Wali Kota Ratu Dewa Resmikan Taman Edukasi 4R dan Beri Penghargaan kepada Pejuang Kebersihan Kota Palembang

PALEMBANG -(deklarasinews.com)- Upaya menciptakan Palembang sebagai kota bersih dan ramah lingkungan terus digencarkan oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa. Pada Selasa (20/5/2025), langkah konkret kembali diperlihatkan melalui peluncuran program “Satu Kelurahan Satu Bank Sampah” dan peresmian Taman Edukasi Pengelolaan Sampah 4R.

Kegiatan ini berlangsung di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palembang dan disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk para camat dari seluruh wilayah kota.

Dalam sambutannya, Ratu Dewa menegaskan bahwa program bank sampah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mengendalikan volume sampah rumah tangga. Ia menargetkan agar setiap kelurahan di Palembang memiliki minimal satu bank sampah yang aktif dan berfungsi optimal. Saat ini, sebanyak 37 bank sampah baru telah disiapkan guna menunjang realisasi program tersebut.

“Kita akan terus bergerak hingga seluruh kelurahan memiliki bank sampah. Ini adalah solusi konkret, bukan sekadar wacana. Pengelolaan sampah berbasis masyarakat sangat penting untuk menjawab permasalahan lingkungan kota,” ujar Dewa.

Dalam kegiatan tersebut, Ratu Dewa juga menyerukan agar seluruh camat di Palembang lebih aktif turun ke lapangan. Ia menekankan bahwa masalah lingkungan tidak bisa diselesaikan hanya dari balik meja kantor. Camat harus menjalin komunikasi langsung dengan warga, memantau kondisi wilayah masing-masing, dan terus mengedukasi masyarakat terkait pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

“Camat jangan hanya duduk di ruangan ber-AC. Temui masyarakat, lihat kondisi wilayah, dan ajak mereka bersama-sama menjaga lingkungan. Selain sampah, perhatian juga harus diberikan pada masalah penerangan jalan dan genangan air atau banjir,” tegasnya.

Dalam semangat mengapresiasi kerja keras para petugas kebersihan yang menjadi garda terdepan dalam menjaga kebersihan kota, Ratu Dewa memberikan penghargaan kepada 16 petugas DLH. Mereka terdiri dari sopir truk sampah, penyapu jalan, hingga pengawas lapangan. Penghargaan diberikan dalam bentuk hadiah menarik seperti televisi, kulkas, hingga sepeda.

Tak hanya itu, petugas yang telah mengabdi selama lebih dari 30 tahun juga memperoleh penghargaan khusus atas dedikasi dan loyalitas mereka terhadap kebersihan kota.

“Para petugas kebersihan adalah ujung tombak kota ini. Mereka yang setiap hari bergelut dengan sampah layak mendapatkan penghargaan dan perhatian lebih. Terima kasih atas dedikasi dan semangatnya. Jaga keselamatan dan kesehatan dalam bekerja,” ucap Dewa penuh penghargaan.

Langkah-langkah yang diambil Pemerintah Kota Palembang melalui berbagai inisiatif kebersihan dan pelibatan masyarakat menegaskan bahwa menjadikan Palembang sebagai kota bersih adalah komitmen bersama. Melalui program “Satu Kelurahan Satu Bank Sampah”, edukasi sejak dini melalui taman belajar 4R, serta penghargaan bagi para petugas lapangan, Ratu Dewa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif.

Gerakan kebersihan ini bukan hanya tentang mengurangi tumpukan sampah, tetapi juga membangun peradaban yang sadar lingkungan. Ini adalah warisan penting bagi generasi masa depan.

Tak hanya berfokus pada pengelolaan sampah, Pemerintah Kota Palembang juga meluncurkan Taman Edukasi Pengelolaan Sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Replace). Taman ini didesain khusus sebagai ruang belajar interaktif untuk anak-anak agar memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini.

“Anak-anak perlu diberi pemahaman tentang kebersihan sejak dini. Di taman ini, mereka bisa belajar tentang pengelolaan sampah sambil bermain. Harapannya, akan tumbuh kesadaran yang tertanam sejak kecil hingga dewasa,” ungkap Ratu Dewa.

Ditempat yang sama, Kepala DLH Kota Palembang, Ahmad Mustain, menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), setiap individu di Indonesia rata-rata menghasilkan 0,7 kilogram sampah per hari.

Dengan jumlah penduduk Palembang yang mencapai sekitar 1,8 juta jiwa, artinya timbunan sampah harian kota ini setara dengan 1.240 ton. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak bisa dibiarkan terus menerus dan harus diatasi dengan cara mengurangi timbulan sampah dari sumbernya langsung.

“Salah satu strategi yang kami tempuh adalah melalui pembentukan bank sampah di tingkat kelurahan. Bank sampah ini merupakan unit terkecil yang menjadi ujung tombak edukasi dan pengelolaan sampah di masyarakat. Saat masyarakat mulai memilah antara sampah basah dan kering, maka nilai ekonomis dari sampah tersebut bisa dimanfaatkan lewat bank sampah yang kami sediakan,” jelas Mustain.

Pada peluncuran program yang dilaksanakan hari ini, DLH Kota Palembang resmi menambahkan 37 bank sampah baru untuk mendukung pencapaian target besar mereka: membentuk 107 bank sampah aktif sebelum Februari 2026. Ini merupakan bagian dari fase pertama program yang diharapkan bisa selesai dalam satu tahun ke depan.

“Hari ini kita meluncurkan 37 bank sampah tambahan. Target kami jelas, sebelum Februari 2026 sebanyak 107 bank sampah harus terbentuk dan aktif. Ini adalah misi bersama yang perlu dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya optimis.

Ahmad Mustain menggarisbawahi bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kesadaran warga dalam mengelola sampah rumah tangga. Ia mengakui bahwa target pengurangan sampah sesuai amanat undang-undang adalah sebesar 37 persen, namun hingga saat ini realisasi di lapangan masih jauh dari harapan.

“Saat ini, tingkat pengurangan sampah di masyarakat baru berkisar antara 15 hingga 20 persen, dan itu pun mayoritas dilakukan oleh pelaku usaha. Sementara kontribusi rumah tangga masih minim. Padahal, jika masyarakat sadar dan mulai memilah sampahnya sendiri, angka ini bisa terdongkrak secara signifikan,” pungkasnnya.(Ning)

Wali Kota Bandar Lampung Membuka Secara Resmi Kegiatan Pendidikan Dan Pelatihan Satgas RETINA

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Wali kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, membuka secara resmi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Satuan Tugas (Satgas) Remaja Anti Narkoba, Anti Kekerasan, dan Anti Judi Online (RETINA) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bandar Lampung di Bumi Perkemahan Cabang Kota Bandar Lampung, pada Senin (19/05/2025).

Acara ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan bebas dari pengaruh negatif, seperti narkoba, kekerasan, dan judi online. Pelatihan ini diikuti oleh para pelajar dan perwakilan organisasi kepemudaan sebagai generasi perubahan di lingkungan masing-masing.

Dalam sambutannya, Hj. Eva Dwiana menegaskan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi muda.

“Harapan kita, Kota Bandar Lampung bisa menjadi pacuan untuk anti narkoba, anti kekerasan, dan anti judi online. Kalau kita semua dari anak-anak, remaja, sampai orang tua mendapat sosialisasi dan edukasi, saya yakin Kota Bandar Lampung bisa menjadi kota yang bersih dari pengaruh-pengaruh negatif ini,” ujar Bunda Eva sapaan akrab waki kota bandar lampung.

Bunda Eva juga mengajak seluruh peserta untuk menjadi pelopor di lingkungannya masing-masing dan menularkan semangat positif kepada sesama remaja agar terhindar dari perilaku menyimpang.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membentuk wadah remaja peduli lingkungan sosial yang bersih, sehat, dan produktif, serta memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan perjudian online

Turut hadir mendampingi Wali kota dalam kegiatan tersebut yakni Kapolresta Bandar Lampung, Dandim 0410/KBL, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Kesbangpol, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (*).

Wawako Pagaralam Tinjau Langsung Seleksi PPPK

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Guna memberikan dukungan serta motivasi ,Wakil Walikota Pagar Alam Hj Bertha dan Staf Ahli TP PKK Kota Pagar Alam Dedi Suryadi Lagoan meninjau langsung pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap 2 yang berlangsung di Golden Sriwijaya Jakabaring Kota Palembang, Minggu pagi (18/05/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Hj Bertha turut memberikan motivasi kepada para peserta, sembari mengingatkan pentingnya ketelitian, dan semangat dalam mengerjakan setiap soal.

“Selamat mengikuti ujian, kerjakan soal dengan serius dan sebaik-baiknya, percayalah pada kemampuan masing-masing yakinlah kalian bisa, lulus atau tidak ada di tangan kalian,” pesan Hj Bertha.

Diberitakan sebelumnya, untuk total peserta yang mengikuti seleksi PPPK tahap 2 Pemkot Pagar Alam sebanyak 916 orang peserta, adapun formasi yang masih kosong dari 710 formasi tersisa 129 formasi. ( Rep)

Jalan Sehat dan Senam Disabilitas di Bandar Lampung Sukses, Raih Rekor MURI

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Pemerintah Kota Bandar Lampung sukses menggelar acara Jalan Sehat dan Senam Disabilitas pada Minggu (18/5/2025), dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Kota Bandar Lampung yang ke-343. Kegiatan ini berlangsung dengan meriah, dimulai dari depan UPT PLN Tanjung Karang hingga Tugu Adipura, yang menjadi titik kumpul peserta.

Acara dibuka langsung oleh Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, bersama dengan Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., dan diikuti oleh sekitar 5.000 peserta yang berasal dari 20 kecamatan di seluruh Kota Bandar Lampung. Kehadiran peserta yang sangat antusias ini menjadi salah satu momen penting dalam perayaan ulang tahun kota tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya meriah tetapi juga membanggakan, karena Kota Bandar Lampung berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kategori Pagelaran Gerak dan Lagu Penyandang Disabilitas Terbanyak. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Marketing MURI, Awam Rahargo, kepada Walikota Hj. Eva Dwiana.

Selain itu, pada acara yang sama, MURI juga memberikan penghargaan kepada Prof. Reda Manthovani, tokoh relawan penggerak disabilitas nasional, atas dedikasinya dalam memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Walikota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih dan berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah untuk memajukan Kota Bandar Lampung, terutama dalam hal kepedulian terhadap penyandang disabilitas.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima rekor MURI. Mudah-mudahan ke depan Kota Bandar Lampung akan lebih baik lagi,” ucap Walikota Eva. Ia juga menekankan komitmennya untuk terus memperbaiki fasilitas bagi penyandang disabilitas, termasuk meningkatkan kualitas sekolah disabilitas yang saat ini sudah memiliki lebih dari 300 siswa.

Sementara itu, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh Kota Bandar Lampung. “Selamat atas penghargaan rekor MURI yang diraih. Semoga ke depannya Kota Bandar Lampung menjadi kota yang lebih ramah, terutama bagi penyandang disabilitas,” ujar Gubernur Djausal.

Dengan suksesnya kegiatan ini, Pemerintah Kota Bandar Lampung semakin menunjukkan komitmennya untuk menjadikan kota ini lebih inklusif dan peduli terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.(Red)

Lapangan Tembak Indoor Pertama Hadir di Bandar Lampung, Eva Dwiana: Jadi Ikon Baru

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kembali menunjukkan komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung tugas dan fungsi kepolisian dengan melakukan peletakan batu pertama tahap kedua pembangunan Gedung Satlantas dan Satintelkam Polresta Bandar Lampung. Sabtu (17/5/25)

Dalam kesempatan tersebut, Hj. Eva Dwiana mengungkapkan rasa syukurnya atas dimulainya kembali proses pembangunan yang diharapkan dapat memperkuat pelayanan kepolisian di kota ini. Tak hanya itu, ia juga mengumumkan kabar menggembirakan tentang pembangunan lapangan tembak indoor pertama di Bandar Lampung, yang akan menjadi bagian dari fasilitas Polresta.

“Alhamdulillah, suatu kebanggaan untuk Kota Bandar Lampung. Polresta akan membangun lapangan tembak indoor pertama yang ada di Bandar Lampung. Ini bisa dijadikan ikon, terutama saat ada lomba tembak. Kita tidak perlu jauh-jauh lagi ke Pesawaran karena kita sudah punya fasilitasnya di sini. Harapannya pembangunan ini akan berlangsung selama 6 sampai 8 bulan,” ujar Eva Dwiana.

Wali Kota Eva juga menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan lanjutan dari komitmen Pemkot dalam mendukung Polresta Bandar Lampung. Ia menyebut bahwa hampir seluruh infrastruktur Polresta merupakan hasil sinergi yang erat dengan Pemerintah Kota.

“Ini bukan yang pertama kalinya Pemkot membangun untuk Polresta. Semua gedung yang ada adalah bentuk dukungan dari kami. Saya berharap kedua instansi terus saling support dan menjaga silaturahmi. Dengan menjalankan fungsi masing-masing, kita bisa membawa pembangunan dan ketertiban di Kota Bandar Lampung ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Pembangunan tahap ke-2 ini diharapkan tidak hanya meningkatkan fasilitas kerja anggota kepolisian, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menciptakan kota yang aman, tertib, dan maju.(Red)

Cegah Banjir, Warga Sepang Jaya Dan Pamong Setempat Lakukan Kegiatan Jumat Bersih

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)- Lurah Sepang Jaya kecamatan Labuhanratu kota bandar lampung Hendra Hilal mendampingi Camat Labuhan Ratu Septia Isparina, S.Sos. M.M, saat meninjau giat jumat bersih, pada jumat (16/05/2025).

Bersama  ketua Lingkungan 1 dan 2 , Bhabinkamtibmas, Babinsa  dan para RT, linmas melakukan kegiatan rutin membersihkan drainase dan gorong gorong di wilayah RT. 004/005/007 lokasi jalan M Bangsawan, kota bandar lampung.

Camat Labuhan Ratu Septia Isparina, S.Sos. M.M, mengungkapkan, kegiatan jumat bersih ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini dapat menjadikan masyarakat hidup sehat dan terhindar dari segala penyakit,.

Untuk itu mari kita sama – sama menjaga lingkungan sekitar dan tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat, ucapnya.

Ia berharap, pasca banjir beberapa hari yang lalu membuat genangan air di daerah kita sehingga saluran banyak tersumbat diakibatkan sampah menumpuk di drainase.

“Alhamdulillah sekarang kita bersama – sama sudah melakukan bersih – bersih, semoga tidak ada lagi penyumbatan sampah di sakuran air,”  kata Septia.

Saya berharap para pamong dan jajarannya beserta masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan disekitar  kita, sehingga kota bandar lampung di bawah pimpinan wali kota bandar lampung Hj.Eva  Dwiana menjadi kota bersih dan sehat, ” terangnya.

Sementara itu, Lurah Sepang Jaya Hendra Hilal, S.Sos, Mengungkapkan, kegiatan ini rutin kita lakukan untuk mengantisipasi bencana banjir seperti beberapa hari yang lalu.

Dilanjutkannya, Giat bersih – bersih drainase dilakukan bertahap di wilayah kelurahan sepang jaya  agar saluran air mengalir dengan lancar dan tidak ada lagi penyumbatan,” kata Hendra.

Menurutnya, banjir yang kerap terjadi di kota bandar lampung karena tersumbatnya saluran drainase dan gorong-gorong akibat sampah.

Hari ini  kami lakukan bersama pamong setempat merapihkan dan membersihkan drainase karena ada tumpukan sampah, kayu dan sampah lainya yang menyumbat, ujarnya.

“Sehingga nanti  kalau hujan turun, tidak terjadi lagi genangan air, saya menghimbau kepada warga masyarakat sekitar sepang jaya untuk saling menjaga kebersihan lingkungan kita dengan cara rutin melakukan bersih – bersih lingkungan agar kita juga terhindar dari penyakit DBD,” pungkasnya.(Red)

Pemkot Palembang Dorong Sertifikasi Tenaga Konstruksi: Upaya Tingkatkan Mutu dan Keamanan Pekerja

PALEMBANG- (deklrasinews.com)– Pemerintah Kota Palembang menunjukkan komitmen serius dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor konstruksi. Hal ini ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan pelatihan dan sertifikasi bagi Tenaga Kerja Konstruksi (TKK) kualifikasi operator, yang berlangsung di halaman kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang, Kamis (15/5/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Alex Ferdinandus. Ia didampingi langsung oleh Kepala Dinas PUPR Palembang, Ir. H. Akhmad Bastari, ST., MT., IPM., ASEAN Eng, serta Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Martalia Isneini, ST., M.E.

Dalam sambutannya, Alex menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas PUPR Kota Palembang dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II. Menurutnya, inisiatif ini sangat penting dalam rangka menciptakan tenaga kerja konstruksi yang memiliki kualifikasi dan kompetensi yang diakui secara resmi melalui sertifikasi.

Mendukung Program “Palembang Cerdas”

“Program ini sejalan dengan visi Palembang Cerdas yang tengah digalakkan pemerintah kota. Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini, karena akan melahirkan tenaga ahli yang tersertifikasi dan berkualitas,” ujar Alex.

Lebih lanjut ia menjelaskan, saat ini tercatat sebanyak 300 peserta yang mengikuti pelatihan dan sertifikasi. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut dapat meningkat hingga 1.000 peserta dalam setahun. Target besar ini diyakini dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu proyek-proyek pembangunan di kota Palembang, terutama dalam aspek kesehatan, keselamatan kerja, kenyamanan, dan estetika tata kota.

“Kenapa kita targetkan jumlah peserta yang besar? Karena kualitas SDM adalah kunci dari mutu pembangunan yang berkelanjutan. Dengan SDM yang kompeten, kita bisa menjaga kualitas proyek-proyek infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan kenyamanan masyarakat, serta keindahan Kota Palembang,” jelasnya.

Sinergi Antar Lembaga dan Pusat

Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Martalia Isneini, juga menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang mengusung agenda peningkatan SDM sebagai bagian dari investasi infrastruktur.

Menurut Martalia, selama tujuh tahun terakhir pihaknya telah menjalin kerja sama erat dengan Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas PUPR dalam melakukan sertifikasi tenaga konstruksi. Tahun 2025 ini, meskipun target disesuaikan karena adanya efisiensi, sebanyak 120 tenaga kerja telah berhasil disertifikasi hingga bulan Mei.

“Kita memang menyesuaikan target karena faktor efisiensi, tapi kolaborasi lima pihak—pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, lembaga donor, serta masyarakat jasa konstruksi—terus kita perkuat. Kita ingin seluruh tenaga konstruksi, terutama tenaga terampil yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, mendapatkan sertifikasi resmi,” jelasnya.

Martalia juga menjelaskan bahwa untuk level tenaga ahli, proses sertifikasi menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Sementara kota dan kabupaten seperti Palembang lebih fokus pada tenaga terampil, mulai dari jenjang 1 hingga 6.

Fokus pada Keselamatan dan Jaminan Sosial

Tak hanya meningkatkan kompetensi, aspek perlindungan dan keamanan para tenaga kerja juga menjadi perhatian penting. Martalia menekankan bahwa semua tenaga kerja konstruksi wajib diasuransikan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Sosialisasi lebih lanjut terkait kewajiban dan manfaat asuransi ini akan terus dilakukan.

“Kita tidak bisa menghindari risiko di lapangan, meskipun sudah mengikuti prosedur keselamatan. Karena itu, perlindungan melalui asuransi BPJS menjadi sangat penting. Kami akan bekerja sama dengan BPJS untuk mensosialisasikan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan kepada seluruh pekerja konstruksi, terutama yang berada di wilayah Palembang,” ujar Martalia.

Dengan adanya kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini, pemerintah berharap tenaga kerja lokal tidak hanya mendapatkan pekerjaan, tetapi juga mampu bersaing secara profesional dengan tenaga kerja dari luar. Selain itu, diharapkan pula tercipta lingkungan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif.(Ning)

Optimalkan Layanan Informasi, Diskominfo Gelar Pelatihan Website OPD

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Pagar Alam Dahnial Nasution, membuka Pelatihan Pengelola Website resmi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pagar Alam, bertempat di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, Kamis (15/05/2025).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pagar Alam tersebut, dalam rangka peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia Teknologi Informasi dan Komunikasi (SDM TIK) di lingkungan Pemerintahan Kota Pagar Alam.

Dalam arahannya, Pj Sekda Dahnial Nasution mengatakan, website dan media sosial dapat berfungsi sebagai media informasi, komunikasi, pendidikan, promosi dan pemasaran bagi Pemkot Pagar Alam, sehingga bisa diakses oleh masyarakat luas.

Sesuai dengan undang–undang Nomor 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik, website Pemerintah Daerah dan OPD dapat digunakan sebagai media untuk menyebarluaskan informasi publik secara berkala serta dapat diperoleh setiap pemohon informasi publik dengan cepat dan tepat waktu.

Menurut Pj Sekda Dahnial Nasution, website dan media sosial mampu menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap publik, dengan menggunakan teknologi informatika guna mendukung pemerintahan yang baik (good governance).

Pj Sekda Dahnial Nasution berpesan kepada seluruh pengelola website dan media sosial OPD, agar dapat mengikuti pelatihan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga pengelolaan website dan media sosial di lingkungan pemerintah Kota Pagar Alam dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.(Rep)

Kabar Gembira..Pemkot Pagar Alam Siapkan 129 Formasi, Pelaksanaan Seleksi PPPK Tahap II 2025

PAGARALAM -(deklarasinews.com)- Panitia Seleksi Daerah Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam siapkan pelaksanaan seleksi yang akan dilaksanakan di Golden Sriwijaya, Jakabaring, Kota Palembang pada Sabtu, 17 Mei 2025 dan Minggu, 18 Mei 2025 mendatang.

Pada seleksi PPPK tahap II Pemkot Pagar Alam ini akan diikuti oleh 758 orang peserta dengan rincian, pada Sabtu, 17 Mei 2025 di sesi 3 sebanyak 50 orang peserta, pada Minggu, 18 Mei 2025 di sesi 1 sebanyak 400 orang peserta dan sesi 2 sebanyak 308 orang peserta. Sehingga total peserta yang akan mengikuti seleksi PPPK tahap II Pemkot Pagar Alam di Golden Sriwijaya sebanyak 758 orang peserta.

Sementara itu, untuk total peserta yang mengikuti seleksi PPPK tahap II Pemkot Pagar Alam sebanyak 916 orang peserta, adapun formasi yang masih kosong dari 710 formasi tersisa 129 formasi, yang didominasi oleh formasi tenaga kesehatan dan guru. Dimana sebanyak 157 orang peserta mengikuti tes seleksi di UPT BKN Bengkulu dan 1 orang peserta di UPT BKN Yogyakarta.

“Walaupun kecil masih ada peluang bagi rekan-rekan kita untuk di tahap kedua ini, nanti dipastikan kalau sudah mengikuti seluruh tahapan seleksi, kalau belum berubah aturannya, yang tidak lulus seleksi akan tetap diakomodir menjadi PPPK Paruh Waktu,” ungkap Pj Sekda Dahnial Nasution, saat memimpin rapat persiapan Seleksi PPPK Tahap II di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, pada Rabu pagi (14/05/2025).

Disamping itu, para peserta yang akan mengikuti seleksi PPPK tahap II Pemkot Pagar Alam ini, diminta untuk mempersiapkan diri sejak saat ini, selain itu juga mengecek kelengkapan administrasi untuk keperluan seleksi, salah satunya memastikan E-KTP bisa teridentifikasi.(Rep)

Pemkot Bandar Lampung Minta BPJN Lampung Ambil Peran Atas Banjir di Jalan Yos Sudarso

BANDAR LAMPUNG -(deklarasinews.com)– Banjir melanda sejumlah titik di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung. Genangan air setinggi 30 cm membuat jalan terhambat dan arus lalu lintas terganggu pada Selasa (13/05/2025).

Tim reaksi cepat Pemerintah Kota Bandar Lampung langsung bergerak ke lokasi dan melakukan penyedotan air dengan alat pompa alkon. Namun, hingga air surut, tidak ada satu pun perwakilan dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Lampung yang datang untuk membantu.

“Jalan ini adalah kewenangan Balai. Pemerintah Kota Bandar Lampung selalu meminta agar saluran air di sepanjang jalan ini dibersihkan,” kata Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Selasa (13/05/2025).

Eva menyayangkan kurangnya perhatian dari BPJN Lampung dalam mengatasi bencana banjir di kota ini. Ia menambahkan bahwa hujan deras yang terjadi pada sore hari hanya menyebabkan genangan air di Jalan Yos Sudarso.

“Kolaborasi sangat penting dalam mengurangi dampak bencana banjir. Pemerintah Kota sudah menjalankan tugas sesuai dengan kewenangannya, tetapi kami berharap BPJN dapat lebih aktif bekerja sama,” tambah Eva Dwiana.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandar Lampung, Dedi Sutioso, juga menegaskan pentingnya kerjasama antara Pemkot dan BPJN Lampung untuk melakukan normalisasi saluran air di wilayah tersebut.

“Saya dan Pak Camat sudah sering meminta bantuan BPJN Lampung, tetapi hingga saat ini belum ada tindakan yang serius,” ujar Dedi Sutioso.(Red)