PRINGSEWU -(deklarasinews.com)- Ibu ibu di Pekon Podomoro , Keluhkan kelangkaan Minyak Goreng dan Harga minyak goreng yang melambung tinggi bak meteor, Akibat Kelangkaan Minyak di Pasaran. Ibu ibu Rumah tangga yang ada di Pekon Podomoro mengeluhkan hal ini, mereka sulit mendapatkan minyak goreng di seputar tempat tinggal mereka, kalaupun ada harga minyak kemasan berkisar Rp 21 000 s/d 23 000 / Ltr bahkan ada kemasan yang isinya kurang dari 1ltr.
Waduh kalau minyak saja Rp 21 000/Ltr bagai mana kita bisa membeli bahan kebutuhan pokok yang lain, semntara saat ini masih dalam ke adaan Pandemi, yang otomatis pendapatan keluarga kami ikut menurun, belum biaya sekolah anak keluh seorang ibu yang bernama Lisa, ada juga ibu Mega yang mengatakan kalau dia sempat membeli minyak kemasan seharga Rp 22 000/Ltr ibu ini menyampaikan bagaimana susahnya ia mendapatkan minyak goreng sampai harus mencari ke warung yang cukup jauh dari tempat tinggalnya, kemana ya minyak goreng ini ujarnya.
Dalam kesempatan ini Iyo Salah seorang pemilik warung Yang ada dipekon Podomoro juga mengeluhkan harga Minyak goreng,. Saya juga belinya sudah Rp 19 500/Ltr ujarnya, saya juga bingung kenapa hanya di Pasar Modern aja yg harganya Rp 14 000/Ltr sementara pasar tradisional tidak, mana yang katanya Rp 14 000/Ltr, saya sebagai pedagang yang memiliki warung kecil mau gimana lagi sudah dari sana harganya segitu ucap Pemilik warung ini dengan nada Kecewa.
Terkait masalah ini Minggu (13/02/22), ibu Ibu di Pekon Podomoro ini meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera Mengatasi masalah kelangkaan minyak goreng dan harga minyak goreng yang melambung tinggi ini, mereka juga menuntut apa yang telah pemerintah Putuskan pertanggal 1 Februari tentang keseragaman harga minyak goreng yaitu Rp 14 000/Ltr.
Kami berharap Pemerintah Daerah setempat dan pihak berwenang lainnya untuk dapat Menyelesaikan masalah ini, Ujar mereka di akhir wawancara Mulia Mega)