JAKARTA -(deklarasinews.com)- PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), perusahaan yang tergabung dalam Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, resmi menetapkan jajaran kepemimpinan baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar secara elektronik pada Kamis, (11/06/2026).
Salah satu keputusan penting dalam RUPST tersebut adalah penunjukan Bambang Ismawan sebagai Direktur Utama PT Bukit Asam menggantikan Arsal Ismail, yang sebelumnya menjabat sejak 23 Desember 2021 berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
Penunjukan Bambang Ismawan dinilai menjadi langkah strategis perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan industri pertambangan dan energi di masa mendatang. Sebelum dipercaya memimpin PTBA sebagai Direktur Utama, Bambang Ismawan telah mengemban amanah sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris Independen perusahaan.
Seiring dengan pengangkatan tersebut, posisi Komisaris Utama yang sebelumnya ditempati Bambang Ismawan kini dipercayakan kepada Ida Bagus Putu Dunia.
Pergantian kepemimpinan ini mendapat berbagai respons positif dari sejumlah kalangan, termasuk dari Ketua CS 08 Sumatera Selatan, Vian. Ia menyampaikan keyakinannya bahwa PT Bukit Asam akan mampu mencatatkan kinerja yang lebih baik di bawah komando Bambang Ismawan.
Menurut Vian, pengalaman dan kapasitas kepemimpinan yang dimiliki Bambang Ismawan menjadi modal penting untuk membawa PTBA semakin kompetitif, inovatif, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
Ia juga menilai bahwa kepemimpinan baru PTBA akan mampu mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk mewujudkan Program Asta Cita yang menjadi visi pembangunan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Selain itu, Vian berharap PT Bukit Asam dapat terus memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Hubungan yang baik dengan masyarakat, menurutnya, merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan operasional perusahaan sekaligus meningkatkan kontribusi sosial bagi daerah.
Tidak hanya itu, ia juga mendorong PTBA untuk terus meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat sektor hilirisasi, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi negara dan masyarakat.
“Dengan memimpin orang-orang yang hebat dan tepat, saya yakin PT Bukit Asam akan menjadi perusahaan BUMN terbaik di bawah komando Bambang Ismawan,” ujar Vian.
Optimisme tersebut mencerminkan harapan banyak pihak agar PT Bukit Asam mampu mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan tambang nasional terkemuka, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (ning)