Diduga Tak Sesuai SOP, Air Mineral Produksi PT Tirta Krawang Asri Disorot

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Air mineral yang diproduksi oleh PT Tirta Krawang Asri yang beralamat di Ambarawa Timur, Kabupaten Pringsewu, diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Hal ini mencuat setelah adanya temuan dari pelanggan yang membeli air mineral jenis gelas dan mendapati kondisi air yang dinilai tidak layak konsumsi.

Menurut keterangan pelanggan, air mineral dalam kemasan gelas tersebut terlihat kotor dan tidak layak untuk diminum. Temuan ini kemudian menjadi perhatian karena produk air minum seharusnya melalui proses produksi yang memenuhi standar kesehatan dan kualitas.

Menanggapi hal tersebut, Mujiono selaku pengelola di pabrik air Krawang saat dikonfirmasi oleh media ini membantah adanya kelalaian dalam proses produksi maupun distribusi. Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu menjalankan prosedur sesuai standar yang berlaku.

Tidak mungkin kami melakukan pengiriman air yang tidak sesuai standar. Buktinya sampai saat ini tidak ada laporan resmi yang masuk ke pabrik bahwa air yang kami produksi bermasalah,” tegas Mujiono.

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Konsumen Kabupaten Pringsewu, Elnofa Haryadi, SE., meminta agar instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan evaluasi terhadap produksi air minum tersebut.

Ia berharap Dinas Perizinan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu dapat melakukan pengecekan serta evaluasi terhadap kualitas air minum yang diproduksi oleh PT Tirta Krawang Asri agar tidak dianggap sepele.

Kami meminta kepada Dinas Perizinan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu untuk mengevaluasi kembali produksi air minum Krawang. Hal ini penting agar perusahaan benar-benar mengutamakan SOP serta memastikan air minum yang beredar di masyarakat memiliki kualitas yang baik dan layak konsumsi,” ujar Elnofa.

Selain itu, pihaknya juga meminta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koprindak) Kabupaten Pringsewu untuk turut melakukan pengawasan serta mengambil langkah tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam proses produksi maupun peredaran air minum kemasan tersebut.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak perusahaan maupun instansi terkait demi menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat sebagai konsumen.[ Tim ]

IWAPI Lampung Gelar Pelatihan Daring Budikdamber sebagai Solusi Ketahanan Pangan, Gizi Keluarga dan Peluang Usaha Mikro

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) provinsi Lampung, bekerja sama dengan DPP IWAPI menggelar Pelatihan Budidaya Ikan Lele Menggunakan Ember secara daring, Selasa (10/3).

Pelatihan secara daring ini diikuti oleh pengurus DPD, DPC dan lebih dari 100 pengusaha wanita binaan IWAPI provinsi Lampung. Tujuannya adalah membekali peserta dengan keterampilan baru di bidang perikanan agar mampu membuka peluang usaha, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan dan gizi keluarga.

Ketua Umum DPD IWAPI provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS, S.P., MM, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan Budidaya Ikan Lele Dalam Ember (Budikdamber).

“Dunia usaha saat ini terus bertransformasi dengan sangat cepat. Sebagai perempuan pengusaha, kita dituntut untuk tidak hanya sekadar ‘bertahan’, tetapi juga harus mampu beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi. IWAPI hadir sebagai wadah untuk memastikan bahwa setiap anggotanya memiliki akses terhadap ilmu pengetahuan dan jejaring yang luas,”kata Bunda Reny, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, wanita yang kesehariannya menjabat sebagai Rektor Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Koordinator Global Surya Islamic School (GSIS) Bandarlampung berharap, webinar ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan upaya kita untuk upgrade Skill, mengasah kemampuan teknis dan manajerial di era digital. Selanjutnya Networking yaitu mempererat silaturahmi meski terhalang jarak fisik. Dan yang terakhir empowerment yaitu saling menginspirasi agar UMKM perempuan naik kelas.

“Saya berharap, seluruh peserta dapat menyerap ilmu dari narasumber yang hadir hari ini. Jangan ragu untuk berdiskusi, bertanya, dan menggali potensi baru yang bisa diterapkan dalam bisnis masing-masing,”ujarnya.

Sementara itu, narasumber dari DPP IWAPI, Enah Pahlawati, Ph.D., SE., MM dalam paparannya menjelaskan budidaya ikan lele dalam ember, dikenal dengan sebutan Budikdamber.

“Budikdamber, singkatan dari Budidaya ikan dalam Ember, merupakan metode inovatif yang berkembang dari Teknik Aquaponik. Aquaponik menggabungkan pertumbuhan ikan dan tanaman dalam satu wadah, dalam hal ini, sebuah ember,”paparnya.

Lebih lanjut Enah menyampaikan, teknik Budikdamber menjadi solusi alternatif bagi mereka yang ingin melakukan budidaya ikan lele dan tanaman, namun terkendala oleh lahan yang terbatas, terutama di lingkungan perkotaan atau perumahan dengan lahan yang sudah penuh.

“Budikdamber memungkinkan kita untuk mempraktikkan budidaya di rumah sendiri selain mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan pemenuhan gizi masyarakat, juga Solusi Ketahanan Pangan, Gizi Keluarga dan Peluang Usaha Mikro,”pungkasnya.

Acara webinar yang dipandu oleh moderator, Yuli Widyastuti, SE., MM dan Dr. Sri Suyati, SE., MM serta MC, Novi Syefriwanti, WN, M.Pd., MEd dibanjiri pertanyaan dari peserta webinar yang sangat antusias dengan teknik budikdamber ini.(rls/*)

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah

JAKARTA -(deklarasinews.com)- Beredarnya informasi di media sosial mengenai pemutihan sertipikat tanah menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat. Narasi tersebut menyiratkan seolah ada kemudahan dalam pengurusan sertipikat tanpa perlu membayar kewajiban tertentu. Kesimpangsiuran informasi ini berpotensi menyesatkan dan merugikan masyarakat. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) meluruskan informasi yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami menegaskan bahwa informasi mengenai adanya program pemutihan sertipikat tanah yang mengatasnamakan BPN itu tidak benar. Sampai saat ini, Kementerian ATR/BPN tidak pernah memiliki ataupun menyelenggarakan program pemutihan sertipikat,” ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) dan Protokol, Shamy Ardian, saat ditemui di Kementerian ATR/BPN Jakarta, Senin (09/03/2026).

Tak hanya program pemutihan sertipikat tanah, Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN juga menyampaikan bahwa informasi lain yang beredar mengenai penghapusan pajak tanah, serta gratis balik nama sertipikat, juga merupakan informasi yang tidak berdasar.

“Tidak ada yang namanya pemutihan atau penghapusan kewajiban di luar ketentuan, program percepatan pendaftaran tanah yang ada salah satunya Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL. Program ini bertujuan memberikan kepastian hukum hak atas tanah masyarakat secara sistematis, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan” terang Shamy Ardian.

Lebih lanjut, Kepala Biro Humas dan Protokol mengingatkan bahwa berbagai informasi yang menjanjikan kemudahan berlebihan atau pembebasan biaya patut masyarakat cermati secara kritis. Bisa jadi informasi tersebut tidak benar dan merupakan bentuk penipuan yang bisa merugikan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kebenaran informasi melalui kanal resmi ATR/BPN, baik lewat situs web, media sosial yang terverifikasi, maupun dengan datang langsung ke kantor pertanahan setempat,” tegas Shamy Ardian.

Kementerian ATR/BPN menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan pertanahan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Komitmen itu juga diperkuat dengan upaya menjaga masyarakat dari paparan informasi keliru yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman atau kerugian. (nan)

Sulis “Cinta Rasul” Meriahkan Paramadina Festival Ramadhan 2026 di Meikarta

BEKASI -(deklarasinews.com)- Universitas Paramadina Kampus Cikarang sukses menyelenggarakan Paramadina Festival Ramadhan (PFR) 2026 yang berlangsung meriah di AOS District 1 Meikarta, Sabtu (7/3). Mengambil momentum hari ke-17 di bulan suci Ramadan, acara ini menjadi ajang refleksi sekaligus pembuktian kreativitas generasi muda melalui balutan nilai-nilai keislaman.

Rangkaian acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Universitas Paramadina, Dr. Handi Risza. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran institusi pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual.

Rektor Universitas Paramadina, Prof. Didik J. Rachbini, dalam sambutannya menekankan bahwa festival ini adalah manifestasi komitmen kampus dalam memadukan edukasi dan tradisi religius. Beliau menyampaikan bahwa PFR 2026 merupakan wadah bagi generasi muda untuk menumbuhkan semangat kompetisi yang positif sekaligus memperkuat jati diri kampus yang peduli terhadap pengembangan karakter mahasiswa.

Direktur PT Lippo Malls Indonesia (LMI), Bapak Hendri Riduwan Tan dalam sambutannya menyatakan apresiasi dan dukungannya atas kolaborasi pengembangan generasi muda di wilayah Cikarang.

Menurut Direktur Universitas Paramadina, Dr. Euis Nurhidayati, penyelenggaraan Paramadina Festival Ramadhan di Kampus Cikarang merupakan wujud nyata untuk memastikan bahwa Universitas Paramadina bukan hanya menjadi pusat keunggulan akademik, tetapi juga menjadi simpul kolaborasi yang inklusif—di mana nilai-nilai spiritual, seni, dan kepedulian sosial dapat tumbuh bersama.

Acara yang dipandu oleh duo MC Firman Hadi dan Putri Nabila Amjad ini dibuka dengan khidmat melalui pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Fitriani (Prodi Psikologi) dan sari tilawah oleh Nasep (Prodi Ilmu Komunikasi). Sejak pagi, panggung utama telah diramaikan oleh kompetisi seni Islami tingkat Jabodetabek yang meliputi lomba nasyid, fashion show, sementara lomba kaligrafi berlangsung secara paralel.

Salah satu sesi yang paling dinantikan adalah Talkshow Ramadhan Inspiratif yang menghadirkan penyanyi religi legendaris, Sulis, yang dikenal melalui karya fenomenal “Cinta Rasul”. Dalam sesi ini, Sulis berbagi pengalaman mengenai perjalanan kariernya di dunia musik religi dan pentingnya menjaga nilai-nilai kebaikan di era modern. Kehadiran Sulis memberikan nuansa nostalgia sekaligus motivasi bagi para peserta dan tamu undangan yang hadir.

Memasuki waktu sore, suasana berubah menjadi penuh khidmat saat sesi santunan anak yatim dimulai. Universitas Paramadina menggandeng empat yayasan sekaligus, yaitu Panti Al-Muhajirin, Al Muttaqin, Darul Falah, dan Al-Hidayah. Penyerahan santunan dilakukan secara langsung oleh jajaran pimpinan universitas sebagai simbol kepedulian nyata terhadap sesama.

Keberhasilan acara ini tidak terlepas dari dukungan para mitra strategis, Hankook, Wardah, Planet Sport, Meikarta dan Lippo Cikarang Cosmopolis atas kontribusinya dalam mendukung kreativitas anak muda.

Rangkaian acara ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama di area District 1 Meikarta. Ketua Panitia, Anissa Cahyani Oktavia, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh donatur dan mitra yang telah mendukung suksesnya acara ini. Melalui PFR 2026, Universitas Paramadina berharap dapat terus menjalin silaturahmi yang erat dengan masyarakat dan menjadi inspirasi dalam menebar keberkahan di bulan suci.

 

Kisah Inspiratif Kiyai H. Jamak! Dari Perusahaan Keamanan hingga Bangun Sekolah Gratis untuk Anak Tak Mampu

PALEMBANG–  ‎(deklarasinews.com)– ‎Dalam suasana penuh kebersamaan dan kepedulian, keluarga besar PT Pengamanan Anak Bangsa (PAB) yang dipimpin oleh H. Jamak Udin, SH menggelar kegiatan buka puasa bersama anak-anak yatim piatu serta masyarakat kurang mampu, Minggu (8/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Amaris, Jalan Demang Lebar Daun, Palembang.

‎‎Acara yang berlangsung hangat tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus ajang silaturahmi antara manajemen PT PAB dengan masyarakat. Sejumlah anak yatim dan warga kurang mampu tampak hadir untuk menikmati kebersamaan dalam momen berbuka puasa.

‎‎Direktur Utama PT Pengamanan Anak Bangsa, H. Jamak Udin, SH yang akrab disapa Kiyai H. Jamak menjelaskan bahwa perusahaan yang ia dirikan sejak tahun 2012 itu memiliki visi untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang jasa pengamanan. Selain itu, PT PAB juga memiliki misi untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif, aman, dan nyaman bagi para mitra perusahaan.

‎‎Menurutnya, sejak berdiri hingga saat ini PT PAB terus berkomitmen menjaga kualitas serta profesionalisme dalam memberikan layanan keamanan kepada berbagai perusahaan.

‎‎“Alhamdulillah, sejak berdirinya PT PAB kami juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi para lulusan sekolah yang ingin bekerja di bidang keamanan,” ujar Kiyai H. Jamak.

‎‎Ia menjelaskan, hingga saat ini perusahaan yang dipimpinnya telah menyalurkan sekitar 700 tenaga kerja yang tersebar di berbagai perusahaan, baik di dalam maupun luar Kota Palembang. Beberapa daerah yang menjadi tempat penempatan tenaga kerja tersebut antara lain Jakarta, Lampung,Lubuklinggau hingga ‎Kalimantan.

‎‎Kiyai H. Jamak berharap PT PAB ke depan dapat terus berkembang dan semakin sukses, sekaligus mampu membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.

‎‎Tidak hanya bergerak di sektor jasa pengamanan, H. Jamak juga aktif di bidang sosial dan pendidikan. Ia mendirikan Yayasan Akas Haji Khotib Dahlan yang menaungi lembaga pendidikan Pendidikan Anak Bangsa (PAB) tingkat SMA.

‎‎Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan tidak memungut biaya pendidikan. Para siswa dibebaskan dari biaya pembangunan serta SPP selama tiga tahun masa pendidikan.

‎‎Keberadaan sekolah gratis tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya orang tua yang mengalami kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka. Banyak orang tua murid menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh Kiyai H. Jamak melalui program pendidikan tersebut.

‎‎Ke depan, ia juga memiliki cita-cita untuk mengembangkan lembaga pendidikan PAB agar tidak hanya berhenti di tingkat SMA, tetapi juga membuka jenjang pendidikan lain mulai dari TK, SD, SMP hingga perguruan tinggi.

‎‎Sekolah tersebut diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang tinggal di wilayah Kertapati dan sekitarnya. Meski demikian, pihaknya tetap membuka kesempatan bagi warga Palembang maupun dari luar daerah yang memiliki keinginan bersekolah tetapi terkendala biaya.

‎‎“Kami berharap ke depan sekolah PAB bisa terus eksis, berkembang, dan mampu melahirkan generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa. Siapa tahu di antara mereka kelak ada yang menjadi pemimpin atau pejabat daerah. Kita tidak pernah tahu masa depan seseorang,” pungkasnya. (Ning)

IWAPI Lampung Santuni dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim Piatu

BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Menjemput Berkah Ramadan dan Cinta Ilahi Pengurus dan Anggota Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Provinsi Lampung Gelar Silaturahmi dan buka bersama anak yatim piatu. Acara yang rutin digelar setiap bulan Ramadan, bertujuan mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan. Dilaksanakan di Aula Askha Jaya, Jl. Pagar Alam No.157, Segala Mider, Kec. Tanjung Karang Barat, Kota Bandar Lampung, Minggu (8/3).

Ketua Pelaksana kegiatan Buka Bersama IWAPI, dr. Zam Zanariah, S.Ps., M.Kes, didampingi penanggung jawab kegiatan, Yuli Widyastuti, S.E., M.M, menyampaikan kegiatan buka bersama ini selain menjadi program rutin DPD IWAPI provinsi Lampung, juga sarana berbagi kepada sesama di bulan suci Ramadan.

“Harapannya DPD IWAPI Lampung selalu menebar kebaikan, apalagi di bulan Ramadan ini bulan yang penuh berkah, momen kita untuk berlomba-lomba menebar kebaikan kepada sesama, terutama anak yatim piatu dan kaum duafa,”katanya.

Pemilik Askha jaya dan Seruit Rumah Faw’s, Hj Susilaningsih SH, bangga tempat usahanya di jadikan sebagai tempat berbuka puasa IWAPI provinsi Lampung.

“Alhamdulillah IWAPI Lampung mempercayakan kami sebagai tempat kegiatan buka bersama, semoga keberkahan di bulan suci Ramadan bagi seluruh pihak yang terlibat. Hidangan dan produk khas Lampung seperti Seruit Lampung dari Seruit Rumah Faw’s serta keripik pisang dari Askha Jaya, diharapkan pula dapat turut melestarikan kuliner dan produk lokal Lampung serta mendorong dukungan terhadap pelaku usaha daerah,”ujar pengusaha wanita yang juga tergabung sebagai anggota DPD IWAPI provinsi Lampung ini.

Ustaz Dr. H. Mahmudin Bunyamin, Lc., M.A., dalam kultum menjelang berbuka menyampaikan Ramadan adalah Syahrul Mubarok, artinya bulan yang diberkahi, didalam Al-Qur’an, tidak ada bulan lain yang disebutkan kecuali bulan Ramadan, berpuasa di bulan Ramadan adalah untuk menjadikan kita semakin bertakwa.

“Bulan Ramadan adalah bulan yang diberkahi. Kalau ibu-ibu tadarus Al-Qur’an dibaca dari surat al-fatihah sampai An-Nas maka pahalanya akan dilipatgandakan yang tidak akan di temui pada bulan lain kecuali bulan ramadan ini,”ujarnya.

Lebih lanjut, Ustaz Mahmudin Bunyamin menjelaskan tentang sejarah awal turunnya kitab suci umat Islam yaitu Al-Qur’an di bulan Ramadan.

“Dalam Surat Al-Baqarah Ayat 185 dijelaskan beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur,”lanjutnya.

Pada kesempatan lain, Ketua umum DPD IWAPI provinsi Lampung, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie, AS, S.P., MM, mengungkapkan bahwa Ramadan selalu menjadi momen yang kita rindukan, bukan hanya untuk meningkatkan ibadah vertikal kepada Sang Pencipta, tetapi juga mempererat hubungan horizontal antar sesama manusia.

“Kegiatan Buka Puasa Bersama hari ini bukan sekadar rutinitas tahunan atau seremoni makan bersama. Bagi kita di IWAPI, ini adalah momen ‘recharge’ energi. Di tengah kesibukan kita sebagai pengusaha, ibu rumah tangga, dan penggerak ekonomi di Lampung, saat inilah kita melepas sejenak atribut bisnis untuk saling berbagi cerita, inspirasi, dan memperkuat ukhuwah,”kata Bunda Reny, biasa disapa.

Lebih lanjut, wanita yg kesehariannya menjabat sebagai Rektor Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) dan Koordinator Global Surya Islamic School Bandarlampung, mengingatkan bahwa perempuan pengusaha di Lampung memiliki peran strategis. Di balik kelembutan, ada ketangguhan yang luar biasa dalam menopang ekonomi keluarga dan daerah.

“Melalui semangat Ramadhan, mari kita asah empati kita. Mari kita jadikan IWAPI sebagai wadah yang inklusif, di mana yang senior membimbing yang muda, dan yang sudah sukses menarik tangan mereka yang baru memulai. Sinergi inilah yang akan membuat pengusaha perempuan di Lampung naik kelas,”pesannya.

Salah satu pengurus Panti Asuhan Daarul Amanna, Jatimulyo Kec. Jati Agung yang hadir memenuhi undangan DPD IWAPI provinsi Lampung, Hj. Susana, menyampaikan terimakasih kepada DPD IWAPI Lampung karena sudah peduli dan mengajak berbuka puasa bersama, sehingga anak anak dapat merasakan kebahagiaan bersama DPD IWAPI provinsi Lampung.

“Semoga IWAPI makin sukses dan pengurusnya selalu sehat dan dilindungi Allah SWT. Semoga rezekinya berlimpah, berkah dan terus bisa menebarkan manfaat, sukses terus untuk ibu-ibu IWAPI Lampung,” ungkapnya bahagia (red)

Muswil FORHATI Lampung Digelar, dr. Zam Zanariah Akhiri Dua Periode dan Masuk Presidium KAHMI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum Himpunan Alumni HMI-WATI (FORHATI) Lampung telah resmi dilaksanakan di Gedung DPD Provinsi Lampung, Sabtu (7/3/2026).

Acara yang menjadi momentum penting bagi para alumni ini menandai berakhirnya masa bakti dr. Zam Zanariah,Sp.N.M.Kes setelah dua periode menjabat sebagai salah satu anggota presidium FORHATI.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Zam Zanariah, Sp.N.M.Kes ditetapkan kembali sebagai salah satu anggota presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung. Terpilihnya  dilakukan di bawah kepemimpinan Dr. Budiono, SH.MH, yang akan memimpin jajaran presidium baru. Berada di satu meja presidium bersama dr. Zam Zanariah, Sp.N.M.Kes adalah Dr. Topan Indra Karsa, SH.MH, H. Yuhadi, SH.MH, serta Dr. Heru Juabdin Sada, M.Pd.I.

Menutup masa jabatannya di FORHATI, dr. Zam Zanariah menyampaikan rasa syukur dan komitmen barunya. Dalam sambutannya, ia menegaskan:

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan selama dua periode di FORHATI Lampung. Pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi saya. Kini, di hari yang sama, saya menerima amanah baru di KAHMI. Saya siap berkolaborasi dengan Dr. Budiono dan seluruh jajaran presidium untuk mengawal visi organisasi, memperkuat sinergi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan alumni dan masyarakat Lampung.”

Dr. Budiono, SH.MH, selaku Ketua Presidium KAHMI Lampung, menyambut baik. Ia berharap, dengan adanya percampuran elemen yang solid antara FORHATI dan KAHMI, organisasi dapat berjalan lebih dinamis dan adaptif terhadap tantangan zaman.

Kehadiran dr. Zam Zanariah, Sp.N.M.Kes di jajaran presidium KAHMI diharapkan dapat membawa angin segar dalam pengelolaan organisasi, mengingat rekam jejaknya yang telah terbukti selama memimpin di FORHATI. Musyawarah Wilayah ini ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus mengabdi demi kemajuan organisasi. (Red)

 

FORHATI Lampung Gelar Muswil IV, Tetapkan Presidium Baru Periode 2026–2031

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Majelis Wilayah Forum Alumni HMI-Wati (FORHATI) Provinsi Lampung menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) IV pada Sabtu, 7 Maret 2026, di Gedung DPD Perwakilan Lampung, Bandar Lampung.

Forum tersebut menjadi ajang konsolidasi bagi para alumni perempuan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sekaligus menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk lima tahun ke depan.

Muswil IV FORHATI Lampung mengusung tema “Konsolidasi FORHATI untuk Lampung Maju.” Dalam forum tersebut, peserta musyawarah menetapkan kepemimpinan Presidium FORHATI Wilayah Provinsi Lampung masa bakti 2026–2031.

Tiga tokoh yang dipercaya menjadi Presidium FORHATI Lampung adalah Dr. Efa Rodiah Nur, S.H., M.H., Dra. Hayati Nufus, M.Pd., dan Dr. Elvira Umihanni, S.P., M.T. Ketiganya diharapkan mampu memperkuat peran alumni perempuan HMI dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, sosial kemasyarakatan, hingga pengembangan kepemimpinan perempuan di Provinsi Lampung.

Presidium FORHATI Lampung, Dr. Efa Rodiah Nur, menyampaikan bahwa FORHATI memiliki visi untuk mewujudkan muslimah yang berkualitas, berintegritas, serta berperan aktif dalam pembangunan bangsa dengan berlandaskan nilai-nilai Islam.

“Visi FORHATI adalah terwujudnya muslimah yang berkualitas, berintegritas, dan berperan aktif dalam pembangunan bangsa dengan berlandaskan nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Ia menjelaskan, visi tersebut akan diwujudkan melalui sejumlah misi, di antaranya pemberdayaan perempuan, penguatan peran sosial kemasyarakatan, pengembangan intelektual, serta penguatan kelembagaan organisasi.

Sebagai bentuk implementasi program, FORHATI Lampung selama ini telah menjalankan berbagai kegiatan sosial seperti bakti sosial kepada masyarakat. Program tersebut, kata dia, akan terus dilanjutkan dan diperkuat pada periode kepengurusan mendatang.

“Ke depan, kami juga akan mengembangkan program pengobatan masyarakat, pendidikan, serta berbagai pelatihan untuk pembinaan internal organisasi. Tentunya program-program ini memerlukan dukungan dari seluruh pengurus dan anggota FORHATI Lampung,” katanya.

Efa menegaskan bahwa kepengurusan baru FORHATI Lampung berkomitmen menjalankan roda organisasi untuk kepentingan umat dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Kami insya Allah berkomitmen menjalankan roda organisasi ini untuk kepentingan umat,” pungkasnya. (Red)

GRIB Jaya Pringsewu Wujudkan Kebersamaan, Gelar Bakti Sosial Berbagi Takjil

PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kabupaten Pringsewu menggelar kegiatan sosial berbagi takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 H. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus DPC, para Ketua PAC, serta Srikandi GRIB Jaya Pringsewu yang turun langsung membagikan paket takjil kepada masyarakat dan pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC GRIB Jaya Pringsewu Edy Erwanto, didampingi Sekretaris Ujang, Penasehat Hukum Surohman, S.H., Panglima Eddi Rambo, Kabid OKK Angga Riko Rinaldo, Spd, Kabid Ekonomi dan Koperasi Mai Rahman, serta dihadiri pula Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Pesawaran Hikmaddin bersama jajaran pengurusnya.

Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Ketua DPC GRIB Jaya Pringsewu Edy Erwanto menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen GRIB Jaya untuk hadir di tengah masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dan menunjukkan bahwa organisasi ini memiliki kepedulian sosial kepada warga,” ujar Edy Erwanto.

Sekretaris DPC GRIB Jaya Pringsewu Ujang menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus organisasi dengan masyarakat.

“Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pengurus GRIB Jaya dengan masyarakat serta antaranggota organisasi,” katanya.

Penasehat Hukum DPC GRIB Jaya Pringsewu Surohman, S.H., menilai kegiatan sosial seperti ini mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang perlu terus dijaga.

“Kegiatan sosial seperti berbagi takjil ini merupakan bagian dari nilai kemanusiaan dan kebersamaan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi nyata organisasi kepada masyarakat, GRIB JAYA Pringsewu akan semakin profesional dan terarah pergerakannya,” ujarnya.

Panglima GRIB Jaya Pringsewu Eddi Rambo mengatakan bahwa kegiatan ini juga menunjukkan kekompakan seluruh jajaran organisasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa GRIB Jaya solid dan selalu siap hadir dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kabid OKK GRIB Jaya Pringsewu Angga Riko Rinaldo, S.Pd, menyebutkan bahwa keterlibatan seluruh pengurus hingga PAC menunjukkan komitmen organisasi dalam membangun solidaritas.

“Kegiatan ini melibatkan banyak unsur organisasi, mulai dari pengurus DPC hingga PAC dan Srikandi GRIB Jaya. Ini menunjukkan kekompakan serta semangat kebersamaan,” ujarnya.

Kabid Ekonomi dan Koperasi GRIB Jaya Pringsewu Mai Rahman juga berharap kegiatan sosial tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan dapat membantu masyarakat yang sedang dalam perjalanan untuk berbuka puasa, juga kita akan berdaya dalam bidang ekonomi dan koperasi, dalam waktu dekat insyaallah kita akan mendirikan koperasi untuk masyarakat luas semoga bermanfaat” kata Mai Rahman.

Dukungan dari GRIB Jaya Pesawaran

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC GRIB Jaya Kabupaten Pesawaran Hikmaddin mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh GRIB Jaya Pringsewu.

“Kegiatan ini sangat positif karena menunjukkan bahwa organisasi dapat berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kami mendukung kegiatan seperti ini agar terus dilakukan,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kebersamaan. Masyarakat yang melintas terlihat antusias menerima takjil yang dibagikan oleh para pengurus dan anggota GRIB Jaya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadan sebagai bentuk kontribusi sosial organisasi kepada masyarakat.(Mega)

GAMKI Kepulauan Yapen Gelar Ibadah Perdana di GPDI Kalvari Famboaman

SERUI -(deklarasinews.com)– Suasana khidmat namun penuh kehangatan menyelimuti Gereja GPDI Kalvari Famboaman, saat GAMKI Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar ibadah perdana mereka (7/3/2026).

Acara ini menjadi momen gemilang bagi pemuda Kristen dari berbagai denominasi gereja di wilayah Yapen, yang berkumpul dalam keharmonisan dan kekerabatan yang menyentuh hati.

Turut hadir para senior GAMKI dan GMKI yang inspiratif, seperti Anggota DPRK Kepulauan Yapen, Bung Mikha Runaweri; Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Yapen, Bung Zakeus Rumpedai; serta Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen, Bung Herold Yendidai—sebagai sesepuh sekaligus senior GAMKI dan GMKI setempat.

Kehadiran mereka menambah semarak, seolah menyemai benih harapan bagi kebangkitan GAMKI yang telah lama terhenti.

Firman Tuhan disampaikan dengan penuh kuasa oleh Wakil Gembala GPDI Kalvari Famboaman, Bung Wily Wayoi, merujuk Roma 12:2 (TB):

“Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Pesan ini menjadi pondasi pelayanan GAMKI: menjadi terang dan garam bagi pemuda, membina spiritualitas, serta meneladani karakter Kristus di tengah masyarakat.Pasca-ibadah, Ketua GAMKI Kabupaten Kepulauan Yapen, Bung Manuel Rumpaidus, menyampaikan program kerja tahunan yang membangkitkan antusiasme.

Agenda unggulan meliputi lomba paduan suara antar-pemuda gereja, penerimaan anggota baru, dan Konfercab GAMKI Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Ini saatnya kita suksesi bersama para senior untuk agenda GAMKI ke depan,” tegasnya.

Para senior pun menyuarakan dukungan penuh. Bung Mikha Runaweri menegaskan komitmennya

“Kapan pun, jam berapa pun, hubungi kami—kami siap dukung penuh agar GAMKI Yapen semakin maju dalam pelayanan!”

Sementara Bung Zakeus Rumpedai, yang pernah memimpin GAMKI Cabang Bogor, berbagi nostalgia

“Ibadah ini mengingatkan saya pada masa-masa penuh semangat di Bogor. GAMKI Yapen harus jadi laboratorium kader, membina spiritualitas pemuda meneladani Kristus dalam kepemimpinan masyarakat.”

Senyum manis para pemuda dari berbagai denominasi menjadi saksi bisu dukungan moral yang membara ini.

Mewakili para senior, Bung Mikha Runaweri, Bung Zakeus Rumpedai, dan Bung Herold Yendidai mengucapkan selamat atas terselenggaranya Ibadah Perdana GAMKI Kabupaten Kepulauan Yapen.

Momen ini bukan sekadar ibadah, melainkan tonggak kebangkitan pemuda Kristen Yapen yang siap bersinar!(GM)