Pemkab Lampung Selatan Cetak Pemuda Pelopor Desa, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan

LAMSEL -(deklarasinews.com)-  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi muda desa yang tangguh, inovatif, dan berkarakter.

Komitmen ini diwujudkan melalui Sosialisasi Pemuda Pelopor Desa Tahun 2025 yang digelar di Aula Dispora Lampung Selatan, Senin, 4 Agustus 2025.

Kegiatan ini menyasar pemuda usia 16 hingga 30 tahun agar mampu menjadi pelopor di bidang masing-masing, khususnya dalam pembangunan desa.

Para peserta dibekali dengan wawasan kepemimpinan, keberanian mengambil inisiatif, serta pentingnya kolaborasi untuk perubahan nyata.

Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan Pemkab Lampung Selatan, Achmad Herry, yang hadir mewakili Bupati Lampung Selatan, menyampaikan bahwa pemuda adalah aset pembangunan yang sarat energi, kreativitas, dan idealisme.

“Kalian bukan hanya peserta, tetapi pionir. Pemuda pelopor adalah mereka yang berani berpikir besar, bertindak nyata, dan membawa perubahan dari desa untuk Lampung Selatan,” tegasnya.

Ia juga memberikan tiga pesan penting kepada peserta: kuasai teknologi tanpa melupakan kearifan lokal, jangan takut gagal dan terus mencoba, serta memastikan setiap program memiliki keberlanjutan dan dampak nyata.

Sementara itu, Kepala Bidang Layanan Kepemudaan Dispora Kabupaten Lampung Selatan, Abidin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan upaya sistematis dalam membentuk karakter pemuda desa sebagai agen perubahan.

“Tujuannya jelas, membentuk karakter dan mental pemuda-pemudi desa agar tumbuh menjadi pelopor di bidangnya,” ujar Abidin.

Selama dua hari kegiatan sosialisasi, peserta diharapkan memperluas wawasan, membangun jejaring, serta memperoleh bekal untuk menghadapi tantangan masa depan.

 

Semangat Pagi dari Pantai Kalianda: Bupati Egi Ajak Warga Lari Bareng di Krakatau Beach Run 2025!

LAMSEL  -(deklarasinews.com)- Embusan angin laut dan sinar matahari pagi menyambut langkah penuh semangat dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, yang didampingi Dandim 0421/LS Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, dalam kegiatan fun run menyusuri pesisir wisata Kalianda menuju kawasan Senaya Beach, Sabtu pagi (2/8/2025).

Start dimulai dari rumah dnas bupati. Rombongan bergerak santai namun penuh energi dan keakraban, menempuh rute sejauh lima kilometer yang menyuguhkan panorama khas pesisir selatan: hamparan laut biru di satu sisi, pepohonan hijau di sisi lainnya, dengan latar belakang Gunung Rajabasa yang menjulang tenang.

Lebih dari sekadar olahraga pagi, kegiatan ini mencerminkan sinergi dan kekompakan antara unsur pimpinan sipil dan militer di Lampung Selatan. Sebuah langkah kecil namun bermakna dalam membangun kebersamaan untuk kemajuan daerah.

Ajak Warga Ramaikan Krakatau Beach Run 2025

Dalam suasana akrab dan energik, Bupati Egi juga memanfaatkan momentum ini untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar ikut ambil bagian dalam Krakatau Beach Run 2025, sebuah event olahraga berskala besar yang akan digelar pada 24 Agustus 2025 di Kalianda.

“Saya, Radityo Egi Pratama, mengajak seluruh masyarakat, khususnya pemuda dan pecinta olahraga untuk ikut serta dan meramaikan Krakatau Beach Run 2025. Mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup dan sarana promosi wisata daerah,” ucapnya.

Krakatau Beach Run bukan hanya ajang lari, tapi juga bagian dari promosi keindahan alam Kalianda. Pesisir pantai yang eksotis, suasana yang ramah, dan udara yang bersih menjadikan momen ini tak boleh dilewatkan.

“Segera daftarkan diri Anda. Ajak keluarga, sahabat, dan komunitas. Mari berlari sambil menikmati keindahan alam Kalianda,” imbuh Bupati Egi.

Setelah lari pagi, kegiatan dilanjutkan dengan tenis bersama di Lapangan Tenis Indoor Kalianda, menunjukkan bahwa kepemimpinan bukan hanya soal kebijakan, tapi juga tentang teladan gaya hidup sehat dan semangat membaur dengan masyarakat.

Kegiatan ini menegaskan nilai-nilai kepemimpinan aktif, terbuka, dan menginspirasi, sejalan dengan visi mewujudkan Lampung Selatan yang Maju dan Berdaya Saing.

 

Warga Puji Rahayu ‘Curhat’ Jalan Rusak Saat Pengajian Jumat Kliwon, Bupati Egi: 2026 Kita Anggarkan Perbaikan!

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menghadiri kegiatan Pengajian Jumat Kliwon yang digelar oleh Pengurus Ranting Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Desa Batu Agung, bertempat di TPA Nurul Huda, Dusun Batu Agung, Kecamatan Merbau Mataram, Jumat (1/8/2025).

Dalam kegiatan keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam merawat tradisi keagamaan sebagai bagian dari pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.

Bupati Egi menyatakan bahwa pengajian seperti ini merupakan bagian penting dari pembentukan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berakhlak. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya ditandai dengan pembangunan fisik, melainkan juga pembangunan mental dan spiritual.

“Islam meletakkan fondasi peradaban pada dua pilar utama: iman dan ilmu. Keduanya saling menguatkan. Dan kehadiran ibu-ibu di majelis ini adalah bukti nyata semangat menuntut ilmu dan merawat keimanan masih tumbuh subur di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Egi juga mengajak masyarakat untuk mendukung program kebersihan lingkungan melalui gerakan ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah) sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan desa yang nyaman dan sehat.

Kegiatan yang dihadiri oleh Forkopimcam Merbau Mataram, Camat, Kepala Desa Batu Agung, serta ratusan jemaah Muslimat NU ini juga menjadi wadah aspirasi masyarakat terhadap kebutuhan infrastruktur desa.

Dalam sesi dialog bersama warga, Bupati Egi merespons keluhan terkait kerusakan jalan menuju Dusun Puji Rahayu. Ia menyatakan komitmennya untuk mengupayakan penganggaran perbaikan jalan tersebut pada tahun 2026 mendatang.

“Insyaallah tahun 2026 kita anggarkan untuk perbaikan jalan Puji Rahayu. Tapi tentu kita bagi secara adil untuk 17 kecamatan yang ada,” tegasnya.

Kepala Desa Batu Agung, Wahyudi, mengungkapkan harapan besar atas kehadiran Bupati. Ia menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan desa, termasuk jalur dari Tanjung Harapan ke Ringin Sari, belum tersentuh pembangunan selama lebih dari dua dekade.

“Kami sangat berharap ada perhatian pemerintah untuk infrastruktur desa. Jalan ini sudah 25 tahun belum diperbaiki,” ucap Wahyudi yang disambut tepuk tangan dari para jemaah.