Pemprov Lampung Dorong Kawasan Industri Energi Katibung, Buka Peluang Kerja dan Perkuat Ekonomi Masyarakat

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong masuknya investasi strategis yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Studi Kelayakan Pembangunan Multiklaster pada rencana Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung antara Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dan Direktur Utama PT Menamas Bakti, S. Luddin, di Ruang Kerja Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2026).

Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal percepatan pengembangan kawasan industri energi terintegrasi yang diproyeksikan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung, mulai dari terbukanya lapangan kerja baru, peningkatan aktivitas ekonomi daerah, hingga penguatan posisi Lampung sebagai pusat industri energi nasional.

Gubernur Mirza menegaskan bahwa studi kelayakan merupakan tahapan penting untuk memastikan seluruh proses pembangunan berjalan secara terukur dan memberikan manfaat optimal bagi daerah maupun negara.

“Tentunya dalam pelaksanaannya harus dilaksanakan dengan baik, sehingga mampu memberikan manfaat bagi Lampung serta Indonesia,” ujar Gubernur Mirza.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Lampung akan mengambil peran aktif dalam mengawal proses pengembangan proyek melalui koordinasi dengan kementerian terkait serta penyediaan dukungan yang diperlukan guna mempercepat realisasi investasi.

Keberadaan kawasan industri energi terintegrasi tersebut dinilai akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Lampung Selatan dan wilayah sekitarnya. Selain menciptakan peluang kerja selama masa konstruksi maupun operasional, proyek ini juga berpotensi mendorong tumbuhnya sektor pendukung seperti jasa logistik, perdagangan, transportasi, perhotelan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Direktur Utama PT Menamas Bakti, S. Luddin, menjelaskan bahwa persiapan teknologi, pendanaan, dan pemasaran proyek telah siap. Bahkan, rencana pengembangan kawasan tersebut telah menarik perhatian sejumlah perusahaan energi internasional dan mendapat dukungan pendanaan dari Samko Holdings Luxembourg Ltd.

Pemilihan Katibung sebagai lokasi proyek didasarkan pada keunggulan geografis yang dimiliki daerah tersebut. Katibung memiliki pelabuhan alami dengan kedalaman sekitar 24 meter sehingga memungkinkan kapal tanker berukuran sangat besar atau Very Large Crude Carrier (VLCC) bersandar langsung di pelabuhan. Kondisi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi distribusi energi sekaligus menekan biaya logistik.

Pada tahap awal, kawasan industri tersebut akan dilengkapi dengan kilang minyak berkapasitas 300.000 barel per hari yang menghasilkan berbagai produk energi, seperti LPG, nafta, bensin, bahan bakar pesawat (jet fuel), aspal, dan fuel oil.

Tidak hanya berorientasi pada penguatan ketahanan energi, proyek ini juga mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan. Kawasan tersebut direncanakan mengintegrasikan fasilitas produksi bioetanol yang akan dicampurkan dengan bahan bakar minyak untuk menghasilkan energi yang lebih ramah lingkungan.

Penggunaan bioetanol tersebut berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 60 persen sekaligus membuka peluang bagi pengembangan komoditas pertanian sebagai bahan baku energi terbarukan. Kondisi ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian dan memperluas peluang ekonomi masyarakat Lampung.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Lampung, pembangunan Kawasan Industri Energi Strategis Terintegrasi Katibung diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang tidak hanya memperkuat investasi dan ketahanan energi nasional, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kesempatan kerja, pertumbuhan usaha lokal, dan kesejahteraan daerah secara berkelanjutan.

Antusiasme Berkurban Meningkat, Pemotongan Sapi di Lampung Tembus 24.986 Ekor

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Semangat masyarakat Provinsi Lampung dalam menunaikan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi menunjukkan tren yang semakin positif. Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah pemotongan hewan kurban, khususnya sapi yang mencapai 24.986 ekor, tertinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain meningkatnya jumlah pemotongan, aktivitas perdagangan ternak kurban juga menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan. Berdasarkan data penjualan ternak kurban antarprovinsi dan antarkabupaten/kota, penjualan sapi pada tahun 2026 mencapai 60.429 ekor, naik 40,15 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 43.116 ekor.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, drh. Lili Mawarti, M.Si., IPU, mengatakan bahwa pelaksanaan kurban tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan baik dari sisi jumlah hewan yang dipotong maupun pergerakan penjualan ternak kurban.

Secara rinci, peningkatan jumlah pemotongan hewan kurban terjadi pada seluruh komoditas utama. Pemotongan sapi pada tahun 2026 tercatat sebanyak 24.986 ekor atau meningkat 7,86 persen dibandingkan tahun 2025 yang berjumlah 23.166 ekor.

Dari seluruh kabupaten/kota, Lampung Timur tercatat sebagai daerah dengan jumlah pemotongan sapi terbanyak, yakni 4.397 ekor, disusul Lampung Tengah sebanyak 4.189 ekor, Lampung Selatan sebanyak 3.163 ekor, dan Kota Bandar Lampung sebanyak 2.413 ekor.

Kenaikan yang lebih tinggi terjadi pada pemotongan kerbau yang mencapai 109,21 persen, dari 76 ekor pada tahun 2025 menjadi 159 ekor pada tahun 2026.

Sementara itu, kambing tetap mendominasi jumlah hewan kurban dengan volume pemotongan mencapai 89.681 ekor atau naik 15,02 persen dari 77.973 ekor pada tahun sebelumnya.

Adapun peningkatan tertinggi secara persentase tercatat pada komoditas domba yang melonjak 147,80 persen, dari 1.067 ekor pada tahun 2025 menjadi 2.644 ekor pada tahun 2026.

Secara keseluruhan, jumlah pemotongan hewan kurban di Provinsi Lampung pada tahun 2026 mencapai 117.470 ekor, meningkat 14,85 persen dibandingkan tahun 2025 yang tercatat sebanyak 102.282 ekor. (**)

Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan, Wagub Jihan Sambut Baik Inisiatif KOHATI HMI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menerima audiensi Korps HMI-Wati (KOHATI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandar Lampung di ruang kerjanya, Jumat (05/06/2026).

Audiensi tersebut dipimpin oleh Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Bandar Lampung, Dela Ayu Listiani, yang menyampaikan rencana pelaksanaan Seminar Nasional bertema ‘Kepemimpinan Perempuan Berdaya’ sekaligus mengundang Wakil Gubernur Lampung sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Dela menjelaskan bahwa KOHATI merupakan bidang pemberdayaan perempuan di bawah naungan HMI yang berfokus pada pembinaan dan pengembangan kapasitas perempuan, baik di lingkungan organisasi maupun masyarakat secara umum.

“Kegiatan ini kami laksanakan sebagai upaya membina dan mendidik perempuan, khususnya di Provinsi Lampung. Melalui Seminar Nasional bertema Kepemimpinan Perempuan Berdaya, kami ingin memberikan inspirasi bahwa perempuan juga memiliki kemampuan dan kesempatan yang sama untuk menjadi pemimpin,” ujar Dela.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Jihan Nurlela menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan konsistensi KOHATI HMI dalam mendorong lahirnya generasi perempuan yang aktif, berdaya saing, dan memiliki kapasitas kepemimpinan.

Menurutnya, masa perkuliahan merupakan fase penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri, tidak hanya melalui kegiatan akademik di kampus, tetapi juga melalui organisasi kemahasiswaan yang mampu memperluas wawasan, pengalaman, dan jejaring.

“Berorganisasi bukan hanya soal pengalaman, tetapi juga tentang membangun jejaring dan meningkatkan kapasitas diri yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Karena itu, saya mengapresiasi teman-teman KOHATI yang telah memilih jalur yang positif melalui aktivitas organisasi,” ujarnya.

Wagub juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan, dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, organisasi seperti HMI memiliki rekam jejak yang baik sebagai mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat, melakukan pengawalan kebijakan, hingga mengadvokasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“HMI selama ini telah menunjukkan kontribusi yang luar biasa dalam membersamai pemerintah, mulai dari menyampaikan aspirasi masyarakat hingga membantu menguraikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih atas konsistensi HMI dan KOHATI dalam menjalankan perannya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Wagub juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Seminar Nasional yang akan diselenggarakan KOHATI HMI Cabang Bandar Lampung. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang lahirnya ide, gagasan, dan pemikiran konstruktif yang dapat dikolaborasikan bersama pemerintah untuk kemajuan daerah.

“Insya Allah Pemerintah Provinsi Lampung akan membersamai kegiatan ini. Semoga dari forum tersebut lahir banyak ide dan gagasan yang bisa kita kerjakan bersama untuk kemajuan Lampung, khususnya dalam mendorong peran dan kepemimpinan perempuan,” pungkasnya. (Red).

Pemprov Lampung Sambut Gagasan PMII untuk Penguatan Pendidikan dan Pembangunan Daerah

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima audiensi Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Bandar Lampung di Ruang Kerja Wakil Gubernur Lampung, Jumat (5/6/2026).

Audiensi tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan kalangan mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah yang partisipatif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PC PMII Kota Bandar Lampung, Topik Sanjaya, memohon kepada Wakil Gubernur Lampung untuk menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) yang direncanakan akan digelar pada 1-5 Juli 2026.

Menurut Topik, kegiatan tersebut tidak hanya berskala lokal, tetapi akan dilaksanakan dalam skala nasional dengan melibatkan peserta dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung serta sejumlah daerah di luar Provinsi Lampung.

“Kami berharap Ibu Wakil Gubernur berkenan hadir dan memberikan materi pada kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan. Jadwal kehadiran nantinya dapat menyesuaikan dengan agenda Ibu Wakil Gubernur pada rentang waktu 1 sampai 5 Juli,” ujar Topik.

Selain itu, PMII Kota Bandar Lampung juga menyerahkan sejumlah catatan strategis terkait pembangunan daerah yang telah disusun dalam bentuk naskah akademik. Dokumen tersebut memuat analisis, fakta lapangan, serta rekomendasi kebijakan pada tiga sektor utama, yaitu pertanian, pendidikan, dan pemerataan pembangunan antara wilayah perkotaan dan perdesaan.

Topik menjelaskan bahwa ketiga isu tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus prioritas pembangunan yang perlu mendapat perhatian bersama.

“Kami berharap berbagai gagasan dan rekomendasi yang telah kami susun dapat menjadi bahan pertimbangan serta dapat disinergikan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan daerah,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyambut baik berbagai masukan dan gagasan yang disampaikan PMII Kota Bandar Lampung. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung terbuka terhadap kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan.

Jihan juga meminta agar tindak lanjut terkait usulan kerja sama maupun dukungan terhadap kegiatan PMII dapat terus dikoordinasikan dengan jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.

“Silakan dikoordinasikan lebih lanjut. Apa yang bisa kami bantu akan kami komunikasikan dan tindak lanjuti melalui staf terkait,” ujarnya. (Red).

Duel Panas Putaran Ketiga! Bintang Putri Sidodadi Siap Tundukkan SK Sidomulyo

SIDOMULYO -(deklarasinews.com)- Tim Volly Bintang Putri Sidodadi bertekat akan curi point penuh dalam laga putaran ketiga Turnamen Volly Ball Karang Taruna Cup 1 Desa Sidomulyo, Jumat (5/6/2026) DilApangan Sidosari desa Sidomulyo kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan.

Tim asuhan Achmad Johani A.Md ini dikabarkan akan berhadapan dengan Tim SK Sidomulyo yang diperkarmbarkan kedua Tim  akan menghadirkan bintang-bintang Volly Regional dan Nasional.

Penonton akan disajikan permainan apik atau skill kedua Tim. Sehingga sayang kalau para pecinta Volly mania melewatkan kesempatan ini untuk datang kelapangan desa Sidomulyo kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan.

Salah satu pecinta Volly Mania Mas ER mengatakan bahwa pertandingan malam ini, Jumat (5/6/2026) baik Tim putra atau Tim Putri sama-sama enak untuk ditonton.

Dari kabar yang beredar lanjut ER, kedua tim akan menghadirkan pemain utamanya pada putaran ketiga Turnamen Volly Ball Karang Taruna Cup 1 Desa Sidomulyo.

Tim putra Internusa Vs Ragasiwi merupakan tim level atas yang memiliki pemain-pemain handal dan masuk balam nominasi juara. Begitu juga dengan Tim Putri Bintang Putri Sidodadi Vs Saudian Kebab sudah dikenal dengan Tim memiliki pemain yang sudah malang melintang setiap turnamen. Sehingga dapat dikatakan malam ini merupakan pertandingan Bigmach putaran ketiga rasa Final,

” Baik Tim Putra dan Tim Putri sama sama memiliki pemain yang handal, sehingga sayang kalau tidak hadir untuk menyaksikan pertandingan ini”.

Ini pertandingan putaran ketiga rasa Final, karena kedua tim sama-sama akan menyajikan permainan yang apik dan enak untuk ditonton, ” tutur ER kepada media ini.

Pembina Tim Bintang Putri Sidodadi Achmad Johani, A.Md mengatakan bahwa mengahadapi pertandingan malam ini, kami sudah melakukan beberapa kali uji coba bersama Tim Tim Volly ternama didaerah ini.

Oleh karena itu pada pertandingan malam ini, Tim kami sudah bertekat tekat meraih point penuh. Target kami tidak muluk-muluk yakni lolos pada babak berikutnya dan menjadi juara dalam Turnamen ini.

” Kami akan raih point penuh dalam laga malam ini, tidak muluk-muluk target kami lolos putaran berikutnya dan menjadi Juara dalam Turnament ini, ” ungkap kader partai Demokrat ini. (Cak Ton).

Bupati Egi Resmikan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama, Bukti Perubahan Besar Bisa Dimulai dari Desa

RAJABASA -(deklarasinews.com)- Komitmen masyarakat Desa Canti, Kecamatan Rajabasa, dalam menjaga lingkungan mendapat apresiasi dari Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama. Pada Jumat (5/6/2026), Bupati Egi meresmikan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama yang digagas oleh masyarakat dan komunitas setempat sebagai upaya nyata mengelola sampah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi lingkungan.

Peresmian tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto, kepala perangkat daerah terkait, Camat Rajabasa, pengelola bank sampah, serta masyarakat Desa Canti, Kecamatan Rajabasa.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga yang telah membentuk bank sampah secara mandiri. Menurutnya, keberadaan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama menjadi bukti bahwa perubahan besar tidak selalu harus dimulai dari program pemerintah, melainkan dapat lahir dari gerakan masyarakat di tingkat desa.

“Alhamdulillah, hari ini kita meresmikan salah satu inisiatif dari masyarakat dan komunitas, yaitu Bank Sampah Lapah Khagom Jejama yang ada di Desa Canti. Inisiatifnya Masya Allah sangat bagus. Saya tertarik untuk kita kolaborasikan dengan program yang ada di Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Bupati Egi.

Bupati Egi menilai, pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Selain membantu mengurangi timbunan sampah, keberadaan bank sampah juga dapat membangun kesadaran masyarakat untuk memilah dan mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan siap mendorong sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat agar program serupa dapat berkembang di berbagai wilayah serta memberikan manfaat yang lebih luas.

Lebih lanjut, Bupati Egi berharap Bank Sampah Lapah Khagom Jejama dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam membangun budaya peduli lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi dari pengelolaan sampah.

“Mudah-mudahan ini menjadi embrio untuk gerakan bersama menuju Kabupaten Helau di Lampung Selatan,” kata Egi.

Keberadaan Bank Sampah Lapah Khagom Jejama diharapkan tidak hanya berperan dalam mengurangi volume sampah di lingkungan sekitar, tetapi juga mampu meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan serta mendukung Program Kabupaten Helau yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat, Bank Sampah Lapah Khagom Jejama diharapkan menjadi salah satu motor penggerak perubahan menuju Lampung Selatan yang lebih bersih, sehat, produktif, dan berkelanjutan. (Red)

KNMP Desa Kunjir Capai 60 Persen, Bupati Egi Pastikan Program Presiden Berdampak Nyata bagi Warga Pesisir

RAJABASA -(deklarasinews.com)- Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, kini menunjukkan progres yang signifikan.

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, optimis keberadaan infrastruktur modern ini akan memberikan dampak konkret dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat nelayan di wilayah pesisir setempat.

Kepastian tersebut diperoleh setelah Bupati Egi meninjau langsung jalannya proyek pembangunan di lapangan pada Jumat (5/6/2026).

Berdasarkan hasil pantauannya, realisasi fisik megaproyek ini telah menyentuh angka hampir 60 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada bulan depan.

“Kita hari ini berada di Desa Kunjir untuk memonitor progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Dari hasil yang saya lihat di lapangan, progresnya sudah mencapai hampir 60 persen. Insyaallah bulan depan ditargetkan sudah selesai 100 persen,” ujar Bupati Egi di sela-sela peninjauannya.

Bupati Egi menjelaskan, program besutan pemerintah pusat ini dirancang untuk menciptakan ekosistem perikanan yang lebih modern dan higienis. Dengan adanya fasilitas pendukung yang memadai di KNMP, para nelayan diharapkan dapat menjaga kualitas hasil tangkapan mereka agar tetap prima hingga ke tangan konsumen.

“Dengan program Bapak Presiden ini, kita yakin dapat membantu para nelayan yang ada di Desa Kunjir. Hasil tangkapan yang diperoleh nantinya bisa memiliki kualitas yang lebih baik, sehingga harga jualnya juga semakin meningkat,” kata Bupati Egi menambahkan.

Lebih lanjut, Bupati muda ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal proyek ini agar selesai tepat waktu dan manfaatnya bisa segera dinikmati oleh warga pesisir.

“Mohon doa dan dukungannya agar pembangunan ini berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Kunjir,” tuturnya.

Sebagai informasi, Kabupaten Lampung Selatan menjadi salah satu daerah prioritas di Indonesia dalam pelaksanaan program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini.

Komitmen pemerintah pusat di Bumi Khagom Mufakat tergolong masif. Selain di Desa Kunjir, KNMP serupa telah berdiri di Desa Ketapang (Kecamatan Ketapang) dan Desa Bandar Agung (Kecamatan Sragi), serta direncanakan menyusul di Desa Banding (Kecamatan Rajabasa).

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sendiri memastikan akan terus memberikan dukungan penuh demi menyukseskan program nasional ini.

Melalui hadirnya Kampung Nelayan Merah Putih, diharapkan sektor perikanan daerah tidak hanya tumbuh lebih produktif dan berdaya saing, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Lampung Selatan. (Red)

Wabup Pesisir Barat Ajak Masyarakat Jadikan Pembayaran Pajak sebagai Budaya

PESIBAR –(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Pesisir Barat, Irawan Topani, S.H., menghadiri sekaligus membuka kegiatan Penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026 kepada pemerintah pekon se-Kecamatan Pesisir Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Pesisir Utara, Jumat (5/06/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Pesisir Barat, Hendri Dunan, S.E., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pekon (PMP), Rochmad, S.Sos., M.M., Camat Pesisir Utara Tri Heri Purwanto, S.H., perwakilan Samsat Pesisir Barat, serta para peratin se-Kecamatan Pesisir Utara.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Irawan Topani menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam proses pendataan, penetapan, dan penyusunan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Tahun 2026.

“Upaya ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Irawan.

Ia menegaskan pentingnya distribusi SPPT yang dilakukan secara cepat, tepat, dan akurat kepada wajib pajak. Selain itu, ia juga meminta seluruh jajaran terkait untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya membayar pajak, mendorong pembayaran tepat waktu, serta melakukan pemutakhiran data objek pajak secara berkelanjutan.

“Saya juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat untuk menjadi teladan dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Kepatuhan ASN akan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Irawan, keberhasilan optimalisasi penerimaan pajak daerah tidak dapat terwujud tanpa dukungan seluruh perangkat daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola pajak yang jujur, transparan, dan akuntabel.

“Manfaat pajak harus benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. Saya yakin, dengan kesadaran dan komitmen bersama, target penerimaan pajak daerah Tahun 2026 dapat kita capai bahkan lampaui,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan pembayaran pajak sebagai budaya dan tanggung jawab bersama.

“Pajak bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan investasi bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pesisir Barat,” pungkasnya. (Arnandes)

Sinergi Pemkab dan TNI: Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Lampung Selatan Dimulai, Akses Warga Kian Lancar

WAY SULAN -(deklarasinews.com)- Mobilitas dan urat nadi perekonomian masyarakat di Kecamatan Way Sulan dipastikan bakal semakin lancar.

Hal ini seiring dengan resmi dimulainya pembangunan Jembatan Beton Perintis Garuda Tahap V dan VI di Desa Talang Way Sulan, Kecamatan Way Sulan.

Kepastian tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Anasrullah, di Way Kali Pasir, Desa Talang Way Sulan, pada Kamis (5/6/2026).

Pembangunan infrastruktur ini menjadi langkah nyata dalam mendongkrak konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas harian masyarakat setempat.

Menariknya, proyek ini tidak berjalan sendirian. Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan, Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah, mengungkapkan bahwa pembangunan di Desa Talang Way Sulan merupakan bagian dari program terintegrasi yang dilakukan serentak di empat titik strategis di Kabupaten Lampung Selatan.

“Hari ini terdapat empat titik pembangunan jembatan yang dilaksanakan secara bersamaan, yakni di Desa Talang Way Sulan, Desa Karya Tunggal (Katibung), Desa Purwosari (Natar), dan Desa Bandar Dalam (Sidomulyo),” jelas Nuril Ambiyah dalam laporannya.

Lebih lanjut, Nuril memaparkan bahwa jembatan beton yang dibangun di Way Sulan ini memiliki spesifikasi panjang 8 meter dan lebar 3,5 meter.

Pihaknya pun bergerak cepat dengan menargetkan proyek ini rampung dalam kurun waktu satu bulan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh warga.

“Kami menargetkan pembangunan jembatan ini dapat selesai dalam waktu satu bulan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” tambahnya.

Hadirnya jembatan baru di Way Kali Pasir ini membawa angin segar bagi sektor pertanian dan perkebunan lokal. Infrastruktur ini diharapkan mampu memangkas waktu tempuh, mempermudah distribusi hasil bumi, serta menjadi stimulus bagi pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Way Sulan dan sekitarnya.

Aksi nyata di lapangan ini juga mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak. Agenda peletakan batu pertama turut dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Lampung Selatan Tri Umaryani, jajaran Forkopimda, serta instansi terkait.

Tak hanya itu, jalannya kegiatan juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama jajaran Kodam XXI/Radin Inten, Korem 043/Garuda Hitam, serta seluruh Kodim se-Provinsi Lampung sebagai bentuk sinergi yang solid.

Menutup rangkaian acara, pemerintah daerah bersama TNI juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat. Aksi kepedulian sosial ini diharapkan dapat meringankan beban sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur selalu berjalan beriringan dengan kesejahteraan warga. (Red)

Pemkot Bandar Lampung Biayai Full Pemindahan Siswa SMA Siger ke Sekolah Swasta

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Ketua Yayasan SMA Siger Prakarsa Bunda Khaidarmansyah, memastikan 102 Siswa/siswi SMA Siger 1 dan SMA Siger 2  yang  dipindahkan ke sejumlah SMA Swasta di kota Bandar Lampung menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung. Proses pemindahan ini dilakukan oleh Yayasan Siger Prakarsa Bunda dengan difasilitasi dan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan provinsi Lampung

“Biaya sekolah anak-anak tersebut yang telah pindah ke SMA yang dituju, tetap menjadi tanggung jawab pemkot Bandar Lampung. Upaya ini dilakukan agar para siswa mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik),” kata Khaidarmansyah kamis 4 Juni 2026.

Khaidarmansyah menjelaskan Yayasan SMA Siger tetap akan mengurus izin operasional sekolah untuk menampung anak belum mampu agar mendapatkan akses pendidikan SMA, apabila Yayasan Siger Prakarsa Bunda telah memiliki Asset tanah dan Bangunan Sekolah atas nama Yayasan sendiri.

“Dari 30 persyaratan, kami hanya belum ada aset berupa tanah dan gedung sekolah sendiri atas nama yayasan. Insaallah akan segera terwujud,” tambah Khaidarmansyah.

Khaidarmansyah menambahkan SMA Siger Prakarsa Bunda dibangun untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pendidikan.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung berupaya memastikan anak sekolah di jenjang SMA bisa menempuh pendidikan secara gratis.

“Selain meningkatkan angka partisipasi sekolah, program ini juga diharapkan mampu menekan kesenjangan pendidikan antara masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi,” tutup Khaidarmansyah.