Progres RTLH TMMD ke-127 di Tanjung Rejo, Buka Harapan Penerima Manfaat Tempati Rumah Baru Jelang Lebaran

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam kegiatan TMMD ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan di Desa Tanjung Rejo terus menunjukkan perkembangan signifikan hingga Kamis, (26/2/2026). Salah satu penerima manfaat, Ngadino, mengaku optimistis dapat merayakan Lebaran tahun ini di rumah barunya yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.

Progres pembangunan rumah Ngadino telah memasuki tahap pemasangan batu bata merah, kusen pintu, dan jendela. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian rumah agar segera dapat dihuni. Satgas TMMD terus mempercepat pekerjaan dengan tetap menjaga kualitas bangunan.

Selain itu, tim TMMD juga melakukan pengecekan hasil pengerjaan RTLH lainnya di desa tersebut, termasuk rumah milik Yusmawati dan Heri S. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pembangunan sesuai standar, mulai dari struktur bangunan, kualitas material, hingga kesesuaian dengan rencana awal.

Saat ini, rumah Yusmawati dan Heri S telah memasuki tahap pemasangan sloof atas, yang berfungsi sebagai penopang utama struktur atap. Dengan pengawasan dan pengerjaan yang maksimal, Satgas TMMD menargetkan seluruh rumah dapat segera diselesaikan dan diserahterimakan kepada penerima manfaat.

Program RTLH ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat Desa Tanjung Rejo. Warga berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup serta memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi keluarga penerima manfaat.(Dedi)

TMMD ke-127 Kodim 0421/LS Hadirkan Sumur Bor dan Infrastruktur Air Bersih di Gunung Sari

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0421/Lampung Selatan terus menunjukkan hasil nyata. Hingga hari ini Kamis, (26/2/2026), Salah satu sasaran fisik berupa pengeboran sumur bor di Desa Gunung Sari, Kabupaten Pesawaran, berhasil mengeluarkan air dengan kualitas baik dan siap dimanfaatkan sebagai sumber air bersih bagi masyarakat.

Sumur bor yang dikerjakan atas nama Edi Pujianto tersebut kini memasuki tahap lanjutan. Satgas TMMD tengah melakukan pemasangan pipa serta pembangunan pondasi water station sebagai bak penampungan air. Fasilitas ini disiapkan untuk memastikan distribusi air berjalan lancar, aman, dan higienis sebelum digunakan warga.

Pembangunan sarana air bersih ini menjadi bagian dari fokus TMMD ke-127 dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, khususnya air bersih dan sanitasi. Selain sumur bor, program ini juga mencakup pembangunan infrastruktur pendukung lainnya guna menunjang kesehatan dan kesejahteraan warga, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Dansatgas TMMD ke-127, Letkol Kav Nuril Ambyah, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa ketersediaan air bersih merupakan fondasi penting bagi kehidupan masyarakat. Ia berharap pembangunan ini tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi solusi berkelanjutan bagi warga Desa Gunung Sari.

Kehadiran sumur bor tersebut disambut positif oleh masyarakat. Warga berharap akses air bersih yang lebih mudah akan meningkatkan kualitas hidup serta mendukung aktivitas sehari-hari mereka. Melalui program ini, TMMD ke-127 kembali menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.(Dedi)

Progres Rabat Beton TMMD ke-127 Kodim 0421/LS Capai 54 Persen

PESAWARAN -(deklarasinews.com)— Pekerjaan rabat beton dalam program TMMD ke-127 yang dilaksanakan Satgas Kodim 0421/Lampung Selatan terus menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, Kamis, (26/2/2026) pembangunan rabat beton telah mencapai 360 meter atau sekitar 54 persen dari total target 666 meter.

Jalan yang dibangun memiliki lebar 3 meter dengan ketebalan 15 sentimeter.

Tak hanya rabat beton, pembangunan talud di sisi kiri dan kanan jalan juga mengalami kemajuan signifikan. Dari target 540 meter, pekerjaan talud telah terealisasi sepanjang 430 meter atau 74 persen. Capaian ini menjadi indikator bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana.

Satgas TMMD terus mengoptimalkan waktu dan tenaga agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu. Koordinasi di lapangan dilakukan secara intensif untuk memastikan kualitas pembangunan tetap terjaga sekaligus memenuhi target yang telah ditetapkan.

Program TMMD ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga berharap pembangunan infrastruktur tersebut dapat memperlancar akses transportasi, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesawaran.

Dalam menjalankan tugasnya, Satgas TMMD 127 Kodim 0421/LS terus bekerja keras untuk menyelesaikan tugas pembangunan infrastruktur desa di Kabupaten Pesawaran. Untuk mengatasi cuaca yang tidak menentu, mereka memberdayakan alat materiil seperti angkong dan ember untuk memperlancar pekerjaan.

Dengan menggunakan angkong, anggota satgas dapat mengangkut material bangunan dengan lebih mudah dan cepat, meskipun cuaca hujan. Sementara itu, ember digunakan untuk mengangkut air dan material lainnya, sehingga pekerjaan dapat terus berjalan lancar.

Masyarakat sekitar juga sangat mendukung kegiatan TMMD ini dan berharap dapat meningkatkan kualitas hidup mereka. Mereka yakin bahwa dengan kerja sama dan koordinasi yang baik, Satgas TMMD 127 Kodim 0421/LS dapat menyelesaikan tugas dengan sukses.(Dedi)

Diskominfotiksan Pesawaran Sosialisasi Bahaya Judi Online dan Penyebaran Hoaks pada TMMD ke-127

PESAWARAN -(deklarasinews.com)- Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran turut ambil bagian dalam kegiatan nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan oleh Kodim 0421/Lampung Selatan. Kegiatan berupa sosialisasi bahaya judi online dan penyebaran hoaks tersebut digelar di Balai Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Way Khilau. Rabu, (25/2/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pengelolaan dan Pelayanan Informasi Publik (PPIP) Diskominfotiksan Pesawaran, Ihsan Taufiq, Sekretaris Desa Tanjung Rejo Abdul Rohman, perwakilan Kodim 0421/Lampung Selatan Budi Hartawan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga Desa Tanjung Rejo.

Sosialisasi menghadirkan dua narasumber, yakni Intan Baiduri, S.IP., selaku Pranata Humas Ahli Muda yang membawakan materi tentang pencegahan penyebaran hoaks di era digital, serta Firman Falani, S.Kom., M.M., Pranata Komputer Ahli Muda yang menyampaikan materi terkait pencegahan judi online. Peserta kegiatan terdiri dari masyarakat dan perangkat Desa Tanjung Rejo.

Dalam sambutannya, Kabid PPIP Ihsan Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap judi online dan berita hoaks.

“Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap persoalan sosial yang berkembang di ruang digital, khususnya judi online dan hoaks. Melalui sesi pemaparan dan diskusi, masyarakat diharapkan dapat berbagi pengalaman lebih dalam mengenai kedua persoalan tersebut dan mampu mengambil langkah pencegahan secara mandiri, ” Ujarnya.

Dalam materi yang disampaikan, dijelaskan bahwa judi online tidak hanya berpotensi melanggar hukum, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi ekonomi dan keharmonisan keluarga. Berbagai kasus bahkan menunjukkan pelaku mengalami kerugian finansial, terlilit utang, hingga memicu konflik rumah tangga.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Informasi yang tidak terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan, memecah persatuan, bahkan memicu konflik sosial.

“Oleh karena itu, warga diajak untuk selalu melakukan pengecekan kebenaran informasi sebelum membagikannya, guna menciptakan suasana yang kondusif dalam bermedia sosial, ” Tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif yang membahas fenomena sosial di lingkungan sekitar. Melalui program nonfisik ini, TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan moral masyarakat dalam menghadapi tantangan di era digital.(Dedi)

Pangdam XXI/Radin Inten Resmi Tutup TMMD Ke-126 Tahun 2025 Di Way Kanan

WAY KANAN -(deklarasinews.com)– Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) secara resmi menutup kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025 di wilayah Kodim 0427/Way Kanan.

Penutupan ditandai dengan upacara di Kampung Sriwijaya, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, pada Kamis (6/11/2025).

Kegiatan TMMD ke-126 berlangsung selama satu bulan, sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025, dengan mengusung tema:

“Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”

Program TMMD kali ini dilaksanakan secara serentak di dua daerah, yakni Kabupaten Bengkulu Utara (wilayah Kodim 0423/BU, Korem 041/Gamas) dan Kabupaten Way Kanan (wilayah Kodim 0427/WK, Korem 043/Gatam), yang termasuk dalam wilayah kerja Kodam XXI/Radin Inten.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XXI/Radin Inten membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak atas terselenggaranya program TMMD.

“Selaku Penanggung Jawab Operasional TMMD, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta seluruh unsur Forkopimda yang telah mengalokasikan dukungan anggaran APBD untuk pelaksanaan TMMD sejak 8 Oktober hingga 6 November 2025,” ujar Kasad dalam sambutan tertulisnya.

Kasad menjelaskan, TMMD yang dilaksanakan serentak di 50 kabupaten/kota di seluruh Indonesia telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan sarana infrastruktur seperti jalan, jembatan, pos kamling, rumah tidak layak huni (RTLH), MCK, tempat ibadah, serta penyediaan air bersih, tidak hanya mempermudah aktivitas warga, tetapi juga menggerakkan perekonomian daerah,” lanjutnya.

Sasaran fisik TMMD disusun berdasarkan kebutuhan prioritas masyarakat, dengan melibatkan unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan satuan TNI di wilayah.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat guna meningkatkan wawasan kebangsaan dan kemandirian ekonomi.

Program TMMD ke-126 juga diintegrasikan dengan sejumlah program unggulan TNI AD, antara lain: Ketahanan Pangan, TNI Manunggal Air (pembuatan sumur bor dan pipanisasi), Rehabilitasi RTLH dan MCK, Percepatan Penurunan Stunting, serta Program Bersatu dengan Alam.

Usai membacakan sambutan Kasad, Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam arahannya menegaskan pentingnya semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

“TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui semangat gotong royong ini, kita ingin membangun kemandirian desa dan memperkuat ketahanan wilayah,” tegas Pangdam.

Pangdam juga mengapresiasi seluruh personel Satgas TMMD, pemerintah daerah, dan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif selama kegiatan berlangsung.

“Saya bangga melihat antusiasme warga yang turut bekerja bersama prajurit di lapangan. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan TMMD di Way Kanan. Semoga hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik untuk kemajuan bersama,” ujarnya.

Mengakhiri amanatnya, Pangdam XXI/Radin Inten menyampaikan bahwa TMMD ke-126 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedesaan, baik dalam peningkatan kesejahteraan maupun penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Kamis, 6 November 2025, TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Tahun Anggaran 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkas Pangdam.(Red)

Danrem Dampingi Pangdam XXI/Radin Inten Tutup TMMD Ke-126 Di Way Kanan

WAY KANAN -(deklarasinews.com)– Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Hariyantana, S.H. mendampingi Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si. (Han) dalam upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun Anggaran 2025 di wilayah Kodim 0427/Way Kanan.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Kampung Sriwijaya, Kecamatan Umpu Semenguk, Kabupaten Way Kanan, (6/11/2025)

Program TMMD ke-126 yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah” telah dilaksanakan selama satu bulan, mulai 8 Oktober hingga 6 November 2025.

Berbagai kegiatan fisik dan nonfisik dilaksanakan secara terpadu, melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan apresiasi serta rasa bangganya kepada seluruh personel Satgas TMMD dan masyarakat atas kerja sama yang solid selama pelaksanaan kegiatan.

“Saya bangga melihat antusiasme warga yang turut bekerja bersama prajurit di lapangan. Sinergi inilah yang menjadi kunci keberhasilan TMMD di Way Kanan. Semoga hasil pembangunan ini dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik untuk kemajuan bersama,” ujar Pangdam.

Lebih lanjut, Pangdam menegaskan bahwa TMMD ke-126 telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat pedesaan, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan maupun penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini, Kamis, 6 November 2025, TNI Manunggal Membangun Desa ke-126 Tahun Anggaran 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Sementara itu, Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Hariyantana, S.H. menuturkan bahwa kegiatan TMMD merupakan bentuk nyata pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Kami berharap hasil TMMD dapat terus dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan,” ungkap Danrem.

Usai upacara penutupan, Pangdam XXI/Radin Inten bersama Danrem 043/Garuda Hitam meninjau sejumlah stand pelayanan masyarakat serta menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, pengobatan gratis, sunatan massal, dan penyerahan simbolis kunci rumah hasil program TMMD.

Selain itu, Pangdam juga memberikan piagam penghargaan dan alat perlengkapan kerja (sargal) kepada perwakilan warga dan personel Satgas yang berprestasi. (Red)

Bersama Warga, Satgas TMMD 125 Bojonegoro Kebut Pengerjaan Rehabilitasi Check Dam

BOJONEGORO -(deklarasinews.com) Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 tahun 2025 Kodim 0813 Bojonegoro terus menggeber seluruh sasaran fisik dengan bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Salah satunya, di Dusun Sekonang, Desa Soko, Kecamatan Temayang, puluhan prajurit TNI dan warga bahu-membahu mengangkat rangka besi untuk pengerjaan rehabilitasi check dam yang menjadi salah satu prioritas pembangunan program TMMD ke- 125 tahun ini.

Komandan Pleton (Danton) 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD ke- 125 Kodim 0813 Bojonegoro, Letda Cek Nur Alim, Senin (11/8/2025), mengatakan bahwa semangat kebersamaan antara TNI dan warga menjadi faktor penting untuk percepatan penyelesaian seluruh sasaran fisik program terpadu lintas sektoral TMMD.

“Seluruh sasaran fisik kami targetkan selesai tepat waktu. Mulai dari rehabilitasi check dam, pembangunan cor jalan, perbaikan rumah tidak layak huni, pembuatan mushola dan pagar sekolah dasar hingga sasaran tambahan pembuatan sumur bor. Semua dikerjakan dengan penuh kebersamaan,” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk pengerjaan rehabilitasi check dam di Dusun Sekonang ini tidak hanya mendukung peningkatan dan pengembangan disektor pertanian dengan ketersediaan air baku bagi pertanian, tetapi juga menjadi bentuk nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa.

“Progres pengerjaan rehabilitasi check dam Dusun Sekonang sudah mencapai 60%. Saat ini tahap pemasangan rangka besi cor dasar,” kata Letda Cke Nur Alim.

Program TMMD ke- 125 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung sejak tanggal 23 Juli, dan akan berakhir tanggal 21 Agustus 2025 mendatang. Agenda program terpadu dan lintas ini meliputi kegiatan fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik diprioritaskan untuk membangun infrastruktur peningkatan sarana dan prasarana, serta fasilitas umum guna mempercepat pembangunan desa, yang mencakup pembangunan jalan beton, pembangunan pagar dan musholla sekolah, peningkatan kualitas atap, lantai dan dinding rumah tinggal layak huni, serta pembangunan sumur bor dan rehabilitasi check dam.

Sedangkan kegiatan non fisik ditujukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan dan semangat gotong royong dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat.(Red)

Pra TMMD ke- 125 Bojonegoro di Desa Soko Temayang Telah Dimulai

BOJONEGORO -(deklarasinews.com)- Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, kembali akan melaksanakan kegiatan program terpadu lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa atau TMMD ke- 125 yang akan dimulai pada tanggal 23 Juli sampai 21 Agustus 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Sebelum dilaksanakannya program yang mengusung tema ‘Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah’ jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro menggelar kegiatan Pra- TMMD di Desa Soko Kecamatan Temayang Kabupaten Bojonegoro.

Pembukaan Pra- TMMD ini ditandai dengan diselenggarakannya kegiatan doa bersama dalam rangka tasyakuran, serta pengerukan paving di titik awal pembangunan jalan beton di Dusun Soko Desa Soko Kecamatan Temayang menuju Desa Pajeng Kecamatan Gondang Kabupaten Bojonegoro, Senin (16/6/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, para Perwira Staf Kodim, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Temayang, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Bojonegoro, serta Kepala Desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat Desa Soko Kecamatan Tamayang Kabupaten Bojonegoro.

Kasdim 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto, mengungkapkan bahwa meski kegiatan program TMMD ke- 125 baru akan dimulai pada tanggal 23 Juli sampai dengan 21 Agustus 2025, namun karena cuaca masih ada turun hujan dan membutuhkan waktu yang lama, sehingga untuk pengerjaan sasaran fisik, program harus diawali dengan melaksanakan kegiatan Pra- TMMD.

“Kegiatan Pra- TMMD ini dilaksanakan untuk menghasilkan sasaran fisik secara maksimal. Sehingga pencapaian dalam program TMMD ke- 125 tahun 2025 bisa tepat waktu, dan hasilnya sesuai dengan target atau berkualitas,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, menurut Kasdim 0813 Bojonegoro, kegiatan Pra- TMMD tersebut mengerjakan sejumlah sasaran fisik program seperti pembangunan jalan beton, pembangunan chekdam, pembangunan sumur bor, pembangunan tempat ibadah dan pembangunan pagar sekolah, serta peningkatan Atap, Lantai dan Dinding (Aladin).

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan program TMMD ke- 125 tahun 2025 ini tentunya masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah, bahwa pemerintah sangat peduli terhadap kebutuhan-kebutuhan yang saat ini memang betul-betul masyarakat harapkan diantaranya pembangunan akses jalan untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap, masyarakat juga ikut berkontribusi dalam kegiatan TMMD. Sehingga, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kokoh untuk bekerja bersama memajukan pembangunan wilayah guna kesejahteraan masyarakat,” kata Mayor Inf Bambang Riyanto.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Soko, Mochamad Johan Hariyoko, atas nama pemerintah desa dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada pemerintah kabupaten dan Kodim 0813 Bojonegoro yang telah melaksanakan kegiatan program TMMD ke- 125 tahun 2025 di Desa Soko Kecamatan Temayang.

“Tentunya kami sangat-sangat mendukung terlaksananya program TMMD yang bermanfaat ini seperti adanya pembangunan jalan beton untuk mobilitas dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat. Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih kepada bapak Bupati dan bapak Dandim 0813 Bojonegoro, atas terselenggaranya kegiatan TMMD diwilayah desa kami,” pungkasnya.

Tutup TMMD Ke-124 Kodim 0429/Lamtim, Danrem 043/Gatam Sampaikan Pesan Pangdam II/Sriwijaya

LAMTIM -(deklarasinews.com)-Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 yang dilaksanakan Kodim 0429/Lamtim resmi ditutup oleh Danrem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., pada Rabu (4/6/2025). Penutupan berlangsung di Lapangan Desa Itik Rendai, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.

Selama hampir satu bulan, sejak 6 Mei hingga 4 Juni 2025, TMMD melibatkan sinergi aktif antara TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat yang bekerja bahu-membahu menyelesaikan pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah sasaran.

Dalam amanat Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., yang dibacakan oleh Danrem 043/Gatam, disampaikan bahwa pelaksanaan TMMD telah menunjukkan hasil signifikan, baik dari sisi pembangunan infrastruktur maupun peningkatan kualitas hidup masyarakat desa.

“Semua capaian ini tentunya tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi, Kabupaten, serta seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah terlibat,” ujar Pangdam dalam sambutannya.

TMMD ke-124 Korem 043/Gatam dilaksanakan di dua lokasi, yakni Desa Pemerihan, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (wilayah Kodim 0422/LB), dan Desa Itik Rendai, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur (wilayah Kodim 0429/Lamtim).

Pangdam juga menekankan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat selama TMMD menjadi refleksi kekuatan besar bangsa dalam mengatasi persoalan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, hal ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, yang harus terus dipelihara sebagai roh perjuangan bangsa.

“Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam membangun potensi wilayah sebagai bagian dari ketahanan nasional yang kokoh dan kuat,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Pangdam II/Sriwijaya berpesan kepada seluruh anggota Satgas TMMD dan masyarakat untuk menjaga serta memelihara hasil-hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan TMMD terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati masyarakat.

“Dengan memohon rahmat dan ridho Allah SWT, serta ucapan Alhamdulillaahirabbil’aalamiin, pada hari ini TMMD Ke-124 TA 2025 secara resmi saya nyatakan ditutup,” pungkasnya.

Acara penutupan dihadiri oleh Bupati Lampung Timur, Ketua DPRD Kabupaten Lampung Timur, jajaran Forkopimda dan OPD setempat, Wadandenpom II/3 Lampung, perwakilan Yonif 143/TWEJ, Kepala Rutan Kelas IIB Sukadana, serta para tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan pimpinan organisasi kemasyarakatan.(Red)

Danrem Wijayakusuma : TMMD Wujudkan Masyarakat yang Sejahtera

CILACAP -(deklarasinews.com)- Demikian penegasan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Jamaluddin, S.I.P., M.I.P., selaku Penanggungjawab Keberhasilan Pengerjaan (PKP) TMMD jajaran Korem 071/Wijayakusuma, saat menghadiri Pembukaan TMMD 124 Kodim 0703/Cilacap di Desa Kaliwungu Kecamatan Kedungreja Kabupaten Cilacap. Selasa (6/5/2025).

Dikatakan, TMMD yang dilaksanakan setiap tahunnya empat kali ini, sebagai wujud membantu pemerintah daerah dalam pemerataan pembangunan wilayah, sebagai wahana membantu tingkat kesejahteraan masyarakatnya.

“Tujuan dari program TMMD ini adalah untuk mempercepat pembangunan daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. Termasuk juga meningkatkan semangat gotong royong dan memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat”, ujarnya.

“TMMD merupakan program nyata sinergisnya TNI dengan segenap komponen dan elemen masyarakat, dalam membangun daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya”, terangnya.

Kita ketahui, lanjutnya. Kegiatan TMMD pembangunan wilayah, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan infrastruktur bagi masyarakat. Yang salah satunya membuka akses antar desa, yang manfaatnya dapat mempermudah aksebilitas kedua wilayah itu, dengan membuka alur distribusi dan mempermudah komunikasi.

Danrem berharap, kegiatan TMMD ini dilaksanakan dengan maksimal mengingat tenggat waktu yang pendek dalam pelaksanaannya selama 30 hari dan menghasilkan pembangunan yang optimal sesuai target yang telah direncanakan baik fisik maupun non fisik. Disamping itu, kepada satgas TMMD agar tetap menjalin hubungan yang baik dan erat dengan masyarakat sebagai sarana meningkatkan dan memperkokoh kemanunggalan TNI rakyat dan juga bisa dapat sebagai contoh dan inspirasi bagi masyarakat dalam membangun desa.

TMMD Reguler ke-124 Kodim 0703/Cilacap dalam melaksanakan programnya fisik dan non fisik berupa pembangunan rabat beton, pembangunan gorong-gorong plat beton dan sasaran fisik tambahan pembangunan MCK dan RTLH.

Sedangkan untuk sasaran non fisik ada tiga sasaran diantaranya pelayanan kesehatan berupa pengobatan gratis diantaranya KB, posyandu lansia, perpustakaan keliling, perizinan dan pembuatan akte kelahiran gratis ( bawah 1 tahun ) dan KIA dan lain lain.

Penyuluhan dan sosialisasi cegah stunting dan PMT bagi ibu hamil, tentang bela negara/Wasbang, peningkatan kemandirian keluarga, P4GN dan lain sebagainya.

Dan juga dilaksanakan pelatihan kewira usahaan yaitu pembuatan pupuk organik, pemasaran produk berbasis digital, pengelolaan industri kecil dan pengemasan produk, pelatihan linmas dan lain lain.(Red)