Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Perda No.1 Tahun 2024 Tentang Pajak Dan Retribusi Daerah

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas membuka Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) No.1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Kantor  Kecamatan Pagelaran, Rabu (13/5/2026). Sosialisasi yang diikuti para wajib pajak ini juga dihadiri Kepala Bapenda, Camat serta Kapekon dan pihak terkait lainnya.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan sosialisasi ini merupakan implementasi kebijakan nasional bagi memperkuat kemandirian fiskal serta meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.  Dikatakan pajak daerah memiliki peran sangat strategis sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah yang nantinya akan digunakan membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk mendukung peningkatan target penerimaan Pajak Daerah, diperlukan optimalisasi segala potensi yang ada. Terlebih saat ini Pemkab Pringsewu harus berupaya menggali potensi PAD khususnya pajak daerah, yang memiliki target setiap tahunnya cukup tinggi. Dan pajak daerah ini bukan semata kewajiban, tetapi bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan membutuhkan dana besar, dan salah satu sumber dana yang sangat potensial adalah PAD  dari sektor pajak daerah dan retribusi daerah. Oleh karena itu, Pemkab Pringsewu berkomitmen meningkatkan tranparansi, akuntabilitas, serta kualitas pelayanan perpajakan termasuk melalui pemanfatan5 teknologi informasi.

“Semoga dengan sosialisasi ini kepatuhan para wajib pajak di Kabupaten Pringsewu mengalami peningkatkan, sehingga pembangunan berjalan sesuai seperti yang diharapkan,” pungkasnya. [Mulia Mega]

Kesbangpol Yapen Perkuat Ideologi Pancasila dan Karakter Bangsa

YAPEN -(deklarasinews.com)- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar Sosialisasi Pembentukan, Penumbuhan dan Peningkatan Karakteristik Bangsa di Distrik Yapen Selatan, Rabu (13/05/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Silas Papare tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy, SE., M.Si yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Weno, AP., M.Si.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Harold Weno, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai langkah nyata memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, penguatan karakter bangsa menjadi hal penting di tengah dinamika perkembangan zaman dan berbagai tantangan sosial yang terus berkembang.

“Karakter bangsa adalah identitas kita dalam setiap aspek kehidupan. Penguatan karakter menjadi kebutuhan mendesak agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai bangsa,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para peserta dapat memahami pentingnya penghayatan nilai-nilai Pancasila dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah maupun masyarakat.

 

Ketua panitia yang juga Kepala Bidang Bina Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Yapen, Roslinda, SH mengatakan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghayatan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah pembentukan dan peningkatan karakter dalam lingkungan keluarga serta masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman masyarakat tentang pentingnya karakter bangsa dan pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh pelajar, mahasiswa, organisasi wanita, TP PKK dan PWKI di Distrik Yapen Selatan.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta menerima sejumlah materi dari para narasumber. Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Yapen membawakan materi tentang kebijakan penguatan ideologi Pancasila. Sementara Polres Kepulauan Yapen menyampaikan materi terkait peranan polisi dalam mempertahankan ideologi bangsa.

Selain itu, Kodim 1709/Yawa membawakan materi wawasan kebangsaan, sedangkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Yapen menyampaikan materi bertajuk “Papua Sehat, Papua Kuat, Indonesia Kuat”.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen berharap semangat persatuan, nasionalisme dan nilai-nilai kebangsaan terus tumbuh dalam kehidupan masyarakat demi mendukung pembangunan daerah maupun bangsa Indonesia.

Bupati Minta Dukungan KLH Atasi Persoalan Sampah di Lampung Barat

LAMBAR -(deklarasinews.com)– Persoalan sampah di Kabupaten Lampung Barat kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Dengan timbunan sampah mencapai 127,87 ton per hari dan sebagian besar belum tertangani, Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus turun langsung melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Jakarta Selatan, Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Parosil Mabsus didampingi sejumlah jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Barat untuk menyampaikan berbagai persoalan pengelolaan sampah sekaligus mengajukan bantuan sarana dan prasarana penunjang.

Rombongan Pemkab Lampung Barat diterima langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat beserta jajaran kementerian.

Berdasarkan paparan Pemkab Lampung Barat, saat ini produksi sampah di wilayah tersebut mencapai 46.670 ton per tahun atau setara 127,87 ton per hari.

Namun, sampah yang berhasil dikelola baru sekitar 32,47 persen atau 41,52 ton per hari.

Sisanya, sebanyak 67,53 persen atau sekitar 86,35 ton per hari, masih belum tertangani dan sebagian terbuang ke lingkungan.

Kondisi ini membuat Lampung Barat masuk kategori “pembinaan” dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2026 oleh Kementerian Lingkungan Hidup dengan nilai 32,29 poin.

Dalam audiensi itu, Bupati Parosil Mabsus menegaskan bahwa persoalan sampah tidak bisa lagi dianggap sepele dan membutuhkan dukungan bersama, terutama dari pemerintah pusat.

“Permasalahan sampah saat ini menjadi tantangan serius bagi daerah,” ujar Parosil.

“Lampung Barat terus berupaya melakukan pembenahan, namun kami juga membutuhkan dukungan sarana, prasarana dan pendampingan agar pengelolaan sampah bisa lebih maksimal dan menjangkau seluruh wilayah,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, keterbatasan armada dan fasilitas menjadi kendala utama dalam pelayanan pengangkutan sampah di Lampung Barat.

“Dari 15 kecamatan yang ada, baru lima kecamatan yang terlayani pengangkutan sampah,” kata Parosil.

“Sementara armada yang kami miliki sangat terbatas dan beberapa alat berat di TPA sudah tua serta sering mengalami kerusakan,” tambahnya.

Saat ini, Lampung Barat hanya memiliki sembilan unit dump truck atau armroll pengangkut sampah, delapan kendaraan roda tiga, serta satu Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Bahkan, dari empat TPS3R yang dibangun, hanya satu yang masih aktif beroperasi.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lampung Barat mengusulkan sejumlah bantuan kepada KLH, di antaranya armada dump truck, kendaraan roda tiga pengangkut sampah, pembangunan TPST, rumah kompos, rumah maggot, bulldozer, excavator hingga pendampingan pengembangan bank sampah.

Sementara itu, pihak Kementerian Lingkungan Hidup menyambut baik langkah yang dilakukan Pemkab Lampung Barat.

Kementerian menyatakan akan menindaklanjuti berbagai persoalan dan usulan yang telah disampaikan pemerintah daerah terkait pengelolaan sampah di Kabupaten Lampung Barat.(Andri)

Gelar Tubaba Q Sehat Serentak di 16 Titik, Pemkab Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan sebagai Program Prioritas

TUBABA –(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) kembali membuktikan komitmennya dalam menempatkan urusan kesehatan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan daerah. Hal ini terlihat dari konsistensi pelaksanaan program “Tubaba Q Sehat” yang kembali digelar serentak di 16 titik lokasi di seluruh penjuru kabupaten pada Selasa (12/05/2026).

​Program prioritas ini tidak hanya menjadi agenda rutin bulanan, namun merupakan strategi strategis pemerintah daerah untuk memastikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, saat meninjau langsung pelaksanaan di Balai Tiyuh Tirta Makmur, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), menegaskan bahwa Tubaba Q Sehat adalah manifestasi dari visi pelayanan publik yang proaktif.

​”Tubaba Q Sehat ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan program prioritas yang kami jalankan secara berkesinambungan bersama petugas medis setiap bulannya. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih baik. Pelayanan kami tidak lagi menunggu di dalam gedung Puskesmas atau RSUD, tapi kami yang mendatangi warga,” ujar Nadirsyah dengan tegas.

​Menurutnya, penguatan layanan primer melalui deteksi dini merupakan kunci keberhasilan program ini. Masyarakat diberikan akses gratis untuk pengecekan kolesterol, asam urat, gula darah, hingga tekanan darah sebagai langkah preventif sebelum penyakit menjadi kronis.

Sebagai program prioritas, Tubaba Q Sehat dirancang secara komprehensif. Nadirsyah menekankan bahwa derajat kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh penanganan medis, tetapi juga kualitas lingkungan hidup. Dalam arahannya, ia menginstruksikan integrasi antara perilaku hidup sehat dengan kebersihan lingkungan.

​”Kesehatan raga sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan. Menjaga aliran selokan dan mengelola sampah plastik melalui Bank Sampah adalah bagian yang tidak terpisahkan dari misi kesehatan kita. Kami ingin membangun kesadaran bahwa mencegah penyakit jauh lebih murah dan baik daripada mengobati,” imbuhnya.

Salah satu poin menarik yang ditekankan dalam kunjungan ini adalah ajakan inovatif untuk mengonversi sampah plastik menjadi kekuatan ekonomi komunitas. Nadirsyah mendorong kelompok masyarakat, seperti kelompok pengajian, untuk memanfaatkan sampah plastik sebagai sumber dana kas organisasi.

​Beliau mencontohkan keberhasilan warga Panarakan Jaya Utama yang mampu membangun infrastruktur rumah ibadah dari hasil olah sampah plastik. Hal ini diharapkan menjadi pendorong semangat bagi warga Tiyuh Tirta Makmur untuk mendukung program kebersihan lingkungan yang linear dengan peningkatan kesehatan warga.

Menutup kunjungannya, Wakil Bupati mengajak warga untuk mempraktikkan hidup bahagia sebagai syarat sehat lahir dan batin. Suasana ceria mewarnai kegiatan saat warga berpartisipasi dalam kuis wawasan kebangsaan, menunjukkan sisi humanis dari program prioritas pemerintah ini.

​Turut mendampingi Wakil Bupati dalam peninjauan tersebut adalah Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Pertanian, Camat TBT, serta Kepala Puskesmas Candra Mukti. Pemerintah daerah berharap, melalui konsistensi program Tubaba Q Sehat ini, angka harapan hidup dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Tulang Bawang Barat terus meningkat secara signifikan. (Mar)

Kendalikan Inflasi, Pemkab Pesawaran Gelar Operasi Pasar Murah Minyakita

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Operasi Pasar Murah Minyak Goreng “Minyakita” di Pasar Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan. Selasa, (12/5/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan pengendalian inflasi serentak yang dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung berdasarkan arahan Pemerintah Provinsi Lampung.

Sejak pagi hari, ratusan warga tampak antusias memadati lokasi kegiatan. Bahkan, sebagian masyarakat telah mengantre sejak pukul 09.00 WIB untuk mendapatkan minyak goreng dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyediakan sekitar 600 kantong minyak goreng atau setara 50 dus. Minyak goreng dijual dengan harga Rp. 31 ribu per kemasan 2 liter atau Rp.15.500 per liter, jauh lebih murah dibanding harga pasaran yang saat ini mencapai sekitar Rp. 22 ribu per liter.

Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B, S.E.,M.M. yang hadir bersama jajaran kepala perangkat daerah terkait menyampaikan bahwa operasi pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.

“Berdasarkan arahan Gubernur Lampung, kegiatan ini dilaksanakan serentak di 15 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Pesawaran. Pemerintah berharap operasi pasar ini dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Nanda.

Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan operasi pasar murah tersebut direncanakan berlangsung selama tujuh hari ke depan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Salah seorang warga, Titin, mengaku bersyukur dan terbantu dengan adanya operasi pasar murah tersebut. Menurutnya, selisih harga yang cukup jauh membuat masyarakat, terutama ibu rumah tangga, dapat lebih menghemat pengeluaran sehari-hari.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa membeli minyak dengan harga Rp. 15.500 per liter, sementara biasanya mencapai Rp. 22 ribu per liter. Tentunya ini sangat membantu kami, terutama ibu-ibu rumah tangga. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan,” ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan operasi pasar murah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga bahan pokok di pasaran sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan sehari-hari.(Dedi)

Operasi Pasar Murah Minyakita, Pemkab Lampung Barat Sediakan 6.000 Liter Minyak Goreng untuk Masyarakat

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin melaksanakan operasi pasar murah minyak goreng Minyakita di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Selasa (12/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala perangkat daerah, camat, peratin serta tokoh masyarakat. Operasi pasar murah ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung melalui zoom meeting.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Barat Drs. Mad Hasnurin mengatakan bahwa kegiatan operasi pasar murah merupakan bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan Perum BULOG dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok di tengah masyarakat.

“Pelaksanaan operasi pasar murah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung tanggal 8 Mei 2026 tentang pelaksanaan Operasi Pasar Murah Serentak di Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat bergerak cepat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, khususnya BULOG, guna memastikan kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran.

Pada pelaksanaan operasi pasar murah kali ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menyediakan sebanyak 500 dus Minyakita atau setara dengan 6.000 liter minyak goreng untuk masyarakat.

“Dalam kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap di Pasar Liwa, dimulai tanggal 12 hingga 13 Mei 2026 untuk tahap pertama, kemudian dilanjutkan kembali pada 18 sampai 22 Mei 2026 untuk tahap kedua,” jelasnya.

Adapun minyak goreng Minyakita dijual dengan harga Rp15.500 per liter, dengan ketentuan maksimal pembelian sebanyak dua liter per orang. Kebijakan tersebut diterapkan agar distribusi minyak goreng dapat lebih merata dan dirasakan manfaatnya oleh lebih banyak masyarakat.

Wabup Mad Hasnurin berharap operasi pasar murah tersebut dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pokok.

“Pemerintah ingin memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. Oleh sebab itu, langkah-langkah seperti operasi pasar murah ini menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menekan potensi inflasi daerah,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kegiatan tersebut dengan baik, berbelanja sesuai kebutuhan, menjaga ketertiban selama antrean, serta mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia.(andri)

PLH Sekda Harold Wenno, Buka Pameran Batik Canting Barawaikap, Dorong Kolaborasi UMKM Yapen

SERUI -(deklarasinews.com)- Pelaksana Harian (PLH) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Yapen, Harold Wenno, mewakili Bupati Benyamin Arisoy membuka sekaligus membacakan sambutan tertulis pada Pembukaan Pameran Batik Canting dan Kolaborasi UMKM. Acara berlangsung di Alun-Alun Lapangan Trikora, pusat kota Serui, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Yapen, Ebzon Sembai S.Pi, MH, didampingi istrinya Adomina Elisabet Maniani; Wakil Ketua II, Djorge Diamon Logianto; Anggota DPRD Mikha Runaweri; perwakilan Forkopimda; para asisten Setda; pimpinan OPD; pimpinan BUMN dan BUMD yang hadir; Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Yapen; para kepala distrik, lurah, dan kepala kampung; ketua serta pengurus Batik Barawaikap; serta peserta pameran dan  tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan PLH Sekda Harold Wenno, disampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kelompok Batik Canting Kampung Barawaikap, para pelaku UMKM pengrajin tradisional, pelaku usaha kuliner lokal, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini.

Pameran Batik Canting ini merupakan langkah positif dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif masyarakat sekaligus melestarikan budaya lokal sebagai identitas daerah. Batik Cantik bukan hanya karya seni, tetapi juga simbol kreativitas, ketekunan, dan kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur.

Bupati menekankan pentingnya kolaborasi antara pameran batik cantik dengan produk UMKM kerajinan tradisional, kuliner lokal, serta pasar murah.

“Kolaborasi seperti ini sangat penting karena mampu membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat ekonomi kerakyatan, sekaligus memperkenalkan potensi lokal Kabupaten Kepulauan Yapen kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Pemerintah daerah berkomitmen mendukung pengembangan UMKM dan industri kreatif sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, lebih inovatif, dan menjadi ruang promosi produk unggulan asli daerah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat mencintai dan menggunakan produk lokal.

“Dengan membeli dan mempromosikan hasil karya masyarakat Yapen, kita ikut membantu kesejahteraan para pelaku usaha lokal,” pungkasnya.

Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Resmi Luncurkan Laris Manis

KAB. TANGERANG -(deklarasinews.com)-  11 Mei 2026 , Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang secara resmi meluncurkan inovasi layanan LARIS MANIS (Layanan Roya dan Waris Lima Menit Selesai)

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, Febri Effendi menyampaikan bahwa inovasi LARIS MANIS lahir dari hasil evaluasi terhadap berbagai keluhan masyarakat yang masuk melalui kanal “Halo Kakan”. Selama ini, masyarakat kerap menghadapi ketidakpastian layanan dan harus bolak-balik ke Kantor Pertanahan hanya untuk melengkapi persyaratan administrasi.

Melalui layanan ini, masyarakat cukup mengunggah dokumen persyaratan melalui website LARIS MANIS dari rumah. Setelah dokumen dinyatakan valid dan lengkap, pemohon hanya perlu datang sesuai jadwal yang telah ditentukan secara mandiri untuk proses verifikasi berkas fisik dan pencetakan sertipikat.

Selain itu, layanan LARIS MANIS juga memastikan proses pelayanan roya dan waris dapat diselesaikan hanya dalam waktu lima menit, terhitung sejak pemohon melakukan pembayaran Surat Perintah Setor (SPS) di lokasi pelayanan.

Kegiatan launching ini dihadiri oleh Plh. Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN RI, Tri Wibisono, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Banten, Fadli Afriadi, Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Mochamad Solehudin, serta jajaran pemerintah daerah, Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten dan Kantah Kab Tangerang.

Melalui inovasi LARIS MANIS, Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang berharap pelayanan pertanahan dapat menjadi lebih cepat, mudah, transparan, serta memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.

Layanan Pertanahan Era Digital, Lebih Mudah Pantau Berkas Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

KAB SEMARANG -(deklarasinews.com)- Proses pengecekan berkas pertanahan kini dapat dilakukan masyarakat melalui aplikasi Sentuh Tanahku. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat bisa memantau status permohonan tanpa perlu datang langsung ke Kantor Pertanahan hanya untuk memastikan tahapan berkas yang sedang diproses.

Endria (37), warga asal Kabupaten Semarang mengaku terbantu dengan fitur pemantauan berkas yang tersedia di aplikasi Sentuh Tanahku. Proses pengecekan jadi lebih praktis dan transparan karena informasi perkembangan layanan dapat diakses langsung melalui telepon genggamnya.

“Pemantauan perkembangan berkas atau sertipikat sekarang lebih mudah karena bisa dicek langsung lewat aplikasi Sentuh Tanahku. Jadi, saya bisa tahu posisi berkas sudah sampai mana,” ujar Endria usai mengambil Sertipikat Elektronik di Kantah Kabupaten Semarang.

Waktu pengurusan sertipikat jadi terasa lebih efisien dengan fitur yang tersedia dalam Sentuh Tanahku. Masyarakat tidak perlu berulang kali datang ke Kantah untuk menanyakan perkembangan permohonan. Bagi Endria, hal itu bukan hanya sangat bermanfaat, namun juga menghemat biaya dan tenaganya.

“Kemarin begitu saya cek di aplikasi, statusnya sudah di loket penyerahan. Baru setelah lihat info itu, hari ini saya langsung datang ke kantor untuk mengambil hasilnya,” ungkap Endria.

Setelah merasakan sendiri kegunaan Sentuh Tanahku, Endria pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan pertanahan digital yang telah disediakan Kementerian ATR/BPN. “Sekarang semuanya lebih simple dan mudah dipantau. Jadi masyarakat tidak perlu ragu menggunakan aplikasi Sentuh Tanahku maupun layanan pertanahan elektronik lainnya,” pungkasnya. (Nan)

Bupati Pringsewu Dapat Penghargaan Dari Kapolda Lampung

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mendapat penghargaan dari Kepala Kepolisian Daerah Lampung. Piagam penghargaan atas apresiasi dan dukungan serta dedikasi dalam program akulturasi budaya 9 suku dan 1 etnis yang diselenggarakan Kepolisian Resor Pringsewu sebagai rangkaian cultural policing untuk mencegah konflik sosial serta menjaga kamtibmas di wilayah Kabupaten Pringsewu ini diserahkan langsung oleh Kapolda Lampung Irjen Polisi Helfi Assegaf kepada Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas di Lapangan Apel Mapolda Lampung, pada Senin (11/5/2026).

Terkait penghargaan tersebut, Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kapolda Lampung atas piagam penghargaan yang diberikan. Piagam Penghargaan tersebut merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan kepolisian, serta kolaborasi dengan berbagai  pihak  terkait.

Pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan sinergitas dengan jajaran forkopimda, khususnya Kepolisian Daerah Lampung dan Kepolisian Resor Pringsewu serta para stakeholder dan berbagai elemen  masyarakat lainnya, di tengah keberagaman suku bangsa, agama dan adat budaya, dalam rangka mewujudkan kondusivitas wilayah, terutama dalam upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Pringsewu.

“Situasi kamtibmas yang kondusif merupakan salah satu modal utama dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan. Sebab, dengan situasi dan kondisi wilayah yang aman tentunya memungkinkan setiap program pemerintah dapat berjalan dengan optimal, yang kesemuanya adalah dalam rangka memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Selain Bupati Pringsewu, piagam penghargaan dari Kapolda Lampung juga diberikan kepada Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu Ir.M.Andi Purwanto, S.T., M.T., Kadis Kominfo Kabupaten Pringsewu Moudy Ary Nazolla, S.STP., M.H., Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu Dr.Supriyanto, serta sejumlah pejabat administrator dan pejabat pengawas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu.

Penghargaan ini terkait  penyelenggaraan kegiatan Pringsewu Cultural Festival 2025 lalu yang diinisiasi oleh Kepolisian Resor Pringsewu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang telah berlangsung dengan sukses. Kegiatan tersebut juga disiarkan secara langsung  baik audio maupun visual oleh Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Siaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu (Rapemda Pringsewu FM 107,2 Mhz). [MM, KW- RI]