Momen Membanggakan: Bupati Egi Berdiri di Garis Depan Bersama Presiden Prabowo di Apkasi Otonomi Expo 2025

TANGERANG -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menjadi salah satu kepala daerah yang mendapat kehormatan mendampingi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto saat membuka Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Otonomi Expo 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD, Tangerang, Kamis (28/8/2025).

Acara bergengsi bertema “Produk Lokal Mengglobal” itu ditandai dengan pemukulan gong oleh Presiden Prabowo, yang turut didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi, serta pengurus pusat APKASI.

Dalam momen tersebut, Bupati Egi yang juga menjabat Bendahara Umum APKASI, berdiri di barisan depan bersama Presiden Prabowo hingga para tokoh nasional.

Ketua Umum APKASI, Bursah Zarnubi, menegaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang promosi produk daerah, melainkan ruang strategis yang melahirkan peluang investasi dan kerja sama nyata.

“Ekspo ini menghadirkan kesempatan konkret bagi terciptanya pasar baru serta rencana bisnis yang mendorong percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan Apkasi Otonomi Expo 2025.

“Terima kasih atas undangan ini. Ini sebuah kehormatan bagi saya sekaligus kesempatan untuk bertatap muka langsung dengan Saudara-saudara sekalian,” kata Presiden.

Dalam expo tersebut, Kabupaten Lampung Selatan ikut menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari olahan makanan khas daerah hingga kerajinan tangan UMKM lokal.

Melalui partisipasi ini, Pemkab Lampung Selatan berharap potensi lokal dapat lebih dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga menembus pasar internasional. (Red)

 

Jalan Strategis Simpang Tugu Radin Intan-Exit Tol Kalianda Diresmikan! Konektivitas & Pariwisata Terbuka, Bupati Egi: Jangan untuk Balapan

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Sebuah momentum bersejarah terjadi di simpang perempatan Tugu Patung Radin Intan, ikon kebanggaan Lampung Selatan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama meresmikan Jalan Ruas Simpang Tugu Radin Intan – Exit Tol Kalianda (R.077) yang berada di samping Mall Pelayanan Publik (MPP) Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Selasa sore (26/8/2025)

Peresmian ini menjadi langkah nyata mewujudkan komitmen pembangunan infrastruktur yang tak hanya memperlancar konektivitas, tetapi juga membuka jalan bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Jalan baru ini disiapkan untuk mendukung konsep Agro Eduwisata, yang telah ditetapkan sebagai visi daerah dalam mengembangkan potensi Lampung Selatan.

Dalam uji coba jalur tersebut, Bupati Egi memilih cara berbeda: menunggangi sepeda motor. Dari atas kendaraan roda dua itu, ia menyusuri jalan mulus yang diapit hamparan ladang jagung di sisi kiri dan kanan. Di kejauhan, Gunung Rajabasa berdiri megah seakan menjadi saksi perjalanan pembangunan yang bersinergi dengan alam.

“Alhamdulillah, hari ini kita menguji coba jalan baru di sekitar MPP Kalianda. Jalannya sudah mulus, pemandangannya cantik, dan sangat mendukung konsep Agro Eduwisata Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Tak hanya mengungkapkan rasa syukur, ia juga menitipkan pesan kepada masyarakat untuk menjaga keberlangsungan hasil pembangunan.

“Mari kita rawat bersama, jangan digunakan untuk balap-balapan. Jalan ini untuk kepentingan bersama, bukan untuk membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah Lampung Selatan beserta sejumlah pejabat daerah. Kehadiran jajaran pejabat menunjukkan bahwa jalan baru ini merupakan bagian penting dari strategi pembangunan besar Lampung Selatan.

Bupati Egi menutup sambutannya dengan penuh optimisme. “Harapan kami, dengan jalan yang lebih baik, ekonomi masyarakat akan berkembang, kunjungan wisatawan meningkat, dan Lampung Selatan semakin maju. Insyaallah, Bismillah, kita bias,” ujarnya.

Di bawah siluet Gunung Rajabasa dan gagahnya Tugu Radin Intan, peresmian jalan bukan hanya sekadar seremoni. Ia menjadi simbol lahirnya harapan baru: Lampung Selatan yang lebih terhubung, indah, dan berdaya saing. (Red)

Tak Sekadar Janji, Bupati Egi Wujudkan Beasiswa dan Tabungan Pendidikan untuk Raihan Pahlawan Cilik dari Rajabasa

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Sepekan setelah aksi heroik Raihan Diaz Rinawi viral di media sosial, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama langsung menepati ucapannya: memberikan beasiswa penuh di SMA Kebangsaan, sekaligus tabungan pendidikan.

Selain itu, Bupati Egi juga memberikan sepeda, perlengkapan sekolah, hingga seragam lengkap untuk siswa SDN 1 Way Muli, Kecamatan Rajabasa tersebut.

Penyerahan bantuan dilakukan di ruang kerja bupati, Jumat (22/8/2025), disaksikan kedua orang tua Raihan. Sebelum prosesi itu, keluarga kecil ini bahkan berkesempatan makan siang bersama Bupati Egi dan jajaran Pemkab Lampung Selatan.

Raihan, bocah yang namanya mendadak tenar lantaran keberaniannya memanjat tiang bendera setinggi lebih dari 10 meter saat upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Merpati, Rajabasa (17/8), kini dipastikan bisa menempuh pendidikan menengah di sekolah unggulan.

Aksinya kala itu membuat upacara yang sempat terhenti karena tali pengait bendera terlepas bisa kembali berjalan khidmat.

“Ini bentuk apresiasi kami atas keberanian Raihan. Saya menunaikan janji saya kemarin saat penurunan bendera. Beasiswa ini untuk mendukung cita-cita Raihan yang ingin menjadi polisi. Insyaallah, lewat SMA Kebangsaan, ia bisa melanjutkan ke Akpol dan kelak menjadi Kapolri. Mari kita doakan bersama,” ujar Bupati Egi penuh harap.

Menurutnya, sistem boarding school di SMA Kebangsaan dengan program pendidikan karakter serta dukungan gizi seimbang akan sangat menunjang masa depan Raihan.

“Harapannya, apa yang dilakukan Raihan jadi inspirasi bagi anak-anak muda di Lampung Selatan. Semangat dan keberanian bisa membawa perubahan besar,” imbuhnya.

Di balik wajah polosnya, Raihan justru mengaku tak merasa gentar sedikit pun kala memanjat tiang bendera. “Nggak takut waktu naik tiang,” ucapnya singkat, sambil tersenyum malu.

Meski sederhana, pengakuan itu semakin menguatkan kesan bahwa keberanian memang sudah mendarah daging dalam diri bocah asal pesisir Rajabasa tersebut.

Terlebih, kini ia juga mendapatkan limpahan kasih sayang dan perhatian publik. “Senang, banyak yang sayang,” katanya singkat.

Rasa syukur turut disampaikan sang ibu, Yunita Sari. Ia tak bisa menutupi air matanya saat melihat putranya kini mendapat kesempatan pendidikan yang lebih baik.

“Saya merasa terharu campur bangga. Banyak yang peduli dan sayang kepada Raihan. Sampai pada titik ini, apa yang dulu belum Raihan miliki, kini sudah dimiliki,” ungkapnya dengan suara bergetar.

Bagi warga Lampung Selatan, kisah Raihan bukan sekadar cerita tentang bocah pemberani, melainkan juga cermin tentang bagaimana ketulusan bisa berbalas kebaikan. (Red)

 

Bupati Egi Turun Langsung Cek Jalur, Krakatau Beach Run 2025 Siap Jadi Event Lari Paling Eksotis di Indonesia

KALIANDA -(deklarasinews.com)- Menjelang digelarnya Krakatau Beach Run 2025 pada Minggu, 24 Agustus mendatang, Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama turun langsung meninjau kesiapan rute lomba dengan cara yang tak biasa.

Jumat (22/8/2025) sore, ia memilih melakukan joging santai di lintasan kategori 5.000 meter yang dimulai dari kawasan Senaya Beach Kalianda.

Dengan pakaian olahraga sederhana, Bupati Egi berlari kecil menyusuri jalur sembari sesekali berhenti memantau kondisi jalan, kebersihan lingkungan, hingga pemasangan atribut acara yang sudah mulai menghiasi kawasan pantai.

Sunset Kalianda yang indah menemani langkahnya sore itu, seolah menegaskan bahwa lomba lari ini bukan sekadar soal olahraga, melainkan juga etalase wisata daerah.

“Kita ingin memastikan jalur yang akan dilalui peserta dalam kondisi bersih, aman, dan nyaman. Karena selain olahraga, event ini juga menjadi etalase wisata Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Menurutnya, Krakatau Beach Run 2025 tak hanya menghadirkan tantangan fisik bagi para pelari, tetapi juga pengalaman berwisata. Jalur yang membentang di sepanjang pantai akan menampilkan keindahan alam Kalianda, mulai dari panorama laut hingga suasana pesisir yang khas.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap peserta dari luar daerah bisa menikmati suasana alam Lampung Selatan, sekaligus mendorong promosi wisata kita,” tambahnya.

Event Krakatau Beach Run 2025 diperkirakan akan diikuti ribuan pelari dari berbagai daerah dengan kategori 5K dan 10K. Keunikan ajang ini terletak pada kombinasi olahraga dan pariwisata, dimana peserta bukan hanya berlari, tetapi juga “berwisata” di tengah lintasan.

Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Bupati Egi optimistis acara akan berjalan lancar dan memberi kesan positif bagi semua pihak. “Insyaallah, dengan kerja sama semua pihak, Lampung Selatan siap menyambut Krakatau Beach Run 2025,” tutupnya. (Red)

Tepis Isu Lalai! Website Pemkab Lampung Selatan Sedang Redesain, Data Pejabat Kini Lebih Mudah Dicari

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menegaskan bahwa keterlambatan pembaruan data pejabat di website resmi bukan disebabkan kelalaian, melainkan karena situs tengah menjalani proses perombakan dan penambahan fitur.

Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan, Heri Wiono, S.E., M.M., menjelaskan bahwa redesign ini bertujuan memudahkan masyarakat mengakses informasi.

“Bukan karena lalai, tapi website sedang masa transisi. Ada penambahan fitur baru dan proses redesign agar lebih mudah diakses masyarakat,” ujarnya, Kamis (14/8/2025).

Heri mengungkapkan, sebelumnya daftar pejabat hanya dimuat dalam bentuk berita, sehingga sulit ditemukan jika arsip sudah lama tersimpan. Kini, informasi tersebut tersedia di menu khusus “Pejabat” yang dapat diakses langsung melalui lampungselatankab.go.id/pejabat.

Data terbaru, termasuk nama Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., sudah termuat lengkap di menu tersebut. “Kami berterima kasih atas masukan dari rekan-rekan media. Kritik tersebut menjadi bahan evaluasi, dan sekarang informasinya sudah kami perbaiki,” tambahnya.

Langkah pembaruan ini diharapkan dapat memperkuat transparansi serta mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi resmi terkait struktur pemerintahan di Kabupaten Lampung Selatan. (*)

Kunjungi Pulau Sebuku, Bupati Egi Ungkap Rencana Pemindahan Makam Tentara Belanda

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Dalam kunjungan kerjanya ke Kecamatan Rajabasa, Rabu (13/8/2025), Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama bersama Wakil Bupati M. Syaiful dan rombongan menyempatkan diri mengunjungi Pulau Sebuku.

Agenda ini tak hanya soal pemerintahan, tetapi juga menapaki jejak sejarah yang tersimpan di sebuah sudut sunyi: makam tentara Belanda yang gugur pada abad ke-19.

Di ujung pulau yang dikelilingi lautan biru dan ombak yang berkejaran, berdiri nisan-nisan tua yang menjadi saksi bisu pertempuran di Selat Sunda pada tahun 1842.

Menurut penuturan warga setempat, kala itu terjadi bentrokan di laut yang melibatkan kapal milik Amerika dan Belanda. Dua kapal tenggelam di sekitar Pulau Suak, tidak jauh dari Pulau Sebuku.

Salah satu tentara Belanda yang gugur dalam peristiwa tersebut dimakamkan di lokasi ini. Kini, makam tersebut nyaris terlupakan, tertutup oleh riwayat panjang dan perubahan zaman.

Usai mengunjungi makam, Bupati Egi mengungkapkan bahwa Kementerian terkait telah memiliki rencana untuk memindahkan makam tentara Belanda tersebut.

“Nanti akan ada pemindahan makam yang dilakukan oleh kementerian, tentu dengan memperhatikan nilai sejarah dan menghormati para almarhum,” jelasnya.

Bagi sebagian orang, Pulau Sebuku identik dengan wisata bahari berpasir putih dan panorama laut yang memukau. Namun, bagi Bupati dan rombongan, kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik pesona alam, tersimpan fragmen sejarah yang membentuk identitas Lampung Selatan.

 

Wabup Syaiful Buka Jambore Penggalang Kecamatan Ketapang, Ajak Pramuka Jadi “Patriot Digital” Menuju Indonesia Emas 2045

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, secara resmi membuka Perkemahan Jambore Penggalang dalam rangka Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 yang digelar Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Kecamatan Ketapang, Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Pantai Sesinggahan, Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, dan diikuti ratusan Pramuka Penggalang dari berbagai gugus depan di wilayah tersebut.

Dalam sambutan pembukaan, Wabup Syaiful mengajak seluruh peserta memaknai jambore sebagai momen penting untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa perkemahan bukan hanya tentang mendirikan tenda, tetapi juga membuka pikiran, hati, dan semangat untuk menjadi generasi yang berkarakter, tangguh, dan kreatif.

Wabup Syaiful juga mengingatkan sejarah Hari Pramuka yang diperingati setiap 14 Agustus, saat Presiden Soekarno pada 1961 melantik Majelis Pimpinan Nasional Gerakan Pramuka dan menyerahkan Panji Gerakan Pramuka sebagai simbol persatuan kepanduan di Indonesia.

Mengutip pesan Lord Baden-Powell, pendiri gerakan pramuka dunia, Wabup Syaiful mengingatkan bahwa seorang pramuka tidak pernah mengeluh, melainkan selalu berusaha maju dan sukses.

“Gerakan Pramuka adalah laboratorium kehidupan. Di sini kalian belajar arti kebersamaan, kepemimpinan, dan kedisiplinan,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan analogi bambu dan api unggun sebagai simbol nilai-nilai pramuka. Bambu, katanya, mengajarkan kelenturan menghadapi tantangan, sedangkan api unggun melambangkan semangat yang terus menyala dan menghangatkan kebersamaan.

Dalam kesempatan itu, Wabup Syaiful memberikan tiga pesan kunci bagi peserta jambore: berani berpikir kreatif dan out of the box, menjunjung kolaborasi, serta menjadi “Patriot Digital” yang bijak memanfaatkan media sosial untuk kebaikan.

“Kalian adalah calon pemimpin 2045, saat Indonesia Emas berusia 100 tahun. Gunakan masa muda untuk hal-hal bermakna agar menjadi pemain di panggung global, bukan sekadar penonton,” pesannya.

Perkemahan Jambore Penggalang diharapkan berjalan tertib, lancar, dan memberikan bekal positif bagi seluruh peserta.

 

Terbuka Dikritik! Bupati Egi di Sarasehan PWI: Pemberitaan Bukan Ancaman, Tapi Dinamika Inovasi Pembangunan

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mempererat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan sarasehan bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lampung Selatan.

Acara yang berlangsung di Aula Sebuku, rumah dinas bupati, pada Kamis (7/8/2025), ini menjadi wadah dialog terbuka antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung pembangunan daerah lewat pemberitaan yang edukatif dan konstruktif.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyampaikan apresiasinya atas peran PWI selama ini dalam menyampaikan informasi yang mendorong kemajuan daerah. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pers demi menciptakan ruang publik yang sehat dan informatif.

“Saya sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari rekan-rekan wartawan. Pemberitaan adalah bagian dari dinamika inovasi. Masyarakatlah yang akan menilai kinerja kami,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi juga menekankan bahwa setiap program pemerintah harus berorientasi pada dampak nyata bagi masyarakat.

Ia berharap pelatihan dan peningkatan kompetensi, termasuk di kalangan jurnalis, tidak hanya menjadi seremoni belaka, melainkan benar-benar memberi hasil yang berkualitas.

“Prinsip kami jelas: setiap kegiatan harus impactful, bukan sekadar administratif,” tegasnya.

PWI Lampung Selatan Siap Gelar UKW Berjenjang di 2026

Ketua PWI Lampung Selatan, Supradianto, mengapresiasi kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama yang dinilai membawa berbagai pencapaian dalam waktu singkat.

Ia menuturkan bahwa PWI akan terus mendukung agenda pembangunan dengan mengedepankan profesionalisme jurnalis.

Supradianto juga mengungkapkan bahwa PWI Lampung Selatan tengah mempersiapkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di tahun 2026, yang akan dilakukan secara berjenjang, dari tingkat muda hingga utama.

UKW dinilai penting sebagai bagian dari peningkatan kualitas dan integritas profesi.

“UKW bukan sekadar formalitas. Ini adalah proses uji yang serius dengan metode ketat selama dua hari,” jelas Supradianto.

Saat ini, dari 44 anggota PWI Lampung Selatan, mayoritas telah mengantongi sertifikat kompetensi. PWI juga bersiap mengikuti Pemilihan Ketua Umum PWI Pusat yang akan berlangsung di Jakarta pada 29–30 Agustus 2025.

Sarasehan ini menjadi cerminan hubungan positif antara pemerintah dan insan pers di Lampung Selatan. Selain menjadi forum silaturahmi, kegiatan ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong ekosistem informasi yang mendidik dan mencerahkan publik.

Bupati Radityo Egi Pratama berharap, kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan, termasuk dalam mendorong perputaran ekonomi lokal melalui penyebaran informasi yang produktif dan memberdayakan.

 

Sentuhan Nyata untuk Rakyat: Bupati Egi Gandeng Telkom dan LAZ Harapan Dhuafa, Wujudkan Air Bersih di Pedesaan!

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, meresmikan program bantuan Sarana Air Bersih (SAB) dan MCK yang dibangun di enam lokasi strategis di Provinsi Lampung, dua di antaranya berada di wilayah Lampung Selatan.

Peresmian berlangsung di TPA Musala Al Hidayah, Desa Sidodadi Asri, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (6/8/2025). Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Telkom Indonesia, Tbk. dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) Harapan Dhuafa, melalui skema Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Bupati Egi menekankan bahwa inisiatif ini sangat mendukung program ABRI (Asri, Bersih, Rapi, Indah) dan BKW (Bersih, Kering, Wangi) yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi bentuk komitmen kami terhadap gerakan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ini bagian dari kampanye kesehatan lingkungan dan budaya hidup bersih,” tegas Bupati Egi.

Ia juga mengajak seluruh perangkat desa dan masyarakat untuk merawat dan menjaga fasilitas yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi musim kemarau.

“Jangan sampai kamar mandi hanya bersih di awal. Saya ingin kamar mandi tetap bersih, kering, dan wangi sebagai wujud lingkungan sehat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Egi juga menyampaikan apresiasi kepada Telkom dan LAZ Harapan Dhuafa atas sinergi yang sejalan dengan visi Pemkab Lampung Selatan dalam mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Ini bukan hal main-main. Saya menyempatkan hadir di tengah padatnya agenda karena melihat kesamaan cita-cita. Program ini sejalan dan memiliki misi yang sama—yaitu peduli terhadap kebersihan dan kesehatan masyarakat. Saya yakin, jika fasilitas ini terus dijaga, manfaatnya akan sangat besar, terutama dalam menghadapi musim kemarau,” ujarnya.

Komitmen Telkom untuk Pembangunan Berkelanjutan

Yuniarti, GM PT Telkom Indonesia Witel Lampung-Bengkulu, menjelaskan bahwa program ini adalah bagian dari Program Government and Social Responsibility for Sustainable Living (PGSL) sebagai bentuk komitmen Telkom dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Selain program dari pusat, kami juga terbuka untuk penyesuaian di daerah. Jika Pemda punya lokasi prioritas, kami siap bersinergi,” ujarnya.

Senada, Abdul Rafur, perwakilan LAZ Harapan Dhuafa, mengingatkan pentingnya menjaga fasilitas agar tidak terbengkalai setelah peresmian.

“Kami hadir bukan tiba-tiba. Ini hasil kerja sama dan komunikasi yang panjang. Mari jaga dan manfaatkan MCK dan SAB ini dengan baik, terutama di musim kemarau,” katanya.

Berikut Enam Titik Lokasi Bantuan SAB & MCK:

– TPA Al Mufariddun, Dusun Galih Lunik, Desa Galih Lunik, Kec. Tanjung Bintang, Kab. Lampung Selatan

– TPA Musala Al Hidayah, Dusun 06B, Desa Sidodadi Asri, Kec. Jati Agung, Kab. Lampung Selatan

– TPA Ath-Thoharlyyah, Dusun Way Awl, Desa Moja, Kec. Marga Punduh, Kab. Pesawaran

– Musala Nurul Anwar, Dusun Paku Negaro, Desa Paku Negaro, Kec. Pesisir Selatan, Kab. Pesisir Barat

– Musala Al Jannah, Dusun Sido Basuki, Desa Bumi Agung, Kec. Tegineneng, Kab. Pesawaran

– Kampung Palembang, Desa Aji Kagungan, Kota Bumi, Kab. Lampung Utara

 

Lampung Selatan Siap Gelar Krakatau Beach Run 2025, Tawarkan Rute Lari dengan Pemandangan Spektakuler

LAMSEL -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan tengah bersiap menyelenggarakan event lari bertaraf nasional bertajuk Krakatau Beach Run 2025, yang akan digelar pada Minggu, 24 Agustus 2025, di kawasan wisata Pantai Senaya, Kecamatan Kalianda.

Event ini diinisiasi sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata pesisir sekaligus mendorong gaya hidup sehat masyarakat melalui konsep sportainment. Lebih dari 900 peserta telah mendaftar untuk mengikuti lomba lari kategori 10K dan 5K.

Dalam rapat persiapan yang digelar di Aula Sebuku, Rumah Dinas Bupati, Selasa (5/8), Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama menegaskan pentingnya peran aktif semua unsur pemerintahan. Ia menginstruksikan agar seluruh 1.200 ASN turut berpartisipasi sebagai bentuk komitmen dan dukungan penuh terhadap kesuksesan event perdana ini.

“Saya minta seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga ASN terlibat penuh. Ini event pertama, harus sukses agar bisa menjadi event tahunan yang membawa dampak positif bagi Lampung Selatan,” tegas Bupati Egi.

Bupati Egi juga memberi arahan teknis, termasuk penyematan logo Kabupaten Lampung Selatan di medali pemenang, serta penataan rute lari agar asri, bersih, rapi, dan aman. Jalan-jalan berlubang di sekitar rute akan diperbaiki, lalu lintas ditertibkan, dan sampah pantai dikelola secara maksimal guna menciptakan pengalaman yang nyaman bagi peserta.

“Rute lari kita harus punya daya tarik visual, terutama spot dengan latar Gunung Rajabasa. Kita harus buat suasana event ini berkelas internasional,” tambahnya.

Panitia mencatat biaya pendaftaran sebesar Rp200.000 untuk 10K dan Rp175.000 untuk 5K, dengan batas akhir pendaftaran pada 10 Agustus 2025. Racepack Collection akan digelar di Bandar Lampung (16 Agustus) dan Kalianda (21–22 Agustus).

Unik dan menarik, setiap peserta yang berhasil mencapai garis finis akan menerima dua butir telur, sebagai bagian dari kampanye konsumsi makanan bergizi.

Untuk menunjang kesehatan peserta, panitia juga menyiapkan tiga pos medis strategis, yaitu:

– Medis 1 di Masjid Agung (2.500 meter)

– Medis 2 di Bank Eka (5.000 meter)

– Medis 3 di LaLuna (7.500 meter)

Krakatau Beach Run 2025 diharapkan menjadi momen kolaborasi antara pemerintah, komunitas pelari, pelaku wisata, dan masyarakat, demi menciptakan dampak ekonomi dan sosial yang nyata di wilayah pesisir Lampung Selatan.