Warga Buntu Pane Desak Perbaikan Jalan Rusak, Bupati Janji Salurkan Aspirasi ke Pemprov

KISARAN -(deklarasinews.com)- Ratusan warga Kecamatan Buntu Pane menggelar aksi damai menuntut perbaikan infrastruktur jalan yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Aksi yang bertajuk “Tuntut Perbaikan Jalan” ini berlangsung di Jalan Besar Sei Silau Timur, Kamis (07/05/2026) sore.

Hadir langsung menampung aspirasi masyarakat, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, didampingi Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, Camat Buntu Pane serta jajaran Forkopimcam setempat.

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Maulana Annur, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi jalan yang rusak parah dan berdebu. Menurutnya, kondisi ini bukan hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan serta mematikan roda perekonomian masyarakat.

“Jalan ini sudah puluhan tahun belum tersentuh pembangunan. Lubang-lubang besar sering menyebabkan pengendara jatuh dan mengalami kecelakaan. Selain itu, debu yang berterbangan sangat mengganggu kesehatan dan merusak hasil pertanian,” tegas Maulana.

Ia pun mendesak Pemerintah Kabupaten Asahan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut demi kesejahteraan bersama.

Mendengar langsung keluhan tersebut, Bupati Asahan memberikan respons positif. Ia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten Asahan dengan Kabupaten Simalungun serta menjadi urat nadi pengangkut hasil bumi masyarakat.

“Saya memahami betul kesulitan yang Bapak/Ibu rasakan. Jalan ini sangat penting bagi ekonomi kita. Saya berjanji akan segera menyampaikan aspirasi dan keluhan ini langsung kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera ditindaklanjuti,” ujar Bupati.

Bupati juga berharap agar masyarakat dapat bersabar dan terus berdoa agar perbaikan jalan penghubung antar kabupaten ini dapat segera terealisasi dalam waktu dekat.(Jun)

Bahas Urgensi Kedewasaan Perkawinan, PA Kisaran dan Universitas Royal Jalin Kerjasama

KISARAN -(deklarasinews.com)- Mewaspadai tingginya angka dispensasi nikah dan perceraian akibat pernikahan dini, Pengadilan Agama (PA) Kisaran Kelas 1A bersama Universitas Royal Kisaran menggelar kuliah umum. Kegiatan yang mengangkat tema kedewasaan dalam berumah tangga ini berlangsung pada Kamis (07/05/2026) pagi.

Acara ini juga menjadi momen bersejarah dengan ditandatanganinya Implementasi Agreement (IA) antara Ketua PA Kisaran, Evawaty, S.Ag, M.H, dengan Ketua Program Studi Hukum Universitas Royal, Junaidi Sholat, S.H, M.H, sebagai wujud sinergi dan kolaborasi kedua lembaga.

Dalam sambutannya, Junaidi Sholat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya konkret untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep kedewasaan dalam perkawinan, tidak hanya dari aspek usia, tetapi juga kesiapan emosional, psikologis, hingga ekonomi.

“Kami ingin memberikan edukasi yang utuh mengenai dampak negatif dari pernikahan dini. Besar harapan kami, kegiatan ini dapat menambah wawasan sekaligus mempererat kerja sama di antara kita,” ujar Junaidi.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Evawaty, dalam materinya menjelaskan definisi dan dasar hukum perkawinan. Menurutnya, perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita untuk membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Evawaty juga menyoroti ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang perubahan atas UU No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang menetapkan batas usia minimal menikah bagi pria dan wanita adalah 19 tahun.

“Usia 19 tahun dinilai sebagai usia yang ideal karena telah memberikan kesiapan fisik dan mental yang lebih matang untuk membangun rumah tangga yang langgeng dan sejahtera,” tegasnya.

Kuliah umum ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menekan angka pernikahan dini serta meminimalisir risiko perceraian di masa depan melalui pemahaman hukum dan sosial yang lebih baik.(Don)

 

Salurkan Bantuan Pangan di Bandar Pulau, Wabup Asahan: Ini Wujud Kepedulian dan Gotong Royong Pemerintah

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menyalurkan bantuan sosial pangan bagi masyarakat. Penyerahan secara simbolis dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H, M.A.P, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Bandar Pulau, Kamis (30/04/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan instansi terkait, antara lain perwakilan Polres Asahan, perwakilan Kodim 0208/Asahan, Kepala Bulog Asahan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Bandar Pulau, para Kepala Desa se-Kecamatan Bandar Pulau, serta ratusan warga penerima manfaat dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya, Kepala Bulog Asahan, Zairi Yuriadi, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan program prioritas Pemerintah Republik Indonesia melalui penugasan Badan Pangan Nasional, dengan alokasi untuk periode bulan Maret hingga April 2026.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran bantuan ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih dirasakan.

“Penyaluran bantuan pangan ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan bentuk kepedulian, tanggung jawab, serta semangat gotong royong dan kebersamaan yang menjadi kekuatan kita selama ini. Pangan adalah kebutuhan dasar mutlak yang menjadi sumber kehidupan, dan pemerintah wajib memastikannya terpenuhi secara adil dan merata,” tegas Rianto.

Ia juga menambahkan, selain bantuan sosial, pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan melalui penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan UMKM agar masyarakat semakin mandiri dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati merinci data penerima manfaat. Khusus di Kecamatan Bandar Pulau, bantuan disalurkan kepada 2.523 Kepala Keluarga. Masing-masing penerima mendapatkan jatah 10 kilogram beras dan 2 kilogram minyak goreng per bulan. Mengingat penyaluran ini mencakup alokasi dua bulan, setiap keluarga menerima total 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng. Secara keseluruhan, jumlah penerima manfaat di seluruh Kabupaten Asahan mencapai 90.204 orang.

Rianto pun berpesan agar bantuan yang diterima ini dimanfaatkan secara bijak, hemat, dan sesuai kebutuhan pokok rumah tangga, agar manfaatnya benar-benar terasa optimal bagi seluruh anggota keluarga.

Di akhir acara, Wakil Bupati menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Republik Indonesia dan seluruh pihak yang telah bekerja keras serta terlibat dalam kelancaran proses pendistribusian bantuan ini hingga tepat sasaran.(Jun)

Cegah Kerusakan Jalan, Wakil Bupati Asahan Tegur Pengusaha Kayu: Patuhi Batas Muat Kendaraan

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menegaskan komitmennya menjaga keberadaan infrastruktur jalan yang ada. Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, melakukan peninjauan langsung ke Desa Suka Damai, Kecamatan Pulo Bandring, Kamis (30/04/2026) sore pukul 16.00 WIB, guna menindaklanjuti laporan terkait kerusakan jalan yang diduga akibat aktivitas angkutan kayu.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bagian Pemerintahan, Anggota DPRD, serta Sekretaris Camat Pulo Bandring.

Dalam keterangannya di lokasi, Wakil Bupati memberikan imbauan tegas kepada seluruh pelaku usaha dan pengusaha kayu yang beroperasi di wilayah Asahan. Ia menekankan agar setiap kendaraan yang beroperasi wajib mematuhi batas muatan atau tonase yang telah ditetapkan peraturan perundang-undangan.

“Kami apresiasi kepada masyarakat yang telah aktif melaporkan kondisi di lapangan. Laporan saudara-saudara sangat membantu kami mengambil langkah cepat dan tepat,” ujar Rianto.

Ia menyoroti kondisi sejumlah ruas jalan kabupaten yang kini mengalami kerusakan cukup parah. Berdasarkan pantauan, kerusakan tersebut sangat berkaitan erat dengan aktivitas kendaraan pengangkut kayu yang kerap beroperasi dengan muatan berlebih melewati kapasitas kendaraan.

Rianto mengingatkan bahwa pembangunan infrastruktur jalan membutuhkan anggaran besar dan efisiensi keuangan daerah yang tidak sedikit. Oleh karena itu, menjaga fasilitas yang sudah ada adalah kewajiban bersama.

“Pemerintah sudah mengerahkan segala kemampuan anggaran untuk membangun jalan demi kemudahan akses masyarakat. Mari kita jaga bersama. Jika kendaraan terus melintas membawa muatan berlebih, kerusakan pasti akan terus terjadi dan ini sangat merugikan kita semua,” tegasnya.

Menurut Wakil Bupati, pengusaha memiliki tanggung jawab sosial dan kesadaran tinggi dalam menjalankan usahanya. Armada yang digunakan tidak boleh menjadi penyebab kerusakan fasilitas umum.

Pihaknya juga menegaskan akan memperketat pengawasan di lapangan dan berkoordinasi erat dengan instansi terkait untuk melakukan penindakan tegas.

“Kami tidak sama sekali menghambat kegiatan ekonomi atau usaha masyarakat. Namun, segala aktivitas harus berjalan sesuai koridor aturan. Jika pelanggaran tetap terjadi, maka langkah-langkah penegakan hukum pasti akan kami ambil demi kebaikan bersama,” tandasnya.(Jun)

 

Wakil Bupati Asahan Lepas Jamaah Haji Kloter 7 Embarkasi Medan, Serahkan Pataka Merah Putih

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Wakil Bupati Asahan turut hadir dan melepas keberangkatan jamaah calon haji Kloter 7 Embarkasi Medan di Asrama Haji Medan, pada dini hari pukul 03.00 WIB. Pelepasan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan ibadah haji tahun 1447 Hijriah / 2026 Masehi, di mana para jamaah selanjutnya akan berangkat menuju Bandara Internasional Kualanamu untuk terbang ke Tanah Suci, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua PPIH Embarkasi Medan, Dr. H. Zulkifli Sitorus, MA, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, perwakilan Kepala Dinas Kominfo Asahan, Kabag Kesra Setda Kabupaten Asahan, perwakilan Kabag Prokopim Setda Kabupaten Asahan, unsur Kepolisian, serta para tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dr. H. Zulkifli Sitorus menyampaikan bahwa jamaah yang diberangkatkan hari ini merupakan gabungan dari empat wilayah, yaitu Kabupaten Asahan, Deli Serdang, Labuhan Batu, dan Kota Medan. Ia mengimbau seluruh jamaah untuk saling bahu-membahu, memiliki rasa kepedulian yang tinggi antar sesama tamu Allah selama berada di Tanah Suci, serta senantiasa mematuhi segala peraturan yang berlaku demi kelancaran dan keselamatan ibadah.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan secara simbolis menyerahkan Pataka Merah Putih kepada Ketua Panitia Kloter 7 sebagai tanda resmi dilepasnya rombongan calon haji. Dalam pesannya, ia mendoakan seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat walafiat, serta kembali ke tanah air dengan status haji mabrur dan hajjah mabrurah.

“Kepada seluruh bapak dan ibu jamaah, saya berpesan agar senantiasa menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci. Jadilah duta yang membawa citra positif masyarakat Kabupaten Asahan,” ujar Wakil Bupati.

Rangkaian kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Hj. Restu Hilwani, pembacaan doa oleh Ustad Taufik, serta pelepasan resmi oleh Kakanwil Kemenhaj dan Umrah Sumut. Momen haru terasa saat pembacaan Talbiyah dikumandangkan oleh panitia dan seluruh hadirin.(Jun)

Bupati Asahan Sambut Tim Supervisi Lomba HKG PKK Sumut 2026: Supervisi Bukan Sekadar Penilaian, Tapi Evaluasi Nyata

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menerima kunjungan Tim Supervisi Lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk meninjau dan mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu (29/4/2026).

Kunjungan tim provinsi disambut langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Asahan, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, jajaran staf ahli TP PKK, Sekretaris Daerah, para Asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat, serta seluruh unsur terkait.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik mengucapkan selamat datang dan mengapresiasi kehadiran tim supervisi. Menurutnya, kehadiran ini bukan sekadar agenda penilaian, melainkan kehormatan besar sekaligus dorongan semangat bagi seluruh kader PKK di daerah.

“Kami memandang kegiatan ini bukan sekadar penilaian, melainkan evaluasi nyata terhadap pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tingkat desa dan kelurahan. Fokus utamanya meliputi kategori lomba: Tertib Administrasi PKK, Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K), Aku Hatinya PKK, serta IVA Test,” ujar Ny. Yusnila.

Ia menambahkan, persiapan menghadapi penilaian ini telah dilakukan secara konsisten sejak tahun 2025, tepat setelah desa dan kelurahan ditetapkan sebagai perwakilan Kabupaten Asahan di tingkat provinsi. Pembinaan berjalan intensif dengan dukungan penuh dari OPD terkait sebagai koordinator dan penanggung jawab masing-masing kategori lomba.

“Kami sadar, tujuan mengikuti lomba ini bukan semata-mata mengejar juara atau piala. Lebih dari itu, ini adalah sarana pembinaan agar program kerja PKK benar-benar dirasakan manfaatnya langsung oleh setiap keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, kami sangat mengharapkan masukan, saran, dan bimbingan dari tim provinsi agar ke depannya program kami lebih efektif, inovatif, dan tepat sasaran,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam arahannya menyebutkan, kunjungan tim supervisi adalah bentuk evaluasi langsung yang menjadi tolok ukur keberhasilan kinerja TP PKK desa dan kelurahan dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Lomba HKG PKK sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang sangat strategis.

“Kehadiran tim provinsi ini kami harapkan menjadi motivasi kuat untuk terus meningkatkan semangat membangun desa. Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Asahan: terwujudnya daerah yang religius, sejahtera, maju, dan berkelanjutan,” kata Bupati.

Ia mengingatkan seluruh kader PKK untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan, sehingga seluruh program bisa terealisasi sepenuhnya. Bupati juga menekankan peran krusial kelompok Dasawisma di tingkat dusun sebagai ujung tombak gerakan PKK, karena di sinilah proses pendataan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat berlangsung secara langsung.(Jun)

Wakil Bupati Asahan Lantik Dewan Eksekutif Mahasiswa IAIDU Periode 2026–2027

ASAHAN -(delarasinews.com)- Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Institut Agama Islam Deli Indonesia (IAIDU) Asahan resmi dilantik untuk masa bakti 2026–2027. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, dihadiri unsur pemerintahan, militer, serta seluruh sivitas akademika kampus, Selasa (28/4/2026).

Acara ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., dan turut dihadiri perwakilan Dandim 0208/Asahan, Rektor IAIDU Asahan, para dosen, serta para mahasiswa.

Dalam sambutannya, Rektor IAIDU Asahan, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., menyampaikan harapan besarnya agar pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai akademik dan keislaman. Ia menegaskan bahwa DEMA bukan sekadar organisasi mahasiswa, melainkan mitra strategis pihak kampus.

“DEMA adalah mitra kami dalam membangun karakter mahasiswa, baik dari sisi intelektual, spiritual, maupun sosial. Kami berharap keberadaan organisasi ini mampu mendorong kemajuan kampus dan kualitas sumber daya manusia di dalamnya,” ujar Dr. Nilasari.

Sementara itu, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., memberikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik. Ia mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk terus meningkatkan kapasitas diri, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga kemampuan di luar studi, dengan tetap berpegang teguh pada moral dan etika.

Lebih jauh, Rianto menekankan pentingnya sinergi antar pihak. Menurutnya, kolaborasi antara mahasiswa, pihak kampus, dan pemerintah daerah menjadi kunci penting dalam mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Asahan.

“Mahasiswa memiliki potensi besar untuk berkontribusi. Mari kita bangun kerja sama yang erat, agar gagasan dan semangat muda ini bisa bermanfaat langsung bagi kemajuan daerah kita,” tegasnya.(Jun)

Bupati Asahan Lepas 247 Calon Haji, Terbagi dalam Lima Kloter Berbeda Akibat Tambahan Kuota

KISARAN -(deklarasinews.com)- Pelepasan keberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Asahan tahun 1447 H / 2026 M berlangsung khidmat di Pendopo Gedung Tahfizh Masjid Agung Ahmad Bakrie Kisaran, mulai pukul 02.58 pagi. Sebanyak 247 orang warga Asahan berangkat menuju Tanah Suci, namun dengan jadwal dan kloter yang berbeda-beda akibat adanya penambahan alokasi kuota dari pemerintah pusat, Selasa (28/4/2026).

Acara pelepasan ini dipimpin langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Bupati Rianto, S.H., M.AP., Ketua DPRD Efi Irwansyah Pane, M.KM., Kepala Kejaksaan Negeri Asahan Mochamad Judhy Ismono, S.H., M.H., perwakilan Dandim 0208/Asahan Kapten Legimin, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, para kepala OPD, serta unsur tokoh agama dan masyarakat.

Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Asahan, H. Jamaluddin, S.Ag., M.M., menjelaskan rincian jumlah dan pembagian kloter jamaah. Secara rinci, jumlah keseluruhan calon jamaah haji asal Asahan adalah 247 orang, terdiri dari 108 laki-laki dan 139 perempuan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 241 orang berangkat pagi ini tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Medan, bergabung dengan jamaah dari Kota Medan. Rombongan ini dijadwalkan tiba di Asrama Haji Medan pukul 06.50 WIB dan tinggal landas menuju Madinatul Munawwaroh pada 29 April 2026 pukul 07.05 WIB.

Sementara itu, 6 jamaah lainnya berangkat secara terpisah: 2 orang telah berangkat sehari sebelumnya tergabung Kloter 5 bersama jamaah Tapanuli Selatan dan Medan, serta masing-masing 1 orang masuk dalam Kloter 9, 11, 12, dan 16 dengan jadwal keberangkatan antara tanggal 30 April hingga 8 Mei mendatang, bergabung dengan berbagai daerah tetangga seperti Palas, Paluta, Sibolga, Tanjung Balai, Padang Sidimpuan, hingga Tapanuli Utara.

Ditetapkan pula tim pendamping yang akan mendampingi jamaah selama di tanah suci, dipimpin oleh Dr. H. Abdul Rahman Munir Aritonang sebagai Ketua Kloter, Dr. H. Taufik selaku Pembimbing Ibadah, serta tim medis terdiri dari dr. Kamila Agita Sari, Jamaluddin Nour, dan dr. Nikmatul Mahfuzoh.

Dalam arahannya, Bupati Taufik Zainal Abidin menjelaskan alasan mengapa keberangkatan tidak serentak dalam satu kloter. Menurutnya, kuota awal Kabupaten Asahan hanya 243 orang, namun karena ada kabupaten/kota lain yang tidak memenuhi kuota, sisa jatah tersebut kemudian dialihkan ke Asahan sehingga jumlah bertambah menjadi 247 orang dan masuk dalam jadwal kloter tambahan.

“Ini merupakan rezeki bagi 4 orang tambahan yang berangkat di tahun ini, meski jadwalnya berbeda dengan rombongan utama hari ini. Kami ucapkan syukur alhamdulillah atas kesempatan mulia ini,” ujar Bupati.

Bupati berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga kesehatan, saling membantu antar sesama warga Asahan, serta tetap membawa identitas daerah saat berada di luar hotel maupun saat beribadah. Ia juga mengingatkan agar ibadah haji dilakukan semata-mata karena Allah SWT, serta menampilkan perilaku terbaik yang mencerminkan karakter warga Sumatera Utara, khususnya Kabupaten Asahan.

“Tunjukkan kepada jamaah lain bahwa warga Asahan adalah jamaah yang baik, berakhlak mulia, dan saling peduli. Kami doakan agar Bapak Ibu semua diberikan kemudahan, kelancaran, kesehatan, dan kembali ke tanah air menjadi haji yang mabrur,” harapnya.

Acara puncak berlangsung pukul 04.00 WIB, di mana Bupati, Wakil Bupati, beserta unsur Forkopimda secara simbolis melepas keberangkatan rombongan calon haji dari halaman depan Masjid Agung menuju Asrama Haji Medan. Prosesi pelepasan berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh haru doa dari keluarga yang melepas keberangkatan orang-orang terkasih.(Jun)

 

DPRD Asahan Serahkan Rekomendasi LKPJ Tahun 2025, Pemkab Siap Tindaklanjuti Sebagai Acuan Perbaikan Kinerja

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan secara resmi menyampaikan rekomendasi hasil pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Asahan Tahun Anggaran 2025. Penyampaian ini berlangsung dalam Rapat Paripurna Masa Persidangan ke-II Tahun 2026 di Ruang Rapat Rambate Rata Raya DPRD Kabupaten Asahan, sekitar pukul 14.35 WIB, Senin (27/4/2026).

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.KM., dan dihadiri Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP., jajaran pimpinan DPRD, para anggota dewan, Asisten, Staf Ahli Bupati, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta para Camat se-Kabupaten Asahan.

Rekomendasi hasil pembahasan disampaikan oleh Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ, Dodi Suhendra, mewakili seluruh anggota pansus. Dokumen ini memuat catatan, evaluasi, dan arahan strategis hasil penelaahan mendalam dewan terhadap pelaksanaan anggaran dan program kerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2025.

Mewakili Bupati Asahan, Wakil Bupati Rianto dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Pansus, atas kerja keras dan kedalaman analisis dalam membahas laporan pertanggungjawaban tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi masukan yang diberikan. Rekomendasi ini kami pandang sebagai arahan berharga dan akan segera dijadikan acuan utama bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah dalam menyusun perencanaan, melaksanakan, hingga mengevaluasi program dan kegiatan pembangunan ke depan,” ujar Rianto.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah menyadari sepenuhnya bahwa rekomendasi dari lembaga legislatif merupakan bentuk kontrol dan kolaborasi yang konstruktif. Seluruh catatan yang ada akan ditindaklanjuti secara nyata guna memperbaiki dan meningkatkan kinerja pemerintahan Kabupaten Asahan di masa mendatang agar lebih efektif, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rapat paripurna yang berlangsung dengan suasana kondusif dan penuh semangat kerja sama ini berakhir sekira pukul 15.20 WIB, dan berjalan dengan lancar serta aman sesuai ketentuan yang berlaku.(Jun)

Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Wakil Bupati Asahan Bacakan Amanat Mendagri: Wujudkan Asta Cita Lewat Kemandirian Daerah

ASAHAN -(deklarasinews.com)- Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa pagi sekitar pukul 08.00 WIB, Senin (27/4/2026). Upacara berlangsung khidmat dan tertib, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., serta dihadiri unsur pimpinan daerah, aparat sipil negara, dan peserta apel lainnya.

Momen peringatan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai wadah evaluasi kinerja sekaligus penguatan komitmen penyelenggaraan pemerintahan daerah. Hadir dalam kegiatan antara lain Ketua DPRD Kabupaten Asahan H. Efi Irwansyah Pane, M.Kn., Wakapolres Asahan Selamat Riayadi, S.H., S.I.K., M.H., perwakilan Dandim 0208/Asahan, perwakilan Kajari Asahan, perwakilan Danlanal Asahan, para Asisten, Staf Ahli, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Dalam puncak acara, Wakil Bupati membacakan pidato resmi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Tito Karnavian, M.A., Ph.D. Dalam amanatnya, Mendagri menegaskan bahwa otonomi daerah merupakan instrumen strategis yang diciptakan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mengangkat taraf kesejahteraan masyarakat luas.

Mengusung tema tahun ini “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, pemerintah daerah diingatkan untuk semakin mandiri mengelola potensi lokal serta mempererat sinergi dengan pemerintah pusat. Ada sejumlah fokus strategis yang menjadi perhatian utama, mulai dari sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis hasil dan digitalisasi, penguatan kemandirian fiskal, kolaborasi antardaerah, hingga penanganan ketimpangan pelayanan dasar.

“Otonomi bukan sekadar kewenangan, melainkan amanah untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Daerah dituntut bergerak cepat, tepat sasaran, dan adaptif menghadapi dinamika,” tegas isi amanat tersebut.

Mendagri juga mengingatkan tantangan global yang harus dijawab bersama, antara lain isu ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dampak perubahan iklim, hingga perkembangan teknologi. Sebagai langkah konkret, daerah didorong mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pengembangan kewirausahaan masyarakat.

Poin penting lain yang ditekankan sejalan arahan Presiden RI adalah efisiensi penggunaan anggaran. Prinsipnya, setiap kegiatan harus diselenggarakan secara sederhana, tidak berlebihan, dan mengoptimalkan sumber daya yang ada. Anggaran negara wajib memberikan dampak langsung dan manfaat nyata bagi rakyat, serta menjauhi segala bentuk pemborosan yang tidak produktif.(Jun)