Pemprov Lampung Terima Sapi Kurban Bantuan Presiden untuk Iduladha 2026

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Lampung, M. Firsada, menghadiri acara Penyerahan Bantuan Kemasyarakatan Presiden berupa Sapi dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H / 2026 secara daring. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro ini diikuti dari Ruang Command Center Lantai I Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Selasa (26/5/2026).

​Pada Iduladha tahun ini, Provinsi Lampung mendapatkan alokasi bantuan ternak sebanyak 16 ekor sapi kurban. Sebanyak 15 ekor sapi akan didistribusikan ke masjid-masjid yang tersebar di 15 kabupaten/kota, sedangkan 1 ekor dialokasikan khusus untuk tingkat provinsi. Sapi kurban tingkat provinsi tersebut memiliki bobot seberat 1.124 kg dan direncanakan diserahkan secara resmi kepada pengurus Masjid Al Bakrie.

​Secara keseluruhan, jenis ternak yang dialokasikan meliputi Sapi Limousin, Simmental, Brahman, dan Belgian Blue Cross. Kualitas ternak tahun ini tergolong sangat luar biasa, di mana 14 ekor dari total 16 ekor sapi yang disediakan memiliki bobot premium mencapai 1 ton ke atas.

​Wamensesneg Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa secara nasional Presiden menyalurkan total 1.098 ekor sapi kurban. Dari jumlah tersebut, sebanyak 598 ekor sapi didistribusikan kepada seluruh pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota, sementara 500 ekor lainnya disalurkan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan.

​Juri Ardiantoro memaparkan terdapat standar khusus yang diterapkan oleh Kepala Negara dalam pemilihan hewan kurban ini.

“Karena standar yang diberikan Pak Presiden untuk kurban ini, bobot sapinya sekitar 800 kilo sampai 1.300 kilo, atau sampai 1,3 ton,” ujarnya.

​Wamensesneg juga memastikan bahwa seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui seleksi ketat serta pengawasan kesehatan yang komprehensif.

“Dan sapi-sapi ini insya Allah dijamin kesehatannya sehingga memenuhi kriteria sebagai hewan kurban yang sehat yang sudah diberikan legalisasinya atau surat keterangan dari instansi yang terkait, Surat Keterangan Kesehatan Hewan,” kata Wamensesneg.

Seluruh ternak juga dipastikan memenuhi syariat Islam, yakni telah berusia minimal dua tahun dan tidak memiliki cacat fisik.

Wamensesneg juga menyampaikan salam hangat dari Presiden sekaligus menitipkan pesan kepada para pamong dan kepala daerah untuk mengawal ketat seluruh proses hilirisasi bantuan ini.

​”Bapak Presiden memberikan apresiasi dan titip salam kepada Bapak Ibu sekalian, semoga bantuan ini bisa mencerahkan masyarakat dan membantu masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha,” pungkas Juri Ardiantoro.

Capacity Building SPIP-T, Bupati Parosil Dorong Perencanaan dan Penganggaran Lebih Efektif dan Akuntabel

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Lampung Barat terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel melalui kegiatan Capacity Building bertema Implementasi SPIP-T Menuju Efektivitas dan Efisiensi Rencana dan Anggaran yang digelar di Aula Kagungan Setdakab, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Lampung Agus Setiyawan, Ak., M.Acc, Koordinator Pengawasan Kelompok Jabatan Fungsional Auditor Bidang Akuntabilitas Pemerintahan Daerah Ade Priyanto, S.E, Koordinator Pengawas Jabatan Fungsional Auditor Bidang IPP Aderial Adelis, S.E beserta jajaran, para asisten, serta kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.

Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, dalam sambutannya menegaskan bahwa implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIP-T) merupakan amanat penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, SPIP-T bukan hanya sebatas kewajiban administratif maupun dokumen formal semata, tetapi harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan pemerintahan.

“SPIP-T harus menjadi budaya kerja dalam setiap proses pemerintahan, bukan sekadar kewajiban administratif. Dengan implementasi yang baik, kita dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujar Parosil.

Ia menjelaskan, dasar implementasi SPIP-T mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah serta Peraturan Kepala BPKP Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penilaian Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi pada Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah.

Parosil juga menekankan pentingnya efektivitas dan efisiensi dalam perencanaan serta penganggaran daerah. Menurutnya, setiap penggunaan APBD harus direncanakan secara matang dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia mengingatkan agar seluruh program dan kegiatan perangkat daerah benar-benar menjawab kebutuhan prioritas masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Parosil meminta seluruh ASN mengikuti kegiatan capacity building dengan serius dan sungguh-sungguh agar mampu meningkatkan kapasitas dalam penyusunan manajemen risiko serta penguatan pengawasan internal pemerintahan.

“Saya berharap kegiatan ini diikuti dengan serius dan seksama. Tidak mudah menambah ilmu, wawasan, dan pengetahuan, tetapi melalui pendampingan ini kita dapat menghasilkan keberhasilan dalam pelaksanaan pemerintahan,” katanya.

Parosil juga mendorong seluruh perangkat daerah untuk aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi agar mendapatkan solusi terbaik.

“Kesulitan-kesulitan yang dihadapi kepala perangkat daerah silakan ditanyakan agar mendapatkan solusi terbaik dalam menuntaskan permasalahan. Harus ada perubahan dan perbaikan ke arah yang lebih baik lagi,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menargetkan peningkatan nilai maturitas SPIP daerah yang selaras dengan tercapainya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), peningkatan kualitas pelayanan publik, efektivitas pembangunan daerah, serta kesejahteraan masyarakat.

Di akhir sambutannya, Parosil menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada BPKP Provinsi Lampung beserta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi peningkatan tata kelola pemerintahan di Kabupaten Lampung Barat,” pungkasnya.(andri)

Presiden Salurkan Bantuan Sapi Kurban, Wabup Mad Hasnurin Sampaikan Apresiasi

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat menerima Bantuan Kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban melalui kegiatan Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Presiden kepada Gubernur, Bupati, dan Wali kota se-Indonesia yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting di ruang rapat Pesagi Setdakab, Selasa (26/05/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro dan diikuti seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia.

Dari Kabupaten Lampung Barat, kegiatan dihadiri Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin bersama asisten dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa bantuan sapi kurban tersebut merupakan amanah Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang setiap tahunnya diberikan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

“Sebagaimana tahun sebelumnya, Presiden Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban untuk masyarakat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Juri Ardiantoro.

Ia menjelaskan, pada tahun ini terdapat sebanyak 552 Provinsi, Kabupaten, dan Kota penerima bantuan yang terdiri dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Jumlah sapi yang disalurkan juga meningkat dibanding tahun sebelumnya, yakni mencapai 598 ekor sapi.

Ia menyampaikan, beberapa daerah menerima dua ekor sapi bantuan karena kondisi geografis maupun keterbatasan ketersediaan sapi dengan bobot besar di wilayah tersebut. Sebanyak 46 provinsi dan kabupaten/kota menerima dua ekor sapi bantuan Presiden dengan rata-rata bobot sapi di daerah berkisar 400 hingga 500 kilogram.

Pada kesempatan itu, Juri Ardiantoro menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto, agar sapi kurban ini dijaga dan dirawat dengan baik sampai hari penyembelihan.

“Kami berharap para gubernur, bupati, wali kota, serta peternak dapat menjaga sapi yang telah diserah terimakan ini dengan baik sampai waktu penyembelihan,” katanya.

Ia juga berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di sekitar masjid penerima.

“Semoga bantuan sapi kurban ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Adha dan dapat dinikmati oleh lebih banyak warga,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Lampung Barat, Mad Hasnurin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat melalui zoom meeting.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. atas bantuan sapi kurban yang diberikan kepada masyarakat Lampung Barat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah,” ujar Mad Hasnurin.

Ia menjelaskan, bantuan yang diterima Kabupaten Lampung Barat berupa sapi jenis Brahman dengan bobot mencapai 1.020 kilogram. Nantinya, sapi kurban tersebut akan diserahkan kepada Masjid Ar-Rahman Negeri Agung, Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.

Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat daerah serta diharapkan mampu memberikan kebahagiaan dan manfaat bagi warga yang menerima.

“Semoga bantuan ini membawa berkah dan dapat membantu masyarakat dalam merayakan Idul Adha dengan penuh kebersamaan dan rasa syukur,” Pungkasnya.(nsr)

Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Pangan 418 Warga Banyumas & 528 Warga Margosari

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menyerahkan secara simbolis 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng bantuan pangan yang berasal dari Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 418 warga Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Pekon Banyumas, Kecamatan Banyumas, serta 528 warga di Pekon Margosari, Kecamatan Pagelaran Utara, pada Selasa (26/5/2026). Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di masing-masing Balai Pekon setempat.

Bupati Pringsewu, didampingi Ketua TP-PKK Ny.Rahayu Riyanto, Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Siti Litawati, Inspektur M.Akbar Sholeh, Kadis Ketahanan Pangan Budi Efriyanto, Sekdis Sosial Tri Antara beserta Camat dan Kapekon serta perwakilan Bulog mengatakan penyaluran bantuan pangan ini merupakan bagian dari komitmen dan tanggung jawab pemerintah bagi memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di tengah berbagai tantangan ekonomi dan dinamika sosial.

“Pangan ini merupakan kebutuhan paling mendasar dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, kami terus berupaya menjaga ketersediaan, keterjangkauan dan stabilitas pangan melalui berbagai program perlindungan sosial yang terukur dan berkelanjutan, diantaranya melalui bantuan pangan pemerintah sebagai bentuk kepedulian negara kepada masyarakat. Semoga bantuan ini bisa memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil,” ujarnya. (* Mulia Mega )

Bupati Pringsewu Canangkan Zona Integritas Di Mal Pelayanan Publik

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas  mencanangkan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Pringsewu. Pencanangan Zona Integritas yang ditandai dengan penyematan pin dan penandatanganan Pakta Integritas ini dilaksanakan melalui kegiatan apel di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Pringsewu, Komplek Pendopo Kabupaten Pringsewu, pada Selasa (26/5/2026).

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas berharap dengan pencanangan Zona Integritas ini semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat dan ini merupakan langkah awal menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, dimana zona integritas sebagai bagian dari Reformasi Birokrasi, bermakna bahwa sebagai ASN wajib konsisten dan bertekat dengan teguh untuk bekerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi mengamanatkan bahwa kementerian, lembaga dan pemerintah daerah wajib menjabarkan dan melaksanakan aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi di instansi masing-masing. Kegiatan ini harus dipublikasikan secara luas agar dapat dipantau, dikawal dan diawasi masyarakat. Kedepan saya juga berharap akan tertanam kesadaran dan inovasi-inovasi mengedepankan pemanfaatan teknologi tepat guna, efektif dan mampu menjawab prinsip efisiensi yang saat ini kita sedang usahakan bersama-sama,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, ini semua membutuhkan proses panjang dan kompleks, serta menuntut kesadaran bersama, agar reformasi birokrasi dapat terwujud. Serta perlu langkah-langkah perubahan mendasar secara bertahap yang diharapkan mampu membentuk karakter aparatur birokrasi beretika dan profesional, baik pribadi maupun lembaga.

“Mari bersama-sarna meningkatkan komitmen dan kerjasama, agar terwujud Aparatur Sipil Negara yang memiliki akuntabilitas serta kualitas kinerja yang profesional dan taat hukum, sehingga harapan publik terhadap pelayanan yang berkualitas, tuntas dan terukur serta mudah diakses, dengan sendirinya akan terwujud, sebagaimana deklarasi atau komitmen yang telah diikrarkan bersama,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Siti Litawati, S.P., Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Pringsewu Ihsan Hendrawan, S.H., M.H., Inspektur Pemkab Pringsewu M.Akbar Sholeh, S.Si., M.S., Ak., Kadis PMPTSP A.Handri Yusuf, S.T., M.T. beserta sejumlah kepala perangkat daerah terkait lainnya, serta diikuti seluruh jajaran Mal Pelayanan Publik Kabupaten Pringsewu. (*Mm, KW-RI)

Sidak Pasar Jelang Idul Adha, Pemkab Lampung Barat Pastikan Harga Bapokting Tetap Stabil

LAMBAR -(deklarasinews.com)- Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melakukan sidak pasar di Pasar Liwa, Kelurahan Pasar Liwa, Selasa (26/05/2026).

Sidak tersebut memastikan distribusi dan harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting (Bapokting) tetap terkendali serta aman bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Lampung Barat, Pirwan, serta dihadiri Forkopimda, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kepala perangkat daerah, dan camat setempat.

Dalam keterangannya, Pirwan menegaskan bahwa pemerintah ingin memastikan seluruh komoditas pangan yang beredar di pasar memenuhi standar mutu dan dijual dengan harga yang stabil.

“Melalui sidak ini, kita ingin memastikan komoditas seperti beras, bawang, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya memenuhi standar mutu serta harga yang sesuai,” ujar Pirwan.

Berdasarkan hasil pemantauan dilapangan, sejumlah harga kebutuhan pokok terpantau masih relatif stabil menjelang Idul Adha 1447H.

“Dari hasil pengecekan, harga beras, cabai, bawang merah dan bawang putih, daging sapi, daging ayam, ikan, serta bahan pokok lainnya masih berada di harga yang relatif stabil,” jelasnya.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kenaikan harga yang dapat memicu inflasi daerah. Karena itu, pemantauan pasar akan terus dilakukan secara berkala.

“Kita akan tetap turun langsung ke pasar untuk melakukan perbandingan harga dari waktu ke waktu,” tambah Pirwan.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk upaya pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi daerah agar tetap stabil.(nsr)

Buka Puasa Bersama dan Pelepasan Pawai Takbiran, Asahan Semarak Sambut Idul Adha

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar rangkaian kegiatan berbuka puasa bersama sekaligus pelepasan pawai takbiran. Kegiatan berlangsung pada Senin (26/5/2026) sekira pukul 18.00 WIB, dimulai di Aula Melati Kantor Bupati Asahan dan dilanjutkan di halaman kantor setempat.

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, Wakil Bupati Asahan, Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, Kajari Negeri Kisaran, perwakilan Danlanal Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, para alim ulama dan ustadz, Kepala Kantor Kemenag Asahan, Ketua MUI Kabupaten Asahan, Ketua Imtaq Asahan, Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah, para camat se-Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.

Sebelum masuk ke inti acara, hadirin terlebih dahulu mendengarkan tausiyah agama yang menekankan pentingnya nilai berkurban dan berbagi dengan sesama, sebagai wujud ketakwaan dan kepedulian sosial.

Dalam amanatnya, Bupati Asahan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menyambut hari raya. Usai berbuka puasa, sholat Maghrib dan Isya dilaksanakan secara berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan pelepasan pawai takbiran yang diikuti sekitar 100 unit kendaraan serta dihadiri masyarakat yang antusias memeriahkan suasana.

Bupati juga menyampaikan rencana pelaksanaan ibadah dan penyembelihan hewan qurban yang akan dipusatkan di Alun-Alun Kota Kisaran. “Pemerintah Kabupaten Asahan akan menyiapkan sebanyak 84 ekor sapi dan 17 ekor kambing untuk disembelih dan dibagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, ia mengumumkan bahwa daerahnya juga menerima satu ekor sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Hewan jenis Simental dengan berat sekitar 846,5 kilogram tersebut telah ditempatkan di Masjid Besar Al-Huda, Dusun II Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu, dan dagingnya akan disalurkan kepada warga sekitar saat perayaan Idul Adha.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Asahan,” tegas Bupati.

Di penghujung acara, seluruh unsur Forkopimda menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah serta memohon maaf lahir dan batin. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan berakhir sekira pukul 21.00 WIB dalam suasana yang aman, khidmat, dan penuh kebersamaan.(Jun)

Dinas Peternakan Periksa 101 Hewan Qurban di Asahan, Pastikan Layak dan Aman Dikonsumsi

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh hewan qurban yang akan disembelih. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (26/5/2026) pukul 15.00 WIB, berpusat di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, Drh. Yusnani, didampingi oleh sejumlah dokter hewan dan petugas pemeriksa yang berkompeten di bidangnya.

Dalam keterangannya, Drh. Yusnani menjelaskan bahwa pemeriksaan ini merupakan langkah wajib dan penting untuk menjamin keamanan pangan serta kesehatan masyarakat. Pemeriksaan dilakukan tidak hanya terhadap hewan milik pemerintah daerah, tetapi juga mencakup hewan qurban milik masyarakat secara luas.

“Kami melakukan pemeriksaan ketat terhadap seluruh hewan qurban, baik milik Pemerintah Kabupaten Asahan maupun milik masyarakat. Tujuannya agar hewan yang disembelih benar-benar sehat, memenuhi syarat syariat, dan aman dagingnya dikonsumsi,” tegasnya.

Di lokasi pusat pemeriksaan, tim meneliti sebanyak 84 ekor sapi dan 17 ekor kambing atau domba yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Asahan. Sementara itu, pemeriksaan terhadap hewan milik warga dilakukan secara terpusat di 25 kecamatan yang ada di wilayah Asahan, dengan melibatkan petugas yang telah ditempatkan di masing-masing daerah.

Untuk memastikan hasil yang akurat dan menyeluruh, Dinas Peternakan mengerahkan tim yang terdiri dari 5 orang dokter hewan dan 26 orang paramedik veteriner. Pemeriksaan dilakukan secara mendetail, meliputi pengecekan umur hewan, kondisi mata, tingkat kekenyalan tubuh dan gizi, cara berjalan, kondisi kulit, sistem pencernaan, pernapasan, peredaran darah, hingga pengukuran suhu tubuh dan kondisi hidung.

Selain itu, Drh. Yusnani juga menyampaikan kabar diterimanya bantuan satu ekor sapi dari Presiden Republik Indonesia. Hewan jenis Simental dengan berat sekitar 846,5 kilogram ini telah ditempatkan di Masjid Besar Al-Huda, Dusun II Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu, dan dagingnya akan dibagikan kepada warga sekitar.

“Alhamdulillah, kita menerima sapi bantuan dari Presiden. Meskipun sudah diperiksa saat penyerahan, tim kami tetap melakukan pengecekan ulang di lokasi untuk memastikan kondisinya tetap prima dan sehat hingga saat penyembelihan nanti,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa hanya hewan yang dinyatakan sehat dan bebas dari penyakit menular yang akan dinyatakan layak untuk dikurbankan. Drh. Yusnani berharap upaya ini dapat membuat pelaksanaan ibadah qurban tahun ini berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Seluruh rangkaian pemeriksaan berlangsung secara tertib dan berakhir sekira pukul 18.00 WIB, serta dinyatakan berjalan aman, lancar, dan sukses.(Jun)

Pemprov Lampung Dorong ASN Adaptif Teknologi Lewat Program GARUDA AI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen penuh dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Bumi Ruwa Jurai. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kerja sama dengan BINAR dan Microsoft dalam menyelenggarakan webinar pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi lebih dari 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas instansi di lingkungan Pemerintah Provins Lampung yang digelar secara daring, Senin (25/5/2026).

​Program bertajuk GARUDA AI for Microsoft Elevate ini dirancang khusus sebagai bagian dari upaya nyata penguatan kapasitas dan kompetensi digital ASN. Melalui pelatihan ini, para abdi negara didorong untuk menciptakan layanan publik yang lebih adaptif, efektif, efisien, serta responsif terhadap dinamika perkembangan teknologi global.

​GARUDA AI for Microsoft Elevate merupakan inisiatif nasional berupa pelatihan AI gratis bersertifikat yang ditujukan bagi ASN di seluruh Indonesia. Program berskala besar ini menargetkan pencapaian lebih dari 145.000 ASN dan 5.000 AI Policy Makers hingga tahun 2026 mendatang.

​Sebagai National Implementation Partner, BINAR memimpin langsung pelaksanaan program, mulai dari pengembangan kurikulum, pelatihan fasilitator, hingga penyelenggaraan pelatihan interaktif berbasis teknologi Microsoft. Sementara itu, GARUDA AI for Microsoft Elevate berfungsi sebagai platform nasional pembelajaran AI guna menyokong kompetensi digital ASN lintas instansi dan daerah.

​Gubernur Lampung diwakili oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Lampung, Drs. M. Alhusniriski, M.Si., menegaskan pentingnya adaptabilitas birokrasi di tengah pesatnya arus modernisasi.

​“Saat ini kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. Perkembangan teknologi digital telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari cara masyarakat bekerja, belajar, berinteraksi, hingga memperoleh layanan publik. Pemerintah tidak boleh tertinggal dari perubahan tersebut. Birokrasi harus bergerak lebih lincah, cerdas, dan inovatif,” ujar Drs. M. Alhusniriski, M.Si. saat membuka kegiatan.

​Selanjutnya, M. Alhusniriski menambahkan bahwa transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan suatu kebutuhan mutlak. Hal ini mengingat tantangan efisiensi anggaran yang semakin ketat, meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik, serta tingginya tuntutan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi, khususnya AI, dinilai menjadi salah satu solusi strategis. Program pelatihan GARUDA AI ini dipandang sangat penting dan relevan untuk menyokong peningkatan kapasitas ASN di lingkungan pemerintahan.

​Dalam sesi pembelajaran interaktif tersebut, para peserta diperkenalkan pada pemanfaatan AI sebagai enabler (penggerak) utama guna meningkatkan keunggulan kompetitif sektor publik. Implementasi AI dalam sistem pemerintahan diproyeksikan mampu memberikan empat dampak simultan bagi akselerasi kinerja birokrasi, antara lain :

  1. ​Respons Lebih Cepat: AI memungkinkan pemerintah merespons aspirasi masyarakat secara real-time melalui analisis data otomatis.
  2. ​Transparansi Data: Pemanfaatan AI mendukung pengelolaan data yang lebih terbuka sehingga meningkatkan kepercayaan publik.
  3. ​Kebijakan Akurat: AI membantu perumusan kebijakan berbasis data terverifikasi, bukan sekadar intuisi.
  4. ​Efisiensi Anggaran: AI mendukung perencanaan dan alokasi anggaran yang lebih optimal melalui analisis prediktif.

​Melalui program terpadu ini, ASN Pemprov Lampung didorong untuk jeli melihat peluang otomasi pada proses kerja rutin demi mengerek efisiensi operasional. Selain itu, ASN diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan (decision making) berbasis analisis data strategis, dengan tetap memegang teguh prinsip etika, kesiapan organisasi, serta kepatuhan data agar implementasi teknologi berjalan secara aman dan bertanggung jawab.

​Ke depan, program GARUDA AI for Microsoft Elevate berkomitmen untuk memperluas jangkauan ke berbagai instansi pemerintah di seluruh penjuru Indonesia. Momentum kolaborasi di Provinsi Lampung ini diharapkan menjadi pijakan awal yang kuat menuju terbentuknya ekosistem birokrasi digital yang berdaya saing global, dengan memosisikan ASN sebagai penggerak utama dalam mewujudkan Indonesia Digital Berdaulat.

Ketua I TP PKK Tubaba Buka Operasi Pasar Murah dan Monitoring Harga Bahan Pokok di Pasar Mulya Asri

TUBABA –(deklarasinews.com)– Ketua I TP PKK Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Ana Nadirsyah, membuka pelaksanaan operasi pasar murah sekaligus melakukan monitoring harga bahan pokok di Pasar Tradisional Mulya Asri, Senin (25/05/2026).

Kegiatan pasar murah tersebut digelar sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

Dalam operasi pasar tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras SPHP Rp57.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, minyak goreng Rp15.500 per liter, serta tepung terigu Rp10.000 per kilogram.

Usai membuka kegiatan, Ana Nadirsyah turut melakukan pengecekan harga bahan pokok di Pasar Mulya Asri serta berdialog langsung bersama para pedagang terkait kondisi harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di pasaran.

Kegiatan pasar murah ini diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Tubaba bersama Bagian Perekonomian Tubaba, bekerja sama dengan Bulog dan BPOM. Selain menyediakan bahan pokok murah, kegiatan ini juga dilakukan untuk memantau stabilitas harga serta memastikan keamanan bahan pangan yang dijual pedagang di pasar.

Ana Nadirsyah berharap kegiatan operasi pasar murah tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.

“Semoga pasar murah ini dapat membantu mengurangi pengeluaran ibu-ibu rumah tangga dan memberikan manfaat bagi masyarakat Tubaba,” ujarnya.

Operasi pasar murah ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. (Mar)