Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Optimalisasi Aplikasi SRIKANDI

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuka Sosialisasi Optimalisasi Aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) Guna Pelayanan Administrasi Kepegawaian bagi ASN  Pemerintah Kabupaten Pringsewu secara virtual pada Rabu (20/5/2026). Sosialisasi ini dihadiri Asisten Administrasi Umum Arif Nugroho, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Nuriyanto beserta sejumlah kepala perangkat daerah lainnya di Ruang Rapat Bupati, Kantor Pemkab Pringsewu.

Bupati Pringsewu berharap aplikasi ini kedepan bukan sekadar alat untuk beralih dari kertas ke digital, tetapi merupakan langkah strategis bagi mewujudkan tertib arsip dan sinergi instansi dalam hal Integrasi pengelolaan surat menyurat dan arsip antarinstansi, serta efisiensi dan efektivitas dalam mempercepat proses birokrasi, sehingga kinerja ASN lebih optimal dalam pelayanan publik, khususnya di bidang kepegawaian.

“Saya percaya bahwa dengan komitmen kita bersama, kita akan dapat membiasakan diri untuk beradaptasi dan terus berbenah agar mampu mewujudkan sistem pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan efisien. Dan, sosialisasi ini merupakan langkah strategis membekali seluruh pengguna dengan pemahaman yang tepat mengenai tata cara pengoperasian aplikasi ini,” ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, aplikasi SRIKANDI ini dapat dimanfaatkan secara efektif dan efisien. Tak hanya mempermudah pengelolaan arsip, tetapi juga membawa manfaat besar dalam efisiensi anggaran di masing-masing perangkat daerah, hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT), khususnya dalam mengurangi penggunaan kertas dan alat tulis kantor. [Mm KW-RI ]

Dukung Swasembada Pangan, Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Alsintan

PAGELARAN UTARA -(deklarasinews.com) – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani di sembilan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu. Penyerahan bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian RI berupa 20 unit traktor tangan dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional melalui mekanisasi pertanian secara terpadu ini dipusatkan di Pekon Mada Raya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, pada Rabu (20 Mei 2026).

Bupati Pringsewu dalam sambutannya menyatakan komitmennya mendukung sektor pertanian sebagai sektor strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan pengendalian inflasi, yang salah satunya diwujudkan melalui pemberian bantuan alsintan. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu para petani dalam mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi biaya produksi, serta mendukung percepatan musim tanam, yang secara tak langsung memberikan dampak positif bagi ketersediaan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok di Kabupaten Pringsewu.

“Semoga bantuan ini betul-betul dimanfaatkan dengan baik, dipelihara bersama-sama, dan digunakan untuk kepentingan kelompok sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh para petani. Kepada Dinas Pertanian beserta para penyuluh agar terus melakukan pendampingan kepada kelompok tani agar penggunaan alsintan ini lebih optimal dan berkelanjutan. Begitupun kepada seluruh petani, agar terus bersemangat meningkatkan produktifitas pertanian, memanfaatkan teknologi pertanian modern, dan menjaga kegotongroyongan. Semoga pertanian kita semakin maju, kesejahteraan petani meningkat, dan ketahanan pangan semakin kuat,” ujarnya.

Acara penyerahan alsintan bantuan Kementan RI ini dihadiri Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Ny.Rahayu Sri Astutik Pamungkas, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Hendrid, S.E., M.M., Kadis Pertanian Maryanto, S.Pt., Kadis Ketahanan Pangan Budi Efriyanto, S.T., M.Sc., Sekdis Kopdagprin, Kabag Perekonomian, Camat dan Kapekon beserta para pengurus Gapoktan. [Mulia Mega]

Bupati Lampung Barat Ingatkan 213 Lulusan SMPN 1 Way Tenong Perkuat Karakter Sebelum Lanjut SMA

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Sebanyak 213 lulusan SMP Negeri 1 Way Tenong Angkatan ke-36 diingatkan untuk memperkuat karakter dan akhlak agar siap menghadapi tantangan di jenjang SMA. Pesan itu disampaikan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus saat menghadiri Pentas Seni dan Pelepasan Siswa Kelas IX, Rabu (20/5/2026).

Parosil menilai jenjang SMP merupakan fondasi penting yang menentukan arah dan sikap generasi muda ke depan. Menurutnya, kelulusan bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk menempuh tantangan yang lebih besar.

Ia mengingatkan siswa untuk menjaga nama baik sekolah, menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi pergaulan negatif yang dapat merusak masa depan. Parosil menekankan bahwa kecerdasan tanpa karakter yang kuat tidak akan cukup untuk membawa perubahan positif bagi daerah.

Bupati Lampung Barat juga memberikan apresiasi kepada guru dan tenaga pendidik atas dedikasi dalam mendidik dan membentuk karakter siswa. Ia menilai peran orang tua sama pentingnya dalam mendukung pendidikan melalui sinergi yang baik dengan sekolah.

Parosil menyebut pentas seni yang ditampilkan siswa menjadi bukti bahwa pendidikan di Lampung Barat tidak hanya fokus pada kemampuan akademik. Kreativitas dan bakat siswa mendapat ruang untuk berkembang sehingga diharapkan mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat berkarya.

Ia berharap seluruh lulusan Angkatan ke-36 melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi sehingga kelak menjadi generasi yang membanggakan bagi keluarga, daerah, dan negara.

Sebagai kepala daerah, Parosil juga menyoroti program Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bidang pendidikan. Di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin, pihaknya berkomitmen untuk terus menggulirkan pembagian seragam gratis bagi seluruh siswa setara SD dan SMP se-Lampung Barat serta berbagai beasiswa.

“Di bidang pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat memiliki program pembagian seragam gratis dan beasiswa kedokteran, seni budaya, keguruan sekolah dasar, dan kewirausahaan,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Way Tenong Nazarudin mengatakan, tahun ini SMPN 1 Way Tenong melepas 213 siswa. Seluruh siswa telah menyelesaikan rangkaian ujian sekolah. “Alhamdulillah, seluruhnya lulus 100 persen, Pak Bupati,” ucap Nazarudin dengan raut muka penuh kebahagiaan.

Sebagai kepala sekolah dan mewakili seluruh dewan guru, ia berpesan agar para siswa meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Jangan berhenti belajar. Jaga nama baik sekolah, keluarga, dan diri sendiri di mana pun kalian berada,” pungkasnya.(andri)

Asahan Peringati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Uapacara Dipimpin Wakil Bupati Rianto

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upacara khidmat dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Asahan, Rabu (20/5/2026), pukul 08.00 WIB, dengan mengusung tema besar “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”.

Upacara dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP, yang bertindak sebagai Pembina Upacara. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Asahan, jajaran pimpinan instansi vertikal serta unsur pimpinan daerah antara lain Kajari Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Danyon 126/KC, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tamu undangan lainnya.

Dalam amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Asahan, ditegaskan bahwa tema peringatan tahun ini memiliki makna filosofis yang mendalam. Tema tersebut merepresentasikan semangat seluruh elemen bangsa untuk menjaga Ibu Pertiwi dan bergerak maju bersatu melalui perlindungan terhadap generasi penerus bangsa, sekaligus menegaskan pentingnya kemandirian dan jati diri Indonesia sebagai negara yang berdaulat seutuhnya.

“Pada momen bersejarah ini, kita meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita — delapan misi besar yang harus dicapai bersama — sebagai kompas utama. Kita wajib mewujudkan misi tersebut untuk menghadirkan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat,” bunyi amanat tersebut

Peringatan Harkitnas tahun 2026 ini juga menjadi seruan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan Boedi Oetomo dalam setiap aspek kehidupan. Semangat kebangkitan tersebut harus diwujudkan dalam langkah nyata, antara lain dengan memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama.

“Kebangkitan Nasional adalah tanggung jawab dan milik kita semua. Semangat ini bermula dari kesadaran masing-masing individu yang kemudian bersatu menjadi kekuatan kolektif, yang pada akhirnya akan mengantar bangsa Indonesia menuju kejayaan di kancah dunia,” tegas amanat Menteri.

Selain rangkaian upacara seperti pengibaran bendera, penyanyian lagu Indonesia Raya, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, momen penting lainnya adalah pemberian penali asih kepada ASN yang memasuki masa purnabakti, serta penyerahan bantuan duka kepada ahli waris pegawai yang meninggal dunia. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Asahan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian para pegawai.

Setelah upacara resmi selesai, Wakil Bupati beserta rombongan meninjau langsung kegiatan Gerakan ASN Sadar Pajak (GASS PAK) yang digelar di lokasi kegiatan. Secara keseluruhan, kegiatan yang berakhir pukul 09.00 WIB ini berlangsung dengan aman, lancar, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.(Jun)

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Pangan Kepada Masyarakat Pekon Rejosari

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu di Balai Pekon setempat pada Rabu (20/5/2026). Bantuan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) selama dua bulan ini berasal dari cadangan pangan pemerintah.

Bupati Pringsewu berharap bantuan pangan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi memenuhi kebutuhan keluarga khususnya untuk 693 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Pekon Rejosari. Sekaligus melalui program ini, stabilitas sosial masyarakat dapat terus terjaga, angka kerawanan pangan dapat ditekan, serta kesejahteraan masyarakat dapat semakin meningkat.

“Pangan merupakan kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan, sebagaimana program bantuan pangan pemerintah ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk terus bersinergi, memperkuat kolaborasi dan menjaga komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemkab Pringsewu terus berupaya menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, baik ekonomi, kesehatan, pendidikan, maupun ketahanan pangan.

“Sebab, keberhasilan pembangunan bukan hanya diukur dari pertumbuhan infrastruktur semata, namun juga dari meningkatnya kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat,” kata Bupati.

Penyaluran bantuan pangan tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Hendrid, S.E., M.M., Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu Budi Efriyanto, S.T., M.Sc., Kadis Sosial Kabupaten Pringsewu Debi Hardian, S.Pi., M.Si., Irbanwil II Tanjung Dewayani, Camat Pringsewu Christianto HS, Kapekon Rejosari Khotmanudin, serta Pandu Ariyanto dari Bulog Kantor Wilayah Lampung. (Mm, KW-RI)

Parosil Dorong Penguatan Sektor Dasar untuk Kedaulatan Daerah

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus menegaskan penguatan pangan, pendidikan, dan kesehatan jadi syarat utama agar daerah bisa mandiri. Penegasan itu ia sampaikan ketika memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di halaman Kantor Bupati setempat, Rabu (20/5/2026).

Menurut Parosil, tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” mengarahkan kebijakan pembangunan pada tiga sektor dasar tersebut. Ia menilai kemajuan suatu daerah ditentukan dari keteguhan rakyat menyatukan visi.

“Arah itu sudah berjalan lewat program nasional,” kata Parosil Mabsus dengan tegas.

Parosil menjelaskan, program Makan Bergizi Gratis kini menyasar sekolah-sekolah untuk membangun fondasi fisik generasi mendatang. Di bidang pendidikan, pemerintah memperluas akses lewat Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, disertai perbaikan mutu guru dan beasiswa.

Di sektor kesehatan, layanan Cek Kesehatan Gratis digulirkan agar perlindungan medis menjangkau semua lapisan. Parosil menyebut ketiga sektor itu dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan masyarakat.

Untuk memperkuat ekonomi desa, pemerintah mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi kekuatan ekonomi baru. Koperasi diharapkan mempermudah akses masyarakat ke pupuk, permodalan, distribusi hasil panen, sembako, dan obat.

Perlindungan anak di ruang digital juga diperketat. Sejak 28 Maret 2026, pemerintah menunda akses anak di bawah 16 tahun ke media sosial berisiko tinggi berdasarkan PP Nomor 17 Tahun 2025.

Parosil mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat solidaritas sosial dan literasi digital. Ia menilai kebangkitan nasional bermula dari kesadaran individu yang bergerak kolektif menuju kemajuan bersama.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan bahwa setiap langkah pembangunan yang diambil senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,” tutupnya.(andri)

Satpol PP, Tunggu Surat Dari DLH Terkait Peternakan Sapi di Pakulonan

KAB TANGERANG -(deklarasinews.com)- Satpol PP Kabupaten Tangerang menunggu surat hasil Verifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup  dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang yang dilakukan tempo hari.

Sebelumnya tim pengawasan dan pengendalian Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang pada Rabu lalu mendatangi peternakan sapi di Kelurahan Pakulonan Barat, Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang dan menyebut peternakan tersebut diduga belum berijin.

TB. Muh. Waisulkurn Kabid Penegak Perda (Gakda) Satpol PP Kabupaten Tangerang, Selasa (19/05/2026) saat di hubungi mengatakan pihaknya belum menerima surat dari DLHK terlait verifikasi tersebut.

“Kita Satpol PP Kabupaten Tangerang masih menunggu surat hasil dari DLHK untuk menentukan langkah selanjutnya, kebetulan hari ini saya ada rapat di Tangetang jadi belum bisa ke lokasi peternakan untuk melihat secara langsung,” ujarnya.

Sementara, Sandi Nugraha Kasi Pengawasan dan Pengendalian DLHK Kabupaten Tangerang membenarkan hasil surat verifikasi tersebut belum di kirim ke Satpol PP ataupun DMPTS dan Dinas Pertanian, Peternakan Ketahanan Pangan.

“Surat hasil Verifikasi tersebut sudah berada di meja Kepala Dinas (Kadis) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, tinggal di tanda tangani pak Kadis jadi belum terkirim ke instansi terkait,” ucapnya.

Menurutnya, jika sudah surat di tanda tangani pimpinan pasti surat tersebut di sampaikan baik ke Satpol PP, DMPTS dan Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan.

Terpisah Asep H. Pemilik peternakan sapi mengatakan, UMKM atau peternak kecil tidak wajib juga harus ada izin, dengan domisili usaha saja atau SKU itu sudah cukup.

“Dan saya pun dulu sudah punya izin 25 tahun yang lalu di kota Tangerang karena dulu mendirikan di kota Tangerang awalnya dalam izin itu PT CB atau UD ada tulisan keterangan izin berlaku di seluruh Indonesia di mana saja melakukan cabang usaha atau pindah Nah dilengkapinya adalah dengan dulu SKU sekarang domisili usaha sudah cukup itu Bang,” ujarnya.

Ia menambahkan, jangan disamping dengan perusahaan – perusahan besar beda usaha kecil KM mikro peternak kecil.  “Kenapa sih Saya nggak paham ada apa sih sebetulnya dibalik ini,” katanya lagi.(Nan)

Umi Laila Buka Sosialisasi Perda Pajak Daerah di Kecamatan Pringsewu

PRINGSEWU – (deklarasinews.com)–  Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila membuka6 Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Aula Kantor Kecamatan Pringsewu, Selasa (19/5/2026).

Menurut Umi, pajak daerah memiliki peran sangat strategis sebagai sumber utama PAD yang nantinya akan digunakan membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Guna mendukung peningkatan target penerimaan pajak daerah, diperlukan optimalisasi segala potensi yang ada. Dan pajak daerah ini bukan semata kewajiban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.

Pemkab, kata Wabup pada acara yang dihadiri Asisten Administrasi Umum Arif Nugroho, Kepala Bapenda Yanwir HK, Camat Pringsewu Christianto HS beserta kapekon dan lurah beserta perwakilan wajib pajak,  berkomitmen meningkatkan tranparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan perpajakan termasuk melalui pemanfatan teknologi informasi.

“Semoga dengan sosialisasi ini kepatuhan para wajib pajak di Kabupaten Pringsewu mengalami peningkatkan, sehingga pembangunan berjalan sesuai seperti yang diharapkan,” Pungkasnya [Mm,KW-RI ]

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan Di Pekon Wonodadi

GADING REJO – (deklarasinews.com)–  Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyalurkan bantuan pangan tahun 2026 kepada masyarakat Pekon Wonodadi, Kecamatan Gading Rejo. Bantuan yang berasal dari cadangan pangan pemerintah berupa beras dan minyak goreng ini diserahkan secara simbolis oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Hendrid, S.E., M.M. mewakili Bupati Pringsewu H.Riyanto Pamungkas di Balai Pekon setempat pada Selasa (19/5/2026).

Membacakan sambutan tertulis Bupati Pringsewu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan mengatakan penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab pemerintah bagi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika sosial. Dikatakan, pangan merupakan kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan masyarakat.

“Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui program Bantuan Pangan Pemerintah sebagai bentuk kepedulian negara kepada masyarakat,” katanya.

Program ini memiliki makna yang sangat penting, bukan hanya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil.

“Pemerintah menyadari tantangan ekonomi yang dihadapi setiap keluarga tidaklah sama. Oleh karenanya kehadiran negara melalui program bantuan pangan diharapkan mampu memberikan dukungan nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi instrumen memperkuat perlindungan sosial secara menyeluruh,” ujarnya.

Acara penyaluran bantuan pangan tersebut, dimana setiap kepala keluarga penerima manfaat menerima 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng, dihadiri perwakilan Bulog Kantor Wilayah Lampung, Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Pringsewu Budi Efriyanto, S.T., M.Sc., Kadis Sosial Kabupaten Pringsewu Debi Hardian, S.Pi., M.Si., Sekretaris Kecamatan Gading Rejo Lasmini, S.E., Kapekon Wonodadi M.Juhdan Amin serta tokoh masyarakat setempat. (Mm,  KW-RI )

Pemkab Pringsewu Sosialisasikan Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kapekon Serentak 2026

PRINGSEWU- (deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyosialisasikan tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon Serentak Tahun 2026 Kabupaten Pringsewu. Acara yang dihadiri Sekretaris Daerah Ir.M.Andi Purwanto, S.T., M.T. beserta jajaran Pemkab Pringsewu, Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Anggiat AP Pardede, S.H., M.H. dan Kapolres Pringsewu diwakili Kasat Intelkam Iptu M.Fajar Surya Atmaja, A.Md., serta diikuti para camat dan kepala pekon serta Badan Hippun Pemekonan (BHP) yang akan melaksanakan Pemilihan Kapekon, digelar di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu pada Selasa (19/5/2026).

Bupati Pringsewu H.Riyanto Pamungkas dalam arahannya mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusifitas dan ketertiban, mematuhi peraturan yang berlaku tanpa pengecualian, meningkatkan partisipasi pemilih di setiap wilayah, menjaga netralitas aparatur pemerintah secara mutlak, serta bersinergi, yakni siapapun yang terpilih harus mendukung penuh program presiden dan pemerintah kabupaten.

“Oleh karena itu, mari bersama kita wujudkan Pemilihan Kepala Pekon tahun 2026 yang damai, bermartabat, dan melahirkan kepemimpinan pekon yang tangguh, sebagaimana semboyan kita Jejama Secancanan,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Riyanto Pamungkas juga menyampaikan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, yang pelaksanaannya sangat bertumpu pada pekon, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta Swasembada Pangan. Juga pogram prioritas Pemkab Pringsewu yang harus bersinergi langsung dengan pekon. Yaitu pengusulan Mocaf (Modified Cassava Flour) sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan menjadikan singkong Pringsewu sebagai komoditas strategis nasional, guna membuka lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah petani.

“Kemudian Corporate Farming atau pertanian kolektif skala besar yang membutuhkan dukungan penuh pemerintah pekon untuk pengorganisasian lahan dan petani. Serta 18.000 lampu jalan LED, penerangan jalan yang merata di seluruh wilayah, yang efektifitas pemeliharaannya bergantung pada kepedulian pemerintah pekon setempat. Tanpa dukungan aktif pemerintah pekon, ketiga program tersebut tidak akan mencapai sasarannya secara maksimal. Ini bukan pilihan, tetapi sebuah kewajiban,” tegasnya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon Kabupaten Pringsewu Judi Muljana,  S.T., M.T. menyampaikan maksud dan tujuan sosialisasi tahapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Pekon Serentak 2026 adalah dalam rangka memberikan pemahaman kepada camat, Ketua BHP dan pemerintah pekon terkait tahapan pelaksanaan pemilihan Kepala Pekon serentak yang akan digelar di 59 pekon di Kabupaten Pringsewu, sehingga pelaksanaannya nanti dapat berjalan dengan baik, demokratis serta sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Pungkasnya. (Mulia Mega)