan daerah defisit. Selasa, 18 November 2025

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto, menegaskan bahwa kerja sama ini mencerminkan komitmen kuat untuk pengendalian inflasi komoditas volatile food melalui kolaborasi antar daerah. KAD ini merupakan langkah strategis yang didorong oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) sebagai bagian dari implementasi Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan harapan dari terlaksananya kegiatan KAD ini “Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi antar daerah dalam menjaga stabilitas harga pangan. Melalui langkah bersama ini, kita berharap terjadi keseimbangan antara daerah surplus dan defisit sehingga harga lebih stabil dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara langsung.

Bupati Kulon Progo, R. Agung Setyawan menyampaikan apresiasi atas kesepakatan kerja sama yang terjalin terutama pada komoditas cabai, dan berharap kerja sama ini dapat berkembang pada komoditas lainnya. Lebih lanjut, kedepan Kulon Progo akan melakukan studi tiru kepada program unggulan TPID Kota Metro. Studi tiru akan berfokus pada penguatan pengendalian inflasi melalui penerapan program unggulan TPID Kota Metro, terutama pada manajemen harga beras, operasi pasar kolaboratif, dan pemanfaatan data sebagai early warning system. Kota Metro juga memiliki praktik baik dalam hilirisasi komoditas pangan, urban farming, serta penataan pasar rakyat yang terintegrasi dengan program stabilisasi pasokan. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap kegiatan ini bukan hanya momen, tapi menjadi jembatan pembelajaran dan pertukaran manfaat antar daerah kedepan.

Selain dilakukan penandatangan dokumen kerja sama secara Goverment to Goverment (G to G)juga dilakukan kesepakatan kerja sama Business to Business (B to B) antara Koperasi Cabai Paku Sejahtera Kulon Progo dengan dua offtaker cabai Kota Metro. Cakupan kerja sama terkait pendistribusian cabai merah, mekanisme pasokan, pertukaran data harga, serta penyediaan kualitas produk yang terstandar. Sebagai rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan kunjungan lapangan dan capacity building program unggulan TPID Sleman, untuk meningkatkan pemahaman strategi pengendalian inflasi daerah dan dapat direplikasi oleh TPID Kota Metro.

Dengan terlaksananya kerja sama ini, TPID Kota Metro berharap rantai pasok cabai menjadi lebih stabil sehingga dapat mendukung pengendalian inflasi, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

 

Pementasan Tari Kebagh di Bukit Tungguan, Wawako Bertha Apresiasi Upaya Pelestarian Seni Lokal

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Budaya suatu daerah sebagai kekuatan khas dan kekayaan bangsa harus dilestarikan . Ajakan ini disampaikan Wakil Wali Kota (Wawako) Pagar Alam Hj. Bertha, menghadiri acara Pementasan Seni Tari Kebagh yang digelar oleh Sanggar Seni IKPKB di kawasan wisata Bukit Tungguan Kota Pagar Alam, Minggu (16/11/2025).

Dalam sambutannya, Wawako menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan pelestarian budaya ini. Wawako menegaskan bahwa pementasan Seni Tari Kebagh merupakan salah satu bentuk nyata kecintaan terhadap budaya lokal Besemah, yang dikenal memiliki keindahan gerak, makna filosofis, serta keanggunan yang menjadi ciri khasnya.

“Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati dan merasakan langsung keindahan budaya kita. Tari Kebagh adalah warisan berharga yang harus terus dijaga dan dikenalkan kepada generasi muda,” ujar Wawako.

Acara tersebut tidak hanya menampilkan pertunjukan dari para penari dari Sanggar IKPKB, tetapi juga mengajak seluruh peserta untuk ikut menari bersama. Setiap peserta diberikan selendang khusus sebagai simbol partisipasi dan kebersamaan, sehingga mereka dapat merasakan harmoni, semangat, dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tari Kebagh.

Suasana semakin hangat dengan latar alam Bukit Tungguan yang asri, udara sejuk Gunung Dempo, serta antusiasme peserta dan pengunjung yang larut dalam satu irama budaya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Ketua Ikatan Pecinta Kebudayaan Besemah, Ketua Pos Pengamatan Gunung Merapi Dempo, serta seluruh penggiat seni, budaya, dan para pengunjung Bukit Tungguan.

Acara ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin dalam upaya memperkuat pelestarian budaya Besemah serta meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan seni lokal.(Rep)

Pemkot Pagaralam Bersama Forkopimda Panen Raya Bawang Merah

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Swasembada pangan perlu adanya, karena dampaknya yang cukup besar dan berasa oleh masyarakat. Dalam rangka mendukung swasembada pangan sekaligus pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) dan Kelompok Tani Air Lawu, melaksanakan panen raya Bawang Merah, di Gunung Agung Pauh, Kelurahan Agung Lawangan, Kecamatan Dempo Utara, Sabtu (15/11/2025).

Pelaksanaan kegiatan panen bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Hj Bertha beserta Forkopimda Pagar Alam ini, merupakan tindak lanjut dari rangkaian program BI Perwakilan Sumsel, Pemerintah Provinsi Sumsel, serta Pemkot Pagar Alam melalui Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, yang sebelumnya telah melaksanakan penanaman simbolis bibit bawang bersama Kelompok Tani Air Lawu, pada Agustus 2025 lalu.

Wawako Hj Bertha menjelaskan bahwa swasembada pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang sejalan dengan arah kebijakan pangan dari Pemerintah pusat, dalam upaya memperkuat ketahanan pangan Nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap Impor.

Wakil Wali Kota juga mengatakan Kota Pagar Alam sebagai salah satu daerah yang secara aktif mengimplementasikan program tersebut, hal ini tentu merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kota Pagar Alam, untuk mewujudkan kedaulatan pangan Daerah.

Pada kesempatan tersebut, Wawako Hj Bertha mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak BI Perwakilan Sumsel, atas sinergi, kepedulian, dan komitmennya, dalam mendorong pertumbuhan sektor riil serta menjaga kestabilan harga pangan di Provinsi Sumsel.

“Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan pertanian berkelanjutan, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, meningkatkan kesejahteraan petani, dan memperkuat daya saing komoditas lokal, baik di pasar Nasional maupun Internasional,” pungkas Wawako.(Rep)

Wawako Bertha Dorong Realisasi Kereta Gantung Gunung Dempo, Minta Dukungan Kemenparekraf

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wakil Wali Kota Hj Bertha mengungkapkan keinginannya mewujudkan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo. Hal tersebut diungkapkan Wawako pada kegiatan Fun Run dan Gerakan Wisata Bersih (GWB) di Lapangan Landing Tangga 2001 Gunung Gare, Sabtu (15/11/2025).

Wawako Hj Bertha menjelaskan, di zaman kepemimpinan H Alpian Maskoni dan Muhammad Fadli (alm) periode lalu, telah tercetus wacana untuk membangun Cable Car di Kawasan Wisata Gunung Dempo, dengan menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA) Persero.

“Tapi sampai saat ini belum dapat terealisasi, maka dari itu kami Pemkot Pagar Alam memohon dukungan dari Sekretaris Kementerian Pariwisata RI, pak Bayu Aji, untuk melobi atau mencarikan investor untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo,” ungkap Wawako.

Lebih lanjut Hj Bertha mengatakan, dengan dibangunnya kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo, akan berdampak terhadap kualitas dan kuantitas pelayanan pariwisata serta menguatkan daya tarik bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kota Pagar Alam.

“Hal ini tentunya sejalan dengan Visi Kota Pagar Alam yang terus berkomitmen sebagai Kota kunjungan wisata terdepan di Sumatera Selatan,” pungkas Wawako.

Sementara Sekretaris Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Bayu Aji, dalam sambutannya sangat menyambut baik dan siap membantu apa saja yang dibutuhkan untuk dapat merealisasikan Cable Car atau kereta gantung di kawasan wisata Gunung Dempo Kota Pagar Alam.(Rep)

 

Hikmat..Wako Ludi Lantik 48 Pejabat Fungsional Pemkot Pagar Alam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, Melantik dan Mengambil Sumpah Jabatan kepada 48 Orang Pejabat Fungsional di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam, bertempat di Ruang Rapat Besemah Due (II), Kantor Wali Kota Pagar Alam, Jum’at, 14 November 2025.

Pelantikan ini didasari oleh undang-undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara, Peraturan Presiden nomor 116 tahun 2014 tentang rumpun jabatan fungsional Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Badan kepegawaian Negara Republik Indonesia nomor 3 tahun 2023 tentang angka kredit kenaikan pangkat dan jenjang jabatan fungsional.

Dalam sambutannya, Wako Ludi menjelaskan bahwa sebagai tindaklanjut peraturan diatas untuk proses pengangkatan pertama dalam jabatan Fungsional, kenaikan jenjang jabatan fungsional, penyesuaian ke dalam jabatan fungsional dan perpindahan jabatan fungsional dari jabatan lainnya harus mendapat persetujuan pertimbangan teknis dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Alhamdulillah dari proses usul yang telah disampaikan, telah diterbitkan persetujuan pertimbangan teknis kepala BKN sebanyak 48 Orang,” lanjut Wako Ludi.

Wako Ludi mengajak seluruh pejabat fungsional yang baru dilantik untuk terus membangun komunikasi yang baik dan meningkatkan kolaborasi sebagai langkah bersama dalam membangun Kota Pagar Alam yang lebih maju.

“Saya ucapkan selamat bagi para pejabat yang baru dilantik, semoga dapat bekerja dengan giat, jujur, kreatif dan bertanggungjawab serta dapat segera beradaptasi dengan jabatan fungsional di lingkungan kerja masing-masing,” pesan Wako Ludi.

Pelantikan ini turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Wali Kota, Seluruh Kepala OPD, Kabag, Camat, di Lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.(Rep)

Bapenda Palembang Genjot Realisasi PBB 2025, Target Rp264 Miliar Dikejar Lewat Program Pemutihan

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- ‎Dalam upaya mengoptimalkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palembang, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palembang menggelar Rapat Kerja Koordinasi dan Evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Tahun 2025, bertempat di Kantor Bapenda, Rabu, 12 November 2025.

‎‎Rapat dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Aprizal Hasyim, yang menegaskan pentingnya komitmen seluruh jajaran pemerintah kota, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat hingga lurah, dalam mendorong peningkatan PAD melalui sektor pajak.

‎‎“Kita harus terus mengevaluasi, membuat terobosan, dan bekerja dengan ikhlas. Jika tidak ada komitmen bersama untuk membangun Palembang, maka visi dan misi RDPS tidak akan terwujud,” tegas Aprizal.

‎‎la juga mengajak seluruh aparatur memperkuat kolaborasi dan mempercepat Capaian target PBB yang hingga kini masih memiliki potensi besar untuk digenjot.

‎‎Dari data Bapenda, jumlah wajib pajak di Kota Palembang mencapai 374.826 SPT, dengan target realisasi PAD dari PBB sebesar Rp264 miliar.

‎‎“Kita masih punya waktu sekitar 40 harian untuk mengejar target ini. Dengan strategi yang tepat, seperti program pemutihan, saya optimistis target bisa tercapai,” tambahnya. Sementara itu,

‎‎Sementara itu Kepala Bapenda Kota Palembang, Marhaen, SH., M.Si. terus menggenjot realisasi penerimaan pajak daerah menjelang akhir tahun 2025. Hingga 11 November 2025, capaian pajak daerah telah menembus angka 72,5 persen dari total target sebesar Rp1,8 triliun, dengan nilai realisasi mencapai Rp1,035 triliun.

‎‎Marhaen menjelaskan, dari 14 jenis pajak daerah yang dikelola, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) menjadi salah satu penyumbang terbesar dengan capaian Rp246 miliar, atau sekitar 74,57 persen dari target yang ditetapkan.

‎‎“Kita masih punya waktu sekitar 40–50 hari hingga akhir tahun. Dengan sisa waktu tersebut, kami tetap optimistis target pendapatan daerah bisa tercapai,” ujar Marhaen.

‎‎Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa salah satu faktor yang mendorong peningkatan realisasi pajak adalah program penghapusan denda (pemutihan) PBB. Program ini berlaku untuk periode pajak 2002–2024, dengan rincian:

‎‎- Untuk tahun 2002–2019, penghapusan dilakukan 100 persen atas pokok dan denda.

‎- Untuk tahun 2020–2024, wajib pajak cukup membayar 50 persen dari pokok pajak, dengan syarat telah melunasi PBB tahun berjalan (2025).

‎‎“Program ini sangat membantu masyarakat. Selain meringankan beban wajib pajak, juga berkontribusi besar terhadap peningkatan penerimaan daerah,” kata Marhaen.

‎‎Bapenda juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak tepat waktu.

‎‎“Kami berharap masyarakat Palembang dapat memanfaatkan program penghapusan denda ini, karena kesempatan seperti ini jarang ada. Semakin banyak yang memanfaatkan, semakin besar pula dampaknya bagi pembangunan kota,” pungkasnya. (Ning)

Rute Baru dan Konsep Segar Warnai Sriwijaya Dempo Run 2025 di Pagar Alam

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Wajah dan kemasan baru akan ditampilkan saat agenda tahunan Dempo Run. Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumateta Selatan akan kembali menggelar kegiatan tahunan Sriwijaya Dempo Run tahun 2025, yang rencananya tidak hanya dibuka oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru, namun juga dibuka oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming.

Kegiatan Sriwijaya Dempo Run ini seperti yang telah diselenggarakan pada tahun-tahun sebelumnya, yang akan melibatkan peserta dari berbagai daerah. Adapun salah satu agenda besar di Pagar Alam ini rencananya akan dilaksanakan pada 6 Desember 2025 mendatang.

Namun, untuk di tahun 2025 ini rute yang akan dilewati bakal diubah, tidak seperti tahun sebelumnya. Hal ini masih dibahas dalam agenda audiensi Kepala Dispora Provinsi Sumsel bersama Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah, di Rumah Dinas Wali Kota Pagar Alam, pada Selasa (11/11/2025).

Tak hanya itu, Pemkot Pagar Alam bersama Dispora Provinsi Sumsel juga akan melakukan persiapan yang lebih matang, baik dari segi teknis pelaksanaan, penyambutan tamu, rute yang akan dilewati, serta giat-giat lain yang bisa diagendakan bisa digabung menjadi satu rangkaian.

“Kita perlu persiapan yang matang demi suksesnya agenda tahunan ini ‘ tutup Walikota Pagaralam (Rep)