Dari Paddock IDS 2026, Bupati Egi Kirim Sinyal Kuat: Lampung Selatan Siap Jadi Motor Baru Sport Tourism

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Deru mesin belum sepenuhnya meraung. Ban-ban drift belum meninggalkan jejak hitam sempurna di lintasan Way Handak Expo, Kalianda.

Namun, Jumat (22/5/2026) siang itu, ada satu pesan penting yang sudah lebih dulu dikirimkan Lampung Selatan kepada publik nasional, daerah ini siap.

Pesan itu hadir lewat langkah Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang datang langsung ke paddock Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 bersama Ketua TP PKK Lampung Selatan sekaligus Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani.

Bagi sebagian orang, kunjungan itu mungkin terlihat seperti agenda biasa. Tetapi di balik itu, ada pesan pembangunan yang lebih besar, Lampung Selatan tidak hanya menjadi lokasi event, tetapi sedang memposisikan diri sebagai destinasi sport tourism baru di Sumatra.

Di tengah deretan mobil drift yang terparkir rapi, Egi dan Zita menyusuri paddock, menyapa para pembalap, berdialog dengan komunitas otomotif, dan memastikan setiap detail persiapan berjalan sesuai rencana menjelang kompetisi utama pada 23-24 Mei 2026.

Sekitar 25 mobil drift dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Pekanbaru, Bandar Lampung, hingga tuan rumah Lampung Selatan, telah tiba di arena.

Mereka membawa satu hal yang sama, antusiasme untuk menjadikan Indonesia Drift Series (IDS)  Sumatra 2026 sebagai panggung otomotif terbesar di wilayah ini.

Namun bagi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, event ini lebih dari sekadar balapan.

“Selamat datang di Lampung Selatan, Spirit of Krakatoa. Lampung Selatan memiliki keindahan alam dan potensi luar biasa yang harus terus kita perkenalkan kepada masyarakat luas,” ujar Bupati Egi di sela peninjauan.

Kalimat itu bukan sekadar sambutan. Itu adalah narasi yang ingin dibangun pemerintah daerah, menjadikan olahraga sebagai pintu masuk promosi wilayah.

Karena Egi memahami, ketika ribuan orang datang untuk sebuah event, yang bergerak bukan hanya lintasan, tetapi juga ekonomi.

Hotel-hotel mulai dipenuhi tamu. Penginapan ramai dipesan. Warung makan menerima lebih banyak pelanggan. Pelaku UMKM membuka stand dan berharap dagangannya laris. Sektor jasa lokal ikut merasakan denyut yang meningkat.

“Ajang seperti ini bukan hanya olahraga dan hiburan, tetapi berdampak langsung terhadap ekonomi masyarakat, terutama UMKM, pariwisata, dan perhotelan,” kata Egi.

Kabupaten Lampung Selatan sedang mencoba membangun formula baru pembangunan daerah, menghadirkan event nasional, mengundang massa, menciptakan pengalaman, lalu mengubah kunjungan menjadi perputaran ekonomi.

Dan IDS Sumatra 2026 menjadi salah satu panggung penting dari strategi tersebut.

Apalagi, kehadiran IDS Sumatra 2026 diproyeksikan mendatangkan ribuan penonton, komunitas otomotif, kru, hingga wisatawan dari berbagai daerah di Sumatra dan luar pulau.

Way Handak Expo bukan lagi sekadar arena. Ia berubah menjadi etalase daerah.

Di sana, para tamu tidak hanya melihat mobil-mobil drift beradu teknik. Mereka juga diperkenalkan pada wajah lain Lampung Selatan, kuliner khas, keramahan masyarakat, dan lanskap daerah yang selama ini mungkin belum banyak diketahui publik nasional.

Itulah sebabnya, selepas meninjau paddock, rombongan pembalap melakukan konvoi menuju Kantor Bupati Lampung Selatan, sebuah parade yang disambut antusias warga di sepanjang jalan.

Momentum itu memperlihatkan satu hal sederhana namun penting, masyarakat ikut merasa memiliki event ini.

Dan ketika sebuah event sudah menjadi milik bersama, dampaknya biasanya jauh lebih panjang dibanding sekadar dua hari kompetisi.

Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah bersama peserta dan tamu undangan. Di meja tersaji empek-empek, otak-otak, serta beragam kuliner lokal Lampung Selatan, sentuhan kecil yang justru sering paling diingat para tamu. (Red)

 

IDS Sumatra 2026 Mulai Memanas: Wendy Walters Tiba di Lamsel dan Langsung Jajal Lintasan Way Handak Expo

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Suara mesin meraung di arena Way Handak Expo Lampung Selatan, Kalianda, Jumat (22/5/2026), menjadi pertanda bahwa gelaran besar Indonesia Drift Series (IDS) Sumatra 2026 benar-benar tinggal menghitung jam.

Namun, di antara aroma karet terbakar dan panas lintasan yang mulai terasa, satu nama sukses mencuri perhatian para pecinta otomotif: Wendy Walters.

Pembalap perempuan dari Fanchi Motorsport itu resmi tiba di Kalianda dan langsung menjajal lintasan drift di Way Handak Expo Lampung Selatan, lokasi yang akan menjadi pusat perhatian dunia otomotif nasional pada 23-24 Mei 2026.

Kehadiran Wendy bukan sekadar daftar nama peserta. Ia menjadi salah satu sinyal kuat bahwa atmosfer kompetisi mulai memanas.

“Jujur terakhir drifting itu tahun lalu, jadi pas datang ke Lampung Selatan belum sempat latihan sama sekali. Nah ini baru latihan lagi hari ini,” ujar Wendy usai sesi tes drive.

Kalimat itu terdengar sederhana, tetapi menggambarkan satu hal, bahkan bagi pembalap berpengalaman sekalipun, kembali ke lintasan selalu menghadirkan rasa baru, campuran rindu, adrenalin, dan antusiasme.

Dan Lampung Selatan menjadi panggung comeback kecil itu. Bukan tanpa alasan Wendy langsung terpikat. Setelah menjajal beberapa putaran, ia mengaku terkesan dengan karakter lintasan Way Handak.

“Panas aspal di sini mantap banget dibandingkan beberapa aspal yang pernah aku cobain,” katanya.

Bagi dunia drifting, kualitas aspal bukan sekadar permukaan jalan. Ia menentukan grip, kontrol, hingga strategi pembalap saat melakukan manuver ekstrem. Pujian Wendy itu pun menjadi validasi tersendiri bagi kesiapan venue di Lampung Selatan.

Wendy mengungkapkan dirinya tiba di Lampung Selatan pada Kamis malam. Alih-alih memilih kota lain sebagai tempat singgah, ia memutuskan menginap di sekitar lokasi lomba.

“Aku juga baru sampai tadi malam dan memilih menginap di Lampung Selatan supaya lebih dekat juga,” tambahnya.

Pilihan itu terdengar praktis, tetapi menyimpan pesan lain, event nasional seperti IDS kini membuat Kabupaten Lampung Selatan tak lagi sekadar daerah persinggahan, melainkan destinasi utama.

Ajang Indonesia Drift Series Sumatra 2026 sendiri diperkirakan menghadirkan puluhan pembalap dari berbagai daerah di Indonesia. Ribuan penonton, komunitas otomotif, kru, hingga wisatawan diprediksi memadati kawasan Kalianda selama dua hari pelaksanaan.

Hotel dan penginapan mulai dipenuhi tamu. Warung makan, pelaku UMKM, hingga sektor jasa lokal ikut merasakan geliat ekonomi yang meningkat. Di balik suara mesin yang meraung, ada roda ekonomi masyarakat yang ikut bergerak.

Inilah alasan mengapa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus mendorong hadirnya event-event nasional di daerahnya. Olahraga menjadi pintu masuk, tetapi efeknya menjalar ke pariwisata dan kesejahteraan warga.

Kini, dengan Wendy Walters sudah berada di Lampung Selatan dan lintasan mulai panas, satu pesan terasa jelas, IDS Sumatra 2026 bukan lagi sekadar agenda di kalender, ia sudah dimulai. Dan Way Handak Expo siap menjadi saksi siapa yang paling berani menaklukkan tikungan pertama.(Red)

528 Warga Pekon Wargomulyo Terima Bantuan Pangan Dari Pemerintah

PARDASUKA -(deklarasinews.com)- 528 Kepala Keluarga (KK) warga Pekon Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari pemerintah kini tersenyum bahagia. Pasalnya, bantuan pangan yang berasal dari cadangan pangan pemerintah untuk 2 bulan berupa beras sebanyak 20 kg dan 4 liter minyak goreng, disalurkan kepada mereka. Penyerahan secara simbolis kepada warga dilakukan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hendrid, S.E., M.M. beserta jajaran pemkab dan Bulog di Balai Pekon Wargomulyo, pada Jumat (22 Mei 2026).

Menurut Wabup Umi Laila, penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab pemerintah bagi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika sosial. Pangan adalah kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan masyarakat. Karenanya, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan harga dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan, yang salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Bantuan Pangan Pemerintah sebagai bentuk kepedulian negara kepada masyarakat.

“Program ini memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Pemerintah menyadari tantangan ekonomi yang dihadapi setiap keluarga tidaklah sama. Oleh karena itu, kehadiran negara melalui program bantuan pangan ini diharapkan mampu memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi instrumen dalam memperkuat perlindungan sosial secara menyeluruh,Pungkasnya. (*Mulia mega )

Groundbreaking Perbaikan Ruas Jalan Provinsi, Pemkab Pringsewu Apresiasi Pemprov Lampung

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Pringsewu mengapresiasi sekaligus menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang melakukan perbaikan (preservasi) jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pringsewu. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila pada acara groundbreaking preservasi jalan provinsi ruas Pringsewu-Kalirejo di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu,  Kabupaten Pringsewu, pada Kamis (21/5/2026).

Menurut Wabup Umi Laila, dilaksanakannya groundbreaking preservasi jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pringsewu merupakan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu. Bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan wujud nyata hadirnya harapan dan peningkatan konektivitas masyarakat, yang akan menjadi urat nadi bagi memperlancar mobilitas warga serta mempermudah distribusi hasil pertanian, perdagangan dan produk UMKM ke wilayah lain.

“Terima kasih kepada Bapak Gubernur  dan Ibu Wagub yang berkonsisten untuk membantu kegiatan pembangunan di Kabupaten Pringsewu, khususnya dalam upaya perbaikan ruas jalan provinsi ini. Semoga ke depan Kabupaten Pringsewu dan seluruh Provinsi Lampung semakin maju dan masyarakatnya sejahtera,” ucapnya.

Sementara itu, Wagub Lampung dr.Jihan Nurlela mengaku bersyukur memasuki tahun kedua kepemimpinan dirinya sebagai Wagub Lampung mendampingi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih berjalan sesuai rencana di tengah-tengah banyaknya tantangan, terutama dengan kondisi fiskal karena kebijakan efisiensi atau penyesuaian anggaran akibat berkurangnya dana transfer daerah.

“Kami tetap berkomitmen untuk mengupayakan bagaimana caranya agar program prioritas ini tetap berjalan. Dan, ahamdulillah hinggs saat ini masih berjalan dan cukup progresif, bahkan sangat progresif di tahun 2026 ini, karena dibandingkan tahun lalu hampir dua kali lipat panjangnya. Sehingga di tahun-tahun yang akan datang, kita tinggal menyelesaikan sisa-sisa pekerjaan untuk ruas jalan provinsi yang belum mantap,” katanya.

Dikatakan dr.Jihan, pada kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Pemprov Lampung dan Pemkab Pringsewu, panjang ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu sekitar 40 km, dan baru 23 km dengan kondisi baik, dimana sisanya dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat. Dirinya akan mengawal Kabupaten Pringsewu dimana sampai dengan akhir tahun 2029  ditargetkan dalam kondisi mantap 100%. Untuk perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu, pihaknya menggelontorkan anggaran Rp 35 milyar.

Berdasarkan data yang dihimpun LPPL Radio Rapemda Pringsewu FM,  ruas jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pringsewu terdapat 3 ruas, yakni Pringsewu-Kalirejo (16,392 km), Pringsewu-Pardasuka (18,797 km), dan Pardasuka-Sukamara (5,058 km), dengan total panjang ketiga ruas adalah 40,247 km. Dari ketiga ruas, 23,587 km dalam kondisi baik, 9,470 km kondisi sedang, 3,540 km kondisi rusak ringan, serta 3,650 km kondisi rusak berat. Untuk penanganan ruas-ruas tersebut, Pemprov Lampung menganggarkan dana Rp 35,2 milyar. Khusus ruas Pringsewu-Kalirejo, penanganannya sepanjang 2,7 km dengan rigid pavement, dengan anggaran Rp 23,9 milyar. (*/Mm,KW-RI)

Lampung Barat Pasang Target Naik Kelas: Incar Tuan Rumah PORPROV 2030, Gas Persiapan 2026

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Lampung Barat tidak mau jadi penonton di peta olahraga Lampung. Daerah ini langsung tancap gas membenahi ekosistem olahraga prestasi, mulai dari persiapan PORPROV X 2026 hingga mematok diri sebagai calon tuan rumah PORPROV XI 2030.

Ambisi itu dibawa langsung Pemerintah Kabupaten bersama KONI Lampung Barat ke meja Kemenpora RI dalam audiensi di Jakarta, Rabu (20/5/2026). Tujuannya jelas meminta dukungan pusat untuk pembangunan sarana olahraga yang selama ini jadi ganjalan utama.

“KONI Lampung Barat bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki komitmen yang kuat dalam melaksanakan pembangunan olahraga prestasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, serta penguatan citra daerah melalui prestasi olahraga,” kata ketua umum Koni Lampung Barat, M. Irfan Fadilla Mabsus.

Tanpa fasilitas standar nasional, pembinaan atlet muda di Lampung Barat jalan di tempat. Itu sebabnya, rombongan daerah membawa daftar kebutuhan venue prioritas dan meminta pendampingan teknis agar pembangunan selaras dengan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya ditentukan oleh kualitas atlet dan pelatih, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai, representatif, dan sesuai standar nasional,” katanya.

Menurutnya, jika mau bicara prestasi, fasilitas dulu yang harus memadai. Sebab, atlet yang hebat tidak akan lahir dari lapangan seadanya tanpa memadai.

Melalui audiensi tersebut, Irfan berharap Kemenpora RI, khususnya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pengembangan olahraga prestasi di Kabupaten Lampung Barat.

“Kami optimistis, dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Lampung Barat akan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat bersaing pada tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional serta memperkuat implementasi DBON,” tuturnya.

Lampung Barat juga melempar wacana menjadi salah satu lokasi venue PON XXIII 2030. Dengan kondisi alam dan posisi strategis, daerah ini menilai diri layak dikembangkan sebagai sentra pembinaan cabang olahraga tertentu.

Langkah ini sekaligus bagian dari strategi Pemkab untuk menguatkan peran olahraga dalam meningkatkan kualitas SDM dan mengangkat citra daerah. Targetnya, dalam lima tahun Lampung Barat bisa mengirim lebih banyak atlet ke level nasional dan internasional.

Kemenpora merespons positif. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Bastaman Harahap menyatakan akan menelaah usulan Lampung Barat dan membuka jalur koordinasi lanjutan. Fokusnya pada percepatan pembangunan venue yang bisa langsung dipakai untuk pembinaan dan kompetisi.

Rombongan Lampung Barat dipimpin Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Bernaria, bersama Ketua Umum KONI M. Irfan Fadilla Mabsus dan jajaran pengurus.(andri)

Wabup Nadirsyah Kobarkan Semangat Gotong Royong, Jalan Rusak di Margo Mulyo Mulai Dibenahi Bersama Warga

TUBABA -(deklarasinews.com)- Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap infrastruktur kembali ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat. Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah turun langsung memimpin kegiatan gotong royong perbaikan jalan rusak di Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, Kamis (21/05/2026).

‎‎Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias dan melibatkan masyarakat setempat yang sejak pagi telah berkumpul untuk bersama-sama memperbaiki ruas jalan yang selama ini mengalami kerusakan dan kerap dikeluhkan warga karena mengganggu aktivitas sehari-hari.

‎‎Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Tumijajar Fetha Rio, S.IP., M.IP. ,Kepalo Tiyuh Margo Mulyo, tokoh masyarakat, serta warga sekitar yang ikut bahu membahu mengangkut dan meratakan material batu di sejumlah titik jalan yang rusak.

‎‎Perbaikan jalan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak swasta dan elemen masyarakat. Bantuan material batu diberikan oleh H. Yunus pengusaha semangka, serta dukungan dari SPPG Margo Mulyo sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan dan kenyamanan akses masyarakat di wilayah tersebut.

‎‎Kehadiran langsung Wakil Bupati Nadirsyah di tengah masyarakat menjadi perhatian dan mendapat sambutan hangat dari warga. Tidak hanya memberikan arahan, ia juga tampak ikut bekerja bersama warga di lokasi gotong royong. Kebersamaan itu menciptakan suasana penuh kekompakan antara pemerintah dan masyarakat.

‎‎Dalam kesempatan itu, Nadirsyah mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan langkah penanganan sementara agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat dengan lebih aman dan nyaman, sembari menunggu proses perbaikan permanen melalui anggaran pemerintah daerah.

‎‎“Ini penanganan sementara supaya akses masyarakat tetap berjalan baik. Ke depan tentu akan kita upayakan perbaikan lebih maksimal melalui program pembangunan menggunakan APBD,” ujar Nadirsyah.

‎‎Ia juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah semata, namun membutuhkan keterlibatan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

‎Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dijaga dan menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

‎‎“Kalau pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta bergerak bersama, pekerjaan seberat apa pun bisa kita selesaikan. Ini bukan hanya soal memperbaiki jalan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antar sesama,” tambahnya.

‎‎Tugimin warga Margo Mulyo menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka mengaku senang karena pemerintah turun langsung melihat kondisi jalan dan ikut bekerja bersama masyarakat. Perbaikan sementara ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi warga, terutama untuk aktivitas pertanian, perdagangan, dan kegiatan sehari-hari lainnya sambil menunggu pembangunan permanen dilakukan.

‎‎Suasana gotong royong berlangsung penuh keakraban. Mulai dari pemerintah kecamatan, aparatur tiyuh, hingga masyarakat terlihat kompak bekerja bersama demi memperbaiki akses jalan yang lebih baik dan nyaman untuk digunakan.

‎Semangat gotong royong yang ditunjukkan di Tiyuh Margo Mulyo menjadi bukti nyata bahwa kebersamaan antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta mampu menjadi kekuatan besar dalam membangun daerah. Dengan semangat persatuan dan kepedulian bersama, pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang Barat diharapkan terus bergerak maju demi kesejahteraan masyarakat. (Mar)

Bupati Pringsewu Apresiasi Banyumas Expo Creative Spark 2O26

BANYUMAS -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengapresiasi Banyumas Expo Creative Spark 2026. Menurut dia, gelaran ini bukan sekadar festival hiburan, namun juga menjadi ruang kolaborasi, ruang berkarya dan ruang tumbuh bagi masyarakat kreatif.

Bupati Riyanto Pamungkas saat membuka event tersebut di Lapangan Kecamatan Banyumas pada Rabu (20 Mei 2026) petang, mengatakan melalui Banyumas Expo pihaknya melihat semangat anak muda, pelaku usaha, seniman dan masyarakat berinovasi dan menunjukkan potensi terbaiknya.

“Saya merasa bangga kegiatan ini melibatkan banyak unsur masyarakat, mulai dari pelaku UMKM yang menampilkan produk unggulan daerah, pelajar yang menunjukkan kreativitas dan bakat, hingga para seniman lokal yang memperkaya identitas budaya melalui karya dan pertunjukan seni,” ujarnya.

Dikatakan, melalui tema ‘Ruang Inspirasi, Dari Imajinasi Menjadi Aksi’ tentunya memiliki makna sangat mendalam, sekaligus mengajak untuk tidak hanya berhenti pada ide dan kreativitas, tetapi juga berani mewujudkannya menjadi karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah.

“Di era saat ini, kreativitas adalah kekuatan. Daerah yang maju bukan hanya daerah yang kaya sumber daya alam, tetapi juga daerah yang mampu mengembangkan SDM, kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman,” katanya.

Bupati Pringsewu pada acara yang dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pringsewu Ny. Rahayu Sri Astutik Pamungkas beserta jajaran pemerintah daerah, DPRD dan forkopimda berharap Banyumas Expo Creative Spark 2026 menjadi agenda berkelanjutan dan mampu melahirkan generasi muda produktif, mandiri dan membanggakan. Serta mengajak masyarakat untuk menjaga semangat kolaborasi, mendukung produk lokal, mencintai karya daerah serta terus berinovasi demi terwujudnya Kabupaten Pringsewu yang Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius. [*/Mm,KW-RI]

Ratusan Warga Pekon Sumberagung Dan Bandungbaru Terima Bantuan Pangan

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Sebanyak 756 Kepala Keluarga (KK) di Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, dan 817 KK di Pekon Bandungbaru, Kecamatan Adiluwih, Kabupaten Pringsewu, Lampung, menerima bantuan pangan dari pemerintah. Para Penerima Bantuan Pangan (PBP) tersebut menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng perbulan untuk selama 2 bulan, atau total 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan yang berasal dari cadangan pangan pemerintah ini diserahkan kepada warga di masing-masing Balai Pekon setempat, pada Kamis (21 Mei 2026).

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, saat menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis di Balai Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, mengatakan program tersebut memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.

“Pangan merupakan kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan. Oleh6 karenanya melalui program bantuan pangan ini diharapkan mampu memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi instrumen memperkuat perlindungan sosial secara menyeluruh,” ujar Wabup.

Pada kegiatan penyaluran bantuan pangan yang dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Hendrid beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait di lingkungan Pemkab Pringsewu, Bulog Kantor Wilayah Lampung, Camat dan Kapekon beserta tokoh masyarakat, berharap melalui program ini, stabilitas sosial masyarakat dapat terus terjaga, angka kerawanan pangan dapat ditekan, serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat. (Mulia mega)

Bupati Asahan : Pendidikan Senjata Ampuh Ubah Dunia, Hormati Guru dan Orang Tua

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan terus menunjukkan komitmen kuatnya memajukan dunia pendidikan. Kali ini, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., hadir langsung di SMA Negeri 1 Meranti, Kamis (21/05/2026), pukul 10.00 WIB, untuk berinteraksi langsung dengan para pelajar dalam kegiatan Talkshow Bersama Tokoh Inspiratif. Acara ini mengangkat tema “Pelajar Asahan Hebat, Asahan Kuat: Membangun Karakter, Kompetensi dan Kepemimpinan”.

Kehadiran Bupati Taufik Zainal Abidin disambut antusias oleh seluruh warga sekolah, mulai dari guru, staf, hingga para peserta didik. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kapolres Asahan, kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, Camat Meranti, Kepala Desa Meranti, Kasi SMA Cabdis Wilayah 5 Provinsi Sumatera Utara, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Meranti, Didik Prasetya, S.Pd., mengapresiasi kehadiran Bupati sebagai wujud nyata perhatian pemerintah daerah terhadap kemajuan pendidikan di wilayah tersebut. Menurutnya, kehadiran pemimpin daerah memberikan semangat tersendiri bagi civitas akademika.

“Selamat datang dan terima kasih sebesar-besarnya atas kehadiran Bapak Bupati di sekolah kami. Kehadiran ini menjadi semangat tersendiri bagi kami. Kami berkomitmen untuk terus mendukung Bapak Bupati dalam membangun Kabupaten Asahan, khususnya di bidang pendidikan,” ujar Didik.

Ia juga berharap perjalanan hidup dan karir Bupati dapat menjadi teladan dan motivasi bagi para siswa untuk membuka wawasan serta terus berprestasi. “Kami berharap Bapak Bupati dapat berbagi motivasi dan menceritakan perjalanan beliau hingga mencapai posisi saat ini,” tambahnya, seraya berpesan agar siswa memanfaatkan momen berharga ini sebaik mungkin.

Senada dengan itu, Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Wilayah 5 Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain, berharap materi dan pesan yang disampaikan Bupati dapat menginspirasi seluruh peserta. Pengalaman hidup dan jejak karir Bupati, kata dia, adalah pelajaran berharga agar generasi muda Asahan kelak dapat sukses dan berguna bagi nusa dan bangsa.

Pada sesi utama, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, membagikan kisah perjalanan hidup dan karirnya, serta menyampaikan pesan-pesan mendalam seputar pentingnya pendidikan, pembentukan karakter, hingga tata krama. Di hadapan ratusan siswa, ia menekankan peran strategis tenaga pendidik sebagai fondasi masa depan bangsa.

“Guru adalah patriot dan pahlawan tanpa tanda jasa. Untuk itu, hormatilah dan hargai selalu guru-guru kita. Saya bisa berada dan menjadi seperti saat ini, tidak terlepas dari didikan dan pembinaan para guru. Bahkan, orang tua saya pun seorang guru. Dari sanalah saya belajar banyak hal,” ungkap Taufik.

Ia menegaskan bahwa kesuksesan tidak diraih dengan cara mudah, namun menjadi orang hebat adalah tujuan yang wajib diperjuangkan—dan hal itu tidak bisa dilepaskan dari pendidikan. Menurutnya, pendidikan adalah sarana utama pembentukan kepribadian, adab, dan etika seseorang.

“Untuk menjadi orang hebat itu tidak mudah, namun itulah tujuan kita. Segala jenjang karir maupun kesuksesan, semuanya tidak lepas dari pendidikan. Pendidikan adalah cara utama membentuk kepribadian dan karakter kita. Di sini kita belajar sopan santun, adab, dan etika. Ingatlah selalu, pendidikan adalah senjata paling ampuh yang mampu mengubah dunia,” tegasnya.

Selain pendidikan dan penghormatan kepada guru, Bupati juga mengingatkan para pelajar untuk senantiasa berbakti kepada orang tua sebagai kunci keberhasilan hidup.

“Jangan pernah durhaka kepada orang tua. Sayangi mereka, karena ridho Allah SWT terlebih dahulu ada pada ridho orang tua. Dengan pendidikan, kalian bisa menjadi apa saja yang kalian impikan. Pendidikan adalah bekal utama kalian menjalani kehidupan agar menjadi lebih baik lagi di masa depan,” pesannya.

Di akhir arahannya, Taufik Zainal Abidin mengajak seluruh siswa untuk tidak pernah berhenti belajar, mengingat merekalah yang kelak akan meneruskan tonggak kepemimpinan dan pembangunan Kabupaten Asahan. “Kalianlah yang akan menggantikan kami memimpin dan membangun daerah ini kelak, maka jangan pernah berhenti untuk belajar dan menggali ilmu setinggi langit,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah para siswa.(Jun)

Buka Rakornis PKK, Wabup Asahan Lantik 16 Ketua Kecamatan: Sinergi Wujudkan Kesejahteraan Keluarga

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) yang mempertemukan pengurus dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dan kelurahan. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Kamis (21/05/2026), sekitar pukul 09.50 WIB.

Sebelum masuk ke agenda utama rapat, dilaksanakan acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 16 Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Asahan. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, berdasarkan Keputusan Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Nomor 01/KEP/PKK.KAB/II/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan ketua baru.

Dalam sambutannya, Ny. Yusnila Indriati Taufik menyampaikan apresiasi mendalam serta ucapan terima kasih kepada seluruh kader yang senantiasa aktif dan konsisten menjalankan program pemberdayaan keluarga. Ia menegaskan bahwa gerakan PKK memiliki peran vital karena mampu menyentuh lapisan paling dasar masyarakat, yaitu keluarga, mulai dari orang tua sebagai pengelola rumah tangga hingga anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada desa dan kelurahan yang telah mewakili Kabupaten Asahan dalam berbagai kategori lomba pada kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, yang sebelumnya telah menjalani supervisi tingkat Provinsi Sumatera Utara pada 29 April 2026 lalu.

Adapun wilayah yang telah berprestasi mengikuti berbagai kategori lomba tersebut antara lain: Desa Rahuning (Kecamatan Rahuning) untuk kategori Tertib Administrasi PKK, Desa Tanjung Asri (Kecamatan Sei Dadap) untuk kategori Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Kelurahan Sentang (Kecamatan Kota Kisaran Timur) untuk kategori Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), serta Desa Persatuan (Kecamatan Pulau Rakyat) untuk kategori AKU HATINYA PKK. Selain itu, Puskesmas Binjai Serbangan (Kecamatan Air Joman) juga turut berpartisipasi dalam kategori IVA Test.

“Kepada seluruh pihak yang terlibat, saya berharap persiapan menghadapi penilaian tingkat Provinsi Sumatera Utara ini dilakukan dengan sebaik-baiknya agar Kabupaten Asahan dapat meraih hasil yang maksimal dan membanggakan,” ujar Ny. Yusnila.

Lebih jauh, ia berharap forum Rakornis ini menjadi wadah efektif untuk saling bertukar wawasan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan, serta merumuskan langkah inovatif guna meningkatkan kinerja organisasi. Ia juga mengingatkan agar seluruh kader terus konsisten menjalankan 10 Program Pokok PKK sebagai upaya nyata mewujudkan kesejahteraan keluarga dan mendukung visi misi daerah: Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., dalam arahannya menekankan bahwa Rakornis ini diselenggarakan untuk memperkuat peran PKK sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjawab tantangan pembangunan yang kian kompleks. Menurutnya, setiap program yang digulirkan TP PKK harus selaras dan berjalan beriringan dengan arah kebijakan pemerintah kabupaten.

“PKK diharapkan mampu memaksimalkan potensi sumber daya alam dan manusia yang ada di daerah ini sebagai modal utama dalam bekerja dan semangat membangun. Sinergitas ini sangat penting agar dampak positif pembangunan dapat dirasakan hingga ke tingkat paling bawah,” tegas Rianto.

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah membantu kelancaran berbagai kegiatan dan lomba PKK selama ini. Menurutnya, kekompakan dan koordinasi yang baik antara TP PKK kabupaten, kecamatan, hingga desa/kelurahan adalah kunci keberhasilan program kesejahteraan masyarakat.(Jun)