BANDARLAMPUNG -(deklarasinews.com)- Universitas Mitra Indonesia (UMITRA) sukses sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan pendampingan penguatan tata kelola Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) bagi Perguruan Tinggi bekerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah II bertempat di ruang pertemuan Rektorat lantai VII UMITRA, Jl. Z.A Pagar Alam No. 7 Bandarlampung, jumat (10/2).
Seminar dihadiri oleh Ketua Yayasan Mitra Lampung, Dr. H. Andi Surya, jajaran pimpinan dan sivitas akademika Universitas Mitra Indonesia, pimpinan beserta staf LLDIkti wilayah II, dan perwakilan Perguruan Tinggi Swasta se-provinsi Lampung.
Rektor UMITRA, Dr. Hj. Armalia Reny Madrie AS.,S.P.,MM dalam sambutannya menyampaikan tujuan MBKM adalah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memberikan ruang dan kesempatan belajar di luar kampus.
“Kegiatan MBKM ini bisa memberi ruang dan kesempatan luas bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata. Bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat diambil oleh mahasiswa diantaranya kegiatan magang di Industri, mahasiswa membangun desa, mengajar di sekolah, pertukaran mahasiswa, penelitian di lembaga riset, pengembangan kewirausahaan, proyek mandiri, dan proyek kemanusiaan,”katanya.

Lebih lanjut, Bunda Reny, biasa disapa, menyampaikan pentingnya kejelian di jajaran program studi dalam hal ini kaprodi hingga dekan di tingkat fakultas untuk mencari peluang-peluang yang terkait MBKM untuk penguatan baik dalam teknis pelaksanaan, tata cara serta membentuk pola-pola implementasi MBKM yang bermutu sebagai tolok ukur keberhasilan atau pengalaman belajar mahasiswa.
“Di sinilah peran penting garda terdepan di prodi hingga fakultas untuk penguatan baik dalam teknis pelaksanaan, membentuk pola-pola implementasi MBKM yang bermutu, membuat acuan dalam memilih mitra kerjasama baik dunia Usaha maupun dunia industri (DUDI), menentukan bentuk kegiatan serta memberikan dukungan yang optimal didalam pelaksanaannya dan memastikan agar mahasiswa benar-benar mencapai ‘learning outcame’ yang telah direncanakan guna menuju generasi emas, Indonesia gemilang dimasa mendatang,”imbuhnya.
Seminar dibuka secara resmi oleh kepala LLDikti wilayah II, Prof. Dr. Iskhaq Iskandar, M.Sc. Dalam sambutannya menyampaikan, dosen pembimbing akademik sebagai motor penggerak program MBKM.
“Dosen pembimbing akademik sebagai motor pengerak pada program MBKM ini. Program MBKM bisa dilaksanakan pada semester ke-5 setelah mahasiswa menyelesaikan seluruh matakuliah bidang studi. Tugas dosen pembimbing akademik yang mensosialisaikan ke mahasiswa meniti peluang diluar matakuliah bidang studinya,”katanya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari 3 Narasumber dari Koordinator MBKM Kemendikbudristek masing-masing materi sebagai berikut :
- Materi 1 Pendampingan penguatan Tata Kelola Implementasi MBKM di Perguruan Tinggi LLDikti wilayah II Pemateri Yanuar Dwi Prastyo, S.Pd.I., M.A., Ph.D
- Materi 2, Good University Governance PONDASI KAMPUS MERDEKA, Pemateri Dr. Desy Misnawati, S.Sos., M.I.Kom. CIRR.
- Materi 3, Implementasi Kegiatan MBKM Rekognisi, Konversi dan penjamin Mutu pemateri Ch. Desi Kusmindari, M.T., I.P.M. (rls/*).